JULI JAMARI Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. DAFTAR ISI JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Volume 1 Nomor 1 Juli 2024 Halaman Pembuatan Sabun Padat Transparan Dengan Penambahan Eco-enzyme atau Aloevera Sebagai Antibakteri di Desa Palasari Kabupaten Subang Iis Ananda Astari. Galu Murdikaningrum. Selly Dini Musdalicakh. Adisti Ramadan. Rini Siskayanti. Lia Muliati. Luciana. R Kiki Abdul Muluk. Afriani Kusumadewi Pelatihan Manajemen Organisasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Founder Dan Pengurus Dalam Fungsi Organisasi Ikatan Motor Hondan Di Jawa Barat Edukasi Manfaat Tanaman Herbal Bagi Tubuh Manusia Pada Anak-anak Kelompok Belajar RA Ibnu Sahnun Meningkatkan Kesadaran Tentang Mencegah Dan Mengatasi Stunting Di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang Gunardi. Hendriady De Keizer. Siti Nur Khoiriyah Ramadani. Dila Maulida Khaerunnisa. Tatiek Ekawati Permana Filly Pravitasari. Feni Nurherawati. Afriani Kusumadewi Anne Rahaju. Desty Rara Pringgandinie. Dedeng Jauhari Pelatihan Perencanaan Bisnis Untuk Siswa SMK Logistik Sumedang Muhammad Iqbal. Dini Yulianti. Ilham Eka Santang. Agi Agus Setiawan Sofyan. Yayan Mulyana Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Sumber Kebutuhan Pangan dan Tambahan Pendapatan Masyarakat Desa Cimaung Jawa Barat Livia Astuti. Agus Winarti Pembuatan Logistik Sumedang eco-enzyme SMK Rifa MarAoatul Fikriyah. Alfi Aulia Ajilan. Rani Pramudyo Ningtyas. Rini Siskayanti. Lia Muliati. Galu Murdikaningrum. Luciana. Feny Nurherawati. Filly Pravitasari. Afriani Kusumadewi Pendampingan koperasi dalam penerapan koperasi digital pada koperasi karyawan Pindo Deli. Karawang Ardinal Djalil. Dayan Hakim Natigor Sipahutar. Yoyo Sudaryo. Putri Sion H. Sipahutar. Gurawan Dayona Ismail. Recky_Recky. Ruli Mochammad Chaerudin JAMARI Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Pengaruh Perubahan Fungsi Lahan Lapangan Bola Menjadi Taman Santoso Terhadap Interaksi Sosial Masyarakat Lucky Reinaldo. Ika Kusmawati. Huda Nurjanti Pembangunan Pertanian Ekologis Berbasis Pola Tanam Berkelanjutan (Agroeco-technofarmin. Asep Najmudin. Yayah Haeriyah. Edeng Hidayat. Verga Chendra Mulyana. Wendi Juliawan Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Pembuatan Sabun Padat Transparan Dengan Penambahan Eco-enzyme atau Aloevera Sebagai Antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Production of Transparent Solid Soap with the Addition of Eco-Enzyme or Aloe Vera as Antibacterial Agents in Palasari Village. Subang Regency Iis Ananda Astari . Galu Murdikaningrum 2*). Selly Dini Musdalivakh . Adisti Ramadan . Rini Siskayanti . Lia Muliati . Luciana . Kiki abdul Muluk . Afriani Kusumadewi . 1,2,3,4,5,6,7,. Universitas Insan Cendekia Mandiri. Jalan Pasir Kaliki No. Bandung, 40162 Email: galu murdikaningrum@uicm. *) penulis korespondensi DOI: http://dx. org/10. 15575/atthulab. Diterima: xx . , x . Disetujui: xx . , x . Dipublikasikan: xx . , x . Abstrak: Sabun memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Sabun mandi telah menjadi andalan masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit dan memiliki beragam variasi baik dari segi bentuk, aroma hingga harga. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada peserta cara membuat sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme dan aloevera sebagai zat antibakteri. Tahapan kegiatan pengabdian diawali dengan pemilihan lokasi, yaitu di Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, dilanjutkan penyiapan alat dan bahan serta eksperimen di labratorium untuk memperoleh kondisi dan resep yang optimal, dan terakhir adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode ceramah dalam penyampaian materi serta praktek pembuatan sabun padat transparan antibakteri yang melibatkan peserta kegiatan dan dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan berlangsung lancar dan peserta mengikuti dan terlibat pada praktik pembuatan sabun dengan Dampak positif dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan sabun padat antibakteri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang bisa diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga harapannya masyarakat bisa mengaplikasikan pelatihan ini dalam karya nyata sebagai penghasilan tambahan. Kata kunci: Sabun, eco-enzyme, aloevera, antibakteri Abstract: Soap plays a crucial role in daily life. Bath soap has become essential for maintaining skin health and is available in various forms, scents, and prices. This community service activity aims to train participants in making transparent solid soap with the addition of eco-enzyme and aloe vera as antibacterial agents. The activity began by selecting Palasari Village. Ciater District. Subang Regency, as the location, followed by preparing tools and materials and conducting laboratory experiments to determine the optimal conditions and The final stage was the implementation of the community service activity. The training involved lectures to convey the material, hands-on practice involving participants, and followed by discussions. The activity ran smoothly, with participants actively and enthusiastically participating in the soap-making practice. The positive outcome of this Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024, activity is the increased knowledge and skills in producing antibacterial solid soap using locally available materials, with the hope that the community can apply this training to generate additional income. Keywords: soap, eco-enzyme, aloevera, antibacterial. Pendahuluan Desa Palasari merupakan desa yang tepatnya berada di wilayah Kecamatan Ciater. Kabupaten Subang. Jawa Barat yang didirikan pada tahun 1905, dan dikenal sejak pemerintahan Hindia Belanda. Palasari, berasal dari nama buah pala yang berarti hangat, dan sari yang memiliki arti indah. Tak heran karena sesuai dengan namanya. Desa Palasari berpanorama alam asri dan indah serta memiliki seni dan budaya tradisional yang menjadikannya satu ikon tersendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, institusi, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari tridharma perguruan tinggi. Kegiatan PkM menjadi bentuk nyata kontribusi universitas bagi masyarakat, industri, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. Oleh karena itu, dengan dijiwai oleh semangat kebersamaan dan kerja nyata dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan lainnya, universitas diharapkan mampu meningkatkan potensi lokal khususnya masyarakat Desa Palasari. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) mengambil topik pelatihan pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebabai antibakteri. Sabun memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Sabun mandi telah menjadi andalan masyarakat untuk menjaga kesehatan kulit. Sabun memiliki beragam variasi baik dari segi bentuk, aroma hingga harga. Menurut penelitian (Megawati & Nugroho, 2. , kesadaran masyarakat terhadap penggunaan produk ramah lingkungan mengakibatkan adanya kenaikan penjualan produk sabun batang, walaupun penggunaan produk sabun cair dinilai lebih praktis, namun penggunaan produk sabun cair secara kontinyu yang menghasilkan sampah platik menuntut penggunanya untuk lebih sadar akan dampak negatif terhadap Sebagai gambaran. UK insights memberikan data bahwa penggunaan sabun cair mulai dialihkan ke sabun batang oleh negara maju seperti di Amerika. Berdasarkan data penjualan perusahaan Tesco mencatat peningkatan penjualan sebesar 5,7 %, sedangkan secara keseluruhan terdapat peningkatan penjualan produk sabun batang di Amerika sebesar 8,5 % ( Nancholas, 2019 dalam Megawati & Nugroho. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa penggunaan sabun batang/padat cukup banyak diminati. Menurut penelitian (Studi et al. , 2. sabun mandi sebagai pembersih dan sekaligus mempercantik kulit, banyak beredar di pasaran dengan beraneka merek. Hal ini dapat mengakibatkan tingkat persaingan yang ketat baik menyangkut produk maupun merek. Penambahan eco-enzyme atau aloevera pada pembuatan sabun padat sebagai bahan antibakteri akan menambah manfaat sabun dan menambah nilai jual serta ketertarikan masyarakat. Selain itu juga penambahan cairan eco-enzyme pada Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024, pembuatan sabun padat transparan menjadi solusi penggunaan sabun ramah Penambahan aloevera pada pembuatan sabun, di samping sebagai zat antibakteri juga berfungsi melembutkan kulit. Pemilihan eco-enzyme sebagai bahan aditif dalam pembuatan sabun padat transparan antibakteri didasarkan pada pembuatannya yang mudah, murah serta ramah lingkungan. Bahan baku pembuatan cairan eco-enzyme berasal dari kulit buah dan sayuran yang merupakan limbah dapur. Limbah dapur yang bisa menimbulkan masalah lingkungan jika tidak diolah bisa menghasilkan produk berupa larutan eco-enzyme yang mampu mematikan bakteri, virus dan kuman. Metode Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PkM) yang berlokasi di Desa Palasari Subang dilakukan melewati beberapa tahapan berikut: Pemilihan Lokasi Pengabdian Mempersiapkan alat dan bahan baku Melakukan eksperimen untuk memperoleh hasil yang optimal Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Gambar 1. Alur Kegiatan PkM Pemilihan Lokasi Pengabdian Lokasi yang menjadi mitra kegiatan ini adalah Desa Palasari. Ciater. Subang. Lokasi mitra dipilih berdasarkan hubungan atau kerja sama yang selama ini sudah terjalin dengan Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM). Penjajagan kesediaan pelaksanaan kegiatan di Desa Palasari dilakukan dengan mengirim surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Desa Palasari. Kabupaten Subang dan diberikan ijin pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada tanggal 10 November 2023 di Kantor Kepala Desa Palasari. Mempersiapkan Alat dan Bahan Alat yang dibutuhkan pada pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri adalah: neraca analitik, termometer, kompor, gelas ukur, gelas kimia, batang pengaduk, kaca arloji, spatula dan cetakan sabun. Bahan pembuatan sabun padat transpatan Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024, antibakteri terdiri dari: minyak kelapa sawit, eco-enzyme, aloevera. NaOH, sukrosa, etanol, gliserin, texapon, minyak esensial, asam stearat, dan air murni. Melakukan eksperimen untuk memperoleh hasil yang optimal Pada tahapan ini dilakukan eksperimen untuk memperoleh sabun padat transparan dengan penambahan aloevera atau eco-enzyme sebagai antibakteri yang hasilnya paling optimal. Setelah diperoleh hasil optimal, maka dilakukan pencatatan resep/formula dan formula ini yang akan disampaikan pada kegiatan pelaksanaan pengabdian Masyarakat. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dan praktik pembuatan sabun padat transparan antibakteri dengan penambahan aloevera atau eco-enzym. Tahapan pembuatannya ditunjukkan oleh Gambar 2. Gambar 2. Alir Proses Pembuatan Sabun Padat Transparan Antibakteri Hasil dan Pembahasan Pelaksanaan kegiatan pengabdian diawali dengan sambutan dari perwakilan UICM dan Kepala Desa Palasari Kecamatan Ciater Kabupaten Subang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Nopember 2024 dan diikuti oleh ibu ibu PKK Desa Palasari sebanyak 10 orang. Sebagai narasumber adalah mahasiswa Program Studi Teknik Kimia UICM yang didampingi oleh Dosen FT UICM. Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Pada sesi praktik pembuatan sabun padat, para peserta sangat antusias mengikuti dan terlibat pada setiap tahapan praktik pembuatannya, sehingga setelah kegiatan ini berakhir, para peserta bisa mempraktikannya secara mandiri. Proses pembuatan sabun yang dikenal dengan proses saponifikasi adalah reaksi dimana rantai trigliserida diputus melalui reaksi dengan NaOH atau KOH menghasilkan sabun sebagai produk utama dan gliserin sebagai produk sampingan. Proses ini merupakan proses tertua dan paling sederhana yang pernah ada, karena bahan baku proses ini sangat mudah diperoleh, karena pada awalnya hanya menggunakan lemak hewani, kini dapat juga digunakan lemak nabati (Lubena et al. Jika NaOH yang dipakai dalam proes penyabunan, maka sabun yang diperoleh berwujud padat, dan jika KOH yang dipakai sebagai pereaktan basanya, maka sabun yang dihasilkan berwujud cair. Pada kegiatan ini diinginkan untuk menghasilkan sabun padat, sehingga senyawa basa yang dipakai adalah NaOH. Pada pencampuran NaOH dengan minyak yang mengandung trigliserida dilakukan secara perlahan-lahan dan diaduk agar tidak terjadi penggumpalan. Pencampuran ini dilakukan pada suhu 70-80 o C. Selain minyak dan NaOH sebagai bahan utama pembuatan sabun, pada pembuatan sabun padat transparan antibakteri ditambahkan juga zat-zat sebagai . Asam stearat berwujud padat /cair, berwarna putih kekuningan dan memiliki titik leleh 56AC. Fungsi Asam stearat adalah membuat produk sabun lebih keras dan menstabilkan busa. Asam stearat berwarna putih kekuningan dan memiliki titik leleh 56AC (Hambali dkk, 2005 dalam (Usmania & RahmaPertiwi, 2. Gliserin (C3H8O. Saat membuat sabun bening, gliserin dikombinasikan dengan sukrosa dan alkohol untuk memastikan strukturnya jernih (Ghaim and Volz, 2005 dalam (Usmania & RahmaPertiwi, 2. Etanol (C2H5OH) berfungsi sebagai pelarut dalam pembuatan sabun bening karena sifatnya yang mudah larut dalam air dan lemak (Hambali dkk, 2005 dalam (Usmania & RahmaPertiwi, 2. Asam sitrat (C6H8O. berbentuk kristal berwarna putih. Asam sitrat bertindak sebagai bahan aktif dan menurunkan pH (Kirk dkk, 1957 dalam (Usmania & RahmaPertiwi, 2. Eco-enzyme atau aloevera sebagai zat antibakteri. Penambahan zat-zat di atas harus dilakukan sesuai prosedur yang ditunjukkan pada Gambar 2 dan jumlah bahan yang sesuai dengan formula pada Tabel 1 untuk sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme sebagai zat antibakteri, dan Tabel 2 untuk sabun padat transparan dengan penambahan aloevera sebagai zat antibakteri. Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Tabel 1. Formula sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme Bahan Volume/massa Satuan Minyak Minyak kelapa sawit Asam stearat Larutan NaOH 30% Etanol Sukrosa Gliserin Texapon Eco-enzyme Minyak essensial Gram Gram Gram Tetes Tabel 2. Formula sabun padat transparan dengan penambahan aloevera Bahan Volume/massa Satuan Minyak Minyak kelapa sawit Asam stearat Larutan NaOH 30% Etanol Sukrosa Gliserin Texapon Aloevera Minyak essensial Gram Gram Gram Gram Tetes Pelaksanaan kegiatan pengabdian bisa dilihat pada Gambar 3. Gambar 4. Gambar 5 dan Gambar 6. Gambar 3 Sambuatan dari Kades Palasari dan Perwakilan UICM Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Gambar 4. Peserta Pelatihan : Ibu-ibu PKK Desa Palasari Gambar 5 Ibu-ibu PKK terlibat dalam pembuatan sabun Pembuatan sabun padat transparan dengan penambahan eco-enzyme atau aloevera sebagai antibakteri di Desa Palasari. Kabupaten Subang Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri E-ISSN : x-x Vol. No. Juli, 2024. Gambar 6. Produk sabun padat transparan antibakteri Kesimpulan Kegiatan pengabdian ini menambah ilmu dan keterampilan peserta kegiatan, sehingga keterampilan yang telah diperoleh bisa diterapkan menjadi produk nyata yang memiliki added value. Saran Teknologi dan formula sabun padat transparan harus dikembangkan lebih lanjut agar bisa diaplikasikan oleh masyarakat secara lebih efisien. Ucapan Terimakasih Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada: Universitas Insan Cendekia Mandiri yang telah memberikan dana pengabdian kepada Masyarakat (PkM), sehingga kegiatan ini bisa berlangsung. Bapak Kepala Desa Palasari. Kecamatan Ciater. Kabupaten Subang yang telah memberikan ijin dan memberikan fasilitas kegiatan PkM. Ibu-ibu PKK Desa Palasari. Kecamatan Ciater. Kabupaten Subang yang telah berpatisipasi pada kegiatan PkM. Daftar Pustaka