AL-HIKMAH : Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam Jurnal AL-HIKMAH Vol 7. No 1 . p-ISSN 2685-4139 e-ISSN 2656-4327 POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER ANAK KAJIAN TERHADAP WARISAN LUQMANUL HAKIM Hendrita Hendrita. Ayu Sumbari. Guru MTs Baiturrahman Teluk Kuantan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Email : hendritaa73@gamil. Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk mengungkap secara detail pola komunikasi antara orang tua dengan anaknya yang di laksanakan oleh Lukmunul hakim, gunakan di jadikan sebagai acuan dalam melaksanakan pola komunikasi antara orang tua dengan anaknya dalam upaya membentuk karakter yang Islami. Kajian ini di laksanakan dalam bentuk kualitatif dengan tipe library Research yakni mengumpulkan berbagai macam data dan informasi terkait dengan pola komunikasi yang di laksanakan oleh Lukmanul hakim kepada anakanaknya dari berbagai referensi baik berupa tafsir ayat al-Quran, artikel Ilmiah, bukubuku yang membahasa terkait dengan pola komunikasi antara orang tua dan anak. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa ada tiga pola komunikasi yang dilaksanakan oleh lukmanul hakim kepada anaknya antara lain, memanggil anaknya dengan seruan yang menyejukkan, menggunakan negasi jangan yang di sertai dengan alasan. Menyampaikan nasihat dengan santun. Kata Kunci: Komunikasi Orang tua. Karakter Anak. Lukmanul Hakim Abstract: This study aims to reveal in detail the pattern of communication between parents and children conducted by Lukmunul Hakim, using it as a reference for implementing the pattern of communication between parents and their children and the Islamic charity. This study was conducted in an intuitive form with the Research type library, which collected various data and information bound to the communication patterns implemented by Lukmanul the judge to his children from various good references in the Quran. Scientific articles, and other scientific articles. The books are subordinate to the pattern of communication between parents and children. The results of this study revealed that there were three communication patterns implemented by Lukmanul the judge to his son, among others, calling his son a denominator, using negation along with reason, giving polite advice Kata Kunci: Parental Communication. Child Character. Lukmanul Hakim Pendahuluan Pola komunikasi orang tua terhadap anak dalam mewujudkan karakter anak yang tangguh di era futuristik ini akan sangat menentukan Tidak ada yang menolak bahwa setiap pernikahan dua insan bertujuan untuk Kebahagiaan dalam rumah tangga menjadi acuan untuk menilai apakah pasangan suami istri berhasil menjalankan perannya sebagai 1 Namun, pada realitanya tidak semua pasangan mampu menciptakan keluarga yang bahagia. Data menunjukkan Veronika. , & Afdal. Analisis Kepuasan Pernikahan Pada Pasangan Suami Istri Yang Bekerja. Jurnal Pendidikan Indonesia, 7. , 81-85. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1 Januari 2025 Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Mewujudkan Karakter Anak Kajian Terhadap Warisan Luqmanul Hakim pada tahun 2022 terdapat 448. 216 kasus percerain dan faktor yang paling sering menjadi penyebabnya adalah pertengkaran terus-menerus antara suami istri. 2 Hal ini tentu berdampak pada jalinan komunikasi antara orang tua dan anak sehingga berujung pada broken home. Buruknya komunikasi antara orang tua dan anak dapat mengganggu perkembangan moral, psikologis, dan kepribadian anak. 3 Oleh karena itu, tulisan ini hendak menelusuri warisan Luqman dalam berkomunikasi dengan anak sebagai solusi bijak dalam mengatasi dampak buruk broken Kajian sebelumnya telah membahas bentuk realisasi dari surah Luqman dalam membentuk akhlakul karimah pada anak sekolah dasar. 4 Selain itu juga ada kajian tentang konsep nasihat ala Luqman terkait dengan pendidikan Islam. 5 Kemudian juga ada kajian yang mengksplorasi terkait gaya bahasa yang digunakan Luqman dalam mendidik anaknya yang dikorelasikan dengan konsep 6 Namun, karya tulis ilmiah ini disusun untuk mengisi sudut ruang yang belum dielaborasi oleh kajian terdahulu. Tulisan ini menawarkan konsep komunikasi yang berdasarkan pada Luqman sebagai solusi bijak untuk mengatasi dampak buruknya pola 2 Badan Pusat Statistik. Jumlah Perceraian Dan Factor Menurut Provinsi. Diakses Pada Senin, 16 September 2024. Fauzi, . Komunikasi Interpersonal Anak Broken Home Pasca Perceraian Orang Tua (Studi Fenomenologi Di Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuninga. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 2. , 15-38. 4 Pratiwi. Realisasi surah luqman dalam pembentukan akhlakul karimah pada anak usia dasar. Linmas pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, 2. , 40-51. 5 Manik. Damanik. Ramadhanti, , & Az-Zahra. Ayat-Ayat Yang Berkaitan Dengan Pendidikan Islam Dalam Surah Luqman Ayat 17-19 Kajian Tafsir Al-Misbah. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 3. , 173-179. 6 MasAoudah. Stilika Al-qurAoan : gaya bahasa ungkapan nasihat dalam surat luqman ayat 12-19. Journal of islamic studies and islamic communication, 1. , 117-134. komunikasi yang di laksanakan dalam keluarga yang berujung pada broken home yang mengakibatkan anak yang menjadi Broken home dapat menggoyahkan ketahanan keluarga karena menyebabkan hilangnya keharmonisan dalam rumah 7 Buruknya komunikasi dalam keluarga broken home karena perceraian atau keegoisan dari orang tua dapat menyebabkan masalah yang serius. 8 Salah satu contohnya adalah kasus klitih di Yogyakarta tahun 2020 yang ternyata 65% pelakunya berasal dari keluarga broken home. 9 Lebih parah adalah kasus bunuh diri yang dilakukan oleh siswi SMP di Bojonegoro karena tumbuh dalam keluarga broken home. 10 Melihat fenomena tersebut, maka kajian ini mencoba mengakji secara detail terkait dengan pola komunikasi yang yang ajarakan oleh lukmanul hakim yang terdapat dalam al Quran. Untuk lebih terarah dan fokus kajian ini, maka kajian ini akan menggali lebih dalam tentang pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam meuwujdkan karakter anak, dengan demikian di harapankan mampu menjawab rumusan masalah dalam kajian ini yaitu, bagaimana pola komunikasi orang tua dengan anaknya dalam mewujudkan karakter anak. Hasil kajian ini di harapkan mampu menjadi solusi bijak untuk mengatasi permasalahan dampak 7 Hayati. , & Adulama. Fenomena Yang Terjadi Pada Pasangan Suami Istri Dalam Ketahanan Keluarga. Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan. Gender Dan Agama, 16. , 8 Muttaqin. , & Sulistyo. Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak Keluarga Broken Home. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6. , 9 Suryatono. Pelaku Klitih Di Yogyakarta Ternyata Berasal Dari Keluarga Broken Home. Diakses Pada Senin, 16 September 10 Suara Bojonegoro. Tumbuh Dalam Keluarga Broken Home Siswa Smp Nekat Bunuh Diri. Diakses Pada Senin, 16 September AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2020 Hendrita. Ayu Sumnbari broken home demi menjaga keluarga kuatnya karakter anak. Metodologi Penelitian Pendekatan penelitian Kajian ini dilkasanakan dalam bentuk Kualitatif dengan jenis penelitian library research yakni melaksanakan penelaahan terhadap berbagai referensi terkait dengan pola komunikasi orang tua kepada anak dalam Penelitian bertujuan untuk megekplorasi berbagai pola komunikasi yang di laksanakan oleh Lukmanul Hakim yang di jelaskan dalam al Quran. Jenis dan sumber data Kajian ini di laksanakan dalam Kualitatif dengan jenis penelitian ini, maka sumber data dalam penelitian dapat di gunakan oleh penulis . aik data primer maupun data sekunde. merupakan data yang berbentuk karya tulis seperti buku, artikel, dll, maka dalam pengumpulan berbagai data penulis mencari dari berbagai sumber, membaca, menelaah, mengaitkan, serta mencatat bahan-bahan atau materi-materi yang diperlukan untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan pembahasan Tahap Teknik analisis data. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkan ke unit-unit, menyususn kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain. Dengan kata lain bahwa analisis data adalah suatu proses. Proses analisis data pada dasarnya sudah mulai dikerjakan sejak pengumpulan data dilakukan dan dikerjakan secara intensif. Analisis meliputi penyajian data dan pembahasan dilakukan secara kualitatif konseptual. Konteks berkaitan dengan hal-hak yang sedangkan konstruk berupa bangunan konsep Konstruk tersebut menjadi bingkai Analisis menggunakan kajian kualitatif dengan ranah Mula-mula kata-kata dikumpulkan kedalam elemen referensi yang telah umum sehingga mudah membangun Konsep mewadahi isi atau pesan karya secara Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi . ontent analysi. Pembahasan Pola komunikasi merupakan cara kerja dalam berkomunikasi yang dilaksanakan atau mencari cara terbaik dalam proses dari penyampaian pesan oleh pemilik pesan kepada penerima pesan. Sehingga akan muncul feedback atau timbal balik dari proses komunikasi yang dilakukan. Buruknya komunikasi yang terjalin antara orang tua tentu memberikan dampak buruk pada anak, yang tidak jarang juga terjadinya broken home dengan arti bahwa anak yang kekurangan kasih sayang. Hal ini disebabkan oleh orang tua yang tidak menjalankan kewajiban dan perannya dengan Padahal kualitas hubungan antara orang tua dan anak berpengaruh pada perkembangan emosional anak. Allah juga menjelaskan bahwa orang tua memiliki kewajiban untuk menjaga anak-anaknya dan mengajarkan nilai keagamaan sebagaimana yang tercantum dalam Al-QurAoan surah Al-Baqarah ayat 11 Kewajiban dan peran sebagai orang tua tetap masih berlaku meskipun suami istri tersebut berpisah atau dingin satu sama lain. Untuk menjaga ketahanan keluarga dalam keluarga broken home, maka 11 NurAoAla. Hamidah. , & Setiyono. Pola Pengasuhan Anak Usia Dasar Pasca Peceraian Dalam Perspektif Islam. Al-Asasiyya: Journal Of Basic Education, 7. , 1-10. 12 Muji. Peran ibu pada pola pendidikan anak dalam keluarga . elaah QS. Albaqarah : 233. Luqman : 14, & al-ahqaf :. TaAodiban: journal of islamic education, 2. , 1-12. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Mewujudkan Karakter Anak Kajian Terhadap Warisan Luqmanul Hakim komunikasi yang baik diperlukan. Penelitian menemukan bahwa faktanya lebih dari 90% kekeliruan atau ketidakpahaman orang tua terkait bagaimana semestinya orang tua berkomunikasi dan menyampaikan nilai-nilai terhadap anak. 13 Dalam tulisan ini, penulis hendak menelusuri warisan Luqman terkait strategi berkomunikasi dengan anak sebagai solusi untuk dampak broken home. Komunikasi yang telah Luqman terapkan pada anaknya diabadikan dalam Al-QurAoan surah Luqman ayat 13 sampai 19. Hal ini bisa dimaknai sebagai isyarat dari Allah bahwa orang tua dapat meneladani Luqman dalam berkomunikasi dengan anak. 14 Terdapat tiga cara dalam konsep komunikasi ala Luqman yang dapat diterapkan untuk mengatasi dampak broken home, antara lain: Pertama. Menggunakan Panggilan Yang Menyejukkan. Dalam berkomunikasi dengan anaknya. Luqman menggunakan panggilan yang menyejukkan menunjukkan kasih sayangnya sebagai orang tua kepada anak. Seruan yang digunakan Luqman adalah Auya bunayyaAy yang terdapat pada 3 ayat di surah Luqman yakni ayat 13, 16, dan 17. Salah satu contohnya surah Luqman ayat 13: Artinya AuDan . ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya. AuWahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Alla. adalah benar-benar kezaliman yang besar. Ay Pertama Ayat ini menunjukkan bagaimana Luqman memanggil anaknya dengan seruan yang menyejukkan. Imam Zuhair Hafidz sebagaimana dikutip oleh Rahim menjelaskan dalam tafsirnya bahwa kata AubunayyaAy merupakan bentuk tasghir . engecilkan arti makn. dari kata ibn. Muthmainnah. Diksi dalam pola asuh anak yang islami. Jurnal auladuna, 1. , 14 Masrury. Konsep Parenting Dalam Perspektif Al-QurAoan (Analisis Surah Luqman Ayat 13-. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 2. , 205-224. Penggunaan kata tersebut menunjukkan kasih sayang dan rasa cinta Luqman terhadap 15 Quraish Shihab juga berpendapat bahwa panggilan Auya bunayyaAy memberikan isyarat bahwa dalam mendidik dan berkomunikasi dengan anak perlu diiringi dengan kasih sayang. 16 Seruan penuh kelembutan yang dipilih Luqman menurut kajian mampu meresap ke dalam hati anak sehingga lebih mudah untuk memberikan pengajaran dan berkomunikasi. Kemudian AuyaAoizhuhuAy pada ayat tersebut menurut Ibn Faris Ibn Zakariya dalam Al-Maqayis fi alLughah yang dikutip oleh Rahim adalah kata berbentuk fiAoil mudhariAo dari kata waAoazho yang berarti memberikan peringatan secara baik tapi mampu melunakkan hati. 18 Dalam tafsir Al-Misbah, kata AuyaAoizhuhuAy dimaknai sebagai ucapan yang tidak membentuk, tetapi Kata mengisyaratkan bahwa nasihat perlu diberikan dari waktu ke waktu karena kata yang digunakan adalah bentuk kata kerja masa kini dan masa yang akan datang. 19 Dengan menggunakan panggilan yang menyejukkan memberikan pengaruh pada bagaimana penerimaan anak broken home terhadap kalimat yang dijelaskan orang tua. Surah Luqman ayat 13 tersebut juga menunjukkan bahwa terdapat affection element yang menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam Rahim. Pendidikan Islam Dalam Surah Luqman. Jurnal Ilmiah Al-Qalam, 12. , 51-74. 16 Shihab. Tafsir Al-Misbah. Pesan, kesan dan keserasian al-qurAoan. Jakarta: Lentera Hati. 17 Masrury. Konsep Parenting Dalam Perspektif Al-QurAoan (Analisis Surah Luqman Ayat 13-. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 2. , 205-224. 18 Rahim. Pendidikan Islam Dalam Surah Luqman. Jurnal Ilmiah Al-Qalam, 12. , 51-74. 19 Shihab. Tafsir Al-Misbah. Pesan, kesan dan keserasian al-qurAoan. Jakarta: Lentera Hati. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2020 Hendrita. Ayu Sumnbari 20 Menggunakan panggilan yang lembut juga dicontohkan dan dianjurkan oleh Rasulullah sebagaimana sabda beliau Bukhari: AuSesungguhnya Allah menyukai kelembutan dalam segala hal. Ay Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa salah satu cara untuk menarik perhatian anak adalah dengan menggunakan bahasa yang lembut. Panggilan yang lembut akan menjadikan anak lebih percaya diri, memiliki semangat spiritual, dan memengaruhi psikologis anak saat diajak 21 Konsep ini menunjukkan bahwa diperlukan kasih sayang dalam proses komunikasi dan pengajaran agar anak mampu menerima nasihat orang tua dengan hati yang Kedua. Menggunakan negasi jangan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penangkalan atau peniadaan. Terdapat empat jenis negasi atau penyangkalan yaitu: tidak, bukan, belum, dan jangan. Di dalam AlQurAoan. Luqman sering menasihati dan nilai-nilai menggunakan negasi jangan. 22 Meskipun dalam pendidikan teori barat, penggunaan negasi jangan oleh orang tua kepada anak menghambat anak untuk berimajinasi, berkreasi, dan berinovasi. Namun, jika melihat pada Al-QurAoan dan hadits Nabi banyak ditemukan negasi jangan digunakan sehingga dinilai lebih efektif untuk digunakan. Dalam penggunaan negasi jangan juga perlu diperhatikan alasannya terutama jika berkaitan Rahmatika & Mustakim. Pendidikan agama dalam al-qurAoan surat luqman ayat 12-19 menurut tafsir al-misbah dan tafsir fi zhilalil qurAoan. Jurnal pendidikan dan pengajaran, 1. , 11-28. 21 Siti. Metode Penyampaian Perintah Dan Larangan Bagi Anak Usia Dasar Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dasar, 1. , 42-57. 22 Siti. Metode Penyampaian Perintah Dan Larangan Bagi Anak Usia Dasar Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dasar, 1. , 42-57. dengan akidah dan akhlak. Salah satu contoh penggunaan negasi jangan oleh Luqman terhadap anaknya terdapat dalam Al-QurAoan surah Luqman ayat 18. Artinya AuDan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia . arena sombon. dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh. Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. Ay Terdapat hal menarik dari penggunaan negasi jangan yang dicontohkan oleh Luqman. Dimana pada ayat tersebut Luqman melarang anaknya untuk memalingkan wajah dan berjalan Namun, menggunakan negasi jangan tersebut disertai dengan argumentasi dan alasan yang jelas setelahnya, sebagaimana dikatakan Luqman bahwa Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri. Quraish Shihab juga menjelaskan dalam tafsirnya bahwa penggunaan negasi jangan bisa digunakan dengan ketentuan terdapat argumentasi yang mampu dipahami dan dinalar oleh manusia. Begitu juga dalam keluarga broken home, penting untuk menjelaskan kepada anak terkait larangan atau apapun itu dengan argumentasi yang dapat diterima agar tidak terjadi kesalahpahaman. Dengan memberikan penjelasan yang dapat diterima oleh anak, maka anak tidak akan merasa dikekang. Terlebih dalam keluarga broken home, anakanak menyimpan banyak pertanyaan dan kebingungan atas hubungan orang tuanya sehingga penting bagi orang tua dalam memberikan intruksi pada anak disertai dengan alasan yang jelas. Penelitian juga menemukan bahwa dengan berkomunikasi terkait segala hal mampu membuat orangorang Temuan 23 Shihab. Tafsir Al-Misbah. Pesan, kesan dan keserasian al-qurAoan. Jakarta: Lentera Hati. 24 Shihab. Tafsir Al-Misbah. Pesan, kesan dan keserasian al-qurAoan. Jakarta: Lentera Hati. 25 Yulianti. Rosantika. , & Susanti, . Identifikasi Pola Komunikasi Dalam Keluarga Broken Home. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3. , 6508-6516. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2025 Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Mewujudkan Karakter Anak Kajian Terhadap Warisan Luqmanul Hakim penggunaan negasi jangan oleh orang tua pada anak diperbolehkan, tapi perlu disertai dengan alasan yang dapat dinalar oleh anak dan menyesuaikan kondisi saat memberikan 26 Dengan demikian tidak ada larangan dalam menggunakan negasi jangan pada anak broken home dengan ketentuan diberikan penjelasan kenapa larangan tersebut diberikan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa jadi menimbulkan kebencian dan pikiran buruk pada masing-masing pihak. Ketiga. Menyampaikan nasihat dengan santun. Menyampaikan nasihat dengan santun bermakna menyampaikan nilai-nilai atau menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak. 27 Penelitian menunjukkan bahwa ucapan atau cara berbicara orang tua harus menggunakan bahasa yang baik karena akan memberikan pengaruh pada perkembangan 28 Dalam melakukan komunikasi dengan anak bisa dilakukan dengan berdongeng, berdiskusi dan sebagainya. 29 Luqman mencontohkan bentuk penyampaian nasihat dengan santun dalam Al-QurAoan surat Luqman ayat 19 sebagai berikut : Artinya AuDan sederhanalah kamu dalam berjalan dan Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai. Ay Ayat tersebut menunjukkan bagaimana cara menggunakan bahasa yang tidak berbelit-belit dan padat sehingga lebih mudah untuk Pada ayat tersebut juga disertai dengan perumpamaan sebagai gambaran. Hal menarik lainnya yang dapat dijumpai dalam metode Luqman berkomunikasi dengan anaknya adalah beliau tidak sekedar mengajarkan tauhid, tapi juga diselingi dengan pesan terkait akhlak agar anak tidak 31 Penyampaian yang demikian dapat diterapkan dalam keluarga broken home agar berkomunikasi dengan anak dapat dilakukan dengan mudah. Penelitian juga menunjukkan bahwa penting dalam keluarga broken home untuk menerapkan komunikasi yang efektif disertai dengan pemahaman emosional antara orang tua dan anak untuk mengatasi dampak buruk dari retaknya hubungan orang tua. Berdasarkan tiga cara Luqman berkomunikasi dengan anaknya tersebut, maka diharapkan mampu mengatasi dampak buruk broken home. Jika orang tua memanggil anaknya menggunakan panggilan yang menyejukkan, menggunakan negasi jangan yang disertai dengan alasan jelas, serta memberikan nasihat secara baik dan santun, maka dapat mengatasi dampak broken home. Kajian sebelumnya juga telah menemukan bahwa konsep komunikasi yang Luqman contohkan memenuhi affection element yang artinya menimbulkan kenyamanan dalam komunikasi karena disertai dengan kasih 33 Tiga cara tersebut juga akan membuat anak merasa didukung, dipedulikan, 26 Kurniawan. ChildrenAos Response 30 El Hakim. , & Syahputra. To The Utterances Of Thei Parents Negation: Communities In Kartasura. Journal Of Linguistics. Literature And Language Teaching, 4. , 92-100. 27 El Hakim. , & Syahputra. Metode Dakwah orang tua pada anak di dalam alqurAoan. Jurnal komunikasi dan penyiaran islam, 3. , 28 Muthmainnah. Diksi dalam pola asuh anak yang islami. Jurnal auladuna, 1. Azizah. Permasalahan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Implementasi Surat Luqman Ayat 13-19 Sebagai Upaya Menghilangkan Budaya Fatherless. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2. , 1-8. Metode Dakwah orang tua pada anak di dalam alqurAoan. Jurnal komunikasi dan penyiaran islam, 3. , 31 Shihab. Tafsir Al-Misbah. Pesan, kesan dan keserasian al-qurAoan. Jakarta: Lentera Hati. 32 Oktavianie. , & Aggasi. Representasi Problematik Anak Akibat Broken Home Dalam Film Susah Sinyal. Jurnal Politik. Sosial. Hukum Dan Humaniora, 1. , 18-29. 33 Rahmatika & Mustakim. Pendidikan agama dalam al-qurAoan surat luqman ayat 12-19 menurut tafsir al-misbah dan tafsir fi zhilalil qurAoan. Jurnal pendidikan dan pengajaran, 1. , 11-28. AL-HIKMAH. Volume. Nomor 1. Januari 2020 Hendrita. Ayu Sumnbari dihargai, dan dicintai. Sehingga dengan perasaan tersebut dampak broken home dapat diatasi agar terjaganya ketahanan keluarga. Kesimpulan Berdasarkan data penelitian ini, maka di temuakan tiga poin penting yang bisa diterapkan dalam berkomunikasi sesuai dengan konsep Luqman untuk mengatasi dampak broken home, yaitu memanggil anak dengan panggilan yang menyejukkan, menggunakan negasi jangan yang disertai dengan alasan jelas, dan memberikan nasihat secara baik dan santun. Jika orang tua menerapkan tiga cara tersebut dalam berkomunikasi di keluarga broken home, maka akan memenuhi affection element sehingga komunikasi bisa berhasil dan mampu mengatasi dampak broken home yang pada akhirnya orang tua tetap menjadi rumah bagi anak sebagaimana mestinya. Daftar Pustaka