Volume 2 Nomor 2 April 2022 ISSN (Onlin. : 2774-7204 http://journal. febubhara-sby. org/equity Hal:139-149 Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia *Anggieta Amanda Putri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya. Indonesia DOI: 10. 46821/equity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio secara simultan, parsial dan variabel berpengaruh dominan terhadap harga saham. Populasi yang digunakan ialah perusahaan perbankan periode Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji statistik yaitu uji F . , uji-t . dan Koefisien Determinan (R. Sumber data penelitian ini adalah situs resmi bursa efek indonesia w. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan dengan teknik dokumentasi dan penelusuran referensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio secara simultan berpengaruh terhadap harga saham perusahaan pada perusahaan perbankan. Secara parsial, hanya Return on Asset yang berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan Return on Equity dan Dividend Payout Ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Diantara Variabel Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio yang paling dominan adalah Return on Asset berpengaruh secara dominan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Kata kunci: Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio. Harga Saham. ABSTRACT This study aims to determine the effect of Return on Equity. Return on Assets. Dividend Payout Ratio simultaneously, partially and dominantly influential variables on stock The population used is banking companies for the 2016-2020 period. The analytical method used is multiple linear regression to test and prove the research hypothesis. Hypothesis testing was carried out using statistical tests, namely the F test . , t-test . and the Determinant Coefficient (R. The data source for this research is the official website of the Indonesian Stock Exchange, w. Furthermore, the data collection method used is documentation and reference tracing techniques. The results of this study indicate that Return on Equity. Return on Assets. Dividend Payout Ratio simultaneously affect the company's stock price in banking companies. Partially, only Return on Assets has an effect on stock prices. Meanwhile. Return on Equity and Dividend Payout Ratio have no effect on stock prices in banking companies. Among the variables Return on Equity. Return on Assets. Dividend Payout Ratio the most dominant is Return on Asset which has a dominant effect on stock prices in banking companies. Keywords: Return on Equity. Return on Assets. Dividend Payout Ratio. Stock Prices. *Corresponding Author: Email: amandaanggieta5@gmail. This is an open access article under the CC-BY Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. PENDAHULUAN Pasar modal merupakan salah satu yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dananya. Peranan pasar modal di suatu negara sangatlah besar karena dinamisnya aktivitas pasar modal di suatu negara menggambarkan begitu baiknya kondisi iklim bisnis di negara yang bersangkutan. Menurut Darmaji dan fakhruddin . Pasar modal merupakan tempat diperjualbelikannya berbagai instrumen keuangan jangka panjang, seperti utang, ekuitas . , dan instrumen lainnya. Salah satu surat berharga yang paling banyak diperdagangkan di pasar modal yaitu saham. Saham merupakan tanda bukti penyertaan kepemilikan modal/dana pada suatu perusahaan. Investor perlu memiliki sejumlah informasi yang berkaitan dengan dinamika harga saham agar dapat mengambil keputusan tentang saham perusahaan yang layak untuk dipilih. Salah satu faktor yang mendukung kepercayaan pemodal adalah persepsi mereka akan kewajaran harga saham. Pasar modal dikatakan efisiensi apabila harga sekuritas-sekuritasnya mencerminkan semua informasi yang relevan. Informasi yang tepat akan kewajaran harga saham dapat membuat para investor terhindar dari kerugian membuat keputusan dalam melakukan investasi saham. Di Bursa Efek Indonesia, pada perusahaan perbankan sebanyak 7 perusahaan yaitu Bank Cental Asia Tbk. Bank CIMB Niaga Tbk. Bank Danamon indonesia Tbk. Bank Negara Indonesia Tbk. Bank Tabungan Negara Tbk. Bank Rakyat Indonesia (Perser. Tbk. Bank Mandiri Tbk pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 terjadi fluktuatif harga saham yaitu harga saham yang tidak stabil. Dengan melihat data harga saham yang berubah-ubah, bahwa fluktuasi harga saham dapat ditentukan oleh berbagai faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut termasuk dalam analisis fundamental melalui analisis rasio keuangan salah satunya Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji dan membuktikan bahwa variabel Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio berpengaruh secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Untuk menguji dan membuktikan bahwa variabel Return on Equity. Return on Asset. Dividend Payout Ratio berpengaruh secara simultan terhadap harga saham pada perusahaan Untuk menguji dan membuktikan bahwa variabel Return on Asset berpengaruh secara dominan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian kuntitatif merupakan penelitian bersifat formal, karena terstruktur dan bertujuan untuk menguji hipotesis. Penelitian kuantitatif juga menuntut menggunakan angka sebagai bahan yang diteliti, mulai dari pengumpulan, penampilan serta penafsirannya. Penelitian kuantitatif dapat dilakukan dengan Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. merumuskan hipotesis yang selanjutnya dilakukan statistik untuk menentukan apakah hipotesis tersebut ditolak atau diterima. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 Ae 2020. Teknik Pengambilan Sampel Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampel sumber data yang didasarkan dengan pertimbangan tertentu. Adapun kriteria yang di dijadikan sampel penelitian sebagai berikut : Perusahaan menerbitkan laporan keuangan lengkap 31 Desember 2016 -2020. Perusahaan dengan kapitalisasi terbesar dalam kurun waktu selama tahun 2016 Ae 2020. Sektor perbankan yang termasuk dalam Bank Umum Milik Negara dan Bank Umum Milik Swasta. Teknik Pengumpulan Data Peneliti menggunakan jenis data sekunder yaitu data yang tidak diperoleh secara langsung dari objek namun berupa ringkasan laporan keuangan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan pun data kuantitatif, yaitu data yang berupa angka-angka yang tersusun dalam sebuah laporan atau Dalam hal ini laporan keuangan di peroleh dari w. Teknik Analisis Data Analisis Regresi Linier berganda Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linier berganda. Analisis regresi berganda digunakan untuk mengukur pengaruh atau hubungan variabel independen dengan variabel dependen. Dalam penelitian ini model persamaan regresi berganda yang digunakan adalah: Y= 1X1 2X2 3X3 a. Keterangan: = Harga Saham = Constanta = Koefisien Regres = Return on Equity (ROE) = Return on Asset (ROA) = Dividend Payout Ratio (DPR) = Error Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Uji Asumsi klasik Uji Normalitas Uji normalitas adalah untuk melihat apakah nilai residual terdistribusi normal atau Model regresi yang baik adalah memiliki nilai residual yang terdistribusi Salah satu metode untuk mengetahui normalitas adalah dengan menggunakan metode analisis grafik, baik dengan melihat grafik secara histogram ataupun dengan melihat secara normal probability plot. Uji Multikolinieritas Uji multikolienaritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Dalam identifikasi statistik, ada tidaknya gejala multikolinearitas dapat diketahui dengan menghitung nilai tolerance dan nilai Variabe Inflation Factor (VIF). Jika nilai tolerance > 0,10 atau < 1 dan VIF < 10 maka dapat dikatakan bahwa tidak terjadi gejala multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain, jika varians dalam residual satu pengamatan ke pengamatan lain sama maka disebut homoskedastitas dan model regresi yang baik adalah homoskedastitas. Untuk mengetahui suatu model regresi terbebas dari heteroskedastisitas bisa dengan melihat grafik Scatterplot. Apabila grafik Scatterplot terdapat pola tertentu seperti bergelombang, melebar kemudian titik-titik menyempit, maka dapat dicurigai atau dikatakan telah terjadi heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Tujuan dari uji autokorelasi adalah untuk menguji apakah dalam model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . Jika terjadi korelasi, maka dinamakan problem autokorelasi. Autokorelasi muncul karena observasi yang berurutan sepanjang waktu berkaitan satu sama lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi yang baik adalah model yang terbebas dari autokorelasi. Cara mendeteksi adanya autokorelasi dapat dilakukan uji statistik run test. Uji Hipotesis Uji t . Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas (Return on Asset. Return on Equity. Dividend Payout Rati. apakah signifikan secara terpisah terhadap variabel terikat . arga saha. Tingkat signifikan adalah = 0. %). Dasar pengambilan keputusan dalam uji t adalah sebagai berikut: Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Apabila nilai signifikan uji t > 0. 05, maka variabel independen memberikan tidak pengaruh terhadap variabel dependen. Apabila nilai signifikan uji t < 0. 05, maka variabel independen memberikan pengaruh terhadap variabel dependen. Uji F . Uji F digunakan untuk mengetahui layak atau tidak layak antara variabel bebas apakah berpengaruh signifikan secara serentak atau bersama-sama terhadap variabel berikut. Adapun kriteria penguji dengan tingkat signifikan =5% . yaitu sebagai berikut: Jika p-value . ada kolom si. >level of significant . maka tidak layak Jika p-value . ada kolom si. > level of significant . maka layak Koefisien determinasi (R. Analisis koefisien determinasi (R. digunakan untuk mengetahui seberapa besar prosentase sumbangan pengaruh variabel independent serentak terhadap variabel Uji determinasi merupakan analisis yang menunjukkan perubahan nilai dependent variable yang disebabkan perubahan pada nilai independent variabel. Pada penelitian ini menunjukkan persentase hubungan antara Variabel Return on Equity. Return on Asset dan Dividend Payout Ratio terhadap harga saham. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Linier Berganda Persamaan regresi linier berganda digunakan untuk melakukan pendugaan atau taksiran variasi nilai suatu variabel terikat yang disebabkan oleh variasi nilai suatu variabel bebas. Yang mana dalam penelitian ini, fungsi dari persamaan regresi linier berganda untuk melakukan pendugaan terhadap Return on Asset. Return on Equity. Dividend Payout Ratio yang mempengaruhi harga saham. Hasil pengelolaan data dengan menggunakan program SPSS 24. 0 tersaji sebagai berikut: Tabel 1 Analisis Regresi Linier Berganda Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta 1 Constant. -4702,819 3264,702 ROA -228,789 391,989 -,130 ROE 8080,037 2325,269 ,787 DPR 30,118 62,564 ,063 Dependent Variabel: Harga saham Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Berdasarkan Tabel 1, persamaan regresi yang di dapat adalah : Y= -4702,819 - 228,789X1 8080,037X2 30,118X3 Dari persamaan diatas dapat diuraikan sebagai berikut : Nilai konstanta () sebesar -4702,819 dengan tanda negatif menyatakan bahwaapabila variabel Return On Eqyity. Return on Asset, dan Dividend Payout Ratio dianggap konstan maka nilai sebesar -4702,819. Nilai koefisien regresi variabel Return on Equity (X. sebesar -228,789 dengan tanda negatif menyatakan apabila tingkat Return on Equity naik satu satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya konstan, maka harga saham akan turun sebesar 228,789. Nilai koefisien regresi variabel Return on Asset (X. sebesar 8080,037 dengan tanda positif menyatakan apabila jika tingkat Return on Asset naik satu satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya konstan, maka harga saham akan naik sebesar 8080,037. Nilai koefisien regresi variabel Dividend Payout Ratio (X. sebesar 30,118 dengan tanda positif menyatakan apabila jika tingkat Dividend Payout Ratio naik satu satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya konstan, maka harga saham akan naik sebesar 30,118. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Hasil pengujian One Sampel Kolmogorov Smirnov (KS), terlihat bahwa residual memilki distribusi normal karena memiliki Asymp Sig . lebih dari = 5% . yang berarti residual berdistribusi normal. Hasil dari Gambar 1 dapat diketahui bahwa distribusi data . itik-titi. menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti regresi sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang telah diolah merupakan data yang telah terdistribusi secara normal sehingga regresi yang terbentuk memenuhi asumsi normalitas. Tabel 2 Hasil Uji Normalitas One Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Kolmogorov-Smirnov Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 ,113 ,200 Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Gambar 1. Grafik Normal Probability Plot Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Model Tabel 3 Hasil Uji Multikolonieritas Collinearity Tolerance 1 (Constan. ROE ,330 ROA ,319 DPR ,945 Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Statistics VIF 3,034 3,134 1,058 Tabel 4 Hasil Uji Autokorelasi Unstandardized Residual Asymp. Sig . -taile. Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 ,171 Uji Multikolonieritas Uji multikolinieritas bertujuan untuk menguji apakah dalam persamaan regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Hasil perhitungan multikolinearitas dengan melihat nilai VIF, dapat ketahui bahwa untuk semua variabel mempunyai nilai VIF di bawah angka 10. Sehingga hasil uji multikolinearitas dengan VIF menunjukkan tidak adanya multikolinearitas antar variabel bebas, karena nilai VIF dibawah angka 10. Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Gambar 2. Grafik Scatterplot Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Uji Autokorelasi Uji ini digunakan untuk melihat apakah dalam satu model regresi terdapat korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan periode t-1. Berdasarkan uji Run test diatas nilai nilai Asymp. Sig . -taile. adalah 0,171 dimana jauh lebih besar dari 0,05. Sehingga, dapat disimpulkan tidak terdapat gejala atau masalah autokorelasi. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variasi dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Hasil pengolahan data pada Gambar 2 terlihat bahwa pola penyebaran berada di atas dan dibawah pada sumbu Y dan tidak membentuk pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa model ini tidak terjadi gangguan heterokedastisitas. Uji Hipotesis Uji F . Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen. Berdasarkan Tabel 5, dapat dilihat F hitung sebesar 10,032 dengan tingkat signifikansi probabililitasnya adalah 0. 000, lebih kecil dari tingkat signifikan = 5% atau tingkat signifikan uji F = 0,000< 0,05 . evel of signifika. maka model layak dipergunakan. Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Tabel 5 Hasil Uji F (Simulta. Model Sum of Squares Mean Square 41275,799 10,032 4114,411 Sig. Regression 1238,396 ,000 Residual 1275,746 Total 2514,143 Predictors: . Return on Equity. Return on Asset, dividend payout ratio Dependent Variabel: Harga saham Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Tabel 6 Hasil Uji Koefisien Determinasi Adjusted R Std. Error of the Model Square Square Estimate ,702 ,493 ,444 6414,301 Predictors: . Return on Equity. Return on Asset, dividend payout ratio Dependent Variabel: Harga saham Sumber: Data Sekunder Diolah, 2022 Tabel 7 Hasil Uji t . Unstandardized Model ROE ,584 ROA 3,475 DPR ,481 Sumber: Data Sekuder Diolah, 2022 Sig. Keterangan ,564 ,002 ,634 Tidak signifikan Signifikan Tidak signifikan Koefisien Determinasi (R. Nilai koefisiensi determinasi atau R2 digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel tidak bebas atau variabel terikat (Y). Hasil output pengolahan Tabel 6 dengan menggunakan program SPSS maka dapat dilihat koefesiensi determinasi (R Squar. ditunjukkan dengan nilai sebesar 0,493. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi dari variabel bebas terdiri dari Return on Asset. Return on Equity dan Dividend Payout Ratio terhadap harga saham sebesar 49,3%. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Uji t . Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas (Return on Asset. Return on Equity dan Dividend Payout Rati. apakah signifikan secara terpisah terhadap variabel terikat . arga saha. Tingkat signifikan adalah = 0. %). Anggieta A. Putri. Pengaruh ROE. ROA. Dividend Payout Ratio Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Berdasarkan Tabel 7 diperoleh hasil perhitungan nilai t beserta tingkat signifikan dengan penjelasan sebagai berikut: Return on Equity (ROE) Berdasarkan tabel 7 diatas, diketahui bahwa nilai signifikansi dari variabel Return on Equity sebesar 0. Nilai signifikan tersebut lebih besar dari nilai taraf ujinya ( = 0. yaitu sebesar 0. 564 > 0. Hal ini mengakibatkan hipotesis kedua (H. Artinya secara parsial Retun On Equity tidak berpengaruh terhadap harga Return on Asset (ROA) Berdasarkan tabel 7 diatas, diketahui bahwa nilai signifikansi variabel Retun OnAsset sebesar 0. Nilai signifikan tersebut lebih kecil dari nilai taraf ujinya ( = 0. yaitu sebesar 0. 002 < 0. Hal ini mengakibatkan hipotesis pertama (H. Artinya secara parsial Return on Asset berpengaruh terhadap harga saham. Dividend Payout Ratio (DPR) Berdasarkan tabel 7 diatas, diketahui bahwa nilai signifikansi variabel Dividend Payout Ratio sebesar 0. Nilai signifikan tersebut lebih besarl dari nilai taraf ujinya ( = 0. yaitu sebesar 0. 634 < 0. Hal ini mengakibatkan hipotesis ketiga (H. Artinya secara parsial Dividend Payout Ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diambil kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Asset berpengaruh secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan perbankan, hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Return on Asset suatu perusahaan, semakin bear pula tingkat keuntungan yang dicapai perusahaan. Hasil penelitian menujukkan bahwa Return on Equity dan Dividend Payout Ratio tidak pengaruh secara parsial terhadap harga saham pada perusahaan perbankan. Hal ini disebabkan karena perusahaan memiliki kebijakan pembagian dividennya masing-masing, yang disesuaikan dengan kondisi keuangan DAFTAR PUSTAKA