Jurnal Citra Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Tahun 2022 ISSN 2775-1589 Hal. (JCP) http://jurnalilmiahcitrabakti. id/jil/index. php/jcp/index PEMANFAATAN PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM PADA PROBLEM SOLVING SEBAGAI MENUNJANG KEGIATAN PEMBELAJARAN E-LEARNING DI SMK UNITOMO Happy Indra Chusnuraafi. Ekohariadi. Joko Pascasarjana Program Studi Pendidikan Teknologi Kejuruan Universitas Negeri Surabaya 20008@mhs. id, ekohariadi@unesa. id, joko@unesa. Abstract The development of information technology has changed people's thinking patterns. One area that has a significant influence is the field of education, where in education there is a process of communication and information from teachers and students, thus an idea called e-learning which was launched by Google emerged, namely Google Classroom. The purpose of this research is the use of Google Classroom as an alternative effort to improve learning during the Industrial Revolution 4. and the Covid19 period. This research is a qualitative type through literature study. The population of this study includes teachers and students at the UNITOMO Surabaya Vocational School which has 7 Teachers and students of SMK UNITOMO Surabaya use Google Classroom in their learning system. The results of this study indicate that there is convenience from influential users in Google Classroom. Abstrak Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola berfikir Salah satu bidang yang memiliki pengaruh yang signifikan adalah bidang pendidikan, dimana di dalam pendidikan terdapat proses komunikasi serta informasi dari guru dan siswa, dengan begitu munculah ide yang disebut e-learning yang diluncurkan oleh Google yaitu Google Classroom. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan Google Classroom sebagai alternatif upaya untuk meningkatkan pembelajaran di masa Revolusi Industri 4. 0 dan masa Covid19. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif melalui studi pustaka. Populasi penelitian ini meliputi guru dan siswa di sekolah SMK UNITOMO Surabaya yang di dalamnya memiliki 7 jurusan. Para guru dan siswa SMK UNITOMO Surabaya memanfaatkan Google Classroom dalam sistem pembelajarannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya kemudahan dari pengguna yang berpengaruh di dalam Google Classroom. Article History Received:11-07-2022 Reviewed:27-07-2022 Published:30-07-2022 Key Words e-learning, google literature study. Sejarah Artikel Diterima:11-07-2022 Direview:27-07-2022 Disetujui:30-07-20227 Kata Kunci e-learning, google classroom, studi Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 566 PENDAHULUAN Saat ini tantangan Revolusi Industri 4. 0 mengoptimalkan jaringan internet sebagai alat komunikasi yang cepat dan tepat. Perkembangan Revolusi Industri 4. 0 mampu membawa banyak dampak bagi kehidupan. Salah satunya pada bidang pendidikan dengan menghadirkan adanya Revolusi Industri 4. 0 telah mengubah cara belajar mengajar. Jaringan internet menjadi jantung sebuah sistem yang harus dijalankan secara real time agar sistem tesebut dapat beroperasi. Mulai tanggal 2 Maret 2020 Indonesia mengkonfirmasi pertama kali kasus Covid19 sehingga sekolah - sekolah di Indonesia disarankan untuk daring menggunakan internet, tidak diperbolehkan atap muka disekolah, sehingga digantikan dengan pembelajaran dalam jaringan atau Daring. Daring ini memanfaatkan pembelajaran e-learning berguna sebagai pengembangan peluang belajar dengan terbuka dan fleksibel. e-learning memiliki tingkat Keberhasilan karena memanfaatkan teknologi internet untuk memudahkan belajar mengajar dan mampu mencakup beragam sumber daya dan solusi dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja individu atau organisasi (Indonesia, 2. Proses pembelajaran elearning Google Classroom mengoptimalkan pembelajaran bagi guru dan siswa. Selain itu, adanya jaringan internet memberikan alternatif untuk membantu menata menejemen pembelajaran yang dapat dikerjakan lebih fleksibel dan efektif. Google Classroom merupakan suatu sistem pembelajaran sebagai penyediaan bahan pembelajaran bahan ajar yang telah terintegrasi penilaian. Adanya manfaat dari Google Classroom diantaranya sebagai sarana memperlancar pembelajaran antara siswa dengan guru atau guru dan siswa. Dengan memilih Google Classroom manfaat bagi siswa yaitu untuk belajar, menyimak, membaca dan mengirimkan tugas dari jarak jauh. Manfaat bagi guru dapat memberikan materi, berdiskusi dengan siswa, memberikan tugas dengan siswa dengan jarak jauh. Google Classroom ini terhubung dengan Gmail. Google drive. Google meet. Youtube. Google form dan Google Calender. METODE PENELITIAN Melalui aplikasi Google Classroom diasumsikan bahwa tujuan pembelajaran akan lebih mudah direalisasikan dan sarat kebermaknaan. Dengan demikian, penggunaan Google Classroom sangat mempermudah guru dalam menyampaikan informasi dan guru mampu mengelola pembelajaran secara tepat dan bisa mengena ke siswa. Melalui pembelajaran online di era Covid19 ini para guru dan siswa tidak dapat merasakan pembelajaran konvensional secara tatap muka dengan begitu sekolahan memilih mencari solusi agar dapat merasakan nyaman dan aktif dalam mengkonstruksi pengetahuannya melalui dunia maya dengan media pembelajaran online. Google Classroom merupakan solusi terbaik dalam era Covid19. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 567 Google classroom atau yang disebut ruang kelas Google ini merupakan sebuah sekat pembelajaran yang dapat diperuntukkan ditiap ruang lingkup pendidikan yang bertujuan untuk membantu menemukan jalan keluar dari kesulitan yang dialami saat guru atau siswa tanpa menggunakan kertas . saat pembelajarannya. Melalui Google Classroom mempermudahkan guru dan siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar lebih mendalam. Metode penelitian menggunakan metode studi pustaka . iteratur revie. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif melalui studi pustaka. Tahapan penelitian ini dilaksanakan dengan mengumpulkan sumber kepustakaan. Penelitian ini melakukan klasifikasi data berdasarkan formula penelitian (Darmalaksana, 2. Tahap selanjutnya dilakukan pengolahan data dan pengutipan referensi sebelumnya sebagai temuan penelitian, diabstraksikan agar mendapatkan informasi yang utuh, dan diinterpretasikan sehingga menghasilkan pengetahuan untuk penarikan kesimpulan. Adapun pada tahap interpretasi digunakan analisis atau pendekatan, misalnya, filosofis, teologis, sufistik, tafsir, syarah, dan lain-lain. Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat kelas di Google Classroom. Dengan mengundang siswa dengan memberikan kode kelas dari Google Classroom yang telah Materi pembelajaran dengan cara menggunggah di Google Classroom. Kemudian unggahan tersebut akan disampaikan oleh siswa dengan cara dikirim melalui email siswa yang sudah terinput di kode kelas yang telah dibuat. Dengan Google Classroom, apabila siswa telah mengunggah hasil pekerjaannya maupun hasil kuesioner yang terdapat di Google Classroom, maka akan terdapat laporan pada halaman kelas Google Classroom siapa yang sudah menggerjakan atau menyerahkan tugas dan siapa siswa yang belum sama sekali mengerjakan atau menyerahkan tugas yang diberikan oleh guru. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil yang diperoleh berdasarkan pengumpulan data dari penelitian sebelumnya yang menggunakan google classroom dalam proses pembelajaran. Kebanyakan pengguna google classroom dipilih sebagai media pembelajaran memberikan dampak yang positif. Ini menunjukan bahwa pengguna google classroom sangatlah efektif untuk diterapkan di masa covid19, sebagai pengganti proses pembelajaran di sekolah. Dapat dilihat dari penelitian Menurut Hamzarudin Hikmatiar. Dwi Sulisworo dan Mentari Eka Wahyun dengan judul Utilization of Google Classroom-Based Learning Management System in Learning. Merupakan penelitian yang menggunakan metodelogi studi kasus dengan mencari dan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan penggunaan Google Classroom dalam. Berdasarkan hasil peneliti memperoleh data, kemudian data tersebut dibentuk tabel yang tujuannya untuk mengetahui efektifitas penggunaan Learning Management System berbasis Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 568 Google Classroom dalam pembelajaran dan kelayakan Learning Management System berbasis Google Classroom sebagai media pembelajaran. Data hasil penelitiaan disimpulkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan Google Classroom sangat efektif dan memiliki banyak mendapatkan respon positif dari siswa, mahasiswa, dan pengguna Rata-rata hasil validasi kelayakan Google Classroom dinyatakan layak sebagai media pembelajaran. Menurut Willy Prastiyo. AsAoari Djohar dan Purnawan yang berjudul Development Of Youtube Integrated Google Classroom Based E-learning Media For The Light-weight Vehicle Engineering Vocational High School. Merupakan penelitian yang berisikan media e-learning mata kuliah Perawatan Chassis Kendaraan Ringan dan Powertrain. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Dalam pengujian konstruksi dilakukan oleh ahli kurikulum, praktisi dan ahli media pembelajaran. Populasi 23 siswa sebagai pengguna. Data kualitatif dianalisis menggunakan langkah iteratif yaitu membaca/memoing, mendeskripsikan, dan mengelompokkan. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media e-learning ini AulayakAy berdasarkan penilaian ahli, dan berdasarkan respon pengguna menunjukkan reliabilitas konstruk AubaikAy. Pengujian konten menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan Media E-Learning Berbasis YouTube Terintegrasi Google Classroom memiliki hasil belajar yang jauh lebih baik dibandingkan dengan siswa yang menggunakan internet untuk mengakses website tanpa kontrol. Menurut Ela Nur Laili dan Tatik Muflihah yang berjudul The Effectiveness Of Google Classroom In Teaching Writing Of Recount Text For Senior High School yang berisikan untuk mengetahui keefektifan Google Classroom yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks recount siswa SMA dan mengenali prestasi menulis siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperimental. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA di Surabaya Barat. Melibatkan 30 siswa sebagai sampel penelitian ini. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan pre-test, post-test, dan angket. Peneliti menganalisis data menggunakan Wilcoxon Ranks Test untuk menguji Penelitian ini menemukan nilai signifikansi . -taile. lebih rendah dari tingkat signifikansi . ,022 <0,. , maka Ha diterima. Artinya, terdapat nilai yang signifikan terhadap prestasi siswa dalam performa menulis teks recount dengan menggunakan Google Classroom. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa siswa memiliki respon yang netral. Artinya para siswa tidak merasa kesulitan dalam menggunakan Google Classroom. Namun, dapat disimpulkan bahwa Google Kelas secara signifikan memengaruhi kinerja menulis siswa dan membantu mereka menyelesaikan serta mengumpulkan tugas tanpa ada batasan ruang dan waktu. Lebih lanjut, berdasarkan data yang diperoleh, yang dianalisis melalui teori Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 569 Brown, kinerja menulis siswa bersifat imitatif dan intensif. Artinya mereka masih memposisikan diri di kategori utama. Menurut Alexander F. Sibero. Immanuel H. Manurung, dan Rianto Sitanggang yang berjudul Pelatihan Penggunaan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran dan Evaluasi Guru di SMK Negeri 11 Medan. Penelitian ini berisikan proses pembelajaran daring seperti Google Classroom mengoptimalkan pengajaran guru serta pembelajaran siswa. Hasil yang diperoleh positif dari pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara penyelesaian permasalahan pembelajaran yang harus mengikuti protokol kesehatan selama masa pandemi virus Covid19. Menurut Miftahul Janah dan Fatma Yuniarti yang berjudul Google Classroom on Students Writing Learning Process. Penelitian ini berisikan penelitian Mix-Method dengan penerapan exploratory design yang bertujuan untuk . mengetahui bahwa penggunaan Google Classroom dalam proses pembelajaran Menulis dapat membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa, . mengetahui bahwa Google Kelas dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Pesertanya adalah mahasiswa semester IV STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung tahun ajaran 2018/2019. Pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan tes yang kemudian dianalisis menggunakan analisis kualitatif-kuantitatif berjenjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Classroom dapat mendorong siswa untuk menulis, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan menulis. Penelitian ini merupakan penelitian Mix-Method dengan penerapan exploratory design yang bertujuan untuk . mengetahui bahwa penggunaan Google Classroom dalam proses pembelajaran Menulis dapat membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa. Menurut Kwame Ansong-Gyimah yang berjudul Students Perceptions Continuous Intention to Use ELearning Systems: The Case of Google Classroom. Penelitian ini berisikan e-learning yang sangat populer yang diadopsi oleh banyak universitas di Afrika. Namun, dibandingkan dengan lain, studi yang relevan berkaitan dengan Google Classroom tidak memadai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dengan populasi 749 siswa di tiga universitas Ghana. Dari penelitian ini merekomendasikan untuk kantor yang terkait dengan Google Classroom diharapkan untuk meningkatkan fitur untuk pengguna tunanetra. Menurut Abeer Hameed Albashtawi yang berjudul The Effectiveness of Google Classroom Among EFL Students in Jordan: An Innovative Teaching and Learning Online Platform yang meneliti sikap siswa pengguna Google Classroom sebagai platform online yang inovatif. Sebanyak 26 mahasiswa diploma EFL Syria berpartisipasi dalam penelitian Para peneliti menggunakan desain kuasi-eksperimental dan satu kelompok desain pretest-posttest berdasarkan data kuantitatif. Data tersebut dikumpulkan serta dipilih melalui Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 570 tes membaca, menulis dan angket. Menurut hasil penelitian. Google Classroom meningkatkan kinerja membaca dan menulis kekuatan mahasiswa Suriah. Siswa menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan Google Classroom dalam hal kemudahan penggunaan, kegunaan, dan aksesibilitasnya. Masa depan studi harus menganalisis efektivitas Google Classroom sehubungan dengan konteks lainnya. Studi ini menegaskan kewajiban menggunakan Google Classroom di konteks yang lebih luas. SIMPULAN DAN SARAN Google pembelajaran di masa Revolusi Industri 4. 0 dan masa Covid19. Google Classroom memberi kemudahan dari pengguna yaitu. antara guru dan siswa dengan fitur Ae fitur yang ada di Google Classroom. Fitur yang ada pada Google Classroom ini seperti Gmail. Google drive. Google meet. Youtube, dan Google Calender sebagai menunjang kegiatan belajar mengajar secara online. Penulis menyarankan agar guru lebih menguasai platform pembelajaran yang diberikan oleh siswa, dan guru juga harus kreatif dengan mencoba fitur atau platfrom pembelajaran yang lain. Serta siswa harus aktif dan memiliki inisiatif dalam pembelajaran elearning. DAFTAR PUSTAKA