(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI LABORATORIUM KLINIK SHIFA FARMA CIANJUR DESCRIPTION OF HEMOGLOBIN LEVELS IN PATIENTS PULMONARY TUBERCULOSIS IN THE CLINICAL LABORATORY SHIFA FARMA CIANJUR Rika Rasmiati1. Agus Sudrajat2 Politeknik Piksi Ganesha. Bandung. Indonesia . mail korespondensi: rikarasmiati@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) adalah infeksi menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, penyakit ini dapat ditransmisikan melalui udara. Penyembuhan TBC umumnya berlangsung selama Ou 6 bulan dengan pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT), penggunaan OAT seringkali menimbulkan efek samping berupa gangguan hematologi yang berpotensi menyebabkan anemia yaitu kondisi yang ditandai oleh penurunan kadar hemoglobin (H. Penelitian ini menganalisis kadar Hb pada pasien TBC paru yang menjalani terapi OAT. Metode: Studi deskriptif dengan sampel yang digunakan yaitu pasien TBC paru yang menjalani pengobatan di klinik dr. Rukun Sutrisno. Hasil: Pada fase intensif, 75% subjek mengalami penurunan Hb, 25% memiliki kadar normal, dan tidak ada peningkatan Hb. Pada fase lanjutan, persentase penurunan Hb meningkat menjadi 85%, dengan 15% kadar normal dan tetap tidak ada peningkatan. Kesimpulan: Terapi OAT berasosiasi dengan penurunan kadar Hb yang progresif selama pengobatan yang menyebabkan anemia. Kata kunci : Tuberkulosis. Anemia. Hemoglobin ABSTRACT Background: Tuberculosis (TB) is a contagious infection caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis, and this disease can be transmitted through the air. The treatment of tuberculosis (TB) generally lasts for Ou 6 months with the administration of AntiTuberculosis Drugs (ATD). The use of ATD often causes side effects in the form of hematological disorders that can potentially lead to anemia, a condition characterized by a decrease in hemoglobin (H. This study analyzes the Hb levels in pulmonary TB patients undergoing OAT therapy. Method: Descriptive study with the sample used being pulmonary TB patients undergoing treatment at dr. Rukun Sutrisno clinic. Results: In the intensive phase, 75% of subjects experienced a decrease in Hb, 25% had normal levels, and there was no increase in Hb. In the continuation phase, the percentage of Hb reduction increased to 85%, with 15% at normal levels and still no increase. Conclusion: OAT therapy is associated with a progressive decrease in Hb levels during treatment, leading to anemia. Keywords: Tuberculosis. Anemia. Hemoglobin (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. PENDAHULUAN pencegahan yang dapat dilakukan. Langkah- Tuberkulosis (TBC) adalah infeksi langkah tersebut meliputi menutup mulut menular yang diakibatkan oleh bakteri saat batuk atau bersin menggunakan tissue. Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini tidak tidur bersama dengan pasien penderita TBC (Kurniadi et al. , 2. Mycobacterium tuberculosis merupakan bakteri basil gram bekas batuk di lingkungan umum, biasakan positif dengan ukuran 1-10 AAm x 0,2-0,6 AAm membersihkan dan menjemur alat tidur (Nopita et al. , 2. Gejala klinis utama dibawah sinar matahari, serta membuka yaitu batuk berdahak yang sering terjadi >2 pintu ventilasi setiap hari untuk memastikan Dalam yang baik. Langkah-langkah ini (Rahman, ,jangan dipahami sebagai hasil interaksi antara tiga penularan dan menciptakan lingkungan yang . , . , (Kurniadi TBC . (Mathofani & Febriyanti. Pengobatan Prevalensi TBC paru pada pria langkah untuk mengendalikan angka TBC dilaporkan lebih tinggi (Kristini & Hamidah, (Mursalim et al. , 2. TBC paru cenderung lebih banyak Penyembuhan terhadap penderita TBC menular pada sejumlah orang yang memiliki umumnya berlangsung selama sekitar Ou 6 usia aktif dalam bekerja (Sunarmi & Kurniawaty, 2. Pemerintah Indonesia (Mursalim et al. , 2. Proses pengobatan TBC terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap penanggulangan TBC di Indonesia pada . dan tahap . Pengobatan di tahap intensif dilakukan selama dua bulan insidensi TBC dari 319 penderita menjadi dengan tujuan memperkecil jumlah bacteri secara signifikan dan meminimalisir dampak (Kurniadi et al. , 2. Berdasarkan Global dari bakteri yang telah mengalami resistensi. TB Report tahun 2022 insiden TBC sebesar Sementara itu, tahap pengobatan > 2 bulan 000 kasus, dengan menempati posisi tujuannya untuk mematikan sisa bakteri yang kedua terbesar setelah India (Kementerian masih hidup (Eli et al. , 2. Proses Kesehatan Indonesia, 2. 2020-2024, Untuk mengurangi angka kejadian (TBC). TBC konsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Namun. OAT (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. gangguan hematologi. Pada fase pertama OAT Isoniazid. Rifampisin. Isoniazid Shifa Farma CianjurAy. Pirazinamid. Etambutol. Tuberkulosis Paru di Laboratorium Klinik Pemberian Pirazinamid BAHAN DAN METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah Shifa Farma mengakibatkan defisiensi vitamin B6 yang Laboratorium. Penelitian ini berlangsung dapat mengganggu biosintesis heme dan pada bulan November 2024 hingga Februari berpotensi menyebabkan anemia (Mursalim Populasi pada penelitian ini adalah et al. , 2. Anemia dianalisa terjadi pada pasien TBC paru yang menjalani pengobatan 16-94% pada penderita TBC paru (Purba, anti tuberculosis di klinik dr. Rukun Sutrisno. Sampel yang digunakan pada penelitian ini Anemia adalah seluruh populasi. Data yang di ditandai oleh penurunan kadar hemoglobin peroleh disajikan dalam bentuk deskriptif dalam darah (Nurhayati et al. , 2. berdasarkan presentase, dengan rumus : Pengukuran kadar hemoglobin (H. dapat dilakukan melalui berbagai metode, salh Kadar HB = (T y . 100 Hematology Analyzer (Handayani, 2. Pada Mursalim Keterangan: menemukan terdapat . %) penderita TBC Kadar HB: Persentase kadar Hb (%) memiliki hasil hb abnormal dan . %) Berdasrkan penelitian tersebut, maka peneliti tertarik T: Jumlah kadar hb menurun, normal, atau untuk melakukan penelitian lanjutan tentang AuGambaran Kadar Hemoglobin pada Pasien n: Jumlah keseluruhan HASIL | 10 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. Table 1. Kadar Hemoglobin pada pasien TBC Tahap Intensif (< 2 bula. Nama Ny. Tn. Ny. Tn. Ny. Ny. Ny. Ny. Ny. Tn. Ny. Tn. Ny. Tn. Ny. Ny. Ny. Ny. Ny. Ny. Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan Usia (Tahu. Kadar HB . / dL) Keterangan Normal Menurun Menurun Menurun Normal Menurun Menurun Menurun Normal Menurun Menurun Normal Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Normal Menurun Menurun Table 2. Kadar Hemoglobin pada pasien TBC Tahap Lanjutan (>2 Bula. Nama Ny. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Tn. Ny. Tn. Tn. Ny. Tn. Tn. Ny. Ny. Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Laki-laki Perempuan Laki-laki Laki-laki Perempuan Laki-laki Laki-laki Perempuan Perempuan Usia (Tahu. Kadar HB . / dL) Keterangan Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Normal Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Menurun Normal Normal Berdasarkan tabel 1 dan 2 didapatkan jumlah persentase sebagai berikut: Table 3. Kadar Hemoglobin pada Pasien TBC berdasarkan Lama Pengobatan Karakteristik Tahap Intensif (< 2 Bula. Tahap Lanjutan (> 2 Bula. Menurun Kadar HB (%) Normal Meningkat | 11 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. Berdasarkan tabel 3 kadar hemoglobin pada . %), melakukan pengobatan,pada tahap lanjutan pengobatan,pada tahap intensif (< 2bula. (> 2bula. berjumlah 20 pasien di dapatkan TBC TBC hemoglobin menurun . %), hemoglobin . %),hemoglobin normal . %) dan hemoglobin meningkat hemoglobin meningkat . %). %),dan Gambar 1. Kadar Hb pada Pasien TBC Tahap Intensif Gambar 2. Kadar Hb pada Pasien TBC Tahap Lanjutan PEMBAHASAN Setelah dilakukan penelitan kadar tuberkulosis di klinik dr. Rukun sutrisno November hemoglobin terhadap 40 pasien TBC paru Februari 2025 pemeriksaan yang sedang melakukan terapi obat anti dilakukan di Laboratorium Klinik Shifa | 12 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. Farma disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah infeksi tuberkulosis paru. berdasarkan karakteristik tahapan waktu Tuberkulosis paru, sebagai penyakit infeksi pengobatan pada masa pengobatan < 2 bulan hematopoiesis dan menyebabkan gangguan hemoglobin . %), kadar Normal . %) dan dalam penyerapan serta penggunaan zat besi kadar meningkat . %), sedangkan pada masa dalam tubuh. Selama perjalanan penyakit, pengobatan > 2 bulan di dapatkan penurunan kadar hemoglobin . %),normal . %) dan mengganggu metabolisme zat besi dan meningkat . %). mengurangi ketersediaan zat besi yang menggunakan alat hematologi Hasil penelitian ini menunjukkan Akibatnya, pasien dengan tuberkulosis paru melakukan pengobatan terapi obat anti berisiko tinggi mengalami anemia, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan dan (OAT) anemia atau penurunan kadar hemoglobin. Proses pengobatan TBC dilakukan dengan Kondisi anemia yang di jumpai pada masa konsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). pengobatan TBC dengan OAT ini menjadi Namun, salah satu indikator penting dalam proses OAT OAT Isoniazid. Rifampisin. Isoniazid Etambutol. Penelitian penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Pirazinamid, (Mursalim et al. , 2. , hasil penelitiannya Pemberian menyatakan bahwa terdapat . %) pasien Pirazinamid pengobatan pasien TBC paru. gangguan hematologi. Pada fase pertama TBC memiliki kadar hemoglobin dibawah nilai normal dan . %) pasien TBC memiliki vitamin B6, yang mengakibatkan defisiensi kadar hemoglobin normal. vitamin B6. Vitamin B6 merupakan faktor penting dalam proses biosintesis heme. Berdasarkan hasil penelitian yang mengganggu biosintesis heme dan berpotensi sudah dilakukan dapat di simpulkan bahwa menyebabkan anemia. Anemia merupakan kondisi yang ditandai oleh penurunan kadar melakukan terapi OAT pada tahap intensif (< 2 bula. berjumlah 20 pasien didapatkan KESIMPULAN DAN SARAN TBC | 13 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1 . April 2025 DOI: 10. 36086/medlabscience. %), Anggota Keluarga Penderita. Jurnal hemoglobin normal . %) dan hemoglobin Kesehatan Masyarakat Indonesia, meningkat . %), dan pada pasien TBC yang 15. , 24. sedang melakukan pengobatan,pada tahap https://doi. org/10. 26714/jkmi. lanjutan (> 2 bula. berjumlah 20 pasien di . %),dan . %),hemoglobin hemoglobin meningkat . %). Kurniadi. Kawiyanto. Mangunwijaya. , & Kefarmasian, . Jurnal Ilmiah Farmasi Bagi peneliti selanjutnya disarankan Terapan & Kesehatan a Volume 2 No 2 untuk melakukan penelitian tentang kadar a Mei 2024 Jurnal Ilmiah Farmasi HB pada pasien TBC paru berdasarkan Terapan & Kesehatan a Volume 2 No 2 a Mei 2024. , 31Ae38. Mathofani. , & Febriyanti. Faktor-Faktor Yang Berhubungan DAFTAR PUSTAKA