TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Volume 1 Nomor 3 September 2024 e-ISSN : x-x, dan p-ISSN : x-x. Hal. DOI : a Available online at : https://ibnusinapublisher. org/index. php/TADHKIRAH Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara Shelfiya Anjani UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Indonesia Alamat: Jalan Gajayana 50. Dinoyo Malang Korespondensi penulis : shelfiyaanjani0910@gmail. Abstract. Broadly speaking, there are three theories about the arrival of Islam to Indonesia, namely the Gujarat theory, the Arabic theory and the Persian theory. The arrival of Islamto various regions in Indonesia did not occur Likewise, the various regions and kingdoms he visited had opposing socio-cultural and political Historians agree that Sumatra was the region where Islam first visited. The word wali songo is a combination of "wali" and "songo". The word wali is a form of the word waliyullah and comes from Arabic which means someone who loves and is loved by Allah. Then songo comes from Javanese which means nine. With this, wali songo is interpretedas wali nine, namely nine people who love and are loved by Allah SWT. Wali Songo has had a big influence in various fields in the process of spreading Islamic teachings in Indonesia, especially in Java. These fields include education, politics and da'wah. Keywords: Islam. Indonesia. Walisongo Abstrak. Secara garis besar ada tiga teori tentang datangnya islam ke Indonesia, yaitu teoriGujarat, teori Arab, dan Teori Persia. Datangnya islam ke berbagai wilayah di Indonesiasecara tidak bersamaan. Begitu juga berbagai daerah dan kerajaan yang didatanginya memiliki kondisi sosial budaya dan politik yang berlawanan. Para ahli sejarah setuju bahwa Sumatera merupakan wilayah yang didatangi islam untuk pertama kalinya. Kata wali songo merupakan gabungan antara AuwaliAy dan AusongoAy. Kata wali adalah bentuk kata dari waliyullah dan berasal dari bahasa arab yang artinya orang yang mencintai dan dicintai allah. Kemudian songo asalnya dari Bahasa Jawa yang artinya sembilan. Denganini, wali songo diartikan wali sembilan, yaitu sembilan orang yang mencintai sekaligus dicintai oleh Allah SWT. Wali Songo sangat membawa pengaruh besar di berbagai bidang dalam proses menyebarkan ajaran islam di Indonesia terutama di tanah Jawa. Adapun bidang-bidang tersebut antara lain adalah bidang pendidikan, politik, dandakwah. Keywords: Islam. Indonesia. Walisongo PENDAHULUAN Islam menjadi agama yang diyakini oleh sebagian besar penduduk Indonesia hingga saat ini. Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari sejarah awal mula masuknya islam ke Indonesia dan juga disertai dengan tokoh-tokoh besar yang sangat berpengaruhdalam proses perkembangan islam yang bisa tersebar luas begitu cepat. Islam masuk ke Indonesia berawal dari pedagang-pedagang muslim sejak abad ke-7 M yang kemudian berangsur-angsur menyebar ke seluruh wilayah nusantara yang kemudian juga mendirikan kerajaan-kerajaan islam yang mana sebelumnya menganut agama Hindu- Budha. Hal tersebut juga tidak terlepas dari perjuangan walisongo yang mana dengan berbagai strategi dakwahnya, banyak masyarakat yang kemudian memeluk agama islam. Received : Juni 20, 2024. Revised : Juli 07, 2024. Accepted: Juli 21, 2024. Online Available : Juli 23, 2024 * Shelfiya Anjani, shelfiyaanjani0910@gmail. Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara Wali songo merupakan orang-orang yang sangat berjasa dalam bedakwah untuk menyebarkan ajaran islam di wilayah Jawa dan memprakasai berdirinya suatu kerajaan islam. Dakwah merupakan kegiatan dalam penyampaian pesan-pesan agama dan telah menjadi bagian penting dari kehidupan dan dinamika bangsa Indonesia. Agar terciptanyagerakan dakwah yang sukses, maka strategi yang terencana dengan baik sangatlahpenting. Adapun beberapa strategi dakwah yang digunakan dalam rangka menyebarkan ajaran islam di Indonesia agar dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat antara lain,yaitu perdagangan, perkawinan, tasawwuf, pendidikan, dan kesenian. METODE PENELITIAN Penelitian yang dilakukan ini disebut dengan penelitian kualitatif yang menggunakan library research, yaitu data-datanya diperoleh melalui dokumen-dokumenpenting seperti buku, artikel, dan lain sebagainya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam tentang proses masuknya peradaban islam ke Indonesia serta menganalisis peran walisongo dalam proses islamisasi Nusantara khususnya di Pulau Jawa. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses Masuknya Islam di Indonesia Teori Masuknya Islam ke Indonesia Secara singkat, situasi dan kondisi tentang masuknya islam ke Indonesia pada zaman dahulu membuat para ahli sejarah memunculkan berbagai teori. 1 Secara garis besar ada tiga teori terkait dengan datangnya islam ke Indonesia. Semua teori itu menginformasikan terkait permasalahan waktu, asal, dan juga sosok yang menyebarkan ajaran islam ke Indonesia. Teori Gujarat Menurut teori Gujarat, islam datang ke wilayah Indonesia sejak abad ke- 13 oleh orang-orang dari Gujarat. India. Teori tersebut didasarkan oleh: Beberapa orang-orang arab dalam menyebarkan islam dinilai masih kurang. Telah lamanya hubungan perdagangan antara India dengan Indonesiamelalui jalur Indonesia-Cambay-Timur Tengah-Eropa. Ditemukannya batu nisan Malik Al-Shaleh yang merupakan SultanSamudra Pasai pada tahun1297 yang beciri khas Gujarat. TADHKIRAH - VOL. NO. 3 SEPTEMBER 2024 p-ISSN : x-x, e-ISSN : x-x. Hal 37-48 Teori ini didukung oleh Snouck Hurgronye. WF Stutterheim dan Bernard Vlekke. Hal ini juga berdasarkan dari kesaksian Marcopolo dari Italia yang pernah datang ke perlak pada tahun 1292. Dia bercerita bahwasannya diperlak telah banyak dijumpai masyarakat yang beragama islam dan kebanyakan yang menyebarkan ajaran islam adalah pedagang islam dari India. Teori Arab Teori Arab adalah teori baru yang lahir yang dijadikan untuk menyanggah teori sebelumnya, yaitu teori Gujarat. Menurut teori ini, islam datang ke Indonesia pada abad ke-7 dan yang membawanya berasal dari Arab. Adapun dasar teori tersebut, yaitu : Sejak abad ke-7 tepatnya di tahun 674 sudah ditemui beberapa kampung islam (Ara. di pantai Sumatera bagian barat. dengan pertimbangan bahwa pada abad ke-4 pedagang Arab telah mendirikan sebuah kampungdi Kanton. Hal tersebut sesuai dengan keterangan di China. Kerajaan samudra pasai mengikuti aliran madzhab syafiAoi, yang mana mesir dan mekkah merupakan pengaruh terbesar madzhab syafiAoi. sedangkan Gujarat merupakan pengikut madzhab Hanafi. Para raja Samudra pasai memakai gelar al-malik, yang mana gelar tersebut asalnya dari Mesir. Teori ini didukung oleh hamka, van leur dan T. Arnold. Mereka berpendapat bahwasannya sejak abad ke-13 telah didirikan kekuasaan politik, maka dari itu islam masuk ke Indonesia telah terjadi jauh sebelumitu, yaitu tepatnya pada abad ke-7 dan bangsa arab sendirilah yang telah ikut berkontribusi besar terhadap islamisasi Nusantara. Teori Persia Teori Persia berpendapat bahwasannya datangnya islam ke Indonesia sejak abad ke-13 di Sumatra dan dibawa oleh orang-orang dari Persia. Adapun dasar teori tersebut ialah adanya persamaan antara budaya islam Indonesia dengan budaya yang ada di Persia seperti : Wafatnya hasan dan husein diperingati setiap tanggal 10 muharrom atau asyura. Peringatan ini sangat di junjung oleh aliran syiah/ islam iran. Peringatan itu dikenal dengan upacara tabuik/ tabut di Sumatra barat dan ditandai dengan pembuatan bubur syuro di Pulau Jawa. Adanaya persamaan al-hallaj, yaitu ajaran sufi yang diikuti oleh syaikh siti Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara jennar dan sufi dari iran. Pengejaan huruf-huruf arab sebagai tanda-tanda bunyi harokat menggunakan bahasa Iran. Menurut penulis, dengan adanya teori-teori tersebut, penulis lebih meyakini pada teori arab, yaitu islam mulai datang ke Indonesia pada abad ke-7 dan yang membawanya berasal dari arab, karena dalam teori ini menjelaskan waktu datangnya islam ke Indonesia yang paling awal daripadateori-teori yang lain. Selain itu hal ini diperkuat dengan adanya bukti bahwasannya sudah dijumpai perkampungan islam di pantai sumatera bagianbarat sejak abad ke-7 tepatnya di 674 M, dan kerajaan pertama di Indonesia yaitu Samudra Pasai mengikuti madzhab syafiAoi, yaitu madzhab yang paling besar yang diikuti oleh mayoritas penduduk Mekkah dan Mesir , selain itu para raja Samudra Pasai menggunakan gelar yang berasal dari Mesir, yaitu gelar almalik. Proses Masuknya Islam di Indonesia Kronologi masuknya islam Dalam proses islamisasi di Nusantara terdapat beberapa macam cara yang dilakukan para pedagang muslim sehingga ajaran islam dapat tersebar luas. Diantara cara-cara tersebut adalah : Perdagangan Pada abad ke-7 hingga 16 masehi, sudah terjadi lalu lintas perdagangan. Hal tersebumenjadi kesempatan yang berharga bagi para pedagans muslim untuk menyebarkan islam. Mereka melakukannya dengan mendirikan beberapa masjid. Perkawinan Jalur perkawinan juga termasuk cara yang dilakukan para pedagang muslim dalam menyebarkan islam. Jika dipandang dari sudut ekonomi tentunya mereka memiliki kekayaan yang cukup baik, sehinggaketurunan bangsawan ingin menikah Bersama mereka. Sebelum proses pernikahan mereka meminta seseorang yang akan dinikahinya untukmemeluk agama islam dahulu. Hal tersebut menjadikan mereka mendapatketurunan sehingga bisa mendirikan perkampungan muslim dan juga berbagai kerajaan islam. Diantara para pedagang yang menikah dengan keturunan bangsawan adalah Sunan Ampel dengan Nyai Manila. Sunan Gunung Jati dengan Kawungten. Dengan metode ini, tentunya proses islamisasi di Nusantara dapat menyebar ke berrbagai penjuru dengna cepat. Tasawwuf TADHKIRAH - VOL. NO. 3 SEPTEMBER 2024 p-ISSN : x-x, e-ISSN : x-x. Hal 37-48 Orang-orang di Indonesia waktu itu sangat lekat dengan ajaran penyembuhan dan magis. Sama halnya dengan yang diterapkan ilmuan- ilmuan sufi yang mengajarkan ilmu tasawwuf. Jadi masyarakat Indonesiasudah merasa tidak asing lagi. Adanya kesamaan antara ajaran hindu- budha yang sudah ada dengan ajaran tasawwuf membuat mereka menerima ajaran agama dengan mudah, seperti yang diajarkan oleh SunanPanggung di Jawa. Pendidikan Ajaran-ajaran yang diajarkan oleh guru-guru agama ataupun kyai di berbagai pondok pesantren, yang mana nantinya setelah santri-santri menerima ilmu-ilmu yang telah diajarkan, mereka akan pulang ke tempatnya masing-masing dan mengajarkan ilmu-ilmu yang telahdiperoleh begitu juga hingga seterusnya. Kesenian Waktu itu dikenal dengan kesusastraan Melayu Klasik yang dinamakan genre-genre, yang mana itu merupakan pusat kesenian melayudi Indonesia pada saat itu, sehingga dengan kesenian, islam juga dapat tersebar di Nusantara. Politik Masyarakat di Maluku. Sulawesi Selatan memeluk agama islam setelah mengetahui rajanya mempercayai agama islam, berbagai kerajaanislam berupaya untuk dapat menguasai kerajaan yang bukan islam pada waktu itu, sehingga secara politik banyak yang mengajak masyarakat non islam berpindah menjadi Datangnya islam ke beberapa wilayah di Indonesia secara tidak secara Begitu juga berbagai kerajaan dan daerah yang didatanginya memiliki kondisi sosial budaya dan politik yang berlawanan. Para ahli sejarah setuju bahwa daerah yang didatangi islam untuk pertama kalinya adalah Sumatra. Islam datang ke Indonesia untuk pertama kalinya di daerah pesisir Sumatra, yaitu pada abad ke-12 ke Barus. Aceh, dan Pasai hingga abad ke-14 yangberkembang pesat di abad ke-15 hingga abad ke-16 M. dengan ditemukannya adanya batu nisan Sultan Malik al-Shaleh sekitar tahun 1297, dapat dipastikan bahwasannya tidak mungkin seorang raja islam bisa berkuasa tanpa kerajaan danrakyatnya yang telah menganut agama islam dan mendukungnya. Selanjutnya islam berkembang ke wilayah Jawa. Beberapa sejarawan mengatakan bahwa sebuah bangsa yang baru saja muncul di Pantai barat semenanjung melayu, yaitu Malaka merupakan jalur masuknya islam ke tanah Jawa. Islam Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara berkembang mulai dari Jepara. Tuban, dan Gresik pada abad ke-14. Islam menyebar di Jawa mulai dari masyarakat bawah hingga ke masyarakat atasdan berawal dari pesisir utara Jawa yang menyusup ke pedalaman secara bertahap. Kemudian islam berlanjut ke wilayah Ternate dan Tidore pada abad ke-14. Dan Raja Marhum adalah raja ternate yang pertama masuk islam dan diislamkan oleh Maulana Husein yang merupakan ulamaAo dari Jawa. Di Cirebon, datangnya islam dimulai sejak datangnya datuk Khafi yang membentuk perkampungan Batuampar. Gunung Jati. Pada tahun 1447, usaha ini diteruskan oleh pangeran Walangsang yang merupakan murid Syekh Datuk Khafi, yang memperluas perkampungan tersebut hingga ke Kebun Pesisir Lemah Wungkuk. Daerah tersebut nantinya yang akan menjadi kota Cirebon. Datangnya islam ke Banten dipengaruhi oleh Sunan Gunung Jati yang menjadikan putranya sebagai raja pertama di Banten, yaitu Maulana Hasanuddin sejak seperempat awal abad ke-16. Pada saat itu islam datang serta menguasai bandar penting kerajaan sunda di tahun 1527. Datangnya islam ke Sulawesi Selatan dikarenakan wilayah ini merupakan daerah transit dan penghubung pusat perdagangan di Malaka. Jawa, dan Ternate pada masa pemerintahan Raja Tunipalanga . di kerajaan Gowa. Datangnya islam ke Kalimantan selatan terjadi karena Raden Samudra yang dibantu oleh ulama penghulu demak berhasil memperebutkan kerajaan Banjar dan akhirnya Raden Samudra dapat memerintah kerajaan Bandar pada tahun 1550. Datangnya islam ke Kalimantan Timur menurut hikayat kutai bahwasannya pada masa pemerintahan Raja Mahkota, datanglah dua orang mubaligh. Dua orangitu bernama tuan Dato ri Bandang dan Tuan Tanggung Parangan yang sebelumnyamereka telah mengislamkan Sulawesi Selatan. Raja Mahkota dan masyarakat Kutai perkiraan masuk islam pada 1575. Dengan demikian, dapat diketahui bahwasannya seluruh wilayah Nusantara telah menerima ajaran islam. Walaupun dengan cara yang berbeda-beda. Peran Wali Songo dalam Proses Islamisasi Nusantara . Mengenal Sosok Wali Songo Kata wali songo berasal dari gabungan antara AuwaliAy dan AusongoAy. Kata wali adalah bentuk dari kata waliyullah dan berasal dari bahasa arab yang artinya orang yang mencintai dan dicintai allah. Kemudian songo asalnya dari Bahasa Jawa yang artinya sembilan. Dengan ini, walisongo diartiakan wali sembilan, yaitu sembilan TADHKIRAH - VOL. NO. 3 SEPTEMBER 2024 p-ISSN : x-x, e-ISSN : x-x. Hal 37-48 orang yang mencintai sekaligusdicintai oleh Allah SWT. Salah satu faktor pendukung yang menyebabkan islam semakin berkembang adalah setelah para raja di berbagai kerajaan masuk islam yang tentunya tak lepas dari perjuangan walisongo. Dalam menyebarkan ajaran islam, walisongo tetap mengutamakan hikmah kebijaksanaan sehingga masyarakat dapat menerima ajarannya dengan baik tanpa adanyapaksaan maupun kekerasan. Wali songo merupakan tokoh-tokoh yang sangat berjasa dalam menyebarkan ajaran islam di wilayah Jawa dan memprakasai berdirinya suatu kerajaan islam. Mereka tinggal di pesisir utara jawa mulai awal abadke-15 hingga pertengahan abad ke-16, pada tiga wilayah penting, yaitu di Jawa Timur yang meliputi SurabayaGresik-lamongan, di Jawa Tengah meliputi Demak-Kudus-Muria, dan Cirebon di Jawa Barat. Mereka merupakan intelektual sebagai pembaharu masyarakat pada Mereka mengenalkan berbagai bentuk peradaban baru seperti bercocok tanam, kesehatan, niaga, keseniaan dan kebudayaan, bahkan kemasyarakatan hingga Mereka memperoleh gelar susuhanan . , yakni sebagai pelayan dan penasehat raja. Mereka berdakwah secara tekun dan pengertian terhadap kondisi masyarakatJawa waktu itu. Adapun yang termasuk wali songo tersebut, yaitu : Sunan Gresik Beliau memiliki nama asli Maulana Malik Ibrahim dan berasal dari keturunan dari Ali Zainal Abidin al-Husein. Beliau berasal dari Maghribi. Afrika Utara. Beliau mendapat gelaran Maulana Maghribi,Syekh Maghribi, dan Sunan Gresik setelah mendedikasikan dirinya keGresik. Jawa Timur. Beliau datang ke Indonesia untuk menyebarkan ajaran islam pada masa Kerajaan Majapahit tepatnya di tahun 1379 MBeliau datang bersama dengan Raja Cermin. Beliau wafat dan dimakamkan di Gresik pada tahun 1419 M. Sunan Ampel Beliau dilahirkan tahun 1401 M, dengan nama kecilnya Raden Rahmat. Beliau merupakan putra dari Raja Campa. Beliau menikah dengan putri Tuban, yaitu Nyai Ageng Manila dan dikaruniai 4 putra, yaitu Maulana Makhdum Ibrahim (Sunan Bonan. Syarifudin (SunanDraja. Putri Nyai Ageng Maloka. Dewi Sarah (Istri Kalijag. Beliau berperan dalam pendirian Masjid Demak pada tahun 1479. Beliau merupakan penerus perjuangan Sunan Gresik yang sangat ahli. Beliau terkenal dikarenakan keahliannya dalam berdakwah dengan mengarang syair yang mana Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara memakai berbagai ide dan budaya lokal. Dalam mengajarkan ilmunya, selain mengajarkan ilmu syariat, beliau juga mengajarkan ilmu tarekat dan hakikat, seperti ilmu tasawuf menurut ajaran tarekat Nasqsyabandiyah. 11 Sunan ampel juga mendirikan pesantren pertama yang bertempat di Surabaya tepatnya di Ampel Delta. Banyak para pemuda yang dididik di pesantren ini dan kemudian disebarkan ke seluruh tanah Jawa. Sunan Bonang Beliau merupakan putra pertama dari Sunan Ampel, dengan nama kecilnya Maulana Makhdum Ibrahim atau Raden Makhdum. Nama Bonang dikenal karena beliau sering menggunakan semacam gong kecil atau gamelan bonang dalam menyebarkan ajaran islam. Gamelan bonang tersebut beliau gunakan dalam kesenian untuk mendapatkan perhatian masyarakat sekitar yang pada saat itu masih menganut agama Hindu. Beliau terkenal karena dakwahnya dengan menggunakan wayang, menyempurnakan instrument gamelan dan berbagai tembang seperti tembang bonang, kenong, kempul, macapat,dan suluk . Sunan Drajat Beliau merupakan putra dari Sunan Ampel dengan nama kecilnya Syarifudin atau Raden Qasim. Beliau hidup di akhir masa Kerajaan Majapahit sekitar pada tahun 1478. Beliau datang membela nasib rakyat yang tertindas pada masa krisis sosial dan kekacauan dalam politik. Beliau membantu Raden Patah dalam mengelola masjid demak. Beliau menyeimbangkan antara jasmani rohani, lahiriah dan bathiniah, dunia dan akhirat agar dapat hidup bahagia. Sunan Kalijaga Beliau dikenal oleh masyarakat Jawa sebagai Guru Suci ing TanahJawi. Beliau memiliki keahlian menyebarkan ajaran islam secara sangat bijaksana, yaitu berdakwah menggunakan tiga prinsip, yaitu momor, momot, dan momong. Momor artinya siap bergaul, berteman, bersahabat dengan tidak memandang status sosial dan kedudukan seseorang. Momot artinya siap menerima masukan dari masyarakat. Momong artinya siap membimbing, mengasuh, dan Karena anak belum bisa mengurus dirinya sendiri. Sunan Kalijaga dikenal sebagai wali yang menghargai seni dan budaya yang ada di nusantara. Sunan Kalijaga mengakomodasi berbagai kesenian dan tradisi yang telah ada lebih dahulu di Jawa sebelum datangnya Islam. Prinsip dakwah yang dimiliki TADHKIRAH - VOL. NO. 3 SEPTEMBER 2024 p-ISSN : x-x, e-ISSN : x-x. Hal 37-48 sunan kalijaga berhasil berkembang hingga ke seluruh daerah Jawa. Beliau memiliki putra yang mana salah satunya adalah Sunan Muria. Sunan Giri Beliau dilahirkan pada tahun 1365, dengan nama kecilnya Jaka Samudra. Beliau merupakan putra dari Maulana Ishak yang berasal dari Pasai dan Sekardhadu, yakni putri dari Raja Blambangan Prabu Minak sembuyu (Jawa Timu. Saat remaja Suna Giri mencari ilmu dengan berguru kepada Sunan Ampel, kemudian menyebarkan agama di wilayah Giri. Jawa Timur. Beliau wafat pada tahun 1428. Sunan Kudus Beliau memiliki nama kecil JaAofar Shaddiq, pada saat telah dewasabeliau memperoleh gelar Sunan Kudus, menyebarkan ajaran islam diwilayah kudus. Jawa Tengah. Beliau merupakan putra dari Raden Utsman Haji yang mendapat gelar Sunan Ngundung di Jipang. Panolan. Blora. Beliau juga memiliki nasab hingga ke Husein bin Ali. Beliau menjadi terkenal karena sering berdakwah dengan mengarang sastra jawa-islam. Karena kecerdasannya dalam berbagai ilmu, beliauakhirnya dijuluki sebagai waliyul Aoilmi. Diantara ilmu yang beliau kuasai adalah seperti ilmu ushul al-Hadits. Tafsir al-QurAoan, ilmu Fiqh. Sastra dan Manthiq. Dan pada akhirnya di tahun 1550 beliau wafat dan dimakamkan di daerah kudus. Sunan Muria Beliau memiliki nama kecil Raden Umar Said. Raden Said dan juga Raden Prawata. Beliau adalah salah seorang putra Sunan Kalijaga dan Dewi Sarah. Beliau menikah dengan Dewi Sujinah yangmerupakan kakak kandung dari Sunan Kudus. Karena beliau menyebarkan ajaran islam di sekitar daerah Gunung Muria dan beliaujuga karena beliau dimakamkan disana, akhirnya beliau mendapatkangelar Sunan Muria. Diantara karya-karya Sunan Muria yang paling terkenal adalah berbagai lagu jawa-islam. Tembang Kinanthi dan Tembang Sinom. Beliau berpengaruh besar sampai saat ini, sampai sekarang pada waktuwaktu tertentu masih ramai orang yang mengharap keberkahan di makam Sunan Muria. Sunan Gunung Jati Beliau memiliki nama lain, yaitu Fathahillah. Falatehan. Syarif Hidayatullah. Syekh Nuruddin Ibrahim Ibnu Maulana Ismail. Said Kamil. Beliau Masuknya Peradaban Islam ke Indonesia dan Peran Walisongo dalam Proses Islamisasi Nusantara lahir di Pasai. Aceh. Ketika sudah dewasa beliau mencari ilmu ke mekkah, kemudian mendedikasikan diri di Demak pada masa Sultan Trenggana . Kemudian beliau dikawinkan dengan Putri Demak, yaitu adik Sultan Trenggana. Pada masa itu Banten sedang dikuasai oleh Portugis. Sultan Trenggana menyuruh Syarif Hidayatullah untuk mengusir Portugis dari daerah Banten pada tahun 1527. Karena jasanya dapat mengusir Portugis dari daerah Banten, beliau diberikan kedudukan dan kekuasaan di Banten dan Cirebon. Beliau memiliki anak bernama Hasanuddin yang memerintah di Banten, sedangkan beliau sendiri memerintah di Cirebon. Beliau diberi gelar Sunan Gunung Jati karena saat beliau wafat dimakamkan di Gunung Jati . Pengaruh Wali Songo dalam Penyebaran Islam Sosok walisongo telah diakui sebagai tokoh ulama besar serta pemberi sumbangsih keteladanan yang baik, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Walisongo tidak memaksa untuk menghapus atau menghilangkan tradisi yang sudah ada sebelumnya, namun mereka menyesuaikan tradisi yang ada dengan syariat islam. Para walisongo memiliki metode yang sangat bijak dalam berdakwah, beliau tidak mengajarkan islam secara instant atau tidak langsung. Mereka merumuskan strategi jangka Panjang terlebih dahulu. Dan tentunya dibutuhkan ketekunan dan juga Wali Songo sangat membawa pengaruh besar di berbagai bidang dalam proses islamisasi Nusantara khususnya di Tanah Jawa. Diantara bidang-bidang tersebut adalah sebgai berikut : Bidang Pendidikan Dalam hal ini, dapat dilihat dari aktivitas Wali Songo dalammendirikan Pesantren, salah satunya sunan ampel, beliau mendirikan pesantren di Ampel Denta yang mana pesantren tersebut berada di dekat Surabaya dan merupakan pusat penyebaran ajaran islam yang pertama di daerah Jawa. Disinilah beliau melatih berbagai pemuda menjadi kader, yang selanjutnya disebar di berbagai daerah di pulau jawa. Bidang politik Ketika masa perkembangan dan pemerintahan berbagai kerajaan islam. Wali Songo juga membawa pengaruh yang sangat besar. Sebagian dari walisongo ada yang diutus untuk menjadi penasehat raja maupun raja, yakni Sunan Gunung Jati. Selain itu Sunan Ampel terjalin hubungan yang dekat TADHKIRAH - VOL. NO. 3 SEPTEMBER 2024 p-ISSN : x-x, e-ISSN : x-x. Hal 37-48 dengan kerajaan majapahit, sehingga penyebaran islam tidak menjadi hambatan bahkan penguasa kerajaanmerestuinya. Bidang dakwah Para Wali Songo berdakwah dengan berpindah mengelilingi suatu tempat ke tempat yang lain. Sunan muria selalu berkunjung ke berbagai pelosok desa. Adapun peninggalan dari walisongo yangpaling bersejarah dan sangat berharga adalah masjid demak, karena masjid demak melibatkan hampir semua walisongo dalam pendiriaannya. Para walisongo berdakwah dengan media kesenian, seperti wayang dan syair dari lagu gamelan yang berisikan berbagai pesan KESIMPULAN Datangnya islam ke Indonesia tidak secara bersamaan, namun islam datang ke Indonesia secara bertahap mulai dari satu pulau ke pulau lainnya yang kemudian dapat meluas keseluruh Nusantara dan hingga sekarang islam menjadi mayoritas agama terbesar di Indonesia. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari perjuangan beberapa tokoh besar terdahulu seperti Walisongo. Wali Songo sangat membawa pengaruh besar di berbagai bidang dalam islamisasi Nusantara terutama di tanah Jawa. seperti halnya di bidang politik, dakwah, dan pendidikan. Dengan berdirinya pesantren merupakan salah satu kesuksesan yang dapat tercapai dalam bidang pendidikan dan hingga sekarang banyak pesantren yang didirikan di Indonesia dalam rangka meneruskan perjuangan tokoh-tokoh besar terdahulu sekaligus menyebarkan ajaran islam. DAFTAR PUSTAKA