p-ISSN:2089-2551e-ISSN:2615-143X https://journal. Volume 15. Nomor 4. November 2025 FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG Fadilah Ermizah1*. Siti Aisyah 2. Reffi Dhamayanti 2. Fika Minata Wathan2 Mahasiwa S1 Kebidanan. Universitas Kader Bangsa Palembang Dosen S1 Kebidanan. Universitas Kader Bangsa Palembang Alamat Korespondensi: fadilahermizah@gmail. ABSTRAK Latar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janin dan plasentanya. Persalinan dengan Sectio Caesaria ini dilakukan atas indikasi medis baik dari ibu dan janin, seperti Placenta prevea presentasi atau letak abnormal pada janin, serta indikasi lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Tujuan: hubungan kelainan letak Janin, preeklamsia dan ketuban pecah dini dengan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023. Metode: penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan populasi sebanyak 1056 orang, sampel sebanyak 91 dengan menggunakan metode random sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai kelainan letak janin p. value = 0,039, nilai yang mengalami preeklampsia p. value = 0,035, sedangkan nilai yang mengalami ketuban pecah dini p. value = 0,012 yang berarti terdapat hubungan kelainan letak janin, preeklampsia dan ketuban pecah dini dengan persalinan section caesaria di Rumah Sakit PUSRI Palembang Tahun 2023. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil guna menjaga kesehatannya selama kehamilan dan mengontrol kondisi janin melalui USG agar mengetahui letak janin bagus tidaknya. Sehingga dapat mencegah kelahiran dengan Sectio Caesaria. KataKunci: Kelainan Letak Janin Preeklampsia. Ketuban Pecah Dini. Sectio Caesaria ________________ PENDAHULUAN Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk Persalinan dengan Sectio Caesaria ini dilakukan atas indikasi medis baik dari ibu dan janin, seperti Placenta prevea presentasi atau letak abnormal pada janin, serta indikasi lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin (Cunningham et al, 2. Menurut UNICEF mengawali tahun 2019 000 persalinan terjadi diseluruh Hampir setengah kelahiran ini diestimasikan berasal dari 8 negara diseluruh dunia yaitu. India. China. Nigeria. Indonesia. Amerika Serikat dan Republik Kongo (WHO. Menurut WHO (Word Health Organizatio. angka kejadian sectio Caesar meningkat di negara-negara berkembang. WHO menetapkan indikator persalinan caesarea 10-15% untuk setiap negara, jika tidak sesuai indikasi operasi sectio caesarea dapat meningkatkan resiko morbilitas dan mortalitas pada ibu dan bayi (World Health Organization. Menurut SKDI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesi. tahun 2017, menunjukkan bahwa angka kejadian persalinan dengan tindakan Sectio Caesaria sebanyak 17% dari total jumlah kelahiran di fasilitas kesehatan. Hal ini membuktikan terdapat peningkatan angka Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 persalinan Sectio Caesaria dengan indikasi KPD, sebesar 13,6% disebabkan oleh faktor lain diantaranya yakni kelainan letak pada janin. PEB, dan riwayat SC (KEMENKES, 2. Menurut Riskesdas 2018. Terdapat angka kelahiran operasi caesar di Indonesia 17,6%. DKI Jakarta tertinggi . ,1%). Papua terendah . ,7%), dan Sumatera Selatan di peringkat 28 Di seluruh Indonesia, kejadian operasi caesar meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun. Jumlah persalinan dengan metode Sectio Caesaria pada perempuan usia 10-54 tahun di Indonesia mencapai 17,6% dari keseluruhan jumlah persalinan. Terdapat pula beberapa gangguan / komplikasi persalinan pada perempuan usia 10-54 tahun di Indonesia mencapai 23,2% dengan rincian posisi janin melintang/sungsang sebesar 3,1%, perdarahan sebesar 2,4%, kejang sebesar 0,2%, ketuban pecah dini sebesar 5,6%, partus lama sebesar 4,3%, lilitan tali pusat sebesar 2,9%, plasenta previa sebesar 0,7%, plasenta tertinggal sebesar 0,8%, hipertensi 16 sebesar 2,7%, dan lainlainnya sebesar 4,6% (Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 2. Di Sumatera Selatan. Terdapat pula angka kelahiran operasi caesar di Sumatera Selatan 9,39%, dengan rincian beberapa gangguan / komplikasi persalinan pada perempuan usia 1054 melintang/sungsang sebesar 1,10%, perdarahan sebesar 1,97%, kejang sebesar 0,23%, ketuban pecah dini sebesar 2,59%, partus lama sebesar 2,90%, lilitan tali pusat sebesar 1,96%, plasenta previa sebesar 0,46%, plasenta tertinggal sebesar 0,48%, hipertensi sebesar 2,07%, dan lain-lainnya sebesar 1,93% (RISKESDAS. Adanya beberapa kelainan / hambatan pada proses persalinan yang menyebabkan bayi tidak dapat lahir secara normal/spontan, misalnya karena ketidak seimbangan ukuran kepala bayi dan panggul ibu, keracunan kehamilan yang 15 parah, preeklampsia dan eklampsia berat, kelainan letak bayi seperti sungsang dan lintang, kemudian sebagian kasus mulut rahim tertutup plasenta yang lebih dikenal dengan plasenta previa, bayi kembar, kehamilan pada ibu yang berusia lanjut, persalinan yang berkepanjangan, plasenta keluar dini, ketuban pecah dan bayi belum keluar dalam 24 jam, kontraksi lemah dan Kondisi tersebut menyebabkan perlu adanya suatu tindakan pembedahan yaitu sectio caesarea (Ramadanty, 2. Survei awal di Rumah Sakit Pusri Palembang mengalami peningkatan ddari waktu ke waktu. Data dari Medical Record dalam 3 tahun terakhir jumlah ibu bersalin dengan tindakan sectio caesaria. Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medis di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2022 terdapat jumlah Persalinan dengan Sectio sesaria 407 . ,3%) pada tahun 2023 terdapat 1056 persalinan, dengan 750 . ,02%) persalinan sectio caesarea. sedangkan data pada tahun 2024 (Januari sampai April ) jumlah sebanyak 307 persalinan dan dengan sectio caesarea sebanyak 206 . , 3%) terdiri dari: plasenta previa: 14, letak lintang: 37, letak presbo: 12, peb: 21, dkp: 18, eklampsi: 9, kpd : 11, gamelly: 4, gawat janin: 7, post term: 3, letak obliq: 4, letak sungsang: 3 dan riwayat sc: METODE Desain penelitian ini menggunakan metode survei analitik melalui pendekatan cross Rancangan penelitian cross sectional adalah suatu penelitian yang semua variabelnya, dikumpulkan sekaligus dalam waktu yang sama. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit PUSRI Palembang Tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin Di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023 berjumlah 1056 orang. Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 s. d Juni 2024. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara non random dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Besarnya Sampel dapat di tentukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan hasil 91 responden. sectio caesaria sebanyak 21 responden . ,8%). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,039 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara kelainan letak janin dengan persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang Dan dari 19 responden yang mengalami preeklampsia dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 18 responden . ,7 %), dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 1 responden . ,3%). Sedangkan dari 72 responden yang tidak mengalami preeklamspsia dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 50 responden . ,4 %) dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 22 responden . ,6 %). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,035 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2023. Sedangkan dari 24 responden yang mengalami ketuban pecah dini dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 23 responden . ,8 %) dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 1 responden . ,2 %). Sedangkan dari 67 responden yang tidak mengalami ketuban pecah dini dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 45 responden . ,2 %) dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 22 responden . ,8 %). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,012 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini dengan persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2023. HASIL Persalinan Sectio Caesaria Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa dari 91 responden, yang yang mengaalami sectio caesaria sebanyak 68 responden . ,7 %), lebih besar dari responden yang tidak mengalami persalinan caesaria sebanyak 23 responden . ,3 %). Analisis Univariat Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa didapat dari 91 responden, yang mengalami kelainan letak janin sebanyak 25 responden . ,5 %), lebih kecil dari pada responden yang tidak mengalami letak janin sebanyak 66 responden . ,5 %). Pada tabel ditemukan dari 91 responden yang mengalami preeklampsia sebanyak 19 responden . ,9 %), lebih kecil dari pada responden yang tidak responden . ,1 %). Sedangkan dari 91 responden yang mengalami ketuban pecah dini sebanyak 24 responden . ,4 %), lebih kecil dari pada responden yang tidak mengalami ketuban pecah dini sebanyak 67 responden . ,6 %). Analisis Bivariat Berdasarkan Tabel 3 ditemukan bahwa dari 25 responden yang mengalami kelainan letak janin dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 23 responden . %), dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 2 responden . %). Sedangkan dari 66 responden yang tidak PEMBAHASAN mengalami kelainan letak janin dan mengalami 1. Kelainan Letak Janin persalinan sectio caesaria sebanyak 45 Berdasarkan responden . ,2 %) dan yang tidak persalinan menunjukkan bahwa letak janin dan Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 23 responden . %), dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 2 responden . %). Sedangkan dari 66 responden yang tidak mengalami kelainan letak janin dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 45 responden . ,2 %) dan yang tidak persalinan sectio caesaria sebanyak 21 responden . ,8%). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,039 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara kelainan letak janin dengan persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2023. Sejalan dengan hasil penelitian Lamtiur Siagian . bahwa sebanyak 51,6% dari 37 responden yang mengalami kelainan letak janin menjalani metode sectio caesarea, sedangkan 48,4% dari responden tersebut tidak menjalani persalinan melalui metode tersebut. Sementara itu, dari 46 responden yang tidak mengalami kelainan letak janin, sebanyak 48,4% menjalani persalinan melalui metode sectio caesarea, sedangkan 76,2% dari responden tersebut tidak menjalani persalinan melalui metode tersebut. Uji Chi-square hubungan yang signifikan antara kelainan letak janin dan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama tahun 2021 dengan p value 0,050, membuktikan hipotesis tentang hubungan tersebut secara statistik. Hasil analisis menunjukkan OR sebesar 3,413 . ,113-10,. yang menunjukkan risiko 3,413 kali lebih tinggi persalinan sectio caesarea pada ibu dengan kelainan letak janin sungsang/lintang. Hasil penelitian Puji Setiana . bahwa dari 38 responden yang mengalami kelainan letak janin dan dilakukan persalinan sectio caesarea sebesar 28 . ,7%) responden dan yang tidak ada kelainan letak janin dan tidak mengalami persalinan sectio caesarea berjumlah 10 . ,3%) responden, sedangkan dari 49 responden yang tidak ada kelainan letak janin dan dilakukan sectio caesarea sebanyak 18 . ,7%) responden dan yang tidak dilakukan sectio caesarea sebanyak 31. ,3%) Berdasarkan hasil uji statistik Chisquare diperoleh nilai p value sebesar 0,001 (< = 0,. artinya ada hubungan yang bermakna antara kelainan letak janin dengan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit TK. IV Dr. Noesmir Baturaja Tahun 2018. Dengan demikian hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara kelainan letak janin dengan persalinan sectio caesarea terbukti secara Dari hasil analisis diperoleh pula nilai Odds Rasio(OR) = 4,822 . ,909-12,. artinya ibu yang mengalami kelainan letak janin sungsang/lintang memiliki resiko 4,822 atau 5 kali mengalami persalinan sectio caesarea dibandingkan dengan responden yang tidak ada kelainan letak janin Penulis berasumsi bahwa kelainan letak janin atau biasanya letak sungsang pada bayi dapat menjadi faktor penyebab persalinan sectio caesarea. Letak sungsang terjadi ketika kepala janin berada di bagian atas rahim dan bokong di bagian bawah rahim dalam posisi Solusi yang bisa dilakukan agar tidak terjadi kelainan letak pada janin saat kehamilan adalah terapkan posisi bersujud dan tahan selama 15 Ae 20 menit sebanyak 3 kali sehari, berbaring telentang lalu tekuk kaki sehingga telapak kaki menempel ke lantai. Preeklampsia Berdasarkan hasil penelitian ini dari 19 responden yang mengalami preeklampsia dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 18 responden . ,7 %), dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 1 responden . ,3%). Sedangkan dari 72 preeklamspsia dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 50 responden . ,4 %) dan yang tidak mengalami persalinan Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 sectio caesaria sebanyak 22 responden . ,6 %). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,035 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara preeklampsia dengan persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang Sejalan dengan hasil penelitian Rizka Ameliah . hasil analisis hubungan preeklamsia dengan kejadian sectio caesaria bahwa dari 12 responden yang mengalami preeklamsia dan dilakukan persalinan sectio caesarea sebesar 11 responden . ,7%) dan yang tidak dilakukan sectio caesarea berjumlah 1 responden . ,3%), sedangkan dari 72 responden yang tidak mengalami preeklamsia dan dilakukan sectio caesarea sebanyak 37 responden . ,4%) dan yang tidak dilakukan sectio caesarea berjumlah 35 responden . ,6%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square diperoleh pula nilai p value sebesar 0,022 . O 0,. artinya ada hubungan yang bermakna antara preeklamsia dengan persalinan sectio caesarea di RSUD Dr. Mohamad Rabain Muara Enim Tahun Dengan demikian hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara preeklamsia dengan persalinan sectio caesarea terbukti secara statistik. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai Odds Rasio (OR) sebesar 10,405 . ,276-84,. yang artinya responden yang mengalami preeklamsia memiliki resiko 10,405 mengalami persalinan sectio caesaria dibandingkan dengan responden yang tidk mengalami preeclampsia. Hasil penelitian Puji Setiana . bahwa dari 34 responden yang mengalami preeklamsia dan dilakukan persalinan sectio caesarea sebesar 24 . ,6%) responden dan yang tidak dilakukan sectio caesarea berjumlah 10 . ,4%) responden, sedangkan dari 53 responden yang tidak mengalami preeklamsia dan dilakukan sectio caesarea sebanyak 22 . ,5%) responden dan yang tidak dilakukan sectio caesarea berjumlah 31 . ,5%) responden. Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square diperoleh pula nilai p value sebesar 0,015 (< = 0,. artinya ada hubungan yang bermakna antara 72 dengan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit TK. IV Dr. Noesmir Baturaja Tahun Dengan demikian hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara preeklamsia dengan persalinan sectio caesarea terbukti secara statistik. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai Odds Rasio(OR) sebesar 3,382 . ,350-8,. yang artinya responden yang mengalami preeklamsia memiliki risiko 3,382 atau 3 kali mengalami persalinan sectio caesarea dibandingkan dengan responden yang tidak mengalami preeklamsia. Peneliti berasumsi bahwa preeklamsia menyebabkan diameter lumen arteri sangat sempit sehingga meningkatkan tekanan dan tahanan perifer agar oksigenasi jaringan Namun, kondisi ini mengakibatkan ibu yang mengalami preeklamsia menjadi berbahaya jika terlalu banyak melakukan tekanan edan saat persalinan, karena hal ini dapat memaksa pembuluh darah yang sempit menjadi melebar sehingga meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah. Tindakan Sectio Caesaria menjadi pilihan aman untuk ibu dengan preeklamsia. Solusi yang dilakukan agar tidak terjadi preeklampsia pada saat kehamilan adalah menjaga berat badan ideal sebelum dan selama kehamilan, mengontrol tekanan darah tinggi dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi Ketuban Pecah Dini Berdasarkan hasil penelitian dari 24 responden yang mengalami ketuban pecah dini dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 23 responden . ,8 %) dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 1 responden . ,2 %). Sedangkan dari 67 Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 responden yang tidak mengalami ketuban pecah dini dan mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 45 responden . ,2 %) dan yang tidak mengalami persalinan sectio caesaria sebanyak 22 responden . ,8 %). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, didapat p-value sebesar 0,012 (< = 0,. , artinya ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini dengan persalinan sectio caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang tahun 2023 Sejalan dengan hasil penelitian Lamtiur Siagian . bahwa dari 35 responden dengan ketuban pecah dini, 29% menjalani persalinan melalui sectio caesarea dan 81% tidak, sementara dari 48 responden tanpa ketuban pecah dini, 71% menjalani persalinan melalui sectio caesarea dan 19% tidak. Hasil uji statistik Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan korelasi antara ketuban pecah dini dan persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama Tahun 2021, dengan p value sebesar 0,000 yang lebih kecil dari = 0,05, sehingga terbukti secara statistik bahwa hipotesis yang menyatakan adanya korelasi antara kedua variabel tersebut adalah benar. Hasil analisis menunjukkan bahwa responden dengan ketuban pecah dini memiliki risiko persalinan sectio caesarea yang lebih rendah dengan Odds Rasio (OR) sebesar 0,096 . ,028-0,. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Rizka Ameliah . bahwa dari 18 responden yang mengalami ketuban pecah dini dan dilakukan persalinan sectio caesarea sebesar 17 responden . ,4%) dan yang tidak dilakukan berjumlah 1 responden . ,6%), sedangkan dari 66 responden yang tidak mengalami ketuban pecah dini dan dilakukan sectio caesarea berjumlah 31 responden . ,0 %) dan yang tidak dilakukan sectio caesarea berjumlah 35 responden . ,0%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai p value sebesar 0,001 . O 0,. artinya ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini dengan persalinan sectio caesarea di RSUD Dr. Mohamad Rabain Muara Enim Tahun 2020. Dengan demikian hipotesa yang menyatakan ada hubungan antara ketuban pecah dini dengan persalinan sectio caesarea terbukti secara statistik. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai Odds rasio (OR) sebesar 19,194 . ,413Ae152,. responden yang mengalami ketuban pecah dini berpeluang 19,194 mengalami persalinan sectio caesarea dibandingkan dengan responden yang tidak mengalami ketuban pecah dini. Peneliti berasumsi bahwa ketuban pecah sebelum waktunya bisa menjadi faktor terjadinya asfiksia dan infeksi. Ketuban pecah dini meningkatkan risiko operasi caesar. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti infeksi pada ibu atau bayi baru lahir, persalinan prematur, hipoksia akibat tekanan pada tali pusat, dan deformitas pada janin. Semua faktor ini bisa memicu kegagalan persalinan normal dan pada akhirnya meningkatkan kemungkinan tindakan operasi Solusi agar tidak terjadi ketuban pecah dini pada saat persalinan nanti adalah dengan memperbanyak minum air putih untuk menjaga volume cairan ketuban yang normal, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang termasuk mengkonsumsi vitamin atau suplemen kesehatan terutama mewaspadai batuk, pilek ataupun diare pada saat kehamilan karena dapat mencetuskan kontraksi yang pada akhirnya bisa menyebabkan pecah ketuban. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Kelainan Letak Janin dengan Persalinan Sectio Caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023 dengan nilai p-value = 0,039. Ada hubungan yang bermakna antara Preeklampsia Jurnal Mitrasehat Volume 15 Nomor 4. November 2025 dengan Persalinan Sectio Caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023 dengan nilai p-value = 0,035. Serta ada hubungan yang bermakna antara Ketuban pecah Dini dengan Persalinan Sectio Caesaria di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023 dengan nilai pvalue = 0,012. DAFTAR PUSTAKA