EJOIN Ae VOLUME 2 NOMOR 11 . : 1551 - 1558 INOVASI PENGELOLAAN KEUANGAN PADA WIRAUSAHA BATIK TAPAK DORO KOTA SEMARANG Parju1. Nurchayati2. Suparmi3. Setyabudi4. Suroto5. Siti Aminah6. Agung Wibowo7. Sri Suprapti8. Asta Nugraha9 1,2,3,4,5,6,7,8,9 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang Article Information Article history: Received Oktober 15. Approved November 07. Keywords: Inovasi keuangan, digital ABSTRAK Tujuan penyuluhan ini adalah untuk mendorong peningkatan kapasitas bagi UMKM di Kota Semarang. Agar UMKM semakin baik, diperlukan pengelolaan keuangan dengan baik. Secara lebih luas pengelolaan keuangan meliputi semua kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan, beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut secara efesien. Perusahaan harus berusaha untuk mendapatkan dana dengan biaya yang rendah dan menggunakan dana tersebut pada kegiatan kegiatan usaha yang akan meningkatkan pendapatan dan laba dimasa akan datang. Perusahaan agar dapat melakukan pengelolaan keuangan dengan baik perlu Inovasi Keuangan Digital (IKD) menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi di sektor finansial Indonesia kian meningkat. Pesatnya perkembangan ini bisa ditunjukkan dengan banyaknya penyelenggara IKD yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD). ABSTRACT The aim of this outreach is to encourage capacity building for MSMEs in Semarang City. In order for MSMEs to improve, good financial management is needed. More broadly, financial management includes all company activities related to efforts to obtain the funds needed, along with efforts to use these funds Companies must try to obtain funds at low costs and use these funds in business activities that will increase revenue and profits in the future. In order for companies to be able to manage their finances well. Digital Financial Innovation (IKD) is needed as proof that technological developments in the Indonesian financial sector are increasing. The rapid development can be demonstrated by the number of IKD providers recognized by the Financial Services | 1551 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 Authority (OJK) through the Digital Financial Innovation Group (GIKD). A 2024 EJOIN ( Jurnal Pengabdian Masyaraka. *Corresponding author email: parju@untagsmg. PENDAHULUAN Pengelolaan keuangan merupakan pengaturan kegitan keuangan perusahaan. Secara lebih luas pengelolaankeuangan adalah meliputi semua kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan, beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut secara efesien. Dari pengertian tersebut menunjukkan pengelolaankeuangan meliputi kegiatan perencanaan, analisis dan pengendalian kegiatan keuangan perusahaan. Mereka yang melakukan kegiatan tersebut disebut manajemer keuangan atau kontroler. Kegiatan perencanaan ini berkaitan pengambilan keputusan dalam investasi atu penggunaan dana, analisis berkaitan pemilihan alternatif dalam investasi dan menggunakan sumber dana yang biayanya murah, pengendalian adalah berhubungan dengan segala aktifitas yang berhubungan dengan pengelolaan aktiva, utang, modal, pendappatan dan biaya untuk mencapai tujuan perusahaan. Inovasi Keuangan Digital (IKD) menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi di sektor finansial Indonesia kian meningkat. Pesatnya perkembangan ini bisa ditunjukkan dengan banyaknya penyelenggara IKD yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD). Meski sudah pesat, pemerintah tetap memiliki harapan mengenai lahirnya penyelenggara IKD di negeri ini Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK. 02/2018 tentang inovasi keuangan digital di sektor jasa keuangan. Inovasi Keuangan Digital adalah segala aktivitas pembaruan proses bisnis, model bisnis, dan instrumen keuangan yang memberikan nilai tambah baru di sektor jasa keuangan dengan melibatkan ekosistem digital. IKD melibatkan aktivitas pembaruan proses, model bisnis, dan instrumen keuangan yang dapat memberikan value . ilai tamba. baru di bidang jasa keuangan yang melibatkan ekosistem digital. Singkatnya. IKD ini melakukan transformasi pada perusahaan di bidang keuangan, tentunya dengan menggunakan instrumen. Lingkungan yang terlibat dalam pelaksanaan IKD menggunakan platform digital dalam melakukan transaksi keuangan. Tentunya, semua pihak tersebut harus bisa mendorong agar IKD bisa membawa manfaat dan dampak yang besar dalam masyarakat Indonesia METODE PELAKSANAAN Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah meliputi serangkaian proses kegiatan yang sudah terstruktur dan ditata secara sistematis. Proses kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi proses kegiatannya : Penetapan daerah Pada penetapan daerah sasaran sesuai dengan data dari hasil observasi dan wawancara dengan pemilik batik Tapak Doro Tembalang Semarang. Survei dan Obervasi EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1552 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 lapangan. Penyusunan Materi. Izin Pelaksanaan di Batik Tapak Doro Tembalang Semarang, penyampaian materi dan laporan akhir. HASIL DAN PEMBAHASAN Fungsi Pengelolaan Keuangan Bidang financing merupakan faktor penting yang merupakan "darah" bagi going Concern suatu perusahaan disamping bidang lainnya seperti bidang operasional. Investment. Masalah keuangan sering merupakan sentral topik yang menyita energi dan pemikiran pengelolaanperusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan terlebih dahulu yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Fungsi pengelolaan keuangan juga dapat dikatakan sebagai berikut : Fungsi memperoleh dana atau fungsi pendanaan yang dalam pelaksanaannya manajer keuangan harus mengambil keputusan pemilihan alternatif pendanaan. Fungsi menggunkan atau mengalokasikan dana yang dalam pelaksanannya manajer keuangan harus mengambil keputusan pemlihan alternatif inestasi atau keputusan investasi. Fungsi Pengelolaan Keuangan bagi manajer perusahaan yang bukan manajer keuangan adalah sangat penting karena. fungsi pengelolaankeuangan tidak dapat dipisahkan dengan fungsi-fungsi lainnya didalam perusahaan. Dalam perusahaan manufaktur, misalnya, kegagalan dalam mendapatkan dana misalnya akan dapat menghambat pembelian bahan mentah yang selanjutnya dapat menghambat produksi dan berpengaruh terhadap pemasaran produk tersebut. Demikian juga, dalam perusahaan yang high-skiIled labour kurangnya dana dapat berpengaruh terhadap kemampuan perusahaan untuk dapat menarik tenaga ahli yang handal dan kompeten dibidangnya. Dengan demikian secara singkat, dapat dikatakan bahwa masalah keuangan sangat erat berhubungan dengan masalah operasional, marketing, sarana. SDM dan masalah penting lainnya didalam perusahaan. Pengelolaankeuangan merupakan pengaturan kegiatan keuangan perusahaan, yang dilakukan oleh manajer keuangan. Namun demikian kegiatan keuangan tidaklah terbatas hanya dilakukan oleh mereka yang menduduki jabatan manajer keuangan. Direktur utama, manajer pemasaran, manajer produksi dan sebagainya mungkin sekali melakukan kegiatan keuangan. Misalkan keputusan perluasan pabrik, pengembangan produk, dan sebagainya, jelas ini akan dibicarakan dan diputuskan oleh berbagai manajer tidak hanya manajer keuangan. Ruang Lingkup Pengelolaankeuangan Pengelolaankeuangan merupakan pengaturan kegiatan keuangan perusahaan. Secara lebih luas pengelolaan keuangan adalah meliputi semua kegiatan perusahaan yang bersangkutan untuk memperoleh dana yang dibutuhkan oleh perusahaan, serta usaha untuk memnggunakan dana tersebut secara efesien. Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa ruang lingkup pengelolaankeuangan adalah mendapatkan dana dan penggunaan dana. Ini berarti bahwa ruang lingkup pengelolaankeuangan adalah semua aktivitas perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan syarat-syarat yang paling menguntungkan perusahaan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut cara se-fesien Untuk menghadapi fluktuasi usaha yang serba tidak pasti, para pengelolaanberusaha beradaptasi dengan lingkungan eksternal perusahaan untuk mendapatkan suatu keputusan yang optimal dalam bidang pengelolaankeuangan yaitu dengan menyesuaikan kemampuan financial untuk dapat beroperasi secara berkesinambungan. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1553 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 Oleh sebab itu, perusahaan selalu berusaha untuk mencapai keseimbangan finansial, yaitu suatu kondisi dimana perusahaan tersebut selama menjalankan fungsinya ticak menghadapi gangguan-gangguan finansial yang signifilkan mempengaruhi kinerja Hal ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan antara jumlah modal yang tersedia ditambah dengan pendanaan eksternal melalui pembiayaan hutang dengan jumlah modal yang dibutuhkan sesuai ekspektasi operasional yang sifatnya dinamis sehingga dapat disesuaikan dengan perkembangan perusahaan. Penyimpangan terhadap pengelolaan finansial dapat menimbulkan adanya ketidak seimbangan antara jumlah modal yang tersedia dengan jumlah dana yang dibutuhkan. Ketidak seimbangan ini terjadi apabila jumlah uang yang tersedia atau tertanam dalam perusahaan kurang cukup untuk memenuhi kebutuhannya atau membelanjai usaha-usahanya. Dalam skop yang lebih luas secara konseptual fungsi financing mencakup keputusan yang strategic dalam aspek financing, investasi dan operasional. Fungsi financing dalam perusahaan terkait dengan konteks keputusan yang akan diambil oleh manajemen. Keputusan strategis dalam perspektif bisnis meliputi 3 hal yaitu keputusan investasi, kepuputusan fnancing dan keputusan operasinal Tentunya, setiap sektor keuangan memiliki ruang lingkupnya masing-masing, termasuk Inovasi Keuangan Digital. Jenis kegiatan yang termasuk ruang lingkup IKD adalah: Pelunasan transaksi yang sedang berlangsung Penghimpunan modal dari beberapa sumber dana Pengelolaan investasi Pengumpulan dan penyaluran dana Pengurusan segala jenis asuransi Pendukung segala jenis pasar yang ada di negeri Pendukung keuangan digital lainnya, dan/atau Berbagai kegiatan jasa keuangan lainnya Meskipun mungkin, tidak semua kegiatan di atas dilakukan oleh suatu penyelenggara IKD. Ada pula IKD yang hanya fokus menyediakan salah satu layanan atau jasa yang disebutkan di atas. Yang jelas, semua kegiatan keuangan di atas termasuk dalam ruang lingkup IKD. Sekilas. IKD terdengar mirip dengan financial technology . Hal itu tidak salah, mengingat fintech adalah sistem pengembangan sektor keuangan yang menggunakan teknologi digital, seperti situs web atau aplikasi keuangan digital lainnya. Bedanya, fintech berfokus pada penyediaan layanan, sementara IKD adalah proses kegiatan finansial yang disebutkan. Langkah Inovasi Pengelolaan Keuangan Digital Tentunya, tidak semua orang yang menjalankan perusahaan IKD layak disebut penyelenggara Inovasi Keuangan Digital. Menurut OJK, ada tujuh kriteria Inovasi Keuangan Digital yang harus dipenuhi. Bersifat Inovatif Kriteria inovasi yang pertama adalah bersifat inovatif. Hal ini berarti selalu ada ide-ide baru yang dikembangkan oleh penyelenggaranya untuk mendukung perkembangan IKD di Indonesia. Karena sifatnya yang inovatif ini, penyelenggara IKD juga diharuskan berorientasi ke depan dan terus hadir di segala zaman. Menggunakan Teknologi Seperti namanya, tentu saja IKD harus memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam menjalankan segala jenis transaksi keuangan. Penggunaan teknologi diharuskan menjadi sarana utama dalam pemberian layanan keuangan kepada konsumen atau penggunanya di sektor jasa keuangan. Bersifat Inklusif EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1554 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 IKD dalam prosesnya diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, penting bagi penyelenggaranya untuk menyediakan literasi keuangan tanpa memperhatikan apapun latar belakang penggunanya. Selain kemajuan teknologi finansial. Indonesia juga diharapkan bisa cerdas finansial. Bisa Digunakan Secara Luas Masih berkaitan dengan kriteria di atas, aplikasi atau website IKD harus bisa digunakan oleh masyarakat secara luas. Apabila ada pengguna yang kesulitan menggunakan atau mengaksesnya, berarti belum tercapai nilai kebermanfaatan yang tinggi bagi IKD tersebut. Bisa Diintegrasikan Maksud dari kriteria ini yaitu setiap instrumen IKD harus bisa diintegrasikan atau digunakan bersamaan dengan layanan keuangan yang sudah ada sebelumnya. Contohnya, penyelenggara IKD yang sudah menyediakan metode transaksi digital sebagai salah satu layanannya harus bisa pula menyediakan layanan pembayaran seperti kartu debit atau kredit. Menggunakan Pendekatan Kolaboratif Dalam menciptakan dan menjalankan IKD, harus ada beberapa pihak yang terlibat demi mendorong majunya instrumen tersebut sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar pada masyarakat. Melindungi Data Konsumen Kriteria yang wajib diperhatikan oleh penyelenggara IKD, karena selalu ada risiko pencurian atau penyalahgunaan data konsumen, seperti yang pernah terjadi. OJK sangat berharap agar setiap penyelenggaranya bisa memastikan jaminan perlindungan konsumen dan datanya agar tidak ada pihak yang dirugikan. Cara Meningkatkan Kesuksesan Pengelolaan Keuangaan Pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi Anda. Hal ini yang masih sering dilupakan para pemula, mereka menganggap usahanya masih kecil jadi belum perlu memisahkan uang pribadi mereka dengan uang usaha. Padahal itu menjadi salah satu kesalahan utama yang bisa mengganggu arus kas usaha. Sebab dengan menggabungkan kedua uang tersebut, maka Anda akan kesulitan dalam mengontrol pemasukan maupun pengeluaran usaha. Oleh karena itu, sekecil apapun usaha Anda sebaiknya pisahkan uang usaha dan uang pribadi. Agar Anda dapat mencatat semua transaksi usaha dengan rapi. Tentukan prosentasi keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Seperti berapa persen uang yang digunakan untuk operasional usaha, berapa persen laba yang Anda tetapkan, berapa persen uang untuk cadangan kas usaha, serta berapa persen uang yang digunakan untuk pengembangan usaha. Biasanya besar prosentase yang ditentukan masing-masing pengusaha tidak sama. Yang terpenting cara tersebut, bisa membantu Anda mengelola keuangan usaha sesuai dengan porsi yang sudah ditentukan diawal memulai usaha. Menghitung keuntungan adalah aspek yang tak boleh terlewatkan bagi Anda para pelaku UKM. Penghitungan keuangan bisa dilakukan sesaat sebelum Anda menutup Ketahuilah biaya-biaya pelaksanaan usaha Anda seperti keuntungan perhari atau biaya penyusutan. Selain itu. Anda perlu memperhitungkan biaya yang akan dikeluarkan di hari-hari berikutnya seperti biaya pembayaran pajak dan bunga Rencana keuangan sangat penting untuk diperhatikan. Seberapa banyak pun modal Anda, namun jika Anda sembrono dalam menggunakan uang tersebut maka akan selalu merasa kurang. Hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam hal ini adalah perhitungan untung dan rugi. Jangan lupa untuk merencanakan pengeluaran sesuai dengan target penjualan serta penerimaan kas EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1555 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 Buatlah pembukuan dengan rapi. Adanya pembukuan bertujuan untuk mengontrol semua transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta hutang dan piutang yang dimiliki usaha. Selain itu pembukuan yang rapi juga akan mempermudah Anda untuk mengevaluasi perkembangan usaha. Kurangi resiko dari hutang usaha. Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan. Namun berhati-hatilah dengan hutang Anda, sebab bila kondisi keuangan usaha kurang baik. Adanya beban cicilan hutang, hanya akan memperburuk keadaan usaha Anda. Untuk itu jika pemasukan yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan usaha, sebisa mungkin kurangi resiko berhutang. Kontrol arus kas usaha Anda. Bila arus kas Anda lancar, maka segala kewajiban yang harus dibayar perusahaan juga bisa terpenuhi. Sebagian besar peluang usaha akan terganggu segala operasionalnya, jika kas usaha yang ada tidak berjalan lancar. Fokus dan spesifik. Bagi Anda yang baru memulai menjalankan UKM. Anda perlu belajar tahap demi tahap pengelolaan keuangan. Banyak hal yang menjadi perhatian kita dalam mengelolanya seperti masalah hutang, asuransi, investasi, warisan dan lainlain. Sebaiknya Anda perlu pelajari dan memilih untuk fokus pada satu masalah yang lebih penting terlebih dahulu. Contohnya, jika Anda belum memiliki tabungan maka Anda perlu fokus pada investasi. Atau Anda sedang membutuhkan asuransi kesehatan mengingat banyak pegawai yang bergantung hidup pada Anda. Apabila hal tersebut telah terselesaikan, barulah Anda pindah pada permasalahan berikutnya. Dengan memberikan perhatian pada satu fokus Anda akan menjadi lebih tenang dalam menjalankan bisnis. Penggunaan modal yang benar. Penggunaan modal adalah untuk membiaya pembeliaan segala suatu yang digunakan dalam usaha, harus memilih yang baik dan harga yang murah. Perencanaan yang baik dalam penggunaan modal adalah penting. Semua orang yang sukses membangun usahanya dari nol pasti paham betul bahwa perencanaan matang dan kerja keras memegang peranan penting. Selain harus memperhitungkan segala kendala, perencanaan juga harus dibuat realistis, akurat, terkini, dan memperhitungkan target di masa depan. Memonitori laju investasi. Kebanyakan orang hanya melakukan top-up investasi tanpa rutin mengawasinya. Mereka menganggap tanpa diawasi, investasi mereka akan terus Hal ini tidak selalu terjadi, tak jarang bentuk investasi hanya stagnan di satu titik dalam waktu yang cukup lama. Hal ini jelas tidak menguntungkan Anda. Oleh karenanya, lakukan pemonitoran setidaknya setahun sekali. Segera lunasi hutang. Peminjaman uang dengan tujuan untuk mengembangkan usaha memang masih dianggap wajar. Namun, siapapun tidak akan tenang apabila masih terganjal oleh hutang, terlebih lagi jika kondisi keuangan Anda sedang tidak stabil. Oleh karenanya, pikirkan matang-matang cara pelunasannya. Bagi yang belum pernah meminjam, berhutang adalah hal yang sah-sah saja tapi usahakan untuk mengurangi resiko berhutang. Jangan buru-buru ekspansiAo Suatu hari tanpa diduga, usaha melesat sukses dan Anda memutuskan untuk meningkatkan produksi barang. Di saat yang sama. Anda lupa memperhitungkan kemampuan produksi. Sehingga pada akhirnya Anda kewalahan dan kehilangan pelanggan setia. Jadi, jika memang belum mampu untuk melakukan ekspansi, bersabar saja dulu. Karena bagaimanapun perkembangan usaha yang lambat tapi fokus lebih baik daripada terburu-buru tanpa kepastian Pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Pemisahan keuangan sering diremehkan para pemula, mereka menganggap usahanya masih kecil jadi belum perlu memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Tanpa ada pemisahan EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1556 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 keuangan dapat mengganggu arus kas usaha. Tanpa ada pemisahan keuangan, maka kesulitan dalam mengontrol pemasukan maupun pengeluaran usaha, sehingga kita tidak bisa mengetahui penerimaan dan pengeluaran, keuntungan atau kerugian dalam usaha yang kita jalani. Tetapkan besarnya keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Berapa besar uang yang digunakan untuk operasional usaha, berapa persen laba ditetapkan. Setelah usaha memperoleh keutungan, berapa persen keuntungan untuk cadangan kas usaha, serta berapa persen keuntungan yang digunakan untuk pengembangan usaha. Menghitung keuntungan adalah aspek yang tak boleh terlewatkan bagi para pelaku UKM. Penghitungan keutungan bisa dilakukan secara rutin bisa setiap hari, minnggu atau setiap bulan. Penggunaan hutang yang tepat. Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan, tapi harus berhati-hati dengan hutang, bila kondisi keuangan atau ekonomi kurang baik. Dalam usaha menggunakan modal bersumber dari hutang jangan melampui 50% dari total modal usaha, sehingga kita usaha dapat keuntungan secara seimbang untuk diri kita dan untuk mengembalikan hutung. Mengontrol arus kas usaha Secara rutin. Arus kas lancar, maka segala kewajiban yang harus dibayar perusahaan juga bisa terpenuhi. Apabila arus kas tidak lancar sebagian besar peluang usaha dan operasional usaha akan terganggu. Kesungguhan menjalankan usaha. Bagi yang baru memulai menjalankan UKM, perlu menjalankan usaha dengan sungguh sungguh, belajar ketrampilan pembuatan barang atau jasa yang kita jalankan, dan perlu belajar tahap demi tahap pengelolaan keuangan. Banyak hal yang menjadi perhatian kita dalam mengelolanya seperti masalah hutang, asuransi, investasi, menjaga atau meningkatkan kualitas produk, pengembangan produk dan lain-lain. Melakukan investasi pengembangan dan lakukan evaluasi. Demi perkembangan usaha melakukan investasi dan secara rutin evaluasi hasil dari investasi pengembangan usaha Jangan beranggapan tanpa diawasi dan evaluasi, investasi akan terus meningkat, karena tidak semua ide pengambangan berjalan dengan baik atau berhasil, dalam kenyataan pengembangan produk baru atau pengembangan usaha baru ada yang gagal. Bayar hutang sesuai jatuh tempo. Modal hutung dengan tujuan untuk mengembangkan usaha memang masih dianggap wajar. Namun penggunaan modal pinjaman berdasarkan perencanaan yang baik, sehingga hasil dari penggunaan hutang tersebut bisa menambah keuntungan kita dan mengambalikan utang tepat waktu EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat | 1557 Parju et al. - Volume 2 Nomor 11 . : 1551 - 1558 KESIMPULAN Pengelolaan keuangan merupakan pengaturan kegitan keuangan perusahaan. Secara lebih luas pengelolaankeuangan adalah meliputi semua kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan, beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut secara efesien. Dari pengertian tersebut menunjukkan pengelolaankeuangan meliputi kegiatan perencanaan, analisis dan pengendalian kegiatan keuangan perusahaan Inovasi Keuangan Digital (IKD) menjadi bukti bahwa perkembangan teknologi di sektor finansial Indonesia kian meningkat. Pesatnya perkembangan ini bisa ditunjukkan dengan banyaknya penyelenggara IKD yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD). Meski sudah pesat, pemerintah tetap memiliki harapan mengenai lahirnya penyelenggara IKD di negeri ini Ruang lingkup IKD meliputi : Pelunasan transaksi yang sedang berlangsung. Penghimpunan modal dari beberapa sumber dana. Pengelolaan investasi. Pengumpulan dan penyaluran dana. Pengurusan segala jenis asuransi. Pendukung segala jenis pasar yang ada di negeri. Pendukung keuangan digital lainnya, dan/atau, dan berbagai kegiatan jasa keuangan Langkah Langkah dalam penyelenggara Inovasi Keuangan Digital. Menurut OJK, ada tujuh kriteria Inovasi Keuangan Digital yang harus dipenuhi : Bersifat Inovatif. Menggunakan Teknologi. Bersifat Inklusif. Bisa Digunakan Secara Luas. Bisa Diintegrasikan. Menggunakan Pendekatan Kolaboratif dan Melindungi Data Konsumen Meningkatkan Kesuksesan Pengelolaan Keuangaan yang harus dipenuhi meliputi : Pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi Anda. Tentukan prosentasi keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha, buatlah pembukuan dengan rapi, kurangi resiko dari hutang usaha, kontrol arus kas usaha, fokus dan spesifik, penggunaan modal yang benar. Memonitori laju investasi. Segera lunasi hutang. Jangan buru-buru ekspansi. Pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, tetapkan besarnya keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha, penggunaan hutang yang tepat. Mengontrol arus kas usaha Secara rutin, kesungguhan menjalankan usaha, melakukan investasi pengembangan dan lakukan evaluasi, dan bayar hutang sesuai jatuh tempo DAFTAR PUSTAKA