Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 Karakterisasi Lima Galur Semangka Mini Generasi Ketiga (F. dengan Tipe Warna Kulit Buah Gelap Characterization of Five Lines Mini Watermelon on Third Generation (F. with Dark Fruit Skin Type Putri Helmayanti1 . Anung Wahyudi1*. Nazirwan1 Program Studi D4-Teknologi Perbenihan. Jurusan Budidaya Tanaman Pangan. Politeknik Negeri Lampung Diterima 5 Desember 2019 Disetujui 21 Maret 2020 ABSTRAK Penelitian ini merupakan tahap pengkarakterisasian semangka mini tipe kulit buah gelap pada generasi ke-3 (F. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai keragaman genetik terhadap karakter semangka mini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima galur yang diujikan memiliki warna daging buah merah, dua galur berbentuk bulat (WM 191102 dan WM 191. , dan tiga galur berbentuk oval (WM 191106. WM 191108 dan WM 191. Kelima galur semangka yang diuji memiliki berbagai tipe lurik atau strip yang berbeda-beda. Galur tanpa lurik (WM 191. , galur lurik pudar (WM 191. , galur lurik tipis (WM 191102 dan WM 191. , dan galur lurik tebal (WM Informasi mengenai karakterisasi lima galur semangka mini dengan tipe kulit buah gelap baik secara kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya digunakan pada tahap pemuliaan berikutnya yaitu seleksi galur murni sebagai tetua hibrida. Kata kunci: karakterisasi, semangka mini, tipe gelap. ABSTRACT This research is a stage of characterization of mini watermelon type dark fruit skin in the 3rd generation (F. The purpose of this study was to obtain information about the genetic diversity of mini watermelon characters. The results showed that of the five lines tested to have red flesh color, two lines were round (WM 191102 and WM 191. , and three lines were oval (WM 191106. WM 191108 and WM 191. The five watermelon lines tested had different types of striated or strips. Aline without striated lines (WM 191. , faded striated lines (WM 191. , thin striated lines (WM 191102 and WM 191. , and thick striated lines (WM 191. Information about the characterization of five mini watermelon lines with dark fruit skin types both qualitatively and quantitatively, then used in the next breeding stage, namely the selection of pure lines as hybrid Keywords: characterization, dark type, mini watermelon * korespondensi: anung@polinela. Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 PENDAHULUAN karena dapat menghasilkan tanaman Semangka (Citrullus keseragaman, produktivitas tinggi, tanaman yang dibudidayakan secara dan tahan terhadap penyakit. Namun luas oleh masyarakat, terutama di daerah dataran rendah. Tanaman semangka hibrida yang digunakan petani sebagian besar adalah varietas yang berasal dari luar Indonesia. banyak keuntungan bagi para petani Oleh karena itu dibutuhkan galur karna nilai ekonominya yang cukup murni agar terciptanya semangka (Wijayanto hibrida lokal (Yasinda, 2. Menurut Badan Pusat Statistik. Indonesia Karakterisasi adalah tahap selama periode 2015-2017 produksi Berdasarkan mengalami penurunan. Pada tahun tersebut, keragaman fenotipe dan 2015 produksi semangka 576. genotipe akan diketahui. Informasi ton ditahun 2016 produksi semangka mengenai keragaman fenotipe dan 884 ton ditahun 2017 genotipe dari karakter yang diamati 469 ton. Hal tersebut disebabkan pemuliaan berikutnya. Rendahnya oleh luas panen yang terus berkurang produksi semangka dapat disebabkan setiap tahunnya. Seiring dengan oleh beberapa hal seperti kurangnya meningkatnya jumlah penduduk dan ketersediaan benih yang unggul, berkembangannya industri pangan, maka permintaan semangka terus meningkat baik kebutuhan rumah Peningkatan tangga maupun industri pangan. dibutuhkan varietas yang unggul. Semangka termasuk tanaman Oleh karena itu, untuk mengurangi menyerbukan silang, dan terdiri dari ketergantungan penggunaan benih dua varietas yaitu hibrida dan non- yang berasal dari luar Indonesia. Petani di Indoneisa relatif Maka dilakukan perakitan untuk mendapatkan tetua yang unggul dan Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 menghasilkan galur murni. Sehingga antara seni . dan ilmu . dapat tercipta benih semangka lokal dalam merakit keragaman genetik sesuai dengan keinginan para petani. dari suatu populasi tanaman tertentu Penelitian ini menggunakan menjadi bentuk tanaman baru yang populasi hasil persilangan tanaman semangka generasi kedua. Hasil beberapa karakter penting tertent. persilangan tersebut menghasilkan dari sebelumnya (Syukur, 2. ntuk Pada tanaman menyerbuk sendiri Setelah . elf-pollinated crop. jika terjadi pembuahan yang terus menerus, didapatkan lima galur yang akan maka populasi generasi selanjutnya diteruskan pada generasi ketiga, dengan kulit buah yang gelap dan ukuran lebih dari dua kilogram. Populasi Penelitian merupakan kumpulan suatu pada tanaman semangka baik secara karakter kualitatif dan kuantitatif, (Mangoendidjojo, 2. yang dapat digunakan untuk bahan . ure Pembentukan pertimbangan dalam mendapatkan dari hibrid terseleksi (S. dengan galur murni yang akan digunakan biji-biji untuk menghasilkan tanaman yang (Sn-. Penelitian Tingkat fenotipe dan genotipe lima galur membandingkan keragaan populasi Sn dengan Sn-1 dengan uji peringkat dalam rancangan acak kelompok. diharapkan dapat dijadikan bahan Apabila pada tahap ini belum murni maka biji-biji yang dihasilkan dari mendapatkan galur murni semangka (S. harus ditanam kembali, mini dengan kulit buah yang gelap. begitu seterusnya sampai diperoleh Pemuliaan . lant breedin. merupakan suatu paduan galur murni sebagai tetua pelestari. Pembentukan Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 semangka dimulai dengan eksplorasi Rancangan Acak Kelompok (RAK) Percobaan teradaptasi dan hibrida superior, menggunakan lima galur dengan tiga ulangan sehingga terdapat 15 satuan dengan generasi ke-6 atau ke-8. Setiap ulangan terdapat sementara itu terdapat 45 populasi tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan berlangsung (Wahyudi, 2. menggunakan uji BNT pada taraf METODE PENELITIAN Penelitian Teknologi Model Yi= i ()ij Aij . ahap pertam. telah dilaksanakan di Lahan Perbenihan Politeknik Negeri Lampung dari Keterangan: bulan Mei 2019 sampai Juli 2019. Yij = Pengamatan pada perlakuan ke-i Penelitian tahap kedua dilaksanakan dan ulangan ke-j pada bulan November 2019 sampai Manuari Bahan digunakan adalah lima galur benih F2 hasil persilangan (F2 WM 19050220. F2 WM 190504-10. F2 WM F2 WM 190508-19. = Rataan umum Ei = Pengaruh perlakuan varietas ke-i j = Pengaruh ulangan ke-j Aij = Pengaruh galat percobaan dari varietas ke-i dan ulangan ke-j = 1,2,3,. = 1,2,3 WM 190509-. HASIL DAN PEMBAHASAN Posisi Buah dan Waktu Polinasi Gambar 1. Galur semangka sebagai bahan penelitian tahap kedua Posisi buah sangat penting dalam pemilihan karakter tanaman Berdasarkan penelitian Penelitain yang dilakukan posisi buah berada Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 pada cabang 17-21 dan memiliki yang ideal untuk masing Bobot Per Buah masing varietas semangka. Posisi Bobot buah semangka berpengaruh pada fotosintat yang dihasilkanoleh daun- tanaman semangka per hektar. Galur daun semangka (Wahyudi, 2. yang memiliki bobot buah tertinggi Hasil dari penelitian menunjukan yaitu WM 191106-27-16 sedangka bahwa buah semangka dari galur galur yang memiliki bobot buah yang diujikan berada pada cabang terendah yaitu WM 191104-10-10. ke-13 s/d cabang ke-28. Sedangkan untuk tiga galur lainnya Polinasi dilakukan dengan cara menyungkup bunga betina pada memiliki rata-rata bobot buah yang minyak berwarna merah dengan Panjang dan Lebar Buah ukuran 5 cm y 7 cm, dan dilakukan Panjang polinasi pada pagi hari dimulai pukul 05:00-08:00 bunga betina diserbuki bentuk buah terbagi menjadi tiga dengan bunga serbu sari dari bunga bagian yaitu bulat, oval dan oblong. jantan pada tanaman sama. Setelah Pada penelitian kali ini terdapat dua dilakukan polinasi kemudian bungan galur berbentu bulat dengan ukuran betina ditutup kembali menggunakan terbesar ada pada galur WM 191102 kertas minyak yang berwarna putih. dengan panjang buah 18,6 cm dan Bunga betina yang telah dipolinasi lebar buah 14,2 cm. Tiga galur diberi label tanggal polinasi, dari berbentuk oval galur WM 191109 memiliki panjang bauh 23,2 cm dan polinasi rata-rata dilakukan pada galur WM 191108 memiliki lebar 13 Desember Penanaman semangka pada tanggal 13 November 2019, maka polinasi tersebut dilakukan pada 28-36 hari setelah tanam. Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 Tabel 1. Nilai rata-rata posisi buah, waktu polinasi, bobot per buah, panjang dan lebar buah. Lebar Buah . Posisi buah Waktu Bobot/buah . abang ke-) Polinasi (K. Panjang Buah . WM191102 17,33a 14-15 Desember 2,08a 18,63a 14,23a WM191104 20,33a 12-18 Desember 1,83a 17,77a 14,17ab WM191106 20,67a 11-15 Desember 2,15a 22,23a 12,57cd WM191108 22,33a 12-19 Desember 2,05a 21,60a WM191109 24,67a 17 Desember 2,13a 23,23a 12,53cd GALUR Tabel 2. Nilai rata-rata jumlah benih, berat benih, tebal kulit, dan kadar gula atau Berat Benih Tebal Kulit Kadar Gula (B. (B. 6,53a 1,07a 7,37a 8,43a WM191104 7,34a 1,07a 8,10a WM191106 6,65a 0,97a 7,17a 8,70a WM191108 7,78a 1,07a 6,70a WM191109 4,68a 1,03a 7,10a 8,67a GALUR Jumlah Benih WM191102 Jumlah dan Berat Benih Jumlah benih berpengaruh Untuk semangka yang tebal akan tahan saat Galur WM 191102. Juga dipengaruhi oleh WM 191104 dan WM 191108 diamter dan ketebalan daging buah memiliki kulit buah yang tebal yaitu berpengaruh terhadap ukuran benih 191106 dan WM 191109 memiliki dan masing masing galur. Galur WM ketebalan kulit buah 1 cm. terbanyak yaitu 312 benih. Sedangka Kadar Gula atau Brix galur WM 191108 memiliki berat Pengukuran kadar gula pada benih 7,8 g. buah semangka dilakukan pada dua Ketebalan Kulit Buah Semangka Ketebalan tengah buah. Pada umumnya bagian tengah buah semangka cenderung lebih manis dibandingkan bagian pinggir buah. Maka diketahui nilai diproduksidan didaerah mana akan tertinggi tingkat kemanisan ada pada Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 galur WM 191106 bagian pinggir 7,2 Helain daun yang menyirip dan bagian tengah 8,7. Sedangkan dan kecil, permukaan daun yang galur WM 191108 memiliki tingka berbulu serta bentuk daun yang mirip kemanisan paling rendah, bagian jantung di bagian pangkalnya, bagian pinggir 6,7 dan bagian tengah 8. ujung yang meruncing, tepinya yang bergelombang dan berwarna hijau Morfologi Tanaman Letak Tanaman semangka termasuk berseberangan antara satu dengan yang lainnya dan tersusun dalam Tanaman hidupnya semusim. Sistem perakaran memiliki tiga macam bunga, yaitu bunga jantan, betina dan bunga Tanaman Bunga semangka memiliki bentuk batang memiliki bakal buah, bentuknya yang bersegi dan berambut. Panjang batang 1,5-5,0 meter dan sulur tangkai sari yang panjangnya 2,5 cm permukaan tanah (Rukmana, 2. dan ruang sari berbentuk S, tumbuh Batang tanaman semangka di antara ruas-ruas batang (Rukmana, berbentuk bulat dan lunak, berbulu terompet, memiliki dan sedikit berkayu. Batang yang Semangka memiliki beberapa merambat dengan panjang mencapi variasi bentuk, warna dan ukuran 3,5-5,6 meter. Cabang lateral yang Berdasarkan bentuk buahyaitu mirip dengan cabang utama (Kalie, oval, bulat memanjang dan silinder. Di antara ruas cabang dan Warna kulit buah dibedakan menjadi daun terdapat sulur-sulur sebagai ciri tiga macam warna yaitu hijau muda, khas famili Cucurbitaceae, sulur hijau tua dan kuning. Baik yang yang berguna sebagai alat pembelit bergaris maupun polos. Kulit buah ada yang tebal dan ada pula yang dibudidaya dengan sistem ajir atau Buah semangka dengan kulit turus (Prajnanta, 1. yang tebal lebih tahan dalam hal Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 Data dibandingkan dengan kulit buah tipis penelitian pengamatan lurik atau (Rukmana, 2. strip pada buah didapatkan dua galur Dari hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat dua galur 191102 dan WM 191106, lurik tebal yang bulat yaitu WM 191102 dan pada galur WM 191104, lurik pudar WM 191104, bentuk buah oval pada galur WM 191108 dan tanpa terdapat pada tiga galur yaitu WM 191106. WM 191108 dan WM Seluruh galur yang diujikan Kelima galur yang ditanam memiliki warna kulit yang gelap hijaum bentuk daun menyirip dan (Dark gree. dengan warna daging tipe batang semangka yang menjalar. Tabel 3. Bentuk buah, warna kulit buah, lurik atau strip pada kulit buah, warna daging buah, bentuk daun dan tipe batang. Warna Daging Merah Bentuk Tipe Hijau gelap Lurik/strip pada kulit Tipis Menyirip Menjalar Bulat Hijau gelap Tebal Merah Menyirip Menjalar WM191106 Oval Hijau gelap Tipis Merah Menyirip Menjalar WM191108 Oval Hijau gelap Pudar Merah Menyirip Menjalar WM191109 Oval Hijau gelap Tidak ada Merah Menyirip Menjalar GALUR Bentuk Warna kulit buah WM191102 Bulat WM191104 Gambar 2. Morfologi buah pada lima galur yang diuji Jurnal Planta Simbiosa Volume 2. April 2020 Gambar 3. Morfologi daun pada lima galur yang diuji Gambar 4. Morfologi bunga pada lima galur yang diuji DAFTAR PUSTAKA