JURNAL REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU Vol. No. Februari 2024 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERAN PERAWAT DALAM PENANGANAN PASIEN HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS NGAMBUR KABUPATEN PESISIR BARAT Deni Kurniati1. Tri Adi Nugroho2. Rizki Yeni Wulandari3. Moh. Heri Kurniawan4. Asril HS5* Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu Lampung asrilhsrmikuap@gmail. ABSTRAK Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian. Semakin rendah tingkat pengetahuan seseorang tentang hipertensi maka semakin tinggi angka kejadian Setiap tahun penderita hipertensi mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2023. Populasi pada penelitian ini berjumlah 315, sample pada penelitian ini 76 responden dipilih menggunakan purpose sampling. Data dianalisis menggunakan uji gamma. Hasil penelitian menunjukkan dari 76 responden terdapat 39 . ,3%) pasien mempersepsikan peran perawat baik. Tingkat pengetahuan pasien tehadap hipertensi 31 . ,8%) memiliki pengetahuan kurang. Berdasarkan uji gamma didapatkan p=0. 803, sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur. Kata Kunci: Hipertensi. Pengetahuan. Peran Perawat ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease that can cause death. The lower a person's level of knowledge about hypertension, the higher the incidence of hypertension. Every year hypertension sufferers increase. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and the role of nurses in treating hypertensive patients at the Ngambur Community Health Center UPTD This research is a quantitative study with a cross sectional design. The population in this study were hypertension patients in the working area of the Ngambur Community Health Center UPTD. Pesisir Barat Regency in 2023. The population in this study was 315, the sample in this study was 76 respondents selected using purpose sampling. Data were analyzed using the gamma test. The research results showed that of the 76 respondents, 39 . 3%) patients perceived the role of nurses as good. The level of knowledge of patients regarding hypertension 31 . 8%) had insufficient Based on the gamma test, it was found that p=0. 803, so there was no relationship between knowledge and the role of nurses in treating hypertension at the Ngambur Community Health Center UPTD. Keywords: Hypertension. Knowledge. Role of Nurses PENDAHULUAN Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian. Menurut World Health Organization (WHO), hipertensi dikategorikan sebagai the silent disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksa tekanan darahnya. Berdasarkan data WHO yang dikutip oleh Yonata, . , mengatakan bahwa jumlah kasus hipertensi di seluruh dunia mencapai 972 juta kasus dengan rincian 333 juta di negara maju dan 639 juta kasus di negara berkembang JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 49 - 54 termasuk di Indonesia. Jumlah kasus hipertensi diperkirakan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025. Hipertensi menjadi penyakit tidak menular terbanyak di Indonesia pada tahun 2018, yakni dengan total 185. 857 kasus pada penduduk usia Ou18 tahun (Riskesdas, 2. Kasus ini meningkat 25,8% dari tahun 2013 (Kemenkes RI, 2. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Lampung, . Hipertensi di Provinsi Lampung mencapai 15,10% pada penduduk usia Ou15 tahun dengan capaian pelayanan Kesehatan sebesar 49,1%. Sementara itu, pada tahun 2018 di Kabupaten Pesisir Barat hipertensi pada penduduk usia >18 tahun mencapai 582 kasus . ,2%) dengan rincian 84,616 kasus pada laki-laki dan 80,803 kasus pada Berdasarkan hasil uji pendahuluan, jumlah kasus hipertensi di Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat pada bulan Oktober tahun 2023 sejumlah 315 kasus, yang mana kasus ini meningkat 49 kasus sejak tiga bulan terakhir. Berdasarkan analisis, hal tersebut disebabkan oleh tidak maksimalnya penanganan pasien oleh perawat yang dibuktikan dengan 7 dari 10 pasien memiliki pengetahuan buruk Sementara itu, 9 dari 15 perawat melakukan edukasi kepada pasien maupun keluarga pasien secara tidak maksimal. Pengetahuan hipertensi juga berpengaruh pada kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan. Penderita hipertensi yang mengetahui dengan baik terkait hipertensi akan patuh Berdasarkan penelitian oleh Rejo & Isnani Nurhayati, . dan Sunarti & Patimah, ,2. , mengatakan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga tentang hipertensi dengan klasifikasi Hipertensi, dimana semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang tentang hipertensi maka semakin rendah angka kejadian hipertensi. Namun, apabila pengetahuan akan buruk maka penatalaksanaan dan penanganan hipertensi juga tidak akan terlaksana dengan baik. Sementara itu, peran tenaga kesehatan dalam penanganan hipertensi juga sangat Perawat dalam menjalankan peran pemberian pengetahuan terkait dengan keperawatan dan tindakan medis yang diterima sehingga pasien atau keluarga dapat menerima tanggung jawab terhadap hal-hal yang diketahuinya. Berdasarkan penelitian oleh Erick Johans Manoppo. Gresty M. Masi dan Wico Silolonga . , menyebutkan adanya hubungan antara peran perawat hipertensi guna peningkatan derajat kesehatan pasien hipertensi. Dampak negatif apabila perawat tidak melakukan tugasnya dengan baik maka dapat mengakibatkan peningkatan kasus hipertensi dan kematian (Gangadharan. Narwal. Gangadharan,2017. Pasthikarini. Wahyuningsih, &Richard, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur tahun 2023. METODE Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan cara survei analitik dengan mengetahui hubungan pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2023. Subjek Penelitian Populasi penelitian ini adalah pasien JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 49 - 54 Hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat sejumlah 315 kasus bulan Oktober tahun 2023. Kemudian, sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan sebanyak 76 responden. Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan berdasarkan hasil Pada variabel pengetahuan digunakan kuesioner dengan pernyataan Ya/Tidak, kemudian hasil dijumlahkan dalam tiga kategori yaitu, baik . -100%), cukup . -75%), dan kurang (<56%). Sedangkan, pada variabel peran perawat menggunakan kuesioner skala likert sebagai pengukur besaran variable dari skala 1-4, pengelompokan dilakukan dengan membuat total skor lalu ditentukan nilai Meannya . Apabila skor nilai O83,73 maka diberi kategori buruk dan apabila >83,73 dikategorikan baik. Analisis Data Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji gamma. Analisis bivariat yang dilakukan pada hubungan tingkat pengetahuan terhadap peran perawat dalam penanganan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur JEMEN DAN HASIL HASIL DAN PEMBAHASAN Pengetahuan Pasien Terhadap Penyakit Hipertensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 responden . ,8%) pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2023 memiliki pengetahuan yang kurang terhadap penyakit Data selengkapnya dapat dilihat pada tabel 1. Penderita sebaiknya meningkatkan pengetahuannya terkait hipertensi mengatasi kekambuhan secara dini atau berupaya melakukan pencegahan sehingga mengurangi terjadinya komplikasi (Wahyuni & Susilowati, 2. Pernyataan tersebut didukung oleh penelitian Dewi dkk . , dimana 47 dari 70 pasien . ,1%) memiliki pengetahuan baik dengan 39 pasien diantaranya patut meminum obat. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Pasien terhadap Penyakit Hipertensi Tingkat Pengetahuan Hipertensi Baik Cukup Kurang Total Frekuensi . Kurangnya disebabkan kurangnya daya tangkap atas informasi, pendidikan yang rendah, kesadaran yang kurang, dan lingkungan yang kurang mendukung baik dari petugas kesehatan terkait hipertensi. Pembelajaran tidak hanya difokuskan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran dan kepedulian keluarga pada hal-hal yang berkaitan dengan hipertensi. Persentase (%) Untuk mencapai hal tersebut, diadakan sharing terkait permasalahan yang terjadi peningkatan kesadaran dan kepedulian keluarga pada hal-hal yang berkaitan dengan hipertensi. Peran Perawat Terhadap Pasien Hipertensi Peran Perawat dalam penanganan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2023 terbanyak dalam kategori baik dengan JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 49 - 54 jumlah 39 responden . ,3%). Sedangkan peran perawat yang termasuk dalam kategori buruk sebanyak 37 responden . ,7%). Data selengkapnya data dilihat pada Tabel 2. Menurut peneliti bahwa peran perawat sangat penting untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya demi peningkatan kesembuhan pasien secara umum dan kesembuhan pasien hipertensi pada Semakin memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien, maka motivasi pasien untuk kesembuhan penyakit akan meningkat. Hal ini sesuai dengan penelitian Erick J, . yang menyebutkan bahwa peran perawat sebagai edukator sangat penting terhadap penatalaksanaan hipertensi, sebanyak 97 ,2%) mengkonsumsi obat. Berdasarkan penelitian Iwan Wahyudi . , pengalaman perawat menjalani peran dan fungsi perawat mengungkapkan bahwa pengalaman perawat dalam menjalani peran dan fungsinya di Puskesmas dimulai dari merawat secara bertanggung jawab mampu mengkoordinasikan pelayanan dalam bentuk program dan kegiatan dengan pihak-pihak lain yang terkait. Tabel 2. Distribusi Frekuensi Peran Perawat terhadap Pasien Hipertensi Peran Perawat Baik Buruk Total Frekuensi . Hubungan Pengetahuan Pasien dan Peran Perawat terhadap Penanganan Pasien Hipertensi Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur Hasil penelitian didapatkan dari 76 responden terdapat 39 . ,3%) Persentase (%) pasien mempersepsikan peran perawat baik pengetahuan pasien tehadap hipertensi 31 . ,8%) memiliki pengetahuan kurang. Berdasarkan uji gamma didapatkan p-value . 803>0. sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur. Tabel 3. Hubungan Pengetahuan Pasien dan Peran Perawat terhadap Penanganan Pasien Hipertensi Pengetahuan Baik Cukup Kurang Total Baik Peran Perawat Gresty M. Masi. Wico Silolonga , tentang Hubungan peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan Total 0,803 penatalaksanaan hipertensi di Puskesmas Tahuna Timur, di dapatkan bahwa peran perawat dan kepatuhan penatalaksanaan JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 49 - 54 dikategorikan baik dan patuh dengan presentase sebanyak 69 % atau 71 Pada hasil analisis uji chi-square menunjukan nilai p=0,166 . >0,. yang berarti menerima hipotesis nol bahwa pada penelitian ini tidak ada hubungan peran kepatuhan penatalaksanaan hipertensi di Puskesmas Tahuna Timur. Hasil penelitian yang tidak sejalan dilakukan oleh (Maswibowo, 2. yang melakukan penelitian hubungan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas Gang Sehat Pontianak diperoleh hasil nilai p value = 0,000 . <0,. dengan nilai . korelasi 0,0905 yang artinya ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan perilaku pengendalian Penelitian yang dilakukan juga oleh Dewi Anggriani Harahap dkk . berdasarkan pengetahuan dan kepatuhan minum obat antihipertensi didapatkan ada hipertensi tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampa dengan nilai p= . O . Peran perawat sangat penting untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya demi khususnya kesembuhan pasien hipertensi. Semakin baik perawat memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien, maka angka penderita hipertensi semakin Faktor pengetahuan pasien yang kurang disebabkan kesadaran pasien akan pentingnya kesembuhan buruk, lingkungan yang tidak mendukung dan daya tangkap pasien serta pendidikan yang rendah. KESIMPULAN Tidak pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur tahun 2023. Faktor lainnya yang hipertensi seperti kesadaran pasien itu sendiri dan faktor lingkungan pasien. Namun, pengetahuan pada perawat terutama untuk perawatan dan edukasi kepada pasien sehingga penanganan hipertensi lebih baik dan kasus hipertensi menurun. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih kami ucapkan kepada Pihak Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat. Keluarga Pasien dan seluruh orang yang terlibat pada penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA