Kelola: Journal of Islamic Education Management April 2024. Vol. 9 No. 1 Hal 45-56 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola STRATEGI MENINGKATKAN KETERTARIKAN SISWA DALAM MEMPELAJARI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL BERBAHASA TORAJA PADA MATERI PENYELENGGARAAN JENAZAH 1Kharvin, 2Hisban Thaha, 3Haris Kulle Pascasarjana IAIN Palopo E-mail: kharvinbtl@gmail. Abstract This article aims to describe strategies to increase student interest in learning Islamic religious education materials through the use of Toraja-language audio-visual learning media in corpse holding materials. Audio visual learning media based on Torajan language. This article is part of a large study on efforts to overcome difficulties in understanding PAI material, especially funeral prayers through the development of Toraja audio-visual based learning media. This article focuses on strategies to increase student interest in learning Islamic religious education materials through the use of Toraja-language audio-visual learning media in corpse holding materials in grade XI SMAN 2 North Toraja. This study uses a combination of qualitative and quantitative analysis research that can provide a holistic and deep understanding of strategies to increase student interest in learning Islamic religious education materials Implementation of the use of Toraja audio-visual based learning media in corpse holding materials in class XI SMAN 2 North Toraja. The results of this study show that the strategy to increase student interest in learning Islamic religious education material on the subject of organizing Torajan language corpses through audio-visual media is a video of the implementation of Torajan language corpses where the material is presented in the form of audio visual in which it combines images, text and video, as well as learning media in the form of software so that students can use it as a learning resource Independent, because it is a file that can be opened at any time and is easily stored on flash and other learning media. Keywords: Student Interest. Learning Media. Audio Visual Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menguraikan strategi meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam melalui penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja pada materi penyelenggaraan jenazah. Media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja. Artikel ini adalah bagian dari sebuah penelitian besar tentang upaya mengatasi kesulitan dalam memahami materi PAI khusunya shalat jenasah melalui pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja. Artikel ini berfokus pada Strategi meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam melalui penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja pada materi penyelenggaraan jenazah di kelas XI SMAN 2 Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif yang dapat memberikan pemahaman yang holistik dan mendalam tentang Strategi meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam Implementasi penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual Vol 9. No. April 2024 46 | Kharvin dkk. berbahasa Toraja pada materi penyelenggaraan jenazah di kelas XI SMAN 2 Toraja Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam pada pokok bahasan penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja melalui media audio visual adalah video penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja di mana materi disajikan dalam bentuk audio visual yang di dalamnya menggabungkan antara gambar, teks dan vidio, juga menjadi media pembelajaran dalam bentuk sofwer sehingga siswa dapat menggunakannya sebagai sumber belajar mandiri, karena berupa file yang dapat dibuka kapan saja dan mudah disimpan bisa di flashdisk dan media pembelajaran lainnya. Kata Kunci : Ketertarikan Siswa. Media Pembelajaran. Audio Visual PENDAHULUAN Pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual menjadi hal yang esensial dalam upaya peningkatkan minat siswa dalam memahami pokok bahasan penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja di kelas XI SMAN 2 Toraja Utara. Melalui penggunaan teknologi multimedia, para siswa dapat mengalami pembelajaran yang lebih menarik dan mendalam. Pemanfaatan media audio visual tidak hanya menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih terlibat langsung dalam materi pembelajaran. Penerapan media pembelajaran berbasis audio visual tidak hanya menciptakan ketertarikan siswa, melainkan juga membawa nuansa baru pada materi pembelajaran yang mungkin dianggap rumit. Dengan demikian, pengembangan mesia audio visual tidak hanya menjadi alat pembelajaran, tetapi juga sarana untuk merangsang minat dan motivasi siswa dalam memahami penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja. Keberadaan media audio visual sangat membantu para siswa dalam memahami materi Penyelenggaraan jenazah. Pada era digital ini, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama. Dalam memanfaatkan media pembelajaran diharapkan dapat menciptakan konten yang dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat dan dapat meningkatkan pemahaman tentang penyelenggaraan jenazah. Partisipasi siswa dalam pembelajaran agama seringkali dipengaruhi oleh metode pengajaran yang digunakan. Dengan memanfaatkan media audio visual siswa dapat lebih mudah memahami konteks ajaran Agama Islam dan juga dapat merangsang indera pendengaran dan penglihatan siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan interaktif terutama ketika materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Proses penyelenggaraan jenazah bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga membawa pesan moral dan etika yang dapat membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran pada pokok bahasab penyelenggaraan jenazah melalui media audio visual dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap kehidupan sesama. Penggunaan media dalam pembelajaran tidak hanya memberikan alternatif yang lebih menarik bagi siswa, tetapi juga dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman mereka, bahkan menggunakan media dalam pembelajaran dapat membantu mengatasi rasa bosan dan jenuh bagi siswa. Media dapat menciptakan variasi dalam pembelajaran, membuatnya lebih menarik dan interaktif. Dengan Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Meningkatkan Ketertarikan . memberikan variasi dalam penyampaian materi siswa cenderung lebih aktif karena menyenangkan. Penelitian yang dilakukan oleh Nurfadillah menunjukkan bahwa visual animasi sebagai media pembelajaran audio visual sangat efektif dan esensial dalam pembelajaran daring, membantu meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman konsep, dan memberikan pendekatan menarik untuk guru dalam menyampaikan materi. Pengembangan media pembelejaran pada pokok bahasan penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja di SMA Negeri 2 Toraja Utara merupakan langkah penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya dan tradisi Media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan efektivitas pengajaran dengan menyajikan informasi secara visual, menggugah rasa ingin tahu siswa dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik serta relevan dengan dunia nyata. Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 2 Toraja Utara pada tanggal 29 Mei 2023 yang bertempat di Jl. Lapangan Gembira Rantepao. Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Kondisi yang terjadi di SMA Negeri 2 Toraja Utara, menunjukkan bahwa guru cenderung masih mengandalkan metode pengajaran konvensional tanpa memanfaatkan secara optimal media modern, seperti audio visual. Hal ini menciptakan pembelajaran tidak maksimal dalam menyampaikan konsep penyelenggaraan jenazah kepada siswa. Studi awal yang dilakukan melalui guru Pendidikan Agam Islam, mengatakan bahwa keterbatasan dalam proses belajar mengajar disebabkan oleh keterbatasan sumber daya terutama dalam hal infrastruktur. Guru dalam proses belajar mengajar masih menggunakan media terbatas, sehingga proses pembelajaran masih terkesan kurang efektif dalam memahami materi penyelenggaraan jenazah. Kondisi tersebut jika penggunaan media yang kurang bervariasi akan semakin membuat siswa tidak semangat dan malas untuk belajar. Sehingga saat ada kerabat atau keluarga yang meninggal dunia di lingkungan masyarakat, peserta didik tersebut belum bisa maksimal dalam mengimplementasikan media pembelajaran tentang penyelenggaraan Untuk membuat pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik dan interaktif, maka cara yang digunakan adalah dengan mengembangkan materi menggunakan media audio visual, sehingga guru dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Penggunaan vidio dan suara dapat memberikan konteks yang lebih hidup dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu pemahaman konsep Pendidikan Agama Islam secara efektif. Terkait hal tersebut, peneliti mengangkat media audio visual sebagai alat pendukung dalam memahami dan menyampaikan materi tata cara penyelenggaraan jenazah karena bisa menarik perhatian serta mudah Nufadilla S. Cahyani. Ananda. P S. , & Widyastuti. Penerapan Media Audio Visual Berbasis Vidio Pembelajaran pada Siswa Kelas IV di SDN Cengklong 3. PANDAWA, 3. Article 2. https://doi. org/10. 3688/pandawa. Vol 9. No. April 2024 48 | Kharvin dkk. dipahami bahkan bisa mengaksesnya baik di sekolah maupun di rumah. Media yang cukup interaktif dalam menyampaikan materi penyelenggaraan jenazah yaitu media audio visual. 2 Sanjaya dalam jurnal Media Komunikasi Pembelajaran menjelaskan bahwa media audio visual termasuk rekaman video, slide suara dan sejenisnya, menggabungkan unsur suara dan gambar yang dapat dilihat. Sanjaya berpendapat bahwa penggunaan media ini dinggap lebih efektif serta lebih menarik dalam konteks pembelajaran dengan menyajikan informasi secara multisensori karena melibatkan indera pendengaran dan penglihatan. 3 Media audio visual memiliki peran signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Keunggulan dari media tersebut karena menggabungkan unsur suara dan gambar, seperti rekaman vidio dan slide suara, dapat diakui sebagai pendekatan yang lebih menarik dalam proses pembelajaran. Dengan memanfaatkan media pemebelajaran yang baru, siswa cenderung merasa tertarik dan lebih antusias dalam belajar karena keberadaan pembelajaran yang baru dapat memicu rasa penasaran dan minat siswa untuk mempelajari materi pelajaran. Melihat fenomena tersebut menunjukkan adanya kesulitan dalam proses pembelajaran terutama materi penyelenggaraan jenazah. Dalam artikel ini akan berfokus pada Strategi meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam melalui penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja pada materi penyelenggaraan jenazah di kelas XI SMAN 2 Toraja Utara METODE Penelitian ini menggunakan kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif diharapkan dapat memberikan pemahaman yang holistik dan mendalam tentang Strategi yang tepat untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam mempelajari materi pendidikan agama Islam Implementasi penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual berbahasa Toraja pada materi penyelenggaraan jenazah di kelas XI SMAN 2 Toraja Utara. Hal ini juga akan membantu guru dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan selama penggunaan media berbasis audio visual dalam kelas PAI. Strategi Impementasi Meningkatkan Mempelajari Materi PAI Ketertarikan Siswa Tahap implementasi bertujuan untuk menerapkan secara praktis media yang telah dikembangkan ke dalam situasi nyata dan telah mendapatkan respon dari siswa mengenai media pembelajaran audio visual Suci Hartidini. Syahrul R, and Ellya Ratna. AuPengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Media Audiovisual terhadap Keterampilan Menulis karangan Agumentasi Siswa Kelas xi SMA negeri 2 lengayang kabupaten pesisir selatan,Ay Jurnal PKndidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 7, no. : 63Ae69, https://doi. org/10. 24036/9543-019883. Wina Sanjaya. Media Komunikasi Pembelajaran (Jakarta: Kencana, 2. Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Meningkatkan Ketertarikan . yang telah dikembangkan pada proses pembelajaran siswa kelas XI SMAN 2 Toraja Utara. Ini melibatkan penggunaan teknologi audio dan visual untuk memberikan informasi yang berguna dan praktis melalui proses penyelenggaraan jenazah. Selama implementasi berlangsung penting untuk memantau respon peserta didik untuk mengetahui kendala dan dampak peningkatan minat serta kepahaman peserta didik terhadap media yang Hasil tanggapan dari peserta didik dapat diketahui bahwa materi penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja melalui media audio visual yang dikembangkan ke dalam bahasa Toraja dapat memudahkan peserta didik, hasil penilaian terhadap produk yang dikembangkan tentang materi penyelenggaraan jenazah di sampaikan melalui media udio visual sehingga media pembelajaran tersebut layak digunakan Penilaian media pembelajaran yang telah divalidasi oleh validator dan dikatakan Aulayak digunakanAy, selanjutnya diujicobakan guna untuk mengetahui peningkatan minat siswa terhadap media audio visual yang Uji coba ini dilakukan dalam skala terbatas pada 10 siswa kelas XI MIPA 2 SMAN 2 Toraja Utara terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Uji coba dilakukan dalam skala kecil dikarenakan beberapa kendala diantaranya kelas XI tidak disatukan dalam satu kelas. Penerapan media pembelajaran dilakukan selama jam pelajaran agama Pada akhir uji coba, tiap siswa diberikan angket berupa respon yang bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap peningkatan minat media pembelajaran yang dikembangkan. Angket respon siswa memuat 10 butir pernyataan dengan pengukuran menggunakan skala Guttman. Pengisian kuisioner dengan cara mencentang pernyataan yang sesuai dengan keadaan yang siswa rasakan. Hasil dari kuisioner respon siswa terhadap media pembelajaran media audio visual, akan dicari persentase dengan menggunakan rumus: P (%) = Skor perolehan x 100% Skor maksimal Tabel 4. 9 Hasil Respon Siswa Indikator Media pembelajaran audio visual menarik Media audio visual sangat menyenangkan Materi pembelajaran lebih jelas jika menggunakan media audio visual Lebih penyelenggaraan jenazah melalui media Ikut aktif dalam menggunakan media Media pembelajaran mudah digunakan Dapat meningkatkan motivasi belajar Merasa semangat dalam menggunakan media Media tidak membosankan 10 Mendapat umpan balik Frekuensi Vol 9. No. April 2024 50 | Kharvin dkk. Total Skor: Skor Maksimal: P (%) = Skor perolehan x 100% Skor maksimal P (%) = 92 x 100% P (%) = 92 % Media pembelajaran media audio visual dikatakan mendapat respon yang baik jika tingkat pencapaian mencapai persentase > 70%. Persentase rata-rata dari data yang diperoleh dari perhitungan hasil angket respon siswa terhadap media pembelajaran menunjukkan capaian hingga 92%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio vidio mendapat respon dari siswa Ausangat positifAy dan layak untuk digunakan. Pengembangan media pembelajaran pada penyelenggaraan jenazah melalui media audio visual (Studi Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utar. memiliki dampak positif yang signifikan terhadap proses pembelajaran. Menurut A. S Parassa. Pd, mengatakan bahwa: AuDampak utamanya adalah meningkatnya pemahaman siswa terhadap prosedur dan nilai-nilai yang terkait materi penyelenggaraan jenazah dalam Islam melalui media audio visual, seperti gambar, video, dan animasi, yang memungkinkan siswa untuk memvisualisasikan dengan jelas setiap langkah dalam proses penyelenggaraan jenazah. Hal ini membuat materi menjadi lebih menarik dan memudahkan pemahaman siswa. Ay4 Hal senada diungkapkan oleh Kurniawan Yanto Sari. Pd. I bahwa penggunaan media audio visual juga memberi daya tarik tersendiri untuk meningkatkan minat belajar dan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara mandiri di luar jam pelajaran. Peserta didik dapat mengakses materi dimana saja, dan mereka dapat memperdalam pemahaman tentang penyelenggaraan jenazah dalam Islam. 5 Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan media disertai dengan pengawasan dan bimbingan guru agar siswa dapat memahami konteks materi yang terkandung dalam nilai-nilai agama. Dengan demikian, pengembangan media pebelajaran pada pokok bahasan penyelenggraan jenazah berbahasa Toraja melalui media audio visual di SMAN 2 Toraja Utara memberikan kontribusi Drs. Parassa. Wawancara Tanggal 08 Agustus 2023. Kurniawan Yanto Sari. Guru Pendidikan Agama Islam Wawancara Tanggal 08 Agustus 2023. Kelola: Journal of Islamic Education Management SMAN 2 Toraja Utara Strategi Meningkatkan Ketertarikan . positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang penyelenggaraan jenazah sesuai dengan ajaran agama Islam. Melalui penggunaan media pembelajaran audio visual peserta didik mendapat kesempatan belajar secara mandiri, mengakses atau mengulang kapan dan dimana saja sesuai dengan kebutuhannya bahkan melalui media ini peserta didik dapat mengubah persepsi terhadap materi pendidikan agama Islam yang mungkin sebelumnya dianggap sulit untuk dipahami dan bahkan mereka menganggapnya sebagai materi yang sangat membosankan. Bagi peserta didik tentunya sangat membutuhkan ilmu yang dapat mengasah kemampuan atau potensi dalam dirinya, melalui media pembelajaran audio visual peserta didik dapat menambah pengalaman, wawasan untuk memahami prose pembelajaran. Sumarni Sombolayuk. Pd, menyatakan bahwa media audio visual bertujuan memperkuat daya ingat peserta didik karena penyampaian materi melalui gambar, suara yang dapat membantu peserta didik mengingat dengan baik karena otak manusia sering kali lebih efektif dalam mengingat konten yang diilustrasikan dengan gerakan melalui media audio visual. Pengembangan media pembelajaran melalui media audio visual dalam memiliki beberapa keuntungan dimana media tersebut dapat memberikan visualisasi yang jelas dan konkrit, sehingga langkah-langkah yang diambil peserta didik lebih mudah memahami materi penyelenggaraan jenazah. Selain itu, penggunaan media audio visual juga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar karena materi disajikan secara interaktif dan menarik. Respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran pokok bahasan penyelenggaraan jenazah berbahasa Toraja melalui media audio visual, peneliti mengadakan wawancara dengan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara, observasi proses belajar mengajar dan dokumentasi. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar guna membentuk keberlangsungan proses pembelajaran dengan baik sehingga peserta didik menjadi lebih tertarik pada materi yang diajarkan. Pengembangan media pembelajaran penyelenggaraan jenazah melalui media audio visual di SMAN 2 Toraja Utara memberikan dampak positif yang Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap proses penyelenggaraan jenazah, tetapi juga memperkuat minat dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya setempat. Guru Pendidikan Agama Islam mengetakan bahwa penggunaan media audio visual mampu memberikan presentasi visual dan demonstrasi yang akurat, membantu siswa mengamati dan memahami setiap tahap demi tahap proses penyelenggaraan jenazah dengan lebih jelas. Visualisasi ini tidak hanya mengurangi kebingungan siswa, tetapi juga membantu mencegah kesalahan dalam menjalankan prosedur penyelenggaraan jenazah di tengah Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran ini tidak Sumarni Sombolayuk. Guru mata Pelajaran Geografi SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara tanggal 10 Agustus 2023. Vol 9. No. April 2024 52 | Kharvin dkk. hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga membentuk pemahaman yang lebih mendalam dan praktis bagi peserta didik. Penggunaan media audio visual juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Siswa cenderung lebih terlibat dalam pembelajaran ketika materi disajikan dengan cara yang interaktif dan menarik. Dengan memanfaatkan video, animasi, dan gambar, pengajar dapat menciptakan konten yang menghibur dan memikat, yang membuat siswa lebih fokus dan tertarik untuk belajar. Ini dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis dan produktif. Dalam konteks penyelenggaraan jenazah, media audio visual juga dapat menjadi pengingat yang kuat. Mengingat bahwa proses ini melibatkan banyak langkah dan rincian, visualisasi melalui video atau presentasi membantu peserta didik mengingat setiap tahap dengan lebih baik. Mereka dapat mengulang materi audio visual saat mereka memerlukan pembaruan atau pengingat tentang tata cara penyelenggaraan Pengembangan mempersiapkan peserta didik secara praktis serta memiliki gambaran yang lebih baik tentang praktik penyelenggaraan jenazah. Mereka dapat melihat bagaimana prosedur dilakukan dalam situasi nyata melalui video atau demonstrasi, yang dapat membantu mereka merasa lebih siap jika mereka harus menghadapi situasi tersebut di dunia nyata. Penggunaan media audio visual dalam pengajaran PAI tentang penyelenggaraan jenazah juga dapat memperkenalkan peserta didik pada penggunaan teknologi dalam Dengan menjadi akrab dengan teknologi dalam konteks pendidikan, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan yang akan berguna dalam berbagai aspek kehidupan. Mereka dapat belajar cara mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan sumber daya digital untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan yang lebih luas. Dampak lain dari pengembangan media pembelajaran menurut Abdul Halik Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara bahwa peningkatan pemahaman kesadaran budaya dan agama yang lebih baik tentang penyelenggaraan jenazah dimana peserta didik dapat mengembangkan rasa hormat yang lebih mendalam terhadap budaya dan agama mereka sendiri. Mereka akan lebih menyadari pentingnya menjaga tradisi-tradisi keagamaan dan budaya yang berkaitan dengan kematian dan proses pemakaman. 8 Penggunaan media audio visual dapat memotivasi peserta didik untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan bertanggung jawab. karena penyelenggaraan jenazah bukan hanya tentang tata cara fisik, tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan, seperti kasih sayang, kepedulian terhadap sesama, dan kesiapan untuk menghadapi kematian. Materi ini dapat merangsang refleksi siswa tentang makna hidup dan bagaimana mereka dapat menjadi individu yang lebih baik dalam Kurniawan Yanto Sari. Wawancara tanggal 21 Agustus 2023 Abdul Khalik. Kasi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara. Wawancara Tanggal 10 Agustus 2023. Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Meningkatkan Ketertarikan . Pengembangan media pembelajaran tentang penyelenggaraan jenazah melalui media audio visual di SMAN 2 Toraja Utara memiliki potensi besar untuk mengubah cara peserta didik memahami, menghargai, dan mempersiapkan diri terhadap aspek-aspek keagamaan dan budaya yang terkait dengan kematian dan pemakaman. Dengan memanfaatkan teknologi modern dan pendekatan pembelajaran yang menarik sekolah dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi pemahaman mendalam dan pengalaman berharga dalam menjalani nilai-nilai keagamaan dan budaya Media pembelajaran yang digunakan pada materi penyelenggaraan jenazah ke dalam bahasa Toraja memiliki dampak yang sangat positif. Berdasarkan wawancara dengan Az-Zahrah Maylanastasya siswa kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara mengatakan bahwa: AySaya merasa senang mengikuti pembelajaran materi penyelenggaraan jenazah dengan menggunakan media audio visual dan saya lebih fokus, cepat paham karena dilengkapi dengan gambar. Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa siswa memiliki pengalaman positif terkait penggunaan media audio visual dalam pembelajaran materi penyelenggaraan jenazah. Mereka merasa senang dan fokus serta pemahaman lebih cepat karena kehadiran gambar sebagai pelengkap materi Kesimpulan peneliti bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, memberikan dorongan motivasi dan mempercepat pemahaman siswa. Selanjutnya Nur Hafizhah Wardani. memberikan komentar kepada peneliti dalam hasil wawancaranya berikut Ausaya merasa tertarik dengan hal baru karena materi pembelajaran disampaikan melalui media audio visual yang dilihat dan didengar bagaimana pengurusan penyelenggaraan jenazah yang benar sesuai ajaran IslamAy. Sedangkan menurut Gennela Pamungkaran bahwa: AuSaya tertarik dengan pembelajaran melalui media audio visual karena jika ada yang belum dipahami betul bisa di buka kapan saja kita butuhkan. Ay11 Siswa menyatakan rasa ketertarikan dan keterlibatan penuh dalam materi pembelajaran menandakan bahwa media tersebut efektif dalam Az-Zahrah Maylanastasya siswa kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara. Tanggal 21 Agustus 2023 Nur Hafizhah Wardani. A, siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara. Tanggal 21 Agustus 2023. Gennela Pamungkaran, siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara. Tanggal 21 Agustus 2023. Vol 9. No. April 2024 54 | Kharvin dkk. menarik perhatian siswa. Melalui pembelajaran ini peserta didik diharapkan mampu mengamalkan atau mereka bisa mengajarkan kepada masyarakat untuk menambah wawasan bagi yang belum mengetahui tentang proses penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam. Wawancara dengan Muhammad Arya Pratama siswa kelas XI IPA 4 mengatakan bahwa: Au bagi saya media audio visual sangat membantu dalam memahami materi pelajaran yang diajarkan terutama pada materi penyelenggaraan jenazah dimana pembelajaran mudah diingat karena langsung dilihat dan didengar. Media tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dalam memahami pembelajaran sehingga siswa dapat mengorganisir informasi yang terkandung di dalam materi yang disajikan. Hal tersebut sejalan dengan tori kognitif yang menyatakan bahwa: penggunaan stimulus visual dan uditif bersamaan dapat meningkatkan retensi informasi atau kemampuan siswa untuk menyimpan dan mengingat informasi dalam jangka waktu tertentu. Sementara menurut Fitra Mandala Kamal siswa kelas XI IPS 2 bahwa: Aumenurut saya media sangat membantu sekali karena saya bisa mendengar penjelasan lebih singkat, jelas dan mudah diingat. Sementara Fitriani R. Ambarak mengatakan pembelajaran melalui media audio visual punya keuntungan tersendiri karena bisa diputar di rumah jika belum dipahami di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual ini dapat membantu merubah persepsi dan meningkatkan minat peserta didik terhadap materi pembelajaran secara mendalam. Pendapat lain dari Abdul Hafiz S. Pontoh mengatakan bahwa pembelajaran menggunakan media audio visual materi penyelenggaraan jenazah menjadi lebih mudah dipahami dan dimengerti karena langsung melihat cara memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan jenazah. Sementara Fitra Mandala Kamal mengatakan bahwa mereka lebih mudah memahami pelajaran jika dijelaskan sambil melihat gambar. 16 Nabita Aprilia Uno mengatakan melalui media audio visual pembelajaran muda diingat karena kita bisa membayangkan Muhammad Arya Pratama. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 21 Agustus 2023. Fitra Mandala Kamal. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 21 Agustus 2023. Fitriani R. Ambarak. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 21 Agustus 2023. Abdul Hafiz S. Pontoh. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 04 September 2023. Muhammad Zagar Usman. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 04 September 2023. Kelola: Journal of Islamic Education Management Strategi Meningkatkan Ketertarikan . saat vidio diputar. 17 Sementara Ramayana Putera Radja Nanong mengatakan melalui media audio visual mereka dapat termotivasi untuk belajar dan bisa aktif untuk banyak bertanya kepada guru. Hasil wawancara dengan siswa, peneliti perhatikan beberapa temuan pertama, temuan yang mencerminkan dampak positif penggunaan media audio visual dalam pembelajaran. Sebagian besar siswa mengungkapkan bahwa mereka memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap materi pembelajaran ketika dibandingkan dengan metode konvensional. Hasil tersebut didukung oleh pengakuan siswa tentang tingkat informasi yang lebih tinggi, di mana konsep-konsep lebih mudah diingat dan dipahami melalui elemen audio visual yang terintegrasi. Penggunaan gambar, suara, dan elemen visual lainnya tidak hanya membantu dalam memperjelas konsep-konsep yang kompleks, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan memotivasi bagi siswa. Kedua, keterlibatan siswa muncul sebagai temuan signifikan. Sejumlah siswa menyatakan bahwa mereka merasa lebih terlibat selama pembelajaran dengan media audio visual dibandingkan dengan mencatat materi pembelajaran, mereka lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas dan bertanya lebih banyak. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat merangsang keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan menciptakan lingkungan kelas yang lebih dinamis. Melalui wawancara, sebagian besar siswa mengekspresikan apresiasi terhadap kejelasan konsepkonsep yang disampaikan melalui media audio visual. Visualisasi dan pendekatan audio membantu siswa dalam menghubungkan teori dengan contoh praktis, yang pada gilirannya meningkatkan daya ingat mereka. Hal ini menunjukkan bahwa media tersebut tidak hanya menjadi alat pembelajaran, tetapi juga memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam. Ketiga. Media audio visual ini memberi mereka ruang untuk mengembangkan ide-ide baru, meningkatkan rasa ingin tahu, dan merangsang pemikiran kritis. Dengan kata lain, penggunaan media ini tidak hanya menciptakan lingkungan pembelajaran yang efisien, tetapi juga merangsang perkembangan keterampilan berpikir siswa. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran memberikan dampak positif secara Siswa tidak hanya mencapai pemahaman yang lebih baik dan mempertahankan informasi dengan lebih efektif, tetapi juga merasa lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Nabita Aprilia Uno. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 04 September 2023. Ramayana Putera Radja Nanong. Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Toraja Utara. Wawancara Tanggal 04 September 2023. Vol 9. No. April 2024 56 | Kharvin dkk. PENUTUP Penggunaan media audio visual dapat memberikan kostribusi positif terhadap peningkatkan minat dan kepahaman siswa terhadap materi Pendidikan Islam tentang penyelenggaraan jenazah melalui media audio visual serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkesan dan mendalam bagi siswa. Terbukti dari hasil angket respon siswa terhadap media pembelajaran media audio visual sangat positif dengan memperoleh persentase skor sebesar 92%. Dan sesuai hasil pengamatan peneliti saat media audio visual diimplementasikan pada siswa kelas XI SMAN 2 Toraja Utara terlihat sangat antusias pada saat pembelajaran berlangsung sehingga dapat dikatakan media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada pokok bahasan penyelenggaraan jenazah. DAFTAR PUSTAKA