Eko Joni Yansyah, dkk 130 ANALISIS UJI BAKTERIOLOGIS TOTALCOLIFROM DAN E. COLI TERHADAP KUALITAS SUMBERMATA AIR Eka Joni Yansyah1. Yulis Marita2. Sabtian Sarwoko3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al MaAoArif 1,2,3 Email : joniyansyah. eka@gmail. yulismarita88@gmail. ABSTRACT Health requirements for water for hygiene and sanitation purposes include water in a closed state or free from microbiological, physical, chemical contamination. The purpose of the study was to determine the description of the research sample was one of the springs in Pagar Dewa Village. Lahat Regency. The research location was at the spring in Pagar Dewa Village. The research time was carried out in July-November 2024. The method in this study was descriptive to obtain an overview of the water quality in the spring and water quality tests based on biological parameters (Total Coliform and E. where the quality data of spring water sources from laboratory analysis were compared with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 2 of 2023 concerning Environmental Health Quality Standards for Water Media for Hygiene Purposes. Based on the results of the analysis that has been carried out, the measurement of water quality for biological parameters is Escherichia Coli 0. 01MPN/100ml. The measurement criteria meet the requirements in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 02 of 2023. While the results of the Total Colifrom measurement are >2400 MPN. The criteria for measuring total colifrom do not meet the requirements in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 02 of 2023. Suggestions are expected that the community can maintain and preserve spring water sources. In utilizing water from springs for drinking, it must be processed first, for example by heating it to boiling point, conducting counseling and building alternative spring water sources. Keywords: water, total coliform, e. ABSTRAK Persyaratan kesehatan Air untuk keperluan higiene dan sanitasi meliputi air dalam keadaan tertutup atau bebas dari kontaminasi mikrobiologi, fisik, kimia. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran Sampel penelitian adalah salah satu sumber mata air Desa Pagar Dewa Kabupaten Lahat. Tempat penelitian dilakukan di pada sumber mata air di Desa Pagar Dewa. Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-November 2024. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif untuk memperoleh gambaran terhadap kualitas air pada sumber mata air dan uji kualitas air berdasarkan parameter biologi (Total Coliform dan E. dimana data kualitas sumber mata air hasil analisis di laboratorium dibandingkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 2 Tahun 2023 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Untuk Media Air Keperluan Higiene. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, pengukuran kualitas air untuk parameter biologi yaitu Escherichia Coli 0,01MPN/100ml. Kriteria pengukuran memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia No. 02 Tahun 2023. Sedangkan hasil pengukuran Total Colifrom adalah >2400 MPN. Kriteria pengukuran total colifrom tidak memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 02 Tahun Saran diharapkan masyarakat dapat menjaga dan melestarikan sumber mata air. Dalam Pemanfaatkan air dari mata air untuk minum harus diolah terlebih dahulu, misalnya dengan cara dipanaskan sampai titik didih, melakukan penyuluhan serta membagun sumber mata air Kata Kunci : air, total colifrom, e. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 14 No. 2 September 2025 Eko Joni Yansyah, dkk 131 PENDAHULUAN Air untuk keperluan higiene dan sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 adalah air yang digunakan untuk keperluan higiene perorangan atau rumah tangga. Penetapan Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (SBMKL) Media air untuk keperluan higiene dan sanitasi diperuntukan bagi rumah tangga yang mengakses secara mandiri atau yang memiliki sumber air sendiri untuk sehari-hari. Persyaratan kesehatan Air untuk keperluan higiene dan sanitasi meliputi air dalam keadaan tertutup atau bebas dari kontaminasi . ahan berbahaya dan beracun atau limbah B. (Kemenkes RI, 2. Air merupakan zat vital untuk kelangsungan hidup yang memainkan peranan kunci dalam setiap proses biologi, terlepas dari perkembangan sosial ekonomi suatu negara perkembangannya sebagian besar tergantung dari ketersediaan air dengan kualitas baik (Malik & Shukla. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 disebutkan bahwa Baku Mutu Air adalah batas atau kadar makhluk, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaanya di dalam air pada sumber air tertentu sesuai dengan Sesuai peraturan ini, air yang dimaksud adalah semua air yang terdapat di dalam dan atau berasal dari sumber air dan terdapat di atas permukaan tanah, tidak termasuk air laut dan air bawah tanah. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO). Pada tahun 2022, secara global, setidaknya 1,7 miliar orang menggunakan sumber air minum yang terkontaminasi feses. Kontaminasi mikroba pada air minum akibat kontaminasi feses merupakan risiko terbesar terhadap keamanan air minum. (WHO, 2. Menurut Badan Pusat Statistik . , sebagian besar sungai di Indonesia tercemar pada tahun 2022. lebih dari separuh kualitas air sungai yang tersebar di 34 provinsi . rovinsi terbaru pecahan Papua mengalami pencemaran. Dari total 111 sungai . sungai di antaranya mengaliri dua provins. , 81 di antaranya . ekitar 72,97%) tergolong dalam tercemar ringan. Sementara 8,11% lainnya berstatus antara ringanAetercemar Sebanyak 8,11% lainnya . berhasil memenuhi baku mutu air sungai Kelas II, sedangkan 7 sungai lainnya . ,31%) berada di rentang memenuhi baku mutuAetercemar ringan. Selain itu, terdapat pula yang tergolong tercemar sedang yaitu sebanyak 5 sungai . ,5%). Sungai-sungai tersebut di antaranya adalah Sungai Ancar. Babak, dan Brang Biji di Nusa Tenggara Barat, kemudian Sungai Saddang di Sulawesi Selatan, serta Sungai Citarum di Jawa Barat. Provinsi Sumatera Selatan terbagi menjadi 14 Kabupaten serta 4 kota dengan ibukota palembang. Ketersediaan air merupakan kebutuhan yang mendesak dalam perumahan dan pemukiman. Hampir seluruh kegiatan domestik rumah tangga memerlukan air seperti untuk air minum, memasak hingga mencuci. Sumber perolehan air di Sumatera selatan Bervariasi dari berlangganan PDAM hingga menggunakan air sumur. Mayoritas rumah tangga di sumatera selatan menggunakan sumber mata air dari sumur terlindungi, yang umumnya terdapat di lokasi masing-masing. Untuk penyediaan air minum, 31,15% rumah tangga mengaksesnya dengan membeli dan 68,85% tidak membelinya yang artinya mereka menggunakan air rebus sendiri (Statistik kesejahteraan sumatera selatan. Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 14 No. 2 September 2025 Eko Joni Yansyah, dkk 132 Berdasarkan hasil observasi awal. Kabupaten Lahat merupakan salah satu daerah pegunungan dengan sumber mata air yang melimpah. Desa Pagar Dewa merupakan salah satu desa di Kecamatan Jarai Kabupaten Jarai yang terdiri dari sebagian besar tanah berbukit dan sebagian kecil tanah dataran. Pada penelitian ini, peneliti ingin memfokuskan penelitian pada sumber mata air di desa pagardewa kecamatan jarai dikarenakan mata air ini adalah sumber mata air yang sering digunakan oleh masyarakat Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat untuk memenuhi kebutuhan hidup seharihari seperti mandi, mencuci, memasak dan digunakan sebagai air minum. Sumber mata air di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat belum pernah dilakukan penelitian berkaitan peruntukkan sebagai air baku air minum, dan atau peruntukan lainnya yang mempersyaratkan mutu air yang sama sesuai kualitas oleh masyarakat Desa Pagar Dewa. Merujuk pada latar belakang penelitian ini maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang Analisis Bakteriolog Total Colifrom dan E. Coli terhadap kualitas air pada sumber mata air di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat METODE PENELITIAN Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran terhadap kualitas air pada sumber mata air dengan menggunakan parameter biologi (Total Coliform dan E. dan metode MPN (Most Problable Numbe. adalah metode yang digunakan untuk uji kualitas bakteriologis air pada sumber mata air. tempat penelitian dilakukan di pada sumber mata air desa pagar dewa. Sampel air dianalisis di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesd. dan UPT Laboratorium Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten lahat. Penelitian dilaksanakan pada bulan JuliNovember 2024. Di Sumber Mata Air Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan skunder. Data primer Data primer merupakan data asli yang di peroleh dari pengukuran total colifrom dan e. sedangkan Data sekunder dalam penelitian ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) No. 02 Tahun 2023 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk Media Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi. Teknik pengumpulan data terdiri dari terdiri dari Observasi, wawancara, pengambilan sampel air, uji laboratorium, dan dokumetasi. Observasi mengetahui bagaimana gambaran umum sumber mata air di desa pagar dewa kecamatan Jarai Kabupaten Lahat, dengan membuat daftar pertanyaan. Wawancara dilakukan untuk mengidentifikasi sumbersumber pencemar pada sumber mata air. Pengambilan menggunakan botol kaca steril dan dimasukkan kedalam cool box agar sampel tidak terkontaminasi serta sampel di bawah ke UPTD Laboratorium Kesehatan Dinkes Kabupaten Lahat dan UPT Laboratorium Lingkungan Pemkab Lahat. Uji laboratorium untuk analisis kualitas air yaitu Total Colifrom dan E. coli dilakukan Dokumentasi bertujuan untuk memberikan penguatan pada data primer sehingga data yang ada benar-benar Dokumentasi ditujukan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian meliputi buku-buku yang peraturan-peraturan, kegitan, foto-foto dan data lain yang Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 14 No. 2 September 2025 Eko Joni Yansyah, dkk 133 relevan dengan penelitian. Pengujian sifat biologi terdiri dari Coliform dan Echerichia coli yaitu Uji penduga (Presumptive Tes. Uji penguat (Confirmed Tes. Uji lengkap (Completed Tes. HASIL PENELITIAN ANALISA DATA Analisis pada penelitian ini adalah analisis deskriptif secara kualitatif, dimana data kualitas sumber mata air hasil analisis di laboratorium dibandingkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. Tahun 2023 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Untuk Media Air Keperluan Higiene Sanitasi. Tabel I. Hasil Pengukuran Total Colifrom Pada Sumber Mata Air Di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. No. Parameter Satuan Hasil Analisa >2400 Total Colifrom MPN Metode Permenkes RI No. Tahun BGLB44 C MPN < 0/100 ml Keterangan Tdak memenuhi syarat Sumber : UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lahat Dari Tabel I hasil pengukuran Total Colifrom BGLB440C di UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten lahat di dapatkan hasil pengukuran Total Colifrom >2400 MPN. Kriteria memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023 dengan nilai maksimal pengukuran suhu air adalah < 100 ml/sampel. Tabel II Hasil Pengukuran Escherichia Coli Pada Sumber Mata Air Di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. No. Parameter Satuan Hasil Analisa Escherichia Coli MPN /100ml <0,01 Metode Permenkes Keterangan RI No. Tahun 40/IK/LL/2023 MPN < Memenuhi 0/100 ml Sumber : UPT. Laboratorium Lingkungan Dinas Linkungan Hidup Pemkab Lahat Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 14 No. 2 September 2025 Eko Joni Yansyah, dkk 134 Dari Tabel II hasil pengukuran Escherichia Coli menggunakan metode 40/IK/LL/2023 di UPT Laboratorium Lingkungan Pemkab lahat di dapatkan hasil pengukuran Escherichia Coli 0,01MPN/100ml. Kriteria pengukuran memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023 dengan nilai maksimal adalah <0/100 ml/sampel. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengukuran Total Colifrom menggunakan metode BGLB440C di UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten lahat di dapatkan hasil pengukuran Total Colifrom >2400 MPN. Hasil ini sejalan dengan Miftahul Djana dengan judul AuAnalisis kualitas air dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Natar Hajimena Lampung SelatanAy didapatkan Nilai Total Colifrom yaitu 210 MPN, yang artinya sampel air untuk perumahan Friya Saka Hajimena tidak dapat dikonsumsi dan tercemar kandungan Total Colifrom karena tidak sesuai dengan Baku Mutu. Kelompok Coliform didefinisikan sebagai fakultatif anaerob, gram negatif, tidak membentuk spora, bakteri berbentuk batang, koloni berwarna merah dengan kemilau logam . dalam 24 jam pada 35A pada medium tipe akhir yang mengandung laktosa. Dalam air, bakteri Coliform tidak memiliki rasa, bau atau Jadi identifikasi keberadaan bakteri sangat sulit (Divya, dkk 2. Dalam mikrobiologi air minum digunakan kelompok Coliform sebagai indikator. Coliform sebagai suatu kelompok dicirikan sebagai bakteri bentuk batang, gram negatif, tidak membentuk spora, aerobik menghasilkan asam dan gas dalam waktu 48 jam pada suhu 35AC (Widiyanti, 2. Berdasarkan Tabel Hasil pengukuran Total Colifrom menggunakan BGLB440C UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten lahat di dapatkan hasil pengukuran Total Colifrom >2400 MPN. Kriteria pengukuran tidak memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 02 Tahun 2023 dengan nilai maksimal pengukuran total colifrom adalah < 100 ml/sampel. Kandungan bakteri Coliform mata air di Desa Pagar Dewa melebihi ambang batas yang telah ditetapkan karena memiliki konsentrasi lebih dari 100 ml. Nilai total Coliform yang cukup tinggi di sumber mata air Desa Pagar Dewa karena adanya aktivitas masyarakat disekitar perairan seperti limbah domestik, bangkai hewan dan penggunaan pupuk yang berlebihan pada perkebunan secara langsung pada badan air juga dapat menghadirkan bakteri pada air sehingga dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kualitas air pada sumber mata air tersebut. Pengambilan sampel dilakukan setelah terjadinya hujan lebat sehingga dapat mempengaruhi nilai total coliform pada sampel yang diteliti. Berdasarkan hasil pengukuran Escherichia Coli menggunakan metode 15. 40/IK/LL/2023 di UPT Laboratorium Lingkungan Pemkab lahat di dapatkan hasil pengukuran Escherichia Coli 0,01MPN/100ml. Sejalan dengan penelitian Amrina Rosyada, dkk . tentang Analisis Persepsi Masyarakat tentang Air Bersih dan Kualitas Air di Desa Ibul Besar i di dapat hasil Escherichia Coli telah memenuhi syarat. Hasil Uji Lab BTKLPP Palembang MPN/100ml. Secara mikrobiologi indikator kualitas air adalah bakteri Escherichia Coli. Bakteri ini merupakan bakteri indikator pencemar bahwa air telah Jurnal Kesehatan Abdurahman Palembang Vol. 14 No. 2 September 2025 Eko Joni Yansyah, dkk 135 dikotori oleh feses manusia. Persyaratan mikrobiologi air minum dan air bersih tidak boleh tercemar oleh bakteri patogen. Escherichia coli adalah salah satu bakteri yang tergolong Coliform dan hidup secara normal didalam kotoran manusia maupun Oleh karena itu disebut juga Coliform fekal. Escherichia coli adalah bakteri yang bersifat gram negatif, berbentuk batang dan tidak membentuk Menurut adams dalam elvira . sel Escherichia coli mempunyai ukuran panjang 2,0-6,0 mikron, tersusun tunggal. Escherichia coli tumbuh pada suhu udara 10-40AC, dengan suhu optimum 37 AC, pH optimum pertumbuhannya adalah 7,0-7,5. Bakteri ini sangat sensitif terhadap panas. Bakteri yang secara tipikal mesofilik ini juga dapat tumbuh pada suhu sekitar 7 - 10AC. Jika disimpan dibawah 10AC maka bakteri tipe mesofilik juga akan tumbuh sangat lambat. Escherichia coli merupakan bakteri indikator kualitas air minum karena mengindikasikan bahwa air tersebut mikroorganisme enteric pathogen lainnya. Bakteri Escherichia coli yang ada di dalam umumnya Escherichia coli non patogen tetapi terkadang ditemukan pula strain pathogen seperti enterotoksigenik dan Escherichia coli yang memproduksi shigatoxin 41 (Enterohemoragi. (Rahayu. Nurjanah dan Kumalasari, 2. Berdasarkan Tabel Escherichia Coli menggunakan metode 15. 40/IK/LL/2023 di UPT Laboratorium Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat di dapatkan hasil pengukuran Escherichia Coli 0,01MPN/100ml. Kriteria pengukuran memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 02 Tahun 2023 dengan nilai maksimal adalah <0/100 ml/sampel. Sumber mata air di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat negatif mengandung bakteri Eschericia Hasil Negatif menunjukkan tidak adanya kontaminasi serta tidak adanya mikroorganisme patogen dalam air. Tidak Adanya Escherichia coli dalam air minum menunjukkan bahwa air minum tidak pernah terkontaminasi kotoran manusia dan mungkin dapat mengandung patogen usus, sehingga layak untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, standar air minum mensyaratkan Escherichia coli harus 0 dalam 100 ml sampel air (Nico, 2. PENUTUP Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai Analisis Bakteriologis Total Colifrom dan Coli terhadap Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Di Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat Hasil pengukuran Total Colifrom menggunakan metode BGLB440C di UPTD Laboratorium Kesehatan Kabupaten lahat di dapatkan hasil pengukuran Total Colifrom >2400 MPN. Kriteria pengukuran tidak memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023 Hasil pengukuran Escherichia Coli menggunakan metode 15. 40/IK/LL/2023 di UPT Laboratorium Lingkungan Pemkab lahat di dapatkan hasil pengukuran Escherichia Coli 0,01MPN/100ml. Kriteria pengukuran memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023. DAFTAR PUSTAKA