MAHSEER: Vol 6 No 1 Januari 2024 01-08 e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 06 September 2023 / Revised 19 Desember 2023 / Accepted 04 Januari 2024 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/mahseer EFEKTIVITAS PENAMBAHAN EKSTRAK MENGKUDU (Morinda cirtifoli. PADA PAKAN KOMERSIAL SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KANIBALISME PADA IKAN GABUS (Channa striat. [The Effectiveness of Adding Noni Extract (Morinda cirtifoli. to Commercial Feed As An Effort to Reduce Cannibalism In Snakehead Fish (Channa striat. ] AHayatul Husna. AHanisah. ASiti KomariyahA Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Samudra. Langsa. Aceh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra. Langsa. Aceh Email: sitikomariyah_adam@yahoo. ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh pemberian ekstrak mengkudu pada pakan komersial sebagai upaya menurunkan kanibalisme pada benih ikan gabus, serta menetapkan dosis ekstrak mengkudu yang tepat untuk mengurangi kanibalisme pada benih ikan gabus. Penelitian dilakukan di laboratorium Universitas Samudra. Kecamatan Langsa Timur. Kabupaten Kota Langsa pada periode Januari hingga Februari 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali yaitu: P0 (Kontro. P1 . 5 ml/kg paka. P2 . ml/kg paka. P3 . 5 ml/kg paka. Pemberian kadar ekstrak mengkudu dengan dosis yang berbeda pada pakan berpengaruh nyata (P<0. terhadap laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, kelangsungan hidup, tingkat kanibalisme pada ikan gabus (Channa striat. Hasil penelitian menunjukkan dosis ekstrak buah mengkudu terbaik terdapat pada perlakuan P2 . ml/kg paka. , dengan panjang mutlak 1,58 g, laju pertumbuhan harian 4,10 %/har. , rasio konversi pakan (FCR) 3,13, survival rate (SR) 96,67 %, serta laju kanibalisme 3,33 % . aju kanibalisme terendah diantara perlakuan lainny. Kata Kunci : Ekstrak Mengkudu. Kanibalisme. Ikan Gabus ABSTRACT The aim of this research is to analyze the effect of giving noni extract to commercial feed as an effort to reduce cannibalism in snakehead fish fry, as well as determining the appropriate dose of noni extract to reduce cannibalism in snakehead fish fry. The research was conducted in the laboratory at Samudra University. East Langsa District. Langsa City Regency in the period January to February 2022. The research design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and repeated 3 times, namely: P0 (Contro. P1 ( 2. 5 ml/kg fee. P2 . ml/kg fee. P3 . 5 ml/kg fee. Providing different levels of noni extract in feed had a significant effect (P<0. on daily growth rate, feed conversion ratio, survival, level of cannibalism in snakehead fish (Channa striat. The results showed that the best dose of noni fruit extract was in treatment P2 . ml/kg fee. , with an absolute length of 1. 58 g, daily growth rate of 4. 10%/da. , feed conversion ratio (FCR) of 3. 13, survival rate (SR) 96. 67%, and cannibalism rate 3. 33% . owest cannibalism rate among other treatment. Keywords: Noni Extract. Cannibalism. Snakehead Fish Hayatul Husna, et al. Efektivitas penambahan ekstrak mengkudu (Morinda cirtifoli. pada pakan komersial sebagai upaya menurunkan kanibalisme pada ikan gabus (Channa striat. Ekstrak buah mengkudu mengandung zat PENDAHULUAN Ikan gabus (Channa striat. merupakan salah satu ikan endemik perairan Indonesia yang berfungsi untuk mengatur nafsu makan dan telah popular didearah seperti Sumatra dan kelenjar panel didalam otak yang dimana hormon Kalimantan selatan. Ikan gabus di daearah serotonin diproduksi dan menghasilkan hormone Sumatra selatan diperjual belikan dengan harga melatonin, dimana hormone tersebut berfungsi tinggi dan menjadi salah satu bahan pempek yang untuk menekan agresifitas (Djauhariayah et al. menjadi makanan khas Palembang (Heptarina Ekstrak dan Azwar, 2. Tingginya hasil penangkapan menekan tingkat kanibalisme pada ikan lele sangkuriang (Sylvawan et al. , 2. Sementara pengujian ekstrak mengkudu pada ikan gabus berlebihan . sehingga stok di alam akan semakin berkurang. dilakukan pengujian apakah ekstrak mengkudu Kendala budidaya ikan gabus terutama kelangsungan hidup juga mampu mencegah sifat kanibalisme pada ikan gabus. Adapun yang rendah dan pertumbuhan yang relatif lambat. Dalam kondisi budidaya, keterbatasan pakan alami yang biasanya dikonsumsi, ruang gerak ikan mengkudu pada pakan komersil terhadap sifat yang terbatas dan tingkat persaingan makanan kanibalisme dan pertumbuhan benih ikan gabus, memunculkan sifat kanibalisme. Selain itu tingkat dan menetapkan dosis ekstrak mengkudu yang kepadatan dalam suatu wadah pemeliharaan juga tepat untuk mengurangi kanibalisme pada ikan dapat menjadi pemicu munculnya sifat kanibal pada jenis ikan-ikan tertentu terutama pada jenis METODE Waktu dan Tempat ikan karnivora untuk saling memangsa (Muslim. Menurut Puspinanti . kanibalisme Penelitian ini berlangsung selama 30 hari merupakan aktivitas melumpuhkan atau memakan pada tanggal 10 Januari Ae 9 Febuari 2022, bagian tubuh individu lain dari jenisnya. Terdapat penelitian dilakukan di Laboratorium Percobaan Fakultas Pertanian. Universitas Samudra. kanibalisme baik pada ikan maupun udang, salah hormonal (Fatimah et al. , 2. Hal tersebut terbukti dari penelitian Hseu et al. dan Agustina & Saraswati . , hormon serotonin kanibalisme benih ikan kerapu. Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa aerator, toples, termometer, selang sipon. DO meter, pH meter, gelas ukur, alat tulis, camera, timbangan digital, sparayer, oven, ayakan, bejana. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu benih Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 1 Januari 2024 hal 01-08 mengkudu. iekstrak Laboratorium Syah larutan mengkudu habis. Kemudian pakan Kual. , progol, akuades, etanol. buatan dikeringkan atau dianginkan dalam Metode Penelitian ruangan tanpa terkena sinar matahari selama Penelitian ini dilakukan dengan metode Lengkap (RAL) Rancangan Acak 24 jam. Pemberian Pakan Kualiatas Air Pengelolaan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Perlakuan Pakan yang digunakan dalam penelitian yang digunakankan yaitu: P0: tanpa penambahan ini adalah pakan komersil dengan kadar 30% ekstrak mengkudu. P1: penambahan ekstrak dengan ukuran sesuai bukaan mulut benih ikan mengkudu dengan dosis 5 ml/kg pakan. P2: Pakan diberikan pada ikan sebanyak 3 kali penambahan ekstrak mengkudu dengan dosis 5 sehari pukul 08. 00, 13. 30 dan 17. 00 WIB secara ml/kg pakan, dan P3: penambahan ekstrak Untuk menjaga kualitas air selama mengkudu dengan dosis 7. 5 ml/kg pakan. pemeliharaan dilakukan penyiponan setiap hari Persiapan Wadah dan Pencampuran Ekstrak Mengkudu ke Pakan dan pergantian air setiap 5 hari sekali. Wadah pemeliharaan yang digunakan adalah toples berukuran 20 liter sebanyak 12 unit. Sebelum memulai penelitian, wadah pemeliharaan dibersihkan terlebih dahulu menggunakan sabun cuci kemudian dibilas dengan air bersih, setelah itu dikeringkan. Kemudian wadah diisi air tawar sebanyak 10 liter. Setiap toples dilengkapi dengan satu unit aerasi sebagai penyuplai oksigen dan dibiarkan selama 24 jam. Setelah air dibiarkan Pengambilan Data Selama pengambilan data setiap 10 hari sekali, meliputi Sementara pengamatan jumlah ikan yang mati diamati setiap Dan pengambilan data kualitas air dilakukan pada awal dan pertengahan penelitian. Parameter yang Diamati Penambahan Bobot Mutlak selama 24 jam dilakukan pengujian terhadap Penghitungan pertumbuhan bobot mutlak parameter kualitas air . uhu, pH, dan DO) sebagai menggunakan rumus Effendie . sebagai data awal penelitian. W = Wt Ae Wo Proses pembuatan coating pakan deng an mencampurkan ekstrak mengkudu dengan pakan komersil. Kemudian lumuri pakan dengan Keterangan : = Pertumbuhan bobot mutlak . Wt = Bobot ikan akhir penelitian . Wo = Bobot ikan awal penelitian . progol sebagai perekat, cairkan ekstrak dengan aquades sebanyak 250 ml. Ekstrak mengkudu yang sudah larut dimasukkan ke dalam sprayer. Semprot pakan buatan secara menyeluruh dan sambil diaduk-aduk sampai Pertumbuhan Panjang Mutlak Untuk menghitung pertambahan panjang total dapat dihitung dengan menggunakan rumus Lucas et al. sebagai berikut : P = Pt Ae P0 Hayatul Husna, et al. Efektivitas penambahan ekstrak mengkudu (Morinda cirtifoli. pada pakan komersial sebagai upaya menurunkan kanibalisme pada ikan gabus (Channa striat. Keterangan : Keterangan : = Pertumbuhan panjang . = Panjang awal ikan . Panjang . = Survival rate (%) = Jumlah pemeliharaan . N Laju Pertumbuhan Harian = Jumlah ikan awal pemeliharaan . Laju pertumbuhan harian dapat dihitung menggunakan rumus menurut (Zenneveld et al. Tingkat Kanibalisme 1. Tingkat dengan menggunakan rumus menurut (Hseu et al. Keterangan : LPH = Laju Pertumbuhan Harian Keterangan : (%/har. = Bobot ikan akhir penelitian . = Bobot ikan awal penelitian . = Lama pemeliharaan . = Tingkat kanibalisme (%) = Jumlah benih awal . = Jumlah benih hidup . KBK = Jumlah benih mati bukan akibat Rasio Konversi Pakan kanibalisme . Menurut Effendie . rasio konversi pakan atau food convertion ratio (FCR) dihitung Kualitas Air Pengukuran bedasarkan rumus sebagai berikut : meliputi suhu, pH dan DO. Pengukuran suhu, pH dan DO dilakukan diawal penelitian, pertengahan dan diakhir penelitian Keterangan : FCR = Feed Conversion Ratio = Berat pakan yang diberikan . = Biomassa hewan uji pada akhir Analisis Data pemeliharaan. Parameter pertumbuhan bobot mutlak, pertumpuhan panjang = Bobot ikan mati . kanibalisme, dan SR dianalisis menggunakan uji F = Biomassa hewan uji pada awal (Anov. Jika hasil uji F berpengaruh nyata, maka pemeliharaan . dilanjutkan dengan uji Duncan. Sementara data kualitas air dianalisis secara deskriptif. Data Survival Rate (SR) Pengamatan ditampilakan dalam bentuk tabel. (Effendie, 1. sebagai berikut : SR = Nt/No X 100 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan bahwa dosis ekstrak mengkudu yang berbeda Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 1 Januari 2024 hal 01-08 Sementara mengkudu hingga dosis 5 ml/kg pakan mampu Duncan, menurunkan FCR ikan gabus. perlakuan P2 . ml/kg paka. menghasilkan Begitu juga halnya dengan parameter SR pertumbuhan . erat dan panjang mutlak serta semakin meningkat hingga penambahan ekstrak LPH) dan SR yang berbeda nyata dengan buah mengkudu dengan dosis hingga 5 ml/kg perlakuan lainnya. Pada parameter FCR. P1 Hal ini diduga kandungan zat scopoletin . dan P2 berbeda nyata dengan perlakuan pada buah mengkudu (Djauhariayah et al. , 2. lainnya, sementara P0 dan P3 tidak berbeda nyata. mampu menurunkan tingkat agresif ikan gabus Serta pada parameter tingkatr kanibalisme. P0 dan sehingga tingkat kanibalime pada ikan gabus juga P1 tidak berbeda nyata namun berbeda nyata menurun, akibatnya tingkat kematian dengan perlakuan lainnya. P2 dan P3 juga tidak pada ikan jadi rendah. Hal tersebut didukung berbeda nyata (Tabel . Berdasarkan uji Duncan dengan data tingkat kanibalime pada ikan gabus dari semua parameter pengamatan. P2 merupakan yang semakin rendah dengan semakin tingginya perlakuan terbaik diantara perlakuan lainnya. Hal dosis ektrak mengkudu pada pakan (Tabel . Hal ini karena menghasilakn pertumbuhan dan SR yang sama juga diungkapkan oleh Sylvawan et al. paling tinggi serta FCR dan tingkat kanibalisme . bahwa perendaman ekstrak mengkudu yang rendah. hingga 10 ml/L pada pakan . mampu perlakuan P2 diduga karena kandungan flavonoid menurunkan keagresifan ikan lele. Lebih lanjut yang terkandung di dalam 5 ml ekstrak buah Sylvawan et al. juga telah menggunakan mengkudu mampu berperan sebagai antioksidan, ekstrak buah mengkudu melalui 10 mg/L untuk baik untuk melindungi lemak pakan maupun merendam pakan . yang diberikan pada lemak di dalam tubuh ikan gabus. Hal ini sesuai benih ikan lele Sangkuriang (Clarias sp. ) dapat dengan pernyataan Wijayanti . , ekstrak meningkatkan SR sebesar 96. Tingginya mengkudu mampu meningkatkan pertumbuhan Lebih rendahnya SR pada perlakuan P3 ikan koki karena mengandung flavonoid yang dibanding P2 sementara dosis ekstrak mengkudu bertindak sebagai antioksidan sehingga menjaga yang diberikan lebih tinggi diduga karena kualitas pakan dari senyawa oksidan. Sayuti dan pemberian ekstrak mengkudu yang berlebihan Yenrina . juga mengungkapkan antioksidan dapat menyebabkan keracunan pada ikan gabus. Sehingga kematian pada perlakuan P3 . 5 mg/kg menghambat oksidasi lemak pakan sehingga paka. bukan disebabkan karena kanibalime tetapi stabilitas lemak terjaga serta hilangnya sensori disebabkan karena keracunan. Hal yang sama juga disebutkan oleh Sylvawan et al. bahwa Kristiana . , penambahan perasan buah pemberian ekstrak mengkudu dengan dosis hingga mengkudu sebanyak 500 mg/kg pakan juga dapat 15 mg/L sudah menyebabkan keracunan dan meningkatkan pertumbuhan serta menurunkan kematian pada ikan lele. Berdasarkan FCR pakan ikan nila. Hal ini juga dihasil pada Hayatul Husna, et al. Efektivitas penambahan ekstrak mengkudu (Morinda cirtifoli. pada pakan komersial sebagai upaya menurunkan kanibalisme pada ikan gabus (Channa striat. Tabel 1: Parameter Pertumbuhan Ikan Gabus Parameter Berat Mutlak . P0 . 0,60A0,10A P1 . 0,65A0,10A P2 . 1,17A0,05AN P3 . 5 m. 0,62A0,14A Panjang Mutlak . LPH (%/har. FCR SR (%) Tingkat kanibalime (%) 1,33A0,03A 3,61A0,11A 5,70A0,18c 1,26A0,10A 3,57A0,15A 4,81A0,18AN 1,58A0,05AN 4,10A0,03AN 3,13A0,02A 1,30A0,06A 3,59A0,15A 5,55A0,15c 56,67A6,66A 43,33A0,66AN 63,33A3,33A 36,67A0,33AN 96,67A3. 3,33A,33A 86,67A3,33AN 0A0,00A Keterangan : Huruf yang berbeda dikolom yang sama menunjukkan bahwa perlakuan berbeda nyata, nilai yang tertera merupakan nilai rata-rata dan standar eror. Tabel 2. Parameter kualitas air pada benih gabus (Channa striat. pakan yang dicampur dengan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifoli. Perlakuan DO . Suhu (AC) P0 . P1 . 5 mg/kg paka. P2 . ml/kg paka. P3 . 5 mg/kg paka. 6,5-7 6,5-7 KUALITAS AIR KESIMPULAN Kisaran pH selama penelitian berada Dapat di simpulkan bahwa pemberian kadar dalam kisaran yang normal. Sesuai dengan ekstrak mengkudu dengan dosis yang berbeda pendapat Muflikhah et al. pH yang baik pada pakan berpengaruh nyata (P<0. terhadap untuk benih ikan gabus berkisar antara 4-9. laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan. Sedangkan DO berada di kisaran 4-5 mg/l, sesuai kelangsungan hidup, tingkat kanibalisme pada pendapat Bijaksana . , ikan gabus dapat ikan gabus (Channa striat. Dosis ekstrak buah bertahan hidup pada perairan dengan kandungan mengkudu terbaik pada pakan benih ikan gabus oksigen rendah yaitu <5 mg/l, hal tersebut dapat (Channa striat. adalah 10 ml menghasilkan disebabkan ikan gabus mengambil udara secara Tingkat Kanibalisme Sebesar 3,33 %. Rasio langsung dari atmosfer karena memiliki organ Konversi Pakan (FCR) 3,13, dan Survival Rate (SR) sebesar 96,67 %. Pengamatan suhu selama penelitian bekisar antara 28-30 AC yang berada di kisaran optimum untuk Sesuai DAFTAR PUSTAKA