Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Peningkatan SDM Menuju Kemandirian UMKM Melalui Kualitas Pendidikan dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (Suistanaible Development Goal. di Desa Ciwalat Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi Juhaeri1. Kintan Candra Wulandari2. Kustini3. Debora Hutagalung4. Acep Fudri5. Mukrodi6. Sewaka7 Universitas Pamulang. Indonesia negifarnegi@gmail. com1, kintancandraw00@gmail. com2, mariebee999@gmail. com 3, deboraahtg@gmail. com 4, acepfudri26@gmail. com5, dosen00560@unpam. dosen00120@unpam. Submitted: 27th March 2024 | Edited: 24th June 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Juhaeri. Wulandari. Kustini. Hutagalung. Fudri. Mukrodi. , & Sewaka. Peningkatan SDM Menuju Kemandirian UMKM Melalui Kualitas Pendidikan dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (Suistanaible Development Goal. di Desa Ciwalat Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 264-272. ABSTRAK Peningkatan SDM Menuju Kemandirian UMKM melalui Kualitas Pendidikan dalam Mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (Suistanaible Development Goal. di Desa Ciwalat Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada hari Minggu, 02 Juni 2024 yang diikuti oleh 20 Mahasiswa dan 6 Dosen Pembimbing Universitas Pamulang. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mensosialisasikan bahwa untuk menuju kemandirian UMKM dan meningkatkan SDM adalah melalui kualitas pendidikan sehingga dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Desa Ciwalat. Metode yang digunakan adalah metode survey dan penyampaian materi secara langsung serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen, pengelolaan SDM, pemasaran produk UMKM. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya pentingnya kualitas pendidikan dalam meningkatkan SDM dan mengembangkan UMKM dalam upaya menuju pembangunan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia. UMKM. Pertumbuhan Berkelanjutan ABSTRACT Increasing Human Resources Towards MSME Independence through Quality Education in Realizing Sustainable Development Goals in Ciwalat Village. District. Pabuaran. Kab. Sukabumi. This service was carried out on Sunday. June 2 2024, which was attended by 20 students and 6 supervisors from Pamulang University. The general aim of this community service activity is to socialize that the way to achieve MSME independence and improve human resources is through quality education so that sustainable development can be achieved in Ciwalat Village. The methods used are survey methods and direct delivery of material as well as simulations and discussions regarding management. HR management, marketing of MSME This service activity succeeded in providing understanding to the community, especially the importance of quality education in improving human resources and developing MSMEs in an effort towards sustainable development. Keywords: Human Resources Management. Community Service. MSMEs. Sustainable Growth Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. PENDAHULUAN Pengabdian kepada masyarakat adalah sebuah konsep yang mendasari kegiatan yang bertujuan untuk memberikan manfaat yang besar dan signifikan kepada masyarakat luas. Dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, para akademisi dan praktisi di berbagai bidang mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki dengan sungguh-sungguh. Terdapat beragam proyek dan kegiatan yang dilakukan dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat, solusi inovatif dan tepat guna atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan (Amah, 2. Pengabdian kepada masyarakat bukanlah sekadar sebuah tugas atau tanggung jawab, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk memberikan kontribusi nyata dan positif bagi keberlangsungan dan kemajuan masyarakat. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan saling menguntungkan antara para akademisi, praktisi, dan masyarakat (Deswanti et al. Tujuan pembangunan berkelanjutan 2030 berfokus pada pemberdayaan UMKM untuk mencapainya. Sustainable Development Goals (SDG. menjadi komitmen global dan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Isnaini et al. , 2. UMKM memiliki kemampuan untuk mewujudkan beberapa tujuan SDG, seperti: Untuk mengakhiri kemiskinan Untuk mengakhiri kelaparan, dan Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif, dan pekerjaan yang layak bagi semua (Darim. Dalam konteks SDGs. UMKM juga dapat menjadi agen perubahan yang kuat yakni dapat berperan sebagai: Pengurangan Kemiskinan Peningkatan Kesejahteraan Peningkatan Akses Terhadap Pendidikan Kesehatan. Inklusi Sosial dan Kesetaraan Gender dan Inovasi dan Pengelolaan Lingkungan (Alam. Salah satu upaya Pengabdian Kepada Masyarakat yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan (Effendi. Seperti yang kita ketahui Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. bersama bahwa wilayah perdesaan merupakan wilayah yang jarang atau hampir tidak terjangkau oleh perhatian pemerintah terhadap tingkat pendidikan dan pengembangan Padahal jika di perhatikan desa tersebut memiliki potensi UMKM yang dapat meningkatkan pembangunan berkelanjutan bagi desa tersebut bahkan pembangunan secara nasional (Kasman. Desa Ciwalayat. Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi mengalami permasalahan terkait pendidikan, masih terdapat anak- anak yang tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus sekolah dasar (SD) atau sekolah menengah pertama (SMP) (Lili. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor Dengan kualitas pendidikan yang masih rendah tentunya menjadi hambatan bagi peningkatan SDM di desa tersebut sehingga sulit mencapai tujuan pembangunan Akan hal itu, tidak sedikit masyarakat yang menganggur dan akibat minimnya pengetahuan dan wawasan tidak dapat memanfaatkan potensi-potensi dan di Desa tersebut yang dapat di manfaatkan, sedangkan banyak peluang Ae peluang UMKM yang dapat dilakukan di desa tersebut (Mahmudah et al. , 2. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari urgensi permasalahan diatas, yaitu meningkatkan SDM menuju kemandirian UMKM melalui kesadaran tingkat pendidikan dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (Nasila. Mengurangi kemiskinan akibat dari kurangnya pengetahuan dan wawasan akan peluang-peluang yang ada,meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengembangan usaha, menciptakan kemandirian UMKM desa melalui peningkatan SDM (Romadona. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, membangun keunggulan bersaing usaha/industri desa yang berkelanjutan. Memberdayakan potensi sumber daya desa dalam meningkatkatkan perekonomian desa, menciptakan Desa Ciwalayat yang smart sebagai desa unggulan di Kabupaten Sukabumi (Septiana et al. Berdasarkan penjelasan diatas, dapat diketahui bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mengembangkan sdm membangun UMKM di Desa ciwalayat serta meningkatkan kesadaran akan pendidikan (Sonita et al. , 2. Pengkajian untuk mewujudkan pengembangan SDM adalah kesadaran masyarakat akan tingkat pendidikan sebagai salah satu faktor utama dalam pembangunan yang berkelanjutan di Desa Ciwalayat Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. METODE Pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui rangkaian kegiatan identifikasi, pengkajian serta proses belajar yang terencana (Saifullah. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, tim akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi seluruh warga dan komponen desa, termasuk pemerintah desa tentang penerapan ilmu manajemen untuk mengembangan kesadaran masyarakat terhadap tingkat pendidikan sebagai salah satu faktor utama dalam meningkatkan pengembangan SDM dalam membangun UMKM Di Desa Ciwalat Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi Jawa Barat (Syarifuddin. Rencana kegiatan yang akan dilakukan untuk kegiatan ini: Tahap persiapan. Persiapan ini difokuskan dengan menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan untuk melaksanan kegiatan ini, studi literature dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta tokoh masyarakat untuk melakukan kegiatan manajemen alokasi dana desa dalam upaya dan strategi mewujudkan kesejahraan masyarakat berupa penjelasan penerapan ilmu manajemen untuk mengembangan kesadaran masyarakat terhadap tingkat pendidikan sebagai salah satu faktor utama dalam pengembangan sdm dalam membangun umkm Di Desa Ciwalat Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Penentuan Lokasi. Pada tahap ini dilakukan kunjungan ke lokasi untuk menentukan tempat . pendampingan serta pelatihan berupa penjelasan penerapan ilmu manajemen untuk mengembangan SDM dalam membangun UMKM serta meningkatkan kesadaran akan pendidikan Desa Ciwala Kecamatan Pabuaran. Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dalam upaya dan strategi mewujudkan desa sejahtera. Untuk melaksanakan program PKM ini, prosedur kerjanya sebagai berikut : Tahap Persiapan Tahap persiapan yang dilakukan meliputi : Survei awal. Pada tahap ini dilakukan survei lokasi Desa Ciwalat Kec. Pabuaran Kab. Sukabumi Observasi. Setelah survei maka ditentukan pelaksanaan dan sasaran peserta Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Rapat Koordinasi Tim. Pada tahap ini rapat mengenai pembagian tugas, membuat jadwal pelaksanaan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai evaluasi dan penyusunan laporan. Tahap Pelaksanaan Tahap pelaksanaan yang dilakukan meliputi : Sosialisasi Program. Pada tahap awal pelaksanaan dilakukan sosialisasi program kepada calon mitra sebagai pengelola sarana prasarana di Desa Ciwalat Kec. Pabuaran Kab. Sukabumi Pelatihan/Pendampingan. Sesuai pelatihan/pendampingan sarana prasarana pembelajaran serta memberikan edukasi tentang perguruan tinggi yang terjangkau. Tahap Evaluasi Tahap evaluasi merupakan penilaian setelah rangkaian kegiatan dilakukan oleh pelaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Evaluasi ini bisa berupa perbaikan atau saran untuk pelaksanaan kegiatan lebih baik lagi dan kelanjutan menjadi binaan kampus . Metode Kegiatan: Ceramah. Diskusi dan tanya jawab seputar pelatihan dan pengetahuan manajemen keuangan dengan pengelolaan keuangan keluarga secara PEMBAHASAN Desa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk menuju kemandirian UMKM dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di desa: Kolaborasi dan Sinergi : Kolaborasi melibatkan seluruh unsur desa, termasuk pemerintah desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. UMKM, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat. Sinergi ini menciptakan fondasi yang kuat untuk mengoptimalkan potensi desa dan mencapai kemandirian ekonomi. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Peran BUMDes : BUMDes, sebagai entitas bisnis yang dimiliki oleh masyarakat desa, memiliki peran strategis dalam membimbing desa menuju mandiri. Dengan mengelola sumber daya lokal secara efisien. BUMDes dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Pada tingkat mikro. BUMDes dapat memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Akses Modal dan Pembiayaan : BUMDes dapat menyediakan akses modal dan pembiayaan bagi UMKM yang seringkali kesulitan mengakses sumber daya Ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil. Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan : BUMDes dapat menginisiasi program pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi pelaku UMKM. Ini meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka, memungkinkan inovasi dan peningkatan kualitas produk atau layanan. Pemasaran Bersama : Kolaborasi dalam pemasaran bersama membantu meningkatkan visibilitas produk UMKM. BUMDes dapat menjadi fasilitator dalam pemasaran online, promosi, dan penjualan bersama, membuka peluang lebih luas di pasar lokal maupun nasional. Dengan sinergi antara BUMDes dan UMKM serta dukungan dari seluruh komunitas desa, kita dapat mempercepat menuju kemandirian ekonomi dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di desa. (Mengemukakan PKM implementasi kegiatan, solusi dan argumentasi ilmiah, serta menghadirkan tingkat pencapaian dan kontribus. Gambar 1 : Team PKM Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Partisipasi Mitra dalam Pelaksanaan Program Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program PKM ini sangat kooperatif dengan memberikan ijin kepada tim untuk melaksanaankan pengabdian desa binaan kampus, memberikan keterangan baik berupa informasi atau data-data yang dibutuhkan sampai rencana pelaksanaan berupa kegiatan pelatihan/pendampingan nantinya. Dalam pengembangan sarana prasarana yang diperlukan partisipasi mitra dan pemda/lembaga terkait juga. dan UMKM, dst. Gambar 2 : Foto Kegiatan PKM KESIMPULAN Masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pendidikan, dimana mayoritas masyarakat memutuskan untuk lebih menikah muda dan bekerja seadanya di bandingkan melanjutkan pendidikan, dimana akan hal itu tentu berpengaruh pada proses pembangunan yang berkelanjutan di desa Ciwalat. Sehingga kedepannya akan terjadi tingginya angka kelahiran anak sehingga nantinya akan menimbulkan tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Hal ini tentu memperlambat pertumbuhan ekonomi Desa ciwalat dan memperburuk ketimpangan sosial. Untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, pentingnya kesadaran mengelola pertumbuhan populasi orang. Pada kegiatan PKM ini, dapat disimpulkan. Bahwa mayoritas masyarakat di Desa ciwalat belum sadar dan mengetahui bahwa sumber daya manusia di Desa yang berkualitas di hasilkan dari kualitas dan tingkat pendidikannya. Hal ini, tentu tidak dengan alasan. Selain kurangnya kesadaran masyarakat akan pengembangan SDM, keadaan ekonomi dan akses infrastruktur dan jarak ke lokasi pendidikan yang masih Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. belum memadai di Desa Ciwalat menjadi beberapa alasan masyarakat di desa Ciwalat untuk hidup dan bekerja apa adanya di desa. Masyarakat di Desa Ciwalat sadar dan mengetahui bahwa UMKM dapat meningkatkan pendapatan di Desa Ciwalat dan dapat menopang perekonomian pribadi maupun meningkatkan pendapatan Di Desa Ciwalat. Namun, di samping itu masih kurangnya pengetahuan penggunaan teknologi digital dalam hal ini penjualan online. Sehinga pada Pengabdian Kepada Masyarakat selanjutnya akan dibentuk sebuah tim pelatihan terkait pengenalan lebih jauh terkait penggunaan platform digital, e-commerce, dan aplikasi bisnis. Pelatihan tentang penggunaan teknologi ini akan membantu UMKM meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Sehingga pemasaran produk UMKM di desa ciwalat dapat di jual secara digital(Digital Marketin. tidak hanya di jual di desa Ciwalat saja namun dapat dijual di luar desa ciwalat sehingga lebih luas pangsa pasarnya. DAFTAR PUSTAKA