Peningatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan A. (Dewi Agustina. Ayu Diah Aftri, dk. Peningkatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan Melalui Implementasi Teknologi Informasi Enhancing the Effectiveness of Healthcare Management Organizations Through the Implementation of Information Technology Dewi Agustina1. Ayu Diah Aftri1. Rahel Salma Aljeffry1. Dhea Darsanti Eka Putri1. Sabila Yassarah1. Eni karlina1. Siti Husnah1. Salsabila Siregar1. Sri Rahmawati Pauji1. Meliani Putri Inayah1. Tika Zahra Claudya1. Sastra Putri Wisati Gulo1. Zahwa Syaqila1 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Korespondensi Penulis: dewiagustina@uinsu. ABSTRACT An effective healthcare management organization is crucial for improving the quality of life. In today's digital era, the use of information technology has become crucial in various sectors, particularly the healthcare sector. This study aims to evaluate the impact of information technology implementation in healthcare management organizations. The method used was a literature review of national and international journal articles published between 2015 and 2025. The results showed that the implementation of information technology can increase operational efficiency by 20%, improve the quality of medical data recording and management, reduce data errors, and shorten patient waiting times. Keywords : Health Management. Information Technology. Efficiency ABSTRAK Organisasi manajemen kesehatan yang efektif sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam era digitalisasi saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi sangat penting dalam berbagai sektor, terutama sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi teknologi informasi dalam organisasi manajemen kesehatan. Metode yang digunakan adalah study literature riview terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit antara 2015 - 2025. Hasil penelitian menunjukan implementasi teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi operasional sebesar 20%, meningkatkan kualitas pencatatan dan pengelolaan data medis, mengurangi kesalahan data, dan mengurangi waktu tunggu pasien. Kata Kunci : Manajemen Kesehatan. Teknologi Informasi. Efesiensi PENDAHULUAN Organisasi manajemen kesehatan ini saat ini menghadapi tantangan besar dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan efektif. Dalam era digitalisasi saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi sangat penting dalam Dengan Teknologi informasi bisa menjadi salah satu transformasi sektor kesehatan, membuka pintu bagi inovasi dan peningkatan layanan yang lebih cepat dan efektif. Oleh karena itu, penelitian ini didesain dengan tujuan utama untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi teknologi informasi telah memberikan dampak signifikan dalam Melalui pendekatan ini, terbukti bahwa teknologi informasi memberikan dampak terhadap organisasi kesehatan dalam meningkatkan akurasi data, mempercepat Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. October 2025, hal 481-486 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Peningatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan A. (Dewi Agustina. Ayu Diah Aftri, dk. proses diagnosis pasien, mengurangi pelayanan kesehatan kepada pasien. (Rewah, et al. , 2. Implementasi memungkinkan evaluasi dampak yang Dengan demikian, organisasi kesehatan dapat membuat keputusan yang tepat untuk meningkatkan standar layanan, menciptakan sistem kesehatan yang lebih responsif dan efisien, serta memberikan manfaat bagi pasien dan tenaga kesehatan. Teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam kesehatan diselesaikan dengan lebih cepat, akurat, dan efisien. (Tampubolon, 2. METODE Penelitian ini menggunakan metode studi literatur review untuk mengevaluasi dampak implementasi teknologi informasi dalam organisasi manajemen kesehatan. Studi literatur review ini dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025. Dengan penelitian ini dapat memberikan gambaran komprehensif tentang dampak teknologi informasi dalam manajemen kesehatan berdasarkan penelitian terdahulu. Hasil keseluruhan penelitian disimpulkan dan dinarasikan dalam satu pembahasan yang konkret, sehingga memberikan referensi yang valid dan dapat diandalkan untuk memahami peran teknologi informasi manajemen kesehatan. HASIL Dari berbagai penelitian terdahulu, ditemukan data hasil penelitian study literature riview yang dilakukan mengenai dampak implementasi teknologi informasi dalam organisasi manajemen kesehatan dikumpulkan dan disajikan dalam bentuk tabel sebagai berikut. Tabel 1. Hasil penelitian tentang dampak implementasi teknologi informasi dalam organisasi manajemen kesehatan Peneliti Triputra. Nurhayati. Choirunisa. Pamungkasari. , & Paramata. Peningkatan Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan (KLINIK), 3. , 220Ae225. https://doi. org/10. 55606/klinik. Panggabean. Suryandari, . Bisono. , & Ardila. Transformasi puskesmas: Meningkatkan efektivitas melalui manajemen rekam medis Digital Transformation of Community Health Centers: Improving Effectiveness Through Electronic Medical Record Management, 1Ae12. Hasil penelitian Implementasi teknologi informasi di rumah sakit memberikan dampak positif signifikan pada manajemen kesehatan secara keseluruhan. Dalam implementasi teknologi informasi memberikan efisiensi operasional secara keseluruhan sebesar 20% seperti administrasi dan manajemen inventaris dengan otomasi yang membebaskan tenaga kerja agar fokus pada tugas berorientasi Selain itu, sistem informasi terintegrasi meningkatkan kolaborasi antar tim kesehatan, mempercepat akses informasi pasien, dan meningkatkan koordinasi perawatan. Hasilnya responsivitas, dan pengalaman pasien. Implementasi teknologi informasi di rumah sakit memberikan dampak positif signifikan pada manajemen kesehatan secara keseluruhan. Teknologi operasional seperti administrasi dan manajemen inventaris dengan otomasi yang membebaskan tenaga kerja agar fokus pada tugas berorientasi Selain itu, sistem informasi terintegrasi meningkatkan kolaborasi antar tim kesehatan. Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. October 2025, hal 481-486 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Peningatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan A. (Dewi Agustina. Ayu Diah Aftri, dk. Rusdi. Kurniawan. , & Rifqi, . Peningkatan mutu dan efisiensi pelayanan kesehatan melalui implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit Hasta Husada. Jurnal ASSYIFA, 517Ae523. https://assyifa. com/index. hp/assyifa/index Iskandar. , & Anjani. Manfaat Kuningan Medical, 1. , 55Ae64. Universitas Islam Al Ihya Kuningan. Effendy. , & Zulfikar. Efektivitas kegiatan layanan kesehatan derajat kesehatan masyarakat. Jurnal Riset Pendidikan dan Pembangunan (JRPP), 7. , 33Ae40. Universitas Muhammadiyah Aceh. mempercepat akses informasi pasien, dan meningkatkan koordinasi perawatan. Hasilnya responsivitas, dan pengalaman pasien. Organisasi kesehatan dianjurkan mengadopsi teknologi meningkatkan efisiensi, pengambilan keputusan, dan kualitas layanan dalam jangka panjang. Implementasi ini bukan hanya adaptasi terhadap perbaikan manajemen kesehatan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi rekam medis elektronik (RME) di Rumah Sakit Hasta Husada telah memberikan berbagai manfaat signifikan, termasuk peningkatan efisiensi kerja tenaga medis, akses data pasien yang cepat dan akurat, serta pengurangan kesalahan medis. Keunggulan atau manfaat teknologi di bidang Memudahkan pasien. Berkat teknologi, pasien sangat mudah mengakses informasi dan layanan Pasien kini dapat mengakses informasi kesehatan selain internet hanya dengan ponsel atau komputer. Selain itu, berbagai layanan kesehatan online memudahkan pasien dalam mengakses layanan kesehatan. Mengurangi waktu tunggu pasien. Biasanya ketika mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Anda bisa mengantri berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan. Namun kini dengan adanya teknologi. Anda tidak perlu menunggu lama. Anda dapat membuat janji temu dan menerima konsultasi tatap muka di fasilitas Memudahkan dokter dan profesional medis lainnya untuk membantu pasien. Kini, dokter dan tenaga medis lainnya bisa membantu pasien tanpa bertatap muka, melainkan dengan koneksi internet dan telepon genggam. Dokter juga dapat memiliki jam dan lokasi yang lebih fleksibel untuk membantu pasien. Penyimpanan dan pengelolaan data menjadi lebih mudah. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa integrasi antara teknologi informasi, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), dan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja rumah sakit. Ketiga elemen ini bekerja secara sinergis untuk memperbaiki efisiensi operasional, meningkatkan pengelolaan sumber daya rumah sakit. Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. October 2025, hal 481-486 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Peningatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan A. (Dewi Agustina. Ayu Diah Aftri, dk. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahw informasi dalam organisasi manajemen kesehatan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pencatatan dan pengelolaan data medis, serta mengurangi kesalahan data dan waktu tunggu pasien. PEMBAHASAN Peningkatan Efisiensi Operasional Efisiensi operasional menjadi salah satu aspek utama yang dinilai dalam dampak implementasi teknologi informasi dalam manajemen kesehatan. Dalam memberikan kontribusi signifikan dengan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan sebesar 20%. Peningkatan ini terutama terfokus pada perbaikan proses administrasi dan manajemen inventaris, yang merupakan elemen-elemen krusial dalam pengelolaan harian organisasi Dengan otomatisasi tugastugas rutin dan penggunaan sistem informasi terintegrasi, proses administrasi menjadi lebih efisien. Hal ini mengurangi beban kerja staf administratif dan memungkinkan mereka fokus pada tugastugas yang lebih penting dan kompleks. Organisasi mengalokasikan sumber daya dengan lebih menggantikan metode manual yang sebelumnya digunakan. Hal ini dapat Proses pencatatan data menjadi lebih cepat dan terorganisir, serta akses informasi medis keseluruhan operasi Puskesmas. Dengan penerapan sistem rekam medis elektronik, waktu yang dibutuhkan untuk mencari dan mengakses rekam medis berkurang secara Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan pelayanan kepada pasien dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, implementasi teknologi informasi juga memungkinkan manajemen inventaris yang lebih terkontrol. Sistem real-time persediaan, mengurangi risiko kekurangan Dengan demikian, organisasi kesehatan dapat menciptakan lingkungan operasional yang lebih efisien dan responsif. Peningkatan efisiensi operasional ini memiliki dampak Dengan menciptakan fondasi yang kuat, organisasi dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memiliki dampak positif pada pasien dan anggota tim kesehatan. Peningkatan Kualitas Pencatatan dan Pengelolaan Data Medis Teknologi informasi memungkinkan pencatatan dan pengelolaan data medis Pengurangan Kesalahan Data Implementasi dapat mengurangi kesalahan data yang disebabkan oleh faktor manusia. Dengan demikian, dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mengurangi risiko kesalahan diagnosis. Efisiensi ini juga mengurangi kemungkinan kesalahan yang dapat terjadi dalam proses pencatatan manual, serta meningkatkan akurasi data medis yang tersedia. Kesalahan Manusia, kelemahan meliputi kelelahan, ketelitian, dan kejenuhan. Hal ini menyebabkan banyak kesalahan yang dilakukan selama proses pengumpulan dan pemrosesan data secara manual, yang semakin meningkat jika banyak data yang dicatat atau diproses. (Diphan & Ikasari, 2. Pengurangan Waktu Tunggu Pasien Selain mengakses layanan kesehatan, teknologi informasi juga dapat mengurangi waktu Biasanya mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Anda bisa mengantri berjamjam untuk mendapatkan pelayanan. Namun kini dengan adanya teknologi. Anda tidak perlu menunggu lama. Anda dapat membuat janji temu dan menerima Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. October 2025, hal 481-486 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Peningatan Efektivitas Organisasi Manajemen Kesehatan A. (Dewi Agustina. Ayu Diah Aftri, dk. Anda juga dapat membuat janji temu untuk konsultasi dokter online. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan pasien dan Oleh karena itu, organisasi kesehatan dapat mempertimbangkan implementasi teknologi informasi sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan kepuasan pasien. SIMPULAN Implementasi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap manajemen kesehatan secara keseluruhan, mulai dari meningkatkan efisiensi operasional sebesar 20%, kualitas pencatatan dan pengelolaan data medis, serta mengurangi kesalahan data dan waktu tunggu pasien. Dengan demikian, teknologi informasi dapat menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan meningkatkan kepuasan pasien. Adanya teknologi informasi memperkuat fondasi operasional rumah sakit, menghasilkan peningkatan efisiensi dalam berbagai aspek seperti administrasi dan manajemen Proses-proses yang sebelumnya memakan waktu, seperti pengumpulan dan analisis data pasien, kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat melalui tenaga kerja untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih berorientasi pada pasien. SARAN Organisasi kesehatan lain diharapkan terhadap penerapan teknologi informasi sebagai strategi untuk meningkatkan manajemen kesehatan mereka. Dalam era di mana informasi memiliki peran sentral dalam pengambilan keputusan, teknologi informasi memberikan alat yang sangat efektif untuk mengelola data pasien, mengoptimalkan proses administratif, dan Keberhasilan implementasi ini di Rumah Sakit menjadi contoh nyata bagaimana teknologi informasi dapat merestrukturisasi tata kelola kesehatan, mengarah pada efisiensi operasional yang lebih tinggi dan pelayanan yang lebih baik. Adopsi teknologi informasi tidak hanya sekedar beradaptasi dengan tren modern, tetapi merupakan langkah strategis yang mendasar untuk meningkatkan kualitas layanan dan keberlanjutan organisasi Dengan memberikan prioritas organisasi kesehatan dapat memperoleh manfaat berkelanjutan dalam hal efisiensi operasional, pengambilan keputusan yang lebih baik, dan peningkatan hubungan dengan pasien. Oleh karena itu, dorongan ini bukan hanya sebagai respons terhadap perkembangan teknologi, tetapi sebagai investasi jangka panjang dalam perbaikan berkelanjutan pada manajemen kesehatan untuk mendukung tujuan klinis dan administratif yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA