KORELASI VOLATILITAS HARGA EMAS GLOBAL DENGAN DINAMIKA SUMBERDAYA DAN CADANGAN EMAS DI PT MERDEKA COPPER GOLD TBK GLOBAL GOLD PRICE VOLATILITY AND ITS CORRELATION TO RESOURCE AND RESERVE DYNAMICS AT PT MERDEKA COPPER GOLD TBK Utari Retno Sulistyo Rini1*. Fanteri Aji Dharma Suparno1. Siti Aminah1. Haeruddin1 Program Studi Teknik Pertambangan. Universitas Jember. Jl. Kalimantan No. Jember. Indonesia *Penulis korespondensi: utariretno@unej. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received 21th September 2025 Received in revised from 14th Oktober 2025 Accepted 22th Oktober 2025 Available online November 2025 Keywords: Reserves Gold Resource classification Correlation Mining Gold (A. commonly occurs as nuggets or grains in rock veins and alluvial deposits. Because of its scarcity, chemical stability, and distinctive properties, gold commands higher market prices than base metals. Global gold price volatility has a significant impact on the strategic decisions of mining companies. This study aims to quantify the correlation between international gold price fluctuations and the dynamics of gold resources and reserves at PT Merdeka Copper Gold Tbk. Using a quantitative approach, the average gold prices and the company's annually reported resource and reserve figures were analyzed. The Pearson correlation coefficient was employed to measure the strength and direction of the relationship. The results reveal a robust and statistically significant negative correlation. This inverse relationship suggests that periods of high price volatility are associated with a decrease in the company's reported gold resources and reserves. The findings highlight the significant impact of external market dynamics on resource management. is recommended that stakeholders incorporate market volatility forecasts into long-term strategic planning and resource valuation models to enhance resilience. AB STRAK Kata Kunci: Cadangan Emas Klasifikasi sumberdaya Korelasi Pertambangan Emas (A. umumnya ditemukan secara alami sebagai nugget atau butiran dalam urat batuan dan endapan aluvial. Karena kelangkaan, stabilitas kimia, dan sifat khasnya, emas memiliki harga pasar yang lebih tinggi dibandingkan logam dasar. Volatilitas harga emas global berdampak signifikan terhadap keputusan strategis perusahaan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi korelasi antara fluktuasi harga emas internasional dan dinamika sumberdaya serta cadangan emas di PT Merdeka Copper Gold Tbk. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data harga emas rata-rata tahunan dan sumberdaya serta cadangan yang dilaporkan perusahaan setiap tahun dianalisis. Koefisien korelasi Pearson digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan. Hasil penelitian mengungkapkan korelasi negatif yang kuat dan signifikan secara AB STRAK Hubungan terbalik ini menunjukkan bahwa periode volatilitas harga yang tinggi dikaitkan dengan penurunan sumberdaya dan cadangan emas yang dilaporkan perusahaan. Temuan ini menyoroti pengaruh kritis dinamika pasar eksternal terhadap manajemen sumberdaya. Direkomendasikan agar para pemangku kepentingan memasukkan prakiraan volatilitas pasar ke dalam perencanaan strategis jangka panjang dan model valuasi sumberdaya untuk meningkatkan resiliensi. How to Cite This Article: Rini U. Korelasi Volatilitas Harga Emas Global dengan Dinamika Sumberdaya dan Cadangan Emas di PT Merdeka Copper Gold Tbk. INTAN: Jurnal Penelitian Tambang, 8. , 64Ae69. https://doi. org/10. 56139/intan. Panduan pelaporan sumberdaya dan cadangan seperti yang dikeluarkan oleh Canadian Institute of Mining (CIM) menegaskan bahwa Aucommodity prices are one of the most significant parameters used in the estimation of mineral resources and mineral reservesAy . Artinya, asumsi harga komoditas . ermasuk ema. sangat mempengaruhi perhitungan sumberdaya/cadangan suatu tambang. Penelitian di Afrika Selatan . mencatat bahwa perubahan harga logam secara langsung berdampak pada volume Mengutip Appleyard dan Smith . bahwa Aucommodity price decreases significantly affect the quantum of mineral reserves. Ay Artinya, jika harga emas turun, sebagian cadangan yang sebelumnya ekonomis bisa menjadi tidak ekonomis dan harus diturunkan . rite-dow. PENDAHULUAN Volatilitas harga emas global yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi makro, gejolak geopolitik, dan perubahan kebijakan moneter bank sentral telah menciptakan lingkungan operasi yang dinamis dan penuh tantangan bagi industri pertambangan . Fluktuasi harga ini tidak hanya mempengaruhi kinerja keuangan dan valuasi pasar perusahaan tambang dalam jangka pendek, tetapi juga secara fundamental mempengaruhi strategi pengelolaan aset jangka panjang, termasuk perencanaan eksplorasi, kelayakan ekonomi tambang, dan penilaian sumberdaya serta cadangan . Sumberdaya dan cadangan, sebagai aset fundamental perusahaan tambang, nilainya sangat bergantung pada harga komoditas yang berlaku. Berdasarkan celah penelitian tersebut, studi ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara volatilitas harga emas global dengan dinamika sumberdaya dan cadangan emas PT Merdeka Copper Gold Tbk selama periode 2017-2024. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menambah literatur yang berkaitan dengan harga, sumberdaya serta cadangan komoditas tambang. Selain itu, secara praktis hasilnya dapat menjadi bahan pertimbangan yang bagi manajemen perusahaan dan para pemangku kepentingan dalam menyusun strategi mitigasi risiko, perencanaan eksplorasi, dan model valuasi yang lebih resilien di tengah ketidakpastian pasar global. Dalam konteks ini. PT Merdeka Copper Gold Tbk sebagai salah satu perusahaan pertambangan emas utama di Indonesia menghadapi tekanan untuk secara responsif dan strategis menyesuaikan pengelolaan Cadangan bijih adalah bagian dari sumberdaya yang telah diketahui dan memiliki kelayakan ekonomis untuk ditambang pada saat pelaporan . Perusahaan perlu memastikan bahwa cadangan yang dilaporkan tetap ekonomis di bawah berbagai skenario harga, yang sering kali berarti mengevaluasi ulang klasifikasi sumberdaya dan mengalokasikan kembali anggaran eksplorasi . Namun, literatur empiris yang secara spesifik menguji dan mengkuantifikasi hubungan langsung antara volatilitas harga emas dengan dinamika angka sumberdaya dan cadangan di tingkat perusahaan individual masih terbatas. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada hubungan antara harga komoditas dengan kinerja saham . atau profitabilitas pada portofolio perusahaan, bukan pada aspek teknis-fundamental seperti perubahan sumberdaya dan cadangan. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan data yang bersumber dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. Adapun fokus penelitian ini adalah tambang Tujuh Bukit milik PT Merdeka Copper Gold Tbk di Kabupaten Banyuwangi. Provinsi Jawa Timur. Gambar 1 dan 2 merupakan lokasi penelitian ini. Dengan rxy adalah koefisien korelasi product moment, n adalah jumlah pengamatan . opulasi/sampe. X adalah jumlah dari pengamatan nilai X, dan Y adalah jumlah dari pengamatan nilai Y. Adapun koefisien korelasi hasil pengujian akan dibandingkan dengan nilai dalam Tabel 1 untuk mengetahui tingkat hubungannya . Tabel 1. Interpretasi nilai r (Pearso. Nilai r 0,00 Ae 0,199 0,20 Ae 0,399 0,40 Ae 0,599 0,60 Ae 0,799 0,80 Ae 1,000 Gambar 1. Tambang emas Tujuh Bukit milik PT Merdeka Copper Gold Tbk Tingkat Hubungan Sangat Lemah Lemah Cukup kuat Kuat Sangat Kuat Adapun r bisa saja bernilai positif atau negatif. Nilai negatif menunjukkan hubungan terbalik sedangkan nilai positif menunjukkan hubungan searah . Hasil yang diperoleh dari pengolahan Eviews kemudian akan diintepretasikan. HASIL DAN PEMBAHASAN Harga emas cenderung mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada akhir tahun 2024 tercatat harga rata-rata emas senilai $2,356. 91 per ounces . atau kurang lebih senilai Rp1,206,824. 42 per gramnya. Dilansir dari laman org, pergerakan harga emas selama tahun 2017 hingga 2024 dalam dollar Amerika bisa dilihat pada Gambar 3. Gambar 2. Area heap leach bijih Kegiatan operasional penambangan dilakukan oleh anak perusahaan ini yaitu PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Setelah ditambang, dilakukan proses pelindian di area heap leach bijih. Penelitian ini menggunakan beberapa data, diantaranya adalah data sumberdaya dan cadangan emas, serta data biaya produksi tahunan pada periode 2017 hingga 2024 . roduksi perdana di tambang Tujuh Bukit pada tahun 2. Selain itu dilakukan observasi untuk meninjau kegiatan penambangan di perusahaan ini. Data penelitian juga diperoleh dari Yahoo Finance untuk harga emas dan Kurs Transaksi Bank Indonesia untuk nilai rata-rata tahunan kurs dollar ke rupiah. Adapun untuk rata-rata tahunan kurs mata uang dollar Amerika Serikat ke rupiah juga cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tabel 2 menunjukkan perbandingan rata-rata harga emas tiap tahunnya dalam dollar Amerika Serikat . dan rupiah, serta rata-rata nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah . tiap tahunnya. Tabel 2. Harga rata-rata emas tahunan dalam dollar Amerika Serikat dan rupiah Langkah-langkah pengolahan data diantaranya adalah membentuk model korelasi antara fluktuasi harga emas dengan sumberdaya dan cadangan emas yang dimiliki perusahaan. Selain itu akan dibentuk juga model korelasi antara harga emas dengan biaya produksi dan nilai tukar dollar Amerika Serikat ke Korelasi yang digunakan adalah korelasi product moment atau Pearson. Korelasi ini digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel jika data yang digunakan memiliki skala interval atau rasio. Dasar pemikiran analisis product moment adalah perubahan antar variabel. Artinya, jika perubahan suatu variabel diikuti perubahan variabel yang lain maka kedua variabel tersebut saling berkorelasi . Untuk mencari koefisien korelasi product moment . digunakan rumus sebagai berikut: ycycuyc = ycu ycUycUOe(X)(Y) Tahun . Oo. cu X2 Oe(X)2 } Oo. cu Y2 Oe(Y)2 } Harga Emas Rata-Rata Tahunan (USD/o. 272,25 263,13 369,66 794,95 789,25 790,61 953,03 356,91 Kurs USD ke IDR Rata-Rata Tahunan (IDR) 451,22 317,69 217,06 645,12 383,52 944,96 331,33 926,13 Harga Emas Rata-Rata Tahunan (IDR/g. 205,60 449,33 054,17 154,38 423,83 372,02 674,25 824,42 Gambar 3. Harga emas dunia selama periode tahun 2017-2024 Trend harga emas cenderung menunjukkan kenaikan tiap tahunnya. Harga meningkat tajam di tahun 2020 karena permintaan emas meningkat ditengah ketidakpastian ekonomi akibat Covid-19. Harga jual komoditas yang tinggi membuat perusahaan tambang memperoleh keuntungan yang lebih besar. Meningkatnya sumberdaya dan cadangan yang dimiliki perusahaan, jika tidak ditemukan tambahan sumberdaya lagi. Tabel 3 merupakan jumlah sumberdaya dan cadangan dan biaya produksi yang dikeluarkan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk di tambang Tujuh Bukit sehingga bantalan pelindian kembali dapat digunakan sepenuhnya pada kuartal II 2021. Berdasarkan data yang ada, dibuat beberapa model dengan hasil pengujian seperti pada Gambar 4. Tabel 3. Sumberdaya dan cadangan PT Merdeka Copper Gold Tbk serta biaya produksi per ounches dalam dollar Amerika Serikat Gambar 4. Hasil dari pengujian korelasi antara harga emas dengan sumberdaya emas Tahun Sumber Emas . Cadangan Emas Covariance Analysis: Ordinary Date: 09/19/25 Time: 08:17 Sample: 2017 2024 Included observations: 8 Correlation Probability PRICE_USD PRICE_USD ----- ----- Mengacu pada Tabel 1, nilai koefisien korelasi hasil pengujian harga emas terhadap sumberdaya emas menunjukkan angka -0,781923 yang memiliki tingkat hubungan yang kuat. Adapun tanda negatif dimaknai sebagai arah hubungan yang berlawanan. Artinya jika harga emas meningkat maka jumlah sumberdaya yang dimiliki akan menurun. Pada hasil pengujian terdapat pula nilai p 0,0219. Artinya terdapat probabilitas sebesar 2,19% bahwa hasil korelasi ini terjadi secara kebetulan. Tingkat signifikansi () yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,05 . %). Maka nilai p 0. 0219 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan korelasi -0,781923 tersebut signifikan secara statistik. Biaya Produksi/AISC (USD/o. 425,00 843,12 123,90 180,61 860,00 131,00 212,00 337,00 Pada tahun 2021 terlihat biaya produksi mengalami Produksi emas tercapai meskipun fasilitas pelindian tidak berfungsi pada periode September 20 Maret 2021 akibat kegagalan geoteknik yang merusak tapak pelindian sehingga tidak dapat digunakan sampai dilaksanakan perbaikan. Akan tetapi PT Merdeka Copper Gold Tbk mengklaim dengan dukungan keahlian tim perusahaan, penerapan standar keselamatan lingkungan yang ketat, dan langkah-langkah manajemen risiko, perbaikan diselesaikan lebih cepat dari jadwal Hal yang serupa juga terjadi pada hubungan antara harga emas dengan cadangan emas. Dapat dilihat pada Gambar 5, nilai koefisien korelasi menunjukkan angka -0,840657 mengindikasikan tingkat hubungan yang sangat kuat. Selanjutnya nilai p yang dihasilkan adalah sebesar 0,0089, dimana nilainya juga < 0,05 sehingga disimpulkan hubungan tersebut signifikan secara statistik. Pada Gambar 7, dapat dilihat korelasi harga emas dengan nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah diperoleh nilai r sebesar 0,907048. Angka ini menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat. Tanda positif berarti hubungannya searah. Ketika harga emas naik maka nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah juga akan meningkat. Karena nilai tukar meningkat, maka emas yang dijual di Indonesia juga akan menjadi mahal harganya. Dengan nilai p sebesar 0,0019, hubungan tersebut signifikan secara Covariance Analysis: Ordinary Date: 09/21/25 Time: 16:41 Sample: 2017 2024 Included observations: 8 Correlation Probability PRICE_USD CAD PRICE_USD ----- CAD ----- Gambar 5. Hasil dari pengujian korelasi antara harga emas dengan cadangan emas Sedangkan pada Gambar 6, korelasi harga emas dengan biaya produksi diperoleh nilai r sebesar 0,730285. Angka ini menunjukkan tingkat hubungan yang kuat. Tanda positif berarti hubungannya searah. Jika harga emas naik maka AISC/biaya produksi juga akan meningkat, dengan nilai p sebesar 0,0397, dapat disimpulkan hubungan tersebut signifikan secara Covariance Analysis: Ordinary Date: 09/21/25 Time: 17:09 Sample: 2017 2024 Included observations: 8 Correlation Probability PRICE_USD PRICE_USD ----- EXCHANG. ----- EXCHANGE_RATE Covariance Analysis: Ordinary Date: 09/21/25 Time: 16:56 Sample: 2017 2024 Included observations: 8 Correlation Probability PRICE_USD AISC Gambar 7. Hasil dari pengujian korelasi antara harga emas dengan nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah PRICE_USD ----- AISC ----- Adapun hasil pengujian yang dilakukan dirangkum pada Tabel 4. Terlihat bahwa koefisien korelasi bernilai negatif untuk sumberdaya dan cadangan. Adapun untuk biaya produksi dan kurs USD ke IDR, nilainya positif. Tabel 5 merangkum nilai p dari hasil Semua variabel menunjukkan hubungan yang signifikan. Gambar 6. Hasil dari pengujian korelasi antara harga emas dengan AISC / biaya produksi yang Tabel 4. Nilai koefisien korelasi . hasil pengujian Variabel Sumberdaya Emas . Cadangan Emas . Biaya Produksi/AISC (USD/o. Kurs USD ke IDR Harga Emas (USD/o. -0,781923 -0,840657 0,730285 0,907048 Tabel 5. Nilai p hasil pengujian beserta keterangannya Variabel Harga Emas (USD/o. Sumberdaya Emas 0,0219 (Signifika. Cadangan Emas 0,0089 (Signifika. Biaya Produksi/AISC (USD/o. 0,0397 (Signifika. Kurs USD ke IDR 0,0019 (Signifika. Perusahaan dapat melihat hal tersebut sebagai dasar pertimbangan dalam manajemen perusahaan. Direkomendasikan agar pemangku kepentingan secara sistematis menggabungkan proyeksi volatilitas pasar ke dalam perencanaan strategis jangka panjang dan model penilaian sumberdaya untuk memperkuat ketahanan perusahaan. Penelitian ini masih terbatas melihat bagaimana fluktuasi harga emas berkolerasi dengan klasifikasi sumberdaya dan cadangan emas, biaya produksi, serta nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah. Penelitian selanjutnya bisa menambahkan pengaruh satu variabel terhadap KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa harga emas memiliki korelasi negatif yang kuat dengan sumberdaya emas dan korelasi negatif yang sangat kuat dengan cadangan emas perusahaan. Ketika harga emas dunia terus meningkat, maka sumberdaya dan cadangan emas yang dimiliki perusahaan akan terus berkurang. Korelasi harga emas dengan biaya produksi adalah kuat dan korelasi terhadap nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah adalah sangat kuat. Keduanya juga memiliki nilai p yang signifikan. variabel lainnya dengan metode yang berbeda, misal dengan regresi linear berganda. Keputusan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral No. K/30/DJB/2020. Tentang Petunjuk Teknik Pelaksanaan Konservasi Mineral dan Batubara dalam Rangka Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Baik. [Onlin. Tersedia https://w. id/regulasi (Diakses: 18 September 2. Kurs Transaksi Bank Indonesia, [Onlin. Tersedia di https://w. id/id/statistik/ informasi-kurs/transaksi-bi/default. diakses 14 September 2. Magnus. Ericsson & Olof Lyf . AoMiningAos contribution to national economies between 1996 and 2016Ao. Mineral Economics, 32. , pp 223-250. Springer. Raw Materials Group (RMG). Luleyu University of Technology . Maseko. & Musingwini. AoAn Empirical Long-Term Commodity Price Range for Mineral Reserve Declarations to Minimize Impairments in Gold and Platinum MinesAo. Journal of the Southern African Institute of Mining and Metallurgy, 119. , 229-242. https://doi. org/10. 17159/24119717/2019/v119 . Mensi. Maitra. Selmi. et al. AoExtreme Dependencies and Spillovers Between Gold and Stock Markets: Evidence from MENA CountriesAo. Financ Innov 9, 47 https://doi. org/10. 1186/s40854-023-00451-z . PT Merdeka Copper Gold. Tbk. , . Laporan Tahunan 2021. [Onlin. Tersedia di com (Diakses 15 September 2. Sihabudin. Wibowo. Mulyono. Kusuma, . Arofah. Ningsi. Saputra. Purwasih. , dan Syaharuddin. Ekonometrika Dasar Teori dan Praktik Berbasis SPSS. Banyumas: Pena Persada. ISBN: 978-623-315-681-3 Sugiyono, . Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta. Syahri. , & Robiyanto. AoThe Correlation of Gold. Exchange Rate, and Stock Market on the Covid-19 Pandemic PeriodAo. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 24. , 350Ae https://doi. org/10. 26905/jkdp. Trench. Allan & Packey. Daniel & Sykes. John. AoNon-Technical Risks and Their Impact on the Mining IndustryAo. Mineral Resource and Ore Reserve Estimation. Chp 7 pp 605-617 . Yahoo! Finance: Gold Historical Data, [Onlin. Tersedia di https://finance. (Diakses 14 September 2. PERNYATAAN KONTRIBUSI Penulis 1 melakukan perancangan konsep, pengumpulan data, validasi data, pengolahan dan analisis data serta menyusun manuskrip. Penulis 2 melakukan penyediaan daftar pustaka. Penulis 3 membantu pengambilan data dan Penulis 4 melakukan editing dan berpartisipasi dalam koordinasi penelitian. UCAPAN TERIMA KASIH