Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 19-23 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Article history Received Jun 22, 2023 Accepted Apr 15, 2024 Published July 16, 2024 PERANCANGAN USER INTERFACE (UI) DESIGN UNTUK WEBSITE FREEMIE DENGAN METODE DESIGN THINKING Mia Tri Praciska Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi. Universitas Pendidikan Indonesia email: miatripraciska69@gmail. Abstract Freemie is a brand from a company engaged in the Food and Beverage (F&B) sector, which focuses on processed noodle products. The design thinking method is used to help design a better and more functional Freemie website interface. This method involves five stages: empathize, define, ideate, prototype and test. Using system evaluation with the useberry testing tool and calculating test results using SEQ (Single Ease Questio. and SUS (System Usability Scal. The average value of SEQ was obtained, namely task 1 was 5. 8 and task 2 was 6. 2 and the results of the SUS calculation were 89. This means that the design succeeds in providing a better understanding of user needs and design adjustments that are tailored to user preferences and needs. Keywords: user interface, information system, website, design thinking Abstrak Freemie merupakan salah satu brand dari perusahaan yang bergerak di bidang Food and Beverage (F&B), yang fokus pada produk olahan mie. Metode design thinking digunakan untuk membantu merancang tampilan antarmuka website Freemie yang lebih baik dan lebih fungsional. Metode ini melibatkan lima tahapan: emphatize, define, ideate, prototype dan test. Menggunakan evaluasi sistem dengan alat pengujian useberry dan perhitungan hasil pengujian menggunakan SEQ (Single Ease Questio. dan SUS (System Usability Scal. Diperoleh nilai rata - rata dari SEQ yaitu pada task 1 sebesar 5,8 dan task 2 sebesar 6,2 serta hasil dari perhitungan SUS yaitu sebesar 89,6. Hal ini berarti bahwa desain berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan pengguna serta penyesuaian desain yang disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan pengguna. Kata Kunci: user interface, sistem informasi, website, design thinking PENDAHULUAN Perkembangan teknologi pada saat ini khususnya di Indonesia yang menjadi salah satu negara yang dapat berkembang dengan pesat dari tahun ke Salah satunya yaitu dalam bidang internet yang bahkan setiap orang sekarang sangat membutuhkannya dapat menjalin komunikasi dengan yang lain dari jarak jauh. Selain itu dalam dunia bisnis digital saat ini sangat dibutuhkan dalam mempromosikan produk yang telah Oleh sebab itu, dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan klien atau customer sebanyak mungkin dalam hal menarik perhatian masyarakat dengan membuat system informasi yang berbasis website. Dalam pembuatan system informasi berbasis website yaitu membutuhkan User Interface (UI) yang merupakan salah satu bagian perancangan system informasi. Hal tersebut dapat bermanfaat untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan pengguna untuk menggunakan produk ataupun jasa yang ditawarkan dalam system informasi. Jika sebelumnya untuk mengetahui informasi dari suatu perusahaan produsen makanan harus secara langsung mendatangi alamat dari perusahaan tersebut, namun dengan adanya system informasi perusahaan dapat dilihat secara online melalui link yang biasanya tertera dalam media social Design Thinking adalah metode pendekatan dalam merancang solusi yang berfokus pada pengguna. Pendekatan ini menggabungkan pemikiran kreatif dengan proses berorientasi pengguna untuk menghasilkan desain yang inovatif dan berfungsi dengan baik. Terdapat lima tahapan dalam metode Design Thinking, yaitu emphatize, define, ideate, prototype, dan testing. Tahapan-tahapan ini pengguna, menghasilkan konsep desain, dan menguji solusi yang dihasilkan Freemie merupakan sebuah nama brand dari perusahaan yang bergerak di bidang Food and Beverage (F&B), yang fokus pada produk olahan mie lokal yang gluten free. Namun dengan adanya produk yang dijual pihak freemie sendiri belum mempunyai suatu rancangan desain prototype company apalagi website itu sendiri. Untuk merancang sebuah prototipe situs web company, maka harus memiliki User Interface (UI) berdasarkan pengalaman pengguna agar tidak mengalami kesulitan dalam mengoperasionalkan produk yang telah dirancang untuk mendapatkan pengalaman yang memberikan kesan mudah dan nyaman oleh pengguna setelah menggunakan prototype tersebut. Sehingga tujuan dari penelitian ini bermaksud untuk membuat model perancangan User Interface (UI) dengan melakukan inovasi dalam tampilan antarmuka dari website sebuah brand dari perusahaan dengan melalui tahapan dalam metode Design Thinking menggunakan tools useberry dengan perhitungan menggunakan SEQ (Single Ease Questio. dan SUS (System Usability Scal. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode design thinking dengan melalui lima tahapan yang berupa emphatize, define, ideate, prototype, dan testing. Disetiap tahapannya, semua anggota tim dapat berpartisipasi dalam memunculkan solusi baru, fitur-fitur inovatif, atau desain antarmuka yang unik terkait pengalaman pengguna saat menggunakan website dari kompetitor. Kemudian melibatkan pengguna untuk mengevaluasi sejauh mana website ini mudah digunakan dan memenuhi kebutuhan mereka. Pengujian ini dapat melibatkan tugas-tugas khusus yang harus diselesaikan pengguna sambil mengamati interaksi pengguna dengan website menggunakan Kemudian menggunakan perhitungan dari pengukuran usability testing dengan SEQ (Single Ease Questio. dan SUS (System Usability Scal. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut hasil dari pembahasan analisis dan perancangan dengan menggunakan tahapan yang ada dalam metode design thinking : Emphatize Pada tahap ini didapatkan hasil dari berdiskusi bersama tim dan memperoleh berbagai permasalahan yang dialami oleh pengguna ketika mengakses website brand dari kompetitor lain . Sebagian pengguna ingin website yang interaktif dan mudah diakses . Tampilan website yang tidak rapi . Pemilihan warna website kurang menarik . Informasi dalam website terlalu banyak dan kurang variatif. Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 19-23 Define Pada tahap define yaitu proses mendapatkan masukan dari pengguna mengenai kebutuhan yang perlu ada dalam sistem nanti. Dengan membuat user persona yang meliputi identitas diri, tujuan, dan poin permasalahan yang sedang dialami ketika mengakses suatu website. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Prototype Dalam tahap ini membuat perancangan tampilan antarmuka dari sebuah website berdasarkan ide yang telah disetujui pada tahap sebelumnya. Tahap ini menghasilkan desain tampilan antarmuka Low Fidelity Prototype yang berupa wireframe dan High Fidelity Prototype yang berupa desain UI (User Interfac. dari website Freemie. Gambar 1. User Persona Ideate Pada tahap ideate itu dengan melakukan perancangan yang dapat menyelesaikan masalah dengan ide - ide yang disatukan untuk mendapatkan solusi pemecahan masalah yang dirasakan oleh pengguna. Gambar 4. Low Fidelity Prototype Gambar 2. User Flow Gambar 5. High Fidelity Prototype Testing Pada tahap pengujian website yang telah dirancang ini menggunakan alat bantu yaitu useberry sebagai platform testing yang terdapat 2 task skenario yang harus diselesaikan oleh calon Tahap ini bertujuan untuk mendapatkan feedback dari calon pengguna untuk mengetahui kemudahan penggunaan website ini. Pada task skenario 1, responden diminta untuk memilih pengiriman pesan melalui Pada task skenario 2, responden diminta untuk mengirimkan pesan melalui e-mail yang telah tersedia di halaman kontak. Gambar 3. Information Architecture Tabel 4. Hasil Perhitungan SUS Responden Jumlah Nilai (Jumlah*2,. Gambar 6. Hasil task skenario Berdasarkan hasil dari useberry 6 responden telah menyelesaikan task 1 dan task 2 dengan Dan diperoleh rata-rata waktu untuk menyelesaikannya sebesar 1 menit 55 detik dan rata - rata misclick sebesar 45%. Rata - rata Tabel 1. Perhitungan SEQ Responden Task 1 Task 2 Rata - rata Berdasarkan hasil dari perhitungan SUS (System Usablity Scal. pada Tabel 4 mendapatkan nilai rata - rata sebesar 89,6 yang berarti terdapat di atas angka 68 nilai rata - rata dan dapat dianggap layak atau acceptable dengan kategori excellent dan grade scale A Gambar 7. Scale SEQ Berdasarkan perhitungan menggunakan SEQ (Single Ease Questio. diperoleh rata - rata pada task 1 sebesar 5,8 dan task 2 sebesar 6,3. Masuk kedalam kategori yang mudah digunakan bagi pengguna website. Responden Q1 Responden Q1 Tabel 2. Skor asli SUS Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7 Q8 Q9 Q10 Tabel 3. Perhitungan SUS Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7 Q8 Q9 Q10 Gambar 8. Grade SUS PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan melalui tahapan yang terdapat dalam metode design thinking dapat disimpulkan bahwa pada perancangan user interface design website untuk brand Freemie dapat dikatakan berhasil. Dengan merancang sebanyak 5 halaman yaitu halaman beranda, halaman produk, halaman tentang, halaman artikel, dan halaman kontak. Pengguna dimudahkan untuk mengirimkan pesan melalui whatsapp atau e-mail. Untuk pengiriman pesan melalui whatsapp dapat dilihat disetiap footer pada halaman dan untuk pengiriman pesan melalui e-mail dapat dilihat pada halaman kontak. Kemudian hasil dari pengujian pengguna dengan menggunakan Single Ease Question diperoleh nilai rata - rata pada task 1 sebesar 5,8 dan task 2 sebesar 6,3 yang berarti sistem dapat memberi kemudahan kepada user. Jika hasil dari perhitungan System Usablity Scale mendapatkan nilai rata - rata sebesar 89,6 yang dapat dianggap layak atau acceptable dengan kategori excellent dan grade scale A untuk sistem informasi. Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 19-23 Saran Berdasarkan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan, untuk perancangan desain antarmuka untuk website diperhatikan untuk membuat desain sistem atau brand identity untuk membedakannya dari kompetitor lain. Sehingga membuat pengguna merasa nyaman dan tertarik untuk mengaksesnya bahkan dapat meningkatkan branding untuk mendapatkan pelanggan tetap. Dan tetap menerima masukkan untuk informasi yang harus ada dalam website agar yang ditampilkan itu dapat memenuhi kebutuhan REFERENSI