P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Pengaruh Lingkungan Kerja. Motivasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Asuransi Central Asia Listael Naomi tangdiombo1. Yusuf Maura2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y. E-mail: listaelnaomi@gmail. com , yusufmaura7@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh dari Lingkungan Kerja. Motivasi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Asuransi Central Asia. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Sampel pada penelitian ini diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner . yang diisi oleh responden karyawan yang bekerja di perusahaan PT. Asuransi Central Asia, diperoleh sampel sebanyak 100 responden dari populasi sebanyak 100 karyawan. Dengan menyebarkan kuesioner online dan menggunakan skala litert. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji instrumen data yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. Uji analisis linier berganda. pengujian hipotesis yang meliputi uji-t . , uji-F . , dan koefisien determinasi (R. uji ini lakukan menggunakan aplikasi program SEM Smart PLS 4. 0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja (X. memiliki nilai path coeffiecients terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai . Motivasi (X. menghasilkan path coeffiecients terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai original sample . , dan Beban Kerja (X. menghasilkan path coeffiecients terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai original sample . Kata Kunci : Lingkungan Kerja (X. Motivasi (X. Beban Kerja (X. Kinerja Karyawan (Y) ABSTRACT Motivation and Workload on Employee Performance at PT. Central Asian Insurance. This study uses primary and secondary data. The sample in this study was obtained from the results of distributing questionnaires . which were filled in by employee respondents working at PT. Asuransi Central Asia, obtained a sample of 100 respondents from a population of 100 employees. By distributing online questionnaires and using a litert scale. The analysis used in this study includes data instrument testing which includes validity and reliability tests. The classic assumption test includes the normality test, multicollinearity test and heteroscedasticity test. Multiple linear analysis test. Hypothesis testing which includes the t-test . F-test . , and the coefficient of determination (R. This test was carried out using the SEM Smart PLS 4. 0 program application. The results showed that the Work Environment (X. has a path coefficient value to Employee Performance with a value of . Motivation (X. produces a path coefficient to Employee Performance with an original sample value . , and Workload (X. produces path coefficients on employee performance with the original sample value . Keywords : Work Environment (X. Motivation (X. Workload (X. Employee Performance*(Y) Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. PENDAHULUAN Keberhasilan perusahaan dapat ditentukan oleh sumber daya manusia, perusahaan harus bisa memperdayakan dengan baik sumber daya manusia yang Dalam era globalisasi saat ini menimbulkan persaingan yang semakin mendapatkan pangsa pasar. Keefektifan dan keefisienan dalam perusahaan sangat diperlukan untuk dapat bersaing dan lebih unggul dibanding perusahaan Perusahaan mengusahakan untuk mengembangkan kemampuan para karyawan dengan beragam cara Usaha yang dilakukan perusahaan dalam mengembangkan kemampuan karyawan diharapkan dapat meningkatkan kinerja para karyawan sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan dan dapat bersaing di era globalisasi saat ini. ( Tina, 2. Kinerja berasal dari kata sesungguhnya yang dicapai oleh Pengertian kinerja . restasi kerj. adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang (Mangkunegara ,2013 Pada Fahmi. Menurut Edison et al . pada E Pujiati . kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan dan kesepakatan yang telah ditetapkan Kinerja merupakan faktor yang penting bagi peningkatan kinerja perusahaan. Faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah lingkungan Lingkungan kerja memegang peranan penting dalam operasional perusahaan, karena di lingkungan kerja pekerjaannya setiap hari. Dengan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif, harapan perusahaan dapat terpenuhi (Sinamo, 2005 pada Saleh. Faktor memegang peranan penting dalam kinerja karyawan adalah motivasai. Motivasi kerja merupakan pendorong atau penggerak yang dimiliki atau terdapat dalam diri setiap individu dalam melakukan suatu kegiatan agar individu mau berbuat, bekerja serta segenap kemampuan dan potensi yang dimilikinya guna mencapai tujuan yang dikehendaki, sebagaimana ditetapkan Untuk motivasi kerja yang tinggi memerlukan tingkat perhatian khusus kepada karyawan guna bertujuan perusahaan dalam menghasilkan laba agar dapat ( Bahri, 2017 ). Adapun Faktor lainnya yang memegang peran penting kinerja karyawan adalah Beban kerja. Beban kerja yang terlalu berlebihan akan mengakibatkan dampak yang tidak baik bagi pegawai pada umumnya, yaitu akan menimbulkan kelelahan baik secara fisik maupun mental serta akan menimbulkan reaksireaksi emosional pencernaan, dan mudah marah. Sedangkan beban kerja yang terlalu sedikit juga akan terjadi pengurangan gerak yang akan menimbulkan Rasa bosan dalam kerja yang dilakukan atau pekerjaan yang kurangnya perhatian pada pekerjaan membahayakan pegawai. (Rizal, 2. PT. Asuransi Central Asia Cabang Duta Merlin memiliki jumlah karyawan sebanyak 100 karyawan. Asuransi Central Asia Cabang Duta Merlin terdapat masalah mengenai kinerja karyawan dalam waktu selama 3 tahun terakhir terdapat penurunan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. terlihat cenderung mengalami penurunan pada periode 2018-2020 selama 3 tahun terakhir dimana realisasi laba perusahaan selalu dibawah target, pada tahun 2020 sangat menurun dikarenakan adanya pandemi covid 19 yang mengakibatkan kinerja karyawan semakin menurun. Lalu pada tahun 2021-2022 adanya kenaikan pada LANDASAN TEORI Kinerja Karyawan Mathis dan Jackson dalam Adamy . kinerja karyawan adalah karyawan yang dipengaruhi oleh kemampuan, motivasi, dukungan yang diterima, keberadaan pekerjaan yang dilakukan karyawan, dan hubungan karyawan dengan perusahaan. Menurut Edison et al . pada E Pujiati . kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur berdasarkan ketentuan dan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pendapat lainnya dari Murphy . dalam E Pujiati . menyatakan Aukinerja perilaku yang relevan dengan tujuan organisasi atau unit organisasi tempat orang bekerja. Ay Menurut Keith Davis dalam Anwar Prabu Mangkunegara . yang merumuskan: Human performance = Ability x Motivation Motivation = Attitude x Situation Ability = Knowledge x Skill Lingkungan Kerja Menurut (Sedarmayanti, 2. lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai Lingkungan kerja karyawan sebagai salah satu faktor yang dapat tentunya perlu dikelola dengan sebaikbaiknya sehingga dapat memotivasi kelancaran dalam pelaksanaan aktifitas Menurut (Anam, 2018:. , lingkungan kerja ialah sesuatu yang ada mendapatkan rasa aman, nyaman, serta rasa puas dalam melakukan dan menuntaskan pekerjaan yang diberikan oleh atasan. Menurut Sarwoto (Sedarmayanti, 2. menyatakan bahwa secara garis besar, jenis lingkungan kerja terbagi menjadi 2 Lingkungan kerja/Lingkungan kerja fisik . hysical working environmen. dan Suasana kerja/Lingkungan kerja non fisik (Non Phisical Warking Environmen. Motivasi Menurut Jufrizen . bahwa motivasi kerja menunjukkan adanya perubahan atau peningkatan dari motivasi kerja karyawan maka kinerja Menurut Widodo . Motivasi adalah kekuatan yang ada dalam seseorang yang mendorong perilakunya untuk melakukan tindakan. Menurut Abraham H. Maslow dengan Teori Hierarki. Teori motivasi yang dikembangkan oleh Maslow . alam Sutrisno, 2. mengemukakan bahwa kebutuhan manusia itu dapat dalam lima hierarkhi kebutuhan sebagai berikut:1. Kebutuhan fisiologis (Physiologica. Kebutuhan Rasa Aman (Safet. Kebutuhan Hubungan Sosial (Affiliatio. Kebutuhan Pengakuan (Estee. Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self Actualizatio. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Beban Kerja Menurut Riny Chandra . beban kerja adalah beban pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan dengan penyediaan waktu yang terbatas, sehingga karyawan tidak Menurut Sunyoto . pada Sugi,dkk . , beban kerja adalah yang terlalu banyak dapat menyebabkan ketegangan menimbulkan stress. Menurut Siswanto Nova Ellyzar menyatakan: AuBeban kerja adalah diselesaikan oleh suatu unit sorganisasi atau pemegang jabatan secara sistematis dengan menggunakan teknis analisis jabatan, teknik analisis beban kerja, atau teknik manajemen lainnya dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan efektivitas kerja suatu unit organisasi. METODOLOGI Kajian menggunakan desain penelitian deskriptif asosiatif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 4 variabel dengan 3 variabel independent atau terikat dan 1 variabel dependen atau variable bebas. Dengan variabel X. Dalam penelitian ini variable bebas yang digunakan adalah Lingkungan Kerja (X. Motivasi (X. , dan Beban Kerja (X. Sedangkan variabel terikat adalah variabel yang tergantung pada variabel lainnya, dalam penelitian ini variable terikat yang digunakanadalah Kinerja Karyawan (Y). Sampel merupakan bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang diambil dari populasi vang betul-betul representative . ewakili jumlah populasi yang ada pada penelitian ini realtif kecil, oleh karena itu semua anggota karyawan PT. Asuransi Central Asia cabang Duta Merlin pada divisi Financial Insurance yaitu berjumlah sebesar 100 orang, maka metode yang digunakan dalam penarikan sampel adalah metode sampling jenuh atau sensus. Metode sampling jenuh atau sensus adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai Hal ini sering dilakukan bila (Sugiyono, 2016:. Ukuran sampel merupakan banyaknya sampel yang akan diambil dari suatu populasi. Populasi Populasi Populasi wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya, (Sugiyono, 2013 dalam Tina, 2. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah karyawan PT. Asuransi Central Asia pada cabang Duta Merlin divisi Financial Insurance adalah sebanyak 100 karyawan. Sampel Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Analisis yang dilakukan adalah Uji Statistik Deskriptif. Uji Model Pengukuran (Outer mode. Uji Model Struktural (Inner Mode. dan pengaruh tidak langsung dengan menggunakan aplikasi SmartPLS dalammengolah data untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai pengaruh antara variabel satu dengan variabel yang lain. Dimensi pengukuran diukur dalam tabel berikut : PENGUJIAN CFA Kesimpulan : Dapat dilihat hasil dari outer loading pada uji validitas ini bersifat valid karena semua indicatornya berada diatas 0,7. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Model Pengukuran Tahap awal dalam uji validitas dengan kriteria yang harus >0,7 agar indikator tersebut dapat dikatakan valid. Apabila tidak valid maka indicator tersebut harus dihapus dari model. Dalam penelitian ini analisis outer loadingnya dijelaskan dalam bentuk VALIDITAS DAN RELIABILITAS Kesimpulan : Hasil uji validitas dan reabilitas konstruk yang dilihat dari AVE bersifat valid karena masing-masing variabelnya berada di atas 0,5. Evaluasi model pada uji reliabilitas CronbachAos Alpha dan Composite Reliability yang dimiliki pada penelitian ini bernilai >0,6 dan >0,7. Hal ini dapat dinyatakan valid dan aman serta tidak memiliki permasalahan pada unidimensionality pada setiap variabel. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Hipotesis Testing Uji Hipotesis Lingkungan Kerja 2 Uji Model Struktural Model struktural atau inner model yang memiliki hubungan antar sesama variabel laten yang terdiri dari R-Square dan F-Square, serta estimate for path coefficients yang melihat signifikasi pengaruh antar variabel parameter dan nilai signifikan TStatistik. R-Square Kesimpulan : Dapat dilihat dari tabel 14 hasil R-square pada enelitian ini adalah 0,728 yang bersifat sangat kuat karena berada di atas 0,67 F-Square Uji Pengaruh Tidak Langsung (X. Menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja (X. berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien beta Lingkungan kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,334 dan tstatistik yaitu sebesar 3,421. Dari t-statistik signfikan karena > 1,65 dengan p values < 0,05 sehingga hipotesis pertama diterima. Hal tersebut membuktikan bahwa Lingkungan Kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja karyawan Uji Hipotesis Motivasi (X. Motivasi (X. secara positif berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien beta Motivasi Kinerja Karyawan sebesar 0,385 dan tstatistik yaitu sebesar 3,389. Dari t-statistik signfikan karena > 1,65 dengan p values < 0,05 sehingga hipotesis kedua diterima. Hal tersebut membuktikan bahwa Motivasi terbukti memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan. Uji Hipotesis Beban Kerja Beban Kerja (X. secara positif Kinerja Karyawan (Y). Hasil pengujian menunjukkan nilai koefisien beta Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,208 dan tstatistik yaitu sebesar 3,254. Dari Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. hasil dinyatakan t-statistik signfikan karena > 1,65 dengan p values < 0,05 sehingga hipotesis kedua Hal tersebut membuktikan Beban Kerja memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan. KESIMPULAN Penelitian ini dilakukan penulis untuk menguji pengaruh Lingkungan Kerja. Motivasi dan Beban kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Asuransi Central Asia Cabang Duta Merlin. Setelah melalui proses penelitian, maka diperoleh kesimpulan bahwa sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian sebagai berikut: Berdasarkan hipotesis 1 pada variabel Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan memiliki nilai path coefficients 0. yang menunjukkan angka yang positif dengan nilai 421 lebih besar dari nilai ttabel 1,96 dan nilai p-value 0. 001 yang Original sample (O) Sample (M) Standard (STDEV) Tstatistics (|O/STDEV|) Pvalues Beban Kerja >Kinerja Karyawan 0. LIngkungan Kerja Kinerja Karyawan 0. Motivasi Kinerja Karyawan 0. 001 9 lebih kecil dari 0,05, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Kesimpulannya H1 diterima, yang berbunyi Lingkungan Kerja berpengaruh positif Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hipotesis 2 pada variabel Motivasi terhadap kinerja karyawan memiliki nilai path coefficients 0. 385 yang menunjukkan angka yang positif dengan nilai thitung 389 lebih besar dari nilai ttabel 1,96 dan nilai p-value 001 yang lebih kecil dari 0,05, pengaruh yang signifikan antara Motivasi terhadap Kinerja Karyawan. Kesimpulannya H2 diterima, yang berbunyi Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Berdasarkan hipotesis 3 pada variabel Beban Kerja kinerja karyawan memiliki nilai path coefficients 0. yang menunjukkan angka yang positif dengan nilai thitung 3. 254 lebih besar dari nilai t-tabel 1,96 dan nilai pvalue 0. 001 yang lebih kecil dari 0,05, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Kesimpulannya H3 diterima, yang berbunyi Beban Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. DAFTAR PUSTAKA