Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 PERAN DAN KOMPOSISI PIMPINAN DALAM ORGANISASI (SEBUAH KAJIAN KEPUSTAKAAN BERBASIS EKONOMI ISLAM) Arivatu NiAomati Rahmatika Arivaturahmatika@gmail. Universitas KH. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang ABSTRAKSI Berdasar pada rendahnya perhatian pimpinan organisasi dan perannya, serta dituntutnya sebuah loyalitas anggota suatu organisasi baik profit oriented maupun non profit oriented, maka diperlukan suatu peran dan komposisi yang baik dan sesuai yang seharusnya dilakukan oleh pimpinan. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengemukakan peran dan komposisi pimpinan dalam organisasi demi tercapainya tujuan bersama. Hal ini dilakukan dengan sebab kurangnya perhatian baik berupa peran maupun kontribusi yang dilaksanakan pimpinan dalam suatu organisasi baik profit oriented maupun non profit oriented. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kepustakaan sebagai bagian Penelitian ini mengemukakan sebuah hasil bahwasannya peran dan komposisi pimpinan dalam organisasi ada tiga hal, yaitu: Pemberian remunerasi . , keterbukaan kejujuran sisi laporan keuangan dan hubungan baik antar sesama manusia baik yang terlibat didalamnya maupun yang tidak terlibat dalam organisasi tersebut. Penelitian ini mengfokuskan pada suatu hal yang seharusnya dilakukan oleh pimpinan suatu organisasi, diikuti dengan cara-cara aplikatif dalam menjalankan peran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pertama dalam bidang peran dan komposisi pimpinan organisasi yang dilaksanakan melalui studi literature bebasis ekonomi islam. Kata Kunci: Pimpinan. Organisasi. Tujuan . Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Pendahuluan Tenaga kerja memiliki potensi yang besar dalam berjalannya aktivitas perusahaan, potensi bagi tiap-tiap sumberdaya manusia harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pengelola perusahaan agar tercapai apa yang diinginkan, sebuah perusahaan tidak bisa tergantung kepada mesin seratus persen, secanggih apapun teknologi, perusahaan tetap membutuhkan sumberdaya manusia. Hal tersebutlah maka dapat dikatakan bahwasannya sumber daya manusia yang dalam hal ini aalah tenaga kerja dijadikan sebagai aspek terpenting dalam berjalannya kegiatan perusahaan untuk mendapatkan output yang maksimal. Merujuk pada hal tersebut, maka perusahaan membutuhkan loyalitas para tenaga kerjanya, perusahaan diharuskan dan diharapkan untuk menempuh beberapa cara untuk meningkatkan kepedulian tenaga kerja terhadap perusahaannya. Cara tersebut dapat diaplikasikan dengan cara peningkatan kompetensi tenaga kerjanya, misalnya melalui pemberian kompensasi lebih terhadap tenaga kerjanya. Pemberian kompensasi lebih terhadap tenaga kerja merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap tenaga kerjanya selain itu, pemberian kompensasi tambahan juga dilakukan guna untuk menumbahkan semangat kerja kepada tenaga kerja. Lingkungan kerja yang baik dan kondusif juga dijadikan perusahaan sebagai cara untuk mendapatkan output yang dihasilkan, karena dengan hal yang demikian akan mampu meningkatkan kemampuan kinerja bagi para tenaga kerja yang ada dalam perusahaan. Perusahaan diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas kepada tenaga kerja untuk lebih menunjukkan kemampuan dan menghargainya, hal tersebut dapat ditempuh dengan cara pemberian pelatihan dan pendidikan terhadap tenaga kerja. Setiap tenaga kerja mempunyai tujuan untuk bergabung pada perusahaan, yang mana tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya, dan tidak sedikit tenaga kerja yang mengharapkan adanya tambahan materi maupun non materi dari keputusannya untuk bergabung dengan perusahaan. Karena hal tersebutlah maka dapat ditarik kesimpulan bahwasannya antara tenaga kerja dan perusahaan memiliki hubungan semacam simbiosis mutualisme, saling membutuhkan diantara kedunya. Tenaga kerja dan perusahaan sama-sama memiliki hak dan kewajibannya. Hak bagi perusahaan adalah mendapatkan loyalitas dari tenaga kerjanya, dan hak tenaga kerjanya adalah mendapatkan imbalan dari loyalitasnya. Untuk meningkatkan maupun menumbuhkan loyalitas tenaga kerja tersebut maka perusahaan dituntut untuk menempuh berbagaimacam cara yang contohnya sudah disebutkan sebelumnya, dan bagi tenaga kerja yang menginginkan pendapatan lebih dari perusahaan maka juga diharuskan untuk memenuhi kewajibannya sebagai karyawan pada perusahaan tersebut. Islam mengajarkan seluruh aspek kehidupan, termasuk didalamnya adalah persaudaraan antar sesama, yang biasa disebut dengan ukhuwah. Ukhuwah yang selanjutnya diartikan sebagai persaudaraan memiliki peran penting dalam hubungan antara perusahaan dengan tenaga kerjanya, karena persaudaraan atau ukhuwah dianggap mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga mampu meningkatkan profesionalitas antara perusahaan dan tenaga kerja. Sejarah telah mencatat, bahwasannya persaudaraan antar sesama muslim mampu menakhlukkan kekuatan besar, sehingga mampu membentuk sekolompok masyarakat yang kokoh dan bersatu untuk membentuk sebuah peradaban. Dari situlah maka dapat ditarik kesimpulan bahwasannya persaudaraan merupakan manifestasi sebuah ketaan kepada Alloh yang telah melahirkan sifat sifat baik kepada manusia yaitu lemah lembut dan kasih sayang. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwasannya islam mengatur berbagai aspek kehidupan, termasuk persaudaraan antar sesama, persaudaraan antar sesama bisa juga ditunjukkan melalui pemberian hadiah, pemberian hibah dan pemberian-pemberian lainnya yang hal tersebut bukti bahwasannya islam mengajarkan rasa kasih sayang antar sesama. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Metode Penelitian Peran Pimpinan dalam organisasi menjadi dasar pertimbangan dari ditulisnya penelitian ini. Tujuannya adalah memberikan suatu wacana tambahan tentangpola kepemimpinan yang jauh lebih baik untuk mencapai tujuan yang diharapkan dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode penelitian kepustakaan yang biasa disebut dengan library research. Penelitian berbasis literatur merupakan bentuk penelitian yang menggunakan literatur sebagai obyek kajian. Pendekatan ini sangat sesuai dengan kondisi organisasi baik profit oriented maupun non profit oriented, dikarenakan masih terbatasnya konsep organisasi/pengelolaan organisasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder, yaitu buku-buku, majalah-majalah dan dokumen-dokumen tertulis. Selain yang sudah disebutkan, dalam penelitian ini juga menggunakan artikel artikel yang diambil dari jurnal-jurnal penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini. Peneltian sebelumnya sangatlah sedikit yang membahas mengenai peran dan komposisi pimpinan suatu organisasi secara mendetail. Penelitian sebelumnya hanya membahas kulit dalam peran pimpinan dalam organisasi. Sedangkan untuk menjawab permasalahan, teknik analisis yang digunakan adalah analisis tema kultural . iscovering cultural them. Tekhnik tersebut memerlukan data, berupa wawancara kepada ahlinya yang dalam hal ini wawancara dilaksanakan kepada organisator non profit oriented dan organisasi profit oriented, yang selanjutnya dapat ditemukan data yang lebih rinci berupa permasalahanpermasalahan yang ada dalamorganisasi tersebut, sehingga dengan dukungan data library dan analisis komponensial maka didapatkan sebuah peran dan komposisi pimpinan yang seharusnya dalam organisasi. Hasil discovering cultural theme ini kemudian dianggap dapat digunakan sebagai bahan untuk menjawab pertanyaan penelitian ini. Pembahasan Islam mengajarkan umatnya untuk perduli terhadap sesama, keperdulian antar sesame, dapat ditunjukkan walau dalam perusahaan yang notabene bertujuan untuk mendapatkan profit sebanyak-banyaknya. Islam juga mengajarkan prinsip kerjasama yang didalamnya ditekankan pola saling suka dan saling ridho. Maka dari itu, terdapat beberapa cara untuk tetap menjalankan tujuan dari perusaahn yaitu profit dan juga tetap menjalankan ajaran islam yang berupa kasih sayang. ENEOEOEO aEAOAAECsEA EAEACAAEAA Ca aEACa A EAEAECEa AeAA aEAEaAECaE EaEAEaA aEAoEaACEAEAOEa aOCAeEaA Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah . erbaikilah hubunga. antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat (Al-Hujurat: . Remuneration of Directors and Senior Executives Remunerasi diartikan sebagai penghargaan yang diberikan kepada karyawan dalam bentuk uang atau bukan uang berdasarkan jabatan, kinerja, dan/atau tempat kedudukan dan ditujukan untuk: . memberikan penghargaan atas kinerja yang telah dicapai pegawai. meningkatkan motivasi dan komitmen pegawai. mendapatkan dan mempertahankan pegawai terbaik. Dalam tesisnya. Ilham Tahar yang berjudul kajian system remunerasi berbasis kinerja . tudi kasus pada Bank Indonesi. menhasilkan kesimpulan bahwasannya remunerasi pada BI yang diberikan kepada karyawannya berbeda-beda sesuai dengan tempat kerjanya walaupun nilai kinerjanya menunjukkan hasil yang sama. Ilham Tahar. Kajian sustem remunerasi berbasis kinerja . tudi kasus pada Bank Indonesi. , tesis UI. Jakarta, 2012, hal. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Hifdzul Muhammad S, dalam tulisannya yang berjudul pengaruh system remunerasi terhadap kinerja karyawan Sub direktoran SDM PT. Pos Indonesia . remunerasi berpegaruh sebesar 22,7% dibandingkan dengan factor lainnya, dalam penelitian tersebut penyesuaian gaji dasar yang diberikan kepada karyawannya dianggap penting untuk dipertimbangkan. Joseph E. Abugu dalam tulisannya yang berjudul Monitoring directorsAo remuneration, fat cat packages and perks of ofAce menyimpulkan existing rules monitoring directorsAo remunerations packages are ineffective. The rules do not address directorsAo pecks, expenses and other perquisites of ofAce. Often these pecks are more valuable to the director than the actual remuneration package and they constitute a veritable avenue for dissipating company capital. Berdasar pada beberapa tulisan tersebut dapat disimpulkan bahwasannya remunerasi dianggap sebagai variable penunjang untuk membentuk loyalitas pekerja terhadap perusahaan. Berikut adalah ayat yang menjelaskan bahwasannya perbedaan antara manusia satu dengan manusia lainnya bukan pada tahtanya: Ca ACOAoEaE EAEaCACsEa CAEaA A AAEAEEAACcAAEAANEaA CAAEsCaua AAuAAeC EAaEACAAoEAAEa AEeAAuAeEa ACsaCU AEaC AEACAAoEa ACAeEaA ECACAoa aCoCOAACCACE ENEOEUEO ECaCsEa EAUEEaE Ca CAEaA A EAaEaEa Artinya: Hai manusia. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q. S Al- Hujuraat: . Berangkat dari ayat tersebut, pada hakekatnya, dalam islam yang membedakan adalah ketaqwaannya. Sedangkan jabatan baik itu direktur ataupun bawahan itu adalah jenjang karir dunia yang juga didukung oleh islam, yaitu pada hadis: A a eI a eI a eEa aI a a eI a a eI aO aE eIA AuKamu lebih mengetahui urusan duniamu. Ay (HR. Muslim, no. Dari kedua dalil tersebut maka dapat disimpulkan bahwasannya islam mendukung adanya perkembangan keilmuan dan perkembangan karir namun tetap menghargai antar sesama. Selanjutnya dalam hal pemberian remunerasi, merupakan salah satu cara untuk menunjukkan adanya keperdulian dan penghargaan kepada karyawan/tenaga kerja. Yang dalam sikap manusiawinya tenaga kerja akan memberikan loyalitas tinggi kepada pihak perusahaan jika memang menerima penghargaan tersebut. Dalil berikutnya adalah menjelaskan bahwasannya segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya, yaitu: a A a e a eI a uaEaOA (Aa aa ) EaOA AO ae a eN aE aN eaa eoaOa a E A c a Auaa aOA Apabila perkara diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya maka tunggulah (HR Al-Bukhari dari Abi Huraira. Riwayat diatas, menunjukkan bahwasannya islam memberikan kebebasan kepada manusia atas segala urusan. Selanjutnya mengenai remunerasi, tergantung tiap perusahaannya, namun jika merujuk pada penelitian yang sudah disebutkan diatas, maka disimpulkan bahwasannya remunerasi bukan satu-satunya faktor untuk Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 meningkatkan kinerja yang menumbuhkan loyalitas karyawan, terdapat faktor lain Untuk mengetahui apa saja dan seberapa besar pengaruhnya terhadap kinerja maka diserahkan pada ahlinya yang dalam hal ini adalah pimpinan perusahaan selaku ahli dalam bidangnya. Accounting and Audit Accounting atau Accountancy adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi sering disebut juga sebagai AuBahasanya dunia usahaAy karena informasi ekonomi yang dihasilkan umumnya berbentuk angka-angka, sedangkan suatu usaha dalam suatu perusahaan outputnya berupa angka juga. Perusahaan yang menggunakan informasi secara efektif akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan sesuatu lebih dahulu . ebih cepa. , lebih benar . dan lebih murah . dibanding pesaingnya, karena informasi merupakan kebutuhan user sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Huang et al . menyatakan bahwa AuInformasi yang tidak berkualitas dapat mengakibatkan keputusan-keputusan yang diambil oleh user tidak berkualitas sehingga dapat menimbulkan kerugian. Produk akhir akuntansi adalah laporan keuangan, dimana dalam laporan keuangan dibutuhkan oleh pengguna adalah informasi yang dapat dipercaya. Sehubungan dengan diperlukannya informasi yang ada dilaporan keuangan rekanan bisnis dibutuhkan auditing. Akuntansi dan auditing memiliki hubungan yang erat selain itu auditing merupakan bagian dari akuntansi. Auditing merupakan bagian dari disiplin akuntansi. Keberadaan auditing menjebatani laporan keuangan yang disajikan klien dimana sering terjadi benturan kepentingan . onflict of interes. Artinya laporan keuangan yang disajikan organisasi . masih memuat kepentingan satu pihak saja. Untuk menghindari laporan keuangan yang memihak tersebut harus di audit oleh auditor independen baru kemudian laporan keuangan bisa disampaikan ke penggunanya . Perusahaan harus dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu perusahaan harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan perusahaan dengan tetap memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lain. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja yang berkesinambungan. Penjelaskan diatas menjelaskan bahwasannya diperlukan adanya keterbukaan keuangan kepada antar stakeholder perusahaan, selain keterbukaan diharuskan adanya Ayat berikut adalah ayat tentang diharuskannya keterbukaan dalam pelaporan keuangan: AAEaCA EAaEaoECaCA AEANEaCUEa A EAAEAEAIEAA AE CcAAUACCiAC a ACeAAEaA AAeACOEaA AUEEAoACEAACOAA AACUEaA AAEAEAoAACaE CoeaAuCa aCiCEAACCACE Ca EOACANAACUEa CcaEa EaAECUaE CeEaAuCa EOAAEaAEAOECOEa EAEANEaCUEAAE A Ca EaOCAAE aOCA AAEAIEaCE a EAEauAA AAEAACE Ca A EOAAECOAEEAA EaA Apa itu Accounting ? Apa tugas dan tanggung jawab seorang Accounting?, https://blog. com/2017/01/apa-itu-accounting-apa-tugas-dan. html, diakses pada 30 Oktober 2017 Ely Suhayanti. Kajian kualitas audit terhadap kualitas informasi dalam Laporan Keuangan. Account Vol 1 No 2 Desember 2014. Hal. Drs. Surbakti Karo-karo. Si. Ak dan M. Rizal Hasibuan SE. Si. Pemeriksaan Akuntansi di Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan 2011. Hal. Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia dikeluarkan oleh komite nasional kebijakan governance 2006. Hal. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 aEA CAAEaAOECE a EECUEaEuAANECACE CA Ea ACECUEaEAEO Ea ACACOEaEACo CcaEa EaAECUaE CeEaAuCa auAA AEaE A AAuCECUAC EAEAoEaAC ECACCEAACE Ca CEACaCc EOaCaEAEa EAAEAACsAE EOeAAEaCc aeAEAACE EAaCA AEaE A EAaEAEauAAEsACc AEaAC EOeACOCUEsAAC aECOEaAECAAIECoa A EOAAECOAEEAA EaA CEACiCUEa EAAEaAEAOECOEAAE AACUEaA EEaCOAACeCa AAEAACE Ca A ACeACsEa aOEaCOEAEaA ACsEIAuAACUEAIAE aOEaCOEAEaA CAAEIEeAA a EaEaCOAACeCa AAEaAC AAEAAEOECsAA ACAOEaAC EsAACOCAACCAEaA EaEAua Ca ACOAoEaE EEyACEAuAA EAaEAEaACACU A CEaAEa ACeAAEaA ACCaCsEaACA Ea ACCaCsEOEAC EAAEAEAIEa a AAEAEAOACECAA Ca A aE ECO aC Ca EaoEA EAEAECUaE ACECOaE EAaEaoECa aeAECsCEEaCOEA AoaCaEIEcAuAA CAACsCAAEaA CoAAEa a AOAEaA A AAEAEaECsAA Ca ACeAAiECOa aEACa A EAaEAEaA aEyCEE CEACAeEaE aEAAeAA AEa A EeCOCUEaC Ca EeAEauAA cAACeCE Ca A EAaEAIEEACEa AACUEaA AAEAECOEaAECa A aEAEAIEa ENEUEcEUEO EeAaCOEaE AeAC EOAuAAEAEaA Ca A Ca EAaEAEAOEaEECEa A Ca Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah. tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan . pa yang akan ditulis it. , dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah . atau Dia sendiri tidak mampu mengimlakkan. Maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki . i antaram. jika tak ada dua oang lelaki. Maka . seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksisaksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa Maka yang seorang janganlah saksi-saksi itu enggan . emberi keteranga. apabila mereka dipanggil. dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak . (Tulislah mu'amalahmu it. , kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu. Maka tidak ada dosa bagi kamu, . kamu tidak menulisnya. dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli. dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. jika kamu lakukan . ang demikia. Maka Sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. dan bertakwalah kepada Allah. Allah mengajarmu. dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (Al-Baqoroh Relations with Shareholders and Other Stakeholder The idea that the welfare of shareholders should be the goal of the corporation stems from shareholders. status as . residual claimants. Other stakeholders in the corporation, such as creditors and employees have relatively specific claims to the cash flows of the corporation. In contrast, shareholders are uncertain as to when or how much they will realize from their investment in the corporation, getting their return on investment from the residual only after all other stake holders have been Theoretically, setting shareholders as residual claimants imparts the strongest Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 incentive to maximize the companyAos value. Because corporations are an important societal institution for allocating capital, this also benefits society at large. The management literature demonstrates that running organisations based on stakeholder relationships is a feasible management alternative, especially for organisations with multiple and varied stakeholders, as is the case with political Stakeholder theory details how this approach may serve to make a signiAcant contribution towards achieving organisational objectives. Nevertheless, this classiAcation of stakeholder importance is not in itself enough. It is necessary to understand relationships so as to engage in actions able to meet stakeholder demands on the organisation. Managing the relationships with each stakeholder should furthermore pay attention to how these are guided by organisational actions and initiatives established with the purpose of creating, building and strengthening the organisationAos bonds with each respective stakeholder. The stakeholder concept has become a dominant frame of reference for work in business, and organizations are increasingly using stakeholder language as well. Industrial relations scholarship and advocacy would beneAt from familiarity and use of a concept Ae that of stakeholders Ae that is typical of how business academics and practitioners communicate. The relations between the subsidiary and the parent boards and how a governance improvement plan affected the internal dynamics of the organization and helped to clarify the demands of multiple stakeholders. A stakeholder-agency model is developed which emphasises the role of governance, the importance of structure and process, and the culture or ethos of boards in which multiple stakeholders may have compatible rather than competing interests. Tulisan-tulisan diatas menjelaskan bahwasannya hubungan antar sesama manusia diharuskan pada hubungan yang baik, kebaikan disini mempunyai arti yang cukup luas, manusia sebagai sebaik-baik ciptaan dianjurkan untuk dapat berkonstribusi positif kepada manusia lainnya. Berikut adalah ayat bahwasannya manusia adalah makhluk yang paling sempurna: ENEsEO aCEEOAEa ENAACEa ECeEaE AACACAeAsa aoEa ECOa Artinya: Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaikbaiknya. (Q. S At-tiin:. Seperti penjelasan diatas, selain dari itu, manusia juga diharuskan untuk berbuat baik kepada sesamanya, berikut adalah ayatnya: EAaEaEAEA aECECEyCAACOEaA EsAACsEIAAIa ECOEEa AAEAAuAA AACUEaE A aE EAaEAEAACoAA EAEa A EAEAEICEEAeAUA EAaEAIAoACEa EAaEAIAoACEa EAEaA ENEaEO ACCaCsEaAEAUAA AAEaE aC aECaEOaIECOEa AACCsAAC aCa EAAEaCO aOCA ACOEOAECAAOEa aEAEAECOAACUEa Alexander N dkk. Shareholders and stakeholders, http://virtusinterpress. org/additional_files/book_corp_govern/sample_chapter03. pdf diakses pada 30 Oktober Emerson Wagner Mainardes dkk. A Model for stakeholder classification and stakeholder relationships. Management Decision. Vol. 50 Issue 10. Hal. Harry J Van Buren i and Michalle Greenwood. Bringing stakeholder theory to industrial Relations. Employee Relations. Vol. 33 Issue 1. Hal. Paul M Collier. Stakeholder accountability: A Field of the implementation of a governance improvement plan. Accounting, auditing &Accountablity Journal Vol 21 Issue:7. Hal. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 Artinya: jika kamu berbuat baik . kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat. Maka . itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi . yang kedua, . ami datangkan orang-orang lai. untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabishabisnya apa saja yang mereka kuasai. (Q. S Al-IsraAo: . Kesimpulan Paparan diatas menjelaskan bahwasannya. Peran dan Komposisi pimpinan dalam organisasi terdiri pada Pemberian remunerasi . , keterbukaan dan kejujuran sisi laporan keuangan dan hubungan baik antar sesama manusia baik yang terlibat didalamnya maupun yang tidak terlibat dalam usahanya. Islam mengajarkan tata cara kehidupan manusianya di dunia sebagai bekal kebaikan di akhirat, maka selain hal ibadah islam juga mengatur hubungan antar sesama manusia. Islam benar-benar memberikan kebebasan didalam hubungan antar sesama manusia . , tercatat dalam ushul fiqh yaitu: a AA a a aE AaO e a eOA e a AA a a a e AA Artinya: asal dari segala sesuatu hukumnya adalah boleh Penjelasan lanjutan dari hukum tersebut adalah selama tidak ada dalil untuk Maka dapat ditarik kesimpulan bahwasannya pemberian kompensasi yang dalam hal ini disebut dengan remunerasi diperbolehkan dan bisa dianggap sebagai Dikarenakan pemberian remunerasi memiliki dasar pemberian, baik berupa prestasi maupun kinerja yang baik. Kejujuran dan keterbukaan merukan suatu kewajiban bagi perusahaan kepada tenaga kerjanya, begitu pula sebaliknya. Karena keterbukaan dan kejujuran dianggap sebagai unsur pokok setiap hubungan manusia dalam hal perilaku berbisnis. Kejujuran dan keterbukaan dimaksudkan adalah dari sisi keuangan, sedangkan urusan lain yang berhubungan dengan cara pengembangan atau strategi pengembangan perusahaan dapat disembunyikan oleh pimpinan suatu perusahaan. Manusia adalah makhluk yang sempurna dan manusia diharuskan untuk memberikan manfaat kepada manusia lain terutama disekitarnya, hal tersebut menjadi dasar bahwasannya dalam segala usaha, manusia dituntut untuk memberikan kontribusi positif. Diantaranya jika secara islami dapat diaplikasikan dengan pemberian zakat, infaq dan shodaqoh. Seminar Nasional Islam Moderat ISSN : 2622-9994 UNWAHA Jombang, 13 Juli 2018 DAFTAR PUSTAKA