J- Reb : Journal Ae Research of Economic and Bussiness Volume 2. Issue 1. January 2023 E-ISSN : 2828-3716 . P-ISSN : 2828-3708 J-Reb : Journal- Research of Economic dan Bussiness journal homepage: https://journal. id/index. php/j-reb Pengaruh Pengetahuan. Kemudahan dan Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Zikriatul UlyaA. SafwandiA. Miftahul JannahA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Langsa zikriatululya@gmail. com, safwandi@iainlangsa. id, miftahuljannah200002@gmail. *Correspondence: zikriatululya@iainlangsa. id* https:journal. id/j-re. Submission Received : 18-09-2022. Revised : 07-12-2022. Accepted : 08-01-2023. Published : 11-01-2023 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan penggunaan, kemudahan dan risiko terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, keuntungan dan risiko terhadap keputusan menggunakan QRIS di swalayan Kota Langsa. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Langsa yang berbelanja dan melakukan pembayaran menggunakan QRIS dan tidak diketahui berapa jumlahnya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling yang merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel dengan menggunakan rumus Wibisono, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung dari pengetahuan sebesar 3. 341 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < alpha 0,05. Nilai t hitung dari kemudahan sebesar 462> dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,018< 0,05 maka Ha2 diterima. Nilai thitung dari risiko sebesar 4. 922> dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,000< 0,05 maka Ha3 diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel pengetahuan, kemudahan dan risiko memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Hal ini dapat dilihat dengan nilai Fhitung= 20. 695> dari Ftabel 2,47 dengan nilai signifikansi = 0. Kata kunci : Pengetahuan. Kemudahan. Risiko. Keputusan. QRIS A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Abstract This study aims to determine the effect of knowledge of use, convenience and risk on the decision to use QRIS in Langsa City Supermarkets. This study uses quantitative research to determine the effect of knowledge, benefits and risks on the decision to use QRIS at the Langsa City supermarket. The population of this research is all people of Langsa City who shop and make payments using QRIS and it is not known how many. The sampling technique in this study used Accidental Sampling which is a sampling technique based on chance, that is, anyone who coincidentally meets the researcher can be used as a sample using the Wibisono formula, the number of samples in this study was 96 respondents. The results showed that the tcount of knowledge was 3. 341 > from ttable of 1. 661, with a significance value of 0. 002 < alpha 0. The t-count value of the convenience is 2. 462> from the t-table 661, with a significance value of 0. 018 <0. 05, then Ha2 is accepted. The tcount value of risk is 4. 922> from ttable of 1. 661, with a significance value of 0. 000 <0. 05, then Ha3 is The results showed that simultaneously the variables of knowledge, convenience and risk had a positive and significant influence on the decision to use QRIS at the Langsa City Supermarket. This can be seen by the value of Fcount = 20,695> from Ftable 2. 47 with a significance value of 0. Keywords: Knowledge. Ease. Risk. Decision. QRIS PENDAHULUAN Teknologi informasi merupakan teknologi yang dapat membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan atau menyebarkan suatu informasi. Teknologi infomasi memberikan pengaruh yang sangat besar pada kehidupan manusia. Pengaruh adanya teknologi informasi dapat memberikan banyak manfaat di setiap bidang seperti dengan adanya teknologi dapat lebih efektif dan efisien. Salah satu teknologi yang lebih dikenal oleh masyarakat adalah sistem barcode. Barcode adalah sebuah kode yang dapat mengumpulkan data dalam jumlah besar yang dapat dibaca oleh mesin (Jogiyanto, 2. Saat ini Bank Indonesia menggeluarkan QR Code nasional yang disebut dengan QRIS (Quick Response [QR] Code Indonesian Standar. dengan bertujuan untuk menyederhanakan transaksi keuangan digital elektronik. QRIS (Quick Response [QR] Code Indonesian Standar. merupakan standar QR Code untuk pembayaran yang di tetapakan oleh Bank Indonesia untuk digunakan dalam memfasilitasi transaksi pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet digital, dan mobile banking. Sehingga terdapat beberapa aplikasi yang terhubung pada QRIS yaitu Link Aja. OVO. GO PAY. DANA, dan sebagainya (Paramitha, 2. QRIS (QR Code Indonesian Standar. merupakan sistem pembayaran yang berbasis shared delivery channel yang digunakan untuk menstandarisasi transaksi pembayaran yang menggunakan QR Code. Sistem tersebut diperintis oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Standar ini digunakan untuk mendukung interkoneksi dan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, antar negara sehingga dapat bersifat terbuka (Bank Indonesia, sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupia. Sejak diresmikan tanggal 1 januari 2020 Hingga 3 Juli 2020. Bank Indonesia sudah mencatat penggunaan QRIS pada merchant besar mencapai 190. 706 alias naik 47% dari 22 Maret lalu, sedang merchant mencapai 333. 992 alias naik 26%, usaha kecil menengah (UKM) 328 atau naik 125%, usaha mikro kecil menengah (UMKM) mencapai A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). 516 atau naik 9%, dan merchant donasi mencapai 9. 288 atau naik 132%. Peresmian QRIS di Kota Langsa baru dilakukan pada bulan Oktober 2021. QRIS merupakan aplikasi baru di Kota Langsa sehingga penggunaannya masih asing karena tingkat pengetahuan yang kurang terhadap Aplikasi QRIS (Paramitha, 2. Faktor selanjutnya adalah risiko, risiko dapat diartikan sebagai persepsi atau pandangan subyektif seorang akan ketidakpastian dan konsekuensi negatif dalam melakukan suatu kegiatan. Berdasarkan hasil wawancara kepada 3 orang masyarakat yang tidak menggunakan QRIS mereka menyatakan bahwa Au menggunakan QRIS takut salah-salah tekan terus terblokir akun bank saya, jadi lebih milih banyar tunai sajaAy (Hasil wawancara kepada 3 masyarakat kota Langs. Pengetahuan, kemudahan dan risiko menjadi tiga faktor penting dalam menentukan keputusan masyarakat menggunakan QRIS. Keputusan merupakan pengakhiran dari proses pemikiran tentang suatu masalah atau problema untuk menjawab pertayaan apa yang harus diperbuat guna mengatasi masalah tersebut, dengan menjatuhkan pilihan pada suatu alternatif. Mayoritas masyarakat Kota Langsa belum memutuskan menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran karena beberapa faktor seperti pengetahuan yang kurang memadai mengenai adanya aplikasi QRIS ini, kemudian masyarakat Kota Langsa terbiasa melakukan pembayaran secara tunai, masyarakat juga beranggapan bahwa membayar belanjaan secara online masih sulit karena terkadang jaringan tidak stabil sehingga gagal dalam membayar secara online (Hasil Rekapan Observasi peneliti, 2. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka penulis mengangkatjudul penelitian AuPengaruh Pengetahuan. Kemudahan Dan Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Quick Response Indonesian Standard (Qri. Di Swalayan Kota LangsaAy TINJAUAN LITERATUR Pengetahuan Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia . ata, hidung, telinga, dan Dengan sendirinya, pada waktu penginderaan sampai menghasilkan pengetahuan sangat dipengaruhi oleh intensitas perhatian dan persepsi terhadap objek tersebut (Kris H Timotius, 2. Pengetahuan konsumen dalam aplikasi QRIS merupakan suatu informasi yang dimiliki oleh konsumen mengenai berbagai macam produk dan jasa serta pengetahuan lainnya yang terkait dengan produk dan jasa tersebut dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai nasabah. Indikator pengetahuan dalam penelitian ini yaitu: Tahu . Memahami . Aplikasi . Evaluasi . Kemudahan Kemudahan dapat diartikan sebagai kepercayaan sesesorang akan manfaat yang timbul akibat menggunakan suatu teknologi (Winardi, 2. Suatu persepsi kemudahan penggunaan teknologi diartikan menjadi suatu ukuran seorang percaya bahwa teknologi tadi gampang dipahami dan gampang dalam penggunaannya. Kemudahan akan berdampak pada perilaku, yaitu semakin tinggi persepsi seseorang tentang kemudahan menggunakan sistem, maka A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). semakin tinggi pula tingkat pemanfaatan teknologi tersebut. Adapun indikator-indikator dari kemudahan penggunaan, yaitu: Mudah untuk dipelajari . asy of lear. Mudah digunakan . asy to us. Mudah menjadi mahir/trampil . asy to become skillful. Jelas dan dapat dipahami . lear and understandabl. Fleksible (Flexibl. Dapat dikontrol . Risiko Risiko dapat diartikan sebagai persepsi atau pandangan subyektif seorang akan ketidakpastian dan kosekuensi negatif dalam melakukan suatu kegiatan (Herman Darmawi. Risiko merupakan suatu persepsi-persepsi tentang ketidakpastian dan konsekuensi tidak diinginkan dari menggunakan produk atau layanan. Persepsi risiko sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan. Semakin kecil persepsi risiko dari suatu individu maka semakin besar tingkat kepercayaannya, begitupun sebaliknya. Beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur risiko sebagai berikut: Financial Risk Social Risk Performance Risk Time and Convenience Risk Physical Risk Keputusan Pengguna Keputusan adalah akhir dari proses berpikir, perihal problem guna menjawab pertanyaan yang harus diperbuat guna mengatasi masalah, dengan menjatuhkan pilihan terhadap suatu alternatif (Salusu, 2. Keputusan sebagai sesuatu pemilihan tindakan dari dua atau lebih pilihan alternatif. Untuk melakukan suatu keputusan orang akan melalui suatu proses tertentu. Indikator keputusan dalam penelitian ini: Pengenalan terhadap kebutuhan Pencarian informasi Evaluasi alternatif Kerangka Pemikiran Kerangka teoritis yang akan dibentuk dalam penelitian ini dapat dilihat sebagai A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Pengetahuan . Keputusan . Kemudahan . Risiko . Hipotesis Penelitian Adapun hipotesis pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Ho1 : Pengetahuan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ha1 : Pengetahuan berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ho2 : Kemudahan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ha2 : Kemudahan berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ho3 : Risiko tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ha3 : Risiko berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ho4 : Pengetahuan. Kemudahan dan Risiko tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. Ha4 : Pengetahuan. Kemudahan dan Risiko berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di swalayan Kota Langsa. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan suatu proses untuk menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka. Definisi lain menyebutkan penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menuntut adanya angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data, disertai dengan gambar, tabel, grafik ataupun tampilan lainnya (Sugiono, 2. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Langsa yang berbelanja dan melakukan pembayaran menggunakan QRIS dan tidak diketahui berapa jumlahnya. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang penulis gunakan adalah teknik Accidental Sampling yang merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Dalam menentukan jumlah sampel yang akan diteliti peneliti menggunakan rumus Wibisono (Sugiyono, 2. Keterangan: = jumlah sampel Z = nilai dari tabel distribusi normal atas tingkat keyakinan 95% = 1,96. = standar deviasi 25% e = error . atas kesalahan = 5%) Sampel yang diambil untuk mengisi kuesioner sejumlah 96 responden. Metode Analisis Regresi Berganda Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Analisis regresi linear berganda merupakan sebuah teknik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dari satu/dua variabel bebas dan variabel terikat sertabagaimana variabel dependen dapat diprediksi melalui variabel independen, baik secara simultan maupun parsial. Model persamaan regresi linear berganda yang digunakan adalah sebagai berikut. y = b1X1 b2X2 b3X3 e Keterangan : : Keputusan Penggunaan QRIS : Konstanta b1, b2, b3 : Koefisien regresi pada variabel X 1 . X 2 dan X 3 X 1 : Variabel Pengetahuan QRIS X 2 : Variabel Kemudahan QRIS X 3 : Variabel Risiko QRIS : Error Term / Disturbance HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Regresi Berganda Hasil analisis regresi berganda sebagai berikut: A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Tabel 1. Analisis Regresi Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients (Constan. Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta Pengetahuan Kemudahan Risiko Dependent Variable: Keputusan Sumber : Hasil penelitian, 2022 (Data Diola. Berdasarkan pada tabel ditunjukkan sebagai berikut: Y = 1,531 0,304 X1 0,115 X2 0,533 X3 Konstanta . sebesar 1,531 persen, dapat dijelaskan bila pengetahuan, kemudahan dan risiko atau X1. X2. X3 = 0 dianggap konstan, maka nilai keputusan sebesar 1,531 persen. Nilai variabel pengetahuan sebesar 0,304 persen, artinya jika variabel pengetahuan meningkat 1persen maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,304 persen dengan asumsi kemudahan dan risiko tetap. Nilai variabel kemudahan sebesar 0,115 persen, artinya jika variabel kemudahan meningkat 1 persen maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,115 persen dengan asumsi pengetahuan dan risiko tetap. Nilai variabel risiko sebesar 0,533 persen, artinya jika variabel risiko meningkat 1 persen maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,533 persen dengan asumsi pengetahuan dan kemudahan tetap. Uji t (Uji Parsia. Pengujian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh secara parsial fasilitas dan pelayanan terhadap minat dapat dilihat dari hasil uji t. Kriteria pengujiannya apabila nilai signifikansi < 0,05 dan atau jika . hitung>ttabe. maka model regresi signifikan secara statistik dan dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak. Hasil uji t dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 2. Hasil Uji t Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients (Constan. Std. Error Pengetahuan Kemudahan Risiko Dependent Variable: Keputusan Standardized Coefficients Sig. Beta Sumber : Hasil penelitian, 2022 (Data Diola. Pengetahuan berpengaruh terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Berdasarkan Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai thitung dari pengetahuan sebesar 4,990 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 O alpha 0,05 maka Ho1 Artinya pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa dengan demikian hipotesis Ha1 diterima. Kemudahan berpengaruh terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Nilai thitung dari kemudahan sebesar 3,096 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,003 O alpha 0,05 maka Ho2 ditolak. Artinya pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa dengan demikian hipotesis Ha2 diterima. Risiko berpengaruh terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Nilai thitung dari risiko sebesar 6. 814 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,000 O alpha 0,05 maka Ho2 ditolak. Artinya kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa dengan demikian hipotesis Ha3 diterima. Uji F (Uji Simulta. Untuk menganalisis hipotesis diterima atau ditolak, maka dapat dilihat nilai F yakni nilai probabilitasnya, berpengaruh signifikan jika nilai probabilitas yang dihitung < 0,05 . ignifikansi yang ditetapka. Tabel 3. Hasil Analisis Uji F ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Keputusan Predictors: (Constan. Risiko. Kemudahan. Pengetahuan Sumber : Hasil penelitian, 2022 (Data Diola. Sig. Berdasarkan Tabel di atas pengujian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh secara simultan . pengetahuan, kemudahan dan risiko dapat dilihat dari hasil uji F, dengan nilai Fhitung= 41. 606 > dari Ftabel 2,47 dengan nilai signifikansi = 0. Dengan demikian nilai signifikansi . 000 < 0. , maka terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (X. , kemudahan (X. dan risiko (X. terhadap keputusan (Y). Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Besarnya koefisien determinasi berkisar antara angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil uji koefisen determisasi sebahai berikut: Tabel 4. Hasil Uji Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Risiko. Kemudahan. Pengetahuan Dependent Variable: Keputusan Sumber : Hasil penelitian, 2022 (Data Diola. A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa nilai R Square yang diperoleh sebesar 0,562 atau 56,2%, yang menunjukkan keterangan pengetahuan (X. , kemudahan (X. dan risiko (X. dalam menyelesaikan variasi yang terjadi pada keputusan (Y) sebesar 56,2%, sedangkan sisanya 43,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. PEMBAHASAN Pengaruh Pengetahuan Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Hasil penelitian menunjukkan secara parsial pengetahuan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung dari pengetahuan sebesar 4,990 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 O alpha 0,05 maka H o1 ditolak. Dengan nilai koefisien regresi yang didapatkan adalah y = 1,531 (Consta. 0,304 X1 (Pengetahua. 0,115 X2 (Kemudaha. 0,553 X3 (Risik. Hal tersebut menandakan bahwa nilai variabel pengetahuan sebesar 0,304 skala, artinya jika variabel pengetahuan meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,304 skala dengan asumsi kemudahan dan risiko tetap. Artinya pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam menggunakan QRIS saat berbelanja di swalayan. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan masyarakat mengenai fungsi dan kegunaan QRIS maka akan semakin meningkatkan keputusan dalam menggunakan QRIS saat berbelanja di swalayan. Pengetahuan adalah merupakan hasil AutahuAy dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadimelalui panca indra manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia yang diperoleh dari pengalaman hidupnya, yang menjadi acuan dalam pembentukan sikap seseorang (Sumarwan, 2. Hasil penelitian sejalan yang dilakukan Maulida Yulianti menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS dengan nilai signifikasi 0,002 (Maulida Yulianti, 2. Penelitian sejalan juga dilakukan oleh Yuriana yang menunjukkan bahwa pengetahuan penggunaan QRIS memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan dengan nilai signifikasi 0,006 ( Yuriana, 2. Semakin baik dan semakin banyak pengetahuan yang dimiliki masyarakat tentang penggunaan QRIS maka akan semakin meningkatkan keputusan masyarakat dalam menggunakan QRIS saat berbelanja di swalayan. Pengetahuan merupakan hal terpenting dalam menentukan sebuah keputusan, masyarakat akan membandingkan cara pembayaran dengan menggunakan QRIS dan pembayaran secara langsung menggunakan uang tunai serta seluruh manfaat yang akan didapat saat masyarakat menggunakan QRIS saat melakukan pembayaran. Pengaruh Kemudahan Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Hasil penelitian menunjukkan kemudahan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Hal ini A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). dibuktikan dengan nilai thitung dari kemudahan sebesar 3. 096 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,003 O alpha 0,05 maka Ho2 ditolak. Dengan nilai koefisien regresi yang didapatkan adalah y = 1,531(Consta. 0,304 X1 (Pengetahua. 0,115 X2 (Kemudaha. 0,553 X3 (Risik. Hal tersebut menandakan bahwa nilai variabel kemudahan sebesar 0,115 skala, artinya jika variabel kemudahan meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,115 skala dengan asumsi pengetahuan dan risiko tetap. Peneliti menyimpulkan bahwa semakin banyak kemudahan yang diberikan oleh QRIS maka akan semakin meningkatkan keputusan masyarakat dalam menggunakan QRIS saat berbelanja di Berbagai kemudahan dan kelebihan yang ditawarkan oleh uang digital, secara teoritis, dapat membuat masyarakat bermigrasi dari alat transaksi konvensional . ang kerta. ke uang digital. Kemudahan penggunaan . ase of us. adalah derajat dimana seseorang meyakini bahwa melalui penerapan teknologi maka akan membebaskan orang dari beberapa usaha. Semakin tinggi kemudahan seseorang untuk mengaplikasikan sistem atau teknologi maka semakin tinggi tingkat kemudahaahan maka akan semakin meningkatkan keputusan dalam menggunakan apliaksi pembayaran QRIS. Penelitian yang dilakukan oleh anastasya anggi menunjukkan hasil bahwa kemudahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS dengan nilai signifikasi 0,001 (Anggi, 2. Hasil penelitian sejalan yang dilakukan Maulida Yulianti menunjukkan bahwa kemudahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS dengan nilai signifikasi 0,000. Penelitian yang dilakukan oleh Hutami menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh terhadap keputusan menggunakan QRIS (Hutami, 2. Kemudahan merupakan sebuah kepercayaan dari individu dimana mereka menggunakan sistem tertentu akan bebas dari upaya. Apabila seseorang percaya bahwa suatu teknologi itu mudah untuk digunakan maka orang tersebut akan menggunakannya secara terus menerus. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kemudahan penggunaan seperti teknologi QRIS mudah dipahami, mudah digunakan, membantu mempercepat dalam melakukan akivitas sehari-hari dan teknologi QRIS dapat digunakan menggunakan smartphone. Pengaruh Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Hasil penelitian menunjukkan risiko memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Hal ini dibuktikan dengan Nilai thitung dari risiko sebesar 6. 814 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,000 O alpha 0,05 maka Ho2 ditolak. Dengan nilai koefisien regresi yang didapatkan adalah y = 1,531 (Consta. 0,304 X1 (Pengetahua. 0,115 X2 (Kemudaha. 0,553 X3 (Risik. Hal tersebut menandakan bahwa nilai variabel risiko sebesar 0,553 skala, artinya jika variabel risiko meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,553 skala dengan asumsi pengetahuan dan kemudahan tetap. Artinya risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan dengan demikian hipotesis Ha3 diterima. Peneliti A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). menyimpulkan bahwa semakin besar risiko yang dapat terhindarkan dari penggunaan QRIS maka akan semakin meningkatkan keputusan masyarakat dalam menggunakan QRIS saat berbelanja di swalayan. Penelitian yang dilakukan oleh Hutami menunjukkan bahwa persepsi risiko berpengaruh terhadap keputusan menggunakan QRIS dengan nilai signifikasi 0,025. Penelitian yang dilakukan oleh Siti Hasnah menunjukkan bahwa risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan dengan nilai signifikasi 0,000 (Siti Hasnah. Risiko dapat diartikan sebagai peluang akan terjadinya hasil yang tidak dingingkan sebagai sebuah efek samping hanya terkait dengan situasi yang memungkinkan munculnya hasil negatif serta berkaitan dengan kemampuan memperkirakan hasil negatif. Jadi perlunya pemahaman yang mendalam mengenai risiko yang dapat terhindarkan dari penggunaan QRIS kepada seluruh masyarakat seperti terhindar dari kerugian salah transfer, terhindar dari perampokan karena membawa uang tunai saat berbelanja terhindar dari lamanya mengantri di kasir dan masih banyak yang lainya. Oleh karena itu dengan meningkatnya pemahanan mengenai seluruh risiko yang dapat dihindarkan dari penggunaan QRIS maka masyarakat akan selalu menggunakan QRIS dalam setiap Pengaruh Pengetahuan. Kemudahan dan Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa Hasil penelitian menunjukkan bahwa secata simultan variabel pengetahuan, kemudahan dan risiko memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. hal tersebut dapat diketahui dari nilai Fhitung= 41. 606 > dari Ftabel 2,47 dengan nilai signifikansi = 0. Dengan demikian nilai signifikansi . 000 < 0. , maka terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (X. , kemudahan (X. dan risiko (X. terhadap keputusan (Y). Peneliti menyimpulkan bahwa semakin besar pengetahuan masyarakat, semakin mudah pengguanaan QRIS dan semakin kecil risiko yang ditimbulkan dalam menggunakan QRIS maka secara keseluruhan akan semakin meningkatkan keputusan masyarakat dalam menggunakan QRIS di Kota Langsa. Hasil pengujian regresi ganda menunjukkan bahwa koefisien determinasi R Square yang R Square yang diperoleh sebesar 0,562 atau 56,2%, yang menunjukkan keterangan pengetahuan (X. , kemudahan (X. dan risiko (X. dalam menyelesaikan variasi yang terjadi pada keputusan (Y) sebesar 56,2%, sedangkan sisanya 43,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung dari pengetahuan sebesar 4,990 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < alpha 0,05 maka Ha1 diterima dengan nilai regresi dari pengetahuan sebesar 0,304 skala, artinya jika A 2023 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). variabel pengetahuan meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,304 skala dengan asumsi kemudahan dan risiko tetap. Nilai thitung dari kemudahan sebesar 3,096 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,003< 0,05 maka Ha2 diterima. Dengan nilai regresi dari variabel kemudahan sebesar 0,115 skala, artinya jika variabel kemudahan meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,115 skala dengan asumsi pengetahuan dan risiko tetap. Nilai thitung dari risiko sebesar 6,814 > dari ttabel sebesar 1,661, dengan nilai signifikansi 0,000< 0,05 maka Ha3 diterima. Dengan nilai regresi dari variabel risiko sebesar 0,533 skala, artinya jika variabel risiko meningkat 1 skala maka nilai keputusan akan meningkat sebesar 0,533 skala dengan asumsi pengetahuan dan kemudahan tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel pengetahuan, kemudahan dan risiko memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS di Swalayan Kota Langsa. Hal ini dapat dilihat dengan nilai Fhitung= 41. 606 > dari Ftabel 2,47 dengan nilai signifikansi = 0. DAFTAR PUSTAKA