P-ISSN:Kepemudaan & E-ISSN: Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul Volume 4. Nomor 2. Juli 2025 PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN ORGANISASI KEPEMUDAAN DESA GUNA MENDORONG PRODUKTIVITAS ORGANISASI KARANG TARUNA DI DESA BANDING ANYAR KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Mardianto 1*. Abdul Nadjib2. Khairunnas3. Rahmat Rafinzar4. Elivia Pasma Putri5 ,Universitas Sriwijaya. Palembang. Indonesia1,2,3,4,5 Corresponding Author: Khairunnas. ARTICLE INFO Article history: Received 22 Mei 2025 Revised 11 Juni 2025 Accepted 24 Juli 2025 khairunnas@fisip. ABSTRAK Sebagai salah satu organisasi yang berperan dalam pengembangan dan peningkatan kapasitas pemuda. Karang Taruna menjadi sebuah organisasi penting yang memiliki peranan krusial dalam proses pembangunan desa. Karang taruna menjadi fasilitator yang turut berperan aktif dalam pengembangan kompetensi pemuda desa. Peningkatan kapasitas anggota Karang Taruna dalam mengelola pengorganisasian menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Tim pengabdian mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen organisasi kepemudaan di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan tujuan untuk mendorong produktivitas organisasi karang taruna melalui peningkatan keterampilan manajerial organisasi. Metode yang interaktif dengan pemberian materi, forum diskusi dan pelatihan telah menunjukan keberhasilan program. Penilaian melalui metode pre-test dan post-test telah menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta kegiatan mengenai manajemen organisasi dalam rangka meningkatkan produktivitas kinerja Karang Taruna Desa Banding Anyar. Melalui kegiatan ini nantinya diharapkan para pengurus Karang Taruna dapat mengelola organisasinya dan mampu memaksimalkan peran Karang Taruna dalam Pembangunan Desa Banding Anyar. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat juga diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi dalam mendukung pembangunan Desa Banding Anyar secara berkelanjutan. Kata Kunci: Pelatihan manajemen. Manajemen Organisasi. Organisasi Kepemudaan. How to Cite : Mardianto. , et al. Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir. Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . DOI : https://doi. org/10. 52266/taroa. Journal Homepage : https://ejournal. id/index. php/taroa This is an open access article under the CC BY SA license : http://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. PENDAHULUAN esa memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Tidak hanya dikarenakan sebagian besar rakyat Indonesia bertempat tinggal di desa, tetapi desa memberikan sumbangan besar dalam menciptakan stabilitas nasional. Pembangunan desa adalah merupakan bagian dari rangkaian pembangunan. Pada sistem TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul pemerintahan Indonesia desa memiliki keistimewaan dibanding dengan kelurahan atau daerah-daerah lain, sebab desa memiliki pemerintahan yang berotonom dan berotonomi asli hal ini tercermin dari UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Keberhasilan pembangunan desa tentunya sangat bergantung pada bagaimana keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan tersebut. Agung Hermansyah dalam Affan . menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap pembangunan merupakan hak asasi warga negara yang telah dijamin oleh konstitusi sebagaimana termaktub dalam Pasal 28C ayat . Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD Tahun 1. Bentuk keterlibatan masyarakat mulai dari tahap pemberitahuan informasi, konsultasi, dialog, tukar pikiran, musyawarah, menyatakan pendapat, dan interaksi semuanya merupakan hak asasi warga negara yang dijamin dan dilindungi oleh UUD Tahun 1945 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28E ayat . dan Partisipasi masyarakat dalam tatanan sistem sosial masyarakat memiliki peran yang penting dalam rangka meningkatkan pembangunan. Tentunya disini dalam mendukung peran serta masyarakat harus didasarkan atas kelompok yang menjadi pelopor atau penggerak keberhasilan program tersebut. Pemuda menjadi elemen utama dalam mendukung keberhasilan partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pembangunan. Mengacu pada UU. No 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan yang menjelaskan peran pemuda merupakan sumber daya manusia utama untuk pembangunan dan agen utama dalam perubahan sosial, pembangunan ekonomi, dan inovasi teknologi. Maka dari itu tentunya keberhasilan dalam kegiatan pembangunan dalam suatu negara sangat tergantung dari tingkat partisipasi pemuda yang ada di negara tersebut. Data Susenas . menunjukkan sekitar 64,92 juta jiwa penduduk Indonesia atau hampir seperempat penduduk Indonesia berada dalam kelompok umur pemuda. Persentase pemuda yang besar tersebut didukung dengan energi pemuda yang berlimpah dapat menjadi sumber utama kekuatan pemuda. Sebagian dari jumlah tersebut, untuk penduduk dengan kategori pemuda tersebut sebesar 22,76 % merupakan pemuda desa. Hal ini dapat diartikan bahwa dengan banyaknya jumlah pemuda desa di Indonesia menjadi salah satu indikator yang dapat berpengaruh terhadap pembangunan desa di Indonesia. Akan tetapi, tidak semua desa di Indonesia memiliki jumlah pemuda dengan persentase yang memadai dalam mendukung proses pembangunan desa. Banding Anyar. Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu desa dengan presentasi jumlah pemuda yang sedikit. Pasalnya menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS,2. desa ini memiliki kepadatan penduduk 341 per km2 dengan beban ketergantungan usia produktif sekitar 45,29 %, sehingga menjadi salah satu desa dengan wilayah yang relatif paling sedikit dari seluruh desa di Kecamatan Kota Kayu Agung. Kabupaten Ogan Komering Ilir. Minimnya sumber daya manusia khusunya pemuda di Desa Banding Anyar dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pembangunan desa termasuk dalam upaya pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Terlebih lagi dengan rendahnya kuantitas jumlah pemuda desa tentu akan berdampak kepada peran pemuda desa dalam membantu percepatan pembangunan desa melalui Karang Taruna. Kurangnya peran aktif para pemuda Desa Banding Anyar tentunya juga akan berdampak pada penurunan produktifitas kinerja Karang Taruna. Sungguh amat disayangkan padahal sebagai organisasi kepemudaan yang didirikan atas dasar kepedulian kaum muda terhadap TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul permasalahan sosial. Karang Taruna menjadi organisasi krusial dalam pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah Desa/kelurahan yang bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial (Pratama & Rahmat, 2. Selaras dengan itu, menurut Ramlan . Karang Taruna berperan sebagai fasilitator yang aktif berkontribusi dalam pengembangan kompetensi pemuda desa (Ramlan, 2. Permasalahan yang dialami oleh Desa Banding Anyar tersebut menuntut perlunya strategi yang lebih aktif dan kreatif dalam menarik minat pemuda Desa Banding Anyar untuk meningkatkan produktifitas kinerja organisasi. Maka dari itu sangat dibutuhkan peran akif lembaga terkait dalam memberikan pelatihan untuk meningkakan kompetensi dan keterampilan para pemuda agar nantinya pengelolaan manajemen organisasi menjadi lebih baik. Manajemen organisasi adalah seni dan ilmu pengaturan suatu organisasi dalam mengelola proses penggunaan SDM (Sumber Daya Manusi. agar sesuai dan tepat guna untuk mencapai tujuan (Akbar et al. , 2. Manajemen organisasi sangat dibutuhkan untuk mendorong produktivitas Karang Taruna Desa Banding Anyar. Adanya manajemen yang baik, setiap program dan kegiatan yang dijalankan oleh Karang Taruna dapat terarah dan efektif (Arif Siaha W. Dedek K, 2. Menanggapi permasalahan di atas, tim pegabdian Universitas Sriwijaya memberikan solusi dengan mengadakan kegiatan pengabdian perkuliahan desa dengan pelibatan aktif beberapa mahasiswa yang merupakan aktivis organisasi di Unversitas Sriwijaya. Kegiatan pengabdian perkuliahan desa ini dilakukan dalam rangka menjalankan rangkaian Tridarma perguruan tinggi. Kegiatan ini berupa sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat khususnya para pemuda desa yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna Desa Banding Anyar. Pengabdian ini akan difokuskan dalam ruang lingkup bidang keilmuan tim pengabdian, yaitu Administrasi Publik. Maka dari itu kegiatan ini nantinya difokuskan dalam bentuk pelatihan manajemen organisasi kepemudaan dengan menyisipkan beberapa prinsip good governance. Cara pandang ini diharapkan dapat terwujudnya manajemen organisasi yang baik serta dapat membantu Karang Taruna dalam mengelola sumber daya yang lebih baik dengan mengoptimalkan partisipasi Berdasarkan identifikasi permasalahan yang ada, maka adapun rumusan masalah pada pengabdian masyarakat dengan tema Pelatihan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa guna Mendorong Produktivitas Organisasi di Desa Banding Anyar adalah sebagai antara lain: . Bagaimana pemahaman dan kemampuan manajemen organisasi anggota karang taruna di Desa Banding Anyar. Bagaimana membangun produktivitas pengorganisasian dan memaksimalkan potensi kepemimpinan anggota Karang Taruna Desa Banding Anyar. METODE PENGABDIAN Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Banding Anyar. Kecamatan Kayu Agung. Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berfokus pada organisasi kepemudaan Karang Taruna Desa. Pengabdian ini dilakukan selama 4 (Empa. bulan yang dimulai awal Juli 2022 sampai dengan Akhir Oktober 2022. Anggota tim pengabdian pada kegiatan ini terdiri dari 13 Anggota, dengan 3 Dosen dan 9 Mahasiswa di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul Ilmu Politik Universitas Sriwijaya. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 25 orang yang merupakan pemuda/pemudi desa yang menjadi pengurus dan anggota aktif Karang Taruna Desa Banding Anyar. Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode pelaksanaan yang diaplikasikan pada kegiatan pengabdian ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi (Rizka et al. , 2. Pada tahapan pertama yaitu tahap perencanaan dimulai dengan pembentukan tim panitia untuk pengabdian masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan penentuan lokasi kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim disertasi dengan pengurusan izin pengabdian, kerjasama desa mitra dan persiapan kebutuhan proposal. Selanjutnya kegiatan pelaksanaan pengabdian yang dalam 3 kunjungan kegiatan ke lokasi pengabdian. Periode kegiatan ini juga termasuk didalamnya pelaksanaan kegiatan seperti pra-kegiatan, saat pelatihan, pasca pelatihan dan monitoring. Saat pelatihan, materi yang disampaikan berbentuk pengenalan kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen organisasi mulai dari pemahaman aspek pengorganisasian termasuk pengelolaan SDM, aspek kepemimpinan dan juga optimalisasi manajemen organisasi. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya manajemen organisasi, peran penting organisasi kepemudaan desa (Karang Tarun. , serta bagaimana cara efektif dalam memanajemen organisasi kepemudaan khusunya Karang Taruna Desa Banding Anyar yang baik dan benar dalam upaya untuk menciptakan budaya dan lingkungan organisasi yang produktif. Evaluasi kegiatan ini dilakukan pada saat kegiatan berlangsung dan diakhir kegiatan. Instrumen evaluasi yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini dilakuan dengan menggunakan lembar pre-test dan post-test yang bertujuan untuk melihat sejauh mana partisipan dari anggota Karang Taruna Desa Banding Anyar mengetahui tentang manajemen pengorganisasian dan kepemimpinan. Indikator keberhasilan kegiatan adalah pemahaman peserta terkait pentingnya pengelolaan organisasi pemuda desa, serta memahami urgensi manajemen dan kepemimpinan organisasi yang ideal dan bagaimana mengelolanya. HASIL DAN PEMBAHASAN Ada beberapa indikator keberhasilan dalam program ini, yaitu Pemberian pemahaman mengenai organisasi, unsur-unsur organisasi, dan manajemen organisasi, pelatihan manajerial, kepengurusan organisasi, dan kepemimpinan serta pemahaman mengenai pemimpin dan manajer, fungsi pemimpin dan perbedaannya. Pemberian pemahaman Dasar Organisasi. Manajemen Organisasi, dan Unsurunsur Organisasi Pemahaman mengenai dasar organisasi sangat penting bagi Karang Taruna Desa Banding Anyar agar nantinya organisasi ini dapat berjalan dengan optimal dan produktif (Suryoto et al. , 2. Justru sebaliknya, apabila kurangnya pemahaman mengenai dasar organisasi, manajemen organisasi, tentu dapat menyebabkan organisasi mengalami berbagai kendala yang menghambat pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa strategi yang jelas, anggota organisasi mungkin akan merasa kebingungan mengenai peran dan tanggung jawab mereka, yang pada akhirnya dapat menyebabkan konflik internal serta penurunana motivasi anggota untuk berpartisipasi. Selain itu, kurangnya manajemen yang baik dapat membuat program-program yang direncanakan tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan berpotensi gagal karena tidak adanya perencanaan yang matang dan pengawasan yang efektif. Hal ini tentu akan berdampak TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul negatif pada kepercayaan masyarakat terhadap Karang Taruna, yang seharusnya menjadi organisasi yang proaktif dalam pemberdayaan komunitas. Oleh karena itu, pelatihan dan keterampilan yang dilakukan oleh tim pengabdian mengenai manajemen organisasi sangat penting menjadi sangat penting agar semua anggota dapat berkontribusi maksimal dan mampu berkembang secara berkelanjutan. Sangat pentingnya pemahaman dasar mengenai organisasi, tentunya ini menjadi alasan bagi Tim Pengabdian Universitas Sriwijaya dalam mengadakan kegiatan sosialisasi berupa workshop untuk dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya dasar organisasi bagi pemuda Karang Taruna Desa Banding Anyar. Kabupaten Ogan Komering Ilir. Melalui workshop ini, diharapkan para pemuda dapat memahami konsep dasar organisasi seperti visi, misi, struktur, dan peran masing-masing anggota dalam mencapai tujuan bersama. Kegiatan ini dirancang interaktif, dengan penekanan pada diskusi dan simulasi praktik, sehingga peserta dapat langsung merasakan manfaat dari pengetahuan yang diperoleh. Pemahaman yang baik tentang organisasi, diharapkan pemuda Karang Taruna di Desa Banding Anyar ini dapat berkontribusi secara aktif dan produktif dalam berbagai kegiatan sosial, serta mampu menghadapi tantangan zaman yang lebih terarah. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membangun jaringan yang kuat di antara pemuda, yang tentunya dapat mendorong kolaborasi dan sinergi dalam melaksanakan inisiatif pembangunan Desa Banding Anyar yang berkelanjutan Pemberian materi yang interaktif yang megedepankan partisipasi aktif peserta Karang Taruna telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Pernyataan tersebut dapat dilihat dari hasil jawaban . etuju dan tidak setuj. dari lembar pertanyaan pre-test dan post-test sebagai berikut. Tabel 1. Hasil Data Pre-Test Dan Post-Test Peserta Kegiatan Mengenai Pemahaman Dasar Organisasi. Pertanyaan/indikator pemahaman Hasil Pre-test Hasil post-test (%) dasar organisasi (%) Setuju Tidak Setuju Tidak Setuju Setuju Pengertian organisasi 90% 73,4% 26,6% Manajemen organisasi 15,6% 84,4% Unsur-unsur organisasi 13,7% 86,3% 76,5% 23,5% Rata-Rata Keseluruhan 13,1% 86,9% 73,3% 26,7% Berdasarkan hasil tabel di atas, melalui survey yang diberikan kepada pemuda yang tergabung dalam karang taruna sebanyak 86,9% mereka belum mengetahui tentang apa itu dasar organisasi. Belum pahamnya Karang Taruna mengenai pemahaman dasar organisasi tersebut dilihat dari indikator jawaban AuTidak SetujuAy. Akan tetapi, setelah disampaikan materi tentang pengorganisasian kepada peserta, cukup mengalami peningkatan yang signifikan sebanyak 73,3% melalui jawaban AuSetuju. Peserta menjadi tahu tentang apa itu organisasi, pentingnya organisasi, serta, apa saja struktur dalam TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul Tentunya, melalui hasil ini, telah menunjukan bahwa materi yang disampaikan berjalan dengan baik dan berdampak pada pengetahuan peserta. Keberhasilan tersebut tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung di antaranya, ketersediaan pemangku kepentingan yang mendukung, sikap antusias para peserta dan respon positif dari masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi karang taruna dalam menjalankan program-program mereka tidak dapat diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya ide kreatif mereka dalam mengembangkan program organisasi kedepannya. Untuk mengatasi semua tantangan ini, perlu adanya program keberlanjutan yang jelas, seperti pengembangan usaha mandiri yang melibatkan anggota karang taruna dalam kegiatan ekonomi produktif, pelatihan keterampilan berkualitas yang berorientasi pada kebutuhan pasar, serta penciptaan kampanye kesadaran yang dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat. Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, karang taruna tidak hanya akan meningkatkan kapasitas internal mereka, tetapi juga mengikat masyarakat dalam proses pembangunan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua. Pelatihan Manajerial. Kepengurusan Organisasi, dan Kepemimpinan Organisasi sangat berhubungan dengan manajemen dan tata kerja dalam sebuah organisasi, manajemen yang baik akan menghasilkan sebuah tatanan organisasi yang baik,didalam sebuah organisasi bukan hanya sekedar memerlukan manajerial nya saja akan tetapi diperlukan pelaku atau kelompok yang akan mengoptimalisasikan guna mencapai tujuan (Santoso & Putra, 2024. Suryanto, 2. Keterlibatan pemuda-pemudi sangat banyak manfaatnya bukan hanya sebuah perkumpulan remaja daerah saja akan tetapi menjadikan prioritas karang taruna untuk memajukan suatu daerah dan dapat membantu warga masyarakat sekitar yang keadaan nya tidak mengutungkan. diperlukan pendampingan dan pembinaan bagi organisasi karang taruna agar lebih mengetahui tupoksi dan perannya sebagai pemuda daerah yang produktif. sudah kita ketahui bahwa ada harapan besar kepada pemuda sebagai generasi penerus, akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya. Keterlibatan karang taruna dalam sebagai organisasi sosial masyarakat yang berperan untuk menghimpun, menggerakan, dan menyalurkan peran generasi muda dalam pembangunan wilayah, bukan hanya pengetahuan saja akan tetapi dalam sebuah organisasi dibutuhkan struktur kepengurusan demi menunjang organisasi yang lebih baik. Keterlibatan struktur kepengurusan dapat mempermudah proses pengintegrasian pembagian kerja dan jobdesk masing-masing agar berjalan dengan efektif dan efisien. Akan tetapi, perlu diingat bahwa keterlibatan pemuda dalam organisasi juga harus didasarkan atas jiwa kepemimpinan mereka. Hal ini karena kepemimpinan dalam sebuah organisasi ialah penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan sebuah organisasi. Kepemimpinan yeng mampu mempengaruhi bawahannya kepada hal hal yang positif, terlebih lagi dalam kepemimpinan memiliki berbagai macam gaya dalam menyampaikan Kepemimpinan yang baik ialah kepemimpinan yang mampu mengambil keputusan dengan tepat. Pemimpin yang ideal ialah ia yang mampu membawah perkembangan secara berkala kepada bawahannya, pemimpin yang ideal tidak serta merta memiliki kemampuan khusus tertentu tetapi pemimpin yang mampu ssecara cepat dan tanggap dalam memecahkan masalah yang ada dalam organisasi, yang dalam TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul mememecahkan masalahnya memlihat segala aspek yang mempengaruhi sebuah Penting sekali bagi Karang Taruna Desa Banding Anyar untuk dilakukannya pelatihan manajerial, kepengurusan organisasi dan kepemimpinan guna memperkuat kapasitas anggotanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban. Pelatihan ini tidak hanya akan meningkatkan efektivitas pengelolaan organisasi, tetapi juga memungkinkan anggota untuk lebih memahami dinamika kelompok dan cara berinteraksi dengan masyarakat. Keterampilan yang dimiliki nantinya dapat menjadi senjata ampuh bagi anggota Karang Taruna untuk merencanakan program-program yang lebih strategis, mengelola sumber daya dengan lebih efisien, dan menciptakan kontribusi yang nyata bagi Selain itu, pelatihan kepemimpinan akan mempersiapkan anggota untuk mengambil keputusan yang bersifat kreatif, inisiatif dan inovatif sehingga mampu menggugah semangat anggota dalam membangun kerjasama tim yang lebih baik. Hal ini sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang positif dalam organisasi, di mana setiap suara dihargai dan setiap kontribusi dianggap berharga. Dengan demikian. Karang Taruna tidak hanya dapat berfungsi sebagai wadah kegiatan sosial, tetapi juga sebagai pendorong perubahan dan inovasi di lingkungan sekitar. Investasi dalam pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan pemimpin-pemimpin muda yang berkomitmen dan berdaya saing, sehingga dapat menjalankan visi dan misi organisasinya dengan lebih baik dalam jangka panjang. Sangat pentingnya pelatihan manajerial, kepengurusan organisasi dan kepemimpinan bagi Karang Taruna Desa Banding Anyar, ini menjadi alasan tersendiri bagi Tim Pengabdian Universitas Sriwijaya untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan Ternyata, setelah dilaksanakannya kegiatan terbukti terjadi peningkatan pemahaman melalui hasil olah data dari lembar pre-test dan post-test. Hasil oleh data tersebut digambarkan dalam grafik di bawah ini. Tabel 2. Hasil Olah Data Pre-Test Dan Post Test Tentang Pemahaman Pelatihan Manajerial. Kepengurusan Organisasi Dan Kepemimpinan Pertanyaan/indikator pemahaman pelatihan manajerial, kepengurusan organisasi dan kepemimpinan. Pelatihan Manajerial Organisasi Hasil Pre-test (%) Setuju Tidak Setuju Hasil post-test (%) Pemahaman Kepengurusan Organisasi 15,8% 84,2% 57,9% 42,1% Pemahaman Mengenai Kepemimpinan 21,1% 78,9% 73,7% 26,3% Setuju Tidak Setuju 47,4% 52,6% Berdasarkan hasil olah data tabel di atas, sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian, pemahaman mengenai keterlibatan dalam pelatihan manajerial organisasi cenderung 100% menjawab tidak mengetahui. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi pemimpin daerah kedepannya untuk lebih aktif dalam melibatkan komunitas yang biasa ada di suatu daerah yang kita kenal dengan karang taruna. Akan tetapi, setelah itu terbukti ada peningkatan 47,4% setelah remaja diberi pembinaan berupa sosialisasi dan pemahaman materi tentang pengorganisasian. Ketiga Indikator tersebut telah TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul membuktikan bahwa betapa pentingnya penyuluhan atau kegiatan yang serupa agar mendorong pengertahuan peserta tantang maksud dari kepemimpinan itu sendiri. survei yang dilakukan pada kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa materi yang disampaikan memiliki hal cukup berdampak terhadap pemahaman peserta didesa Banding Anyar ini. Pemahaman Pemimpin Dan Manajer. Fungsi Serta Perbedaan Antara Pemimpin Dan Manajer Pemahaman Pemimpin dan Manajer. Fungsi serta perbedaan antara pemimpin dan manajer sangat diperlukan bagi Karang Taruna Desa Banding Anyar untuk menciptakan organisasi yang efektif dan produktif. Selain itu melalui pemahaman ini diharapkan rencana kerja dan semua kegiatan Karang Taruna dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pemahaman yang baik mengenai perbedaan dan fungsi masingmasing Karang Taruna Desa Banding Anyar dapat mengoptimalkan potensi anggotanya, meningkatkan kolaborasi, serta mendorong partisipasi aktif dalam berbagai program sosial dan kegiatan pengembangan masyarakat. Hal ini akan mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera, sekaligus memperkuat peran Karang Taruna sebagai agen perubahan di desa. Pentingnya pemahaman tersebut telah menjadi indikator penting dalam kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian. Selaras dengan itu, melalui survei dan olah data hasil penelitian pada pengabdian yang dilakukan di desa Banding Anyar pada hari sabtu, 28 Agutus 2022 lalu. Tim pengabdian melakukan survey terlebih dahulu sebelum penyampaian materi, hasil ditemukan bahwa banyak peserta yang tidak mengetahui mengenai pemimpin dan manajer, fungsi serta perbedaan antara pemimpin dan manajer. Hasil ini dapat dilihat dalam tabel berikut. Tabel 3. Hasil Olah Data Pre-Test Dan Post Test Tentang Pemahaman Pemimpin Dan Manajer. Fungsi Serta Perbedaan Antara Pemimpin Dan Manajer Pertanyaan/indikator Pemimpin dan Manajer. Fungsi serta perbedaan antara pemimpin dan Hasil Pre-test (%) Setuju Tidak Setuju Hasil post-test (%) Pemahaman mengenai pemimpin dan Pemahaman fungsi pemimpin dan Pemahaman perbedaan antara pemimpin dan manajer 10,5% 89,5% 80% Setuju Tidak Setuju 10,5% 89,5% 57,9% 31,6% 5,3% 94,7% 63,2% 36,8% Tabel di atas telah membuktikan bahwa 89,5% peserta tidak mengetahui . ilihat dari kolom jawaban tidak setuj. perbedaan pengertian dari Pemimpin dan Manajer, namun setelah kegiatan dilakukan pemahaman peserta mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 80% peserta bisa membedakan antara pemimpin dan manajer. Hal ini berarti para peserta mampu memahami dari penyampaian materi yang diberikan, serta berdampak signifikan bagi peserta peserta. Apabila kita korelasika dengan indikator ke dua yaitu fungsi pemimpin dan manajer, tim pengabdian menemukan hasil bahwa para TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. 4 NO. JULI 2025 Pelatihan Dan Pendampingan Manajemen Organisasi Kepemudaan Desa Guna Mendorong Produktivitas Organisasi Karang Taruna Di Desa Banding Anyar Kabupaten Ogan Komering Ilir Judul pemuda disana masih ada yang belum memahami fungsi dari pemimpin dan manajer itu Dari hasil survey yang diberikan, didapatkan bahwa 89,5 % peserta belum mengetahui masih belum mengetahui. Selanjutnya setelah materi tersebut disampaikan angka minimnya pemahaman peserta terkait hal tersebut menurun sehingga pemahaman siswa menjadi 57,9%. Terkahir. sebelum diberikannya materi mengenai kepemimpinan, data menunjukkan 94,7% dari peserta yang tidak mengetahui perbedaan dari fungsi pemimpin dan manajer. Akan tetapi, setelah dilakukan penyampaian materi dan diskusi, jumlah peserta yang tidak memahami perbedaan fungsi pemimpin dan manajer berkurang menjadi 36,8%. Hasil pengukuran tersebut telah menunjukan bahwa terjadi perubahan yang cukup signifikan karena peserta dapat mengetahui tentang pemimpin dan manajer, fungsi serta perbedaan antara pemimpin dan manajer yang sebenarnya. SIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Banding Anyar. Kecamatan Kayu Agung. Kabupaten Ogan Komerin Ilir telah menunjukan bahwa terdapat banyak sekali dalam memberikan manfaat yang signifikan. Hal ini dapat terlihat dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan oleh tim pengabdian yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai manajemen organisasi, kesadaran akan pentingnya manajemen organisasi dan partisipasi aktif peserta dalam kegiatan pelatihan manajerial organisasi. Terdapat beberapa faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini, seperti metode pelatihan yang terencana dengan baik, partisipasi aktif peserta dan dukungan dari kepala desa dan masyarakat Desa Banding Anyar. Namun, terdapat juga faktor penghambat yang perlu diperhatikan, seperti tantangan dalam menjaga minat dan keterlibatan aktif para anggota karang taruna dalam meningkatkan produktivitas kinerja organisasi Karang Taruna Desa Banding Anyar. Guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan efektivitas kegiatan pengabdian masyarakat di masa depan, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh dan dukungan penuh dari pemerintah, komunitas, sekolah dan masyarakat agar dapat diwariskan ke genarasi yang aka datang. UCAPAN TERIMA KASIH Publikasi artikel ini dibiayai oleh Anggaran DIPA Badan Layanan Umum Universitas Sriwijaya Tahun Anggaran 2022. SP DIPA-023. 677515/2022, tanggal 13 Desember Sesuai Rektor Nomor 0006/UN9/SK. LP2M. PM/2022 tanggal 15 Juni 2022. DAFTAR PUSTAKA