VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI PEMBINAAN KARAKTER ENTREPRENEUR PADA SISWA SMK PERMATA HARAPAN 2 BATAM Tiurniari Purba*1. Vargo Christian L Tobing2. Erni Yanti Natalia3. Nora Pitri Nainggolan4. Mortigor Afrizal Purba5 1,4Program Studi Manajemen. Fakultas Soshum. Universitas Putera Batam 2,3,5Program Studi Akuntansi. Fakultas Soshum. Universitas Putera Batam *e-mail: Tiurniari@gmail. ABSTRACT Entrepreneurs are individuals who run businesses or entrepreneurship with the aim of seeking profit or identifying business opportunities and taking the initiative to innovate. The easiest individuals to teach are school children, children who are undergoing formal education at school. It will be much easier to recognize and introduce entrepreneurial characters to school children because they spend their days at school. This PKM activity will combine lecture, discussion and training methods carried out at SMK Permata Harapan 2 Batam and attended by 30 participants. The results of the coaching showed that the obstacles that made the coaching participants never think of becoming an entrepreneur were not having a clear vision, not daring to take risks, having difficulty focusing on goals, not being used to having problem solving skills, and lacking an innovative spirit. After coaching, it was found that the participants had high self-confidence in their abilities and ideas, were open to change, had an innovative and creative spirit to create products, and were able to analyze problems, find solutions. Keywords: Coaching. Character. Entrepreneur ABSTRAK Entrepreneur adalah individu yang menjalankan usaha atau wirausaha dengan tujuan mencari keuntungan atau mengidentifikasi peluang bisnis dan mengambil inisiatif untuk berinovasi. Individu yang paling mudah diajari adalah anak sekolah, anak yang sedang menjalani pendidikan formal di sekolah. Akan sangat jauh lebih mudah mengenali dan memperkenalkan karakter entrepreneur pada anak sekolah karena sehari hari mereka menghabiskan waktunya di sekolah. Kegiatan PKM ini akan memadukan metode ceramah, diskusi dan pelatihan yang dilaksanakan di SMK Permata Harapan 2 Batam dan diikuti oleh 30 peserta. Hasil pembinaan menunjukkan bahwa kendala yang membuat peserta pembinaan tidak pernah terpikirkan untuk menjadi seorang entrepreneur adalah tidak memiliki visi yang jelas, tidak berani mengambil risiko, susah fokus pada tujuan, tidak terbiasa memiliki kemampuan problem solving, dan kurang berjiwa inovatif. Setelah dilakukan pembinaan, diperoleh bahwa para peserta memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap kemampuan dan ide mereka, bersikap terbuka terhadap perubahan, memiliki jiwa inovatif dan kreatif untuk menciptakan produk, dan mampu menganalisis masalah, mencari Solusi. Kata kunci: Pembinaan. Karakter. Entrepreneur PENDAHULUAN Entrepreneur adalah individu yang menjalankan usaha atau wirausaha dengan tujuan mencari keuntungan atau mengidentifikasi peluang bisnis dan mengambil inisiatif untuk berinovasi. Pengusaha muda adalah sebutan untuk generasi gen-z hingga milenial yang terjun dalam dunia bisnis. Menjadi seorang entrepreneur muda bukanlah hal yang mudah (Purba et al. , 2. (Patimah et al. , 2. Karena harus bersaing dengan para entrepreneur senior yang lebih berpengalaman dalam dunia bisnis. Tapi, anak muda yang E-ISSN 2830-5620 VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI terjun dalam bisnis pun memiliki kelebihan tersendiri (Carolus Borromeus Mulyatno. Di antaranya identik dengan inovasi dan kreativitas dalam membangun bisnis. Apalagi di era sekarang menguasai kemajuan teknologi salah satu poin penting dalam Menjalankan usaha bukanlah suatu hal yang muda apalagi bagi kalangan muda. Masalah kewirausahaan dapat berupa hambatan finansial, kurangnya pengetahuan, persaingan pasar, dan lain-lain. Khusus bagi anak sekolah SMK, tantangan pertama tentunya masih terbatasnya pengalaman dalam berbisnis. Keterbatasan ini menimbulkan kesulitan beradaptasi dengan lingkungan bisnis. Menjadi seorang entrepreneur muda harus bisa melakukan manajemen waktu dengan baik. Apalagi jika masih pertama kali membuka usaha, maka akan ada tugas-tugas yang muncul di luar kendali. Tantangan menjadi pengusaha muda berikutnya adalah masih kurangnya relasi. Ini sejalan karena kurangnya pengalaman karena memulai bisnis di saat masih muda sehingga membuat relasi pun terbatas. Munculnya tekanan dan tanggungjawab yang besar karena masih muda (Syamsuriana et al. , 2. Apalagi ketika menjadi pengusaha juga harus bertindak sebagai pemimpin sehingga setiap keputusan menjadi tanggungjawabnya. Dan masih banyak problematika lainnya. Setiap masalah pasti akan selalu ada solusinya, demikian dengan permsalahan tentang membangun karakter entrepreneur. Seorang entrepreneur harus memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dicapai dengan bisnis mereka. Visi ini menjadi pedoman dalam membuat keputusan dan mengarahkan usaha mereka. Wirausaha harus berani mengambil risiko yang terukur untuk mencapai tujuan mereka. Mereka memahami bahwa risiko adalah bagian integral dari berbisnis dan siap menghadapi kegagalan sebagai pelajaran. Entrepreneur harus memiliki jiwa inovatif dan kreatif untuk menciptakan produk, layanan, atau proses baru yang dapat membedakan bisnis mereka dari competitor (Sri Lestari, 2. Entrepreneur harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap kemampuan dan ide mereka. Percaya diri akan membantu mereka untuk membuat keputusan, mengambil risiko, dan membangun jaringan dengan orang lain. Karakteristik entrepreneur juga mencakup kemampuan untuk bekerja keras dan bekerja cerdas. Mereka harus mampu mengelola waktu, sumber daya, dan energi dengan Entrepreneur harus memiliki komitmen yang kuat terhadap bisnis mereka dan disiplin dalam menjalankan rencana dan tugas-tugas yang ada. Entrepreneur memiliki kemampuan untuk fokus pada tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Mereka memiliki kemampuan merencanakan, mengatur prioritas, dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Patimah et al. , 2. METODE Pelaksanaan pengabdian dengan pembinaan sasaran sekolah ini akan dilakukan dengan pertemuan tatap muka pada rentang waktu dari tanggal 25 Januari 2024 sampai 3 Maret 2024, yang bertempat di SMK Permata Harapan 2 yang beralamat di JL. Kompleks Batu Aji Center Park. Sagulung Kota. Kec. Sagulung. Kota Batam. Kepulauan Riau 29442. Untuk menunjang kegiatan pengabdian dengan pembinaan sasaran sekolah ini, tim pengabdi membutuhkan beberapa peralatan diantaranya: . laptop, . LCD Proyetor, . Bahan Pengajaran berupa slide materi, . Spidol. Untuk memperoleh manfaat dari pengabdian kepada masyarakat, metode pelaksanaan kegiatan pembinaan sasaran sekolah ini dilakukan dengan metode Ceramah. Diskusi, dan Test Kokologi. Tujuan, indikator ketercapaian dan tolak ukur kegiatan pengabdian ini dapat dilihat pada berikut: E-ISSN 2830-5620 VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI Tabel 1. Indikator Kegiatan Pengabdian Tujuan Indikator Ketercapaian Tolak Ukur - Pengusaha Pemula Memberikan pembinaan Memahami kalau untuk Karakteristik - Pengusaha Pemula: memiliki penghasilan tidak Memulai bisnis hanya sendiri dari nol. melainkan banyak peluang - Perancang Bisnis: kerja yang bisa diambil Merencanakan dan antara lain adalah menjadi konsep bisnis. - Konsultan Bisnis: konsultan bisnis, investor. Memberikan saran atau dan solusi untuk pengajar bisnis. mengatasi masalah - Investor: Melakukan investasi pada berbagai jenis Membentuk Karakter Mengenal Diri Sendiri Menyusun Prinsip Hidup Mengendalikan Diri Melatih Kedisiplinan Model Perilaku Membaca Siswa dengan melalui test kokologi tentang: - Mengenal Diri Sendiri - Menyusun Prinsip Hidup - Mengendalikan Diri - Melatih Kedisiplinan Model Perilaku Menceritakan contoh Mengenal - Motivasi tokoh-tokoh entrepreneur entrepreneur Indonesia Indonesia dan Batam HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan pembinaan yang telah dilakukan secara langsung kepada siswa SMK Permata Harapan. Jl. Trans Barelang Graha Buana. Tembesi. Kec. Sagulung. Kota Batam Prov. Kepulauan Riau diharapkan dapat memberikan dampak yang positif kepada para peserta didik dan juga kepada tim dosen yang melakukan pembinaan (PKM). Secara lebih rinci hasil yang dicapai dari pelaksanaan pembinaan tersebut dapat diuraikan antara lain sebagai berikut: Terjalinnya kerjasama antara Universitas Putera Batam dengan SMK Permata Harapan 2. E-ISSN 2830-5620 VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI Siswa diberikan pemahaman tentang Karakteristik entrepreneur. Siswa SMK diberikan pemahaman tentang bagaimana cara menjadiseseorang yang memiliki Karakteristik entrepreneur. Siswa SMK diberikan pemahaman tentang entrepreneurship, dan ciri-ciri entrepreneurship. Siswa diberi pemahaman tentang bagaimana cara mengembangkan sikap Siswa dapat mengembangkan sikap entrepreneurship. Siswa dapat menceritakan contoh-contoh entrepreneur yang di Indonesia dan Batam. Adapun pembagian waktu pelaksanaan adalah sebagai berikut: Tabel 3. 1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Perte Waktu Kegiatan Tempat 1 Febrruari 2024 Gedung Aula SMK Permata Harapan 2 5 Februari 2024 Belajar tentang Karakter dan entrepreneur dan tes kepribadian Kokologi Menyusun Rencana Bisnis Gedung Aula SMK Permata Harapan 2 Perencanaan dilaksanakan kegiatan pengabdian ini, tim PKM melakukan diskusi terlebih dahulu ke pihak SMK Permata Harapan 2 yang diwakili oleh Kepala Sekolah. Selanjutnya mendiskusikan waktu dan tempat yang tepat supaya tidak menggangu aktivitas pembelajaran yang ada. Setelah mendapatkan waktu yan tepat, tim PKM selanjutnya melakukan pembinaan ke sekolah dengan materi yang ditentukan. Pelaksanaan dilakukan di Gedung Aula SMK Permata Harapan 2 dengan didampingi tiga orang guru dari SMK yang bersangkutan, guru yang tidak ada kegiatan mengajar pada waktu tersebut. Gambar 1 Poto Bersama Peserta PKM E-ISSN 2830-5620 VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI Materi pembinaan yang disampaikan kepada siswa SMK Permata Harapan 2 yaitu hanya pada kelas X dan XI yang berjumlah 30 orang yang dibagi ke dalam 2 kelompok. Materi Pertama dilaksanakan dengan memberikan materi mengenai karakter pribadi. Materi Kedua dilaksanakan dengan memberikan materi mengenai Entrepreneurship. Pembinaan ketiga dilaksanakan dengan memberikan materi lanjutan mengenai Entrepreneurship dan memotivasi siswa SMK dengan contoh-contoh entrepreneur sukses yang ada di Indonesia dan Kota Batam. Pembahasan Kegiatan ini memperkenalkan karakter pebisnis dan bagaimana menjadi entrepreneur sejak dini. Walau tidak mudah namun pembinaan ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan siswa/siswi dan terutama dapat mengimplementasikan secara dini, sehingga mereka nantinya dapat menjadi pelajar yang mandiri secara finansial dan bisa mengasah kreatifitas untuk sesuatu yang jauh lebih berguna bagi masa depan mereka (Sinaga & Ramadhana Sembiring, 2. Memperkenalkan sejak dini tentang entrepreneur dan mengenali diri Seorang entrepreneur yang memiliki beberapa karakter kunci yang membedakannya, antara lain memiliki visi yang jelas, berani mengambil risiko, fokus pada tujuan, memiliki kemampuan problem solving, dan berjiwa Karakter-karakter ini penting untuk keberhasilan seorang entrepreneur dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis (Krisna & Nuratama, 2. Adapun ilmu tentang karakter dan kepribadian untuk menunjang memahami masing masing individu siswa yaitu dengan memberikan tes permainan kokologi. Singkatnya kokologi merupakan sebuah ilmu untuk mengetahui perasaan atau pemikiran orang lain melalui sebuah permainan cerita sederhana. Cara bermainnya cukup sederhana. Siswa hanya diminta berimajinasi untuk menjawab semua pertanyaan yang dapat mengungkap karakter tersembunyi dari dalam diri mereka. Walaupun hasilnya belum bisa dianggap valid dan reliabel, permainan ini tetap menarik untuk dicoba dan bisa membantu mengenali pibadi masing-masing. Selanjutnya, setelah paham kokologi itu apa dan gimana cara kerjanya, dilanjut coba tes kokologinya yang sudah disiapkan oleh tim PKM. siswa, jangan sampai mencoba menebak apa arti dari jawabannya, cukup pastikan siswa langsung menjawab hal pertama yang terlintas di kepalamu dan jangan langsung baca jawabannya. Gambar 2 Tim PKM Menyampaikan Materi E-ISSN 2830-5620 VOLUME 4 No. https://jurnal-adaikepri. id/index. php/JUPADAI DAFTAR PUSTAKA