Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. TEKNIK KOMUNIKASI PRAMUWISATA LOKAL DALAM PROSES INTERPRETASI DESA WISATA HIJAU BILEBANTE Oleh Zahira Athiya Ramadhani . Jumraidin2. Lalu Ratmaja3 1,2,3 Program Usaha Perjalanan Wisata. Politeknik Pariwisata Lombok. Indonesia telp/fax 62370 6158030/ 6287709052016 Email: 1zahiraathiyahh@gmail. com, 2radin@ppl. id, 3ratmaja@ppl. Abstract This study aims to determine the communication techniques used by local tour guides in the Bilebante Green Tourism Village in the process of interpretation or storytelling to tourists. The method used is a qualitative method by conducting observations, interviews and documentation to several local tour guides in the Bilebante Green Tourism Village. The results of this study are that some tour guides communicate according to standards by self-taught and some have applied Onong Uchjana Effendy's communication techniques which include informative, persuasive, interaction / coercive and human relations communication techniques. Which in doing a communication is also very related to the elements of communication techniques, from Harold Laswell including. ho / sourc. , says what . hat / messag. , in which channel . , to whom . ho / recipien. , with what effect . mpact / effec. So that some local guides in the Bilebante Green Tourism Village who have applied appropriate communication techniques have succeeded in attracting tourists to come back with the same personThis study aims to determine the communication techniques used by local tour guides in the Bilebante Green Tourism Village in the process of interpretation or storytelling to tourists. The method used is a qualitative method by conducting observations, interviews and documentation to several local tour guides in the Bilebante Green Tourism Village. The results of this study are that some tour guides communicate according to standards by self-taught and some have applied Onong Uchjana Effendy's communication techniques which include informative, persuasive, interaction / coercive and human relations communication techniques. Which in doing a communication is also very related to the elements of communication techniques, from Harold Laswell including. ho / sourc. , says what . hat / messag. , in which channel . , to whom . ho / recipien. , with what effect . mpact / effec. So that some local guides in the Bilebante Green Tourism Village who have applied appropriate communication techniques have succeeded in attracting tourists to come back with the same person. Keywords: Communicatioin Technique. Tour Guides. Interpretation PENDAHULUAN Pariwisata pada saat ini telah menjadi kegiatan pokok bagi masyarakat yang mencakup dunia usaha, kegiatan pemerintahan ataupun kegiatan masyarakat lainnya dengan tujuan untuk mengelola serta memenuhi segala kebutuhan wisatawan dan di Indonesia pariwisata juga dinilai penting perannya dalam menggerakkan perekonomian masyarakat secara umum dan terkhusus di Pulau Lombok. Salah satu desa wisata yang cukup terkenal di kalangan masyarakat atau wisatawan dan dinilai telah mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakatnya melalui desa wisata saat ini adalah Desa Wisata Hijau Bilebante, desa ini terletak di Pulau Lombok. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam kegiatan pariwisata tentunya tak lupa peran seorang seseorang yang bertanggungjawab untuk a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a memberikan penjelasan, arahan dan informasiinformasi kepada wisatawan tentang sesuatu yang dilihat atau dialami pada saat mengunjungi suatu objek, tempat ataupun daerah tertentu (Soraya et al. , 2. Selain melayani kebutuhan wisatawan, seorang pramuwisata bertugas untuk melakukan sebuah interpretasi. Interpretasi sendiri merupakan kegiatan edukatif yang sasarannya pada obyek aslinya baik dengan pengalaman langsung maupun dengan menggunakan media ilustrasi dan tidak hanya menampilkan keterangan-keterangan yang berupa fakta saja (Tilden, 2. Dalam melakukan sebuah interpretasi, tentunya seorang pramuwisata harus memiliki teknik berkomunikasi agar informasi atau cerita yang disampaikan dapat memberikan makna yang baik bagi wisatawan. Teknik komunikasi merupakan keterampilan utama bagi seorang pramuwisata yang tentunya memerlukan keahlian dalam menyampaikan informasi agar dapat menarik perhatian bagi Bercerita mengenai sebuah tempat wisata bisa dilakukan dimana pun, kapan pun, oleh siapapun dengan penggunaan tutur bahasa yang baik, sopan dan tak lupa juga bisa menyajikan sedikit humor-humor agar tak terdengar monoton dan wisatawan tidak merasa bosan. Desa wisata hijau bilebante sendiri merupakan salah satu desa wisata yang memiliki berbagai macam keunikan tersendiri, adanya atraksi pasar pancingan, berbagai pengolahan UMKM yang menarik seperti pengolahan rumput laut, kripik singkoling, jamu herbal, pengolahan minyak kelapa, dan pembuatan makanan khas desa. Selain itu juga, ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di DWH Bilebante yaitu. ATV, soft tracking, memancing dan masih banyak lagi. Permasalahan yang ditemukan pada saat penulis melakukan observasi dan wawancara kepada beberapa informan adalah beberapa pramuwisata lokal masih terkendala dalam penggunaan bahasa asing seperti mandarin, spanyol, dan eropa, kemudian beberapa wisatawan ada yang berkunjung menggunakan travel ataupun pramuwisata luar, serta kunjungan wisatawan ke desa wisata hijau bilebante terkadang berkurang. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti tertarik untuk mengetahui seperti apa teknik berkomunikasi serta unsur komunikasi yang digunakan oleh pramuwisata lokal di desa wisata hijau bilebante dalam melakukan sebuah proses interpretasi . atau memberikan informasi kepada wisatawan. Ada beberapa teori pendukung yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu. Teknik Komunikasi Teknik komunikasi merupakan sebuah metode yang digunakan untuk berkomunikasi, menurut Onong Uchjana Effendy . 7: . memaparkan ada empat macam teknik berkomunikasi yaitu. Teknik Komunikasi Informatif (Informative Communicatio. sebuah proses pengiriman pesan kepada orang lain untuk memberitahu. Teknik Komunikasi Persuasif (Persuasive Communicatio. merupakan sebuah penyampaian pesan yang bertujuan untuk membujuk atau menggerakkan audiens. Teknik Komunikasi Interaksi/Koersif (Inteructive/Coersif Communicatio. merupakan proses penyampaian pesan seseorang kepada orang lain dengan tujuan memberikan pemahaman yang lebih. Teknik Komunikasi Hubungan Manusiawi (Human Relation. komunikasi yang terjadi pada setiap manusia dan menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Unsur Komunikasi Untuk lebih baiknya dalam melakukan sebuah teknik berkomunikasi, maka tentunya sangat berkaitan erat dengan adanya unsurunsur berkomunikasi. Harold Laswell berpendapat bahwa ada lima unsur teknik a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. komunikasi yaitu. pramuwisata telah menerapkan teknik . Who . iapa/sumbe. berkomunikasi Onong Uchjana Effendy dalam . Says what . melakukan sebuah interpretasi . In which channel . atau menyampaikan informasi kepada . To Whom . iapa/penerim. Selain itu juga, dalam melakukan . With what effect . ampak/efe. sebuah penceritaan kepada wisatawan mereka menggunakan gestur tubuh dan mimik muka. Terkadang dalam menghandle wisatawan METODE PENELITIAN Penelitian grup, mereka menggunakan media seperti pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis gambar, tulisan ataupun video untuk menyampaikan sebuah cerita atau informasi pengumpulan data melalui observasi, mengenai desa. wawancara dan dokumentasi langsung dengan Beberapa pramuwisata lokal yang ada di beberapa informan. Jenis observasi penelitian desa ini telah mengikuti beberapa pelatihan yang dipilih adalah observasi partisipan ke untuk meningkatkan skill sebagai Tour Guide lokasi penelitian. Teknik analisis data yang dan tentunya telah memiliki lisensi. digunakan oleh peneliti adalah setelah data Desa wisata hijau bilebante didirikan pada yang dibutuhkan terkumpul, maka peneliti tahun 2016 dan sebelum menjadi desa wisata melakukan reduksi data yang dimana data masyarakat setempat sepakat melakukan diskusi untuk awig-awig desa. Jadi desa ini Setelah data di reduksi, disepakati menjadi desa wisata dengan syarat langkah selanjutnya adalah menyajikan data, dan aturan bahwa setiap tamu yang berkunjung bentuknya seperti uraian singkat, bagan atau ke desa ini akan mengikuti adat istiadat yang Dan langkah terakhir adalah ada di desa ini, selain itu juga keunggulan melakukan penarikan kesimpulan dari hasil utama yang ada di desa ini berada pada penelitian yang telah dilakukan. Teknik kegiatan UMKM lokalnya dan itu dinilai juga keabsahan data yang digunakan dalam sebagai kunci pertahanan berdirinya desa penelitian ini adalah triangulasi sumber dan wisata hijau bilebante hingga saat ini. triangulasi metode, dimana peneliti melakukan Selain itu juga, ada pramuwisata yang pengecekan data yang diperoleh di lapangan belum mendalami penggunaan bahasa asing seperti mandarin, spanyol dan eropa. Dan biasanya saat kesulitan dalam penggunaan metodologis yang berbeda guna untuk bahasa asing, mereka meminta pertolongan mengumpulkan ataupun menganalisis data. kepada salah satu pramuwisata yang lebih menguasai bahasa asing tersebut. Wisatawan yang berkunjung ke desa wisata hijau HASIL DAN PEMBAHASAN bilebante jumlahnya seimbang antara Hasil Setelah peneliti melakukan penelitian domestik dan luar negeri, wisatawan luar pada bulan April 2024, dengan melakukan negeri yang berkunjung kebanyakan dari wawancara kepada beberapa pramuwisata negara eropa dan mereka sangat menikmati lokal yang ada di desa wisata hijau bilebante suasana yang ada di desa ini. ditemukan beberapa perbedaan teknik Sebelum menghandle tamu, mereka biasanya harus memahami karakteristik pramuwisata lokal. Beberapa pramuwisata wisatawannya dengan cara mencaritahu melakukan komunikasi secara otodidak dan melalui sosial media seperti instagram. Hal mengalir begitu saja dan beberapa pertama yang harus diketahui adalah biografi a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a wisatawan, hal yang disuka dan tidak dusukai apa, topik yang senang dibicarakan apa dan mencaritahu makanan kesukaan ataupun bukan kesukaan dari wisatawan itu. Pramuwisata yang ada di desa wisata hijau bilebante juga selalu menerapkan standart grooming yang baik dan sesuai, mereka memiliki seragam dan kelengkapan atribut lainnya seperti name tag, sepatu, ataupun pakaian yang rapi sudah diterapkan. Pembahasan Desa Bilebante Desa wisata hijau bilebante merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Desa Bilebante. Kecamatan Pringgarata. Kabupaten Lombok Tengah. Nusa Tenggara Barat. Desa ini berdiri pada tahun 2016 dan pernah mendapatkan penghargaan sebagai desa wisata terbaik dalam ajang Desa Wisata Awards diselenggarakan oleh Kemendes PDTT. Desa wisata hijau bilebante memiliki banyak sekali atraksi dan aktivitas menarik yang bisa dinikmati oleh wisatawan yang Desa ini menyajikan keidahan alamnya yang alami serta memiliki keunggulan tersendiri yang ada pada UMKM masyarakatnya, beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh wisatawan pada saat berkunjung ke Desa wisata hijau bilebante ini adalah seperti. mengunjungi pasar pancingan, bermain sepeda. ATV. Soft traking, melihat tanaman herbal, memancing selain itu juga wisatawan dapat merasakan atau menyaksikan proses pengolahan UMKM yang dilakukan oleh masyarakat sekitar seperti. rumput laut, pengolahan kripik singkoling, pembuatan minyak kelapa, pengolahan jamu herbal dan juga pengolahan makanan khas desa seperti ayam merangkat. Berikut adalah gambar Desa Wisata Hijau Bilebante. Teknik Berkomunikasi Teknik komunikasi yang telah diterapkan oleh pramuwisata lokal di desa wisata hijau bilebante ini adalah teknik berkomunikasi Onong Uchjana Effendy, seperti berikut. Teknik Komunikasi Informatif (Informative Communicatio. Pada teknik pertama yaitu teknik komunikasi informatif yang berarti a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. pramuwisata lokal melakukan proses baik, serta mampu untuk membangun hubungan interpersonal yang baik. wisatawan dengan tujuan untuk Berdasarkan jawaban dari Bapak Menurut Bapak Tohri Tohri. Mas Rizal, dan Bapak Pahrul selaku pramuwisata lokal di Desa Azim mereka menyatakan dalam Wisata Hijau Bilebante dalam melakukan sebuah proses penceritaan menyampaikan informasi tentunya kepada wisatawan tentunya harus harus bersifat real sesuai dengan selalu menerapkan 3S (Senyum. Sapa keadaan asli di desa tersebut. dan Sala. , selain itu juga dalam Pada saat penggunaan teknik ini, menghandle tamu atau wisatawan wisatawan memang hanya berfokus harus menggunakan tutur kata yang untuk mendengarkan mengenai segala baik, sopan dan mudah dipahami. bentuk penceritaan ataupun informasi Hubungan timbal balik juga diperlukan yang disampaikan. dalam proses penceritaan agar . Teknik Komunikasi Persuasif mengetahui respon yang didapat (Persuasive Communicatio. Pada teknik kedua yakni teknik komunikasi persuasif, dimana teknik . Teknik Komunikasi Hubungan ini digunakan untuk membujuk atau Manusiawi (Human Relation. Pada teknik keempat yakni teknik mengambil tindakan tertentu atau komunikasi hubungan manusiawi menerima pandangan tertentu. Melalui dimana melibatkan rasa empatik, menghargai, dan mendukung untuk pramuwisata berarti harus mampu membangun hubungan yang baik untuk cepat dan tanggap dalam antara individu. Teknik ini juga melayani segala pertanyaan, respon melibatkan penggunaan bahasa yang ataupun kebutuhan wisatawan, karena penghargaan terhadap perbedaan. karakteristik yang berbeda pada setiap Teknik ini membantu memperkuat koneksi antara individu, meningkatkan . Teknik Komunikasi Interaksi/Koersif (Intruktive/Coersif Communicatio. Pada teknik ketiga yakni teknik komunikasi interaksi/koersif dimana Bagi seorang pramuwisata, tentu teknik ini berkaitan dengan cara teknik ini sangat penting digunakan berkomunikasi secara langsung antara karena dalam melayani seorang dua atau lebih individu atau kelompok. wisawatawan kita harus professional. Teknik Dalam melayani seorang wisatawan mendengarkan, memberi umpan balik, juga harus mampu membangun ataupun berpartisipasi aktif dalam hubungan emosional yang sangat baik Teknik ini juga mencakup dan mampu melakukan pendekatan yang baik pula, karena sebuah kegiatan penggunaan bahasa tubuh yang perjalanan akan terasa menyenangkan mendukung, pertanyaan terbuka, jika adanya timbal balik antara penggunaan bahasa dan kosakata yang Tentunya dengan hal ini dapat a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a diketahui tingkat kenyamanan yang diberikan oleh pramuwisata ke wisatawan apakah berhasil atau tidak. Berdasarkan pernyataan dari Bapak Tohri, beberapa wisatawan yang dihandle pada saat berkunjung ke desa wisata hijau bilebante mereka antusias untuk kembali berkunjung dan ingin dilayani kembali oleh beliau. Dalam berkomunikasi, tentunya berkaitan erat dengan adanya unsur-unsur teknik komunikasi juga. Harold Laswell berpendapat bahwa cara terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah dengan menjawab pertanyaan . ho, says what, in which channel. To whom, with what effec. yang bisa diartikan juga. Who . iapa/sumbe. Dimaksudkan disini adalah sebagai sumber atau pelaku utama yang melakukan sebuah komunikasi, hal ini berarti adalah seorang pramuwisata lokal di desa wisata hijau bilebante dalam melakukan sebuah komunikasi dengan bentuk penceritaan atau menyebarkan informasi mengenai desa kepada wisatawan. Says What (Pesa. Dimaksudkan untuk memberi penjelasan atas apa yang telah disampaikan atau dikomunikasikan kepada wisatawan oleh Pesan atau informasi yang disampaikan dapat berupa cerita menarik mengenai desa sehingga dapat menarik minat kunjung wisatawan untuk datang dan menyaksikan keaslian dari cerita yang . In which channel (Medi. Berfokus pada media atau cara yang digunakan oleh pramuwisata lokal untuk menyampaikan sebuah informasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Pramuwisata lokal di desa wisata hijau bilebante juga menggunakan beberapa media dalam menyampaikan informasi atau melakukan proses interpretasi kepada wisatawan, baik menggunakan media lisan, tulisan ataupun video. Biasanya digunakan pada saat melayani wisatawan dalam jumlah besar atau grup. To Whom (Siapa/Penerim. Dimaksudkan kepada seseorang atau audiens yang dituju oleh informasi atau pesan, siapa bisa berupa seseorang atau Dalam hal ini yang dimaksudkan sebagai penerima informasi dimana pada saat pramuwisata . maka wisatawan sebagai penerima atau pendengar dari apa yang telah disampaikan. With what effect (Dampak/efe. Dimaksudkan disini adalah dampak atau efek yang dirasakan oleh wisatawan pada saat menerima informasi, penceritaan, ataupun layanan yang disajikan oleh pramuwisata pada saat kegiatan tour Apakah menyenangkan, berkesan atau merasa kurang. Berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Tohri, beliau dapat mengetahui hasil review dari wisatawan melalui guest Jadi biasanya setelah selesai tour beliau akan memberikan form yang bisa diisi oleh wisatawan guna untuk mengetahui respon dari wisatawan PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang disimpulkan bahwa beberapa pramuwisata lokal di Desa Wisata Hijau Bilebante telah menerapkan teknik berkomunikasi Onong Uchjana Effendy dalam melakukan proses interpretasi ataupun menyebarkan informasi. Dengan menerapkan teknik ini, komunikasi dapat berjalan dua arah antara pramuwisata dengan wisatawan. Teknik yang paling sering a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Yasir. Komunikasi pariwisata interaksi/koersif dan teknik komunikasi dalam pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. menggunakan teknik ini berhasil menarik Jurnal Kajian Komunikasi, 9. , 108minat kunjung wisatawan kembali, terutama wisatawan asing dari eropa. Tentunya untuk . Izaati. Dalem. , & Joni. INTERPRETASI EKOWISATA OLEH berkomunikasi sangat erat kaitannya dengan PEMANDU unsur-unsur teknik berkomunikasi, guna untuk WISATA/PRAMUWISATA PADA menjawab pertanyaan . ho, says what, in DAYA TARIK WISATA which channel, to whom, with what effec. MANGROVE TOUR DI BALI Dan seluruh pramuwisata yang ada di desa INTERPRETATION wisata hijau bilebante ini selalu menerapkan ECOTOURISM BY TOUR GUIDE ON MANGROVE TOUR ATTRACTIONS wisatawannya, dan hal utama yang mereka IN BALI. SIMBIOSIS, 11. , 138-148. lakukan adalah memahami karakteristik . Diwangkara. Sari. , & wisatawannya sebelum tiba di lokasi dengan Rukayah. Pengembangan mencaritahu mengenai wisatawan melalui Pariwisata Kawasan Baturraden. Jurnal sosial media guna untuk mencegah terjadinya Arsitektur ARCADE, 4. , 120. sesuatu yang tidak baik pada saat kegiatan https://doi. org/10. 31848/arcade. LP2m. Pengertian Interpretasi Data. Langkah beserta Contohnya. DAFTAR PUSTAKA Siregar. Nursyamsi. , & Mumtaz. , & Karmilah. Junengsih. Teknik Komuniksi Digitalisasi Wisata di Desa Wisata. Persuasif Pengurus KABASA Dalam Jurnal Kajian Ruang, 1. , 1. Mengajak Anak Jalanan Untuk https://doi. org/10. 30659/jkr. Belajar. Ikon--Jurnal Ilmiah Ilmu . Purba. Karini. , & Komunikasi, 27. , 303-310. Suwena. Persepsi . Apriska. Dalem. , & Wisatawan Terhadap Kualitas Suartini. INTERPRETASI Pelayanan Pramuwisata Lokal di Hidden EKOWISATA OLEH Canyon Beji Guwang,Kabupaten PRAMUWISATA (PEMANDU Gianyar. Bali. Jurnal Analisis WISATA) PADA DAYA TARIK Pariwisata, 17. , 98Ae102. WISATA KUPU-KUPU DI BALI Soraya. Soetarto. , & Alfiyah. INTERPRETATION Optimalisasi Pramuwisata ECOTOURISM BY TOUR GUIDES Dalam Pelayanan Kepariwisataan Di BUTTERFLY TOURIST Kabupaten Sumenep. Public Corner. ATTRACTIONS IN BALI. 42Ae63. Mukaromah. , & Umaroh. https://doi. org/10. 24929/fisip. Komunikasi Pelaku Wisata Pada Proses Penceritaan Destinasi Wisata Kota Lama . Pradana. Sosiologi Semarang. Journal of Indonesian Pariwisata. STPBI Press, 1. , 1Ae88 Tourism. Hospitality and Recreation, . Suwena. , & Widyatmaja. , 39-50. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Pustaka