Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKTATAN ARSITEKTUR HIJAU Grace Katuuk. Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado e-mail : gracekatuuk@gmail. Wardianto Supandi B Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado ABSTRAK Perpustakaan merupakan fasilitas yang mengelola ilmu pengetahuan dan bertujun mewadahi serta menunjang proses kegiatan belajar mengajar dan wajib dimilikim setiap institusi Universitas Negeri Manado sebagai peruruan tinggi negeri tentu memiliki sebuah gedung perpustakaan guna mewadahi usaha perguruan tinggi dalam eningkatkan kualitas setiap Pengunjung perpustakaan saat ini kurang dari yang direncanakan, hal ini menyebapkan perpustakaan yang ada belum optimal dalam menjalankan fungsinya. Kondisi ini disebaokan beberapa faktor, diantanya fasad bangunan yang minim daya tarik secara visual, kurangnya fasilitas pendukung dan perhatian kenyaman pengguna dalam proses desain yang belum maksimal. Dengan melihat kondisi tersebut, diperlukan perubahan pada desain fasad bangunan yang dapat menghadirkan ciri khas sebuah perpustakaan aebagai daya tarik bagi Perhatian terhadap elengkapan fasilitas pendukung yaang memberikan kenyaman bagi penggunan akan memaksimalkan fungsi perpustakaan. Dengan memaksimalkan kondisi lingkungan kedalam proses perancangan akan menghasilkan desain yang tidak hanya memperhatikan kenyamana pengguna tetapi juga klestarian lingkungan disekitar bangunan. Pendekatan arsitektur hijau . reen architectur. yang diterapakan dalam proses re-desain gedung perpustakaan Universitas Negeri Manado dimaksudkan untuk meminimalkan dampak buruk yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan. desain sebuah gedung perpustakaan dengan pendekatan arsitektur hijau akan menghadirkan objek rancangan yang memiliki karakter bangunan berwawasan lingkungan yang dipadukan dengan perkembangan inovasi arsitektur yang semakin maju Kata kunci : perpustakaan, arsitektur hijau, inovasi arsitektur PENDAHULUAN Membaca adalah hal yang paling mendasar dalam usaha untuk meningkatka kualitas diri Melalui aktivitas membaca, seseorang akan menambah wawaan yang lebih luas, bahkan dapat membentuk karakter dan pola fikir seseorang. Dengan kata lain, keberhasilan seseorang menjadi manusia yang luar biasa semuanya di awali dengan aktivitas membaca. Berbicara tentang perihal membaca, ada banyak bahan bacaan yang dapat kita jumpai, baik bacaan secara cetak . maupun bacaan elektronik dari internet. Salah satu usaha RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan membaca ialah menyediakan perpustakaan bagi masyrakat, terlebih kususu pada suatu lembaga pendidikan guna mendukung proses pembelajaran. Perpustakaan merupakan wadah yang menampung berbagai macam ilmu pengetahuan yang telah di awetkan dalam bentuk buku dan rekaman. Perpustakaan sudah menjadi fasilitas wajib yang harus dimiliki sebuah lembaga pendidikan guna menunjang usaha dalam mewujudkan kehidupan bangsa yang cerdas. Dizaman yang semakin maju, bahan bacaan sngat mudah dijumpai dimana-mana. Terlebih saat sekarang ini, bahan bacaan bentuk elektroni mengalami perkembangan yang pesat sehingga sangat mudah mengakses berbagai jenis bacaan tanpa harus berkunjung perpustakaan. Hal ini membuat sebuah gedung perpustakaan jarang dikunjungi lagi. Untuk menjawab permasalahan ini, maka diperlukan sebuah perancangan gedung yang mampu mengikuti perkembangan dan bertahan pada perubahan saman. Selain hal tersebut, dampak buruk terhadap kerusakan lingkungan dari sebuah pembangunan adalah yang penting untuk menjadi perhatian dalam sebuah proses perancangan. Universitas Negeri Manado sebagai salah satu lembaga perguruan Tinggi Negeri yang ada di Kota Tomdano Kabupaten Minahasa Provensi Sulawesi Utara, kehadiranya telah banyak memberi manfaat untuk kemajuan pendidikan bagi masyarakat baik dari luar ataupun yang ada di Sulawesi utara sendiri. Salah satu fasilitas penunjang yang kegiatan belajar mengajar milik Universitas Negeeri Manado adala perpustakaan. KAJIAN LITERATUR Perpustakaan yang dimiliki Universitas Negeri Manado secara bentuk bangunan perlu mendapatkan perhatian dengan melakukan re-desain, guna menghasilkan objek rancangan yang memiliki nilai arsitektural sesuai yang dapat menjadi vokal poin dalam usaha menarik minat pengunjung untuk datang berkunjung perpustakaan. Dari kacamata ilmu arsitektur, fasad bangunan perpustakaan tidak banyak menghadirkan bentuk yang menggambarkan sebuah perpustakaan, bahkan bentukan bangunan yang ditampilkan tidak banyak memiliki daya tarik secara visual bagi pengunjung. Pemanfaatan potensi kondisi alam yang asri di lingkunagn perpustakaan kedalam desain gedung masih minim. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, maka diperlukan pendekatan yang dapat mengakomodir setiap aspek lingkungan kedalam perancangan sehingga menghasilkan desain gedung yang dapat berorientasi pada pelestarian Untuk menanggapi hal tersebut, maka diperlukan gebrakan pemikiran desain dalam menjawab setiao permasalahan yang ditemui pada bangunan perpustakaan Universitas Negeri Manado. Perancangan dengan konsep yang disesuaikan dengan kondisi lokasi perancangan tidah hanya memberi damapak baik terhadap lingkungan disekitanya, tetapi juga memberi kenyamanan bagi penggunanya. Keberadaan Universitas Negeri Manado pada lokasi yang masih asri, akan dapat menjadi potensi positif kedalam objek rancangan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan arsituktur Zyang dapat mengoptimalkan potensi-potensi yang ada, bahkan meningkatkan potensi yang sudah ada dalam lingkungan lokasi perancangan. Pemilihan pendekatan arsitektur hijau . reen architectur. dimaksudkan untuk RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 HASIL DAN PEMBAHASAN Kota Tondano merupakan Pusat Pemerintahan dari Kabupaten Minahasa dengan luas wilayah sekitar 1,188,67 kmA atau 7,89% dari luas wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Jarak dari Kota Tondano ke ibu kota Provinsi yakni kota Manado sekitar 36 km dengan jarak tempuh A59 menit dengan kendaraan Provinsi Sulawesi Utara Kota Tondano Kabupaten Minahasa Gambar 1. Lokasi Dalam Wilayah Sumber : Google Earth 2020 Kabupaten Minahasa terdiri dari 25 kecamatan, lokasi Universitas Negeri Manado sendiri masuk ke dalam wilayah administrasi Kecamatan Tondano Selatan. Kondisi alam di Kota ini masih sangat asri. Pada bagian utara. Kecamatan Tondano Selatan berbatasan dengan Kecamatan Tondano Barat, bagian Timur berbatasan dengan Danau Tondano, bagian Selatan berbatasan dengan Kecamatan Remboken, serta pada bagian Timur berbatasan dengan Kota Tomohon. Kecamatan Tondano Selatan terbagi atas 8 wilayah kelurahan yakni, kelurahan koya, kelurahan maesaunima, kelurahan paleloan, kelurahan tataaran 1, kelurahan tataaran 2, dan kelurahan tounsaru. Lokasi Universitas Negeri Manado sendiri masuk kedalam wilyah keluraha Koya . Tinjauan Lokasi Disekitar tapak terpilih, terdapat taman dan lapangan yang sering digunakan untuk pelaksanaan kegiatan mahasiswa, disekeliling tapak juga terdapat pepohonan yang rindang serta beberapa gedung yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan Universitas. Kondisi tanah berkontur dengan kemiringan kontur A 4 m. Sirkulasi kendaraan disekitar tapak adalah sirkulasi dua arah, merupakan jalanan beraspal dengan lebar jalan A 4 meter. Belum terdapat fasilitas untuk pejalan kaki . , untuk fasilitas penerangan jalan dimalam hari telah di tempatkan dibeberapa titik disekitar tapak. Gambar 2. Lokasi Perancangan RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 . Analisis Kebutuhan Dan Fasilitas Ruang Data pengguna Tabel. Data Pengguna PEMAKAI KEBUTUHAN RUANG FASILITAS RUANG Pengunjung Parkir Tempat parkir Lobby Ruang tunggu Ruang registrasi Loket registrasi Ruang buku Lemari penitipan barang Ruang baca Rak buku Toilet Kursi Meja Wc/kloset/orinoir Kepala perpustakaan Parkir Tempat parkir Lobby Ruang tunggu Ruang pengelola Kursi Toilrt Meja Lemari penyimpanan berkas Komputer Wc/kloset/orinoir Pegawai Parkir Tempat parkir Lobby Ruang tunggu Ruang administrasi Kursi Ruang registrasi Meja Toilrt Komputer Lemari penyimpanan berkas Wc/kloset/orinoir Security Parkir Tempat parkir Lobby Ruang tunggu Pos security Kursi Toilrt Meja Lemari penyimpanan Wc/kloset/orinoir Cleaning service Parkir Tempat parkir Lobby Ruag tunggu Ruang service Kursi Toilet Meja Lemari penyimpanan Wc/kloset/orinoir RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Analisis aktivitas pemakai Pengunjung Datang - parkir - registrasi Ae titip barang - cari buku - duduk membaca buku - buang air pulang Kepala Perpustakaan Datang - parkir - duduk Ae mengelola kegiatan perpustakaan - istirahat - buang air Ae pulang Pegawai Datang - parkir - duduk - melayani administrasi pengunjung - istirahat buang air Ae pulang Security Datang - parkir - duduk - menjaga keamanan perpustakaan - istirahat buang air Ae pulang Cleaning Service Datang - parkir - duduk - menjaga kebersihan perpustakaan istirahat - buang air Ae pulang Analisis Kebutuhan Ruang Tabel 2. Kebutuhan Ruang Nama Ruang Kebutuhan Fasiitas Parkir Ruang parkir Tempat parkir Lobby Lobby Kursi Ruang kepala Ruang kepala Meja Kursi Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet Ruang administrasi Ruang staf pegawai Kursi Meja Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet Ruang registrasi Resepsionis Kursi Meja Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Nama Ruang Kebutuhan Ruang perpustakaan Ruang perpustakaan Fasiitas Kursi Meja Rak buku Lemari penitipan barang Toilet Ruang security Ruang security Meja Kursi Toilet Cleaning service Cleaning service Meja Kursi Lemari penyimpanan Toilet Toilet Toilet pria Wastafel Toilet wanita Urinoir Analisis Fasilitas Ruang Tabel 3. Fasilitas Ruang Nama Ruang Kebutuhan Fasiitas Parkir Ruang parkir Tempat parkir Lobby Lobby Kursi Meja Kursi Ruang kepala Ruang kepala Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet Kursi Meja Ruang administrasi Ruang staf pegawai Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Nama Ruang Kebutuhan Fasiitas Kursi Meja Ruang registrasi Resepsionis Lemari penyimpanan berkas Komputer Toilet Kursi Meja Ruang perpustakaan Ruang perpustakaan Rak buku Lemari penitipan barang Toilet Meja Ruang security Ruang security Kursi Toilet Meja Cleaning service Cleaning service Kursi Lemari penyimpanan Toilet Toilet pria Toilet Toilet wanita Wastafel Urinoir Analisis Besaran Ruang Analisis ini bertujuan menentukan besaran ruang pada setiap ruangan. Proses penetuan besaran ruang di dasarkan pada standar dari neufert Architec (NF) dan beberapa menurut asumsi penelit (AI). Tabel 4. Besaran Ruang Standar Kebutuhan Ruang Kapasitas Ruang kepala Perpustakaan 1 org 2 tamu Toilet 1 org Jumlah Luas 9,30 mA/org (NF) 27,9 mA 2,25 mA/org (NF) 2,25 mA (NF/AI) Total 30,15 mA Sirkulasi 30% 9,04 mA Total keseluruhan 39,19 mA RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Kebutuhan Ruang Kapasitas Ruang Staf Pegawai 15 org Toilet Ruang Resepsionis Standar (NF/AI) 9,30 mA/org (NF) 2,5 mA/org (NF) 2 unit WC 2 unit wastafel 0,24 mA/org (NF) Jumlah Luas 139,5 mA 48 mA Total 144,2 mA Sirkulasi 30% 43,3 mA Total keseluruhan 187,5 mA 9,30 mA/org (NF) 5 org 37,2 mA Total 37,2 mA Sirkulasi 30% 2 mA Total keseluruhan 48,4 mA Ruang Perpustakaan Ruang Baca 120 org 1,9 mA/org (AI) 228 mA Ruang Buku 30 % x Rg. Baca 30 % x 190 mA (AI) 68,4 mA 2 unit 2,5 mA/org (NF) 1 unit 0,24 mA/org (NF) 5,24 mA 2 unit 2,5 mA/org (NF) 1 unit 0,24 mA/org (NF) 5,24 mA Toilet Cleaning Service 2 org Total 306,8 mA Sirkulasi 30% 92 mA Total keseluruhan 398,8 mA 3 mA/org (AI) 6 mA RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Kebutuhan Ruang Standar Kapasitas (NF/AI) 2,5 mA/org (NF) 1 unit WC Toilet 1 unit wastafel Ruang security Toilet 0,24 mA/org (NF) Luas 2,74 mA Total 8,74 mA Sirkulasi 30% 2,61 mA Total keseluruhan 11,35 mA 2 org 3 mA/org (AI) 1 unit WC 2,5 mA/org (NF) 1 unit wastafel Lobby Jumlah 0,24 mA/org (NF) 6 mA 2,74 mA Total 8,74 mA Sirkulasi 30% 2,61 mA Total keseluruhan 11,35 mA 1,5 mA/org (NF) 6 org 9 mA Total keseluruhan Sirkulasi 30% 11,7 mA 35 Motor 2 mA/motor (NF) 70 mA 8 Mobil 15 mA/mobil (NF) 120 mA Area Parkir Total 190 mA Sirkulasi 30% 57 mA Total keseluruhan 247 mA Luas Keseluruhan Kebutuhan Ruang Tabel 5. Luas Kebutuhan Ruang NAMA RUANG JUMLAH SIFAT RUANGAN LUASAN RUANG Ruang Kepala Perpustakaan SERVIS 39,19 mA Ruang Staf Pegawai SERVIS 187,5 mA RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 NAMA RUANG JUMLAH SIFAT RUANGAN LUASAN RUANG Ruang Registrasi SERVIS 48,4 mA Ruang Perpustakaan SEMI PUBLIK 342,8 mA Cleaning Service SERVIS 11,35 mA Ruang security SERVIS 11,35 mA Lobby PUBLIK 11,7 mA Area Parkir PUBLIK 247 mA Total keseluruhan 6 mA Analisis Organisasi Ruang Pengorganisasian ruang dilakukan berdasarkan hubungan aktifitas dan fungsi pada tiap-tiap Organisasi ruang dilakukan untukmenentukan perletakan ruangan pada bangunan. Berikut analisi pengorganisasian ruang : Jalur Area Parkir Securit Area Perpustakaan Ent Registra Kepala Cleaning Perpustakaan Service Keterangan : Administras Lobby Gambar 4. Hubungan Ruang Jalur -Keluar Hubungan Langsung Hubungan Tidak Langsuun Gambar 3. Hubungan Ruang . Analisis Tapak Analisiss Sirkulasi Dan Pencapaian Tapak berada pada titik pertemuan jaluar utama dalam lokasi kampus senhingga mudah untuk diakses dengan lebar A4 meter. Kondisi sirkulasi disekitar tapak cukup padat karena RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 berada di pertemuan lima jalur yang merupakan jalur menuju ke beberapa fakultas dan kantor Kemiringan kontur dengan ketinggian A 5 meter dari titik tertinggi, kondidi ini direspon dengan menerapkan bangunan split level untuk mengikuti pola kontur tanah. Pola sirkulasi kendaraan dibuat dengan menempatkan jalur masuk dan keluar pada satu sisi, dan dibut nsecar semi terbuka guna memudahkan sirkulasi keluar masuk kendaraan pada tapak. Sirkulasi pejalan kaki disekitar tapak akan diletakkan disisi utara dan selatan sebagai akses pencapaian pada bangunan, dengan menambahan fasilitas berupa trotoar sebagai akses pejalan kaki menuju gerbang utama juga dapat digunakan oleh pejalan kaki untuk akses kedalam tapak. Tangga penghubung ruang luar kedalam bangunanan, didesain sedemikian rupa, agar dapat difungsikan sebagai area membaca atau tempat bersantai para pengunjung perpustakaan. Analisis Matahari Untuk memperkecil massa bangunan yang terpapar matahari, maka orientasi bangunan akan dibuat memanjang dari timur ke barat mengikuti pergerakan matahari, penanaman pohon disekitar tapak untuk mengurangi panas matahari serta dapan memberikan suasana yang sejuk. Siang Sore Pagi Gambar 5. Analisis Matahari Respon lain yang diberikan untuk menghalau panas matahari agar tidak langsung barat. Penambahan vegetasi pohon disekitar area tapak akan mengurai panas matahari serta dapan juga berperan memberikan suasana yang sejuk dan asri. Penggunaan panel surya . olar cel. pada penutup bangunan untuk memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi terbarukan pada bangunan yang akan menunjang segala aktifitas dalam bangunan. Penggunaan elemen kaca sebagai bukaan bangunan pada sisi timur untuk memasukkan cahaya matahari pagi kedalam bangunan. Hal ini akan mengurangi penggunaan energi disiang hari Analisis View Sinar Sun shading/secondary skin Vegetasi Gambar 6. Analisis Matahari RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Analisis Kebisingan Untuk menanggapi kebisingan maka penanaman pohon disekitar tapak sebagai buffer unutk meredam kebisingan. Penempatan area yang membutuhkan ketenangan pada sisi yang memiliki tingkat kebisingan yang rendah atau tenagn. Perletakan massa bangunan yang tepat akaan memudahkan dalam merespon kebisingan yang terjadi pada tapak. Analisis Vegetasi Kondisi vegetasi pada tapak belum berfungsi secara maksimal sebagai peredam kebisingan maupun pembatas tapak dengan area luar tapak dikarenakan pola vegetasi yang ada tidak Untuk merespon kondisi ini, maka dilakukan penataan ulang vegetasi pada tapak dengan tetap memperhatikan fungsi vegetasi pada tapak sebagai penghijauan dan sebagai buffer untuk bangunan. Analisis Angin Analisi angin dilakukan untuk memaksimalkan sirkulasi udura guna memberikan kenyaman dalam ruangan. Dengan memanfaatkan potensi angin yang baik pada tapak. Pemanfaatan kondisi angin yang pada tapak akan mengurangi penggunaan pendingin ruangan (AC). Menerapkan sistem ventilasi silang . ros ventilatio. untuk memaksimalkan sirkulasi udara dalam ruangan. Penggunaan pohon sebagai buffer alami guna mengurangi kecepatan angin yang dapat berdampak negatif terhadap bangunan Gambar. 7 Analisis Angin Gambar. 8 Analisis Angin Zoning SERVIS PUBLIK SEMI PUBLIK Gambar 9. Zoning RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Analisis Konsep Bentuk dan Tampilan Bangunan Objek rancangan adalah sebuah perpustakaan yang merupakan fasilitas penunjang pendidikan dan sangat identik dengan bentuk bentuk persegi . entuk buk. Maka dari itu bentuk-bentuk yang ditampilkan pada objek rancangan diharapkan mampu menggambarkan sebuah perpustakaan serta memiliki daya tarik untuk dikunjungi. Bentuk Bangunan Bentuk dasar yang digunakan adalah bentuk persegi panjang, hal ini akan mempermudah dalam penataan ruang. Mengkombinasikan bentuk-bentuk persegi dengan tepat agar menghasilkan bentuk bangunan yang diinginkan, dan sesuai terhadap pendekatan yang dipakai dalam perancangan ini. Tampilan Bangunan Tampilan bangunan yang akan ditampilkan pada perancangan perpustakaan ini adalah bangunan moderen yang dipadukan dengan pendekatan arsitektur hijau . reen buildin. sehingga menghasilkan rancangan yang rama lingkungan, modern, serta memiliki karakter sebagai sebuah gedung perpustakaan Analisis Sistem Struktur Sistem struktur merupakan bagian pada bangunan yang menyalurkan beban bangunan atas hingga ketanah . Gambar 10. Sistem Struktur Bangunan RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Analisis Utilitas . Sistem Jaringan Listrik Ada 3 jenis sumber energi listrik yang akan digunakan pada bangunan, yaitu sebagai berikut: PLN Switch Generator GEDUNG Panel Ruang luar/parkir Gambar 11. Sistem Jaringan Listrik . Sistem Distribusi Air Bersih Untuk memastikan bahwa setiap aktifitas ada gedung yang membutuhkan air dapat tepenuhi, maka pada dipilih beberapa sumber air yaitu: Air Hujan PDAM Bak Penampungan\Air BANGUNAN Gambar 12. Sistem Jaringan Air Bersih Sistem Pembuangan Air Kotor dan Kotoran Bak Penampungan Taman Toilet IPAL Proses Gambar 13. Sistem Pembuangan Air Kotor . Sistem Pencegahan Kebakaran Sebuah bangunan memerlukan alat pencegahan kebakaran yang ditempatkan pada luar dan dalam bangunan. Berikut beberapa peralatan penanggulangan kebakaran : Portable Fire Extingusher Sistem Sprinkler Air Sistem Sprinkler Alarm RE DESAIN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MANADO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Jurnal Ilmiah DeSciArs ISSN x-x Volume 1 No 2 Desember 2021 Hydrant Box . Analisis Penangkal Petir Kabel pengantar Batang penangkal Batang pembumian Gambar 14. Sistem Penangkal Petir KESIMPULAN Kondisi gedung Perpustakaan Universitas Negeri Manado saat ini yang sepi pengunjung diakibatkan beberapa faktor, diantaranya dari segi bangunan tidak menghadirkan ciri khas sebuah perpustakaan, kurangnya fasilitas penunjang perpustakaan, penataan lingkungan perpustakaan kurang memperhatikan kebutuhan dan kenyaman pengunjung, serta pmanfatan potesi lingkungan kedalam bangunan kurang dimaksimalkan. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti menyimpulkan bahwa perlu adanya perubahan desain bangunan yang memiliki ciri khas, mempertimbangkan kondisi lingkungan, memperhatiakn kebutuhan dan kenyamana penguna perpustakaan guna dapat mewadahi kegiatan pendidikan yang ada di Universitas Negeri Manado. Penerapan konsep bangunan yang ramah lingkungan serta hemat energi dibutuhkan untuk meminimalisir dampak buruk yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan. DAFTAR PUSTAKA