Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK GURUGURU SMP NEGERI 32 BANDAR LAMPUNG Fransisca S. Dedi1. Frieska Maryova Rachmasisca2. Wawat Suryati3. Tri Kurnia Wati4. Muhammad Ibrahim5 STKIP PGRI Bandar Lampung fransisca@stkippgribl. id, 2yova041188@gmail. com, 3wawatsuryati@gmail. trikurnia02@gmail. com, 5ibrahimbaim@gmail. Abstrak: Proses belajar mengajar di sekolah menjadi tombak utama siswa dan guru dalam berkolaborasi untuk mewujudkan pembelajaran yang baik. Komponen lain dalam pembelajaran adalah media yang merupakan alat bantu guru dalam menyampaikan materi ajar agar dapat menciptakan belajar yang menarik dan membangun minat siswa dalam menerima pembelajaran serta tujuan pembelajaran akan segera terwujud. Media pembelajaran adalah alat teknologi yang membawa pesan sehingga dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Media selain berfungsi untuk menyampaikan pesan, media juga berfungsi untuk memudahkan interaksi antara siswa dan guru dalam Kegiatan ini bertema tentang pendampingan pembuatan media pembelajaran di SMP Negeri 32 Bandar Lampung yang dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 17 bulan September tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari, dimulai pukul 08. 00 sampai dengan 15. 00 dengan waktu istirahat pukul 12. 00 sampai Peserta kegiatan ini adalah guru-guru SMP Negeri 32 Bandar Lampung. Dengan adanya kegiatan ini guru dapat memanfaatkan media dengan baik sehingga pembelajaran di sekolah dapat terlaksana sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin Kata Kunci: Media, pembelajaran Abstract: The teaching and learning process in schools is the main spearhead for students and teachers in collaborating to realize good learning. Another component in learning is the media that helps teachers in conveying teaching material in order to create interesting learning and build students' interest in receiving learning and learning objectives will soon be realized. Learning media is a technological tool that carries messages so that it can be used for learning purposes. Apart from its function to convey messages, media also functions to facilitate interaction between students and teachers in This activity has a theme regarding assistance in making learning media at SMP Negeri 32 Bandar Lampung which will be held on Monday 17 September 2024. This activity will last for 1 day, starting at 08. 00 to 15. 00 with a break from 12. 00 to The participants in this activity were teachers at SMP Negeri 32 Bandar Lampung. With this activity, teachers can make good use of media so that learning at school can be carried out in accordance with the learning objectives to be achieved. Keywords: Media, learning Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran untuk Guru-Guru SMP Negeri 32 Bandar Lampung PENDAHULUAN Proses belajar mengajar di sekolah menjadi tombak utama siswa dan guru dalam berkolaborasi untuk mewujudkan pembelajaran yang baik. Kompoen lain dalam pembelajaran adalah media yang digunakan guru dalam mengajar. Media merupakan alat bantu guru dalam menyampaikan materi ajar agar dapat menciptakan belajar yang menarik dan membangun minat siswa dalam menerima pembelajaran serta tujuan pembelajaran Media pembelajaran adalah alat teknologi yang Sanaky . menyatakan media pembelajaran adalah sarana pendidikan yang dapat digunakan efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pengajaran. Dengan kata lain, media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara pengajar dan pembelajar dalam proses pembelajaran di kelas. Untuk itu, media pembelajaran yang akan digunakan harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Media menurut Azhar . 4: . , media pendidikan adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Untuk itu kalau tidak menggunakan media akan menyulitkan guru untuk menyampaikan pesan yang harusnya tersampaiakn dengan cepat kepada peserta didik. Media selain berfungsi untuk menyampaikan pesan, media juga berfungsi untuk memudahkan interaksi antara siswa dan guru dalam berkolabrasi. Fungsi media dalam proses pembelajran menurut Daryanto . 6: . , adalah sebagai berikut: . Menyaksikan benda dan makhluk hidup yang ada di masa lampau, sukar didapat dan sukar diamati secara langsung, . Mendengar suara yang sukar ditangkapmdengan telinga secara langsung, . Mengamati peristiwaperistiwa yang jarang terjadi atau terjadi di masa lampau, . Dengan mudah membandingkan sesuatu, . Dapat melihat secara cepat suatu proses yang sebaliknya, . Mengamati gerakangerakan mesin/alat yang sukar diamati secara langsung, . Melihati bagianbagian yang tersembunyi dari suatu alat, . Dapat menjangkau audien yang besar jumlahnya dan mengamatyi suatu objek secara serempak, . Dapat belajar sesuai dengan kemampuan, minat dan temponya masing-masing. Penggunaan bermanfaat sekali dalam pembelajaran. Suwarna, dkk. mengemukakan manfaat media pembelajaran secara khusus adalah sebagai berikut. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan. Guru mungkin beraneka ragam mengenai suatul Melalui media, penafsiran yang beragam ini dapat direduksi, secara seragam. Proses pembelajaran menjadi lebih Media menyampaikan informasi yang dapat didengar . dan dapat dilihat . , sehingga dapat mendeskripsikan prinsip, konsep, proses, maupun prosedur yang bersifat abstrak dan tidak lengkap menjadi lebih jelas dan lengkap. Proses pembelajaran menjadi lebih Jika dipilih dan dirancang dengan benar, maka media dapat melakukan komunikasil dua arah secara aktif. Tanpa media, guru menyampaikan materi secara "satul arah" kepada siswa. Jumlah waktu belajar-mengajar dapat dikurangi. Sering dijumpai Fransisca S. Dedi. Frieska Maryova R. Wawat Suryati. Tri Kurnia W. Muhammad Ibrahim Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 185- 192 para guru banyak menghabiskan waktu untuk menjelaskan materi Padahal waktu yang tersedia sangat terbatas. Namun, jika mereka memanfaatkan media pembelajaran akan dapat menggunakan waktu yang terbatas tersebut secara lebih Kualitas belajar siswa dapat Penggunaan media tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih efisien, tetapi juga membantu siswa menyerap materi ajar secaral lebih mendalam dan utuh. Proses pembelajaran dapat terjadi dimanapun dan kapanpun. Media keterbatasan indera, ruang, dan Ini berarti bahwa media memudahkan siswa dalam belajar di mana saja dan kapan saja mereka mau tanpa bergantung kepada guru Sikap positif siswa terhadap proses belajar dapat ditingkatkan. Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehinggal dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil Dengan media, proses pembelajaran menjadi lebih menarik Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif. Fungsi media pendidikan adalah untuk tujuan instruksi di mana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan peserta didik baik dalam benak, mental, maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi. Dengan pemanfaatan media, guru dapat memberikan perhatian lebih banyak pada aspek pemberian motivasi minat dan tindakan, penyajian informasi, bimbingan, dan pemberian instruksi. Berbeda dengan pendapat Sudjana dan Rivai . , berikut beberapa Yaitu: 1. Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa, sehingga bisa menumbuhkan motivasi belajar. Bahan lebih jelas maknanya, sehingga bisa lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya bisa Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru. Hal ini membuat siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga jika mengajar pada setiap jam pelajaran. Siswa bisa lebih banyak melakukan kegiatan belajar. Sebab, tidak hanya mendengarkan uraian guru, tapi juga aktivitas lain, seperti mendemonstrasikan, memamerkan, dan lain sebagainya. Arsyad . menyatakan bahwa media dipilih berdasarkan tujuan instruksional yang telah ditetapkan yang secara umum mengacu kepada salah satu atau gabungan dari dua atau tiga ranah. Apakah tujuan tersebut bersifat kognitif, disesuaikan dengan media yang cocok Trianto . mengemukakan media pembelajaran diharapkan mampu memberikan manfaat, antara lain : Bahan yang disajikan menjadi lebih jelas maknanya bagi siswa, dan tidak bersifat verbalistik. Metode Siswa menjadi lebih aktif melakukan beragam aktivitas. Pembelajaran Mengatasi keterbatasan ruang. Sedangkan Arsyad . 2 : . mengemukakan manfaat media media pengajaran dalam proses belajar mengajar sebagai berikut. Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran untuk Guru-Guru SMP Negeri 32 Bandar Lampung . Media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih lingkungannya, dan memungkinkan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu. Media pengajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinyya masyarakat, dan lingkungan. Media pembelajaran pada masa kini sudah banyak jenisnya. Jika dulu guru hanya menggunakan media konvensional sekarang guru harus mengetahui jenisjenis media. Menurut Bretz . alam Widyastuti dan Nurhidayati, 2010: 17-. mengklasifikasikan media ke dalam tujuh kelompok yaitu. Media audio, seperti: siaran berita bahasa Jawa dalam radio, sandiwara bahasa Jawa dalam radio, tape recorder beserta pita audio berbahasa Jawa. Media cetak, seperti: buku, modul, bahan ajar mandiri 3. Media visual diam, seperti: foto, slide, gambar 4. Media visual gerak, seperti: film bisu, movie maker tanpa suara, video tanpa suara 5. Media audio semi gerak, seperti: tulisan jauh bersuara 6. Media audio visual diam, seperti: film rangkai suara, slide rangkai Media audio visual gerak, seperti: film dokumenter tentang kesenian Jawa atau seni pertunjukan tradisional, video Dari berbagai macam atau jenis media pembelajaran, media audio visual menjadi salah satu media yang mudah dipahami oleh peserta didik. Walaupun semua media baik bergantung dengan kesesuaian materi yang diajarkan. Arsyad. menuturkan bahwa media audio visual merupakan media visual yang menggabungkan penggunaan suara memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksinya. Media audio visual ini merupakan media yang mengandung unsur visual dan suara. Menurut Sanaky . media audio visual adalah seperangkat alat yang dapat memproyeksikan gambar bergerak dan Paduan antara gambar dan suara membentuk karakter sama dengan obyek Sedangkan menurut Sanjaya . media audio visual yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara, juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat. Dengan media audiovisual ini seseorang tidak hanya dapat melihat tetapi sekaligus dapat mendengar sehingga dikenal dengan istilah Audio Visual Aids (AVA) atau alat pandang Di SMP Negeri 32 Bandar Lampung pembelajaran pegguanaan media. Tetapi saat ditanya secara random bagaimana penggunaannya para guru masih bingung karena dibantu oleh guru lain yang paham dalam penggunaan media. Sedangkan guru yang paham tentang penggunaan media yang sesuai hanya beberapa orang Untuk itu tim pengabdi dosen dan mahasiswa berdiskusi untuk memberikan penggunaan media pembejara yang sesuai dengan materi ajar. Adapun permasalahan yang dapat kita ambil dari analisis situasi di atas adalah guru masih sedikit yang sedangkan yangg belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar masih banyak. Guru juga belum banyak yang paham macammacam media pembelajara. Sehingga membuat siswa kurang fokus dalam proses belajar mengajar. Karena pada dasarnya media menjadi pendukung untuk siswa lebih aktif lagi dalam belajar. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi dosen dan mahasiswa pada SMP Negeri 32 Bandar Lampung dari permasalahan di atas adalah memilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi ajar yang mengedepankan teknologi. Mengenalkan Fransisca S. Dedi. Frieska Maryova R. Wawat Suryati. Tri Kurnia W. Muhammad Ibrahim Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 185- 192 media apa saja yang cocok digunakan dengan materi ajar. Sehingga diharapkan setelah guru mengikuti kegiatan ini guru pembelajaran dan peserta didik akan cepat mencapai KKM. METODE Kegiatan ini bertema tentang pembelajaran di SMP Negeri 32 Bandar Lampung yang dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 17 bulan September tahun Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari, dimulai pukul 08. 00 sampai dengan 00 dengan waktu istirahat 12. sampai dengan 13. Peserta kegiatan ini adalah guru-guru SMP Negeri 32 Bandar Lampung. Persiapan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Adapun kegiatan-kegiatan yang pengabdian kepada masyarakat, yaitu: Melakukan studi pustaka tentang media pembelajaran. Menentukan waktu pelaksanaan dan lamanya kegiatan pengabdian bersama-sama tim pelaksana. Mengirim surat kepada kepala Sekolah SMP Negeri 32 Bandar Lampung kesediaannya untuk mengikuti Kesepakatan bersama dengan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Rencana kegiatan pelatihan akan dimulai dari pukul 08. 00 hingga 15. dengan susunan acara: Registrasi Peserta Pembukaan pelatihan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 32 Bandar Lampung selaku tuan rumah dan Ketua TIM Pengabdian Kepada Masyarakat Ibu Dra. Fransisca Dedi. Pd. Penyampaian Materi Materi Pertama disampaikan Oleh Dra. Fransisca S. Dedi. Materi Kedua disampaikan Oleh Ibu Frieska Maryova R. Pd. Materi Ketiga disampaikan oleh Ibu Dra. Wawat Suryati. Pd. Refleksi dan Evaluasi dipandu oleh TIM Pelaksana. Kesan dan Pesan peserta kegiatan dan TIM Pelaksana. Penutupan oleh Kepala SMP Negeri 32 Bandar Lampung selaku Tuan Rumah kegiatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendampingan penggunaan media pembelajaran di SMP Negeri 32 Bandar Lampung ditindaklanjuti untuk penggunaan media saat mengajar di kelas dengan materi yang sesuai degan pemilihan medianya. Berdasarkan hasil yang didapat pada pembelajaran terhadap guru-guru di SMP Negeri 32 Bandar Lampung pertama-tama memberikan angket berisi tentang penggunaan media saat belajar dengan minat belajar siswa apabila guru menggunakan media pembelajaran di Hasil yang didapat adalah 52% siswa menjawab bahwa guru masih jarang mengguanakan media pembelajaran di kelas saat mengajar. Untuk itu setalah kami lakukan pendampingan penggunaan media untuk mengajar di kelas mendapatkan hasil 80% guru sudah medah menggunakan media pembelajaran saat mengajar. Hasil berpengaruh sekali. Sebelum guru menggunakan media guru menggunakan Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran untuk Guru-Guru SMP Negeri 32 Bandar Lampung metode ceramah yang hanya terpusat pada mendengarkan dan tidak aktif dalam Setelah tim pengabdian kepada masyarakat ini mengadakan pendampingan penggunaan media hasil belajar siswa dapat langsug terlihat kenaikan nilai yang didapat siswa dan dampak dari guru menggunakan media membuat siswa mampu belajar lebih aktif dan kreatif. Guru mampu menjelaskan materi dengan cara yang menarik perhatian dari siswa sehingga siswa lebih fokus dalam belajar. Berikut hasil yang didapaat dalam pendampigan penggunaan Guru mampu menentukan dan menggunakan media yang harus dipakai sesuai dengan materi ajar. Artinya guru mampu memilah dana memilih media apa yang sesuai dengan materi yang akan diajarakan di kelas. Sehingga media yang digunakan tepat Siswa lebih aktif dalam belajar dan pembelajaran terpusat pada Ini adalah salah satu tujuan yang diinginkan bahwa dalam peggunaan media menjadikan Mampu berpikir kritis dan fokus dalam materi yang Pembelajaran lebih menarik. Suatu pembelajaran yang dilakukan apabila mnggunakan media akan lebih menarik perhatian siswa dan perhatiannya dengan media yang digunakan guru. Mengefisienkan waktu belajar siswa dan tidak membuang watu hanya untuk mendengarkan guru Dengan menggunakan media di kelas siswa lebih banyak waktu untuk berpikir kritis medengarkan guru berbicara di depan kelas. SIMPULAN Pembelajaran di sekolah memiliki komponen yang tidak boleh tertinggal dalam proes belajar mengajar salah satunya adalah media pembelajaran. Proses beelajar mengajar di sekolah menjadi tombak utama siswa dan guru dalam berkolaborasi untuk mewujudkan pembelajaran yang baik. Kompoen lain dalam pembelajaran adalah media yang digunakan guru dalam mengajar. Media merupakan alat bantu guru dalam menyampaikan materi ajar agar dapat menciptakan belajar yang menarik dan membangun minat siswa dalam menerima pembelajaran serta tujuan pembelajaran Media pembelajaran adalah alat teknologi yang Apabila komponen guru dan siswa sudah terpenuhi media tidak bisa lepas dalam satu kesatuannya. Karena itu media berperan penting dalam mewujudkan tujuan pembelajaran di Pendampingan penggunaan media pembelajaran di sekolah perlu dilaksaakan agar guruu mampu menentukan dan menggunakan media yang baik dalam sebuah pembelajaran. Karena jenis-jenis media banyak sekali guru diharapkan mampu untuk menggunakan media dengan bijak sesuai dengan materi yang akan diajarakan di kelas. Dengan pemanfaatan media dalam pembelajaran di kelas tentuya juga akan mengefisienkan waktu belajar siswa dan tidak habis begitu saja dengan guru memberikan metode ceramah dengan terpusat hanya ke guru. Sedagkan untuk membuat pembelajaran yang efektif dan kreatif pembelajran harus terfokus pada siswa. Karena siswa akan dengan cepat mengerti dan memahami pembelajaran yang diberikan guru. Tentunya pula hasil akhir yang diinginkan semua adalah nilai siswa yang sangat berpengaruh apabila guru mampu menggunakan media dengan baik. Fransisca S. Dedi. Frieska Maryova R. Wawat Suryati. Tri Kurnia W. Muhammad Ibrahim Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. 185- 192 DAFTAR PUSTAKA