Jurnal Siti Rufaidah Volume 3. Nomor 4. November 2025 e-ISSN: 3032-1344. p-ISSN: 3032-1336. Hal 211-219 DOI : https://doi. org/10. 57214/jasira. Tersedia: https://journal. org/index. php/JASIRA Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 Nur Hafizah Putri 1*. Ditte Ayu Suntara 2 Prodi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners. Institut Kesehatan Mitra Bunda. Indonesia Email: 9hafizahputri@gmail. com 1*, gamma. sundewa@yahoo. *Penulis Korespondensi: 9hafizahputri@gmail. Abstract. Diarrhea is the third leading cause of death in children. WHO estimates that the prevalence of diarrhea globally is almost 1. 7 billion cases of diarrhea in children each year, in Indonesia the prevalence of diarrhea is 4. 55% of cases. The incidence of diarrhea is caused by several factors, one of which is consuming street food. This study aims to determine the relationship between snack consumption and the incidence of diarrhea in students at Elementary School 008 Batam City. Baloi Permai Village in 2024. The design of this study used cross-sectional. This study was conducted on students in grades IV. V, and VI totaling 50 students. The sampling technique used non-probability sampling with purposive sampling technique. The measuring instrument in this study was a questionnaire on snack food consumption and diarrhea incidence. The results of the study showed that the incidence of diarrhea in students with the category of always consuming snack foods was 4 students . 3%), often consuming snack foods was 14 students . 5%), sometimes consuming snack foods was 7 students . 8%), and never consuming snack foods was 3 students . 3%). Based on the results of the Chi-Square Test statistic using SPSS, the probability value . was smaller than alpha . Keywords: Chi-Square. Cross-Sectional. Diarrhea Incidence. Elementary School Students. Snack Consumption Abstrak. Kejadian Diare adalah salah satu penyebab kematian ketiga pada anak. WHO mengestimasi prevalensi diare secara global terdapat hampir 1,7 miliar kasus penyakit diare pada anak setiap tahunnya, di indonesia prevalensi diare sebesar 4,55% kasus. Kejadian diare di sebabkan oleh beberapa faktor salah satunya mengkonsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota. Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV,V, dan VI yang berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner konsumsi makanan jajanan dan kejadian Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian diare pada siswa dengan kategori selalu mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 4 siswa . ,3%), sering mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 14 siswa . ,5%), kadang-kadang mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 7 siswa . ,8%), dan tidak pernah mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 3 siswa . ,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability . lebih kecil dari pada alpha . ,013 < 0,. , dengan demikian Ho ditolak H1 diterima kesimpulan yaitu ada hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada siswa di SDN 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai. Diharapkan siswa dapat memilih makanan jajanan yang lebih sehat dan higienis dalam upaya pencegahan diare. Kata kunci: Chi-Square. Cross Sectional. Kejadian Diare. Konsumsi Jajanan. Siswa SD. LATAR BELAKANG Anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun termasuk dalam kategori usia sekolah, dan pada fase ini, mereka seharusnya belajar hal-hal mendasar yang penting untuk adaptasi dan menjaga kebersihan saat dewasa. Di sekolah, anak-anak rentan terhadap berbagai masalah pencernaan, seperti cacingan dan diare. Beberapa kondisi kesehatan yang umum terjadi pada anak usia sekolah antara lain karies gigi, flu, tifus, demam berdarah, campak, dan diare (Kemenkes, 2. Naskah Masuk: 17 September 2025. Revisi: 21 Oktober 2025. Diterima: 28 November 2025. Terbit: 30 November 2025 Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 Diare ditandai dengan mencret dan frekuensi buang air besar yang meningkat. Seringkali, diare disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman, virus, atau parasit. Meskipun semua kelompok usia bisa mengalami diare, anak-anak lebih sering Anak-anak yang menderita diare dapat buang air besar hingga lima kali dalam sehari. Ketika mengalami diare, tekstur tinja anak-anak menjadi lebih cair atau encer (Dinkes palukota, 2. Penyakit diare adalah penyebab kematian ketiga terbanyak pada anak-anak, menurut World Health Organization (WHO). Diperkirakan setiap tahunnya, 832 anak di bawah lima tahun dan 50. 851 anak berusia lima hingga sembilan tahun meninggal akibat diare. Setiap tahun, lebih dari 1,7 miliar anak di seluruh dunia mengalami diare (WHO, 2. Diare merupakan permasalahan kesehatan yang umum terjadi di Indonesia, berkontribusi pada angka kematian, terutama di kalangan anak-anak, dan dapat berisiko menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. 2018, prevalensi diare mencapai 8% untuk semua usia, 12,3% untuk anak balita, dan 10,6% untuk bayi baru lahir. Diare menjadi penyebab 14,5% kematian di seluruh usia dan 4,55% kematian di kalangan balita (RISKESDA dalam Dinas Kesehatan, 2. Prevalensi diare pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku, demografi sosial, dan kondisi lingkungan. Aspek lingkungan seperti sistem sanitasi yang buruk, kebersihan makanan, keberadaan toilet di rumah, tempat sampah, pengelolaan sampah, dan kualitas sumber air minum yang kurang baik menjadi faktor penting. Usia, jenis kelamin, pendidikan, jenis pekerjaan, dan status gizi adalah contoh dari faktor Sedangkan faktor perilaku mencakup pemberian ASI eksklusif, mencuci tangan sebelum makan, mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar, serta cara membuang dan merebus tinja yang tidak benar, serta kecenderungan mengonsumsi makanan berkualitas rendah (Daviani dan Argarini, 2. Salah satu faktor yang menyebabkan diare adalah makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima yang kadang tidak higienis atau yang tidak mengikuti praktik sanitasi yang baik. Misalnya, ada pedagang yang masih memakai perhiasan, seperti cincin, yang bisa menampung bakteri dan kuman, tidak mengenakan celemek atau penutup kepala saat berjualan, menyentuh makanan tanpa sarung tangan atau penutup kepala, tidak mencuci tangan setelah memegang makanan, menyimpan peralatan di tempat terbuka yang memungkinkan debu dan lalat menempel pada peralatan pengolahan makanan, menyimpan makanan dalam wadah terbuka yang bisa diakses oleh lalat, serta tidak memiliki tempat sampah yang tertutup (Daviani Prawati et al. , 2. Makanan ringan yang populer di Jurnal Siti Rufaidah - Volume 3. Nomor, 4 November 2025 e-ISSN: 3032-1344. p-ISSN: 3032-1336. Hal 211-219 kalangan anak sekolah juga sangat rentan terhadap kontaminasi dari bahan tambahan seperti pewarna tekstil, pengawet, serta pemanis buatan, yang dapat memicu diare akibat berbagai mikroorganisme (Nuraini et al. , 2. Berdasarkan penelitian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), ditemukan bahwa 45% makanan jajanan untuk anak dianggap berbahaya, dan 60% jajanan di sekolah tidak sesuai dengan standar kualitas dan keamanan Proses pengolahan makanan yang tidak benar atau penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) yang tidak disetujui dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Diare yang berlangsung lama dapat menyebabkan dehidrasi, yang jika tidak ditangani dapat berakibat fatal. Gejala dehidrasi meliputi mulut kering, rasa lelah, berkurangnya produksi urin, dan pusing. Segera hubungi tenaga medis jika Anda mulai merasakan tandatanda dehidrasi (Kemenkes, 2. Penyakit diare pada anak sekolah dasar dapat dicegah dengan memberikan edukasi kepada orang tua dan guru tentang cara memilih jajanan yang bersih dan sehat. Harapannya, ini dapat menurunkan angka kejadian diare di kalangan siswa sekolah dasar (Nuraini et al. , 2. Dengan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai "Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Terjadinya Diare pada Anak di SDN 008 Batam Kota. KAJIAN TEORITIS Konsumsi Makanan Jajanan Makanan jajanan menurut Persatuan Ahli Gizi Indonesia adalah makanan dan minuman yang zdiproduksi zoleh zpengusaha zsektor zinformal zdengan zmodal zkecil zdijajakan zdan zsiap zdikonsumsi zdi ztempat-tempat zkeramaian, zsepanjang zjalan, zpemukiman, zdengan zcara zberkeliling, zmenetap, zatau zkombinasi zkedua zcara ztersebut. zMakanan zjajanan zdapat zberupa zmakanan zutama zatau zselingan. zMakanan zjajanan zjenis zberat z. zatau zmakanan zutama zmerupakan zmakanan zyang zbiasa zdikonsumsi zsehari zhari zyang zterdiri zdari zmakanan zpokok, zlaukpauk, zdan zsayuran. zMakanan zjajanan zjenis zringan z. zadalah zmakanan zyang zsering zdisantap zdi zluar zwaktu zmakanan zutama zyang zsering juga disebut dengan makanan selingan yang bisa terjadi pada saat antara sarapan dan makan siang seperti aneka kudapan dan aneka jajanan pasar (Emilia & Akmal, 2. Penyakit zDiare Diare zadalah zsuatu zkondisi zdimana zseseorang zbuang zair zbesar z3 z. zkali zatau zlebih zdalam zsatu zhari zdan ztinja zatau zfeses zyang zdapat zberupa zencer zcairan zberampas, zkadang zjuga zatau zkeluar zsedikit zbisa zdisertai zdarah zatau zlendir ztergantung zpada Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 Menurut zIDAI z(Ikatan zDokter zAnak zIndonesi. , zanak zdinyatakan zmenderita zdiare zbila zbuang zair zbesarnya z"lebih zencer" zdan z"lebih zsering" zdari zbiasanya z(Nurhayati, z2. zDiare zadalah zpenyakit zmenular zdilingkungan zyang zdisebabkan zoleh zmikroorganisme zseperti zbakteri, zvirus, parasit, zdan zprotozoa zyang zmenyebar zmelalui zfeses zdan zmulut z(Dea zSaputri zet zal, z2. Anak zUsia zSekolah Anak zusia zsekolah zmerupakan zanak zyang zmana zmasa zini zjuga zdikenal zdengan zmasa zperalihan zdari zkanak-kanak zawal zke zmasa zkanak-kanak zakhir zsampai zmenjelang zmasa zpra-pubertas, zpada zumumnya zsetelah zmencapai zusia z6 ztahun zperkembangan zjasmani zdan zrohani zanak ztelah zsemakin zsempurna. Pertumbuhan zfisik zberkembang zpesat zdan zkondisi zkesehatannyapun zsemakin zbaik, zartinya zanak zmenjadi zlebih ztahan zterhadap zberbagai zsituasi. Dengan zkita zmengetahui ztugas zperkembangan zanak zsesuai zdengan zusianya zmaka zsebagai zorangtua zmaupun zguru zdapat zmemenuhi zkebutuhan zapa zyang zdiperlukan zdalam zsetiap zperkembangannya zagar ztidak zterjadi zpenyimpangan zperilaku. Pada zmasa zini zanak zjuga zdiharapkan zmampu zmemperoleh zdasar-dasar zpengetahuan zyang zdianggap zpenting zuntuk zkebersihan zpenyesuaian zdiri zanak zketika zdewasa zkelak (Sabani, zPada zmasa zanak zusia zsekolah zmerupakan zmasa ztumbuh zkembang, zsehingga zmembutuhkan znutrisi zatau zmakanan zuntuk zmendukung zproses zpertumbuhannya. Hal zinilah zyang zmenyebabkan zadanya zkeinginan zuntuk zmengkonsumsi zjajanan zdi zlingkungan zsekolah zkarena zsebagian zbesar zwaktu zmereka zberada zdi zsekolah. Namun, zjajanan zatau zmakanan zyang zada zdi zlingkungan zsekolah zterkadang ztidak zmenjamin zkebersihan zdan zkandungan zgizi zyang zada zpada zjajanan ztersebut z(Ananda zPutri zet zal. , z2. METODE zPENELITIAN Jenis zdan zRancangan zPenelitian Penelitian zini ztermasuk zjenis zpenelitian zanalitik zdengan zdesain zatau zrancangan Cross zSectional. Cross zSectional zmerupakan zjenis zsurvey zyang zmengamati zsebuah zobjek zpenelitian, zbaik zsatu zataupun zbeberapa zvariabel, zdengan zcara zmenghimpun zdata zpada zsuatu zmasa zyang zsama z(Kusumawaty zet zal. , z2. zDimana zdalam zpenelitian zini zuntuk zmelihat zhubungan zkonsumsi zmakanan zjajanan zdengan zkeajadian zdiare zdi zsekolah zSDN z008 zBatam zKota. Teknik zPengambilan zSampel Teknik penarikan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Purposive sampling adalah Jurnal Siti Rufaidah - Volume 3. Nomor, 4 November 2025 e-ISSN: 3032-1344. p-ISSN: 3032-1336. Hal 211-219 teknik zpenentuan zsampel zdengan zpertimbangan ztertentu. zPemilihan zsekelompok zsubjek zdalam zpurposive zsampling, zdidasarkan zatas zciri-ciri ztertentu zyang zdipandang zmempunyai zsangkut zpaut zyang zerat zdengan zciri-ciri zpopulasi zyang zsudah zdiketahui zsebelumnya. zMaka zdengan zkata zlain, zunit zsampel zyang zdihubungi zdisesuaikan zdengan zkriteria-kriteria ztertentu zyang zditerapkan zberdasarkan ztujuan zpenelitian zatau zpermasalahan zpenelitian (Suhadarliyah et al. , 2. HASIL zDAN zPEMBAHASAN z Hasil Data zUmum Jenis Kelamin Siswa Tabel z1. Karakteristik zFrekuensi zJenis zKelamin zSiswa zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Jenis zKelamin Frekuensi z. Persentase z(%) Laki zAe zLaki Perempuan Total Berdasarkan ztabel z1 zmenunjukkan zbahwa zsebagian zbesar zsiswa zberjenis zkelamin zlaki z- zlaki zdengan zjumlah z30 zsiswa z. z%). Umur Tabel z2. Karakteristik zFrekuensi zUmur zSiswa zKelas zIV,V zdan zVI zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Umur Frekuensi z. Persentase z(%) 10 zthn 11 zthn 12 zthn Total Berdasarkan ztabel z2 zmenunjukkan zbahwa zsebagian zbesar zsiswa zberumur z10 ztahun zdengan zjumlah z25 zsiswa z. z%) z Membawa zBekal Tabel z3. Karakteristik zFrekuensi zSiswa zMembawa zBekal zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Membawa zBekal Frekuensi z. Persentase z(%) Iya Tidak Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 Total Berdasarkan ztabel z3 zmenunjukkan zbahwa zsebagian zbesar zsiswa ztidak zmembawa zbekal zdengan zjumlah z33 zsiswa z. z%). Data zKhusus Analisa zUnivariat Konsumsi zJajanan z Tabel z4. Distribusi zFrekuensi zKonsumsi zMakanan zJajanan zPada zSiswa zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Konsumsi zJajanan z Frekuensi z. Persentase z(%) Selalu Sering Kadang-Kadang Tidak zPernah Total Tabel z4 zmenunjukkan zbahwa z16 zsiswa, zatau z32% zdari ztotal zsiswa, zsering zmakan zmakanan zringan. Kejadian zDiare Tabel z4. Distribusi zFrekuensi zKejadian zDiare zPada zSiswa zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Kejadian zDiare Frekuensi z. Persentase z(%) Diare Tidak zPernah Total Berdasarkan ztabel z5 zmenunjukkan zbahwa zsebagian zbesar zsiswa zpernah zmengalami zkejadian zdiare zjumlah z28 zsiswa z. %). Analisa zBivariat Tabel z5. zHasil zAnalisis zHubungan zKonsumsi zMakanan zJajanan zDengan zKejadian zDiare zPada zSiswa zdi zSekolah Dasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan Baloi zPermai zTahun z2024. Kejadian zDiare Konsumsi zMakanan zJajanan Diare Total Tidak zDiare P zValue Selalu Sering Kadang-Kadang Jurnal Siti Rufaidah - Volume 3. Nomor, 4 November 2025 0,013 e-ISSN: 3032-1344. p-ISSN: 3032-1336. Hal 211-219 Tidak zPernah Total Berdasarkan tabel 6 didapatkan hasil dari 50 siswa di SDN 008 Batam Kota. Kelurahan Baloi Permai, menunjukkan bahwa kejadian diare pada siswa dengan selalu mengkonsumsi jajanan sebanyak 4 siswa . ,3%), sering mengkonsumsi jajanan sebanyak 14 siswa . ,5%), kadang-kadang mengkonsumsi jajanan sebanyak 7 siswa . ,8%), dan tidak pernah mengkonsumsi jajanan sebanyak 3 siswa . ,3%). Maka didapatkan hasil yang signifikan menggunakan uji chi square diperoleh nilai . = . ,013 < 0,. sehingga H0 ditolak dan H diterima. Maka disimpulkan ada hubungan antara konsumsi makan jajanan dengan kejadia diare pada siswa Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota. Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024. Pembahasan Berdasarkan zpenelitian zyang ztelah zdilakukan zpada ztanggal z09 z- z12 zOktober z2024 zkepada z50 zsiswa, zdari zhasil zPenelitian zdiperoleh zada zhubungan zkonsumsi zmakanan zjajanan zdengan zkejadian zdiare zpada zsiswa zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zTahun z2024. Dengan zhasil zbahwa zsebagian zbesar zsiswa zpernah zmengalami zkejadian zdiare zdengan zkategori zsering zmengkonsumsi zjajanan zsebanyak z14 zsiswa z( z87,5%). Uji zChi-Square zdilakukan zdengan zmenggunakan zperangkat zlunak zSPSS zuntuk zmengetahui zhubungan zantara zasupan zmakanan zjajanan zdengan zkejadian zdiare zpada zsiswa. Nilai zA, zyang zmenunjukkan zbahwa zada zhubungan zantara zasupan zmakanan zjajanan zdengan zkejadian zdiare zpada ztahun z2024 zpada zsiswa zdi zSekolah zDasar zNegeri z008 zBatam zKota zKelurahan zBaloi zPermai zadalah z. ,013 z< z0,. , zsesuai zdengan zhasil zanalisis. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 maka dapat disimpilkan bahwa sebagian besar siswa sering mengkonsumsi jajanan dengan jumlah 16 siswa . %), sebagian besar siswa pernah mengalami kejadian diare jumlah 28 siswa . %)dengan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada siswa di SDN 008 Batam Kota. Kelurahan Baloi Permai tahun 2024, dengan hasil uji statistic diperoleh nilai pvalue sebesar 0,013 ( p-value < 0,. Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 Saran Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan motivasi dan semangat bagi siswa untuk tetap berupaya dalam melakukan hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit Diare. Agar kualitas baik peneliti menyarankan siswa untuk memilih makanan mana yang sehat dan tidak, mencuci tangan sebelum mengkonsumsi makanan dan membawa bekal dari rumah. UCAPAN TERIMA KASIH