Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Analisis Idiomatik dalam Terjemahan Lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy Karya Nicole Zefanya Jasmine Puspa Joylasheva1*). Ika Sari Dewi. Program Studi Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemah. FHISIP. Universitas Terbuka *Corresponding Author: joylasheva1101@gmail. Submitted: 04-06-2. Reviewed: 05-06-2025 | Accepted: 22-06-2025 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan makna idiomatik dalam terjemahan lirik lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy karya Nicole Zefanya (NIKI) berdasarkan teori idiom yang dikemukakan oleh Chitra Fernando serta mengkaji metode penerjemahan yang dikemukakan oleh Peter Newmark. Idiom-idiom dalam lirik lagu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi idiom murni, idiom semi, dan idiom harfiah beserta maknanya dalam konteks emosional dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lagu tersebut menggunakan idiom murni secara signifikan. Penggunaan idiom ini menunjukkan konteks emosional dan budaya yang terkandung dalam lirik lagu. Metode Penerjemahan yang digunakan pada kedua lagu tersebut adalah metode penerjemahan komunikatif, semantis, dan juga harfiah. Metode penerjemahan komunikatif paling banyak digunakan karena mampu menyampaikan pesan emosional dan konteks budaya secara Implikasi penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap kajian linguistik terapan dan penerjemahan sastra, khususnya dalam memahami idiom sebagai ekspresi budaya dalam musik Penelitian ini juga bermanfaat dalam pengajaran penerjemahan idiomatik agar menghasilkan terjemahan yang relevan dan komunikatif. Kata Kunci: Idiom. Penerjemahan. Semantik. ABSTRACT This study aims to examine the forms and idiomatic meanings in the translated lyrics of the songs AuAnaheimAy and AuPathsAy by Nicole Zefanya (NIKI) based on Chitra FernandoAos theory of idioms and Peter NewmarkAos translation methods. The idioms found in the lyrics are analyzed using a qualitative descriptive approach to identify pure idioms, semi-idioms, and literal idioms, along with their meanings in emotional and cultural contexts. The results indicate that both songs make significant use of pure idioms. This use reflects the emotional depth and symbolism embedded in the The translation methods employed in both songs include communicative, semantic, and literal translation methods. The communicative method is the most frequently applied, as it effectively conveys emotional messages and cultural context. The implications of this research lie in its contribution to applied linguistics and literary translation studies, particularly in understanding idioms as cultural expressions in modern music. This study is also beneficial for the teaching of idiomatic translation to produce more relevant and communicative translations. Keywords: Idiom. Semantics. Translation PENDAHULUAN Lagu dipandang sebagai salah satu bentuk karya sastra yang tergolong dalam jenis Sebagai bagian dari karya fiksi, lagu lahir dari luapan emosi secara spontan dan memiliki kekuatan untuk mengekspresikan nilai estetika, baik melalui bahasa maupun Dengan demikian, lagu erat kaitannya dengan upaya penafsiran dan pemaknaan terhadap unsur-unsur yang terkandung di dalamnya (Antika et al. , 2. Dalam banyak JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 kasus, pencipta lagu menggunakan idiom sebagai sarana untuk menyampaikan makna secara implisit dan artistik. Idiom, sebagai ekspresi khas yang maknanya tidak dapat dipahami secara harfiah, memerlukan pemahaman kontekstual yang mendalam untuk dapat diinterpretasikan secara tepat. Kebutuhan untuk menerjemahkan lagu ke dalam bahasa lain menambah kompleksitas dalam penanganan idiom. Penerjemahan tidak hanya melibatkan pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, tetapi juga menuntut pemahaman menyeluruh terhadap struktur linguistik, tata bahasa, serta konteks sosial dan budaya kedua bahasa. Proses ini mencakup aspek pragmatis, puitis, dan etnografis, dan dapat dilakukan baik secara manual oleh penerjemah manusia maupun melalui teknologi terjemahan otomatis. Namun demikian, hasil terjemahan mesin umumnya masih memerlukan penyuntingan untuk menjamin akurasi dan kesesuaian makna (Zahro & NuAoman, 2. Selain itu, berbagai bentuk dan pendekatan penerjemahan dapat digunakan sesuai tujuan komunikatif, termasuk untuk menjembatani perbedaan budaya (Putri & Gusthini, 2. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa idiom merupakan bentuk ekspresi bahasa yang kaya akan makna kultural, estetis, dan pragmatis dalam berbagai konteks, baik tulisan, lisan, maupun lirik musik. Misalnya, (Rusmana et al. , 2. mengkaji idiom berbasis nama hewan dalam korpus bahasa Indonesia dan menemukan bahwa mayoritas idiom mengandung konotasi negatif, diklasifikasikan sebagai idiom murni dan (Khairunnisa et al. , n. ) meneliti idiom dalam film Maleficent dan menemukan dominasi idiom semi dalam narasi visual. (Krisnawati, 2. menelaah idiom dalam cerpen Navis dan menunjukkan bahwa idiom dapat mencerminkan kearifan lokal dan kritik Penelitian lain oleh (Nurjaman, 2. mengungkap penggunaan idiom dan metafora dalam lagu Noah sebagai bagian dari gaya bahasa puisi. Sementara itu, (Arisa et al. , 2. menganalisis idiom dalam buku esai dan menemukan idiom penuh dominan sebagai sarana ekspresi kritik sosial-politik. Keseluruhan studi tersebut menegaskan bahwa idiom tidak sekadar ornamen linguistik, tetapi juga representasi budaya dan sikap kritis dalam berbagai bentuk wacana. Penelitian ini secara khusus mengkaji idiom-idiom yang terdapat dalam dua lagu berjudul AuAnaheimAy dan AuPathsAy karya Nicole Zefanya, musisi Indonesia yang dikenal JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 dengan nama panggung NIKI. Lagu AuAnaheimAy, yang dirilis pada tahun 2022 dalam album Nicole, menggambarkan perasaan kehilangan dan penyesalan terhadap cinta masa lalu. Sementara lagu AuPathsAy, dirilis pada tahun 2024 dalam album Buzz, merefleksikan proses perenungan diri dalam menghadapi pilihan hidup. Kedua lagu ini kaya akan ekspresi idiomatik yang mencerminkan emosi mendalam dan nilai-nilai budaya yang personal. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk idiom dalam lirik lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy berdasarkan klasifikasi idiom menurut teori Chitra Fernando, serta menafsirkan maknanya dalam konteks emosional dan budaya yang melekat dalam lirik. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis metode penerjemahan yang digunakan dalam alih bahasa kedua lagu berdasarkan pendekatan Peter Newmark, guna memahami strategi penyampaian pesan idiomatik secara efektif kepada audiens lintas budaya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang linguistik terapan, khususnya dalam kajian penerjemahan idiomatik pada karya musik modern yang sarat nilai sastra dan budaya. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena mampu mengkaji makna idiomatik dalam terjemahan lirik lagu secara mendalam dan kontekstual. Menurut (Alfatih, 2. , metode ini bertujuan memahami fenomena secara alami melalui pendekatan subjektif terhadap data, sehingga cocok untuk menganalisis idiom dalam lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy karya Nicole Zefanya yang sarat nuansa emosional dan budaya. Pendekatan ini juga dinilai efektif dalam mengungkap pergeseran makna selama proses penerjemahan, terutama dalam konteks seni seperti lirik lagu yang membutuhkan pemahaman budaya dan bahasa yang mendalam (Maulana, 2. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh idiom yang ditemukan dalam lirik lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy karya Nicole Zefanya (NIKI), baik dalam versi aslinya yaitu berbahasa Inggris maupun versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang diterjemahkan secara mandiri oleh peneliti. Terjemahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan konteks emosional, makna idiomatik, serta nuansa budaya yang terkandung dalam lirik, guna JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 mendukung analisis yang akurat dan relevan terhadap bentuk dan makna idiom. Jenis data ini bersifat dokumen tertulis yakni lirik lagu yang dianalisis secara linguistik kontekstual. Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teknik analisis data dalam penelitian kualitatif. Pertama, mengindentifikasi lirik lagu AuAnaheimAy dan AuPathsAy baik dalam versi bahasa aslinya yakni bahasa inggris dan versi terjemahan bahasa Indonesia, serta menyaring frasa yang mengandung idiom. Kedua. Memilah idiom dari lirik asli, dan mengelompokkan idiom menurut jenis dan makna berdasarkan teori Fernando. Fernando . menklasifikasikan idiom menjadi idiom murni, idiom semi, dan idiom literal. Untuk memastikan keabsahan idiom yang teridentifikasi, digunakan beberapa kamus idiom bahasa Inggris sebagai acuan, yaitu Oxford Dictionary of Idioms dan kamus idiom bahasa Indonesia. Kemudian, menganalisis metode penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan idiom dan mengelompokannya sesuai dengan metode penerjemahan yang dipaparkan oleh Peter Newmark yang membagi metode penerjemahan berdasarkan 2 kelompok besar: 1. Metode penerjemahan yang menekankan pada bahasa sumber yaitu (Penerjemahan kata-demi-kata. Penerjemahan Harfiah. Penerjemahan Setia, dan Penerjemahan Semanti. , 2. Metode penerjemahan yang menekankan pada bahasa sasaran yaitu (Penerjemahan Adaptasi. Penerjemahan Bebas. Penerjemahan Idiomatik, dan Penerjemahan Komunikati. Terakhir, menarik kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lirik lagu karya nicole Zefanya yang berjudul Anaheim dan Paths menggunakan idiom murni, idiom harfiah dan idiom semi. Kemudian metode penerjemahan yang digunakan adalah metode penerjemahan komunikatif, semantis dan harfiah. Idiom pada Lagu Anaheim dan Paths Berikut ini merupakan hasil penelitian bentuk-bentuk idiom yang ditemukan dalam lagu AuAnaheimAy karya Nicole Zefanya. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Tabel 3. 1 Idiom pada Lagu Anaheim Jenis idiom Jumlah Persentase Idiom murni Idiom harfiah Idiom semi Total idiom Berdasarkan tabel diatas, bentuk idiom yang paling banyak ditemukan dalam lagu AuAnaheimAy adalah idiom murni, dengan jumlah data sebanyak 8 dan presentase sebesar 47,1%, kemudian idiom berikutnya adalah idiom harfiah dengan jumlah data sebanyak 5 dan presentase sebesar 29. 4%, lalu jenis idiom yang paling sedikit ditemukan adalah idiom semi dengan jumlah data sebanyak 4 dan presentase sebesar Jadi secara keseluruhan, didalam lagu Anaheim terdapat 17 idiom. Berikut ini merupakan hasil penelitian bentuk-bentuk idiom yang ditemukan dalam lagu AuPathsAy karya Nicole Zefanya Tabel 3. 2 Idiom pada Lagu Paths Jenis idiom Jumlah Persentase Idiom murni 46,67% Idiom semi 26,67% Idiom harfiah 26,67% Total idom Berdasarkan tabel di atas, bentuk idiom yang paling banyak ditemukan adalah idiom murni, dengan jumlah data sebanyak 7 idiom dan persentase sebesar 46,67%. Kemudian, jenis idiom berikutnya adalah idiom semi dan idiom harfiah, yang masingmasing berjumlah 4 idiom dengan persentase sebesar 26,67%. Jadi secara keseluruhan, didalam lagu Paths terdapat 15 idiom Metode Penerjemahan pada Lagu Anaheim dan Paths Berikut ini merupakan hasil penelitian jenis metode penerjemahan yang digunakan dalam lagu AuAnaheimAy karya Nicole Zefanya. Tabel 3. 3 Metode Penerjemahan dalam Lagu Anaheim Jenis Metode Penerjemahan Jumlah Persentase Penerjemahan komunikatif 47,06% Penerjemahan semantis 41,18% Penerjemahan harfiah 11,76% Total JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Berdasarkan tabel diatas, metode penerjemahan yang paling dominan digunakan dalam lagu Anaheim adalah penerjemahan komunikatif, dengan jumlah data sebanyak 8 idiom dan persentase sebesar 47,06%. Selanjutnya, metode penerjemahan yang paling sering digunakan setelahnya adalah penerjemahan semantis, dengan jumlah sebanyak 7 idiom atau sebesar 41,18%. Sementara itu, metode yang paling jarang digunakan adalah penerjemahan harfiah, yang hanya digunakan pada 2 idiom atau sebesar 11,76%. Secara keseluruhan, terdapat 17 idiom yang ditemukan dalam lagu Anaheim. Berikut ini merupakan hasil penelitian jenis metode penerjemahan yang digunakan dalam lagu AuPathsAy karya Nicole Zefanya. Tabel 3. 4 Metode Penerjemahan dalam Lagu Paths Jenis Metode Penerjemahan Jumlah Persentase Penerjemahan komunikatif 53,33% Penerjemahan semantis 33,33% Penerjemahan harfiah 13,33% Total Berdasarkan tabel diatas, metode penerjemahan yang paling dominan digunakan dalam lagu Paths adalah penerjemahan komunikatif, dengan jumlah data sebanyak 8 idiom dan persentase sebesar 53,33%. Selanjutnya, metode penerjemahan yang paling sering digunakan setelahnya adalah penerjemahan semantis, dengan jumlah sebanyak 5 idiom atau sebesar 33,33%. Sementara itu, metode yang paling jarang digunakan adalah penerjemahan harfiah, yang hanya digunakan pada 2 idiom atau sebesar 13,33%. Secara keseluruhan, terdapat 15 idiom yang ditemukan dalam lagu Paths. 2 Pembahasan Idiom pada Lirik Lagu Anaheim dan Paths Idiom murni . ure idio. Menurut (Fernando, 1. idiom murni merupakan ungkapan idiomatik di mana setiap kata penyusunnya mengandung makna kiasan sepenuhnya, sehingga arti dari ungkapan ini sulit dipahami karena tidak dapat ditebak dari makna harfiah kata penyusunnya. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 Contoh idiom: C Stretched and wrung C Bed of promises C Unearth this soul Ketiga idiom tersebut dikategorikan sebagai idiom murni . ure idio. karena keseluruhan kata penyusunnya memiliki makna kiasan penuh yang tidak dapat dipahami secara harfiah. Pada frasa stretched and wrung, tidak berarti benarbenar ada tindakan fisik meregangkan dan memeras seseorang, namun idiom ini menggambarkan perasaan emosional yang lelah dan terkuras. Bed of promises tidak merujuk pada tempat tidur nyata, melainkan simbol beban janji yang tidak Sementara itu, unearth this soul tidak berarti menggali jiwa secara fisik, melainkan upaya mendalam untuk mengetahui sisi batin seseorang. Karena maknanya tidak bisa ditebak dari arti harfiah kata-kata tersebut, idiom-idiom ini memenuhi ciri idiom murni. Idiom semi . emi-idio. Menurut Fernando, idiom semi merupakan ungkapan idiomatik yang terdiri dari setidaknya satu kata yang masih memiliki hubungan dengan makna sebenarnya, sementara kata lainnya bersifat non-literal atau tidak berkaitan langsung dengan makna tersebut. Contoh idiom: C Youth is in your past C Recognize roads C Drive around Ketiga idiom tersebut termasuk dalam kategori idiom semi . karena mengandung setidaknya satu kata yang masih memiliki hubungan dengan makna harfiah, sedangkan kata lainnya bersifat kiasan atau tidak langsung berkaitan dengan makna sebenarnya. Pada idiom youth is in your past, kata youth dan past secara leksikal berkaitan dengan waktu, namun secara idiomatik menyiratkan bahwa masa muda seseorang telah berlalu dalam konteks emosional atau hubungan. Recognize roads menggunakan kata roads yang bersifat harfiah. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 tetapi dalam konteks emosional, berarti mengenali perjalanan atau arah hidup, bukan jalan fisik. Sementara drive around secara harfiah berarti berkendara keliling, namun digunakan untuk menyiratkan kenangan atau pelarian emosional. Karena ada perpaduan antara makna harfiah dan figuratif, idiom-idiom ini dapat diklasifikasikan sebagai idiom semi. Idiom harfiah . iteral idio. Menurut Fernando, idiom harfiah adalah ungkapan idiomatik yang lebih mudah dipahami maknanya dibandingkan idiom murni dan idiom semi, karena kata-katanya memiliki hubungan yang jelas dengan makna yang dimaksud. Contoh idiom : C Put you first C Be his C Catch up with you Ketiga idiom tersebut dikategorikan sebagai idiom harfiah . iteral idio. karena maknanya lebih mudah dipahami dibandingkan idiom murni dan idiom semi, serta kata-katanya memiliki hubungan yang jelas dengan makna yang Pada idiom put you first, maknanya secara langsung dapat diartikan sebagai menjadikan seseorang sebagai prioritas utama. Be his mengandung makna kepemilikan emosional dalam hubungan, yang secara umum dapat dimengerti dari kata be dan his. Sementara catch up with you berarti mengejar atau menyusul seseorang secara sosial atau fisik, yang meskipun bersifat idiomatik, tetap dapat dimengerti secara harfiah. Karena idiom-idiom ini tidak memerlukan interpretasi figuratif yang kompleks, maka memenuhi kriteria idiom harfiah. Metode Penerjemahan pada Lirik Lagu Anaheim dan Paths Metode Penerjemahan Komunikatif (Communicative Translatio. Menurut Newmark metode penerjemahan komunikatif merupakan metode pendekatan yang menekankan penyampaian makna dan pemahaman yang jelas kepada para pembaca dari bahasa target, bukan hanya menerjemahkan kalimat secara harfiah, dengan tujuan agar kesan, makna, dan efek yang dirasakan tetap serupa dengan pembaca bahasa sumber (Putrikita et al. , 2. Pendekatan ini JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 mengutamakan kejelasan, kelancaran, dan keterterimaan pesan dengan penggunaan bahasa yang natural dan sesuai konteks budaya (Andrianto et al. , 2. Diperlukan penyesuaian struktur kalimat, pilihan kata, dan gaya bahasa agar pesan tetap tersampaikan secara efektif, terutama dalam menerjemahkan idiom yang tidak dapat diterjemahkan secara harfiah. Sebagai contoh dalam lirik AuBe my new homeAy yang diterjemahkan menjadi AuJadilah tempat baru untukku pulangAy. Kata AuHomeAy tidak diterjemahkan sebagai AurumahAy karena maknanya bukan sebuah bangunan untuk tempat tinggal, melainkan sebagai simbol kenyamanan emosional yang dirasakan oleh pasangan dalam hubungan romantis. Selanjutnya, lirik AuIAod kill to love you the loudestAy diterjemahkan menjadi AuAku rela melakukan apa pun untuk mencintaimu sepenuh hatiAy. Frasa AuIAod kill to AAy apabila diterjemahkan secara harfiah berarti Auaku akan membunuh demi AAy, hasil penerjemahan tidak menyampaikan makna dengan baik karena frasa tersebut merupakan ungkapan hiperbolik yang menyiratkan kerelaan atau keinginan yang besar untuk melakukan apapun demi orang yang dicintainya. Metode Penerjemahan Semantis (Semantic Translatio. Menurut Newmark sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Studi Kasus Penerjemahan Teks Eksplanasi Menggunakan Metode Penerjemahan SemantisKomunikatif pada AuRoutledge Handbook on SufismAy, metode semantis berfokus pada ketepatan makna dan nuansa linguistik dari teks asli agar makna emosional dan kontekstual tetap terjaga, terutama dalam karya sastra (Awalukita & Afriliani. Dalam metode ini, tujuan utama adalah untuk menyampaikan makna asli sebanyak mungkin, memungkinkan pembaca di bahasa target merasakan dan memahami teks dengan kedalaman yang sama seperti yang dimaksudkan dalam bahasa sumber. Metode jenis ini lebih tidak fleksibel dibanding metode penerjemahan komunikatif karena menekankan pada akurasi dan kesetiaan terhadap isi dan struktur dari teks sumber. Dalam lirik AuThe futureAos ours to writeAy yang diterjemahkan menjadi AuMasa depan adalah cerita yang bisa kita tulis bersamaAy, struktur kalimat dan metafora yang ada dipertahankan agar serupa dengan bahasa sumber, sedangkan Aucerita yang JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 bisa kita tulis bersamaAy merepresentasikan kendali terhadap takdir atau harapan. Lalu dalam lirik Aubut IAod give anything to stop timeAy menjadi Auakan kulakukan apapun untuk menghentikan waktuAy terjadi perubahan struktur kalimat yang sangat kecil untuk mengikuti tata bahasa dari bahasa sumber, dan dalam frasa AuIAod give Ay makna asli frasa ini dipertahankan dan tidak dilebih-lebihkan, terjemahan kalimat ini bersifat setia pada ekspresi dan struktur asli dari kalimat bahasa sumber. Metode Penerjemahan Harfiah (Literal Translatio. Menurut Newmark sebagaimana disebutkan dalam jurnal Penerjemahan Indonesia-Arab pada Petunjuk Keselamatan Penerbangan Komersial, metode penerjemahan literal berfokus untuk menerjemahkan teks secara langsung, dengan mengutamakan terjemahan kata per kata serta mempertahankan struktur asli untuk menjaga keselarasan dengan kalimat dalam bahasa sumber (Hasfikin & Nisa. Sebagai contoh AuI was just young and entitledAy diterjemahkan menjadi AuAku hanyalah remaja yang merasa berhakAy. Kata AuyoungAy diterjemahkan secara langsung sebagai remaja, sedangkan kata AuentitledAy dalam konteks sosial berarti Aumerasa berhakAy, terjemahan ini mempertahankan bentuk kata itu sendiri tanpa diganti dengan padanan metaforis atau kultural. Terjemahan memang terkesan sedikit kaku, demi mempertahankan struktur kalimat bahasa sumber dan makna kata-katanya agar tidak mengalami pengalihan gaya. Sama halnya dengan Audrive aroundAy yang diterjemahkan sebagai AumenyusuriAy sesuai dengan padanan umum dalam bahasa target. Kata AuAnaheimAy tidak mengalami perubahan karena merupakan lokasi, sedangkan Auat sundownAy diterjemahkan tanpa mengalami interpretasi kiasan sebagai Ausaat matahari terbenamAy. Dalam terjemahan ini tidak ada penyesuaian kultural, idiomatik, atau gaya bahasa lain, sehingga semua unsur diterjemahkan sesuai makna leksikal dan gramatikal langsung, yang sesuai dengan metode literal menurut Newmark. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 KESIMPULAN Setelah dilakukan analisis data terhadap penerjemahan idiom dalam lagu Anaheim dan Paths karya NIKI, ditemukan bahwa terdapat tiga jenis idiom dalam lirik lagu tersebut, yaitu idiom murni . ure idio. , idiom semi . emi idio. , dan idiom harfiah . iteral idio. Berdasarkan hasil temuan, idiom murni merupakan jenis yang paling dominan baik dalam lagu Anaheim maupun Paths, dengan persentase masing-masing sebesar 47,1% dan 46,67%. Hal ini mencerminkan bahwa gaya penulisan lirik NIKI sangat kental dengan nuansa puitis, simbolik, dan emosional yang disampaikan melalui ungkapan idiomatik kompleks dan bernilai estetika tinggi. Dari sisi metode penerjemahan, pendekatan komunikatif paling sering digunakan, diikuti oleh metode semantis dan harfiah. Dominasi metode komunikatif menunjukkan pentingnya penyampaian makna emosional dan kontekstual secara efektif kepada pembaca bahasa sasaran, terutama saat menerjemahkan idiom yang bersifat kultural dan implisit. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik terapan, khususnya dalam bidang penerjemahan idiomatik dalam musik sebagai bentuk karya sastra modern. Selain itu, temuan ini menunjukkan bahwa idiom dalam lirik lagu tidak hanya berfungsi sebagai hiasan bahasa, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pengalaman batin, nilai budaya, dan refleksi identitas. Bagi peneliti selanjutnya yang akan meneliti topik yang sama, disarankan untuk memperluas objek kajian dengan menganalisis idiom dalam lirik lagu dari genre musik atau artis yang berbeda, termasuk dari latar budaya lain, guna memperkaya perspektif mengenai variasi dan fungsi idiom dalam musik lintas budaya. Selain itu, dianjurkan agar penelitian lanjutan mengeksplorasi efektivitas berbagai metode penerjemahan terhadap idiom dalam teks-teks lain seperti novel, puisi kontemporer, atau dialog film. Hendaknya hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pengajaran penerjemahan, baik dalam konteks akademik maupun profesional, agar idiom dapat ditangani secara lebih sensitif, komunikatif, dan sesuai dengan konteks budaya bahasa sasaran. JUPE2: Jurnal Pendidikan & Pengajaran Available online at https://jurnal. id/index. php/JUPE2 doi: https://doi. org/10. 54832/jupe2. JUPE2. Volume 3 . , 2023. Page 259-271 p-ISSN: 2985-9891 e-ISSN: 2985-6736 UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ika Sari Dewi selaku dosen pembimbing di Program Studi Sastra Inggris. FHISIP. Universitas Terbuka atas bimbingan dan motivasi yang diberikan selama proses penelitian dan penulisan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA