Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Otober 2023 PENGARUH PENERAPAN PATIENT CENTERED CARE TERHADAP KEPUASAN PASIEN MELALUI MUTU PELAYANAN KESEHATAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) LABUANG BAJI TAHUN 2023 Hj. Afriyana Amelia Nuryadin S. KM. Kes1. Dian Ekawaty S. KM. Kes2. Tri Wahyudi ST. M 3 . Fitriani4 Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit. Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Makassar 1,2,3,4 Patria Artha Journal of Nursing Science . Vol. , 107 - 118 p-issn: 2549 5674 e-issn: 2549 7545 Reprints and permission: http://ejournal. id/index. php/jns * E-mail: afriyana. enho@gmail. com, dianekawaty2687@gmail. twahyudi782@gmail. Ani919032@gmail. Abstrak Penerapan patient centered care di RSUD Labuang Baji akan memberikan sejumlah dampak positif yang akan dirasakan baik oleh staf maupun pasien. Meskipun dampak pada pasien adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang kesehatan, meningkatkan perilaku perawatan diri pasien, mendapatkan layanan yang sopan dan menyenangkan dari tenaga medis, serta meningkatkan kepuasan pasien, sehingga mutu pelayanan kesehatan meningkat. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penerapan patient centered care terhadap kepuasan pasien melalui mutu pelayanan kesehatan sebagai variabel intervening di RSUD Labuang Baji Metode Penelitian: Jenis penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metodologi penelitian yang dikenal dengan penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap RSUD Labuang Baji sebanyak 242 responden yang ditentukan melalui teknik purpose sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder rumah sakit. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh langsung antara variabel patient centered care terhadap mutu pelayanan adalah sebesar 0,560, sedangkan Pengaruh langsung antara variabel mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0,345, sehingga Pengaruh tidak langsung antara variabel patient centered care terhadap kepuasan pasien melalui mutu pelayanan adalah sebesar 0,193. Rekomendasi: Disarankan kepada pihak Disarankan pihak RSUD Labuang Baji agar tetap mempertahankan dan meningkatkan pelaksanaan Patient Centered Care, kepuasan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Kata kunci: kepuasan pasien. mutu pelayanan kesehatan. patient centered rumah sakit Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 dituntut untuk memberikan pelayanan medis yang sesuai dengan Standar Akreditasi Rumah Sakit Nasional. (SNARS). SNARS menekankan Era globalisasi saat ini semakin bahwa seluruh rumah sakit di Indonesia mampu berkembang di Indonesia, khususnya di memberikan pelayanan yang fokus pada pasien bidang kesejahteraan. Dengan demikian, (Chanafie, dkk, 2. upaya diharapkan dapat bekerja pada Layanan yang berpusat pada pasien, juga kesehatan pergantian acara yang lebih baik. dikenal sebagai patient centered care, adalah memperluas kesadaran masyarakat akan layanan yang inovatif pentingnya kesejahteraan klinik dalam menciptakan perubahan paradigma dalam kesehatan, penyampaian perawatan kesehatan rumah sakit. mengembangkan lebih lanjut pelayanan Pimpinan rumah sakit wajib mendorong dan kesehatan yang dilakukan oleh klinik untuk menumbuhkan budaya PCC di seluruh aspek membantu penyembuhan dan penyembuhan pelayanan dan pengobatan pasien. Profesional dengan fokus penuh pada kenyamanan pasien Pemberi Asuhan (PPA) didorong untuk (Rosa, 2. mengembangkan kemitraan dengan pasien dan Perubahan budaya telah terjadi keluarga yang bermanfaat bagi semua pihak sebagai akibat dari kejadian-kejadian baru- yang terlibat. Pasien harus diberikan informasi baru ini di dunia bisnis di Indonesia. Kejadian yang akurat untuk membantu mereka membuat ini termasuk perusahaan di sektor kesehatan, keputusan tentang perawatan mereka, sehingga seperti rumah sakit, yang berkembang tingkat kepercayaan mereka harus dihormati dengan kecepatan yang terus meningkat. dan harus diperlakukan dengan hormat dan Salah satu lembaga pelayanan yang mempertimbangkan martabat pasien (Chanafie, membentuk industri pelayanan kesehatan dkk, 2. adalah rumah sakit, dan budaya organisasi Kualitas pelayanan yang baik tidak hanya rumah sakit dinyatakan dalam visi, misi, dan tergantung pada fasilitas yang mewah, teknologi tujuan lembaga yang ingin dicapai. yang lengkap, dan tampilan, tetapi juga pada Penyediaan pelayanan yang sesuai dengan sikap dan perilaku karyawan yang harus persyaratan mutu pelayanan kesehatan menunjukkan merupakan tujuan utama dari departemen profesionalisme yang tinggi. Selain itu, kualitas pelayanan kesehatan rumah sakit. Tindakan pelayanan atau kemampuan pemberi layanan, salah penampilan personelnya. Padahal, hasil survei merupakan kepuasan pasien dilakukan dalam rangka kontributor utama kualitas layanan yang memperbaiki lingkungan rumah sakit, serta diberikan (Handayani, 2. sarana dan fasilitas pasien dalam rangka Perlunya penerapan metode patient konsumerisme. Efektivitas engagement melalui mendengarkan feedback berdasarkan pasien juga merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan penyedia layanan meningkatkan patient centered care. Upaya kesehatan dan proses yang masih diperdebatkan ini telah mulai diadopsi di beberapa negara di (Supartiningsih, 2. dunia, antara lain Eropa. Kanada. Amerika Kepuasan Serikat. Belanda. Denmark. Berdasarkan penyedia layanan kesehatan terus berupaya temuan hasil penelitian Riskiyah. Hariyanti, untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. dan Juhariah . , penerapan patient Kepuasan pasien dapat digambarkan sebagai centered care di Indonesia masih belum jumlah persepsi pasien yang dikaitkan dengan Menurut hasil yang diterbitkan oleh kinerja layanan kesehatan yang diterima pasien WHO pada tahun 2010, menyertakan patient ketika membandingkan kinerja itu dengan membantu harapan yang diterima pasien masuk ke meminimalkan adverse event, medical menerima layanan tersebut. Rumah sakit errors, dan near misses incident (Fauziyah, memainkan peran penting dalam pencapaian dkk, 2. indikator evaluasi kualitas layanan, yang Pemerintah daerah berfungsi sebagai digunakan untuk menentukan kualitas pelayanan pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) rumah sakit (Soumokil, dkk, 2. yang merupakan pelayanan kesehatan Berdasarkan data sekunder RSUD Labuang perorangan paripurna yang menyediakan Baji, didapatkan data kepuasan pasien pada pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat tahun 2019, 2021 dan 2022. Pada tahun 2020 Untuk mempertahankan statusnya RSUD Labuang Baji tidak melakukan pengukuran sebagai rumah sakit terakreditasi. RSUD Standar Pelayanan Minimal (SPM) dikarenakan PENDAHULUAN Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 tidak terbentuk tim untuk pengukuran Baji mengalami fluktuasi. kepuasan pasien serta adanya pandemi Terdapat pasien yang masih memiliki COVID-19. Survei tersebut menunjukkan tingkat kepuasan pasien sesuai dengan pandangan dan penilaian negatif terhadap standar Kepmenkes Nomor 129 Tahun 2008 pelayanan yang didapat, dari sikap dan perilaku tentang AuStandar Pelayanan Minimal dengan pelayanan kesehatan, sebagaimana hasil ulasan standar minimal kepuasan pasien sebesar Ou website RSUD Labuang Baji pada Agustus 2022 90%Ay. Adapun persentase data kepuasan hingga Oktober 2022. Temuan ini berdasarkan pasien pada tahun 2019-2022 dapat dilihat pengalaman pasien yang dirawat di RS Labuang Baji mengalami kurangnya pengetahuan atau pada tabel di bawah ini: Informasi mengenai pelayanan medis Tabel 1 yang diberikan kepada pasien atau keluarga Data kepuasan pasien RSUD Labuang Baji tahun pasien oleh pelayanan atau rumah sakit. Informasi tersebut diberikan atas dasar standar mutu pelayanan, kurangnya empati atau Standar terhadap pasien dan keluarga Tahun Persentase % Kepmenkes No 129 kepedulian Tahun 2008 pasien, serta penanganan yang kurang baik oleh pegawai rumah sakit. Pelaksanaan patient 86,34% Ou 90% centered care yang diberikan oleh tenaga kesehatan, khususnya di ruang rawat inap RSUD 70,83% Ou 90% Labuang Baji, masih belum memadai, terlihat 78,46% Ou 90% dari kesulitan-kesulitan tersebut. pelayanan kesehatan yang diterima pasien tidak Seperti terlihat pada tabel 1 di atas, memuaskan pasien, yang akan berdampak pada tingkat kepuasan pasien belum stabil dan kualitas . ttps://rslabuangbaji. belum memenuhi indeks standar pelayanan Berdasarkan dari masalah di atas peneliti minimal tahun 2008, yaitu 90%. Standar yang mengkaji penelitian berjudul AuPengaruh dikembangkan berlaku di seluruh negara Pelaksanaan Patient Centered Care Terhadap untuk mengukur tingkat kepuasan pasien Kepuasan Pasien Melalui Mutu Pelayanan dengan layanan kesehatan. Jika suatu Kesehatan Sebagai Variabel Intervening di pelayanan kesehatan memiliki tingkat kepuasan pasien di bawah 90%, maka Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Tahun tidak 2023Ay. memenuhi persyaratan Kepmenkes No. Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal. Data kunjungan pasien rawat inap di RSUD Labuang Baji dalam 4 tahun terakhir tercatat sebagai berikut: Tabel 2 Jumlah kunjungan pasien rawat inap tahun 20192022 di RSUD Labuang Baji Tahun Jumlah Kunjungan Total Tabel 2 menunjukkan bahwa jumlah pasien rawat inap di RSUD Labuang Baji pada tahun 2019 adalah 6. 245, kemudian menjadi 448 pada tahun 2020, 6. 145 pada tahun 2021, dan 7. 330 pada tahun 2022. Artinya jumlah kunjungan rawat inap di RS Labuang Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Laki-Laki Perempuan Total METODE Berdasarkan Tabel 3, dapat dilihat bahwa responden berdasarkan jenis Penelitian ini merupakan penelitian besar Perempuan dengan kuantitatif yang menggunakan metodologi . %). penelitian yang dikenal dengan pendekatan cross-sectional. Cross Tabel 4 merupakan penelitian yang hanya melakukan Distribusi karakteristik responden berdasarkan usia di observasi dan pengukuran variabel pada satu RSUD Labuang Baji tahun 2023 waktu tertentu saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Usia (Tahu. (%) penerapan patient centered care terhadap kepuasan pasien melalui mutu pelayanan O17-25 kesehatan sebagai variabel intervening di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Tahun 2023. Metode analisis data yang digunakan Ou56 untuk menguji hipotesis pada penelitian ini Total adalah menggunakan Path Analysis. Alasan Sumber: Data Primer, 2023 penggunaan analisis jalur karena metode ini dapat menganalisis pola hubungan kausal Berdasarkan Tabel 4 pengelompokkan antar variabel dengan tujuan untuk kategori usia menurut Departemen Kesehatan mengetahui pengaruh langsung dan tidak Republik Indonesia langsung, secara serempak atau bersama- karakteristik responden berdasarkan usia yang sama dan parsial atau mandiri dari beberapa paling banyak yaitu kategori usia 26-35 tahun variabel penyebab terhadap sebuah variabel sebanyak 82 responden . %) dan kategori usia yang paling sedikit yaitu Ou56 tahun sebanyak 10 Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat responden . %). Inap RSUD Labuang Baji. JL. DR. Rataulangi No. Kec. Mamajang. Kota Makassar. Tabel 5 Sulawesi Selatan. Adapun waktu penelitian Distribusi karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan di RSUD Labuang Baji tahun 2023 dilaksanakan pada tanggal 9 Januari Tahun 2023 Ae 9 Maret Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap di Tingkat Pendidikan (%) RSUD Labuang Baji periode tahun 2022 330 pasien, dengan rata-rata 611 Tidak Tamat Sekolah 18 kunjungan pasien setiap bulannya. Adapun SD Tamat SMP/SLTA jumlah sampel sebanyak 242 Pasien di Ruang Tamat SMA/SMK Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamat Sarjana (S. 31 Tamat D1/D2/D3 Labuang Baji. Total HASIL Berdasarkan Tabel 5 dapat diketahui karakteristik responden berdasarkan Data primer yang dikumpulkan untuk didapatkan lulusan SMA/SMK penelitian ini berasal dari penyebaran terbanyak yaitu kuesioner, yang memberikan gambaran . %), dan lulusan menyeluruh tentang responden. Penyebaran kuesioner diberikan kepada 242 responden di D1/D2/D3 dengan tingkat pendidikan terendah ruang rawat inap RSUD Labuang Baji. Berikut yaitu sebanyak 11 responden . %). peneliti sajikan jawaban responden: Tabel 3 Distribusi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin di RSUD Labuang Baji tahun 2023 Jenis Kelamin (%) Tabel 6 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan di RSUD Labuang Baji tahun 2023 Pekerjaan (%) Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Pelajar/Mahasiswa PNS/TNI/Polri/Pensiunan Karyawan Swasta Wiraswasta/Pedagang/Pengusaha Petani/Buruh Tidak Bekerja/Ibu Rumah Tangga Lainnya Total Berdasarkan menunjukkan bahwa nilai probabilitas linearity untuk patient centred care data tersebut adalah 000 < 0. 05 dan nilai probabilitas deviation from linearity data tersebut adalah 904 > 0. Sementara hasil uji liniearitas untuk kepuasan pasien diperoleh nilai probabolitas linearity data tersebut adalah Berdasarkan tabel 6 didapatkan sebesar 0. 000 < 0. 05 dan nilai probabilitas berdasarkan deviation from linearity data tersebut adalah pekerjaan terbanyak yaitu Tidak Bekerja/Ibu sebesar 0. 267 > 0. Dari hasil analisis tersebut. Rumah Tangga sejumlah 92 responden . %) kemudian dapat disimpulkan bahwa data yang dan jenis pekerjaan yang sedikit yaitu digunakan untuk masing-masing variabel pekerjaan lainnya sebanyak 14 responden predictor . ariable patient centred care dan kepuasan pasie. adalah memiliki hubungan . %). yang linear terhadap data pada variabel kriterium . utu pelayana. Tabel 7 Distribusi karakteristik responden berdasarkan jenis pembiayaan di RSUD Labuang Baji tahun 2023 Jenis Pembiayaan (%) Umum BPJS Total Tabel 9 Uji multikoliniearitas Collinearity Statistics Tolerance VIF Model Patient_Centred_Care Mutu_Pelayanan 0,686 0,686 1,458 1,458 Berdasarkan tabel 7 Berdasarkan hasil pada tabel uji karakteristik responden berdasarkan jenis di atas, dapat diketahui bahwa VIF dari masing-masing variabel menggunakan BPJS sejumlah 236 responden tolerance > 0,1. Sehingga . %). Dari hasil analisis Uji Normalitas dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas, tidak terdapat multikolinearitas. Kolmogorov Smirnov didapatkan hasil : Dari hasil analisis data penelitian, hasil terhadap uji validitas tiap Tabel 8 Uji normalitas data indikator pada Patient Centered Care yaitu : Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Asymp. Sig. -taild. Unstandardized Residual 0,000 2,149 0,200 Tabel 10 Validitas patient centered care Indikator Komunikasi Efektif Agenda Pasien Empati Keterlibatan Pasien Corrected Correlation 0,416 0,362 0,400 0,362 Item-Total Berdasarkan tabel uji normalitas sebelumnya di atas, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,200. Nilai signifikansi Dari hasil analisis pada tabel validitas ini > 0,05 disimpulan data penelitian centered care tersebut, menggambarkan terdistribusi normal. dari 4 indikator penelitian ini, menunjukan masing-masing nilai corrected item-total Tabel 8 correlation > nilai r-tabel 0,126 yaitu indikator Hasil uji linearitas komunikasi efektif sebesar 0,416, agenda pasien sebesar 0,362, empati sebesar 0,400 dan Deviation from Variabel Linearity Linearity indikator keterlibatan pasien sebesar 0,362. Patient Sehingga seluruh indikator di dalam variabel ini 0,000 0,904 Centered Care dapat disimpulkan valid. Kepuasan Pasien 0,000 0,267 Tabel 11 Validitas mutu pelayanan Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Indikator Kompetensi Teknis Akses Terhadap Pelayanan Hubungan Interpersonal Kenyamanan Corrected Correlation 0,388 Item-Total ini adalah reliabel dan dapat dilakukan analisis lebih lanjut. 0,435 0,327 0,398 Tabel 14 Kesesuain model 1 dan 2 Dari hasil analisis pada tabel validitas mutu pelayanan tersebut, menggambarkan Std. Error Adjusted R dari 4 indikator penelitian menunjukan tiap Model R Square of the Square Estimate nilai corrected item-total correlation > nilai r-tabel 0,126 yaitu indikator kompetensi teknis sebesar 0,388, akses terhadap 0,435, interpersonal sebesar 0,327 dan indikator Nilai yang digunakan dalam melihat kenyamanan sebesar 0,398. Sehingga seluruh koefisien determinasi dalam penelitian ini indikator di dalam variabel ini dapat adalah Adjusted R Square (R. Hal ini disimpulkan valid. disebabkan karena nilai R Square tersebut tidak rentan mengalami perubahan apabila terjadi Tabel 12 penambahan pada sisi variabel independent. Validitas kepuasan pasien Indikator Corrected Correlation Outcome Akses Contuinity Lingkungan Fisik Harga 0,273 0,432 0,367 0,358 0,366 Item-Total Tabel 15 Koefisien regresi jalur 1 Model Standardized Coefficients Patient Centered Care 0,560 Berdasarkan tabel yang tersedia pada Dari hasil analisis pada tabel validitas tabel 15 di atas, kemudian disusun persamaan kepuasan pasien tersebut, menggambarkan untuk analisis jalur 1 yaitu sebagai berikut: dari 5 indikator penelitian, menunjukan tiap Z = 0,560X e1 Dari persamaan tersebut didapat nilai 1 = nilai corrected item-total correlation berada > nilai r-tabel 0,126 yaitu indicator outcome 0,560, yang berarti apabila patient centered sebesar 0,273, akses terhadap pelayanan care mengalami peningkatan satu satuan, maka sebesar 0,432, contuinity sebesar 0,367, nilai mutu pelayanan meningkat 0,560 satuan. lingkungan fisik sebesar 0,358 dan indikator Terjadinya peningkatan pada variabel mutu harga sebesar 0,366. Sehingga seluruh pelayanan dikarenakan nilai 1 pada uji statistic indikator di dalam variabel ini dapat diperoleh nilai yang positif. disimpulkan valid. Tabel 16 Koefisien regresi jalur 2 Tabel 13 Uji reliabilitas Variabel Patient Centered Care Cronbach's Alpha Standar 0,605 Model Patient Centered Care Mutu Pelayanan Standardized Coefficients 0,335 0,345 Berdasarkan tabel yang tersedia pada tabel 16 di atas, kemudian disusun persamaan Kepuasan Pasien 0,604 untuk analisis jalur 2 yaitu : Y = 0,335X 0,345Z e2 Berdasarkan hasil analisis data, didapat Dari persamaan diatas didapatkan nilai 1 nilai cronbachAos alpha tiap variabel = 0,335, yang berarti apabila patient centered berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa care mengalami peningkatan sebesar satu satuan, maka nilai kepuasan pasien meningkat digunakan dalam penelitian. Artinya karena 0,335 satuan dengan asumsi bahwa variabel seluruh nilai cronbachAos alpha tiap variabel > lainnya dianggap tetap. Sementara nilai untuk 0,600. Sehingga instrumen dalam penelitian 2 adalah sebesar 0,345 yang berarti bahwa Mutu Layanan 0,607 Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 mengalami para dokter, untuk menganut pola pikir bahwa peningkatan sebesar satu satuan dan variabel pasien adalah satu-satunya pasien di sana. Hal lainnya dianggap tetap maka variabel ini memungkinkan dokter untuk memusatkan kepuasan pasien meningkat 0,345 satuan. perhatian penuh pada pasien dan mencegah Terjadinya peningkatan pada variabel mereka membuat keputusan tanpa partisipasi kepuasan pasien tersebut sebagai akibat dari pasien (Sariguna dkk, 2. nilai 1, dan 2 pada uji statistic diperoleh Dari hasil penelitian nilai standardized nilai yang positif. coefficient pada variabel patient centered care Untuk mengetahui nilai dari pengaruh terhadap kepuasan pasien adalah sebesar 0. tidak langsung pada hubungan ini maka dengan nilai critical ratio sebesar 5,367 pada pdilakukan perhitungan secara manual untuk value sebesar 0. Oleh karena standardized masing-masing hubungan antar variabel di coefficients bernilai postif pada p-value sebesar dalam jalur tersebut. Adapun perhitungan 0,000 < 0,05 dan nilai critical ratio > 1,96 dalam analisis tersebut adalah sebagai disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya hipotesis penelitian Aupatient centered Pengaruh langsung antara variabel care berpengaruh positif terhadap kepuasan patient centered care terhadap mutu pasienAy dapat diterima. Sehingga semakin baik pelayanan adalah sebesar 0,560, sedangkan penerapan Patient Centered Care maka pasien Pengaruh langsung antara variabel akan merasa puas berobat di RSUD Labuang Baji mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien karena pasien akan merasa benar-benar adalah sebesar 0,345, sehingga diperhatikan dan merasakan kenyamanan fisik Pengaruh tidak langsung antara variabel serta emosional. patient centered care terhadap kepuasan Berdasarkan jawaban responden untuk pasien melalui mutu pelayanan adalah variabel patient centered care terhadap mutu sebesar 0,193. pelayanan menyatakan bahwa penerapan patient centered care di RSUD Labuang Baji dalam kategori baik karena dokter atau perawat PEMBAHASAN mendorong pasien dan keluarganya untuk Pembahasan dari hasil penelitian ini bertanya dan memberi pendapat sebagai pasien dilakukan untuk mengetahui Pengaruh sesuai dengan edukasi yang diberikan serta Patient Centered Care Terhadap Kepuasan dalam memberikan pelayanan petugas di RSUD Pasien Melalui Mutu Pelayanan Kesehatan Labuang Baji melayani dengan ramah dan sopan. Sebagai Variabel Intervening di RSUD Labuang Sehingga dengan adanya pelayanan yang Baji Tahun 2023. Dalam melakukan penelitian berfokus pada pasien maka akan menimbulkan ini, dilakukan melalui penyebaran kuesioner mutu pelayanan yang baik. Hasil penelitian ini selaras dengan kepada 242 pasien rawat inap. Nurjanah Aukomunikasi Pengaruh Penerapan Patient Centered interpersonal berpengaruh (P-Value yaitu 0,023 Care Terhadap Kepuasan Pasien dan nilai T-statistik 2,. terhadap kepuasanAy. Kepuasan pasien berdampak pada kepercayaan Menurut Rusmawati . , patient . -value 0,000 dan T-statistic 19,. centered care merupakan paradigma baru Hubungan antara kepercayaan dan partisipasi dalam bidang pelayanan kesehatan yang tenaga kefarmasian dimediasi oleh kepuasan menempatkan fokus perawatan langsung . ilai P 0,045, statistik T 2,. pada individu pasien. Dalam perawatan ini. Hubungan antara kepercayaan pada orang lain lebih menghargai sentuhan dan tidak hanya dan kdimediasi oleh kepuasan. ilai P 0,024, sebatas berbicara dengan pasien. Selain itu, nilai statistik T 2,. perawatan ini tidak hanya menekankan pada Disarankan pihak RSUD Labuang Baji kemajuan teknologi. sebaliknya, lebih supaya meningkatkan budaya patient centered menekankan pentingnya hubungan antar care atau budaya yang berfokus pada pasien pribadi di antara individu. Patient Centered dengan cara lebih memperhatikan kebutuhan Care menekankan perlunya administrator pasien, menciptakan hubungan antara pasien rumah sakit untuk mempertimbangkan dan tenaga kesehatan yang lebih mendalam, masalah dari sudut pandang pasien, atau seperti empati dan komunikasi dua arah serta membayangkan diri mereka dalam posisi memberikan kenyaman fisik kepada pasien. pasien, untuk memahami kebutuhan pasien dan berkembang menjadi rumah sakit yang Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan semakin berkembang. Hal ini penting bagi Terhadap Kepuasan Pasien rumah sakit secara keseluruhan, termasuk Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 signifikan terhadap kepuasan pasien. Hasilnya Menurut Dina dkk, . Sejauh H0 tidak disetujui dan Ha disetujui, mana pelayanan kesehatan yang sempurna membuktikan bahwa kepuasan pasien di menghasilkan kepuasan pasien disebut Puskesmas Papakelan dipengaruhi oleh kualitas sebagai mutu pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan. layanan kesehatan meningkat dengan hasil Adapun penelitian lainnya yang dilakukan yang didapat lebih memuaskan. Meskipun oleh Purba . menunjukkan bahwa Auvariabel gagasan tentang kualitas yang terkait dengan bukti fisik . =0,. , keandalan . =0,. , daya pilihan ini dipahami secara luas, namun tanggap . =0,. , jaminan . =0,. , empati menerapkannya lebih sulit daripada yang . =0,. terhadap kepuasan pasienAy. Kelima diperkirakan karena kepuasan adalah konsep variabel yang mempengaruhi kualitas pelayanan Setiap dapat kesehatan mengungkapkan berbagai tingkat kepuasan kepuasan, namun kehandalan memiliki pengaruh dengan kualitas perawatan medis yang sama, yang paling besar. koefisien regresinya (B) tergantung pada latar belakangnya. Selain adalah 0,788. itu, bahkan ketika pasien menemukan Disarankan agar RSUD Labuang Baji layanan medis yang baik, mereka tetap tidak meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan memenuhi persyaratan layanan profesional pelayanan yang lebih cepat dan akurat kepada dan kode etik. pasien, mengakomodasi kebutuhan pasien. Dari hasil penelitian menunjukkan meningkatkan keterampilan tenaga medis untuk nilai standardized coefficient pada variabel membantu pasien, meningkatkan pengetahuan mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien pasien, dan selalu sabar menjawab pertanyaan adalah sebesar 0,345 dengan nilai critical dari pasien. ratio sebesar 5,532 pada tingkat signifikansi Pengaruh Penerapan Patient Centered Care Oleh karena standardized Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan coefficients bernilai postif pada p-value sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai critical ratio > Dari hasil penelitian menunjukkan nilai 1,96 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 standardized coefficient pada variabel patient ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa centered care terhadap mutu pelayanan adalah hipotesis yang menyatakan bahwa mutu 560 dengan nilai critical ratio sebesar pelayanan berpengaruh positif terhadap 10,482 pada p-value sebesar 0. Oleh karena kepuasan pasien dapat diterima. Artinya standardized coefficients bernilai postif pada psemakin tinggi kualitas mutu pelayanannya, value sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai critical ratio maka akan semakin baik pula respon yang > 1,96 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 diberikan pasien terhadap pelayanan RSUD ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa Labuang Baji. Salah satu dampak positif dari hipotesis yang menyatakan bahwa patient hal ini yaitu pasien akan merasa puas ketika centered care berpengaruh positif terhadap berobat di RSUD Labuang Baji karena kualitas mutu pelayanan dapat diterima. Artinya semakin mutu pelayanannya yang baik. baik penerapan Patient Centered Care maka Berdasarkan jawaban responden untuk akan semakin baik pula mutu pelayanan variabel mutu pelayanan kesehatan terhadap kesehatan di RSUD Labuang Baji. kepuasan pasien di RSUD Labuang Baji Berdasarkan jawaban responden untuk menyatakan bahwa dalam kategori baik, variabel penerapan patient centered care karena adanya kemudahan pasien untuk terhadap mutu pelayanan kesehatan di RSUD mendapatkan informasi yang jelas dan Labuang Baji menyatakan bahwa dalam kategori ketersediaan informasi tentang fasilitas baik, yang menunjukkan bahwa tenaga layanan yang tersedia di RSUD Labuang Baji. Dengan tersedianya informasi yang jelas menggunakan bahasa yang mudah dimengerti mengenai pelayanan di RSUD Labuang Baji oleh pasien dan bukan bahasa medis serta dokter maka pasien akan merasa puas sehingga akan juga menjelaskan penyakit yang diderita pasien berdampak pada mutu pelayanan kesehatan dengan baik dan dapat dipahami oleh pasien. RSUD Labuang Baji. Sehingga dengan adanya komunikasi yang baik Hasil penelitian selaras dengan dan hubungan interpersonal antara tenaga penelitian Rombon dkk, . bahwa diperoleh hasil mutu pelayanan p=0,000. Hal meningkatkan mutu pelayanan kesehatan RSUD ini menunjukkan bahwa thitung = 29,465 lebih Labuang Baji. tinggi dari ttabel = 2,048 menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini selaras dengan kualitas pelayanan memiliki pengaruh Chanafie dkk, . bahwa rata-rata tingkat Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 implementasi budaya PCC dan rata-rata berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien kualitas pelayanan RSU DKI Jakarta diukur melalui mutu pelayanan adalah diterima. 68,73. Rata-rata tingkat Artinya semakin baik penerapan Patient implementasi budaya PCC adalah 52,41. Centered Care maka akan semakin baik pula Budaya layanan PCC dan kualitas layanan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Labuang Baji menunjukkan hubungan yang baik yang yang akan berdampak pada kepuasan pasien. signifikan secara statistik . dan sangat Berdasarkan jawaban responden untuk signifikan . = 0,. Terdapat korelasi variabel penerapan patient centered care antara setiap peningkatan penerapan budaya terhadap kepuasan pasien melalui mutu PCC dengan peningkatan skor kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Labuang Baji pelayanan RSU DKI Jakarta sebesar 0,64. menyatakan bahwa dalam kategori baik, yang Disarankan pihak RSUD Labuang Baji menunjukkan supaya meningkatkan penerapan patient memperhatikan sungguhcentered care dengan cara berkomunikasi sungguh, lingkungan RSUD Labuang Baji cukup efektif dengan pasien, adanya hubungan nyaman serta keadaan kamar rawat inap tidak interpersonal antara tenaga kesehatan baik pengap dan tidak berdesakan. Sehingga dengan dokter maupun perawat dengan pasien adanya penerapan patient centered care yang maupun keluarga pasien dan menjalin dilakukan di RSUD Labuang Baji maka pasien kerjasama antara tenaga kesehatan dan akan merasa lebih aman yang akan berdampak pasien sehingga dapat meningkatkan mutu pada kepuasan pasien dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Labuang Baji. pelayanan kesehatan RSUD Labuang Baji. Hasil penelitian ini selaras dengan Pengaruh Penerapan Patient Centered Handayani . bahwa Auterdapat hubungan Care Terhadap Kepuasan Pasien Melalui komunikasi dan reward dengan patient centered Mutu Pelayanan Kesehatan Sebagai care di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Dunda Variabel Intervening LimbotoAy. Selanjutnya penelitian Amelia . Dari hasil penelitian menunjukkan Kompetensi teknis . emiliki p-value 0,. , bahwa Pengaruh langsung antara variabel convenience . emiliki p-value 0,. , dan patient centered care terhadap mutu ketepatan waktu . emiliki p-value 0,. pelayanan adalah sebesar 0,560, sedangkan merupakan variabel yang berhubungan dengan Pengaruh langsung antara variabel mutu kualitas pelayanan kesehatan untuk kepuasan pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas sebesar 0,345, sehingga Pengaruh tidak Paccerakang Kota Makassar. Sedangkan variabel langsung antara variabel patient centered akses pelayanan . =0,. dan interaksi care terhadap kepuasan pasien melalui mutu interpersonal . =0,. pelayanan adalah sebesar 0,193. Berdasarkan berhubungan hasil sobel test diperoleh nilai p-value kesehatan yang diberikan terhadap kepuasan sebesar 0,000 dan nilai t-statistic sebesar pasien rawat jalan BPJS di Puskesmas 4,370 dengan besaran nilai pengaruh adalah Paccerakang. sebesar 0,193. Nilai koefisien regresi yang Adapun Jaya positif pada taraf signifikansi sebesar 0,000 kenyamanan . =0,. , menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha keterampilan teknis . =0,. , hubungan Dikarenakan pada hasil analisis interpersonal . =0,. , dan akses ke layanan sebelumnya untuk masing-masing hubungan . =0,. Dengan demikian dapat ditarik langsung di antara variabel patient centered kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara care terhadap mutu pelayanan, dan mutu banyak faktor kenyamanan dan kesenangan yang pasien dialami oleh pasien rawat jalan penyakit tidak menunjukkan hubungan yang positif dan menular di UPTD Puskesmas Tosora, diantaranya signifikan serta hubungan tidak langsung akses pelayanan, interaksi interpersonal, dan antara patient centered care terhadap tingkat kenyamanan. kepuasan pasien juga menunjukkan hubungan yang signifikan maka dapat disimpulkan SIMPULAN bahwa variabel mutu pelayanan berperan sebagai parsial mediasi . artial medias. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah Oleh karenanya, dari nilai hubungan tidak dikemukakan sebelumnya, maka dapat ditarik langsung serta hasil uji sobel pada jalur ini beberapa kesimpulan dari hasil analisis secara menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan keseluruhan, maka dapat diperoleh kesimpulan sebelumnya yaitu patient centered care dari penelitian ini adalah Terdapat pengaruh Patria Artha Journal of Nursing Science. Vol. No. Oktober 2023 Penerapan Patient Centered Care terhadap Jaya. Hubungan Mutu Pelayanan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Daerah (RSUD) Labuang Baji Tahun 2023. Rawat Jalan Penyakit Tidak Menular Di Terdapat Mutu Pelayanan Uptd Puskesmas Tosora Kabupaten Wajo. Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien di Nurjanah. Skripsi Pengaruh Patient Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Centered Care Terhadap Kepuasan Dan Baji Tahun 2023. Terdapat pengaruh Kepercayaan Pada Pasien Prolanis : penerapan Patient Centered Care terhadap Konteks Pelayanan Kefarmasian Di mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Puskesmas Kota Magelang Tahun 2019. Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Tahun 2023, dan Terdapat pengaruh penerapan Purba. Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Patient Centered Care terhadap kepuasan Rawat Inap Di Rumah Sakit Putri Hijau pasien melalui mutu pelayanan kesehatan Medan Tahun 2019. sebagai variabel intervening di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Tahun Rombon. Podung. , & Mamuaja. Disarankan pihak RSUD Labuang Baji . Pengaruh Mutu Pelayanan agar meningkatkan penerapan patient Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Di centered care dengan cara berkomunikasi Puskesmas Papakelan. Kesehatan efektif dengan pasien, adanya hubungan Masyarakat Unima, 02. , 2Ae7. interpersonal antara tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat dengan pasien Rosa. Patient Centered Care Di Rumah Sakit Konsep Dan Implementasi. maupun keluarga pasien dan menjalin kerjasama antara tenaga kesehatan dan Rusmawati. Upaya Meningkatkan pasien sehingga dapat meningkatkan mutu Kemampuan Perawat Dalam Menerapkan pelayanan kesehatan di RSUD Labuang Baji. Patient Centered Care (Pc. Di Rumah Sakit. DAFTAR PUSTAKA