Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. Peningkatan Kompetensi Bagi Pendidik Sekolah Minggu Buddha di Dumai Nur Rubiati. Putri Yunita2. Nurhadi3. Fitri Pratiwi 4. Rahmad Kurniawan5 1,2,3,4,5 Universitas Dumai Jl. Utama Karya Bukit Batrem Dumai-Riau Kode pos 2811 E-mail: 1nurrubiati0412@gmail. com, 2 yunita. santoso3710@gmail. com, 3flinkdumai@gmail. com, 4fitrimarten@gmail. rahmad0412@gmail. KEYWORDS Era Revolusi Industri 4. KEYWORDS The Industrial Revolution 4. Abstrak Era Revolusi Industri 4. 0 membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan dan memiliki dampak yang signifikan bagi pelajar. Pembelajaran untuk saat ini dikenal dengan nama pembelajaran Abad 21, yaitu pendekatan pembelajaran terbarukan dengan memposisikan teknologi digital sebagai salah satu indikator utama. Era IR 4. 0 menuntut keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. Ini termasuk keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, kritis berpikir, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, dan keterampilan belajar mandiri. Pelajar perlu fokus pada pengembangan keterampilan-keterampilan ini agar siap menghadapi tantangan di masa depan. Abstract The Industrial Revolution 4. 0 era brought major changes to the world of education and had a significant impact on students. Learning is currently known as 21st Century learning, namely a renewable learning approach that positions digital technology as one of the main indicators. The IR 4. 0 era demands new skills that are relevant to the needs of the ever-growing job market. These include problem-solving skills, creativity, critical thinking, communication, collaboration, digital literacy, and independent learning skills. Students need to focus on developing these skills to be ready to face future challenges Latar Belakang Menurut UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pada pasal 39 Ayat 1 yaitu menyatakan bahwa Pendidik/GURU adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelit ian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Menurut UU no. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Tantangan Guru saat ini adalah guru harus melakukan sejumlah hal agar pola pengajaran sesuai dengan kebutuhan generasi milenial. Pembelajaran harus relevan, spesifik, ringkas, dan cepat karena Generasi millenal haus informasi dan akan mencarinya sendiri jika guru tidak menyajikan apa yang mereka anggap relevan. Selain itu guru harus bisa menjadi role model bagi peserta didik dalam nilai-nilai menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai ajaran agama dalam kesehariannya sehingga dapat ditiru oleh peserta didik. Pelajar Indonesia . anpa kecual. Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. diharapkan menjadi pembelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan Pancasila nilai-nilai berakhlak mulia, mandiri, kebinekaan global, gotong royong, kreatif, dan bernalar kritis. Era Revolusi Industri 4. 0 membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan dan memiliki dampak yang signifikan bagi pelajar. Pembelajaran untuk saat ini dikenal dengan nama pembelajaran Abad 21, yaitu pendekatan pembelajaran terbarukan dengan memposisikan teknologi digital sebagai salah satu indikator utama. Dengan demikian, desain pembelajaran yang disusun ditekankan pada pengembangan kompetensi, dan pelatihan skill untuk mempermudah guru dan siswa tentang cara mengoperasikan teknologi dalam Kemendikbud menyatakan bahwa kompetensi 4C merupakan kompetensi yang diperlukan untuk menyiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di era global saat ini. Kompetensi 4C memiliki peran yang sangat penting pada erat saat ini. Ia menjadi penunjang seorang individu dalam menghadapi tantangan dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari di era digital. Sebagai contoh, kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain dan berani menyampaikan pendapat secara efektif seorang peserta didik dapat menjadi modal utama mereka dalam dunia kerja. Masih banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kompetensi 4C. Era IR 4. 0 menuntut keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus Ini termasuk keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, kritis berpikir, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, dan keterampilan belajar Pelajar perlu fokus pada pengembangan keterampilan-keterampilan ini agar siap menghadapi tantangan di masa depan. Metode Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk Pendidik Sekolah Minggu Buddha. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di hotel cititel beralamatkan di jalan jendral sudirman no. kecamatan dumai kota kota dumai dari Universitas Dumai. Masa Pelaksanaan hari selasa pada tanggal 20 Maret 2023 pukul 15. 00 sampai dengan 16. 00 WIB. Ceramah dan diskusi dilakukan untuk menjelaskan kepada Pendidik Sekolah Minggu Buddha mengenai guru atau pendidik sebagai fasilitator yang menyediakan stimulus baik berupa strategi pembelajaran, bimbingan dan bantuan ketika peserta didik mengalami kesulitan belajar. Dan bagaimana peserta didik atau siswa agar dapat berpikir berpikir kritis, memecahkan suatu masalah, metakognisi, berkomunikasi, berkolaborasi, inovasi dan kreatif, dan literasi informasi. Hasil dan Pembahasan Mengajar dalam era Revolusi Industri 4. 0 (IR 4. membutuhkan pendekatan yang lebih dinamis dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan siswa yang berubah. Berikut ini beberapa cara untuk membantu guru mengajar dalam era IR 4. 0 antara lain: Memahami Teknologi: Guru perlu memahami teknologi yang relevan dengan IR 4. 0, seperti kecerdasan buatan (AI). Internet of Things (IoT), big data, dan lain-lain. Mereka harus mampu memanfaatkan alat-alat teknologi ini dalam proses pengajaran mereka. Kolaborasi dan Jaringan: Mengajar tidak lagi menjadi aktivitas yang terisolasi. Guru harus mampu berkolaborasi dengan guru lain, ahli teknologi, dan pakar industri untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Pembelajaran Berbasis Proyek: Memberikan proyek-proyek yang mendorong siswa untuk memecahkan Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. masalah nyata dengan menggunakan teknologi dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan di era IR 4. Fleksibilitas dan Kreativitas: Guru perlu menjadi lebih fleksibel dalam pendekatan pengajaran mereka dan mengintegrasikan elemen-elemen kreatif untuk memotivasi siswa dan menjaga ketertarikan mereka dalam pembelajaran. Pengembangan Keterampilan Abad ke21: Guru harus fokus pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan era IR 4. seperti keterampilan pemecahan masalah, kreativitas, kritis berpikir, kolaborasi, dan literasi digital. Penggunaan Alat Pembelajaran Digital: Memanfaatkan alat-alat pembelajaran digital, seperti platform pembelajaran online, aplikasi pembelajaran, dan mult imedia interaktif, dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pembelajaran yang Pendekatan Berbasis Data: Guru dapat menggunakan data kemajuan siswa, mengident ifikasi kebutuhan individu, dan menyesuaikan instruksi sesuai dengan kebutuhan mereka. Mengajar Keterampilan Mandiri: Dalam era IR 4. 0, keterampilan belajar mandiri menjadi sangat penting. Guru harus mengajar siswa untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang mampu belajar secara mandiri dan terus berkembang dalam era yang berubah dengan cepat. Menyelaraskan Kurikulum: Kurikulum harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja sehingga siswa dilengkapi dengan keterampilan yang relevan untuk sukses di era IR 4. Mengajar Etika dan Tanggung Jawab Digital: Guru perlu mengajar siswa tentang etika dalam menggunakan teknologi, privasi data, dan tanggung jawab digital agar mereka menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Melalui pendekatan-pendekatan ini, guru dapat membantu siswa untuk siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh era Revolusi Industri 4. Gambar 1. Judul Pengabdian Masyarakat Gambar 2. Materi 1 Gambar 3. Materi 2 Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. Gambar 4. Materi 3 Gambar 7. Materi 6 Gambar 5. Materi 4 Gambar 8. Materi 7 Gambar 6. Materi 5 Gambar 9. Materi 8 Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. Gambar 10. Materi 9 Gambar 13. Materi 12 Gambar 14. Materi 13 Gambar 11. Materi 10 Gambar 15. Materi 14 Gambar 12. Materi 11 Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. Gambar 16. Materi 15 Gambar 19. Materi 18 Gambar 17. Materi 16 Gambar 20. Materi 19 Gambar 18. Materi 17 Gambar 21. Materi 20 Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pes at Vol. No. Februari 2024, pp. Gambar 22. Materi 21 metode pembelajaran berbasis digital dan menggunakan untuk sekolahnya sendiri. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini para pendidik dapat menjadi fasilitator yang menyediakan stimulus baik berupa strategi pembelajaran, bimbingan dan bantuan ketika peserta didik mengalami kesulitan belajar. Daftar Pustaka Gambar 23. Materi 22 Gambar 24. Pendidik Sekolah Minggu Buddha Kesimpulan Kesimpulan yang dapat di ambil dari kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakattersebut adalah sebagai berikut : Pahami UU tentang profesi guru. Pahami meningkatkannya terus menerus. Pahami hak dan dan kewajiban dan implementasinya dalam era IR 4. 0 termasuk bagaimana bertindak dalam situasi covid. Menjadi lifelong learners. Siap berubah untuk mewujudkan citacita Indonesia Emas. Hendarman. , 2019. Tantangan Pembelajaran Era Revolusi Industri 4. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara. PUTM-02 188199, https://jurnal. Renny Husniati. Iwan Kresna Setiadi. Dewi Cahyani Pangestuti. Siwi Nugraheni, 2022. Tantangan Antangan Guru Dalam Penyelenggaraan Pembelajaran Era Industri 0 Dan Society 5. Batara Wisnu Journal : Indonesian Journal of Communit y Services, eISSN: 2777-0567. Vol. 2 No. 1 Januari - April 2022, https:// gapenas-publisher. Halim Purnomo. Mahpudin. Liyana Sunanto. Pengelolaan Kelas Belajar Di Era 4. Jurnal Elementaria Edukasia, e-ISSN 2655-0857. Volume 3 No 1, https:// jurnal. Abdillah Khairi. Malik Ubaidillah. Eka Julia Putri. Icha Natasya. Aulia. Lilis Astika. Nurul Sufni. Salsabila Yasmin, 2023. Kemampuan Keprofesionalan Guru Dalam Menghadapi Kemajuan Teknologi di Era 4. Jurnal Pengabdian Masyarakat A Vol 3 No 1 128-136 , https://journal. Ivana Kezia Mutia. Yohanes Nikodemus Wosal. Non Norma Monigir, 2023. Kesiapan Guru dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Bidang IPTEK. Jurnal Basicedu. Volume 7 No. 6 Halaman Ae https://jbasic. org/index. php/basicedu/articl e/view/637 Saran