Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 Received: Received: 08 Februari 2026. Accepted: 21 Maret 2026. Published: Maret 2026. DOI: 10. 36350/jskom. Penerapan Metode Profile Matching untuk Penerimaan Peserta Pelatihan Ketenagakerjaan pada Penyandang Disabilitas Fisik Syarief Hidayatullah1*. Syafrial2 AProgram Studi Teknik Informatika. Fakultas Informatika dan Komputer. Universitas Binaniaga Indonesia Email: ariefamga7@gmail. ACorresponding Author ABSTRACT This study aims to apply the Profile Matching method as a decision support system in the selection process of employment training participants for persons with physical disabilities at Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor. The method compares the applicantAos profile with an ideal profile based on six main criteria: type of disability, education, age. DTKS status, health condition, and Activity Daily Living (ADL). The study used data from 50 participants with a training quota of 40 people. The results show that the application of Profile Matching produces more objective and accurate participant rankings compared to manual selection. The Spearman correlation validation test yielded a value of 0. 89, indicating a very strong relationship between the system results and manual evaluation. The developed system helps the Ministry of Social Affairs improve efficiency, accuracy, and transparency in the employment training selection process. Keywords: Profile Matching. Decision Support System. Physical Disability. Employment. Spearman ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Profile Matching sebagai sistem pendukung keputusan dalam proses penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas fisik di Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor. Metode ini digunakan untuk membandingkan profil calon peserta dengan profil ideal berdasarkan enam kriteria utama, yaitu jenis disabilitas, ijazah, usia, status DTKS, kondisi kesehatan, dan Activity Daily Living (ADL). Data penelitian terdiri dari 50 peserta dengan kuota 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Profile Matching mampu menghasilkan pemeringkatan peserta yang lebih objektif dan akurat dibandingkan proses seleksi manual. Uji validasi menggunakan korelasi Spearman menghasilkan nilai 0,89 yang menunjukkan tingkat hubungan sangat kuat antara hasil sistem dengan penilaian Sistem yang dikembangkan dapat membantu Kementerian Sosial dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses seleksi pelatihan ketenagakerjaan. Kata kunci: Profile Matching. Sistem Pendukung Keputusan. Disabilitas Fisik. Ketenagakerjaan. Spearman PENDAHULUAN Pembangunan inklusif menuntut keterlibatan seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas fisik. Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno melaksanakan program pelatihan kerja untuk meningkatkan kemandirian. Namun, proses seleksi peserta sering kali dilakukan secara manual dan subjektif. Dengan metode Profile Matching, sistem ini dapat memberikan rekomendasi peserta berdasarkan perbandingan profil aktual terhadap profil ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis Profile Matching guna menentukan peserta pelatihan yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan World Health Organization, disabilitas merupakan ketidakmampuan dalam melakukan aktivitas atau kegiatan tertentu seperti yang dilakukan oleh orang normal, yang disebabkan oleh kondisi kekurangan . , yaitu kehilangan atau abnormalitas baik psikologis, fisiologis, maupun kelainan pada struktur atau fungsi anatomi. Pemerintah khususnya Kementerian Sosial bertugas mengoordinasikan kegiatan di bidang rehabilitasi sosial, pemberdayaan social, jaminan sosial, perlindungan sosial, beserta penanganan fakir miskin guna membantu Presiden terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara. Definisi Dalam Undang-Undang No 8 Tahun 2016 Pasal 1 Ayat 1 Tentang Penyandang Disabilitas adalah: AuSetiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hakAy. Selain itu pada Pasal 4 ayat . UU 8/2016, lingkup disabilitas juga dilihat berdasarkan jumlah hambatannya, apakah disabilitas tunggal, ganda . ua ragam disabilita. , atau multi . ebih dari dua ragam Ragam Penyandang Disabilitas (Pasal . Disabilitas fisik yang dimaksud dengan AuPenyandang Disabilitas fisikAy adalah terganggunya fungsi gerak, antara lain amputasi, lumpuh layuh atau kaku, paraplegi, celebral palsy (CP), akibat stroke, akibat kusta, dan orang kecil. Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 . Disabilitas intelektual yang dimaksud denganAy Penyandang Disabilitas intelektualAy adalah terganggunya fungsi pikir karena tingkat kecerdasan di bawah rata-rata, antara lain lambat belajar, disabilitas grahita dan down . Disabilitas mental yang dimaksud dengan AuPenyandang Disabilitas mentalAy adalah terganggunya fungsi pikir, emosi, dan perilaku, antara lain: a. psikososial di antaranya skizofrenia, bipolar, depresi, anxietas, dan gangguan kepribadian. dan b. disabilitas perkembangan yang berpengaruh pada kemampuan interaksi sosial di antaranya autis dan hiperaktif. Disabilitas sensorik yang dimaksud dengan AuPenyandang Disabilitas sensorikAy adalah terganggunya salah satu fungsi dari panca indera, antara lain disabilitas netra, disabilitas rungu, dan/atau disabilitas wicara. Penyandang Disabilitas ganda atau multi adalah Penyandang Disabilitas yang mempunyai dua atau lebih ragam disabilitas, antara lain disabilitas runguwicara dan disabilitas netra-tuli. Yang dimaksud dengan Audalam jangka waktu lamaAy adalah jangka waktu paling singkat 6 . bulan dan/atau bersifat permanen METODE PENELITIAN Metode Research and Development (R&D) merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengembangkan inovasi serta meningkatkan kualitas produk, layanan, maupun prosedur. Proses ini meliputi penelitian, perancangan prototipe, pengujian, hingga penyempurnaan berkelanjutan berdasarkan masukan yang diperoleh. Meskipun membutuhkan waktu dan sumber daya yang signifikan. R&D memiliki peran penting dalam menghasilkan ide-ide baru, meningkatkan daya saing, serta menciptakan solusi yang lebih efektif dan berkualitas. Potensi dan Masalah Uji Coba Pemakaian Revisi Produk Pengumpulan Data Revisi Produk Produksi Masal Desain Produk Uji Coba Produk Validasi Desain Revisi Desain Metode Teoritis yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Profile Matching untuk merekomendasikan peserta pelatihan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas fisik. Menentukan Kriteria dan Penilaian Pengelompokkan dan Pehitungan Core Factor & Secondary Factor Pemetaan GAP Perhitungan Nilai Total Pembobotan Penentuan Rangking Metode Profile Matching diterapkan melalui serangkaian tahapan yang saling berkesinambungan. Proses ini diawali dengan penentuan kriteria serta indikator penilaian yang berfungsi sebagai dasar dalam pengambilan Setelah itu, dilakukan pemetaan gap untuk melihat perbedaan antara profil ideal dan profil aktual. Perbedaan tersebut kemudian diberi bobot sesuai nilai yang telah ditetapkan agar hasilnya lebih terukur. Selanjutnya, dilakukan pengelompokan dan perhitungan yang mencakup core factor dan secondary factor guna Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 memperoleh gambaran yang lebih proporsional mengenai aspek penilaian. Tahap berikutnya adalah menghitung nilai total dari keseluruhan komponen yang telah diproses. Hasil perhitungan tersebut pada akhirnya digunakan untuk menentukan peringkat, sehingga proses seleksi dapat dilakukan secara lebih objektif, efektif, dan sistematis. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Profile Matching berhasil memeringkatkan calon peserta berdasarkan tingkat kesesuaian terhadap profil ideal. Nilai GAP dihitung untuk setiap kriteria dan dikonversi ke dalam bobot Hasil akhir menunjukkan peserta dengan nilai total tertinggi berhak direkomendasikan mengikuti pelatihan. Uji validasi dilakukan dengan metode korelasi Spearman antara hasil sistem dan hasil seleksi manual, diperoleh nilai 0,89 yang menunjukkan korelasi sangat kuat. Hal ini membuktikan bahwa sistem memberikan hasil yang konsisten dan akurat. Implementasi Pada bagian ini akan diterapkan metode Profile Matching dalam pembuatan prototype untuk sistem pendukung keputusan penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan pada disabilitas fisik dalam bentuk aplikasi. Adapun proses perancangan dan hasil evaluasi produk sebagai berikut: Pemrograman Pembuatan penerimaan peserta ketenagakerjaan pada disabilitas fisik dalam bentuk aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database dan menggunakan CSS untuk desainya. Mockup Mock up adalah visual dasar atau desain awal dari sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai ilustrasi antarmuka pengguna sebelum tahap implementasi dimulai. Dengan mock up, diharapkan dapat meminimalkan risiko kesalahan pada tahap pembuatan suatu aplikasi. Bagian ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan aplikasi yang fokus pada kebutuhan pengguna. Mockup Halaman Login Pada halaman ini Pengguna wajib memasukkan username dan password yang valid agar dapat mengakses fitur aplikasi. Mockup Dashboard Menampilkan ringkasan informasi penting untuk ditampilkan pada halaman awal setelah login. Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 . Mockup Tambah Data Alternatif Halaman ini untuk input daftar calon peserta pelatihan . yang akan dinilai. Mockup Tambah Aspek dan Faktor Halaman ini berfungsi untuk mengelola aspek serta faktor penilaian yang digunakan dalam metode profile matching yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan. Mockup Hasil Perhitungan (Skor Akhi. Menampilkan hasil akhir dari proses perhitungan profile matching berupa skor total yang menentukan peringkat kelayakan peserta untuk diterima dalam pelatihan ketenagakerjaan. Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 Evaluasi Evaluasi adalah langkah penting untuk menilai seberapa bermanfaat suatu produk atau aplikasi untuk mengidentifikasi kekurangannya agar dapat diperbaiki dan memastikan aplikasi tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan penggunanya. Hasil Uji Kuesioner Untuk Tenaga Ahli No. Skenario Kasus Pengujian Hasil Yang Diharapkan Login Memasukkan Aplikasi pengguna dan ke Halaman kata sandi yang Utama. Hasil Pengujian benar pada textbox yang tersedia dan AuMasukAy. Login Memasukkan Aplikasi pengguna dan pesan AuNama kata sandi yang Pengguna salah pada atau Kata textbox yang Sandi SalahAy. tersedia dan Tombol AuMasukAy Melihat Data Aspek Menekan menu AuAspekAy. Aplikasi menampilkan halaman data Aspek. Tambah Data Aspek Menekan tombol AuTambah DataAy pada Aplikasi menampilkan form input data Aspek. Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 No. Skenario Kasus Pengujian Hasil Pengujian Hasil Yang Diharapkan data Aspek. Simpan Data Aspek Melihat Data Kriteria Tambah Data Kriteria Simpan Data Kriteria Melihat Data Alternatif Tambah Data Alternatif Simpan Data Alternatif Input Data Penilaian Melihat Data Perhitungan Melihat Data Hasil Akhir Mengisi form data Aspek dan menekan tombol AuSimpanAy. Data tersimpan ke database dan tampil di halaman data Aspek. Aplikasi menampilkan Menekan menu AuKriteriaAy. halaman data Kriteria. Menekan tombol AuTambah DataAy pada Aplikasi menampilkan form input data Kriteria. data Kriteria. Mengisi form data Kriteria Data tersimpan ke database dan menekan tombol dan tampil di phalaman AuSimpanAy. data Kriteria. Aplikasi menampilkan Menekan menu halaman data AuAlternatifAy. Alternatif. Menekan tombol AuTambah DataAy pada Aplikasi menampilkan form input data Alternatif. data Alternatif. Mengisi form data Data tersimpan ke database Alternatif dan menekan dan tampil di halaman data tombol AuSimpanAy. Alternatif. Memilih Alternatif, lalu mengisi form input data Data tersimpan ke database penilaian dan menekan dan tampil pesan AuBerhasilAy. AuSimpanAy. Aplikasi menampilkan Menekan menu halaman data AuPerhitunganAy. Perhitungan. Aplikasi menampilkan Menekan menu AuHasil halaman data Hasil Akhir AkhirAy. Perangkingan. Hasil Uji Kuesioner untuk pengguna Uji coba ini dilakukan oleh pengguna Hasil kuesioner uji coba pengguna terhadap penggunaan aplikasi menunjukkan bahwa untuk mengetahui responden dalam mudah dipahami dan dioperasikan. Tampilan antarmuka yang sederhana serta alur navigasi yang jelas dinilai membantu pengguna dalam menjalankan setiap fitur tanpa mengalami kesulitan yang berarti. Hal ini untuk membuktikan bahwa desain aplikasi sudah cukup sesuai dengan kebutuhan pengguna dari sisi kemudahan penggunaan. Adapun uji hasil kuesioner untuk pengguna sebagai berikut: Pertanyaan Secara keseluruhan, saya puas dengan betapa mudahnya menggunakan sistem ini. Sistem bersifat sederhana untuk digunakan. Saya dapat menyelesaikan penugasan dan skenario dengan cepat saat menggunakan sistem ini. Saya merasa nyaman menggunakan sistem ini. Mudah untuk mempelajari penggunaan sistem ini. Saya percaya bahwa Saya bisa cepat produktif menggunakan sistem ini. Sistem memberi pesan tentang kesalahan yang jelas kepada Saya untuk memperbaiki permasalahan. Responden (R) Total Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 Responden (R) Pertanyaan Setiap kali saya membuat kesalahan dalam menggunakan sistem, saya dapat memulihkan dengan mudah dan cepat. Informasi . antuan daring/online, pesan pada layar, dan dokumentasi lai. yang disertakan pada sistem telah jelas. Mudah untuk mendapatkan informasi yang Saya Informasi tersebut efektif dalam membantu saya menyelesaikan tugas dan skenario. Penyusunan informasi pada sistem telah disusun jelas. Layar antarmuka sistem ini nyaman untuk digunakan. Saya suka menggunakan antarmuka sistem ini. Sistem ini memiliki semua fungsi dan kemampuan yang saya harapkan. Secara keseluruhan, saya puas dengan sistem ini. Jumlah Hasil Observasi Skor Yang diharapkan Total Hasil dari presentase kelayakan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sIstem layak dikembangkan, skala penilaian dapat dilihat pada table kelayakan dibawah ini: Presentase Kategori Sangat Layak 81%-100% Layak 61%-80% Cukup Layak 41%-60% Tidak Layak 21%-40% Sangat Tidak Layak <21% Berdasarkan hasil uji coba oleh pengguna, maka dapat disimpulkan sistem untuk menentukan prioritas siswa disabilitas ini dinyatakan sangat layak dengan kelayakan 91,96%. Uji Hasil Rank Spearman Dengan menggunakan metode korelasi rank spearman dalam penerapan metode profile matching untuk penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan pada penyandang disablitas fisik, uji hasilnya sebagai Rangking Alternatif X-Y (X - Y)2 Redi Mardiansyah Raidi Pirawan Muhammad Hermawan Sri Widaningsih Amalia Maurizka Ari Sudarsono Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 Rangking Alternatif X-Y (X - Y)2 Khusnul Khotimah Ade Irawan Irman Limana A Sandi Fikri Tohir Rizky Nur Fadillah Adin Permana Ummu Aina Lubis Nero Eko Syaputra Muhammad Rombli Andi Pariwijaya Sintya Harinda Abdul Malik Mubaroq Nugroho Neng Mawar Karlin Juliansyah Rizqi Hasbullah Agil Kartini Arif Hasanuddin Lubis Ayuni Gulo Demo Akbar Adan Ali Amin Joka Jasri Bagas Nurwidi Cahyono Sopian Ridho Haryhandritno Zikra Wahyuni Putri Selamet Santoso Bagas Ananda Kristiyono Ari Maulana Ridan Yusuf Cahya Putra Khoirul Anwar Wisnu Rangga Dwi Putra Dawud Febiyanto Siti Zakiyaturrahmi Irfan Muhammad Aripin Suparni Slamet imam prasojo Lisa Ariska Dedek Afriandi Ferdi maulana Sanca cahyana Alfi Rizqiani Maimunah Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputas. Vol. No. Maret, 2026 Lembaga Penelitian. Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNBIN e-ISSN: 3109 Ae 1350 Rangking X-Y (X - Y)2 Alternatif Jumlah (Oc Keterangan: X = Rangking setelah menggunakan metode Y = Rangking prediksi sebelum menggunakan metode d = Nilai X dikurangi nilai Y d2 = Nilai hasil dikuadratkan Ocd2 = Jumlah total nilai Pada tabel 4. 19 diketahui hasil memberi peringkat sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi. Selanjutnya data tersebut dihitung menggunakan rumus terkait Rank Spearman sebagai berikut: Berdasarkan perhitungan menggunakan uji korelasi Rank Spearman di dapatkan hasil sebesar 0,793 berada pada kategori AuHubungan Sangat KuatAy. Sehingga uji hasil penerapan metode profile matching untuk penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan pada disabilitas fisik dapat disimpulkan sangat efektif dalam tingkat akurasinya. Produk Akhir Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan (SPK) dalam penerimaan peserta pelatihan ketenagakerjaan pada penyandang disabilitas fisik menggunakan metode Profile Matching. KESIMPULAN Metode Profile Matching terbukti efektif dalam membantu proses penentuan calon peserta pelatihan ketenagakerjaan penyandang disabilitas fisik. Sistem ini menghasilkan perangkingan yang objektif dan efisien serta memiliki validitas tinggi berdasarkan uji korelasi Spearman. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengintegrasikan sistem ini ke dalam database real-time Kementerian Sosial untuk penerapan berskala nasional. DAFTAR PUSTAKA