Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN BEBAN PAJAK TANGGUHAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018 Ae 2020 Alifia Nanda Winaryono Herowati 1. Yuli Kurnia Firdausia 2 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya1,2 alifiananda432@gmailcom1, virdajulie9@gmail. ABSTRAK Penelitian yang dilakukan dengan maksud untuk mengetahui pengaruh Perencanaan Pajak serta Beban Pajak Tangguhan terhadap Manajemen laba, obyek kajian ini terfokuskan pada perusahaan minuman serta makanan yang ada di BEI tahun 2018 Ae 2020. Populasi dalam kajian ini adalah 30 perusahaan, sampel pada kajian ini diambil dengan memakai cara Purposive Sampling, sampel pada kajian ini berjumlah 10 Teknik analisa data memakai pengujian asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Dalam uji hipotesa pertama (H. memakai uji statistik t diperoleh nilai sebesar thitung 0,579 < 2,052 ttabel dengan tingkat signifikan 0,567 > 0,05 oleh karena itu perencanaan pajak tidak memberi pengaruh signifikan pada manajemen laba. Untuk Hipotesa kedua (H. diperoleh nilai thitung -7,513 < 2,052 ttabel dengan tingkat signifikansi senilai 0,000 < 0,05 yang menunjukkan BPT memberi pengaruh signifikan terhadap manajemen Pengujian hipotesis ketiga memiliki nilai F hitung dan F tabel 29,561 > 3,354 dengan signifikansi senilai 0,000 < 0,05 yang menjelaskan perencanaan pajak serta beban pajak tangguhan secara bersama berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Kata Kunci : Pengaruh Perencanaan Pajak. Beban Pajak Tangguhan dan Manajemen laba ABSTRACT The research conducted has a purpose to establish the influence of Deferred Tax Expense and Tax Planning on earning management, the object of this study focused on beverage and food companies that are on the IDX in 2018 - 2020. The research population is 30 companies, sampling is done purposive sampling. The sample in this study there are as many as 10 companies. Data analysis techniques use classical assumption testing, multiple linear regressions. The first hypothesis test (H. using the statistical test t obtained a value of 0. 052 ttable with a significant rate of 0. 567 > 0. 05 so that tax planning has no significant effect on earning For the second hypothesis (H. obtained tvalue of -7,513 < 2,052 ttable with a significant level of 000 < 0. 05 which indicates that BPT has a significant effect on earning management. The third hypothesis test has a calculated F value and F table of 29,561 > 3,354 with a significance value of 0. 000 < 0. 05 which explains tax planning and deferred tax expense together have a significant effect on earning management. Key Words: Effect of Tax Planning,DeferredTax Expense and Earning Management Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 PENDAHULUAN Tujuan utama perusahaan merupakan memperoleh laba yang telah ditargetkan perusahaan. Laba adalah perbedaan nilai positif antara pendapatan serta beban yang timbul akibat aktivitas operasional atau non operasional untuk jangka tertentu (Kristanti, 2. Dengan mendapatkan laba yang diinginkan, perusahaan mampu memberikan hasil yang optimal kepada para kepentingan Hasil inilah digunakan untuk pengambilan keputusan demi keberlangsungan keberhasilan perusahaan. Untuk itu informasi laba yang disajikan harus optimal. Hal inilah yang mendorong manajemen dalam langkahnya diharuskan memenuhi target yang sudah ditentukan. Salah satu cara adalah perusahaan yang melakukan Earning Management. Manajemen laba ialah suatu kegiatan manajemen berupaya megintervensi laporan keuangan yang bertujuan untuk menguntungkan dirinya (Kanji, 2. Perusahaan mampu melakukan Earning Management melalui motivasi pajak. Pajak yaitu pembayaran wajib terhadap negara yang dijalankan oleh perseorangan maupun entitas bersifat memaksa namun tetap berdasarkan hukum konstitusi dan tidak mendapatkan kompensasi langsung tetapi diperlukan negara untuk kemajuan rakyat (Putra et al. , 2. Tax Planning merupakan model yang digunakan untuk mengetahui apakah suatu badan hukum melakukan manajemen laba (Hapsari & Manzillah. Perencanaan pajak yakni kegiatan penyelenggaraan badan atau orang pribadi kena pajak melalui pemanfaatan kemungkinan yang dilakukan perusahaan tetapi masih dalam pengawasan tata tertib perpajakan sehingga tagihan pajak yan terbayar dalam jumlah kecil. Tujuan perusahaan menerapkan perencanaan pajak yaitu untuk menekan pajak yang dibayarkan minim sehingga laba perusahaan tinggi tetapi masih sesuai undang Ae undang negara (Astutik & Mildawati, 2. Rumus dari Tax Planning ialah Tax Retention Rate karena formula tersebut dapat menganalisis suatu ukuran efektifitas pengendalian pajak yang dalam pelaporan keuangan tahun berjalan (Wijayanti et al. Ada beberapa faktor lainnya yang memberi pengaruh pada manajemen laba yakni beban pajak tangguhan, beban tersebut terjadi karena adanya selisih waktu diantara laba akuntansi serta laba yang diperlukan untuk dasar penghitungan pajak, bpt timbul karena koreksi fiskal sehingga terjadi koreksi negatif (Achyani & Lestari, 2. Penangguhan pajak dilakukan dengan menangguhkan penerimaan selanjutnya memacu anggaran untuk meminimkan pajak. Kerangka Konseptual Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 METODE PENELITIAN Penelitian yang dilakukan memakai data kuantitatif, data tersebut asalnya dari laporan keuangan ataupun Annual Report tahun 2018 Ae 2020. Populasi pada kajian terdiri 30 perusahaan yang bergerak dibidang makanan serta minuman serta tercatat di BEI. Penentuan pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling maka terpilih 10 sampel yang memenuhi kriteria. Kemudian pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan metode mendonwload laporan keuangan yang ambil dari Website w. Selanjutnya dalam observasi, peneliti memakai analisa statistik deskriptif, data yang sudah dikumpulkan dan berkaitan dengan variabel penelitian tersebut diuji menggunakan Classic Asumption Test . ormalitas, multikolinieritas, heterokedastisitas, autokorelas. Multiple Linier Regression Analysis serta uji f, t, (R. HASIL PENELITIAN Berdasarkan tabel diatas menjelaskan bahwa variabel X1 memiliki nilai paling rendah 0,19 dengan nilai tertinggi 1,19. Mean 0,7998, standar deviasi 0,18599. Variabel X2 memiliki nilai paling rendah -0,07, tertinggi 0,03. Mean -0,0001 dan St. Dev. 0,1420. Untuk variabel ketiga manajemen laba angka terendah sebesar -0,05 dengan nilai tertinggi 0,23, rata Ae rata 0,0088 dan Std. Deviasi yakni 0,4527. Pengujian Normalitas Berdasarkan tabel 2, dapat diketahui data berdistribusi normal dengan menggunakan uji One Sample Ae KS memiliki nilai sig. 0,200 > 0,05. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Multikolinieritas Tabel diatas menunjukkan Tax Planning dan BPT memiliki nilai VIF sebesar 1,020 < 10 yang artinya kedua variabel tersebut tidak terjadi Multikolinieritas. Uji Heterokedastisitas Guna mendeteksi uji heterokedastisitas peneliti menggunakan uji Glejser memiliki nilai sig. perencanaan pajak 0,063 dan beban pajak tangguhan 0,972 dengan ketentuan nilai sig. harus lebih dari 0,05 maka kedua variabel tidak mengalami gejala Uji Autokorelasi Pengujian autokorelasi dideteksi menggunakan metode uji run test memiliki nilai sig. 1,000 yang maknanya tidak muncul autokorelasi. Analisis Regresi Linier Berganda Bersumber pada tabel 3 dijelaskan nilai persamaan regresi linier berganda ialah Y= - 0,004 0,015X1 Ae 2,607X2 e Uji Hipotesis t (Parsia. Diketahui hasil uji t mendapatkan nilai t hitung < tabel 0,579 < 2,052 dan tingkat signifikan 0,567 > 0,05 yang artinya perencanaan pajak secara parsial tidak ada pengaruh signifikan pada manajemen laba, sehingga H1 ditolak hal ini dimungkinkan perusahaan tidak ingin mendapatkan sanksi Ae sanksi jika suatu saat terjadi pemeriksaan atau pengecekan pajak, karena sewaktu Ae waktu hal ini dapat menimbulkan hutang pajak dengan tarif yang besar. Hasil riset ini sejalan dengan Riska Nirwanan Sari . Ikrima Ramadhan . Kanji . dimana mereka menjelaskan perencanaan pajak Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 tidak mempunyai pengaruh terhadap manajemen laba namun tidak sesuai dengan Yuliza & Fitri . Sedangkan variabel kedua memiliki nilai t hitung -7,513 < t tabel 2,052 kemudian sig. 0,000 < 0,05 mengartikan BPT secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Earning Management, maka H2 diterima, bahasan lain dijelaskan penangguhan pajak yang semakin tinggi atau besar berpeluang perusahaan tersebut melakukan manajemen laba. Situasi ini muncul sebab terdapat perbedaan informasi yang diperoleh. Beban pajak tangguhan diketahui sebagai upaya pendekatan guna memahami atau memprediksi praktek manajemen laba yang dijalankan oleh suatu perusahaan (Suputra, 2. Uji F (Simulta. Berdasarkan Tabel 5, menjelaskan Value signifikan 0,000 < 0,05 ,serta F hitung 29,561 dan F tabel 3,354 . ,561 > 3,. yang artinya H3 diterima . ecara simultan Tax Planning dan BPT terdapat pengaruh terhadap Manajemen Lab. Hasil tersebut mengungkapkan beban pajak tangguhan, perencanaan pajak, berpengaruh signifikan serta bersamaan terhadap variabel Y, pernyataan tersebut sejalan dengan Reza Hangga dan Ketut S. R . namun tidak sejalan dengan hasil penelitian Syilvia . Uji (R. Dari tabel 6, diperoleh nilai R square 0,686. Hal ini mengartikan bahwa variasi variabel bebas yang dipergunakan pada model mampu mengungkapkan sebesar 68,6%. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 KESIMPULAN Kesimpulan ulasan diatas adalah : Variabel pertama tidak memberi pengaruh pada manajemen laba Variabel kedua mempunyai pengaruh signifikan terhadap manajemen laba Perencanaan Pajak. Beban Pajak Tangguhan secara bersama berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba IMPLIKASI Hasil riset ini diharapkan memberikan pertimbangan serta masukan pada perusahaan untuk menginformasikan laba dengan sebenar Ae benarnya sehingga dapat mencegah terjadinya masalah yang berkaitan dengan pajak. KETERBATASAN PENELITIAN Peneliti hanya menggunakan 3 variabel dengan observasi selama 3 tahun 2018 Ae 2020. Untuk penelitian kedepannya diharapkan peneliti dapat memperbanyak variabel, tahun Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 4 No 2 Juni 2023 ISSN : 2746 Ae 8607 DAFTAR PUSTAKA