Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11 No. 4 Desember 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 726 Ae 730 PENGARUH PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BISNIS DALAM SMALL BUSINESS DEVELOPMENT PADA WARKOP 96 Oleh : Lilis. Novia Clarissa. Herliani. Dikson. Jhon Wilson Universitas Internasional Batam Universitas Internasional Batam Universitas Internasional Batam Universitas Internasional Batam Universitas Internasional Batam *Korespodensi: Icomnote4x@gmail. Article Info Article History : Received 16 Des - 2022 Accepted 25 Des - 2022 Available Online 30 Des Ae 2022 Abstract Warkop96 has a unique concept where food is served with large and attractive portions. At the beginning of the opening of this warkop96 business, consumers were very interested in visiting warkop 96. The purpose of the study was to determine the effect of implementing Business Risk Management in Small Business Development. The methods used are qualitative methods and survey methods. Based on this research, it can be seen that in the strategy planned by Warkop96 there are several risk assessments that must be analyzed by Warkop 96, namely by analyzing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT). Keyword : Warkop 96. SWOT. Business Risk Management PENDAHULUAN Warkop 96 merupakan UMKM bidang kuliner yang sudah didirikan oleh Susan Cai sejak 18 Maret 2017 di Komplek Ruko Taman Kota Mas Blok A1 No. Baloi Seiladi. Kota Batam. Warkop 96 ini sendiri memiliki konsep yang cukup unik dimana makanannya dapat disajikan dalam porsi yang sangat besar dan menarik. Contohnya seperti Miyabig dan Tower Drink adalah dua menu dengan porsi terbesar yang ada di menu Warkop 96. Miyabig berisi mie yang dimasak dengan berbagai macam jenis yang disediakan Warkop96. Diletakkan dalam mangkok jumbo, satu porsi Miyabig jumbo, bisa dimakan hingga lima orang. Sedangkan Tower Drink adalah minuman yang diletakkan di wadah seperti tower tinggi. Ada berbagai minuman yang bisa diletakkan di Tower Drink seperti Es Bandung. The Obeng, dan jenis minuman es lainnya. Tower Drink memang dikhususkan untuk penyajian minuman dingin bukan minuman panas. Pada awal dibukanya usaha warkop ini, konsumen sangat tertarik untuk mencoba dan mendatangi warkop 96 tersebut. Namun lama kelamaan konsumen sedikut demi sedikit berkurang karena adanya pandemi yang menyerang dunia serta tidak adanya inovasi untuk menciptakan produk baru dalam usaha tersebut. Sehingga pendapatan pada usaha tersebut juga semakin berkurang. Lokasi yang strategis dimana dekat dengan anak kuliahan tentu saja mereka mengandalkan customer dari anak kuliahan tetapi bagaimana jika ada wabah seperti pandemi dan mengharuskan tidak bole ad kegiatan di kuliahan? berdasarkan uraian latar belakang ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Manajemen Resiko di UMKM Warkop 96 ini. KAJIAN PUSTAKA Four Categories of Risks Menurut (Pamela, 2. Resiko memiliki karakteristik sendiri untuk mengelola atau menganalisis ketidakpastian dalam sebuah Resiko terdiri 4 macam kategori, yaitu: - Resiko kepatuhan (Compliance Ris. Resiko ini terjadi karena dalam menjalani proses bisnis tidak menaati aturan yang dibuat oleh pemerintah sehingga harus menerima sanksi atau denda tergantung seberapa berat Resiko bahaya (Hazard Ris. Resiko ini bisa menyebabkan sumber potensi memburuk sehingga memunculkan hal yang buruk yang berhubungan dengan kesehatan dan keselamatan kerja. Resiko pengendalian (Control Ris. Resiko ini terkait dengan manajemen proyek dan implementasi taktik, sehingga sulit untuk dikontrol ketika terjadi peristiwa yang tidak Resiko peluang (Opportunity Ris. Resiko ini dapat menyebabkan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkan di masa kedepannya karena terabaikan waktu atau situasi tertentu. diperhatikan dalam membeli asuransi, yaitu (Fallon, 2. - Cost (Biaya asurans. : ditentukan oleh premi asuransi yang dibutuhkan dari organisasi seperti jika terjadi klaim dalam pembelian asuransi, maka organisasi tersebut harus membayar bagian pertama dari klaim sebelum menerima uang dari perusahaan - Coverage (Pertangungga. : perlu dieksplorasi lebih lengkap oleh organisasi yang membeli pertanggungan yang memadai tersedia. Satusatunya alasan untuk membeli asuransi adalah bahwa klaim akan dibayarkan ketika salah satu peristiwa yang diidentifikasi terjadi. - Capacity (Kapasita. : Ketika membeli asuransi, organisasi perlu memikirkan tentang kapasitas yang bersedia ditawarkan oleh perusahaan asuransi sehubungan dengan nilai aset/eksposur yang perlu diasuransikan. - Capabilities (Kemampua. : Ketika sebuah perusahaan asuransi menawarkan layanan selain asuransi yang termasuk layanan pengendalian kerugian dan bantuan dengan perencanaan kelangsungan bisnis, sehingga memutuskan perusahaan asuransi mana yang akan dipilih. - Claims (Klai. : Ketika sudah membuat referensi untuk klaim asuransi dalam kaitannya dengan asuransi dan pentingnya mengklaim asuransi, sehingga dapat terlepas dari persyaratan undang-undang dan klien, salah satu alasan membeli asuransi adalah untuk memulihkan biaya perbaikan kerusakan dan memulihkan bisnis setelah mengalami - Compliance (Kepatuha. : Ketika kebijakan yang diterima di setiap negara tempat organisasi beroperasi mendapatkan embatasan pada operasi perusahaan asuransi tawanan, maka negara tersebut tidak menerima keabsahan polis asuransi yang ditulis oleh perusahaan asuransi yang tidak diakui, termasuk perusahaan asuransi tawanan. Risk Assessment Penilaian resiko merupakan proses sistematis yang dijalankan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi peristiwa yang dapat berdampak pada tujuan yang dicapai (Rachmina, 2. Salah satu program efektif dalam proses penilaian resiko adalah Prinsip manajemen resiko perusahaan atau enterprise risk management (ERM). Prinsip ini tidak hanya membutuhkan organisasi tersebut melakukan penilaian risiko, namun mereka menerapkan prosesnya untuk mengatasi potensi resiko, menetapkan tujuan yang dicapai, menerapkan respons resiko secara memadai memperhatikan seberapa efektif tujuan yang Ts of Hazard Risk Response Tahapan proses manajemen resiko yang berkaitan dengan manajemen resiko bahaya dapat disajikan untuk respon resiko dapat digambarkan dengan 4T respon terhadap resiko, antara lain: - Tolerate (Tolerans. , merupakan respon yang kebanyakan untuk resiko yang berdampak rendah atau kemungkinan ringan. - Treat (Perlakua. , merupakan respon yang kebanyakan untuk resiko yang berdampak tinggi atau kemungkinan rendah. - Transfer (Pemindaha. , merupakan respon yang kebanyakan untuk resiko yang berdampak tinggi atau kemungkinan rendah. - Terminate (Penyelesaia. , merupakan respon yang kebanyakan untuk resiko mata pencaharian yang berdampak tinggi. Cs of Insurance Buying Pada pertanggungan asuransi, 6 hal Strategy and Tactics Bussiness Strategi bisnis merupakan pernyataan tentang apa yang ingin dicapai oleh organisasi dan bagaimana rencana untuk mencapainya, dan didasarkan pada keputusan strategis untuk masa Pada umumnya strategi bisnis organisasi berisi menyampaikan misi, tujuan, strategi, dan rencana usahanya untuk memastikan strategi dan keputusan strategis yang efektif dan yang perlu efisien yang akan memberikan hasil yang diinginkan (Yuswardi & Harsono, 2. Penilaian risiko dari strategi yang ada dalam perusahaan dan setiap strategi baru yang diusulkan harus dilakukan dengan baik. Jika ada opsi strategis yang jelas, maka penilaian risiko dari masing-masing opsi yang layak harus dilakukan secara individu. Penilaian risiko atas opsi strategis perlu dilakukan oleh perusahaan yaitu analisis harapan pemangku kepentingan, persyaratan pelanggan dan keterampilan karyawan, serta analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman atau yang disebut dengan SWOT (Firdaus, 2. Taktik merupakan alat yang digunakan organisasi untuk menyampaikan strategi bisnis yang sudah direncanakan. Taktik perlu dipilih, diterapkan, dan dikendalikan dengan benar untuk memastikan efektivitas dan efisiensi operasi dan juga harus memberikan keandalan pelaporan keuangan dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku sehingga hasil proses bisnis tersebut efektif, efisien dan sesuai dengan yang langsung mengetahui data dan informasi yang akurat dan actual dari narasumber yang valid. Metode Survei yang diterapkan di penelitian ini dengan cara mengunjungi lokasi langsung untuk mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekitar, jenis produk, harga dan tempat makan Warkop 96 tersebut secara langsung secara rinci dan lengkap. HASIL PEMBAHASAN Four Categories of Risks - Resiko kepatuhan (Compliance Ris. Resiko kepatuhan adalah resiko dimana sebuah bisnis tidak menaati peraturan yang di buat oleh pemerintah. Dalam hal ini, warkop 96 sangat taat dengan peraturan yang di adakan oleh pemerintah. Salah satu peraturan yang di jalankan oleh warkop 96 adalah taat membayar pajak. Warkop 96 selalu tepat waktu dalam membayar pajak. Maka, dapat disimpulkan bahwa warkop 96 sangat patuh dengan aturan yang berlaku sehingga tidak pernah terkena sanksi atau pelanggaran. - Resiko bahaya (Hazard ris. Resiko bahaya ini bisa menyebabkan sumber potensi memburuk. Sehingga memunculkan hal yang buruk terutama pada kesehatan dan keselamatan kerja. Dalam hal ini, warkop 96 belum menerapkan lembaga jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi - Resiko Pengendalian (Control Ris. Resiko selanjutnya ini adalah resiko yang implementasi taktik. Pada hal ini. Warkop 96 pernah mengalami resiko pada awal Covid-19. Yang dimana pada masa awal pandemi tersebut Warkop 96 pernah tutup atau tidak operasi hingga 1 bulan dan Warkop 96 mengalami penurunan omset kisaran 70a%. Namun setelah 1 bulan pandemi. Warkop 96 buka kembali dengan mengurangi karyawan hingga 3 orang untuk bertahan di masa pandemi. - Resiko Peluang (Opportunity Ris. Resiko peluang adalah resiko dimana dapat menyebabkan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkan pemilik dimasa depannya karena terabaikan waktu dan situasi. Pada resiko peluang ini, pemilik ingin menambah variasi makanan untuk sarapan. Namun dari pemilik belum bisa melakukan penambahan karyawan saat ini, sehingga untuk sementara pemilik belum bisa mengimplementasikan strateginya dan sepakat untuk menunda kesempatan yang telah di rencanakan. METODE PENELITIAN Objek Penelitian merupakan suatu objek atau hal yang menjadi sasaran atau target untuk diteliti dalam sebuah penelitian. Objek yang diteliti adalah UMKM bidang kuliner dengan nama Warkop 96. Warkop 96 merupakan UMKM bidang kuliner yang sudah didirikan oleh Susan Cai sejak 18 Maret 2017 di Komplek Ruko Taman Kota Mas Blok A1 No. Baloi Seiladi. Kota Batam dan sudah di Takeover oleh owner kedua Bernama Jelly. Alasan untuk melakukan penelitian ini karena lokasi yang strategis dimana dekat dengan anak kuliahan tentu saja mereka mengandalkan customer dari anak kuliahan tetapi bagaimana jika ada wabah seperti pandemi dan mengharuskan tidak boleh ad kegiatan di kuliahan? maka berdasarkan uraian latar belakang ini tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Manajemen Resiko di UMKM Warkop 96 ini. Metode Penelitian merupakan kegiatan ilmiah yang diterapkan untuk mendapatkan datadata yang akan digunakan dalam sebuah laporan Metode penelitian ini sendiri memiliki beberapa Teknik pengambilan data yang dapat digunakan dalam sebuah penelitian. Untuk laporan yang dikerjakan untuk menerapkan 2 metode yaitu metode kualitatif dan metode survei. Metode Kualitatif yang digunakan yaitu dengan wawancara langsung dengan pemilik Warkop 96 mengenai semua hal yang berkaitan dengan penelitian, dengan cara ini kita dapat Risk assessment atau penilaian risiko Penilaian resiko adalah sebuah resiko yang dinilai dengan membandingkannya dengan tingkat atau kriteria risiko yang telah di tentukan. Dalam hal ini. Warkop 96 pernah tutup 1 bulan dikarenakan maraknya virus corona yang menyerang dunia. Setelah penutupan 1 bulan Warkop 96 mengalami penurunan omset dengan persentase 70% hingga 90% dan Warkop 96 memutuskan untuk membuka kembali setelah 1 bulan virus corona. Walaupun sepinya pengunjung, namun Warkop 96 tetap bertahan dimasa pandemi dengan mengurangi karyawan hingga tersisa 3 Covid 19 menyerang dari tahun 2019 dan Warkop 96 berhasil bertahan di masa pandemi hingga sekarang dan tentunya omset Warkop 96 telah membaik dibanding tahun 2019. Setiap bisnis di realisasikan, tentunya di bangun untuk menambah profit / mencari Warkop 96 mempunyai strategi yang belum tercapai yaitu dengan menambah variasi makanan untuk sarapan. Namun dengan karyawan yang terbatas, pemilik memutuskan untuk menunda implementasi taktik tersebut. Warkop 96 dapat dikatakan masih sedang bangkit dari covid Tetapi dengan lokasi yang strategis dan salah satu produk Warkop 96, "Miyabig" yang cukup dikenal masyarakat, cukup untuk membuat Warkop 96 tetap bertahan di kota Batam. situasi yang tidak dapat di cegah akibat hebohnya dunia dengan virus corona yang membahayakan masyarakat. Terminate Pada hal ini, pemilik tidak dapat mencegah resiko tersebut. Karena virus corona yang bersifat menular yang dapat membahayakan masyarakat. Sehingga untuk kesehatan dan keselamatan pelanggan, pemilik memutuskan untuk menutup toko hingga 1 bulan. Strategy and Tactics Bussiness Strategi bisnis adalah pernyataan yang ingin di capai oleh sebuah organisasi dan bagaimana rencana untuk mencapainya. Dalam hal ini. Warkop 96 merencanakan untuk menambah variasi makanan namun kurangnya karyawan yang menyebabkan implementasi taktik tertunda. Maka dari itu, rencana pemilik untuk saat ini adalah melanjutkan bisnisnya dengan berbagai variasi makanannya yang telah direalisasikan sebelumnya. Pemilik yakin dengan bisnisnya akan tetap menambah omset. Karena salah satu variasi makanan Warkop 96 cukup di kenal masyarakat yakni "Miyabig" dan harga makanan dan minuman Warkop 96 cukup ramah di kantong masyarakat serta lokasi Warkop 96 yang dekat dengan salah satu kampus ternama di Batam yakni Universitas Internasional Batam. Dalam strategi yang telah di rencanakan oleh Warkop 96, adapun penilaian resiko yang di analisis oleh Warkop 96 yakni analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) yaitu (Priharto, 2. - Strengh / Kekuatan Kekuatan adalah poin internal dan positif dari suatu perusahaan. Ini adalah hal hal yang berada dalam kendali top management. Dalam hal ini. Kekuatan atau strengh dari Warkop 96 adalah keniatan dan tekad pemilik Warkop 96. Pemilik Warkop 96 yakin dengan bisnis yang dijalankan dapat menambah omset Warkop 96. Selain itu Warkop 96 juga mempunyai 3 kelebihan yakni: Lokasi yang strategis. Harga yang murah di kantong masyarakat Salah satu makanan Warkop 96 yakni "Miyabig" yang dikenal oleh masyarakat. - Weakness / Kelemahan Kelemahan adalah faktor negatif yang mengurangi kekuatan organisasi, ini adalah hal-hal yang perlu anda tingkatkan agar lebih kompetitif. Dalam hal ini, kelemahan Warkop 96 adalah tingginya Harga kebutuhan bahan baku saat ini meningkat dengan cepat. Namun Warkop 96 tetap mempertahankan harga Ts Hazard Risk Response - Toleransi (Tolerat. Toleransi merupakan respon resiko yang berdampak rendah atau kemungkinan rendah. Pada tahap tolerate. Warkop 96 menerima resiko yang telah terjadi karena marak dan hebohnya dunia akan virus corona yang Sehingga Warkop 96 memutuskan untuk tutup selama - Perlakuan (Trea. Treat a risk merupakan salah satu respon resiko yang dilaksanakan oleh Warkop 96. Menurut pemilik karena situasi yang tidak memungkinkan untuk membuka bisnis pada Sehingga pemilik memutuskan untuk tutup selama satu bulan dan membuka kembali dengan mengurangi karyawan hingga tersisa 3 karyawan akibat penurunan omset dari 70% hingga 90%. - Pemindahan (Transfe. Pada respon resiko Transfer. Warkop 96 tidak memilih pihak ketiga untuk mencegah resiko yang telah terjadi. Tetapi Warkop 96 mencegah risiko dengan menghindari karena makanan dan minuman dengan harga yang Maka dari itu dapat disimpulkan, pada sisi ini akan banyak pengunjung yang tertarik untuk mendatangi Warkop 96. - Opportunities / Peluang Peluang adalah faktor eksternal dalam lingkungan bisnis yang cenderung berkontribusi pada kesuksesan bisnis. Dalam hal ini, peluang pada Warkop 96 adalah lokasi yang cukup strategis karena lokasi Warkop 96 dekat dengan salah satu kampus yang ternama di kota Batam yakni Universitas Internasional Batam. Maka dari itu, dapat disimpulkan target Warkop mahasiswa Universitas Inrternasional Batam dan juga masyarakat daerah sekitar. - Threats / Ancaman Ancaman adalah faktor eksternal yang Tetapi mempertimbangkan atau mencari solusi untuk menangani masalah tersebut. Dalam hal ini, ancaman pada Warkop 96 adalah pandemi yang menyerang dunia. Pada awal COVID-19 tahun 2020 lalu Warkop 96 terpaksa tutup bisnis untuk sementara selama satu bulan dikarenakan virus corona yang membahayakan masyarakat. Maka dari itu, demi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Warkop 96 tidak beroperasi hingga sebulan dan pada saat pandemi berlangsung. Warkop 96 megalami penurunan omset dari 70% hingga 90% Warkop 96 memiliki konsep yang cukup unik dimana makanannya dapat disajikan dalam porsi yang sangat besar dan menarik. Yaitu seperti Miyabig dan Tower Drink adalah dua menu dengan porsi terbesar yang ada di menu Warkop 96. Namun lama kelamaan konsumen sedikit demi sedikit berkurang karena adanya pandemi yang menyerang dunia serta tidak adanya inovasi untuk menciptakan produk baru dalam usaha tersebut. Sehingga pendapatan pada usaha tersebut juga semakin berkurang. Dengan juga target market Warkop 96 adalah Mahasisa Kuliahan, karena lokasi Warkop 96 berada di samping Universitas. Maka dari itu semenjak pendemi Mahasiswa mulai belajar secara daring dan terjadilah hambatan pendapatan untuk Warkop 96. REFERENSI