Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN BAHAN AJAR MATA KULIAH ANALISIS RIIL DENGAN PENDEKATAN VISUAL THINKING I Made Sugiarta1. I Gusti Nyoman Yudi Hartawan2. I Made Suarsana3 1,2,3 Universitas Pendidikan Ganesha. Bali. Indonesia Email: 1made. sugiarta@undiksha. ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan untuk menjawab permasalahan pada perkuliahan analisis riil yang disinyalir disebabkan oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep dan penalaran mahasiswa. Melalui penelitian ini dikembangkan perangkat pembelajaran berupa bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking. Penelitian dilaksanakan selama dua tahun dengan desain penelitian pengembangan model 4D yaitu define, design, develop dan disseminate. Lingkup tulisan ini berkaitan dengan hasil penelitian tahun pertama yang meliputi tiga tahapan yaitu define, design dan develop dengan tujuan menghasilkan draft prototyfe perangkat pembelajaran analisis riil yang valid dan praktis. Data validitas dan kepraktisan bahan ajar dikumpulkan menggunakan lembar validasi dan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara dekriptif. Skor penilaian validitas materi, desain pembelajaran dan bahasa berturut-turut adalah 90, 91. Skor kepraktisan bahan ajar berdasarkan respon siswa adalah 89. Oleh karenanya bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam perkuliahan analisis riil karena memenuhi kriteria valid dan praktis. Implikasinya bahan ajar dengan pendekatan visual thinking akan mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kata-kata kunci: visual thinking, analisis riil, bahan ajar ABSTRACT This research is a developmental study conducted to address issues in real analysis lectures that are purportedly caused by students' low ability to comprehend concepts and reasoning. The research was conducted over a period of two years using a 4D model of developmental research, which includes the stages of defining, designing, developing, and disseminating. This paper focuses on the outcomes of the first year of research, which encompass three stages: defining, designing, and developing. The primary objective is to create a preliminary draft of valid and practical learning materials for real analysis. Data regarding the validity and practicality of the teaching materials were gathered through validation sheets and The collected data is analyzed descriptively. The assessment scores for material validity, learning design, and language were 90, 91. 7, and 95, respectively. The practicality score of the teaching materials, based on student responses, is 89. Hence, the developed teaching materials are suitable for use in real analysis lectures as they meet both valid and practical criteria. The implication is that teaching materials with a visual thinking approach will be able to improve student learning outcomes. Keywords: visual thinking, real analysis, teaching material PENDAHULUAN Tujuan pembelajaran matematika di jenjang pendidikan tinggi menurut Committee on Undergraduate Program in Mathematics (CUPM) adalah untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis, menalar, memecahkan masalah serta kemampuan komunikasi matematika (Schumacher & Siegel, 2. Tujuan ini sangat gayut Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 322 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 dengan capaian pembelajaran program studi S1 Pendidikan Matematika sebagaimana diamanatkan oleh KKNI yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam . merumuskan dan memodelkan masalah matematika dengan pendekatan matematis dengan atau tanpa software matematika, . sistem/masalah, mengkaji keakuratan model dan kemanfaatan model dan menarik kesimpulan yang kontekstual dan . melakukan analisis terhadap berbagai alternatif model matematis yang telah tersedia dan menyajikan simpulan analisis secara mandiri atau kelompok untuk pengambilan keputusan. Bertolak dari kedua tujuan pembelajaran matematika perguruan tinggi ini seyogyanya perkuliahan diarahkan agar dapat berkontribusi optimal pada pencapaian kompetensi di atas. Mata kuliah analisis riil adalah mata kuliah berbobot 3 sks dan merupakan salah satu cabang dari analisis matematika yang berhubungan dengan himpunan bilangan real dan fungsi real variabel (E Septiati - Onlin. , tgl, & 2012, n. Secara khusus, berkaitan dengan sifat analitik fungsi nyata dan urutan, termasuk konvergensi dan batasan urutan bilangan real, yang kalkulus blilangan real, dan kontinuitas, dan sifat terkait dari fungsi nilai riil. Analisis riil mempelajari konsep-konsep seperti urutan dan batas bilangan real, kontinuitas, diferensiasi, integrasi dan urutan fungsi. Tujuan diberikannya mata kuliah analisis riil merupakan sarana untuk melatih mahasiswa berpikir logis atau melakukan penalaran secara benar. Hal ini sejalan sejalan dengan ciri mata kuliah tersebut yaitu sarat dengan definisi dan teorema serta merupakan mata kuliah dengan struktur deduktif aksiomatik yang ketat. Oleh karena itu tingkat kemampuan penalaran formal mahasiswa digunakan sebagai pemandu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dan menyelesaikan soal. Pemberian mata kuliah tersebut dimaksudkan agar mahasiswa memahami beberapa struktur dalam analisis serta dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam analisis serta mampu berpikir logis dan bernalar secara matematika dalam menyelesaikan masalah. Pada tahun akademik 2021/2022 prestasi belajar mahasiswa pada perkuliahan analisis riil masih belum optimal. Angka ketidaklulusannya bahkan lebih dari 20%. Hasil refleksi dan diskusi peneliti selaku pengampu dengan dosen pengampu lainnya diperoleh bahwa beberapa penyebab utama rendahnya prestasi mahasiswa adalah . Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 323 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep konsep matematika yang abstrak, . kurang memadainya kemampuan awal matematis yang menjadi prasyarat belajar analisis riil, serta . rendahnya kemampuan penalaran mahasiswa dalam melakukan pembuktian matematis. Beberapa penelitian juga telah dilakukan peneliti lain untuk mengungkap kesulitan belajar mahasiswa dalam perkuliahan analisis riil diantaranya memperoleh temuan bahwa . ada 2 sumber yang menjadi faktor kesulitan belajar yaitu faktor diri sendiri berkaitan dengan kemampuan prasyarat dan kemampuan pembuktian matematis masih rendah (J. Matematika. Perbowo, & Pradipta, 2017. -J. Matematika & 2017, 2. serta faktor lingkungan, termasuk didalamnya berkaitan dengan lingkungan belajar seperti ketersediaan bahan ajar (S Qomariyah. UNMA, & 2022, 2. Selanjutnya dilakukan cross check terhadap permasalahan yang ada melalui interview klinis terhadap 5 orang mahasiswa semester IV yang gagal dalam perkuliahan analisis riil dan diperoleh informasi bahwa . buku sumber yang dijadikan referensi sulit dipahami dari segi penyajian yang cenderung verbal . atakata dan simbol matematik. dan minim ilustrasi, dan . mereka kesulitan dalam melakukan pembuktian matematika karena memang mereka tidak paham strategi pembuktian matematis serti pembuktian langsung, kontraposisi, dan juga kontradiksi. Temuan ini mengindikasikan ada dua permasalahan utama menjadi akar permasalahan rendahnya prestasi belajar mahasiswa pada perkuliahan analisis riil yaitu . rendahnya pemahaman konsep matematika dan rendahnya kemampuan penalaran matematika mahasiswa. Bahan ajar yang ada belum mampu membantu menangani permasalahan ini karena penyajian bahan ajar yang didominasi representasi verbal berupa kata-kata dan simbol matemtis sehingga menyulitkan mahasiswa bahkan dalam usahanya memahami konsep yang berakibat pada dampak lanjutan yaitu kesulitan pula dalam melakukan pembuktian matematika. Menurut (Thornton, 2. alat yang ampuh untuk mengembangkan kemampuan penyelesaian matematis dan pemecahan masalah adalah penggunaan pendekatan visual thinking. Lebih lanjut (AuVisual Thinking Strategies | MindManager Blog,Ay n. ) menyebutkan beberapa keunggulan dari pendekatan visual thinking yaitu . membantu mahasiswa dalam memahami masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana, . membantu mahasiswa dalam memahami informasi yang disampaikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 324 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 dengan lebih efektif, serta . merangsang mahasiswa memunculkan ide-ide konkrit dan akurat. Hal ini sejalan yang disampaikan oleh (Fernyndez-Fontecha. OAoHalloran. Tan, & Wignell, 2. bahwa visual thinking dapat meningkatkan kemampuan berpikir konseptual dalam menurunkan kerumitan ide yang diekspresikan dalam tulisan ilmiah atau teks abstrak. Produk-produk visual thinking dapat berupa sketsa, grafik dan diagram, gambar, simbol matematika dan berbagai sumber semiotik Integrasi pendekatan visual thinking dalam pembelajaran matematika telah banyak menarik perhatian peneliti. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa metode penelitian yang digunakan biasanya penelitian deskriptif, penelitian tindakan kelas, penelitian kuantitatif dan hanya sebagian kecil penelitian pengembangan perangkat Penelitian pengembangan yang dilakukan sebagian besar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, jarang dilakukan untuk jenjang pendidikan tinggi. Kita ketahui bersama bahwa matematika perguruan tinggi tingkat abstraksi konsepnya sangat tinggi sehingga sangat membutuhkan pendekatan visual yang Matematika perguruan tinggi berada pada tataran matematika formal sehingga sajian buku teksnya umumnya ditulis sebagai tulisan ilmiah dengan pendekatan deduktif dan minim visualisasi, padahal untuk memahami isi teksnya mahasiswa sangat membutuhkan pendekatan visual. Menyajikan produk-produk visual thinking dalam menjelaskan konsep matematika di perguruan tinggi tentu membutuhkan pemikiran dan justifikasi pakar untuk memastikan visulisasi telah dilakukan secara akurat dan valid. Oleh karenanya peneliti tertarik untuk mengembangkan bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking. Paparan dalam tulisan ini ingin menjawab pertanyaan penelitian berikut . bagaimana validitas bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking yang dikembangkan?, . bagaimana kepraktisan bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking yang dikembangkan?. LANDASAN TEORI Karakteristik Materi Perkuliahan Analisis Real Mata kuliah analisis riil adalah mata kuliah berbobot 3 sks dan merupakan salah satu cabang dari analisis matematika yang berhubungan dengan himpunan bilangan real dan fungsi real variabel (E Septiati - Onlin. et al. , n. Secara khusus. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 325 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 berkaitan dengan sifat analitik fungsi nyata dan urutan, termasuk konvergensi dan batasan urutan bilangan real, yang kalkulus blilangan real, dan kontinuitas, dan sifat terkait dari fungsi nilai riil. Analisis riil mempelajari konsep-konsep seperti urutan dan batas bilangan real, kontinuitas, diferensiasi, integrasi dan urutan fungsi. Mata kuliah analisis riil tidak berfokus pada berhitung. Kuliah ini akan membentuk cara berpikir matematis pada mahasiswa karena isinya menuntut mahasiswa mampu bernalar dan berkomunikasi matematika secara tepat (Bridger, 2. Kesulitan belajar mahasiswa dalam perkuliahan analisis riil (Siti Qomariyah & Rosyidah, 2. dipengaruhi oleh faktor yang bersumber dari diri sendiri dan faktor yang bersumber dari lingkungan. Berkaitan dengan faktor internal, (Kemampuan et al. , n. ) hampir semua mahasiswa kesulitan melakukan pembuktian matematis. Lebih lanjut (Kartika. Matematika, & 2019, 2. menyatakan bahwa . kebanyakan mahasiswa tidak ingat tentang bentuk-bentuk pembuktian. mahasiswa tidak mampu membuat pembuktian matematika bentuk kontrapositif dan kontradiksi. dominan mahasiswa tidak mampu mengaplikasikan pembuktian bentuk counterexample. Mahasiswa sudah gagal sejak berusaha memahami materi yang tersedia di bahan ajar. Permasalahan tersebut menuntut untuk disediakan sebuah bahan ajar yang mampu melayani mahasiswa dalam belajar analisis real. Visual thinking Menurut Brasseur et al visual thinking adalah proses intelektual intuitif dan ide imajinasi visual, baik dalam pencitraan mental atau melalui gambar (Indriani. SyafeAoi. Mathematics, & 2020, 2. Visual thiking mengandalkan proses berpikir bahasa gambar visual, bentuk, pola, tekstur dan symbol (Indriani et al. , 2. Menurut Darmadi . visual thinking adalah berpikir menggunakan citra mental . nformasi visua. mulai dari memunculkan, memproses, samapai pada menggunakan citra mental tersebut. Untuk memunculkan citra mental, pikiran memanggil citra mental atau membuat citra mental. Untuk menentukan citra mental, pikiran mengumpulkan citra mental dan memilih citra mental. Untuk meningkatkan citra mental, pikiran membenarkan citra mental atau melengkapi citra mental. Untuk memanfaatkan gambaran mental, pikiran menggunakan citra mental atau mewakili citra mental. Pengolahan citra mental telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kegiatan dalam memahami definisi formal dari urutan konvergen. Selanjutnya menurut Arcavi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 326 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 . visual thinking adalah kemampuan, proses dan hasil kreasi, interpretasi, penggunaan serta gagasan mengenai image, gambar, dan diagram di dalam pikiran, di atas kertas atau menggunakan alat-alat teknologi, dengan tujuan menggambarkan dan mengkomunikasikan informasi dan gagasan, mengembangkan ide-ide sebelumnya serta meningkatkan pemahaman. Dan terakhir menurut Stokes . visual thinking adalah kemampuan untuk mengubah informasi dari semua jenis ke dalam gambar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang dapat membantu mengkomunikasikan informasi. Dalam penelitian ini, kemampuan visual thinking adalah kemampuan untuk mengubah semua jenis informasi ke dalam gambar, grafik, atau bentuk-bentuk lain yang dapat membantu merepresentasikan, mentransformasikan, menggeneralisasikan, mengkomunikasikan, dan merefleksikan objek menjadi visual. Pendekatan visual thinking adalah pendekatan pembelajaran yang membantu siswa dalam memahami materi dengan merepresentasikanya dalam informasi visual atau mental citra. Menurut Arini . langkah-langkah pendekatan visual thinking yaitu . Looking, tahap melihat dan mengumpulkan konsep analisis riil yang akan divisualkan, . Seeing, tahap menyeleksi dan mengelompokkan konsep yang benar-benar butuh representasi visual serta jenis informasi visual yang tepat digunakan, . Imaging, menyusun informasi visual atau mental citra untuk konsep tersebut, . Showing and telling, merepresentasikan informasi visual dalam bahan ajar. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengikuti alur pengembangan 4-D yaitu dengan tahapan define, design, develop, dan disseminate . Pada tulisan ini hanya dipaparkan sampai pada tahap develop. Adapun aktivitas yang dilakukan pada masing-masing tahapan yaitu sebagai berikut. Tahap define: mengidentifikasi karakteristik mahasiswa pengguna bahan ajar, looking and seeing untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep analisis riil yang akan dilengkapi penyajiannya dengan produk-produk visual thinking, dan mengkaji aplikasi pendukung untuk menyusun informasi visual. Tahap design: imaging yaitu mulai menyusun produk-produk visual thinking yang relevan dan akurat untuk materi analisis riil serta mendesain bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 327 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 . Tahap develop: melakukan uji validasi/pakar baik dari segi isi, bahasa, dan desain pembelajaran, melakukan penyempurnaan bahan ajar masukan ahli, melakukan uji terbatas pada kelompok kecil serta melakukan penyempurnaan/revisi perangkat pembelajaran berdasarkan hasil ujicoba terbatas Subyek Penelitian Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang ahli . hli materi, ahli Bahasa dan ahli desain pembelajara. serta 10 orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah analisis rill pada semester genap 2022/2023 di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Ganesha. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berkaitan dengan konsep- konsep analisis riil pada perkuliahan yang potensial penyajiannya dalam bahan ajar dengan pendekatan visual thinking, dan masukan dari ahli dan pengguna mahasiswa tentang kualitas bahan ajar. Data kuantitatif berupa skor validitas dan kepraktisan bahan ajar. Data dikumpulkan dengan daftar isian, lembar validasi dan angket kepraktisan. Data kualitatif ang berupa masukan digunakan langsung dalam perbaikan bahan ajar sementara data skor validitas dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif dan dikonversi ke kategori menggunakan Tabel 1. Tabel 1 Kriteria Validitas dan Kepraktisan Bahan Ajar Analisis (Sugiyono, 2. Interval Skor (%) 85 - 100 65 - 84 45 - 64 25 - 44 Validitas Validitas Tinggi Valid Validitas Rendah Tidak valid Kriteria Kepraktisan Sangat Praktis Praktis Kurang Praktis Tidak Praktis HASIL PENELITIAN Hasil Desain Bahan Ajar Desain bahan ajar mengadopsi desain buku ajar yang terdiri dari 2 bagian yaitu bagian luar buku dan bagian dalam buku. Bagian luar buku terdiri dari cover depan, punggung buku dan cover belakang. Cover depan juga dikenal dengan sampul. Pada sampul akan dituliskan informasi judul, sub judul, nama penulis, dan penerbit. Punggung buku berisikan informasi tentang judul, nama penulis dan juga nama Sementara cover belakang memuat informasi tentang judul, nama dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 328 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 tentang penulis serta nama penerbit dan nomor ISBN. Bagian dalam buku terdiri dari bagian preliminaries, bagian isi utama buku, dan postliminaries. Sub bagian preliminaries terdiri dari beberapa lembar yaitu halaman ferancis, judul utama, halaman hak cipta, halaman persembahan, halaman ucapan terima kasih, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar singkatan dan halaman Isi utama buku menjelaskan seluruh pokok materi analisis riil yang dalam hal ini disusun dalam 7 bab yaitu sistem bilangan real, ruang metrik, topologi ruang kartesis, barisan dan deret fungsi, turunan dan integral. Beberapa contoh produk visual thinking yang termuat pada draft bahan ajar dapat dilihat pada Tabel 2. Contoh yang ditampilkan pada tabel adalah sebagian kecil dari produk visual thinking yang berhasil didesain untuk bahan ajar analisis riil. Tabel 2. Contoh Representasi Visual Thinking pada Bahan Ajar Analisis Riil Representasi Visual Thinking Deskripsi Menggambarkan bilangan riil sebagai gabungan dari himpunan bilangan bilangan rasional dan irrasional Mengvisualkan pertidaksamaan nilai mutlak. Tampak jelas bahwa pada persamaan nilai mutlak solusinya . pertidaksamaan nilai mutlak solusinya berupa interval . uas/sinar garis mera. Memvisualkan jenis-jenis himpunan kompak yang dipilih menjadi 3 macam yaitu terbuka, tertutup atau tidak keduanya. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 329 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 Memvisualkan limit superior dan inferior dari barisan bilangan riil. Memvisualkan turunan fungsi riil. Dengan representasi di samping, dapat diilustrasikan turunan fungsi riil di suatu titik tertentu . isal = ) sebagai ' = lim EaIe0 Mengilustrasikan Ea Oe () Ea sebagai jumlahan tak berhingga dari partisipartisi luasan. Hasil Validasi Bahan Ajar Validasi draft bahan ajar dilakukan oleh 3 ahli yaitu ahli materi, ahli Bahasa dan ahli desain pembelajaran. Hasil validasi masing-masing disajikan pada Tabel 3. Tabel 4, dan Tabel 5. Tabel 3. Hasil Validasi Materi Aspek yang Dinilai Skor ( 1- . Kesesuaian materi dengan Kelengkapan Kedalaman materi Keterangan Uraian materi sudah sesuai poin-poin Uraian materi melingkupi indikator Dalam beberapa bagian, pendalaman uraian materi diperlukan terutama untuk menjelaskan definisi, aksioma dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 330 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 Kebenaran materi Keakuratan notasi dan Ketercukupan contoh Ketepatan contoh Kesesuaian gambar, diagram dan ilustrasi Kelengkapan soal latihan Kemutkahiran pustaka Total Sudah baik Masih ditemukan beberapa ketidak konsistenan penggunaan simbol Contoh-contoh perlu diperbanyak Sudah baik Gambar, diagram dan ilustrasi perlu Sudah baik Tambahkan Pustaka 5 tahun terakhir Tabel 4. Hasil Validasi Bahasa Aspek yang Dinilai Penggunaan kata yang tepat Kefektifan kalimat Kesesuaian ejaan, tanda baca, dan tata tulis. Sesuai dengan tingkat intelektual Bahasa mudah dipahami Konsistensi penggunaan istilah Konsistensi penggunaan symbol atau ikon. Keruntutan dan keterpaduan antar Total Skor ( 1- . Keterangan Sudah baik Sudah baik Masih ditemukan beberapa kekeliruan ejaan. Sudah baik Bahasa sudah supel Sudah baik Beberapa Sudah baik . %) Tabel 4. Hasil Validasi Desain Pembelajaran Aspek yang Dinilai Materi disajikan secara sistematis Materi disajikan secara runut Mendorong mahasiswa berpikir tingkat tinggi Skor ( 1- . Contoh soal mencukupi Contoh disajikan secara berjenjang dari mudah ke sulit Materi antar bab saling terkait Petunjuk pengerjaan soal jelas Soal latihan mengukur setiap Soal berjenjang dari mudah ke sulit Produk-produk visual thinking yang relevan dengan materi Produk visual thinking mencukupi Tambahkan soal latihan yang bervariasi dari tingkat kesulitan Tambakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 331 Keterangan Tambahkan masalah terbuka yang menstimulus mahasiswa berpikir tingkat tinggi Tambahkan contoh Tambahkan contoh agar lebih bervariasi ditinjau dari tingkat Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 Produk visual thinking membantu mahasiswa memahami materi Total untuk membantu mahasiswa memahami materi 55 . ,7%) Hasil Uji Kepraktisan Bahan Ajar Uji coba terbatas dilakukan dengan melibatkan kelompok kecil yang terdiri dari 10 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Ganesha yang memprogram mata kuliah analisis riil pada semester genap 2022/2023. Tanggapan mahasiswa dikumpulkan melalui angket dan diperoleh hasil sebagaimana terjasi pada Tabel 6. Tabel 6. Hasil Uji Kepraktisan Bahan Ajar Pernyataan Bahan ajar menarik untuk dipelajari Uraian materi mudah dipahami Ilustrasi membantu memperjelas konsep Ilustrasi yang diberikan mencukupi Contoh soal untuk lebih memahami konsep Jumlah contoh soal mencukupi Latihan soalnya bervariasi dan menarik Jumlah latihan soal memadai Bahasanya jelas dan tidak bertele-tele Tersedia rangkuman yang menyeluruh dan jelas Pilihan katanya baik dan tidak bermakna ganda Instruksinya mudah dipahami Jenis dan ukuran huruf nyaman dibaca Tata letak teks dan gambar rapi dan teratur Hasil cetakan jelas Total Skor Perolehan Persentase PEMBAHASAN Bahan ajar analisis riil dengan pendekatan visual thinking telah berhasil dikembangkan melalui tahapan penelitian dan pengembangan. Bahan ajar yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis. Pengembangan bahan ajar dengan pendekatan visual thinking ini tampil sebagai solusi sekaligus inovasi pendekatan baru dalam penyajian bahan ajar di perguruan tinggi yang selama ini lebih banyak didominasi dengan sajian teks atau symbol matematika saja. Banyak hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sajian produk visual thinking dalam bahan ajar dapat mengembangkan kemampuan berpkiri visual dan juga kemampuan matematika lainnya seperti: . kemampuan pemahaman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 332 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 konsep (Indriani et al. , 2. , . kemampuan koneksi matematika(Annisa, n. ), . kemampuan representasi matematis (Fauziah. Safuri. Sesiomadika, & 2019, n. ), . kemampuan berpikir kritis (Sciences & 2019, n. ), serta . kemampuan pemecahan masalah (Gymez-Chacyn, 2013. Sholihah. Nusantara. SaAoDijah, & Susanto, 2019. Wahyuningsih. Qohar. Satyananda, & Atan, 2. Hasil-hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang kuat antara kemampuan visual thinking dengan kemampuan matematika siswa. Hasil penilaian validitas bahan ajar analisis riil oleh ahli materi menunjukkan perolehan skor 90% dengan kategori sangat valid. Menurut (Yaghmaie, 2. ada 4 kriteria yang dapat digunakan dalam mengukur validitas isi dari suatu bahan ajar yaitu relevansi, kejelasan, sederhana, dan tidak ambigu. Ahli materi setuju bahwa 4 kriteria tersebut telah dipenuhi pada bahan ajar analisis riil ini karena telah sesuai dengan kurikulum, cakupannya lengkap, kedalamanya sesuai, kebenarannya akurat, serta contoh dan latihan soal memadai (Firmansyah & Rusimamto, 2020. Nafiah. Suhadi, & Sari, 2019. Putra. Suarsana, & Suharta. Riefani, 2019. Sumalasia. Suarsana, & Astawa, 2. Hasil penilaian validitas Bahasa juga menunjukkan bahwa bahan ajar telah mencapai kategori sangat valid dengan skor 95%. Menurut (Khasanah, 2. aspek kebahasaan yang harus dipenuhi oleh sebuah buku meliputi 3 aspek yaitu penggunaan bahasa yang baik dan benar, struktur kalimat yang sesuai dengan penguasaan Bahasa pengguna serta kalimat dalam bab menggunakan ejaan yang baku. Ahli Bahasa telah menilai bahwa bahan ajar telah menggunakan Bahasa yang ejaan sesuai, tata baca dan tulisnya benar, kalimatnya efektif dan mudah dipahami serta sajiannya juga sudah padu sesuai dengan tingkat intelek pengguna mahasiswa. Masukan utama dari aspek bahasa berkaitan dengan munculnya salah ketik yang cukup mengganggu dan juga beberapa symbol yang tidak konsisten. Selain validitas isi dan Bahasa, kualitas bahan ajar juga harus memenuhi validitas desain pembelajaran dari ahli pendidikan (Kurniawati & Mawardi, 2021. Setiani. Lukman, & Agustiani, 2. Hasil validitas desain pembelajaran juga menunjukkan hasil yang sangat valid dengan skor 91. Hal ini berarti bahwa desain penyajian bahan ajar analisis riil dari sudut teori belajar dan pembelajaran telah memenuhi kriteria. Sajian materi pada bahan ajar telah dilakukan secara sistematis dan runut sehingga dapat mendorong mahasiswa mengkonstruksi pemahamannya serta merangsang mereka untuk berpikir tingkat tinggi. Ciri khas dari bahan ajar ini berupa meuatan produk visual thinking juga telah memadai dan tepat sasaran sehingga kehadirannya tidak mengganggu tetapi malah membantu mahasiswa dalam mencapai pemahaman. Oleh karenanya bahan ajar yang telah memenuhi kriteria seperti ini menurut (Setiani et al. , 2. dapat dikatakan valid dari segi desain pembelajaran. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 333 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 Selain dari sudut pandang ahli, penting juga meminta umpan balik langsung dari calon pengguna tentang kelayakan bahan ajar yang disusun. Umpan balik dari mahasiswa selaku pengguna biasanya berkaitan dengan aspek kepraktisan yang didalamnya menekankan pada aspek keterbacaan dan juga kemudahan mereka dalam memahami dan menggunakan bahan ajar dalam perkuliahan (Afrizon & Dewi, 2019. Alwi. Ernalida, & Lidyawati, 2020. Dewantara, 2021. Nugraha & Binadja, 2. Hasil uji kepraktisan bahan ajar menunjukkan bahwa kepraktisan bahan ajar sangat tinggi dengan skor 89. Hal ini menunjukkan respon positif mahasiswa terhadap alternatif penggunaan bahan ajar sebagai referensi perkuliahan analisis riil. Mereka setuju bahwa bahan ajar ini dapat membantu mereka dalam perkuliahan karena secara teknis tidak menemukan hambatan dan secara isi. Bahasa dan penyajiannya mereka menganggap telah memadai. Dengan demikian, bahan ajar analisis riil yang dihasilkan hingga pada tahap ini telah memenuhi kriteria valid dan praktis. Tentu saja uji lebih luas perlu dilakukan pada tahap berikutnya agar kita memiliki bukti empiris yang lebih meyakinkan yang mendukung bahwa bahan ajar ini benar-benar layak digunakan secara luar dalam perkuliahan analisis riil. Hasil pengembangan bahan ajar ini menjadi sebuah inovasi untuk pembelajaran matematika di perguruan tinggi dengan menghadirkan produk-produk visual thinking dalam bahan ajar matematika perguruan tinggi. Penelitian tentang integrasi pendekatan visual thinking dalam pembelajaran matematika selama ini lebih banyak dilakukan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah diantaranya: . menjadikan visual thinking sebagai strategi pembelajaran matematika di jenjang pendidikan dasar dan menengah (Annisa, n. Berlianti, 2019. Fauziah et al. , n. Fernyndez-Fontecha et al. , 2019. Freina & Bottino, 2016. Giaquinto, 2010. Godino. Gonzato. Cajaraviile, & Fernyndez, 2012. Himmi & Hatwin, 2018. Mancosu, 2005. MonesHattal & Mandes, 1995. Oktary, 2021. Putri, 2020. Sciences & 2019, n. Shaffer, 1997. Sriyanto. A, & 2019, 2. , dan . menjadikan visual thinking sebagai pendekatan dalam penyusunan perangkat pembelajaran (Oktary, 2021. Putri, 2020. Yunita, 2. Integrasi pendekatan visual thinking pada jenjang pendidikan tinggi masih sangat jarang dilakukan bahkan belum ditemukan. Penelitian pengembangan bahan ajar dengan pendekatan visual thinking untuk mata kuliah analisis riil menjadi hal baru dan sekaligus upaya yang strategis mengingat kelangkaan penelitian-penelitian pengembangan sumber belajar untuk membantu kesulitan mahasiswa di perguruan tinggi. Sumber belajar matematika di perguruan tinggi yang ada lebih banyak berupa buku teks yang memuat konsep matematika abstrak yang disajikan dengan pendekatan deduktif dan bersifat abstrak SIMPULAN Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Peradaban Website: https://fkip. id/sendik-2023/ Email/ surel: seminar. fkip@gmail. com | 334 Seminar Nasional Pendidikan "Pendidikan Karakter di Era Digital dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila" Nomer 1. Oktober 2023, hlm 322-338 Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar analisis rill dengan pendekatan visual thinking yang dikembangkan telah memenuhi kriteria layak. Ahli materi, ahli Bahasa dan ahli desain pembelajaran menilai bahwa bahan ajar telah mencapai kriteria sangat valid. Mahasiswa sebagai pengguna menanggapi positif terhadap implementasi bahan ajar dengan skor tanggapan mencapai kategori sangat praktis. Bahan ajar yang dikembangkan ini membawa nuansa baru pada bahan ajar matematika perguruan tinggi khususnya pada perkuliahan analisis riil karena bahan ajar dilengkapi dengan produk-produk visual thinking berupa . sketsa, . grafik dan diagram, . gambar, . simbol matematika dan berbagai sumber semiotik lainnya yang relevan dengan konsep atau sifat-sifat yang dibahas. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada LPPM Undiksha atas pendanaan penelitian serta Jurusan Matematika Undiksha atas izin pelaksanaan penelitian. DAFTAR PUSTAKA