Jurnal Pendidikan Bahasa Arab p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 id/tatsqifiy Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Program Kepesantrenan di Madrasah Aliyah Al-Ghazaly Bogor Farhan Abdul Mujib. Fachrur Razi Amir. Agus Mulyana Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Universitas Djuanda. Jl. Tol Jagorawi No. Kec. Ciawi. Kabupaten Bogor. Jawa Barat 16720 Volume 5 Nomor 2 Juli 2024: 125-134 DOI: 10. 30997/tjpba. Article History Submission: 19-09-2023 Revised: 19-12-2023 Accepted: 19-12-2023 Published: 12-07-2024 Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Arab. Program Kepesantrenan. Madrasah Aliyah. Keywords: Arabic Language Learning. Islamic Boarding School Program. Madrasah Aliyah. Korespondensi: (Farhan Abdul Muji. arhanabdulmujib281001@gmail. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembelajaran Bahasa Arab di dalam kelas, pada program kepesantrenan dan dampak program kepesantrenan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode studi Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi. Analisis data mengikuti prosedur Miles. Huberman & Saldana . Hasil Penelitian ini telah menemukan tiga poin Pertama, bahwa pembelajaran bahasa arab di Madrasah Aliyah Al-Ghazaly Bogor menggunakan Kedua. Program kepesantrenan terdapat beberapa program pembelajaran bahasa arab, diantaranya kajian kitab kuning, muhadatsah dan Ketiga. Dampak yang dihasilkan dari pembelajaran bahasa arab berbasis program kepesantrenan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab adalah penguasaan kosakata, pemahaman gramatika, dan peningkatan rasa percaya diri dalam berbahasa arab. Arabic Language Learning based on Islamic Boarding School Program at Madrasah Aliyah Al-Ghazaly Bogor Abstract: This research aims to investigate Arabic language learning within the classroom, in the Islamic boarding school program, and the impact of the Islamic boarding school program on enhancing Arabic language This study employs a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include interviews and documentation. Data analysis follows the procedures outlined by Miles. Huberman, & Saldana . The results of this research have identified three key points. Firstly. Arabic language learning at Al-Ghazaly Islamic Senior High School in Bogor follows the 2013 curriculum. Secondly, the Islamic boarding school program includes Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Copyright @ 2024 Universitas Djuanda. All Rights Reserved p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 126 Farhan Abdul Mujib. Fachrur Razi Amir. Agus Mulyana Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Program A various Arabic language learning activities, such as the study of Islamic classical texts . itab kunin. , conversational practice . , and recitation . Thirdly, the impacts resulting from Arabic language learning based on the Islamic boarding school program in enhancing Arabic language skills include vocabulary mastery, understanding of grammar, and increased confidence in speaking Arabic. PENDAHULUAN Setidaknya ada dua peran utama bahasa Arab, yang pertama adalah sebagai sarana komunikasi, dan yang memahami ajaran agama Islam yang Al-Quran. Hadis, serta literatur keislaman lainnya. Dalam konteks ini, harapannya adalah agar peserta didik dapat memahami Islam dengan baik, mendalam, dan akurat, serta mampu mengkomunikasikan pemahaman mereka melalui bahasa Arab baik secara lisan maupun tulisan (Kemenag, 2. Menurut Agama Menteri mengenai karakteristik pengembangan Arab, memiliki empat keterampilan utama. Maharah perannya sebagai salah satu subjek Islam, menghadapi berbagai tantangan dalam Tantangan- tantangan ini seringkali timbul karena linguistik dan non- Faktor linguistik seringkali mencakup kesulitan dalam berbicara . (Nasution, 2. , . (SaAoadah, 2019. yunisa, 2. Sementara itu, faktor non-linguistik, seperti yang diidentifikasi oleh Hizbullah & Mardiah Keputusan Nomor Mata pelajaran bahasa Arab, dalam al-IstimaAo mendengar/menyimak. Maharah al-kalam atau Keterampilan . Maharah Al-QiraAoat atau . , melibatkan tujuh permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah, seperti keterbatasan waktu pembelajaran di dalam dan di luar kelas, serta kurangnya lingkungan dalam berbahasa Arab (Hizbullah & Mardiah, 2. Keterampilan Membaca. Maharah alKitabah atau Keterampilan Menulis. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 127 DOI: 10. 30997/tjpba. Sedikitnya bahasa Arab yang hanya 4 Jam untuk mengatasi permasalahan yang mungkin kelas 10 dan 2 jam tatap muka muncul dalam pengajaran bahasa Arab perminggu untuk kelas 11 dan 12 tentu di sekolah. saja bisa dijadikan sebagai salah satu Masalah masalah utama mengapa pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah tidak lugawiyya. di kebanyakan lembaga memberikan dampak yang signifikan pendidikan yang mengajarkan bahasa Arab juga diakui oleh penelitian yang berbahasa Arab siswa. Secara ideal, dilakukan oleh (Fatkhurrohman, 2. adanya jam tambahan di luar kelas Dalam konteks pengajaran bahasa . l-bAoah Arab, tempat di mana proses pembelajaran Arab siswa. Salah satu pendekatan yang Diperlukan lingkungan yang efektif adalah menciptakan lingkungan mendukung pencapaian hasil belajar Arab dapat menjadi solusi yang baik untuk memiliki lebih banyak kesempatan Pembentukan dalam bahasa Arab di luar lingkungan ekstra kurikuler, penggunaan fasilitas khusus untuk pembelajaran, penggalian budaya komunikasi dalam bahasa Arab, membaca, dan menulis dalam bahasa serta berbagai metode lainnya. Dalam Lingkungan berbahasa yang pembelajaran bahasa Arab, keberadaan kaya juga dapat memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran penting untuk merangsang kemampuan Oleh karena itu, perlu ada upaya Dengan cara ini, siswa Arab satu-satunya Arab sadar dan tujuan dalam menciptakan menggunakan bahasa tersebut dalam lingkungan ini agar manfaatnya dapat situasi sehari-hari. Hal ini merupakan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 128 Farhan Abdul Mujib. Fachrur Razi Amir. Agus Mulyana Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Program A dirasakan secara maksimal oleh siswa dalam kelas memiliki tiga tahap kunci: dan guru (Hidayah, 2. kurikulum, metode pengajaran, dan Berangkat Madrasah Aliyah evaluasi pembelajaran. Selain Arab, penting terkait Pembelajaran Bahasa berdasarkan pengamatan yang peneliti Arab pada Program Kepesantrenan, lakukan di sebuah Madrasah Aliyah swasta di Kota Bogor, peneliti tertarik Program untuk meneliti bagaimana pembelajaran pembelajaran bahasa Arab di dalamnya. bahasa Arab yang diintegrasikan dengan Program program kegiatan kepesantrenan yang memiliki beberapa program, seperti dipraktekkan di madrasah tersebut. Kajian METODE Metode yang diterapkan dalam kualitatif dengan studi kasus sebagai kerangka kerjanya. Untuk analisis data, diperkenalkan oleh Miles. Huberman & Saldana . Selanjutnya, memastikan keandalan data, peneliti menerapkan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik/metode. Kepesantrenan Kepesantrenan Kitab Kuning. Tahfidz. Muhadatsah. Ziarah Kubur. Muhadoroh. Sholat Berjamaah, dan Pembiasaan Puasa Sunnah. Menariknya, dalam program tersebut, penelitian menyoroti empat program Kepesantrenan yang dianggap memiliki elemen pembelajaran bahasa Arab. Dengan kata lain, ada empat jenis HASIL & PEMBAHASAN dengan program Kepesantrenan, yaitu Kajian Kitab Kuning. Muhadatsah, dan Muhadoroh. Terakhir, dalam konteks penelitian tentang dampak Program Kepesantrenan bahasa Arab, peneliti menemukan tiga Hasil Penelitian pembelajaran bahasa Arab yang terkait Peneliti memperoleh data melalui poin utama yang patut diperhatikan, yaitu penguasaan kosakata, pemahaman proses pembelajaran bahasa Arab di Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 129 DOI: 10. 30997/tjpba. partisipasi aktif siswa dalam proses kepercayaan diri. Pembahasan permainan peran, atau proyek berbasis Peneliti menemukan ada tiga poin Oleh karena itu, temuan ini penting terkait Pembelajaran Bahasa Arab di Dalam Kelas, yaitu kurikulum. Kurikulum 2013 memberikan dasar yang tepat untuk mengembangkan Temuan awal adalah terkait dengan Penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam Bahasa Arab interaktif dan melibatkan siswa secara pembelajaran Bahasa Semua materi pembelajaran juga Arab, digunakan Kurikulum 2013 yang sesuai dengan ketentuan yang ada didasarkan pada Keputusan Menteri dalam Kurikulum 2013. Selain itu. Agama (KMA) nomor 183 & 184 tahun durasi jam pelajaran juga telah diatur Pada kurikulum ini, diberikan dengan sesuai. Kelas 10 memiliki 4 jam pelajaran setiap minggunya, sedangkan Bahasa kelas 11 dan 12 memiliki 2 jam pelajaran Arab. Hasil ini sejalan dengan penelitian tiap minggunya. Hal ini sesuai dengan sebelumnya oleh Ni'am . , yang pedoman yang tercantum dalam KMA nomor 184 tahun 2019 dari Kementerian pembelajaran Bahasa Arab mendapatkan Kurikulum 2013. Selanjutnya, dalam penelitian ini juga ditemukan informasi mengenai Penelitian ini menunjukkan bahwa Agama. Kurikulum bahan ajar dan metode pembelajaran Bahasa Arab di MA Al-Ghazaly Bogor. memungkinkan guru untuk merancang Bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan siswa. Dalam konteks ini. Lembar Kerja Siswa (LKS). Setiap siswa diwajibkan memiliki LKS ini sebagai disusun dengan mempertimbangkan alat pendukung dalam pembelajaran strategi pembelajaran yang mendorong Bahasa Arab. Selain mengandalkan Bahasa Arab Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 130 Farhan Abdul Mujib. Fachrur Razi Amir. Agus Mulyana Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Program A LKS, guru juga menggunakan buku memerintahkan kepada siswa untuk mengerjakan Latihan soal di setiap tambahan ketika materi yang terdapat Hal tersebut bertujuan dalam LKS dianggap kurang memadai untuk pembahasan tertentu. Dalam pemahaman siswa terhadap materi. penggunaannya, guru menggunakan Dalam evaluasi Bahasa Arab, terdapat LKS dengan berbagai macam metode. beberapa kriteria yang diperhatikan. Metode ceramah sering digunakan guru antara lain cara mengerjakan, bentuk dalam menjelaskan materi yang ada di LKS kemudian memberikan Latihan (Indriana. Dalam soal terkait materi yang telah dibahas. (Bamualim, 2. menyatakan bahwa Selain metode ceramah, guru juga Evaluasi pembelajaran dapat berfungsi sering menggunakan metode gramatika sebagai alat untuk menentukan apakah Guru mengartikan teks yang terdapat pada LKS dan kemudian siswa dengan benar atau belum. menuliskan artinya. Adapun variasi Hasil temuan dari pembelajaran lainnya guru memerintahkan siswa untuk membaca teks bahasa arab. kepesantrenan peneliti menemukan dua Ketika siswa sedang memahami dan poin penting, yaitu Deskripsi umum tidak mengetahui artinya, barulah siswa Program Kepesantrenan bertanya kepada guru. Dalam penelitian Pembelajaran Bahasa Pada (Syahril Program Arab Kepesantrenan. Program pembelajaran gramatika terjemah dapat tersebut diadakan dengan latar belakang menambah perbendaharaan kosakata peserta didik. keagamaan dan menciptakan ciri khas Evaluasi Pembelajaran bahasa arab yang dapat meningkatkan daya tarik di MA Al-Ghazaly Bogor dilakukan sekolah di mata masyarakat. Ini sesuai melalui dua bentuk evaluasi utama, dengan temuan dalam penelitian yang yaitu Ulangan Tengah Semester (UTS) dilakukan oleh Susilo . Program dan Ulangan Akhir Semester (UAS). kepesantrenan ini mencakup berbagai Selain kegiatan seperti Kajian Kitab Kuning. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 131 DOI: 10. 30997/tjpba. Muhadatsah. Tahfidz. Muhadoroh, muatan lokal dari KMA nomor 184 Ziarah Kubur. Sholat Berjamaah, dan tahun 2019 berupa kekhasan madrasah. Pembiasaan Puasa Sunnah. Program- Muhadatsah program tersebut adalah sebagai bentuk implementasi dari pihak sekolah dari sebagaimana penelitian (Nur, 2. Kemudian kementerian agama RI bahwa lembaga pendidikan umum yang memiliki ciri melatih kemampuan maharah kalam khas Islami (Kemenag, 2. siswa dikarenakan adanya kegiatan Pembelajaran bahasa arab pada Muhadoroh pidato atau khitobah (Khairani Siregar & program ke pesantren antara lain pada Setiawan, mengasah kemampuan maharah qiroAoah dikarenakan kegiatan pembacaan kitab Program Selain kuning ketika muhadhoroh. Hasil temuan selanjutnya adalah direkomendasikan kementerian agama dampak program kepesantrenan dalam dalam KMA nomor 184 tahun 2019. Program Program pembelajaran bahasa arab dikarenakan memperlihatkan dampak positif dalam membahas tentang gramatika bahasa tiga indikator: penguasaan kosakata, arab dalam kajian kitab jurumiyah dan mendalami kosa kata seputar ajaran peningkatan rasa percaya diri. hukum islam dalam kajian kitab fathul Bahasa Arab. , 2. Program muhadatsah pun memperkaya kosakata program kepesantrenan, dikarenakan dalam poin Peserta qiroAoah sebagaimana penelitian (Yanti et Program kepesantrenan terbukti Kegiatan kitab kuning dapat sehari-hari, memahami konteks penggunaannya. Dalam Fatoni Siti Maimunah . dan Ikrimatul Aola Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 132 Farhan Abdul Mujib. Fachrur Razi Amir. Agus Mulyana Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Program A . dinyatakan bahwa penguasaan mengatasi rasa takut berkomunikasi di kosakata memiliki peran yang sangat depan umum. Teori kognitif sosial Bandura juga terlihat dalam partisipasi keterampilan berbahasa arab. Selain Program siswa dalam kegiatan ini. Melalui memperdalam pemahaman gramatika percaya diri berbicara di depan umum. Bahasa siswa diajarkan bahwa mereka juga bisa struktur kalimat, kata, dan konsep Dengan menggabungkan Peserta didik mendapatkan prinsip-prinsip pendekatan praktis, peningkatan rasa percaya diri siswa bukan kebetulan. Arab . ata "Jurumiyah". Pemahaman gramatika ini psikologis teruji. mendukung pengembangan keterampilan SIMPULAN berbahasa Arab secara efektif. Hal yang Penelitian ini secara komprehensif sama juga ditemukan dalam penelitian telah menjelaskan pembelajaran bahasa Uswatun Hasanah . Arab berbasis program kepesantrenan Program ini juga berdampak pada di Madrasah Aliyah Al-Ghazaly Bogor. peningkatan rasa percaya diri siswa. Peneliti menyoroti bahwa pembelajaran Melalui berbagai kegiatan seperti lomba bahasa Arab di dalam kelas dimulai pidato dan da'i berbahasa Arab, siswa dengan mempertimbangkan tiga aspek merasa lebih percaya diri berbicara di kunci: kurikulum, metode pembelajaran, depan umum. Latihan ini membantu dan evaluasi pembelajaran. Program mengatasi rasa takut atau cemas dalam Kepesantrenan juga menjadi bagian Program ini sejalan penting dari penelitian ini, dengan dengan teori Albert Bandura tentang self-efficacy, di mana keberhasilan dalam program kepesantrenan dan bagaimana lomba pidato dan da'i berbahasa Arab pembelajaran bahasa Arab diintegrasikan meningkatkan keyakinan siswa dalam dalam program tersebut melalui kajian mencapai tujuan. Latihan berulang dan Dampak Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V5 N2 Juli 2024:125-134 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 133 DOI: 10. 30997/tjpba. percaya diri dalam berbahasa arab. UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti ucapan terima kasih kepada MA AlGhazaly Bogor atas kesempatan yang telah diberikan kepada Peneliti untuk melakukan penelitian ini. Peneliti juga kepada individu-individu yang telah berperan penting dalam kelancaran penelitian ini, yaitu Dr. Agung Muttaqien. Pd. selaku Ketua Program Studi. Ustadz Fachrur Razi Amir. Ag. Ustadz Agus Mulyana. MA. yang telah memberikan bimbingan dan dukungan sepanjang penyelesaian artikel ini. DAFTAR PUSTAKA