Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Mengestimasi Efek Pengetahuan Dan Motivasi Investasi Terhadap Keputusan Pembelian Saham Syariah Mela Indah Permata Saria. Hesi Eka Putrib a,b Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi Corresponding author: hesiekaputeri@gmail. ABSTRACT The commitment of investors to invest their funds in Islamic stock instruments is influenced by various rational considerations because the decision to invest in stocks is closely related to risk and return. This study aims to analyze the effect of knowledge and investment motivation on purchasing decisions of sharia stock by society in the city of Bukittinggi. This type of research is a field research with a quantitative approach. This research picks up Bukittinggi as a sampling area with a sample of 100 Sharia stock investors, which were selected purposively. The results of the study prove that there is a significant positive influence of knowledge and investment motivation on sharia share purchase decisions with a contribution of 63. 8%, while the remaining 36. 2% is influenced by other variables outside the model. The higher the level of knowledge and investment motivation, the greater the decision to purchase sharia stock. This finding convinces potential investors and policy makers of the importance of stock knowledge and investment motivation in order to avoid risk. This study can be an important reference regarding the need for appropriate socialization and marketing strategies based on consumer behavior in developing market share of Islamic stocks in the secondary market. Keywords: Investment Knowledge. Investment Motivation. Sharia Stock Purchase Decision Abstrak Komitmen investor untuk menempatkan dana pada instrument saham syariah dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan rasional karena keputusan pembelian saham sangat terkait dengan resiko dan imbal hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dan motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham syariah pada masyarakat Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah field research dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mengambil area sampling kota Bukittinggi dengan jumlah sampel yang ditarik secara purposive sebanyak 100 investor saham syariah ritel. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh yang positif signifikan dari pengetahuan dan motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham syariah dengan kontribusi sebesar 63,8% sedangkan sisanya 36,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Semakin tinggi tingkat pengetahuan dan motivasi investasi masyarakat maka keputusan untuk melakukan pembelian saham syariah juga semakin besar. Temuan ini meyakinkan calon investor dan pengambil kebijakan akan pentingnya pengetahuan tentang saham dan motivasi investasi agar terhindar dari resiko. Studi ini dapat menjadi acuan penting tentang perlunya sosialisasi dan strategi marketing yang tepat dan berbasis perilaku konsumen dalam pengembangan penjualan saham Syariah dipasar sekunder. Kata Kunci : Pengetahuan Investasi. Motivasi Investasi. Keputusan Pembelian Saham Syariah. PENDAHULUAN Investasi Syariah merupakan salah satu instrument keuangan yang berperan penting dalam pembanguanan ekonomi masyarakat. Dengan jumlah penduduk muslim di Indonesia yang sangat tinggi yang setara dengan 86,9% dari total penduduk Indonesia . ttps://dataindonesia. id, 2. , tentu saja berpotensi tinggi dalam pengembangan instrumen keuangan syariah. Pertumbuhan pasar modal syariah telah mendorong kebutuhan pasar akan produk-produk yang mampu mengatasi masalah likuiditas keuangan syariah dan kehadiran pasar modal syariah ini juga diharapkan dapat membantu perekonomian negara. Kehadiran produk pasar modal syariah membuka peluang berinvestasi bagi masyarakat yang Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 mempercayai bahwa produk investasi non syariah mengandung elemen yang di haramkan islam (Abdalloh, 2019. Soemitra, 2. Secara teoritis, investasi Syariah dapat diartikan sebagai sebuah sebuah upaya atau komitmen menanamkan sejumlah dana pada satu atau lebih aset selama beberapa periode pada masa mendatang (Ferlianto, 2013. Widioatmodjo, 2. Investasi juga merupakan salah satu ajaran dan konsep islam yang memenuhi proses tadrij dan trichotom. QS AlHasyr:18 mengungkapkan AuHai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok . dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu AyDapat dipahami bahwa Allah Swt menjelaskan tentang simpanan untuk kemudian hari, dimana Allah akan memberikan kemudahan kepada orang-orang yang mempunyai simpanan atau tabungan untuk bisa dipergunakan dikemudian hari. Saham syariah merupakan surat berharga bukti penyerahan modal kepada perusahaan dan dengan bukti penyertaan pemegang saham berhak mendapatkan bagian hasil dari usaha perusahaan Saham syariah di pasar modal merupakan prinsip hukum islam dalam kegiatan syariah dipasar modal berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia, sepanjang fatwa yang dimaksud tidak bertentangan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penerapan prinsip syariah di pasar modal (Alam & Abidin, 2. Data empiris memperlihatkan bahwa perkembangan investor pasar modal cendrung meningkat setiap tahun jika dilihat dari pertumbuhan jumlah investor. Gambar 1. Grafik Pertumbuhan Jumlah Investor Pasar Modal Tahun 2021 Sumber: https//w. id/ (Diola. Gambar 1 memperlihatkan bahwa grafik pertumbuhan jumlah investor pasar modal sepanjang empat tahun terakhir. Dari gambar 1 dapat dilihat jumlah investor yang terdaftar di pasar modal mengalami kenaikan setiap tahunnya. Rentang tahun 2018 ke 2019 mengalami kenaikan investor ke 53,41%. Pada rentang tahun 2019 ke tahun 2020 naik menjadi 56,21% dan pada rentang tahun 2020 ke tahun 2021 mengalami penaikan dengan total angka 92,99%. Hal ini menyiratkan adanya antusias yang tinggi dari masyarakat untuk terjun ke pasar modal tertutamam untuk segment retail di pasar sekunder. Pengamatan lebih lanjut memperlihatkan bahwa perkembangan saham syariah ini masih relatif baru dibandingkan dengan produk dan layanan keuangan yang sudah eksis lebih dulu di perbankan syariah. Dikarenakan perkembangan saham syariah tidak terlepas dari berbagai macam faktor mempengaruhinya sehingga perubahan dari faktor-faktor tersebut Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 dapat mempengaruhi saham syariah baik positif maupun negatif. Data pada tabel 1 memperlihatkan kapitalisasi pasar bursa efek Indonesia dari tahun 2018 sampai dengan 2021. Tabel 1. Kapitalisasi Pasar Bursa Efek Indonesia Jumlah Islamic Indeks Saham Jakarta Islamic Tahun Index Syariah Indonesia Index 70 507,78 688,31 851,74 565,69 816,32 001,49 772,65 926,49 421,72 192,24 652,80 123,39 Sumber : http://w. id, 2022 IDX-MES BUMN 17 735,15 Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan tahun 2022 pada table 1 dapat dilihat bahwa kapasitas pasar bursa efek Indonesia terus mengalami perubahan yang fluktuatif setiap Indeks Saham Syariah di Indonesia bervariasi sesuai dengan iklim bisnis dan kinerja bursa efek dan respon masyarakat terhadap pembelian saham syariah di Indonesia. Angka ini cederung turun pada tahun 2020 yaitu sebesar 3. 926,49. Dapat dipahami karena periode ini terjadi krisis kesehatan global Covid-19 yang juga untuk mempengaruhi kinerja saham syariah di Indonesia. Pada tahun 2021 juga mengalami penurunan dari tahun 2020 dimana jumlah islamic index dengan selisih 43,580. 41 sedangkan selisih indeks saham syariah Indonesia mengalami penaikan dari tahun sebelumnya yaitu 638,726. 31 dan selisih Jakarta Islamic Index 70 juga mengalami penaikan 11,701. dan IDX-MES BUMN 17 735,15. Dengan demikian terlihat bahwa tahun 2021 adalah masa awal kebangkitan untuk perbaikan performa saham syariah di Indonesia. Table 2 berikut memperlihatkan lebih detail perkembangan saham syariah yang ada di Indonesia dalam bentuk Daftar Efek Syariah (DES) yang menggambarkan terjadinya peningkatan setiap tahunnya. Dari gambar 2 dapat dilihat perkembangan saham syariah di pasar modal tahun 2018 periode 1 yaitu 382 mengalami penaikan pada periode 2 selisih 26, pada tahun 2019 periode 1 mengalami penaikan dari tahun sebelumnya yaitu 27 masih ditahun yang sama periode ke 2 mengalami penaikan dengan 435. Pada tahun 2020 perkembangan saham syariah periode 1 mengalami penaikan dari tahun-tahun sebelumnya yaitu 457 tetapi pada periode 2 pada tahun yang sama mengalami penurunan dengan selisih 21 tetapi masih unggul dari tahun sebelunya. Pada tahun 2021 mengalami penaikan lagi di periode 1 ke angka 443 dan pada periode 2 mengalami penaikan lagi ke angka 495. Gambar 2. Grafik Jumlah Saham Syariah Dalam Daftar Efek Syariah (DES). Desember 2021 Sumber : http://w. id (Diola. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Fenomena tentang perilaku pembelian saham syariah ini juga teramati di kota Bukittinggi. Motivasi masyarakat untuk berinvestasi teramati masih rendah dan masyarakat kurang melek dengan mekanisme pembelian saham. Tingkat melek saham, pengetahuan tentang produk produk investasi, motivasi berinventasi dan beberapa hal lainnya teridentifikasi berpengaruh kepada keputusan pembelian saham syariah oleh masyarakat. Sebenarnya Bank Indonesia dan OJK sudah memperkenalkan pasar modal kepada masyarakat dimana BEI gencar mengenalkan AyYuk Nabung SahamAy. Program ini merupakan sebuah kampanye yang mengajak masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal melalui Aushare sarvingAy. Hanya dengan berbekal mulai Rp 100. 000,- setiap bulannya, masyarakat dapat membeli saham melalui perusahaan sekuritas. Namun demikian, sosialisasi tentunya tidak menyentuh semua lapaisan masyarakat. Dengan adanya program tersebut diharapkan memberikan manfaat dan motivasi bagi masyarakat Bukittinggi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Rendahnya motivasi tersebut disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai investasi di pasar modal. Motivasi untuk berinvestasi cendrung menurun seiring waktu dikarenakan kesibukan dari masyarakat sendiri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar tingkat motivasi masyarakat untuk berinvestasi di saham syariah. Pengetahuan dasar mengenai investasi hal yang sangat penting yang harus diketahui oleh para Pengetahuan investor merupakan pengetahuan dasar yang dimiliki seseorang untuk melakukan investasi, baik itu pengetahuan tentang apa itu fortofolio saham, tingkat keuntungan maupun tingkat resiko. Hal ini agar para investor terhindar dari praktek-praktek investasi yang tidak rasional dan resiko kerugian yang akan terjadi harus hiketahui oleh para Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang cukup untuk menganalisis efek-efek yang akan dibeli dalam melakukan investasi di pasar modal syariah. Pengetahuan yang memadai sangat diperlukan agar terhindar dari kerugian saat berinvestasi di pasar modal syariah, seperti pada instrumen saham syariah. Saham syariah relatif masih kurang dikenal oleh masyarakat umum karena saham syariah umumnya dikenal oleh kalangan investor, peraku bisnis dan praktisi, untuk mengatasi masalah ini diperlukan sosialisasi dengan cara memberikan seputar pengetahuan, motivasi dan edukasi untuk mengenalkan instrumen Saham Syariah yang ada di pasar modal (Soemitra, 2014, 2. Beberapa kajian terdahulu terkait perilaku pembelian saham syariah ini telah memberikan temuan-temuan yang variatif dan memperkaya analisis tentang perilaku investor di pasar sekunder. Terungkap beberapa studi yang menemukan bahwa tingkat pengetahuan tentang saham syariah berpengaruh signifikan terhadap minat investasi (Khumaini & Nadiya. Pratama & Lastiati, 2021. Supriadi, 2. Studi lainnya juga menemukan hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan investasi terhadap keputusan untuk berinvestasi dipasar modal (Burhanudin et al. , 2021. Kurniawan, 2. Seseorang dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang produk dan jasa keuangan yang ditawarkan tentunya memiliki peluang lebih besar dalam membuat keputusan pembelian saham syariah. Selain itu motivasi investasi juga memiliki keterkaitan yang erat dengan minat investasi (Khumaini & Nadiya. Yunia et al. , 2. atau keputusan melakukan investasi saham Syariah (Darmawan & Japar, 2019. Pratama & Lastiati, 2021. Supriadi, 2. Motivasi adalah sebuah proses dimana calon investor mengetahui dengan baik produk apa yang akan mereka beli sebelum Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 memutuskan untuk bertindak dengan melakukan pembelian terhadap penawaran saham Berdasarkan uraian fenomena ini dan pentingnya untuk mempelajari perilaku masyarakat dalam pembelian sham Syariah, paper ini ditulis dengan harapan dapat memberikan kontribusi bagi pengambil kebijakan dalam mempopulerkan program AyYuk Nabung SahamAy di Indonesia. Pemilihan area sampling yang mengambil masyarakat kota Bukittinggi diharapkan dapat memberikan gambaran tentang perilaku konsumen saham pada sebuah kota dagang dan wisata dimana orang-orangnya selain suka berdagang juga diharapkan suka KAJIAN LITERATUR Perilaku pembelian saham syariah merupakan sebuah kajian yang menarik dalam ranah penelitian perilaku konsumen dalam bidang keuangan syariah. Saham Syariah menjadi salah satu instrument pasar modal yang terakselerasi cukup cepat terutama pad amasa pandemic covid-19. Selain karena imbal hasil yang menarik, proses pembelian saham di pasar sekunder juga semakin mudah misalnya melalui aplikasi Online Trading. Teori Perilaku Konsumen. Keputusan pembelian meliputi beberapa tahapan yang dilakukan oleh konsumen sebelum melakukan keputusan pembelian terhadap suatu produk dan jasa. Keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen atau pembeli dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang dan beberapa faktor lain yang bersifat internal dan external (Hoyer et al. Kotler & Armstrong, 2018. Schiffman et al. , 2. Secara umum, teori perilaku konsumen memperlihatkan bahwa faktor budaya, social, pribadi dan psikologis adalah hal-hal umum yang mempengaruhi keputusan pembelian terhadap suatu barang dan jasa (Sudirman. Studi lainnya juga menyimpulkan faktor-faktor dasar dalam perilaku konsumen menjadi alas an utama yang mempengaruhi konsumen dalam meminta produk dan layanan keuangan syariah (Hesi Eka Puteri. Parsaulian, et al. , 2. Faktor budaya mengacu pada kumpulan dari nilai dasar, presepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh anggota masyarakat dari keluarga dan intuisi lain. Faktor sosial adalah faktor yang lingkungan seseorang sehingga bisa mempengaruhi keputusan seseorang atau individu yang meliputi kelompok, keluarga, peran dan status. Faktor pribadi merupakan faktor yang ada dalam diri sesorang yang dapat mempengaruhi seseorang atau individu untuk mengambil suatu keputusan, dan adapun faktor pribadi yaitu: usia, status ekonomi, pekerjaan, gaya hidup dan kepribadian. Sedangkan faktor psikologi yaitu faktor yang timbul dari dalam pikiran seseorang atau individu adapun faktor psikologi yaitu meliputi motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan dan sikap. Saham Syariah. Saham syariah secara sederhana dapat diartikan sebagai saham perusahan emiten yang kegiatan usahanya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Saham merupakan suatu aset berharga yang mempresentasikan penyertaan modal di dalam suatu perusahaan (Serfiyani et al. , 2021. Widioatmodjo, 2. Hukum mengenai saham syariah belum ada secara jelas dan pasti di dalam Al-quran ataupun hadis. Para ulama dan fuqaha kontemporer berusaha untuk menemukan rumusan kesimpulan tersendiri dengan cara Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 ijtihad mengenai saham ini. Para fuqaha kontemporer berselisih pendapat tentang saham ini dan Sebagian mereka membolehkan transaksi jual beli saham dan sebagian lagi tidak Menurut Wahbah al Zuhaili, bermuamalah dengan melakukan transaksi atas saham hukumnya boleh, karena pemilik saham adalah mitra dalam perseroan dengan saham yang dimilikinya. Pendapat para ulama yang memperbolehkan jual beli saham serta pengalihan kepemilikan porsi suatu surat berharga berdasarkan pada ketentuan bahwa semua itu disepakati dan diizinkan oleh pemilik versi lain dari suatu surat berharga. Keputusan Muktamar ke-7 MajmaAo Fiqh Islami tahun 1992 di Jeddah juga menyatakan bahwa boleh menjual dan menjaminkan saham dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku di Perseroan. Fatwa Dewan Syariah Nasional Indonesia, dalam fatwa DSN-MUI No. 40/DSNMUI/2003, telah merumuskan bahwa jual beli saham boleh dilakukan (Ulya, 2. Pengetahuan investasi. Pengetahuan adalah suatu informasi yang didapat oleh seseorang dari suatu pembelajaran yang diterima dan telah diorganisasikan di dalam memori manusia. Investasi dapapat diartikan sebagi bentuk komitmen untuk menanamkan sejumlah dana atau sumber dana untuk masa yang akan datang. Jadi pengertian pengetahuan investasi adalah Pengetahuan dasar yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan investasi (Sutedi, 2. Beberapa faktor yang teridentifikasi dalam mempengaruhi pengetahuan investasi seseorang meliputi Pendidikan, informasi atau media massa dan lingkungan. Pendidikan adalah salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan diluar untuk dimanfaatkan hasilnya seumur hidup. Informasi didapat dari sekolah maupun non sekolah memberikan pengaruh sehinnga menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan. Sarana komunikasi, berbagai bentuk media masa diantaranya yaitu televisi, radio, surat kabar dan majalah. Lingkungan adalah sesuatu yang ada di sekitaran individu. Lingkungan berpengaruh terhadap proses masuknya pengetahuan kepada individu (Wiradnyana, 2. Motivasi Investasi. Motivasi adalah keadaan yang terdapat dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi investasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk melakukan investasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi antara lain minat, sikap diri terhadap diri sendiri. Kebutuhan individual, dan kecakapan setiap individu. Promosi dan Perceived Ease of Use merupakan dua hal penting yang menentukan motivasi seseorang dalam menggunakan produk dan jasa keuangan, apapun jenisnya (Hesi Eka Puteri. Arinda, et al. , 2. Tidak mungkin seseorang akan termotivasi jika mereka tidak mengenal produk yang bersangkutan, apalagi tidak mengetahun secara pasti apa kegunaan dan manfaatnya dalam berinvestasi Minat merupakan salah satu aspek psikologi yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap sikap keputusan yang akan dilakukan dan minat juga merupakan sumber motivasi yang akan mengarahkan seseorang dalam melakukan apa yang hendak mereka lakukan. Sedangkan sikap diri merupakan bagaimana sikap perilaku kita untuk dapat mengambil suatu tindakan yang harus ditetapkan dalam pengambilan suatu keputusan terhadap apa yang hendak dipilih. Kebutuhan individual merupakan kebutuhan yang diperuntukan bagi individu Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 yang sifatnya menjadi pribadi, sehingga orang yang satu dengan orang yang lain akan Kemampuan merupakan kecakapan setiap individu untuk menyelesaikan pekerjaannya atau menguasai hal-hal yang ingin dikerjakan dalam suatu pekerjaan dan kemampuan juga dapat dilihat dari tindakan tiap-tiap individu. Pengetahuan mengacu pada suatu informasi yang didapat oleh seseorang dari suatu pembelajaran yang telah diterima dan telah diorganisasikan di dalam memori menusia. Beberapa kajian terdahulu mengungkap keterkaitan antara tingkat pengetahuan, motivasi berinvestasi dan keputusan dalam melakukan investasi saham syariah. Pada beragam latar kasus dan waktu yang berbeda, terungkap beberapa studi yang menemukan bahwa tingkat pengetahuan tentang saham syariah berpengaruh signifikan terhadap minat investasi (Khumaini & Nadiya, 2021. Pratama & Lastiati, 2021. Supriadi, 2. Studi lainnya juga menemukan hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan investasi terhadap keputusan untuk berinvestasi dipasar modal (Burhanudin et al. , 2021. Kurniawan. Motivasi investasi juga memiliki keterkaitan yang erat dengan minat investasi (Khumaini & Nadiya, 2021. Yunia et al. , 2. atau keputusan melakukan investasi saham Syariah (Darmawan & Japar, 2019. Pratama & Lastiati, 2021. Supriadi, 2. Berdasarkan hasil penelusuran kajian literature dan beberapa kajian terdahulu dari studi-studi terkait, maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H1: Pengetahuan investasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian saham H2: Motivasi investasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian saham syariah. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini merupakan penelitian field research dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data yang bersifat kuantitatif dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang diberikan kepada responden dan diolah dengan pendekatan statistika multivariat analysis dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan ditolak atau diterima. Dalam penelitian ini peneliti ingin melihat seberapa besar pengaruh pengetahuan dan motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham syariah. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu data primer adalah data yang diperoleh dari sumber aslinya. Dalam penelitian ini data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada masyarakat Bukittinggi yang tergabung di pasar modal. Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti Kostodium Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan teknik Non Probability yaitu dengan accidental sampling, prosedur sampling yang memilih sampel dari orang atau unit yang mudah dijumpai atau diakses (H E Puteri, 2. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini mengunakan rumus Lemeshow, hal ini dikarenakan jumlah populasi tidak diketahui atau tidak terhingga (Hesi Eka Puteri, 2014. Sugiyono, 2. Berdasarkan perhitungan tersebut, dapat diasumsikan bahwa 100 orang responden tersebut dapat mewakili dari keseluruhan populasi. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 yeuya yyI . a Oe yyI) yeIya ya ya, yyi . ya, ye. a Oe ya, y. yea= ya, yaya yc. yaye yea= ya, yaya yea = yyi. yaye C yayaya yea= Keterangan: n = Jumlah Sampel. Z = Skor z pada kepercayaan 95% = 1. A = Maksimal Estimasi = 0. 5d, = Alpha = 0. 5, d = sampling eror = 0,1 Tabel 2. Definisi Operasional Variabel Variabel Keputusan Pembelian (Y) Definisi Operasional Sebuah tahapan dalam pengambilan keputusan pembelian dimana konsumen melakukan kegiatan pembelian yang A A A A Indikator Informasi Produk Merek paling disukai Sesuai keinginan dan Rekomendasi orang lain Pengetahuan Investasi (X. Pengetahuan Investasi rangkuman teori-teori yang telah dipahami terkait risiko return investasi dan keuntungan-keuntungan investasi A Pengetahuan Instrumen Keuangan A Tingkat Resiko Keuangan A Tingkat Pengembalian Investasi (Retur. Motivasi Investasi (X. Motivasi adalah dorongan dasar yang mengerakkan seseorang bertingkah laku. Dorongan ini berada pada diri seseorang yang mengerakkan untuk melakukan yang sesuai dengan dorongan yang ada pada dirinya A A A A Kebutuhan Fisiologi Rasa Aman Sosialisasi dan Penghargaan Aktualisasi Diri Untuk mengukur variable pengetahuan Investasi, digunakan tiga indikator yaitu Pengetahuan Instrumen Keuangan. Tingkat Resiko Keuangan dan Tingkat Pengembalian Investasi dengan sepuluh butir instrumen penelitian. Selanjutnya untuk mengukur variable motivasi investasi, digunakan empat indicator yaitu kebutuhan fisiologi, rasa aman, sosialisasi dan penghargaan serta aktualisasi diri. Adapun untuk variable Keputusan Pembelian, digunakan empat indicator dari teori perilaku konsumen yang meliputi Informasi Produk. Merek paling disukai. Sesuai keinginan dan kebutuhan, serta Rekomendasi orang Berikut adalah persamaan model structural yang akan di estimasi dalam penelitian ini: yeo = yeC yeEya yeoya yeEya yeoya Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Keterangan y = Keputusan Pembelian Saham Syariah, a = Nilai konstanta, yca1 , yca2 , = Koefisien estimasi , yeoya = pengetahuan tentang saham syariah dan yeoya = Motivasi membeli Untuk mengestimasi persamaan model structural yang sudah dibangun, teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan persamaan regresi linier berganda yaitu analisis untuk lebih dari satu variabel independen. Teknik analisis regresi linier berganda dalam dipilih dalam penelitian ini karena dapat menyimpulkan secara langsung mengenai pengaruh masing-masing dari kedua variabel independen yang digunakan secara parsial maupun secara bersama-sama atau simultan. Sebelum melakukan interpretasi terhadap hasil regresi, maka terlebih dahulu dilakukan pengujian terhadap data penelitian tersebut, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah model tersebut dapat dianggap relevan atau tidak, pengujian yang dilakukan adalah uji pra penelitian meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik seperti uji normalitas, uji multikolinierritas dan uji heterokedastisitas selanjutnya uji hipotesis meliputi Uji F-test. Uji t-test dan Koefisien Determinasi (R. HASIL DAN PEMBAHASAN Fenomena tentang perilaku pembelian saham syariah oleh masyarakat di Kota Bukittinggi memperlihatkan hasil yang menarik untuk dibahas, terutama terkait faktor-faktor penentu keputusan pembelian investor terhadap saham syariah yang diperjualbelikan di pasar sekunder melalui berbagai platform. Kharakteristik Responden. Kharakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjan pada masyarakat Bukittinggi yang bergabung di pasar modal, terlihat pada table 3. Tabel 3. Kharakteristik Responden Kategori Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Jumlah Usia 20-25 Tahun 26-30 Tahun 31-35 Tahun 26-40 Tahun >40 Tahun Total Pekerjaan Pegawai Swasta Pegawai Negeri Mahasiswa Ibu Rumah Tangga Wiraswasta Pendapatan Rp. 000-Rp. Jumlah Persentase (%) Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Rp. 000-Rp. Rp. 000-Rp. Rp. 000-Rp. >Rp. Total Sumber: data primer diolah, 2022 Berdasarkan tabel 3 terlihat bahwa responden yang berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 58% atau 58 orang, sedangkan jenis kelamin perempuan sebanyak 42% atau 42 Investor saham syariah di kota Bukittinggi di dominasi oleh mereka di rentang usia >40 tahun dengan persentase 47%. Karakteristik responden yang memutuskan membeli saham syariah berdasarkan pendapatan didominasi oleh mereka dengan pendapatan lebih dari Rp. 000 perbulan dengan persentase sebesar 52%. Dapat dipahami karena tabungan dan investasi hanya bisa dilakukan jika kebutuhan konsumsi sudah terpenuhi oleh calon investor. Kebanyakan dari responden berlatar belakang pegawai negeri sipil, yaitu sebanyak 38% dan diikuti oleh wiraswasta sebanyak 30%. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas. Tabel 4 berikut adalah pengujian Validitas dan reliabilitas terhadap item-item instumen Berdasarkan tabel 4 dapat diketahui bahwa semua butir instrument yang digunakan dalam mengukur variable pengetahuan dinyatakan valid sehingga butir-butir pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Nilai r-hitung . orelasi antar ite. dalam kuisioner memenuhi kriteria statistika yaitu lebih besar dari 0. Hasil uji validitas untuk item-item pengukur variable motivasi dan keputusan pembelian saham syariah juga memenuhi kriteria statistic yany memperlihatkan nilai yang lebih besar 3 untuk semua item instrument. Dari hasil uji validitas diatas diperoleh kesimpulan r hitung > r tabel. Sehingga dapat dikatakan semua butir pertanyaan yang berhubungan denagan pengetahuan, motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham syariah adalah Tabel 4. Uji Validitas Variabel - Dimensi Pengetahuan Pengetahuan Instrumen Tingkat Resiko Tingkat Pengembalian Motivasi Investasi Kebutuhan Fisiologi Rasa Aman Sosialisasi Butir pertanyaan r-hitung Ket. P10 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Aktualisasi Diri Keputusan Pembelian Saham Syariah Informasi Produk Merek Rekomendasi M10 Valid Valid Valid Valid KPS1 KPS2 KPS3 KPS4 KPS5 KPS6 KPS7 KPS8 KPS9 KPS10 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data primer diolah, 2022 Untuk mengukur tingkat reliabilitas item instrument dalam model dapat dipedomani nilai dari Cronbach's Alpha (). Semakin tinggi nilai Cronbach's Alpha (). Dan mendekati satu maka akan semakin handal item instrument yang digunakan. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa nilai Cronbach's Alpha () > taraf signifikan 0. 05, yaitu seperti terlihat pada table 5 (Ghozali, 2016. Hesi Eka Puteri, 2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua pertanyaan dalam penelitian ini reliabel dan bisa digunakan untuk pengumpulan data penelitian. Tabel 5. Ringkasan Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Keterangan Pengetahuan Reliabel Motivasi Reliabel Keputusan Pembelian Reliabel Sumber: Data primer diolah, 2022 Hasil Uji Asumsi Klasik Hasil uji normalitas data pada table 6 memperlihatkan bahwa untuk menentukan data yang telah dikumpulkan berdistribusi normal atau tidak maka dilakukan uji KS (Kolmogorov Smirno. Kriteria dalam uji Kolmogorov Smirnov merekomendasikan bahwa data terkategori baik dan berdistribusi normal. Data dikatakan berdistribusi normal apabila nilai signifikan >0,05 dan apabila nilai signifikan <0,005 maka data tersebut dikatakan tidak Nilai signifikansi Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,075, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas Kolmogorov Smirnov, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Dengan demikian asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi sudah terpenuhi. Tabel 6. Hasil Uji Normalitas Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Sumber: Data primer diolah, 2022 Uji multikolinieritas diperlukan untuk mengetahui ada atau tidak adanya variabel independen yang memiliki kemiripan antara variabel independen dalam satu model. Hasil uji multikolinieritas terlihat pada table 7. Kemiripan antar variabel independen akan mengakibatkan korelasi yang sangat kuat. Untuk mengetahui terjadinya gejala multikolinieritas pada dengan melihat nilai tolerance value atau inflation factor (VIF) dengan Kriteria jika nilai tolerance > 0,1 dan nilai VIF < 10 maka dikatakan tidak terjadi multikolinieritas (Ghozali, 2. Berdasarkan tabel 7 hasil perhitungan nilai tolerance menunjukkan tidak ada variabel independen yang memiliki nilai tolerance yang kurang dari 0,1 yang berarti tidak ada korelasi antar variabel independen. Hasil perhitungan nilai VIF juga menunjukkan tidak ada satupun variabel independen yang memiliki nilai VIF lebih dari Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinieritas antar variabel bebas . dalam model regresi. Variabel Tabel 7. Hasil Uji VIF dan Tolerance Tolerance VIF Pengetahuan Motivasi Investasi Keterangan Tidak Terjadi Multikolinieritas Tidak Terjadi Multikolinieritas Sumber: Data primer diolah, 2022 Selanjutnya uji Heterokedastisitas dilakukan untuk mengetahui apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan lain. Persyaratan yang harus dipenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya gejala Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Gletser. Dalam uji Gletser tidak terjadi gejala hetero kedastisitas apabalia probolitas signifikannya diatas ditangkat kepercayaan 0,05. Hasil uji heterokedasyisitas dapat dilihat pada tabel 13 berikut: Berdasarkan tabel 4. 45 diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi pengetahuan investasi (X. sebesar 0,988 dan variabel motivasi investasi (X. sebesar 0,396 yang mana kedua variabel memiliki nilai signifikansi lebih dari 0,005. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heterokedastisitas pada model regresi. Tabel 8. Uji Heterokedastisitas Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta (Constan. Pengetahuan (X. Motivasi (X. Dependent Variable: ABS_RES Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer yang diolah, 2022 Sig. Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 Hasil Analisis Regresi Berganda dan Uji Hipotesis. Analisi regresi linier berganda bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu pengetahuan dan motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham Hasil estimasi dapat dituliskan dalam bentuk persamaan fungsional, sebagai berikut: yc = yca yca1 ycu1 yca2 ycu2 yc = 1. ya Oe ycyceycyc = 85. ycI2 = 0,638 Keterangan y = Keputusan Pembelian Saham Syariah, a = Nilai konstanta, yca1 , yca2 , = Koefisien estimasi , yeoya = pengetahuan tentang saham syariah dan yeoya = Motivasi membeli Secara simultan, hasil Uji F memperlihatkan bahwa variabel-variabel independen dalam model, yaitu pengetahuan dan motivasi, secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian saham syariah. Nilai Fhitung > Ftabel (Ftabel = f. F=. , ftabel . dengan tingkat kesalahan 5%. Model dapat digunakan untuk memprediksi. Fhitung > Ftabel . 383>3,. Hasil estimasi pada persamaan regresi linier berganda tersebut memperlihatkan bahwa pengetahuan tentang saham syariah mempengaruhi keputusan pembelian terhadap saham syariah , begitu juga dengan motivasi yang juga ikut mempengaruhi keputusan pembelian saham Syariah. Peningkatan pengetahuan tentang saham syariah sebesar satu satuan akan menaikan keputusan pembelian sebesar 0. 255 satuan . value = 0. Peningkatan satu satuan pada variable motivasi juga akan menaikkan keputusan pembelian sebesar 0. 699 satuan . -value =0. , dengan asumsi faktor lainnya dianggap konstan Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keputusan Pembelian Saham Syariah. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa tingkat pengetahuan tentang saham Syariah berpengaruh terhadap kputusan pembelian saham Syariah. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda terlihat bahwa pengaruh pengetahuan terhadap keputusan pembelian saham Syariah terlihat dari nilai thitung sebesar 2,787 sedangkan nilai ttabel dengan tingkat keyakinan 95% adalah 1,98472. hitung > ttabe. , maka H1 diterima yang berarti pengetahuan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian saham syariah. Temuan penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap minat investasi (Supriadi, 2. dan beberapa kajian lainnya yang sejalan dengan ini (Khumaini & Nadiya, 2021. Pratama & Lastiati, 2. Meski bukan pada kasus mahasiswa, temuan penelitian ini juga sejalan dengan temuan lainnya tentang adanya pengaruh positif antara tingkat pengetahuan investasi terhadap keputusan untuk berinvestasi dipasar modal (Burhanudin et al. , 2021. Kurniawan, 2. Seseorang dengan tingkat pengetahuan yang baik tentang produk dan jasa keuangan yang ditawarkan tentunya memiliki peluang lebih besar dalam membuat keputusan pembelian, dan perilaku ini juga berlaku untuk keputusan pembelian saham syariah. Semakin tinggi pengetahuan seseorang tentang investasi keuangan islam ini maka akan semakin tinggi ketertarikan mereka dan kemudian memutuskan untuk membeli. Tentu saja pengetahuan dan pemahaman Syariah ini Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 bukanlah sesuatu yang sederhana, terdapat proses pengenalan dan pemahaman yang kemudian membuat mereka memutuskan pembelian saham. Pengaruh Motivasi Investasi Terhadap Keputusan Pembelian Saham Syariah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat motivasi investasi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian saham syariah oleh mahasiswa. Hasil analisis regresi linier berganda memperlihatkan bahwa motivasi investasi memiliki nilai thitung sebesar 7,739 sedangkan nilai ttabel dengan tingkat keyakinan 95% adalah 1,98472. hitunhg > ttabe. , maka H2 diterima yang berarti motivasi investasi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian saham syariah. Hasil temuan ini memperkuat hasil penelitian terdahulu yang memperlihatkan bahwa tingkat motivasi investasi yang diperoleh mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap minat investasi, semakin tinggi motivasi investasi maka semakin cendrung mahasiswa melakukan investasi (Darmawan & Japar, 2019. Pratama & Lastiati, 2021. Supriadi, 2. dan hasil riset dari (Khumaini & Nadiya, 2. yang menyatakan bahwa motivasi investasi berpengaruh signifikan terhadap minat berinvestasi saham di pasar modal syariah (Yunia et al. , 2. Temuan ini memberikan sebuah konklusi yang jelas bahwa motivasi adalah sebuah proses dimana individu atau calon investor mengetahui dengan baik produk apa yang akan mereka beli sebelum memutuskan untuk bertindak dengan melakukan pembelian terhadap penawaran saham syariah. Motivasi pada calon investor biasanya di dorong oleh banyak faktor, dan yang paling utama dalam hal ini adalah pengetahuan dan keahlian. Beberapa studi menekankan pentingnya menumbuhkan minat investasi dengan adanya dorong investasi dari dalam internal individu (Burhanudin et , 2021. Mastura et al. , 2020. Nisa, 2. , dan pengetahuan dan motivasi dari dalam diri adalah bagian terpenting dari dorongan internal tersebut. KESIMPULAN. KETERBATASAN DAN SARAN Studi ini menyimpulkan beberapa hal penting terkait hubungan antara pengetahuan dan motivasi investasi terhadap keputusan pembelian saham syariah. Pertama, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pengetahuan dengan keputusan pembelian, artinya semakin tinggi tingkat pengatahuan masyarakat terhadap saham syariah maka tingkat keputusan pembelian juga semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah tingkat pengetahuan investasi maka semakin tingkat keputusan pembelian semakin rendah. Kedua, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara motivasi investasi terhadap keputasan pembelian saham syariah, artinya semakin tinggi motivasi investasi masyarakat Bukittinggi terhadap saham syariah maka tingkat keputusan pembelian juga semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah motivasi investasi maka tingkat keputusan pembelian semakin rendah. Secara simultan, pengetahuan dan motivasi investasi secara bersam-sama berpengaruh terhadap perilaku dalam mempuat keputusan pembelian saham syariah. Penelitian ini secara teoritis memberikan penguatan terhadap penelitian sebelumnya yang membahas tentang pengetahuan dan motivasi terhadap kepuasan pembelian saham Kasus yang dipilih pada masyarakat perkotaan dikota Bukittinggi tentunya memperkaya kajian sejenis tenatng keputusan pembelian saham Syariah. Perilaku masyarakat dengan kondisi sosio ekonomi demegrafi yang berbeda akan memberikan warna berbeda pada temuan, sehingga memperkaya kajian serupa yang sudah ada. Secara praktis, penelitian ini bisa dijadikan acuan bagi pengambil kebijakan dan pelaku bisnis untuk merancang kebijakan sosialisasi dan strategi marketing yang tepat dalam memasarkan saham-saham syariah pada masyarakat di pasar sekunder ataupun pada berbagai platform pembelian saham online yang sudah ada. Ketidaktahuan masyarakat dan kurangnya sosialisasi produk dapat menyebabkan kurangnya pembelian. Bukan karena masyarakat tidak berminat namun Jurnal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen Volume 6 Nomor 2, 2022 ISSN : 2614-2147 kurangnya pengetahuan dan motivasi seringkali menjadi alasan masih kurangnya pembelian saham Syariah. Penelitian ini tentu saja tidak terlepas dari berbagai keterbatasan. Dalam penelitian ini hanya terdapat dua faktor yang diduga mempengaruhi keputusan pembelian yaitu pengetahuan dan motivasi. Penelitian ini juga dilakukan pada sampel kecil di wilayah kota Bukittinggi pada tahun 2020. Gambaran yang lain dari fenomena ini tentunya juga teramati pada wilayah dan waktu yang berbeda. Dengan demikin disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan riset yang lebih sempurna, dengans ampel yang lebih besar serta determinan yang beragam lainnya untuk memperkaya kajian perilaku konsumen terhadap pembelian saham syariah ini. DAFTAR PUSTAKA