Jurnal Al-Abyadh Volume 3. No 1. Juli 2020 . KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN Rahmad Fauzi Lubis Dosen PIAUD STAI Diniyah Pekanbaru fauzi48@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam menggunakan media pembelajaran dan faktor-faktor penghambat dan pendukung Kreativitas Guru. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Pendidikan agama seharusnya sudah dulai sejak lahir kepada anak untuk mencetak insane yang robbani. Dengan ini diharapkan pendidikan agama menjadi dasar pembentukan kperibadian anak. Dalam menghadapi ega globalisasi, pendidikan memiliki tugas besar yang tidak ringan memang. Peningkatan keimanan dan ketaqwaan dilakukan untuk mengantisipasi dampak negative dari perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Oleh itu sebab dalam rangka memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa pendidikan agama dinyatakan sebagai kurikulum wajib pada semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan. Kata kunci: kreativitas, media, pembelajaran. THE CREATIVITY OF ISLAMIC EARLY CHILDHOOD EDUCATION TEACHERS (PIAUD) IN USING LEARNING MEDIA Rahmad Fauzi Lubis Dosen PIAUD STAI Diniyah Pekanbaru fauzi48@gmail. Abstract This study aims to determine the creativity of early childhood Islamic education teachers (PIAUD) in using learning media and the factors inhibiting and supporting teacher creativity. This research is a qualitative research. Religious education should have been started from birth to children to produce people who fear God. With this, it is hoped that religious education will become the basis for the formation of children's personalities. In facing the era of globalization, education has a big and heavy Increasing faith and devotion is carried out to anticipate the negative impact of the development of science and technology. Therefore, in order to strengthen faith and devotion to the one and only god, religious education is declared as a compulsory curriculum for all paths, types and levels of education. Keywords: Creativity, media, learning. Jurnal Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Pendidikan agama seharusnya sejak Pendahuluan Proses lahir sudah mulai diberikan kepada anak untuk mencetak Kreativitas khusus tentang mengembangkan seluruh potensi yang ada pengetahuan ajaran agama. Dengan ini pada siswa. Komponen salah atu yang diharapkan pendidikan agama dapat menjadi diharapka dan yang akan menjadi sasaran Pendidikan agama merupakan usaha untuk disajikan guru dalam kelas. Maka proses dari memperkuat iman dan ketaqwaan terhadap itu semua diharapkan mengubah tingkah Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama laku siswa baik dari aspek tingkah laku yang dianut oleh peserta didik yang maupun intelektual. Pendidikan merupakan suatu unsur tuntunan untuk menghormati agama lain yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. dalam hubungan kerukunan antar umat Pendidikan di mulai dari kandungan, hingga dewasa di dapatkan dari orang tua, sekolah, mewujudkan persatuan nasional. masyarakat, maupun lingkungan. Manusia Di negara kita Indonesia, pendidikan sangat membutuhkan pendidikan sebagai agama dapat diperoleh melalui tiga jalur, cahaya penerang untuk menentukan arah, yaitu formal, nonformal dan informal. tujuan, pedoman dan makna kehidupan. Pendidikan Hakekat pendidikan adalah usaha orang pendidikan yang terstruktur yang terdiri atas dewasa secara sadar untuk membimbing dan pendidikan dasar, menengah, dan perguruan Pendidikan nonformal adalah jalur dasar anak didik baik dalam pendidikan di luar jalur pendidikan formal bentuk pendidikan formal dan non formal. yang dapat dilaksanakan secara terstruktur Jadi dengan kata lain, pedidikan pada dan berjenjang. Sedangkan hakekatnya adalah ikhtiar manusia untuk informal adalah jalur pendidikan keluarga membantu dan mengarahkan fitroh manusia dan lingkungan. UU RI No 20 Tahun 2003 Kreativitas supaya berkembang sampai kepada titik maksimal yang dapat dicapai sesuai dengan Pembahasan tujuan yang dicita-citakan (Muhammad Kereativitas Guru Arifin, 1. Kreativitas menurut kamus besar Bahasa Indonesia berasal dari kata dasar Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi kreatif, yaitu memiliki kemampuan untuk Kreativitas adalah kuwwah atau kekuatan menciptakan sesuatu (Anton M Moeliono, dalam upaya menciptakan sebuah yang baru. Sedangkan kretivitas memiliki arti Kreativitas menghadirkan kombinasi yang akan meiliki menemukan sesuatu yang baru dan berbeda makna social (Utami Munandar, 2. Salah satu peran muallim adalah merupakan kemampuan untuk menciptakan intraksi antara individu dan lingkungannya. perestasi belajar siswa. Sifat terbuka harus Seseorang akan mempengaruhi dan dimliki seorang guru dalam memahami anak dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia didik, bakat anak akan tumbuh secara berada, dengan demikian perubahan didalam berangsur angsur sesuai dengan kondisi indvidu maupun didalam lingkungan dapat yang ada tidak secara instan atau tiba tiba, menunjang atau menghambat apaya kreativ dan salah satu konsep yang penting dalam seorang guru juga harus bisa bidang kreativitas adalah aktualisasi diri. mencari solusi terhadap permasalahn anak Abraham Maslow sebab anak memiliki karakteristik dan kesulitan yang berbeda beda disekolah, maka seorang guru seugianya menawarkan menggunakan semua bakat dan talentanya kegiatan yang di senangi anak (Maimunah Hasan, 2. Guru tidak lagi mengawasi dalam Menurut Maslow sirna atau kegiatan pembelajaran, guru harus bisa tertimbun dalam perjalanan hidup. Oleh itu menjadikan kelas kondusifsupaya anak merasa nyaman berada dalam kelas dengan demikian kreatifitas anak dapat berkembang dengan baik (AM Sardiman, 2. berkembang dan matang. aktualisai diri merupakan karakter fundamental suatu Ciri-ciri Kreativitas Guru seorang tokoh yang bermakna potensialitas yang ada pada semua insane dalam kehidupan muridnya saat di wiladah, namun sering sirna atau adalah pendidik dalam kehidupan yang Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 karena guru Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Guru yang kreatif akan berpeluang dirasakan sebagai tantangan, dan mencari besar besar menciptakan siswa yang kreatif pengalaman baru yang dapek menghargai karena ia memiliki berbagai pendekatan diri sendiri maupun terhadap orang lain. dalam proses pembelajaran serta ia senang Pada dasarnya kegiatan pembelajaran yang menampilkan sikap kreatif dalam kehidupan Guru menjadi kunci dalam orientasi pencapaian prestasi akademik yang tinggi oleh semua siswa. adapun disebut melahirkan generasi hebat membangun siswa itu bisa kreatif apabila memperoleh kesadaran merupakan dasar lahirnya kreasi peluang untuk berkembang di iklim belajar siswanya (Maimunah Hasan, 2. mengajar yang kondusif. Maka perestasi Ada beberapa factor keberhasilan guru belajar sudah bisa dicapai. adapun asumsi baik factor internal maupun factor eksternal yang dinilai mampu meningkatkan motivasi dalam mengajar di kelas adapun factor belajar siwa adalah kreativitas guru dalam internal misalnya, motivasi,kreativitas guru. Guru yang bisa memberikan dan kepercayaan diri guru itu sendiri. motivasi yang tinggi kepada siwanya adalah Sedangkan factor eksternalberupa sarana guru yang mempunyai kreativitas yang dan iklim sekolah yang bersangkutan. Jadi motivasi ini sebagai pendorong Kreativitas bisa memajukan pradaban dan siwa dalam pmencapai perestasi dalam meraih apa yang diinginkan. Ketika insane Hasil yang baik tentu karena motivasi yang tinggi intensitas motivasi produktivitas bahkan kebahagiaan yang seorang siswa tentu akan sangat menentukan lebih baik dan tinggi dari apa yang tingkat pencapaian hasil belajar sehingga sebelumnya dicapai. Maka kreativitaslah pencapaian pembelajaran yang dicanangkan yang dijadikan dasar untuk mencapainya akan tercapai dengan hasil memuaskan dan (Utami Munandar 2. Lebih lanjut Utami menyebutkan Munandar menyebutkan bahwa ciri kreatif tanda kereribadian yang kreatif diantaranya seorang individu itu adalah rasa ingin tahu, adalah, mampu mengungkapkan gagasa, memiliki imajinasi tinggi, memiliki humor, keindahan, tidak mudah putus asa, berani memiliki rasa keindahan yang dalam, bebas mengambil resiko untuk membuat kesalahan menyampaikan pendapat, meliliki banyak atau untuk dikeritik orang lain,tertari pada gagasan, sering bertanya, ingin tahu yang mendalam, dan memiliki rasa dan jiwa seni. Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 ada beberapa Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Secara spesifikasi Munandar . Dalam bahasa Arab media adalah menyebutkan bahwa indikator yang dapat perantara (A )OEAatau pengantar pesan dan digunakan dalam penelitian ini sebanyak pengirim kepada penerima pesan (Azhlm, tujuh indikator. Adapun dalam kamus bahasa media Faktor pendukung Kreativitas Faktor pendukung kreativitas itu Keterbukaan, (Petersalim dan Yenny Salim, 1. menghadirkan ketidaklengkapan, situasi Sadiman . menegaskan bahwa yang mendorong menghasilkan sesuatu, media adalah alat fisik atau sebagai zhohir tanggung jawab dan mandiri, inisiatif, jika manusia berrti badannya, yang dapat untuk menggali, mengamati, bertanya, menyajikan pesan dalam arti sitematis dan yang bisa merangsang siswa untukbelajarAy. Sedangkan Utami menjelaskan bahwa Sedangkan factor pendukung kreativitas itu adalah mendefinisikan bahwa media adalah salah Selain mendukung kreativtas adalah, upaya Fatah Syukur . dari sekial banyak teknis digunakan untuk lebih mengefektifkan siswa dengan guru dalam pembelajaran. Pembelajaran mengembangkan kreativitas anak yang bahasa indonesia merupakan proses untuk dapat dilaksanakan dengan 4P yaitu menjadi berpengetahuan dengan benar. Sebagian ahli bahasa mengemukakan bahwa : AuPembelajaran adalah upaya menciptakan pribadi,proses dan pendorong. Faktor penghambat Kreativitas Adapun pembelajaran dapat dipermudah . menghambat kreativitas siswa di dalam pencapaiannyaAy (Dewi Salma Prawradilaga pembelajaran adalah dan Eveline Siregar, 2. Ketidak beranian mengambil resiko Gagne Adanya tekanan social Tidak beraninya melakukan eksplorasi seperangkat acara peristiwa eksternal yang Lebih banyak main dirancang untuk mendukung terjadinya Bersifat tangan besi Tidak apresias dengan hayalanAu Media dalam Pembelajaran Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 . alam Margaret Bell. AuPembelajaran beberapa proses belajar yang sifatnya internalAy. Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Kunandar . mengungkapkan lihat,atau AuPembelajaran adalah proses interaksi antara sehingga terjadinya perubahan perilaku kearah yang lebih baikAy. Sebagaiman sarana dalam Alquran surat An-Nahal : 78. Dari sekian ulasan yang telah kita CA EAaEAEaAICAACACEA EOAAEEuEA AAEaC AaEaCsEa Ca paparkan , setidaknya ada gambaran bhwa pembelajaran merupa proses menciptakan suasana pembelajaran sampai terwujud AEEAOC a EAaEa CaEa AAuCECUAC CoAAEAOAAEEAA perubahan tingkah laku yang baik sehingga mudah mencapai tujuan belajar. Khulashoh CoAAECsEAECAA EAaEACAAEAA C aCOEaCEEAIa ACsCAEAEAAIa diatas menghantarkan pemahaman kepada )78 :A(EIEA kita bahwa pembelajaran merupakan upaya menyalurkan pesan dari sipengirim pesan Artinya: Audan Allah mengeluarkanmu sampai dapat mempengaruhi perhatian, pikiran, dan minatnya, hal ini dilakukan supaya tercipta kondisi belajar yang efektif apapun, dan dia memberimu dan efesien. pendengaran, penglihatan dan Manfaat dan fungsi media pembelajaran hati agar kamu bersyukurAy. Dalam kitab Al tarbiyatu wa Al (Q. An-Nahl: . taklim yunus mengemukakan sebagi A AIA. AIN I O AO EO OII EEANIA Dalam ayat tersebut, dikatakan A EII IA bahwa dalam proses belajar atau mencari Bahwa media yang paling besar pengaruhnya bari indra dan lebih menjamin pemahamanbagi orang yang mendengar saja, berupa indera eksternal, yaitu mata dan telinga, serta sarana psikis berupa daya nalar atau intelektual. Media pembelajaran ilmu manusia telah diberi sarana fisik sangat diperlukan dalam pembelajaran mempengaruhi sekali, melalui media pembelajaran hal yang sulit menjadi Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi mudah, yang abstak menjadi jelas, yang gelap menjadi terang, secara spesifik terhadap penguasaan materi itu pun memiliki peran semakin meningkat. Wina Sanjaya . Manipulasi keadaan, obejek dan Seperti halnya pada belajar komuter Seorang pembelajarannya seperti tampilan menyajikan bahan ajar yang belum penuh warna sehingga ini dapat jelas menjadi jelas sampai mudah mereka akan meningkat dan otmatis tubuh manusia bisa ditunjukkan di infokus (Wina Sanjaya, 2. bertambah pula. Media Media pembelajaran memiliki fungsi mengubah objek kecil tak bisa dilihat (M. Basyirudin Usman dan Asnawir, 2. secara langsung menjadi mudah dan sebagai berikut: mencepatkan gerakan relative simple kita bisa merubah . Memudahkan pembelajaran bagi siswa dan guru. Memperjelas pembelajaran . Agar nahwu hadza pertumbuhan tanaman . Memperkuat keaktifan siswa wa tagyirul launi perubahan warna. Meningkatkan Itu dilakukan jika menggunakan media itulah sebab bahwa koimputer bisa . Menumbuh kembangkan realita. Adapun Sudjana . adalah sebagai alat bantu pengetahuan dengan tingkat tinggi. mengajar dan inilah fungsi utama . Gairah dan motivasi belajar akan dari media. Maka sebagai guru yang Salah Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 diharapkan kereatif menggunakan media pembelajaran dan ini sangat Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi urgen bagi keberhasilan kita dalam . Membuat pembelajaran mengajar sehingga akan meningkat menarik, karena siswa terkesan dan berkembang kualitas belajar dengan medianya sehingga guru siwa (Nana Sudjana dan Rivai, 2. Guru yang kurang bahkan tidak menguasai media akan terlihat monoton dalam belajar dan sangat ketimbang tidak menggunakan . Membuat pembelajaran dikawatirkan siwsa yang diajarnya interaktif terbangun komunikasi cendrung bosan karena mengajar yang baik antara siwa dan guru hanya metode konvensional, atau sehingga tujuan pembelajaran Inilah sebenarnya yang harus kita dewasa mudah dicapai. dalam menyikapinya, ada sebagian . Mempersingkat guru cendrung tidak mau merubah kebiasaan mengajarnya tadi tahun menggunakan media waktu akan ketahun, bahakan dia menutupi mempersingkat waktu . Meningkatkan Layaknya sebagai seorang pendidik yang sadar akan fungsinya dan guru,mereka mencerdaskan generasi bangsa maka menunggu dari hal hal yang tidak bersikap seperti ini. Adapun manfaat media menurut sehingga semakin berkualitas Kemp . alam Azhar Arsyad, 2. adalah sebagai berikut: hasil mereka . Membuat siswa lebih fositif . Membuat pembelajaran dalam belajar . Peran seorang guru dapat terarah menggunakan media maka siswa kea rah yag lebih positif. menerima pesan yang tergolong Di era milenial ini guru yang menggunakan media pembelajaran ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Kondisi siswa saat ini sudah buktinyata probahantingkah laku dan tersebut maka diperlukan media dalam berbeda dengan siswa zaman dulu orang memahamkan siswa dan metode yang ada sesuai dengan kondisi yang ada. yang baik Untuk tekhnologi jadi dengan pendekatannya Kesimpulan dan Saran Pendidik dizaman ini memng sudah Berdasarkan penyajian materi dan bukan pilihan lagi dalam menggunakan analisa dapat disimpulkan sebagai berikut : media elektronik akan tetapi sudah Kereatif seorangb guru dalam media menjadi sebuah keharusan mengingat pembelajaran tentu perlu dan sangat audiens atu siswanya. urgen dimiliki oleh seorang guru Hasil Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini PIAUD karena sangat berpengaruh kepada tingkat keberhasilan dalam Salah satu tugas guru PIAUD adalah menyelenggarakan pembelajaran maka Fakator- factor penghambat Kreativitas diharapkan guru PIAUD itu bisa dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam kreatif dalam menggunakan media agar tercapai hasil yang maksimal karena . sarana pendukung belum menurut M Syah . bisa diartikan sebagai perubahan tingkah laku setiap individu agar menjadi lebih baik dalam Pembelajaran kehidupan sehari hari dan agar dapat InformationandCommunicationTechnol berintraksi dengan baik di lingkungan ogy(ICT) belum maksimal. Sedangkan melibatkan kognitif. faktor-faktor pendukung Kreativitas Hasil Guru Pendidikan Media Agama Islam Menggunakan Media PIAUD merupakan cakupan semua (PAI)dalam yang dapat dijadikan indicator tentang Pembelajaran adalah . sarana yang nilai dan pendekatan yang berbeda . dukungan pimpinan . beda dalam proses pembelajaran. fasilitas tersedia. Sejatinya hasil belajar itu adalah Jurnal Al-Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 3. No 1. Juli 2020 Kreativitas Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini dalam . Oe Ahmad Fauzi Saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: Kami PIAUD Arsyad. Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta:PT Grafindo Persada Depdiknas. Undang-undang RI No. 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. memberikan motivasi dan penguatan kepada guru-guru dalam menggunakan media pembelajaran agar mereka kreatif dalam menggunakannya Kepada pemerintah agar memberikan pembinaan kepada guru-guru PIAUD secara langsung secara terus menerus Serta kepada guru-guru anak usia dini agar terus meningkatkan kompetensinya demi terciptanya mutu pendidikan yang baik. DAFTAR PUSTAKA