Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis 5. : 47-54 https://jurnal. net/index. php/jikab doi: https://doi. org/10. 53088/jikab. ISSN: 2962-2433 Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta Anggara Hendra Saputra1. Indra Lila Kusuma2. LMS Kristiyanti3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia. Sukoharjo. Indonesia. Alamat Email: anggarahendra9@gmail. com1, lilasofyan79@gmail. com2, lms. kristiyanti@yahoo. Sitasi Artikel: Saputra. Kusuma. , & Kristiyanti. Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 5. , 47Ae54. https://doi. org/10. 53088/jikab. Abstract: This study aims to analyze the effect of service quality, accountability, and transparency of financial information on public trust in Laweyan District. The research method used is quantitative with a survey The sample in this study amounted to 100 respondents consisting of sub-district/urban village service and finance officials. RT heads, and the general public. Data analysis techniques used include descriptive statistical tests, data instrument tests, classical assumption tests, and hypothesis tests with the help of SPSS software version 23. The results of the regression test show that service quality has a significant effect on public trust, which means that the better the public service provided, the more public trust will increase. Accountability has also been shown to have a significant effect, indicating that clear accountability for financial management and government performance encourages public trust. Furthermore, transparency of financial information also has a significant effect, indicating that openness of information on public fund management can increase public trust in the government. These findings indicate that improving service quality, accountability, and transparency together can strengthen public trust in the Laweyan District government. Keywords: accountability, financial information transparency, public trust, service quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan transparansi informasi keuangan terhadap kepercayaan masyarakat di Kecamatan Laweyan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang terdiri dari pejabat pelayanan dan keuangan kecamatan/kelurahan, ketua RT, serta masyarakat umum. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji statistik deskriptif, uji instrumen data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan bantuan software SPSS versi 23. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan masyarakat, yang berarti semakin baik pelayanan publik yang diberikan, maka kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat. Akuntabilitas juga terbukti berpengaruh signifikan, menunjukkan bahwa pertanggungjawaban yang jelas atas pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah mendorong kepercayaan publik. Selanjutnya, transparansi informasi keuangan juga berpengaruh secara signifikan, yang menunjukkan bahwa keterbukaan informasi pengelolaan dana publik dapat meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan transparansi secara bersama-sama dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kecamatan Laweyan. Kata Kunci: akuntabilitas, kepercayaan masyarakat, kualitas pelayanan, transparansi informasi keuangan. Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Saputra. Kusuma. , & Kristiyanti. Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta. memberikan masukan strategis guna memperkuat Pendahuluan Latar belakang penelitian ini berfokus pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah hubungan yang harmonis antara pemerintah dan Kecamatan Laweyan. Tanpa adanya kepercayaan. Pertanyaan tujuan dari penelitian ini adalah: pelayanan publik cenderung tidak dimanfaatkan Apakah kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan secara optimal, program pembangunan berpotensi ditolak, dan muncul persepsi negatif terhadap kepercayaan masyarakat Kecamatan Laweyan? pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, penting Dengan menjawab pertanyaan ini, penelitian ini bagi pemerintah kecamatan untuk memastikan bertujuan untuk memberikan rekomendasi berbasis data bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan akuntabilitas, dan transparansi informasi keuangan hubungan antara masyarakat dan pemerintah. kepercayaan publik. Tinjauan beberapa penelitian sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh Wididana, . kualitas pelayanan berpengaruh signifikan masyarakat. Fitri Sukmawati & Alfi Nurfitriani, . terhadap kepercayaan masyarakat. Oktavia, . transparansi memiliki hubungan yang erat dengan kepercayaan masyarakat. Namun, studi lain, dijalankan terutama dalam hal kualitas pelayanan, mampu menumbuhkan dan mempertahankan Tinjauan Teoritis Kerangka teoritis dalam penelitian ini berfokus kepercayaan masyarakat Kecamatan Laweyan. Teori kepercayaan masyarakat, jika dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang responsif. Menurut Putri & Utomo, . kualitas menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan tidak pelayanan dapat diartikan sebagai parameter untuk berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat, mengevaluasi apakah suatu produk atau layanan Sofyani memiliki manfaat sesuai harapan. Dengan kata lain, berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat, suatu layanan dianggap berkualitas jika mampu Fitri Sukmawati & Alfi Nurfitriani, . yang berfungsi sebagaimana mestinya dan memberi menyatakan bahwa transparansi tidak berdampak penerima nilai utilitas yang mereka antisipasi. Akibatnya, saat mengevaluasi kualitas produk atau masyarakat desa. Hal ini menunjukkan adanya layanan, kualitas layanan merupakan metrik yang Tahar, . Saroji, dampak akuntabilitas dan transparansi terhadap Mardiasmo, . kepercayaan publik, sehingga menyoroti perlunya akuntabilitas merujuk pada kewajiban untuk penyelidikan tambahan. Alasan diadakannya penelitian ini adalah untuk kepada pihak yang memiliki kepentingan. Dengan kata lain, orang yang diberi amanah . wajib ketiga variabel tersebut memengaruhi tingkat memberitahukan kepada orang yang berwenang kepercayaan masyarakat di Kecamatan Laweyan. Hasil tindakan yang dilakukan, dan juga wajib membuat Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 47-54. laporan beserta dokumen pendukung. Transparansi statistik untuk mendapatkan temuan yang objektif memberi tahu orang yang membutuhkan informasi masyarakat (Tahir, 2. Bersama dengan data lain Dengan kuantitatif, peneliti dapat mengukur hubungan antar variabel dengan lebih tepat dan menghasilkan rekomendasi yang berbasis data. yang akan digunakan pihak bersangkutan untuk Objek penelitian ini berfokus pada otoritas memberitahukan keputusan politik, sosial, dan pemerintah dan masyarakat umum di Kecamatan Laweyan. Sebanyak 100 responden dipilih sebagai mengungkapkan data keuangan. sampel penelitian dengan menggunakan teknik Menurut Haning et al. , . publik adalah gagasan bahwa pemerintah memiliki wewenang untuk melaksanakan kebijakan yang telah diputuskan untuk kepentingan terbaik bagi Persepsi masyarakat atau kelompok terhadap kemampuan lembaga pemerintah untuk menyediakan layanan publik dengan cara yang masyarakat dikenal sebagai kepercayaan publik. Penelitian ini berupaya mengisi gap dalam literatur dengan menganalisis bagaimana ketiga variabel ini kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan kepercayaan masyarakat. dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebagai H1: Terdapat pengaruh kualitas pelayanan Kecamatan Laweyan. H2: Terdapat pengaruh akuntabilitas terhadap kepercayaan masyarakat Kecamatan Laweyan. H3: Terdapat pengaruh transparansi terhadap kepercayaan masyarakat Kecamatan Laweyan. Metode Penelitian Penelitian peneliti untuk memilih responden berdasarkan kriteria tertentu, seperti pejabat kecamatan dan kelurahan bagian pelayanan dan bagian keuangan, serta ketua RT dan masyarakat umum Kecamatan Laweyan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari pertanyaan tertulis akan disebarkan kepada responden untuk memperoleh informasi mengenai pendapat dan pengalaman mereka terkait kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan transparansi. Kuesioner ini menggunakan skala Likert untuk mengukur sikap responden terhadap setiap pernyataan. mengenai kondisi yang Berdasarkan tinjauan teoritis ini, hipotesis yang purposive sampling. Teknik ini memungkinkan Dalam penelitian ini, terdapat beberapa variabel Pertama, kualitas pelayanan (X. yang menjadi dengan pemerintah. Kedua, akuntabilitas (X. Ketiga, transparansi (X. memastikan masyarakat tahu dan paham ke mana dana publik dialokasikan. Terakhir, (Y) kesejahteraan yang dirasakan oleh masyarakat, aspek-aspek kuantitatif dengan desain survei yang bertujuan pelayanan, akuntabilitas, dan transparansi. Definisi untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, yang jelas ini akan membantu dalam pengukuran dan analisis data. Teknik Kecamatan Laweyan. Desain ini memungkinkan penelitian ini adalah regresi linier berganda, yang pengumpulan data yang sistematis dan terstruktur, bertujuan untuk menentukan pengaruh variabel sehingga hasil yang diperoleh dapat diolah secara Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Saputra. Kusuma. , & Kristiyanti. Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta. akuntabilitas, dan transparansi terhadap variabel penelitian ini berasal dari kelompok masyarakat dependen, yaitu kepercayaan masyarakat. Sebelum umum, yang mencerminkan dominasi perspektif melakukan analisis, uji validitas dan reliabilitas publik dalam data yang dikumpulkan. instrumen penelitian memenuhi standar yang Selain itu, analisis asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, dan autokorelasi juga akan dilakukan untuk memastikan bahwa model regresi yang digunakan valid. Hasil dari Selanjutnya uji validitas menunjukkan kategori valid karena nilai r yang dihitung lebih besar dari r tabel, seperti yang ditunjukkan pada tabel 4. 1, data dari semua indikator yang digunakan dalam penelitian ini dianggap valid. Tabel 4. 1 Uji Validitas analisis ini akan diinterpretasikan untuk menjawab pertanyaan penelitian dan membahas implikasi dari temuan yang diperoleh. Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian Penelitian ini melibatkan 100 responden yang terdiri atas pejabat kecamatan dan kelurahan pada bagian pelayanan dan keuangan, ketua RT, serta Kecamatan Laweyan. Komposisi responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa sebanyak 64 orang . %) Pernyataan r hitung 0,905 0,900 0,897 0,895 0,908 0,877 0,880 0,830 0,897 0,852 0,901 0,891 0,894 0,906 0,907 0,846 0,857 0,781 0,800 0,819 bahwa responden penelitian didominasi oleh lakilaki. Berdasarkan terbagi ke dalam beberapa kelompok. Sebanyak 29 responden . %) berusia 20Ae30 tahun, 19 responden . %) berusia 31Ae40 tahun, 20 responden . %) Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 4. 2 Uji Reliabilitas adalah laki-laki, sedangkan sisanya 36 orang . %) adalah perempuan. Temuan ini mengindikasikan r tabel 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 0,1966 CronbachAos Alpha 0,941 0,918 0,941 0,878 Variabel Kualitas Pelayanan Akuntabilitas Transparansi Kepercayaan Masyarakat Informasi Nilai Kritis Keterangan 0,70 0,70 0,70 0,70 Kredibel Kredibel Kredibel Kredibel instrumen kuesioner tersebut dianggap reliabel karena nilai CronbachAos Alpha lebih besar dari 0,70. berusia 41Ae50 tahun, 28 responden . %) berusia Tabel 4. 3 Uji Normalitas 51Ae60 tahun, dan 4 responden . %) berusia di atas 60 tahun. Distribusi ini menunjukkan bahwa kelompok usia 20Ae30 tahun merupakan kelompok One Sample Kolmogorov Smirnov 0,150 Perbandingan Lebih Besar (>) Nilai Signifikasi 0,05 Keterangan Normal keseluruhan sebaran usia relatif merata pada rentang usia produktif hingga pra-pensiun. Ditinjau dari jabatan, sebanyak 11 responden %) merupakan pegawai bagian keuangan, 11 Data 0,05, mengindikasikan bahwa uji normalitas disalurkan responden . %) pegawai bagian pelayanan, 28 responden . %) menjabat sebagai ketua RT, dan 50 responden . %) merupakan masyarakat umum. Dengan demikian, mayoritas responden dalam Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Tabel 4. 4 Uji Multikolinielitas Variabel Kualitas Pelayanan Akuntabilitas Transparansi Nilai Uji Tolerance 0,966 0,996 0,965 Nilai Uji VIF 1,035 1,004 1,037 Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 47-54. Mengingat nilai tolerance > dari 0,1 dan nilai VIF dapat diartikan bahwa jika variabel X2 < 10, maka, tabel 4. 4 memperlihatkan bahwa tidak ada masalah multikolinearitas dengan model kepercayaan masyarakat (Y) akan meningkat sebesar 0,378, begitu pula sebaliknya. Dalam riset ini, autokorelasi dilakukan dengan Nilai koefisisen regresi variabel transparansi (X. bernilai positif ( ) sebesar 0,268 maka mamakai uji Durbin Watson. Menurut uji ini, dapat diartikan bahwa jika variabel X3 masalah autokorelasi tidak terdapat dalam model regresi jika: kepercayaan masyarakat (Y) akan meningkat du < d < 4-du sebesar 0,268, begitu pula sebaliknya. Tabel 4. 6 Uji F d: nilai durbin Watson hitung du: nilai batas atas / upper durbin Watson tabel Variabel Fhitung Ftabel Pvalue Keterangan 1,7364 < 1,768 < 4 Ae 1,7364 Kepercayaan 80,625 2,699393 0,000 Model Layak 1,7364 < 1,768 < 2,2636 Masyarakat (Y) Berdasarkan hasil uji Durbin-Watson, model Karena nilai signifikansi 0,000 < dari 0,05 atau regresi bebas dari masalah autokorelasi karena 5%, seperti yang ditunjukkan pada tabel 4. 6, maka nilai Durbin-Watson yang dihitung lebih besar dari variabel independen dianggap memiliki dampak nilai batas atas tabel Durbin-Watson dan kurang pada variabel dependen, yang menunjukkan bahwa dari 4 dikurangi nilai batas atas tabel Durbin- penelitian ini bermanfaat. Watson. Tabel 4. 7 Uji t Tabel 4. 5 Analisis Linear Berganda Model (Constan. Kualitas Pelayanan Akuntabilitas Transparansi Unstandardized Coefisien 1,578 0,324 0,378 0,268 Variabel Kualitas Pelayanan (X. Akuntabilitas (X. Transparansi (X. Std. Eror 1,103 0,039 0,040 0,039 Untuk model regresi yang ada diatas adalah sebagai berikut: t hitung 8,311 t tabel 1,98498 p value 0,000 Keterangan Berpengaruh 9,344 1,98498 0,000 Berpengaruh 6,818 1,98498 0,000 Berpengaruh Berikut ini adalah data yang berkaitan dengan informasi dari tabel 4. Karena nilai thitung . pada variabel Y = o 1x1 2x2 3x3 e kualitas layanan lebih tinggi dari nilai ttabel Y = 1,578 0,324X1 0,378X2 0,268X3 e . dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 5% Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut dengan 0,05, menggunakan hasil persamaan regresi berganda. mengindikasikan bahwa H1 diterima dan Angka konstanta () sebesar 1,578 menyatakan variabel kualitas layanan secara signifikan bahwa kepercayaan masyarakat naik sebesar 1,578 jika variabel akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan bernilai nol . Nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 dan Nilai koefisisen regresi variabel kualitas pelayanan (X. bernilai positif ( ) sebesar 0,324 akuntabilitas lebih tinggi dari nilai ttabel maka dapat diartikan bahwa jika variabel X1 . , maka Ho ditolak, menunjukkan bahwa H2 diterima dan variabel akuntabilitas secara kepercayaan masyarakat (Y) akan meningkat signifikan berpengaruh terhadap kepercayaan sebesar 0,324, begitu pula sebaliknya. Nilai koefisisen regresi variabel akuntabilitas (X. bernilai positif ( ) sebesar 0,378 maka . Nilai thitung pada variabel transparansi . lebih tinggi dari nilai ttabel . , dan Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Saputra. Kusuma. , & Kristiyanti. Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta. nilai signifikansinya sebesar 0,000 lebih kecil transparan, maka masyarakat cenderung memiliki mengindikasikan bahwa H3 diterima yang rasa percaya yang lebih tinggi terhadap institusi Hasil tersebut juga didukung dengan 0,05. Akibatnya, signifikan terhadap kepercayaan publik. R Square 0,846 0,716 Adjusted R Square 0,707 hasil penelitian yang dilakukan oleh (Muzaki et al. Tabel 4. 8 Uji Koefisien Determinasi Std. Eror of the 1,234 Dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,707 . ,7%), data di atas menunjukkan bahwa variabel independent kualitas layanan, akuntabilitas, dan Sedangkan menurut (Saroji, 2. menyatakan kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Variabel Akuntabilitas transparansi memiliki dampak yang lebih kuat Variabel akuntabilitas Kecamatan Laweyan terhadap variabel dependen, yaitu kepercayaan dapat memberikan hasil yang positif. Temuan Nilai Adjusted R Square yang tersisa, 0,293 analisis regresi menunjukkan pengaruh positif dan . ,3%), mungkin berasal dari variabel eksternal. uji t yang menghasilkan nilai t hitung . lebih tinggi dari nilai t tabel . dan nilai signifikansi Pembahasan Penelitian 0,000 (X. , 0,05 menyatakan bahwa kepercayaan masyarakat akan Kecamatan Laweyan akuntabilitas (X. , dan transparansi (X. terhadap 1 akuntabilitas meningkat. Hal ini juga didukung variabel dependen, yaitu kepercayaan masyarakat berdasarkan teori akuntabilitas publik dan teori (Y), di Kecamatan Laweyan. Temuan-temuan keagenan, dapat dijelaskan bahwa akuntabilitas tersebut dibahas sebagai berikut. merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Variabel Kualitas Pelayanan Masyarakat akan merasa percaya apabila mereka Variabel kualitas pelayanan di Kecamatan yakin bahwa penggunaan dana publik dilakukan Laweyan mendapatkan hasil baik. Ini didukung Analisis Dalam Kecamatan memberikan pengaruh positif dan juga dengan uji t Laweyan, memberikan nilai thitung . lebih besar dari melalui pelaporan terbuka, keterlibatan publik, dan nilai ttabel . dan nilai signifikansi 0,000 evaluasi kinerja akan meningkatkan kepercayaan kurang dari 0,05 dari hasil tersebut menunjukkan masyarakat terhadap institusi kecamatan. Hasil bahwa pada hipotesis 1 ini bisa diterima, yang tersebut juga didukung dengan hasil penelitian artinya jika kualitas pelayanan pada Kecamatan yang dilakukan oleh (Fitri Sukmawati & Alfi Laweyan meningkat maka akan meningkat pula Nurfitriani, 2. yang menyatakan akuntabilitas kepercayaan masyarakatnya. Hal ini juga didukung berdasarkan teori-teori kepuasan dan kepercayaan. Sedangkan menurut (Sofyani & Tahar, 2. menyatakan akuntabilitas tidak berpengaruh Dalam Kecamatan Laweyan, ketika layanan diberikan terhadap kepercayaan masyarakat. Variabel Transparansi Variabel Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Kecamatan Laweyan Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Binis, 2026. : 47-54. dapat memberikan hasil yang positif. Hal ini dan mudah diakses turut meningkatkan persepsi dikuatkan dengan adanya pengaruh positif pada kejujuran serta legitimasi pemerintah di mata hasil analisis regresi dan uji t yang menghasilkan Dengan demikian, ketiga variabel nilai t hitung . > nilai t tabel . dan nilai tersebut menjadi faktor penting dalam membangun 0,000 0,05. Hasil membenarkan hipotesis 3 yang menyatakan bahwa Kecamatan Laweyan jika transparansi meningkat. terhadap kinerja pemerintah kecamatan. Keterbatasan Dan Saran Hal ini juga didukung berdasarkan teori good Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan governance dan keterbukaan informasi publik, yang perlu diperhatikan. Pertama, ruang lingkup Dalam Laweyan sehingga hasil penelitian ini belum dapat konteks Kecamatan Laweyan, ketika informasi Kedua, responden yang digunakan relatif terbatas, yaitu masyarakat akan merasa lebih percaya karena sebanyak 100 orang, dengan kriteria tertentu seperti Kecamatan minimal berpendidikan SMA, ketua RT, serta petugas pelayanan dan keuangan, sehingga belum Temuan penelitian oleh (Oktavia, 2. sepenuhnya merepresentasikan seluruh lapisan yang menunjukkan bahwa transparansi dapat menggunakan tiga variabel independen, yaitu menguatkan temuan tersebut. Sementara itu, kualitas pelayanan, akuntabilitas, dan transparansi, keterbukaan tidak terlalu berpengaruh terhadap sehingga masih terdapat kemungkinan adanya kepercayaan publik, klaim (Fitri Sukmawati & Alfi variabel lain yang juga memengaruhi kepercayaan Nurfitriani, 2. masyarakat namun belum diakomodasi dalam akuntabilitas, dan transparansi informasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan masyarakat di Kecamatan Laweyan. Kualitas pelayanan yang responsif, tepat waktu, dan sesuai dengan harapan masyarakat terbukti mampu meningkatkan tingkat kepercayaan publik Selain mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan secara terbuka dan jujur juga berkontribusi masyarakat bahwa dana publik digunakan secara penelitian ini. Kesimpulan Berdasarkan Ketiga. Selanjutnya, transparansi informasi keuangan yang diwujudkan melalui penyediaan informasi yang jelas, akurat. Berdasarkan keterbatasan tersebut, beberapa saran dapat diajukan. Bagi Pemerintah Kecamatan Laweyan, disarankan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menekankan aspek responsivitas, kecepatan, dan keramahan dalam melayani masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan penguatan sistem akuntabilitas melalui pelaporan yang akurat serta evaluasi kinerja secara Transparansi juga perlu ditingkatkan mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat. Sementara itu, bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan lebih banyak wilayah agar hasil penelitian memiliki daya generalisasi yang lebih Selain itu, penelitian berikutnya diharapkan Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional. Saputra. Kusuma. , & Kristiyanti. Kualitas Pelayanan. Akuntabilitas, dan Transparansi Informasi Keuangan Terhadap Kepercayaan Masyarakat: Studi Pemerintah Kecamatan Laweyan Surakarta. memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif faktor-faktor kepercayaan publik. Ucapan Terimakasih Penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam proses penyusunan artikel Secara khusus, apresiasi diberikan kepada dosen pembimbing atas arahan dan masukan yang berharga, pimpinan dan staf Kecamatan Laweyan atas izin dan bantuan selama pengumpulan data, serta para responden yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada rekan-rekan mahasiswa dan berbagai pihak lain atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Daftar Pustaka