Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 MODEL PEMBELAJARAN MAGANG BAGI JURNALISTIK FOTO OLAHRAGA DI MEDIA ONLINE Ali Alamsyah Kusumadinata1*. Erna Ernawati2*. Astrid Sri Wahyuni Sumah3. Muhammad Daffa Fahdrizq Islam Arrafi4 Universitas Djuanda. Bogor Institut Agama Islam Sahid Bogor Universitas Muhammadiyah Palembang. Palembang *Alamat email koresponden: ali. alamsyah@unida. id/ ernaernawatikmn@gmail. Doi: https://doi. org/10. 56406/jurnalkajianislammodern. ABSTRACT The Internship learning model is part of one of the learning techniques that presents experiences to students personally or in groups accompanied by tutors or trainers. Internship-based learning activities have a good impact and contribute to developing new knowledge and deepening the expertise of students. This research activity aims to see the internship learning model in educating the professionalism of students or students in the field of journalism, especially in the field of photography. The method is carried out with qualitative descriptive by developing the concept of internships carried out in an input-process-output manner. The project-based learning technique is used in a participatory approach to work. The participants who were supervised in this case were 3 students with internships in online news Bola. com The results obtained were that the media activity was carried out almost 24 hours in capturing news and broadcasting it with attractive packaging, both in language and images. The news packaging is adjusted to the editorial issues that are conceptualized in one phenomenon of events. Daily activities in the media office include writing news, features, and opinion articles in the form of print media, electronic media, and online media. Journalism is closely related to journalism and mass media or media communication, press, and broadcasting . adio and The activities in the internship activities carried out are exploring and sharing sports information provided through a photo along with a caption which is the result of a sports photojournalist. A photo along with an informative caption is a very common thing for life. A photo or image that conveys certain information to make it more interesting and closer to the actual conditions. Keywords Photographer. Journalism. Skills. Internship. Online Media ABSTRAK Model pembelajaran Magang merupakan bagian dari salah satu teknik pembelajaran yang menyajikan pengalaman kepada peserta didik secara personal atau per kelompok yang di dampingi oleh tutor atau pelatih. Kegiatan pembelajaran yang berbasis magang memberikan dampak yang baik dan berkontribusi dalam mengembangkan keilmuan baru dan memperdalam kepakaran peserta didik. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk melihat model pembelajaran magang dalam mendidik keprofesionalan mahasiswa ataupun peserta didik dibidang kewartawanan utamanya di bidang fotografi. Metode dilakukan dengan deskriptif kualitatif dengan mengembangkan konsep magang yang dilakukan secara input-proses-output. Teknik projek base learning yang digunakan dalam pendekatan partisipatif dalam bekerja. Peserta yang diawasi dalam hal ini 3 mahasiswa dengan magang di pemberitaan online Bola. com Hasil yang diperoleh adalah kegiatan ke median dilakukan hampir 24 jam dalam menangkap berita dan menyiarkan dengan kemasan yang menarik baik itu bahasa ataupun gambar. Kemasan berita disesuaikan dengan isu redaksi yang dikonsepkan dalam satu fenomena kejadian. Aktivitas sehari-hari dalam kantor media adalah menulis berita, feature dan artikel opini dalam bentuk media cetak, media elektronik maupun media online. Jurnalistik terkait erat dengan kewartawanan dan media massa atau komunikasi media, pers dan penyiaran . adio dan Kegiatan dalam kegiatan magang yang dilakukan adalah menggali dan membagi informasi olahraga yang di berikan melalui sebuah foto berserta caption yang merupakan hasil dari seorang jurnalistik foto olahraga. Sebuah foto beserta caption yang informatif menjadi hal yang sangat lumrah bagi kehidupan. Foto atau sebuah gambar yang menyampaikan informasi tertentu agar lebih menarik dan mendekatkan dengan kondisi yang sebenarnya. Kata kunci Fotografer. Jurnalistik. Keterampilan. Magang. Media Onlie Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 PENDAHULUAN Kegiatan magang di media merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan dalam pengayaan pengetahuan mahasiswa jurnalistik. Tujuan ini dicapai untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam kegiatan kejurnalistikan serta menggali pengalaman di bidang informasi di lapangan. Magang merupakan bagian dari peningkatan kompetensi seseorang dalam dunia kerja. Magang sebagai proses belajar dan bekerja dengan melihat membantu dan menurunkan sebagai proses menanamkan pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan nilainilai menjadi pekerja terampil. Keberhasilan ini dilihat dari nilai pengetahuan, keterampilan tersampaikan dengan baik, aktivitas kerja yang terarah dan tersistematis, yang mengikuti magang menjadi tahu tahapan dan mandiri untuk membuka diri sesuai bidang usaha yang Usaha magang perlu melihat kiat yang baik untuk terus di tanamkan dalam dunia kerja yaitu rajin, teliti, jujur, disiplin dan ramah merupakan nilai softskill yang harus dimiliki serta penguasaan alat yang baik (Ambarsari, 2. Dengan magang mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan dan memperoleh pengalaman dengan rangkaian prosedur peliputan berita yang menjadi bekal di dunia jurnalistik (Ardiastuti, 2008. Arrafi, 2. Temuan dari Rosadi et al. , . menyatakan bahwa kurikulum merdeka belajar kampus merdeka memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa belajar di luar kampus dengan metode pembelajaran projek, metodologi SDLC (System Development Life Cycl. sebagai metode pengembangan sistem dan metode Deskriptif untuk menggambarkan aktivitas pengembangan model kegiatan pembelajaran magang (Rosadi, et al. , 2. Temuan penelitian dari Safitri et , . menunjukkan bahwa metode magang dalam pembelajaran memberikan dampak kepada Aykualitas peserta didik melalui peningkatan media pembelajaran, kompetensi guru, sarana pembelajaran, dan kurikulum yang digunakanAy sehingga memberikan nuansa dan kebaruan informasi dalam sistem pendidikan yang sesuai dengan dunia industri (Safitri. Kusumadinata, & Purnomo, 2. Pada program model pembelajaran magang jurnalistik merupakan suatu keilmuan dan juga bagian dari profesi yang memberikan informasi yang mendalam kepada khalayak yang membutuhkan informasi. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat membangun pengawasan dan mencerahkan masyarakat. Proses ini tidak semata langsung diterima oleh calon wartawan baru namun perlu dibangunnya langkah awal dalam membangun kemampuan ini. Profesionalisme wartawan sangat ditekankan pada memahami kode etik dan memahami aturan main (Febrianti, 2. Sehingga mampu memberikan komitmen dan integritas terhadap profesi jurnalistik yang membangun atas dasar informasi yang benar, tepat, objektif, keseimbangan, pluralis serta keberagaman dari segala sudut pandang (McQuail, 2. Arah kualitas wartawan perlu ditekan pada standar etika, kepekaan jurnalistik, kesadaran berbahasa, persepsi peran, disiplin verifikasi, objektivitas, relevansi sosial, kepentingan publik, kedalaman informasi, keberagaman, kelengkapan dan kualitas data perlu menjadi kompetensi yang harus di asah terus dan diperbarui di lapangan (Irwandy. Septiana, & Artini, 2. Temuan lain dalam pengalaman wartawan senior bahwa profesionalisme jurnalis diketahui melalui enam kriteria: bekerja penuh waktu, komitmen pada profesi, mematuhi standar organisasi formal, memiliki pendidikan formal, melayani publik, dan kebebasan. Selain itu Perry, profesionalisme jurnalis juga diukur melalui kemampuan sensor diri . elf censorshi. , yaitu seleksi intelektual dalam memilih berita yang layak dipublikasikan, dengan ukuran seperti kepekaan, sikap kritis, pemikiran kontekstual, kompetensi di lapangan, dan nilai-nilai jurnalis (Perry, 2. Temuan dari (Irwandy. Septiana, & Artini, 2. bahwa kelengkapan, persepsi peran dan standar etika wartawan dinilai pada kasus wartawan di Ibu Kota Jakarta cukup baik dibandingkan indikator lainnya. Hal ini menandakan bahwa wartawan muda Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 mampu berusaha mandiri dengan kondisi yang dimiliki saat ini meskipun hal ini mampu lebih baik lagi. Kualitas jurnalistik dipengaruhi oleh karakteristik jurnalis, latar belakang pendidikan, sikap pribadi, serta pemahaman tentang profesionalisme dan peran. Kualitas jurnalistik diukur melalui standar etika, kebebasan dalam bekerja, pendidikan tinggi, sikap kritis, komitmen pada profesi, kurang berambisi terhadap uang dan prestise, kepekaan, pemikiran kontekstual, kompetensi lapangan, serta nilai-nilai moral. Sehingga bekerja menjadi wartawan harus lepas dan merdeka (Weaver & Lars, 2012. Kovach & Rosenstiel, 2. Dalam tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran magang bagi jurnalistik foto yang dilakukan oleh peserta magang sehingga mampu meningkatkan nilai kompetensi yang diharapkan bagi keprofesionalan wartawan. METODE Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini digunakan karena jumlah informan yang terbatas dalam melihat perkembangan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran yang berbasis magang. Teknik observasi dan wawancara yang digunakan sebagai bagian dari pengambilan data (Creswell, 2. Dilanjutkan dengan menganalisa data sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan melihat aktivitas di poratl Bola. sebagai bagian dari fotografer jurnalistik. Peserta magang diharapkan mampu melaksanakan kegiatan pemagangan serta transfer pengetahuan yang meliputi pengalaman, pengetahuan serta Hal ini menjadi dasar menanamkan profesionalitas kewartawanan. Partisipasi merupakan salah satu bagian dari metode sekaligus teknik pengambilan dan pengelolaan data Pengamatan dilakukan di Bola. com (Fotografer Olahrag. pada bulan Juli dan Agustus 2022. HASIL DAN PEMBAHASAN Magang pada bidang jurnalistik menghadapi beberapa tantangan yang di mana memungkinkan seseorang untuk pandai mengarang, memberi perkabaran pada masyarakat dengan selekas-lekasnya agar tersiar dengan seluas-luasnya. Komunikasi yang menyiarkan berita atau ulasan berita tentang peristiwa sehari-hari yang umum dan aktual dengan secepatcepatnya adalah kegiatan kejurnalistikan atau kewartawanan (Nangkih, 2016. Baksin, 2. Adapun konsep dalam model pembelajaran magang adalah Gambar 1. Gambar 1. Konsep Model Pembelajaran Magang Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 Nilai-nilai yang diberikan berupa budaya, keilmuan dan belajar bekerja, proses yang dikerjakan dengan belajar mengikuti arahan dari personalia dan redaktur mengikuti pemberitaan yang kurang sehingga menjadi mandiri dan bisa bekerja sama secara profesional. Kemampuan bekerja diperlukan setelah lepas dari sekolah dan memberikan pengalaman baru untuk mengembangkan kemampuan lebih sesuai alat yang digunakan. Sehingga diperlukan pengalaman kerja dan kerja bersama dengan pihak profesional. Hal ini mahasiswa/ peserta magang dibawa kepada pengalaman magang di media Bola. Tujuan magang bagi peserta didik adalah meningkatkan keterampilan teknis fotografi olahraga . omposisi, timing, penggunaan ala. Serta mengembangkan kemampuan jurnalistik berupa storytelling visual, etika jurnalisme, dan kepekaan terhadap momen penting. Hal ini juga untuk melatih para peserta didik kecepatan publikasi. SEO gambar, format digital. Mengapa harus magang umumnya, awak media dengan pengalaman lebih dari lima tahun telah mencapai stabilitas dalam karier dan cenderung bertahan di profesi mereka. Mereka tidak hanya memiliki pemahaman teoretis . tentang pekerjaan, tetapi juga keahlian praktis dalam menjalankan tugas. Dalam bertindak, mereka cenderung didorong oleh pertimbangan evaluatif dan terbiasa berdiskusi dengan rekan sejawat, baik melalui forum resmi maupun informal. Meski berpegang pada aturan profesi dan kebijakan perusahaan, mereka aktif terlibat dalam proses pengembangan sistem ketika menghadapi kegagalan atau hambatan, yang mencerminkan kesadaran praktis yang mumpuni. Bahkan, sebagian di antaranya telah mencapai tingkat kesadaran kognitif, di mana panggilan profesi mendorong mereka untuk secara kreatif beradaptasi dengan tuntutan sistem multiplatform (Rusadi, 2. Sehingga diperlukan kemampuan menyerap pengalaman tersebut. Gambar 2. Profil Peserta Magang Di Bola. Com Bola. com adalah situs web olahraga asal Indonesia yang dikelola oleh PT Kreatif Media Karya, bagian dari grup Elang Mahkota Teknologi, dan diluncurkan pada 20 April 2015. Situs ini awalnya memiliki 18 kanal dengan fokus utama pada sepak bola. Logo Bola. com didesain ulang oleh CEO KMK Online. Adi Sariaatmadja, berdasarkan filosofi kesederhanaan dan menggabungkan elemen lapangan sepak bola. Logo ini diluncurkan pada 28 April 2015 di SCTV Tower. Dalam peluncuran tersebut. Wakil Direktur Elang Mahkota Teknologi. Sutanto Hartono, serta COO KMK Online. Manuel Irwanputera, menyampaikan harapan agar Bola. com menjadi situs olahraga terkemuka di Indonesia. Awalnya berkantor di SCTV Tower. Bola. com pindah ke gedung baru di Gondangdia pada akhir Oktober 2015 seiring dengan pertumbuhan divisi dan karyawan PT KMK Online. Adapun Tim redaksi bola. com bertekad ingin membesarkan dunia sepakbola Indonesia yang kuat dengan belajar dari perkembangan berita di Eropa Barat dan Amerika Selatan. Struktur organisasi dan sumber daya manusia adalah sebagai berikut: Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 Gambar 3. Struktur Organisasi Bola. Adapun bagian-bagian di dalam keorganisasian media PT Bola. VP Operation & Editor in Chief Kepala utama publikasi ini, memiliki tanggung jawab akhir untuk semua operasi dan Dia memimpin semua departemen organisasi. Selain itu, editor-in-chief yang bertanggung jawab untuk mendelegasikan tugas kepada anggota staf serta menjaga dengan waktu yang dibutuhkan mereka untuk menyelesaikan tugas mereka. Istilah ini umumnya diterapkan untuk koran, majalah, buku tahunan, dan program berita televisi. Istilah ini juga diterapkan pada jurnal akademik, di mana editor-in-chief akhirnya memutuskan apakah naskah diserahkan akan diterbitkan dalam jurnal. Keputusan ini dibuat oleh redaksi-setelah mencari masukan dari reviewer dipilih atas dasar keahlian yang relevan. Managing Editor Tugas mereka bisa luas atau terbatas dan biasanya diutamakan dalam delegasi otoritas Umumnya. CEO/MD bertugas sebagai seorang komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola . , dan eksekutor. Peran komunikator melibatkan pers dan seisi dunia luar, serta manajemen dan karyawan organisasi. peran pengambil keputusan mencakup keputusan tingkat tinggi terkait kebijakan dan strategi. Sr. Editor Salah satu jenis jabatan keredaksian di dunia kewartawanan. Secara etimologis, redaktur berasal dari bahasa Belanda, redacteur, yang secara umum artinya seseorang yang bertugas melakukan penyuntingan, yaitu memberi judul, memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, diksi, serta keterpaduan antar paragraf, dari naskah berita yang telah ditulis dan dikirimkan oleh reporter. Editor Editor atau penyunting adalah orang, atau program, yang melakukan penyuntingan . , perubahan pada suatu naskah, berita, audio, gambar, video, film baik di media cetak, media elektronik, maupun di media baru. Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 Reporter Reporter adalah salah satu jenis jabatan kewartawanan yang bertugas melakukan peliputan berita . ews gatherin. di lapangan dan melaporkannya kepada publik, baik dalam bentuk tulisan untuk media cetak atau dalam situs berita di internet, atau pun secara lisan, bila laporannya disampaikan melalui media elektronik radio atau televisi. Head of Multimedia Penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu . dan koneksi . sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari dunia informatika, multimedia juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk membuat website. Produser Produser terlibat aktif dalam semua tahapan proses pembuatan film, mulai dari pemunculan ide dan pengembangan hingga penyaluran proyek film tersebut. Namun, suatu ide atau konsep film dapat muncul dari siapa pun, termasuk penulis naskah, sutradara atau Editor Programer yang melakukan penyuntingan . , perubahan pada suatu naskah, berita, audio, gambar, video, film baik di media cetak, media elektronik, maupun di media baru. Presenter Presenter televisi adalah pembawa acara atau program televisi. Saat ini istilah itu banyak melekat pada selebriti yang sering memainkan peran ini, meski ada juga orang yang bukan selebriti yang berhasil menekuni karier ini, terutama dalam dunia program anak televisi, di mana selebriti menjadi kurang penting. Motion Graphic Potongan animasi atau rekaman digital yang menciptakan ilusi gerak atau rotasi, dan biasanya dikombinasikan dengan audio untuk digunakan dalam proyek multimedia. Grafik gerak biasanya ditampilkan melalui teknologi media elektronik, tetapi juga dapat ditampilkan melalui teknologi bertenaga manual . isalnya thaumatrope, fenakistoskop, stroboscope, zoetrope, praxinoscope, flip boo. Graphic Animator Seorang seniman yang menciptakan berbagai ragam gambar yang akan membentuk ilusi seolah-olah bergerak pada saat ditayangkan dengan cepat yang disebut dengan frame. Animator dapat bekerja dalam berbagai bidang seperti film, televisi, video game, dan Internet. Biasanya, sebuah karya animasi membutuhkan beberapa animator. Cara kerja dalam menciptakan gambar tersebut, sangat bergantung dari gaya dan keahlian mereka. Photo Coordinator Fotografer atau juru foto . ahasa Inggris: photographe. adalah orang-orang yang membuat gambar dengan cara menangkap cahaya dari subyek gambar dengan kamera maupun peralatan fotografi lainnya, dan umumnya memikirkan seni dan teknik untuk menghasilkan foto yang lebih bagus serta berusaha mengembangkan ilmunya. Banyak fotografer yang Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 menggunakan kamera dan alatnya sebagai pekerjaan untuk mencari penghasilan, dan gambarnya akan dijual untuk cover majalah, cover calender, artikel, dll. Rincian pekerjaan Magang Adapun rincian kegiatan yang dilakukan dalam pemagangan pelaksanaan intership, penulis ditempatkan kerja sebagai fotografer olahraga untuk memfoto sebuah pertandingan olahraga dan di setorkan ke koordinator foto untuk dinilai dan di setorkan lagi kepada tim redaksi untuk dijadikan sebuah berita. Berita yang disajikan oleh bola. com hanyalah seputar dunia sepakbola yang terbaru dan yang menarik untuk diangkat menjadi sebuah berita. Topik berita tidak hanya sebuah pertandingan namun ada juga berita tentang club-club bola, bursa transfer para pemain dan info seputar jadwal pertandingan. Berita tersebut bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat tentang dunia sepakbola baik di Indonesia maupun luar negeri. Penugasan dan pekerjaan penulis sebagai fotografer olahraga di tentukan oleh koordinator foto bola. com, di sini penulis hanya ditugas kan untuk memfoto pertandingan didaerah JABOTABEK. Berikut penjelasan mengenai tugas yang di berikan kepada penulis. Foto Olahraga Foto olahraga merupakan anak dari cabang fotografi yang sangat digemari. Fotografi olahraga selalu menyertai berita-berita olahraga yang dilakukan penulis pada saat di lapangan menseting kamera terlebih dahulu agar sesuai dengan kondisi di lapangan seperti iso, shutter speed dan difragma. Selama bertugas, penulis harus mampu membaca situasi sekitar, baik situasi di stadion maupun situasi pada pertandingan yang berlangsung agar tidak kehilangan sebuah momen yang terjadi pada saat di lapangan. Editing Foto Setelah pemotretan di lapangan, penulis di tugaskan untuk mengirim foto kepada pembimbing lapangan selaku koordinator foto. Sebelum mengirim kan foto, penulis harus terlebih dahulu memilah foto yang kemudian akan langsung di edit menggunakan aplikasi Dalam mengedit foto olahraga tidak perlu terlalu berlebihan, yang dilakukan hanyalah meng-crop foto dengan ukuran 16:9 agar sesuai dengan dan mengatur gelap dan terang nya saja. Caption Caption adalah sebuah kalimat yang memberi informasi mengenai sebuah foto atau Ini adalah bagian terakhir yang penulis kerjakan setelah pemotretan dan editing foto yaitu memberikan caption pada foto yang telah di edit sebelumnya. Caption yang diberikan kepada foto menggunakan konsep 5W 1H, dengan konsep ini dapat membantu saat memberikan caption. Mengirim Setelah sudah mengerjakan bagian-bagian di atas, si penulis langsung mengirimkan fotonya kepada pembimbing yang sekaligus koordinator foto untuk selanjutnya di seleksi untuk dijadikan sebuah artikel atau berita. Kegiatan internship ini penulis cukup memahami bagaimana cara menjadi seorang jurnalistik foto olahraga termasuk proses produksi sebuah foto hingga bisa berada di dalam media online Bola. Ada beberapa tugas yang relevan dengan bahan ajar penulis sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Jurnalistik, yaitu fotografi jurnalistik. Menjadi jurnalistik bidang fotografi tidaklah mudah, apalagi menjadi seorang fotografer olahraga. Selain kedisiplinan dan kesigapan, fotografer juga harus memiliki insting yang kuat agar mampu membuat sebuah foto yang dibutuhkan. Pada dasarnya. Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 jurnalistik foto olahraga memang harus memiliki kemampuan untuk memakai kamera, penguasaan teknik foto sampai mengenal dunia editing, mulai dari kemampuan untuk memfoto, menguasai kamera, mengedit foto, hingga merangkai kalimat untuk sebuah caption. Gambar 4. Bentuk Caption yang di tayangkan Sebagai seorang jurnalistik foto olahraga memang sangat membutuhkan tenaga ekstra dan totalitas tinggi bila ada liputan karena, waktu yang tidak menentu yang kapan saja bisa di wajibkan untuk pergi meliput. Peralatan yang di pakai harus memiliki teknologi canggih karena, sebagai fotografer bola itu di wajibkan mengambil foto pertandingan yang memiliki momen begitu cepat terjadi, waktu yang terjadi pada sebuah momen di pertandingan itu hanya hitungan detik dan tidak dapat terjadi lagi. oleh karena itu seorang fotografer olahraga harus mempunyai peralatan yang mumpuni. Dengan pengetahuan seperti teknik pengambilan gambar, setingan kamera dan penulisan sangat membantu dalam menjadi seorang jurnalistik foto olahraga. Model pembelajaran magang jurnalisme foto olahraga di media online memberikan dampak kepada keterampilan praktis dan adaptasi terhadap media digital. Pengalaman langsung di lapangan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menangkap momen penting dan menyampaikan cerita visual yang menarik. SIMPULAN Model pembelajaran magang pada media online bidang jurnalistik foto olahraga lebih mengembangkan keterampilan berupa penggunaan kamera, momen objek dan kecerdasan sosial sehingga cerdas dalam berimprovisasi untuk tetap mendapatkan hasil foto yang diinginkan pasar berita. Jurnalis harus mampu membaca situasi, baik di stadion maupun situasi pada pertandingan yang berlangsung mengetahui serta mampu menggunakan aplikasi untuk edit foto dan mampu memilih dan merangkai kalimat yang tepat untuk membuat caption foto yang menarik. Tantangan dalam jurnalistik foto adalah pembuatan kolase foto yang menarik agar terlihat berbeda dari media online lainnya. Jurnalistik foto diperlukan untuk mengembangkan budaya jurnalistik yang berkompetisi dengan kemampuan teknologi yang semakin canggih. Model pembelajaran magang sangat membantu bagaimana mengarahkan mahasiswa ataupun pelajar untuk membangun konstruksi di lapangan dan teori. Teori Mix and Matched diperlukan untuk mengembangkan keterampilan yang akan dibawa peserta didik. Tantangan dan pengembangan diri bagi peserta didik baik mahasiswa/ pelajar untuk andil Volume 13 Nomor 01 September 2025 JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN https://jurnal-inais. id/index. php/JKIM P-ISSN : 2337-8298 E-ISSN : 2962-5858 dalam bidang keprofesionalan jurnalis foto akan memberikan kesan dan prestasi bagi dunia keprofesian fotografi. REFERENSI