Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. No. July-December 2022 http://jurnal. id/index. php/jiak/index ISSN: 2580-510X/ P-ISSN: 2548-9453 ARTICLE INFORMATION Received November 23 2022 Accepted December 5 2022 Published December 10 2022 Pengaruh Kepemimpinan. Locus of Control Terhadap Kinerja Pengelola Keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo Afiqah Syahrani Insyirah1. Jumawan Jasman2 Universitas Muhammadiyah Palopo email: afiqahsyahrani@student. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan locus of control terhadap kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan survey dengan memberikan daftar pernyataan kepada respon dalam hal ini wajib orang Kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 30 eksemplar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan tambahan uji validitas dan uji reliabilitas. Penelitian ini juga menggunakan pengujian hipotesis berupa uji koefisien determinasi (R ) dan uji parsial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: berdasarkan hasil penelitian analisis data di ketahui bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Sedangkan locus of control berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengelola keuangan dimana locus of control terbagi dua yaitu internal berpengaruh positif dan eksternal berpengaruh negatif pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Kata kunci: Kepemimpinan. Locus of control. Kinerja Pengelola Keuangan ABSTRACT This study aims to determine the effect of leadership and locus of control on the performance of financial managers at the Palopo City Environmental Service. This research method uses a survey approach by providing a list of statements to the response, in this case it is mandatory for individuals. The questionnaires distributed to respondents were 30 copies. This study uses a quantitative approach and uses multiple linear regression analysis with additional validity and reliability tests. This study also uses hypothesis testing in the form of coefficient of determination test (R ) and partial test . The results of this study indicate that: based on the results of data analysis research, it is known that leadership has a positive and significant effect on the performance of financial managers at the Environmental Service of Palopo City. While the locus of control has a significant effect on the performance of financial managers where the locus of control is divided into two, namely the internal positive effect and the external negative effect on the Palopo City Environmental Service. Page Keywords: Leadership. Locus of control. Financial Manager Performance DOI: https://doi. org/10. 32639/jiak. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. No. January-July 2022 PENDAHULUAN Kinerja pemerintah daerah saat ini sedang dicermati karena dianggap tidak dapat memberikan hasilpositif yang akan diperhatikan oleh masyarakat. Masyarakat mengharapkan pemerintah yang merupakan perwujudan gagasan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, yang dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik. Rendahnya kinerja pemerintah daerah diduga disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain system pengelolaan keuangan daerah yang kurang baik yang dimulai dari proses perencanaan dan penganggaran APBD (AnggaranPendapatan dan Belanja Daera. , pelaksanaan dan penatausahaan APBD, serta akuntabilitas dalam bentuk anggaran. Pelaporan hasil pelaksanaan dan pengawasan APBD. Satuan kerja perangkat daerah masih mengalami kesulitan dalam pelaksanaan dan penatausahaan APBD, misalnya dalam hal pemahaman tentang bagaimana membuat dokumentasi yang diperlukan untuk pelaksanaan APBD. Misalnya Surat Pertanggung jawaban (SPJ). Surat Permintaan Pembayaran (SPP), dan dokumen pelengkap lainnya. Keterbatasan ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran anggota staf tentang bagaimana aturan yang mengatur pengelolaan keuangan daerah yang mempengaruhi kinerja mereka. Dari berbagai unsur, seperti keahlian dan motivasi personel yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah. Kompetensi sumberdaya manusia yang unggul dan professional merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu. SKPD membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas yang didukung oleh latar belakang keuangan dan akuntansi untuk pengelolaan keuangan daerah yang efektif. Sehingga sumber daya manusia yang kompeten akan mampu memahami penalaran akuntansi dengan baik agar dapat menerapkan sistem akuntansi (Rafar et al, 2. Pemerintah dianggap berjalan dengan baik apabila dapat menjalankan operasionalnya secara efisien sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Kinerja adalah penyebab langsung dari manajemen keuangan yang kuat. Pengelolaan keuangan daerah terkadang mengalami perubahan regulasi yang berbeda di era reformasi kontemporer. Modifikasi ini menunjukkan kepada pemerintah daerah bagaimana melakukan pengelolaan keuangan yang kuat untuk mendorong tata pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih. Keberhasilan penyelesaian suatu pembangunan daerah tidak lepas dari persoalan pengelolaan keuangan daerah yang dikelola dengan manajemen yang kompeten. Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain secara positif sehingga mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan untuk menghitung efektivitas seorang Page Indikator utama kinerja pengelolaan keuangan yang efektif, dapat dilihat melalui beberapa indikator, salah satunya ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan daerah, ketepatan waktu penyampaian Laporan Keuangan Daerah (LKPD) dan peningkatan penilaian BPK terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah. LKPD. Sistem akuntansi pemerintah daerah adalah sistem yang dapat mengolah data keuangan, pencatatan, hingga hasil pelaporan keuangan yang menghasilkan informasi yang jelas yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan tentang perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pertanggungjawaban pemerintah daerah yang akan menghasilkan keuangan yang baik. Hasil dan opini laporan keuangan mencerminkan kinerja para pengelola keuangan di suatu pemerintah daerah. Berdasarkan permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, yang kemudian diubah lagi dengan Permendagri Nomor 58 Tahun 2005. Sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan yang sebelumnya terpusat pada kantor, lembaga, biro, dan departemen keuangan, telah berubah menjadi desentralisasi di setiap Kantor Wilayah, yang merupakan perubahan yang sangat mendasar dalam peraturan. Satuan Kerja Perangkat (SKPD), di mana laporan keuangan SKPD juga Agar peraturan yang telah ditetapkan dapat diterapkan dengan benar dalam skenario ini. SKPD harus dapat menerapkan modifikasi terhadap peraturan pengelolaan keuangan tersebut. Untuk itu. SKPD harus memiliki kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang baik dan berkinerja baik, khususnya dalam mengelola keuangan (Adinita, 2. Insyirah & Jasman PENGARUH KEPEMIMPINANA Keberhasilan atau kegagalan seorang pemimpin sering dipandang sebagai komponen terpenting dalam suatu organisasi . Pemimpin harus mempertimbangkan dengan hati-hati untuk mengembangkan, melibatkan, dan memobilisasi semua karyawan yang berpotensial di lingkungan mereka untuk mencapai volume dan beban kerja yang terarah. Pemimpin harus memberikan pembinaan yang serius kepada anggota staf mereka untuk mendorong komitmen dan kepuasan, yang akan akhirnya mengarah pada peningkatan kinerja Kartono . Kinerja yang tinggi dihubungkan dengan motivasi yang tinggi. Sebaliknya, motivasi yang rendah dihubungkan dengan kinerja yang rendah. Siagian . mengemukakan bahwa Aumotivasi merupakan daya dorong bagi seseorang untuk memberikan kontribusi yang sebesar mungkin demi keberhasilan organisasi mencapai tujuanAy. Kinerja seseorang kadang-kadang tidak berhubungan dengan kompetensi yang dimiliki, karena terdapat faktor diri dan lingkungan kerja yang mempengaruhi kinerja. Locus of control, menurut Rotter . , adalah gagasan bahwa seseorang dapat atau tidak dapat mempengaruhi nasibnya sendiri. Seperti yang didefinisikan oleh Brownell dalam karyanya dari tahun 1981, adalah sejauh mana seseorang menerima tanggung jawab pribadi untuk keadaan mereka. Ada hubungan yang signifikan antara pengaruh stres, pekerjaan, dan faktor lain serta locus of control. kepuasan kerja, dan efektivitas. Menurut Falikhatun . , keadaan tertentuAivariabel situasional yang datang dari luar orang tersebut dan faktor internal yang berasal dari dalamAisebagian besar bertanggung jawab atas seberapa efektif kinerja seorang karyawan di tempat kerja. Elemen pribadi mencakup hal-hal seperti jenis kelamin, kesehatan, pengalaman, dan karakteristik psikologis seperti motivasi, kepribadian, dan locus of control. Faktor situasional mencakup hal-hal seperti kepemimpinan, kinerja, interaksi interpersonal, dan budaya organisasi. Salah satu elemen yang sering dikaitkan dengan kinerja, etos kerja, kebahagiaan kerja, dan harga diri adalah locus of control yang penting karena memungkinkan seseorang untuk menilai seberapa baik mereka mengendalikan kinerja mereka dengan melihat seberapa efektif mereka dapat mempengaruhi peristiwa yang terjadi pada mereka. Pusat kendali terdiri dari pusat kendali internal dan pusat kendali Pusat kendali adalah self-efficacy dan kapasitas untuk mengatur beban kerja seseorang. Salah satu dari dua jenis locus of control ini adalah locus of control internal, yang menunjukkan persepsi seseorang bahwa mereka bertanggung jawab atas kinerja mereka pada pekerjaan di dalam organisasi. Individu dengan locus of control eksternal yang percaya bahwa tindakan mereka di tempat kerja dan keberhasilan tugasnya lebih dipengaruhi oleh faktor luar, seperti organisasi (Hidayat, 2. Faktor penting dalam mengetahui seberapa baik kinerja organisasi secara keseluruhan adalah kinerja keuangan perusahaan, yang biasa dikenal dengan kondisinya. Untuk mengevaluasi keberhasilan finansial suatu bisnis, diperlukan indikator khusus. Analisis kinerja keuangan organisasi dimungkinkan berkat rasio keuangan. Pengelolaan keuangan daerah yang efektif akan berdampak pada pembangunan suatu Pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan secara ekonomis, efektif, efisien, atau sesuai dengan value for money, partisipasi, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengelolaan keuangan daerah yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan keterampilan keuangan daerah yang memadai. Page Dinas Lingkungan Hidup merupakan salah satu instansi pemerintahan yang berada di ruang lingkup Kota Palopo. Kantor ini bertujuan untuk menangani atau mengatasi berbagai permasalahan lingkungan yang ada di Kota Palopo. Dalam melaksanakan tugasnya. Dinas Lingkungan Hidup menyusun berbagai rencana strategi dalam upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dinas Lingkungan Hidup merupakan salah satu instansi yang mempunyai beberapa kinerja pengelola keuangan dengan sifat dan karakter yang berbeda-beda. Kinerja pengelola keuangan ini di tuntut untuk mempunyai tingkat konsentrasi . yang tinggi dalam bekerja, hal tersebut berhubungan dengan kontrol kinerja / locus of control ( pusat kendali ) mereka dalam bekerja. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. No. January-July 2022 KAJIAN LITERATUR Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan faktor penentu dalam sebuah perusahaan. Berikut beberapa definisi kepemimpinan yang dikemukakan oleh berbagai ahli: Tujuan kepemimpinan dalam organisasi, menurut Sutikno . , adalah untuk membujuk orang yang dipimpinnya agar mau mengikuti harapan atau petunjuk orang yang dipimpinnya. Setiawan dan Muhith . menyatakan bahwa berbagai faktor yang berkaitan atau berpengaruh positif pada proses kepemimpinan dalam bisnis, termasuk: Berikut ini disebutkan dalam urutan, yaitu : kepribadian, kebijakan, persyaratan pekerjaan, iklim organisasi, dan dan perilaku atasan. Menurut Siagian . , indikator kepemimpinan adalah sebagai berikut: budaya saling percaya, menghormati sudut pandang bawahan, menjaga perasaan mereka, dan memperhatikan kenyamanan mereka di tempat kerja semuanya diperlukan sama . Memperhatikan kesejahteraan bawahan. Mengenali status bawahan secara akurat dan proporsional. Mempertimbangkan seberapa puas bawahan dengan pekerjaan mereka saat mereka melaksanakan tugas yang diberikan kepada mereka. Locus of Control Locus of Control, juga dikenal sebagai pusat kendali, yang mengacu pada rasa kontrol seseorang atas pekerjaan mereka terhadap efikasi diri. Lokus pengendalian internal, yang menunjuk seseorang sebagai orang yang percaya bahwa mereka bertanggung jawab atas perilaku pekerjaan mereka dalam organisasi adalah salah satu dari dua jenis lokus kontrol ini. Sedangkan Locus of control eksternal yang mencirikan individu yang merasa bahwa perilaku kerja dan keberhasilan tugasnya di sebabkan oleh faktor di luar dirinya yaitu organisasi. Ketika menghadapi masalah atau insiden yang berdampak pada kinerja mereka, karyawan melihatnya dari perspektif bahwa mereka sepenuhnya mengatur diri sendiri, mengendalikan nasib mereka sendiri, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri. Mereka mengaitkan kesuksesan mereka dengan upaya setiap individu ketika mereka berkinerja baik. Seorang karyawan yang mempertimbangkan karirnya dalam sebuah perusahaan adalah contoh Karyawan dengan locus of control eksternal dapat mengaitkan keadaan, seperti penyelia yang tidak beruntung atau tidak adil, dll. , sedangkan mereka yang memiliki locus of control internal akan lebih menyalahkan diri mereka sendiri atas kegagalan mereka untuk mendapatkan posisi. Kinerja Pengelola Keuangan Kinerja, baik untuk individu maupun untuk organisasi, adalah pencapaian dari apa yang direncanakan. Jika hasil yang dicapai sesuai dengan rencana, maka kinerja berhasil dilaksanakan. Jika pencapaiannya lebih besar dari yang diharapkan, maka kinerjanya sangat baik. Kinerja yang buruk diakibatkan oleh pencapaian yang tidak sesuai atau berbeda dengan yang diharapkan (Sularso dan Restianto, 2. Kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilakukan oleh aparat atau pegawai pengelola keuangan daerah dalam menjalankan tugasnya menjadi tolak ukur keberhasilan seorang pengelola keuangan. Menurut Pasal 4 Ayat 1 PP No. 58 Tahun 2005 yang mengatur tentang pengelolaan keuangan daerah, keuangan daerah ditangani secara sistematis, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, secara efektif, ekonomis, dan transparan, serta bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan memperhatikan kebutuhan lingkungan (Rahmah, 2. Kepemimpinan Gambar 1. Model Pengujian Page Locus of Control Kinerja Pengelola Insyirah & Jasman PENGARUH KEPEMIMPINANA METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Objek penelitian ini adalah pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup. Sampel dalam penelitian ini dihasilkan dengan metode sampel jenuh . , yaitu teknik pengambilan sampel dengan menggunakan seluruh populasi sebagai responden atau sampel yang berjumlah 30 pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Teknik penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan tambahan uji validitas dan uji reliabilitas. Penelitian ini juga menggunakan pengujian hipotesis berupa uji koefisien determinasi (R. dan uji parsial. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Regresi Liner Berganda Untuk mengetahui pengaruh antara kepemimpinan dan locus of control terhadap kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup maka digunakan analisis regresi linear berganda, dimana variabel bebasnya adalah kepemimpinan (X. dan locus of control (X. , serta variabel terikatnya adalah kinerja pengelola keuangan (Y). Berikut hasil uji regresi linear berganda yang dilakukan : Tabel 1. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Model 1 (Constan. KEPEMIMPINAN LOCUS_OF_CONTROL_ Unstandardized Coefficients Std. Error 43,663 6,256 0,286 0,139 -0,86 Standardized Coefficients Beta 0,162 0,258 -0,664 6,98 2,062 5,300 ,049 Sumber: Data Penelitian . Dari hasil uji regresi berganda yang dilakukan pada tabel di atas, dapat di buat persamaan sebagai Y = 43,663 0. 286 X1 0. 860 X2 Hasil dari analisis tersebut dapat diinterpretasikan bahwa nilai a = apabila nilai koefisien regresi untuk kepemimpinan dan locus of control sama dengan nol, maka kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo sebesar 43,663. Nilai koefisien b1 sebesar = 0,286, berarti bahwa apabila kepemimpinan meningkat sebesar satu satuan, maka kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo sebesar 0,286 satuan. Nilai koefisien b2 sebesar = -0,860, berarti apabila locus of control meningkat sebesar satu satuan, maka variabel kinerja pengelola keuangan akan turun juga sebesar 0,860 satuan. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk menguji validitas instrumen, penulis menggunakan aplikasi SPSS versi 22, validitas dilakukan dengan mengunakan uji signifikansi yaitu membandingkan degree of freedom . = n-2 dimana n adalah jumlah sampel. Pada kasus ini besarnya df = 30-2 = 28 dengan 0,05 di dapat rtabel 0,360. Jika r-hitung lebih besar dari r-tabel dan nilai r positif, maka butir pernyataan tersebut di katakan valid. Kepemimpinan X1 Item Pernyataan Corrected item total correlation r-tabel Keterangan X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid X1. Valid Page Variabel Tabel 2. Hasil Uji Validitas Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. No. January-July 2022 Locus Of Control X2 Kinerja Pengelola Keuangan Y X1. Valid X1. Valid X1. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan tabel hasil uji validitas diatas, diketahui bahwa seluruh item pernyataan dalam penelitian ini adalah valid karena r-hitung lebih besar dari r-tabel . Uji Reliabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari suatu Suatu kuesioner dikatakan reliable atau handal jika jawaban pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Jika nilai cronbachAos alpha > 0,60, maka dikatakan reliable. Tabel 3. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Cut of Point . Kepemimpinan 0,878 Locus of Control 0,835 Kinerja Pengelola Keuangan 0,796 0,60 Sumber: Data Penelitian . Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Berdasarkan hasil uji reliabilitas pada tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai reliabilitas yang dicapai pada masing-masing variabel lebih besar dari 0,6 artinya instrumen yang digunakan reliabel. Page Tabel 4. Hasil Koefisien Determinasi Adjusted R Square Change Statistics Model R Square Std. Error of the R Square F Change Estimate Change ,796 0,634 0,606 3,63 0,634 23,342 Sumber: Data Penelitian . Uji Determinasi (R ) Nilai R Squarepada tabel 4 menunjukkan nilai sebesar 0,634 atau 63,4%. yang berarti kepemimpinan dan locus of control mempunyai pengaruh terhadap kinerja pengelola keuangan sebesar 63,4%, sedangkan 6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Insyirah & Jasman PENGARUH KEPEMIMPINANA Uji Simultan ( Uji F ) Uji F merupakan uji secara simultan untuk mengetahui apakah variabel kepemimpinan dan locus of control secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pengelola Uji F dilakukan untuk membandingkan Fhitung dan Ftabel. Model Tabel 5. Uji Model F Sum of Squares Regression 614,986 Residual 355,68 Total 970,667 Mean Square 307,493 13,173 Sig. 23,342 ,000 Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan uji F diperoleh bahwa hasil nilai F hitung sebesar 23,342 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000%, dimana Fhitung . > Ftabel . maka secara bersama- sama atau secara simultan kepemimpinan (X. dan locus of control (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengelola keuangan (Y) pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Uji t Uji T dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung > t tabel dan nilai signifikansi < 0,05, maka dikatakan pengaruhnya signifikan, dan apabila t hitung < t tabel dan nilai signifikansi > 0,05, maka dikatakan pengaruhnya tidak signifikan. Tabel 6. Hasil Uji t Model (Constan. Kepemimpinan Locus Of Control Sumber: Data Penelitian . Berdasarkan uji t pada tabel 6, maka pengujian variabel-variabel bebas dapat di jabarkan bahwa Variabel kepemimpinan (X. menunjukkan nilai thitung lebih besar dari t-tabel, . 062>2,. , berarti variabel kepemimpinan (X. berpengaruh terhadap kinerja pengelola keuangan, dengan demikian hipotesis pertama diterima. Variabel locus of control (X. menunjukkan nilai thitung lebih besar dari ttabel, (-5. 300 > 2,. , berarti variabel lotus of control (X. berpengaruh terhadap kinerja pengelola keuangan, dengan demikian hipotesis kedua diterima. Locus of control tidak memiliki pengaruh yang positif yang disebabkan oleh sebagian karyawan merasa diri mereka menjadi korban sari takdir mereka. Mereka percaya bahwa apa yang terjadi pada mereka itu hanya keberuntungan atau kesempatan. Lokus of control pada karyawan tidak banyak berpengaruh seberapa besar mereka yakin terhadap tindakan mereka yang dapat berdampak pada bagaimana sesuatu akan berakhir. Ketika locus of control menjadi lebih efektif, maka kinerja yang dihasilkan akan Hal ini dilihat dari hasil penelitian dari Puspitayanti . Savira, et al . Muawwanah . Kusnadi dan Suputhra . , serta Srimindarti . yang membuktikan bahwa locus of control berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Page Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo secara simultan atau parsial dipengaruhi oleh kepemimpinan dan locus of Kesimpulan yang dapat diambil dari rumusan masalah, berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dan perdebatan yang dikemukakan, bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengelola keuangan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Sedangkan locus of control,memiliki dampak yang cukup besar terhadap kinerja pengelola keuanganPada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Locus Of Control ada dua jenis, yaitu: internal, yang berdampak baik, dan eksternal, yang berdampak negatif. X1 berpengaruh Y. X2 Berpenger y dan X1 dan X2 berpengeras terhadap Y. SIMPULAN Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. No. January-July 2022 Adapun saran-saran yang dapat diberikan sehubungan dengan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan adalah sebagai berikut :. Bagi pengelola keuangan, disarankan agar dapat mematuhi sepenuhnya peraturan yang telah di tetapkan oleh dinas sesuai dengan peraturan daerah yang telah di tetapkan tentang struktur desentralisasi, agar kinerja pengelola keuangan daerah dapat terlaksana dengan baik, selain itu pengelola keuangan juga harus lebih teliti dalam menjalankan tugasnya dan tidak mudah terpengaruh faktor dari luar yang dapat menghambat pekerjaan. Bagi Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo diharapkan agar lebih memperhatikan faktor pusat kendali individu pengelola keuangan baik itu faktor dari luar maupun dari dalam, agar mereka dapat yakin pada diri sendiri dalam menjalankan tugasnya dan tidak gampang terpengaruh dari aktivitas luar demi tercapainya tujuan dinas dalam menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan yang baik. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat meneruskan dan mengembangkan penelitian yang lebih mendalam dengan memperluas objek penelitian bukan hanya pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota palopo,tetapi juga kantor dinas yang lain. Selain itu disarankan untuk menambah variabel lain dalam penelitian ini, tidak hanya tentang desentralisasi dan pusat kendali tetapi faktor lain yang mempengaruhi kinerja pengelola keuangan. REFERENSI