Jurnal Penelitian Anak Usia Dini ISSN 2828-6146 Vol. No. : 1-11 http://urj. uin-malang. id/index. php/jpaui PENGARUH MEDIA FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA 5-6 TAHUN Alvien Nafiul Andini Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan . Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Indonesia andini5618@gmail. Ahmad Nurul Mubin MIN 1 Rembang. Indonesia Nurulmubin. ahmad@gmail. ABSTRACT This study uses a quantitative approach with a single experimental research type or single-subject research (SSR) and uses an A-B-A research design. The single-subject design focuses on individual data as the research sample. The subjects in this study were 2 students of group B Tk Al Hidayah Tegalrejo 02 Blitar in the 2021/2022 school year who were identified as not being able to recognize letters well. Data on the ability to recognize letters in the baseline phase and the intervention phase were obtained through Data analysis uses a description of the picture obtained from graphic analysis by taking into account changes in levels or trends. The results of the study show that changes in levels or trends have increased. This shows that the provision of learning using flashcard media affects children's ability to recognize letters. Keywords: Flashcard Media. Ability to Recognize Letters ABSTRAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen tunggal atau single subject research (SSR) dan menggunakan desain penelitian A- B- A. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 siswa kelompok B Tk Al Hidayah Tegalrejo 02 Blitar pada tahun ajaran 2021/ 2022 yang teridentifikasi belum mampu mengenal huruf dengan Data kemampuan mengenal huruf fase baseline dan fase intervensi diperoleh melalui observasi. Analisa data menggunakan deskripsi gambaran yang diperoleh dari analisa grafik dengan memperhatikan perubahan level atau trend. Hasil penelitian menunjukkan perubahan level atau trend mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian pembelajaran menggunakan media flashcard mempengaruhi kemampuan anak dalam mengenal huruf. Kata-Kata Kunci: Media Flashcard. Kemampuan Mengenal Huruf PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan ruang ekspresi yang dapat membantu proses perkembangan anak lebih optimal. Tujuannya adalah untuk membentuk anak yang berkualitas sebelum memasuki pendidikan dasar, serta mengarungi kehidupan setelah dewasa kelak. Menurut Prof. Dr. Lydia Freyani. Dewan Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, kegiatan di PAUD dapat memberikan rangsangan atau stimulus Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol. No. pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak usia pra- sekolah (Zulfikar. Seperti yang sudah di atur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 yang menyatakan Aupendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahunAy, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak, agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan anak di jenjang PAUD bukan hanya sekedar melatih kemampuan sosial, tetapi juga diselipkan pembelajaran di PAUD seperti mengenal huruf (Haryanto, 2. Mengenal huruf merupakan tahap perkembangan anak usia dini dari belum tahu menjadi tahu, tentang keterkaitan bentuk dan bunyi huruf, sehingga anak dapat mengetahui bentuk huruf dan maknanya (Dardjowidodo, 2. Pengetahuan tentang huruf bagi anak usia 5-6 tahun sangat penting untuk proses belajar membaca, di usia tersebut anak dapat menyebutkan simbol- simbol huruf, mengenal suara huruf awal dari nama benda yang ada di sekitarnya, menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi atau huruf awal yang sama, memahami hubungan antara bunyi dan bentuk huruf, membaca nama sendiri, menuliskan nama sendiri, memahami arti kata dalam cerita(Website, 2. Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di TK Al- Hidayah Tegalrejo 02 Blitar pada kemampuan mengenal huruf, anak belum mampu mengetahui bentuk simbol huruf, dan anak belum mampu mengetahui suara huruf. Terdapat 10 peserta didik dalam satu kelas, ada 2 anak yang belum mampu mengenal huruf dengan benar. Kegiatan mengenalkan huruf dilakukan dengan cara guru menulis huruf di papan tulis kemudian menyebutkan lafal huruf tersebut, menghubungkan garis putus- putus yang membentuk pola suatu huruf dengan menggunakan lembar kerja anak (LKA), dan majalah dalam kegiatan Setelah selesai mengerjakan, guru mengajak anak untuk menyebutkan huruf yang sudah ditulis anak. Selain permasalahan tersebut penggunaan media pembelajaran juga belum maksimal, hal tersebut dapat mempengaruhi ketertarikan anak dalam mengikuti proses pembelajaran karena anak-anak juga memiliki motivasi belajar menurun seperti malas belajar sehingga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif atau kecerdasan anak (Mangena et al. , 2. Oleh karena itu, dalam pengenalan huruf diperlukan adanya media. Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan Peran media dalam sebuah pembelajaran merupakan hal yang terpenting karena digunakan sebagai pengantar atau perantara untuk menyampaikan sebuah Adapun media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media kartu huruf atau flashcard. Kartu huruf atau flash card adalah kartu kecil yang berisi gambar, teks atau tanda simbol yang meningkatkan atau mengarahkan siswa kepada sesuatu yang berhubungan dengan gambar, kartu huruf atau flashcard biasanya berukuran 8 X 12 cm, atau dapat disesuaikan dengan besar kecilnya kelas yang dihadapi (Arsyad, 2. Media yang digunakan dalam pembelajaran tersebut dapat mendukung aspek perkembangan anak, salah satunya aspek perkembangan kognitif. Dalam teori Jean Piaget perkembangan kognitif dibagi menjadi 4 tahapan, tetapi dalam mengenal huruf terjadi pada tahap kedua usia 2- 7 tahun yaitu tahap praoperasional yang ditandai dengan perluasan Pengaruh Media Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Alvien Nafiul Andini pemikiran simbolis, tetapi anak belum mampu menggunakan logikanya karena pada tahap kedua ini anak belum siap untuk terlibat dalam operasi mental logis pada tahap selanjutnya yaitu operasional konkret (Papalia & Feldman, 2. Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang diatas peneliti mencoba dan tertarik melakukan sebuah penelitian tentang AuPengaruh Media Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al Hidayah Tegalrejo 02 BlitarAy. KAJIAN LITERATUR Kemampuan Mengenal Huruf Menurut Carol Seefelt dan Barbara A. Wasik, bahwa pengertian kemampuan mengenal huruf adalah kesanggupan melakukan sesuatu dengan mengenali tanda-tanda atau ciri-ciri dari tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa (Seefeldt & A Wasik, 2. Pendapat lain tentang mengenal huruf bagi anak usia dini dapat menumbuhkan konsep dan gagasan berfikir untuk mendukung kemampuan anak dalam berbahasa dan berbicara secara lebih lancar. Oleh karena itu anak perlu dipahamkan tentang konsep cetak yang meliputi bentuk dan bunyi Hal ini dilakukan dengan memberikan pengalaman sebanyak- banyaknya kepada anak mengenai huruf cetak, adanya pengalaman yang berulang dan sesering mungkin terhadap huruf cetak, lama kelamaan anak akan mengerti akan fungsi dari huruf cetak yang dihubungkan dengan kemampuan membaca (Rasyid, 2. Menurut Ika Budi Maryatun tahapan membaca anak usia dini dibagi menjadi 4 tahapan (Hasan, 2. Tahap I Membaca Gambar Tahap II Membaca Gambar Huruf Tahap i Membaca Gambar Kata Tahap IV Membaca Kalimat Berdasarkan Permendikbud 146 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini, terdapat indikator dalam pengenalan huruf pada anak usia 5-6 tahun. Tabel 1. Indikator Mengenal Huruf Kompetensi Dasar Indikator a 12 mengenal keaksaraan awal melalui bermain a a 12 Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalam berbagai bentuk karya a a a Menunjukkan bentuk- bentuk simbol . ra menuli. Mengenal suara huruf awal Menyebutkan lambang- lambang huruf sesuai huruf/ bunyi Mengenal perubahan bunyi dan arti berdasarkan perubahan huruf dan posisi huruf Menyebutkan kelompok gambar/benda yang memiliki bunyi/ huruf yang sama Mengenal arti kata dari gabungan beberapa huruf vokal dan konsonan Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol. No. a a Menulis huruf dari namanya Membaca nama sendiri Media Pembelajaran Kata media berasal dari bahasa latin, yang merupakan bentuk jamak dari kata medium, yang berarti sesuatu yang terletak di tengah . ntara dua pihak atau kutu. atau suatu alat (Anita, 2. Media bisa dikatakan sebagai perantara yang dapat menghubungkan pihak- pihak yang terkait dalam suatu hubungan. Media merupakan alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara tepat dan akurat supaya dapat diterima dan dipahami dengan baik. Menurut Kemp dan Dayton, di antara manfaat media dalam pembelajaran adalah (Fadillah, 2. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan Proses pembelajaran menjadi lebih menarik Pembelajaran menjadi lebih interaktif Jumlah waktu belajar mengajar dapat dikurangi Kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan Proses pembelajaran dapat terjadi di mana saja dan kapan saja Sikap positif siswa terhadap proses belajar dan ditingkatkan Pesan guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif. Terdapat banyak media yang bisa digunakan untuk pembelajaran anak usia dini, media yang akan digunakan tersebut dapat memberikan rangsangan semangat atau motivasi anak usia dini untuk dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan sehingga mereka tidak merasa jenuh atau bosan dalam mengikuti proses pembelajaran. Adapun macam- macam media pembelajaran digolongkan menjadi tiga, sebagai berikut (Fadillah, 2. Media Audio Media audio adalah sebuah media pembelajaran yang mengandung pesan dalam bentuk auditif ( pendengara. , serta hanya mengandalkan kemampuan suara saja seperti radio dan kaset. Media Visual Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan, seperti media grafis dan media proyeksi. Media Audiovisual Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Media Flashcard Menurut Suharso dan Ana Retnoningsih, kartu adalah kertas tebal yang berbentuk persegi panjang, yang digunakan untuk keperluan, seperti: tanda anggota, karcis dan lainlain. Menurut Ambarini, kartu huruf adalah kumpul kartu yang didalamnya berisi hurufhuruf dari A- Z . apital dan keci. dan diberi gambar serta kata untuk mendukung anak agar paham dan hafal abjad A hingga Z (Ambarini, 2. Sedangkan (Hasan, 2. mengungkapkan kartu huruf adalah sejumlah kartu yang digunakan sebagai alat bantu untuk belajar membaca dengan cara melihat dan mengingat bentuk huruf dan gambar yang diberi tulisan dari makna gambar yang ada di kartu. Pengaruh Media Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Alvien Nafiul Andini Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa media kartu huruf adalah alat bantu yang berbentuk kartu abjad yang berisi gambar, huruf, tanda simbol digunakan guru untuk belajar membaca dengan cara memperlihatkan dan mengingatkan bentuk huruf. Jenis- jenis flashcard berdasarkan ukuran menurut Maimunah Hasan adalah (Ismail, 2. Kartu dengan ukuran 5 x 50 cm/ 12,5 x 50 cm untuk 25 kartu . Kartu dengan ukuran 10 x 50 cm/ 10 x 30 cm untuk 100- 150 kartu . Kartu dengan ukuran 7,5 x 7,5 cm . Kartu dengan ukuran 10 x 10 cm 28 Menurut Samekto S. Sastrosudirjo, ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari penerapan media kartu huruf sebagai media bermain sambil belajar (Sutaryono, 1. Merangsang anak belajar aktif . Melatih siswa untuk memecahkan masalah . Timbul persaingan yang sehat dan akur antar anak . Menumbuhkan sikap percaya diri kepada anak Media kartu huruf merupakan media dari hasil teknologi cetak berupa teks atau gambar, kelebihan dari media kartu huruf, yaitu : Murah Dapat diakses oleh semua kalangan Tidak membutuhkan peralatan yang khusus Mudah dibawa kemana- mana atau bersifat fleksibel Dapat dipahami oleh semua kalangan Dapat digunakan sewaktu- waktu dan diberbagai tempat Sedangkan untuk kelemahan dari media kartu huruf, yaitu : Jika dalam penyajian media kurang jelas . ont, warna, gambar dan ilustras. akan tidak menarik dan cepat membosankan. Ukuran kartu sangat terbatas jika digunakan untuk kelompok besar. Hanya menekankan persepsi indera mata, jika media diberikan ke anak yang mengalami keterbatasan pengalihan akan kurang efektif. Langkah-langkah dalam bermain kartu huruf diantaranya yaitu ambilah satu persatu kartu huruf secara bergantian. Amatilah simbol huruf pada kartu yang sedang dipegang, kemudian sebutkanlah simbol huruf yang tertera pada kartu huruf. Baliklah kartu huruf, amatilah gambar dan tulisan yang terdapat pada kartu, kemudian sebutkanlah gambar benda dan huruf depan dari gambar benda yang tertera pada kartu huruf (Cucu, 2. Berdasarkan pendapat tersebut, maka dalam penelitian ini kemudian mengembangkan langkah- langkah permainan kartu huruf sebagai berikut (Triniwati, 2014, ) : Anak dikondisikan duduk di tempatnya masing- masing . Anak diberi penjelasan tentang permainan yang akan dilakukan yaitu permainan kartu huruf. Anak- anak di beri contoh cara bermain kartu huruf yang akan dijelaskan sebagai . Guru mengambil sebuah kartu huruf, kemudian diperlihatkan pada anakanak. Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol. No. Guru mengucapkan simbol huruf yang tertera pada kartu huruf, kemudian anak-anak diberi kesempatan untuk meniru mengucapkan simbol huruf . Guru membalik kartu huruf, kemudian menyebutkan gambar yang tertera pada kartu huruf lalu menyebutkan pula huruf depannya, dan anak- anak juga diberi kesempatan untuk meniru, mengucapkan. Anak- anak diajak mempraktikkan permainan kartu huruf secara bersama-sama dengan posisi anak masih duduk membentuk lingkaran. Setelah anak-anak bermain bersama-sama, guru memberi kesempatan pada setiap anak untuk melakukan permainan kartu huruf secara individu, permainan Anak mengambil sebuah kartu huruf, anak mengamati kartu huruf tersebut kemudian anak menyebutkan simbol huruf yang tertera pada kartu huruf Anak membalik kartu huruf, anak mengamati gambar yang terdapat pada kartu kemudian anak menyebutkan huruf depan dari nama gambar yang terdapat pada flashcard tersebut. Dalam kriteria penelitian ini peneliti ingin mengetahui media flashcard mendukung penyampaian materi mengenal huruf dan cara penyajian media flashcard, dimana indikator penilaiannya dikembangkan peneliti diadopsi dari (Kurniawati, 2. sebagai berikut : Tabel 2. Indikator Penilaian Kelayakan Media Aspek Deskripsi Penilaian Media Flashcard Kualitas isi 1. Materi sesuai dengan Kesesuaian indikator yang dan tujuan standar kompetensi disajikan dengan kompetensi Kesesuaian 2. Materi sesuai dengan a. Materi yang disajikan dalam tujuan pembelajaran media flashcard sesuai dengan tujuan yang tujuan pembelajaran Kualitas Desain tampilan Materi yang disajikan dengan menarik minat untuk tampilan menarik Kualitas Indikator Gambar pemahaman materi Kualitas gambar yang digunakan pada media flashcard sesuai dengan tingkat usia Keterbacaan 5. Ketepatan pemilihan a. Bentuk huruf jelas ukuran huruf METODE Pengaruh Media Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Alvien Nafiul Andini Target Behavior Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen tunggal atau single subject research (SSR) karena memfokuskan pada data individu sebagai sampel penelitian (Sunanto et al. , 2. Penelitian ini menggunakan teknik dalam menentukan subyek penelitian secara purposive, yaitu teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Berdasarkan hal tersebut peneliti mengambil subjek siswa usia 5-6 tahun di Tk Al Hidayah Tegalrejo 02 Blitar. Dalam penelitian ini menggunakan 2 siswa sebagai subjek penelitian. Desain penelitian ini menggunakan desain A-B-A, dimana desian ini merupakan pengembangan dari desain A-B. Desain A-B-A menunjukkan adanya hubungan sebab akibat antara variabel terikat dan variabel bebas, seperti grafik di bawah ini : baseline (A. intervensi (B) baseline (A. sesi ( wakt. Grafik Desain Eksperimen Subjek Tunggal A-B-A Keterangan : A1 . B . A2 . = kondisi awal sebelum diberi intervensi = kondisi kemampuan mengenal huruf setelah diberi intervensi, dengan menggunakan media flashcard = kondisi setelah intervensi HASIL Pelaksanaan penelitian berlangsung selama 2 minggu, pengambilan data dalam penelitian menggunakan observasi, dan juga lembar checklist dengan item-item pertanyaan untuk menggali informasi mengenai kemampuan mengenal huruf yang berlangsung di TK Al Hidayah Tegalrejo 02 Blitar dengan di ambil 2 subjek siswa. Peneliti terlebih dahulu melakukan uji validasi untuk mengetahui valid atau tidak instrumen dan media tersebut. Untuk validasi media maupun materi dilakukan oleh dosen PIAUD sebagai validator materi yaitu ibu Rikza Azharona Susanti. Pd dan sebagai validator instrumen yaitu ibu Sandy Tegariyani Putri S. Pd dan ibu Melly Elvira. Pd. Dari lembar penilaian yang sudah diisi oleh validator materi, hasil validasi media pembelajaran yang digunakan dapat dinyatakan memiliki tingkat kevalidan baik dan selanjutnya bisa dilanjutkan penelitian. Selanjutnya dari lembar penilaian yang sudah diisi oleh validator instrumen mengenai tingkat kevalidan instrumen. Dan hasil tersebut dapat dinyatakan memiliki tingkat kevalidan baik dan selanjutnya dapat dilanjutkan ke tahap penelitian. Butir 1 Butir 2 Butir 3 Butir 4 Butir 5 Butir 6 Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol. No. Grafik 1 Hasil Penilaian Kemampuan Mengenal Huruf Butir 1 sampai Butir 8 Subjek ND Butir 1 Butir 2 Butir 3 Butir 4 Butir 5 Butir 6 Butir 7 Grafik 2 Hasil Penilaian Kemampuan Mengenal Huruf Butir 1 sampai Butir 8 Subjek DF PEMBAHASAN Kondisi Sebelum Pemberian Intervensi Penelitian ini dilakukan kepada dua orang yang berusia 5- 6 tahun sebagai subjek Kedua subjek teridentifikasi sebagai anak yang memiliki kemampuan mengenal huruf sangat rendah pada saat pembelajaran di dalam kelas. Penetapan subjek tersebut berdasarkan hasil pengamatan dengan menggunakan format observasi kemampuan mengenal huruf. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh data bahwa kedua subjek belum menunjukkan kemampuan mengenal huruf pada saat pembelajaran di sekolah. Kondisi ini ditunjukkan pada saat proses pembelajaran anak belum mengetahui bentuk simbol huruf dan suara huruf. Pada usia 5-6 tahun, pengetahuan tentang huruf sangat penting untuk proses belajar membaca, di usia tersebut anak dapat menyebutkan simbol- simbol huruf, mengenal suara huruf awal dari nama benda di sekitar, menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi atau huruf awal yang sama (Website, 2. dalam hal tersebut belum ditunjukkan oleh kedua subjek. Pada saat mengikuti pembelajaran di kelas kedua subjek cenderung diam dan asyik bermain sendiri. Kemampuan anak yang belum mampu mengenal huruf ditunjukkan oleh subjek DF yaitu anak hanya mampu menyebutkan 2-3 huruf saja karena subjek DF lebih banyak melihat temannya yang sedang mengikuti kegiatan pembelajaran, selalu diam atau bermain sendiri, sampai pada saat diberi pertanyaan subjek DF selalu menggelengkan kepala atau menjawab dengan asal-asalan. Kemampuan anak yang menunjukkan anak belum mampu mengenal huruf terjadi pada subjek ND juga yaitu dari 26 huruf rata- rata anak hanya mampu menyebutkan 3-4 Pengaruh Media Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 5-6 Tahun Alvien Nafiul Andini huruf, hal ini ditunjukkan ketika kegiatan pembelajaran ND menjadi penonton, dan ketika diberi pertanyaan ND menggelengkan kepala. Kondisi Sepanjang Intervensi Penelitian ini menggunakan media flashcard sebagai bentuk pemberian intervensi. Media flashcard diberikan atau digunakan sebagai alat bantu untuk belajar membaca dengan cara memperhatikan dan mengingat bentuk huruf dan gambar yang diberi tulisan atau huruf (Hasan, 2. Intervensi dilakukan sebanyak delapan sesi. Pada intervensi sesi pertama sampai seterusnya yang langkah- langkah yang diberikan kepada anak sama atau diberikan berulang-ulang sampai mendapatkan data yang Langkah- langkah pembelajaran menggunakan flash card (Trisniwati,2014. , n. adalah mengkondisikan anak duduk di tempat masing- masing, memberikan penjelasan tentang flashcard, memberikan contoh cara penggunaannya, peneliti mengajak mempraktikkan bermain flashcard bersama- sama, kemudian peneliti memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan permainan flashcard secara individu. Selama kegiatan peneliti melibatkan diri dengan menawarkan bantuan kepada anak dan memperlihatkan empati pada anak yang mengalami kesulitan dan berusaha menstimulasi empati terhadap subjek ND dan DF. Pada akhir sesi peneliti mereview tentang apa saja yang dilakukan oleh anak, meminta anak bercerita tentang perasaan dan kegiatan yang telah dilakukannya. Pengaruh media flashcard terhadap kemampuan mengenal huruf pada kedua subjek ditunjukkan dengan perubahan level pada awal fase baseline kemampuan mengenal huruf rata- rata subjek ND dapat mengenal 3- 4 huruf, dan pada subjek DF rata- rata hanya dapat mengenal 3 huruf saja, pada intervensi kemampuan mengenal huruf berada pada level yang lebih tinggi yaitu rata- rata subjek ND dapat mengenal 12 huruf ,dan pada subjek DF rata-rata dapat mengenal 9 huruf. Kondisi Setelah Pemberian Intervensi Kemampuan mengenal huruf anak usia dini mengarah kepada aspek perkembangan bahasa, perkembangan bahasa berhubungan dengan kognitif anak karena awal bahasa anak adalah ketika anak sudah memiliki pemahaman terhadap objek- objek tertentu, maka anak sudah mampu berpikir secara teratur (Khadijah, 2. Di usia 5- 6 tahun anak dapat dikatakan mampu mengenal huruf ketika anak dapat mengenal bentuk huruf dan bunyi Anak yang belum mampu mengenal huruf adalah anak yang belum mendapatkan stimulus juga cara yang tepat. Media flashcard merupakan salah satu cara yang dilakukan guru untuk membantu menyampaikan informasi secara tepat dan akurat yang berbentuk kartu abjad yang berisi gambar dan huruf. Hasil temuan pada penelitian ini membuktikan bahwa kemampuan mengenal huruf kedua subjek mengalami kenaikan skor dari fase baseline ke sesi intervensi. Sebagai contoh subjek ND yang pada fase baseline A1 lebih banyak diam sambil memperhatikan temantemannya pada saat kegiatan pembelajaran, apabila diberi pertanyaan hanya menggelengkan kepala atau menjawab dengan asal- asalan. Pada fase intervensi B subjek ND mulai lebih aktif belajar, dapat memecahkan persoalan juga lebih percaya diri dalam Hal ini sejalan dengan Samekto S. Sastrosudirjo (Sutaryono, 1. yang menyatakan manfaat flashcard yaitu dapat merangsang anak belajar aktif, melatih siswa untuk memecahkan persoalan dan menumbuhkan sikap percaya diri. Jurnal Penelitian Anak Usia Dini Vol. No. Pada ke delapan jenis butir yang diambil dari tiga indikator kemampuan mengenal huruf subjek DF mengalami kenaikan signifikan. Pada fase intervensi subjek DF lebih berani bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan guru, berbeda dengan keadaan pada fase baseline sebelumnya yang ketika diberi pertanyaan subjek DF masih banyak diam, enggan menjawab dan lebih parahnya lagi sibuk bermain sendiri, sehingga menyebabkan subjek DF terabaikan atau kurang mendapat perhatian. Media flashcard yang diberikan kepada kedua subjek merupakan sebagai alat bantu untuk mempermudah anak dalam mengenal huruf. Hal ini sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh (Hasan, 2. yaitu media flashcard adalah sejumlah kartu yang digunakan sebagai alat bantu belajar dengan cara melihat dan mengingat bentuk dan gambar yang diberi tulisan. Jadi ketika pada tahap intervensi B dengan diberikan bantuan menggunakan media flashcard kepada kedua subjek kondisi keduanya meningkat tajam. Kemudian dikembalikan pada fase baseline atau pemberhentian penggunaan flashcard kedua subjek mengalami penurunan walaupun tidak sama seperti rata- rata fase baseline A1, pada subjek ND ratarata anak dapat mengenal 6-7 huruf sedangkan pada subjek DF hanya mampu mengenal 5-7 huruf saja. Hal ini menunjukkan bahwa media flashcard mempengaruhi kemampuan mengenal huruf anak usia 5- 6 tahun. SIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan perubahan level atau trend mengalami peningkatan. Kedua subjek pada fase baseline A1 memiliki kemampuan mengenal huruf cenderung stabil rendah yaitu rata- rata subjek ND hanya mengenal 2-3 huruf saja pada subjek DF rata- rata 3-4 huruf, memasuki fase intervensi B kedua subjek mengalami perubahan level dan trend yang tajam yaitu pada subjek ND rata- rata mampu mengenal huruf 12 huruf, pada subjek DF rata- rata mampu mengenal 9 huruf. Memasuki fase baseline A2 yaitu pada saat intervensi ditarik atau tidak diberikan perlakuan terjadi penurunan yaitu pada subjek ND rata- rata mampu mengenal 6-7 huruf, pada subjek DF rata-rata mampu mengenal 5-6 huruf. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian pembelajaran menggunakan media flashcard mempengaruhi kemampuan anak dalam mengenal huruf. REFERENSI