E-ISSN 2798-3846 Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI INOVASI PENDIDIKAN BAGI PENDIDIK TINGKAT DASAR DI DESA SUKOSEWU Ika Puspitasari1*. Shokhibul Arifin1. Putri Nur Solekah1. Salsabila Putri Nadiya1. RifaAoatul Maftuhah1 Universitas Muhamamdiyah Surabaya *ikapuspitasari@um-surabaya. id, shokhibularifin@um-surabaya. id, putri. solekah2020@fai. um-surabaya. id, salsabila. nadiya-2021@fai. um-surabaya. rifaAoatulmaftuhah@um-surabaya. ABSTRAK Pendidik harus mampu menguasai teknologi dan harus kreatif dalam menciptakan berbagai media pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran yang diinginkan. Inovasi media pembelajaran dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian peserta didik sehingga proses belajar dapat mendorong peserta didik belajar lebih baik. Di Desa Sukosewu terdapat 1 SDN Sukosewu, 2 Madrasah Ibtidaiyah yaitu MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Permasalahan yang dihadapi pendidik di sekolah tersebut adalah kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Kelompok KKN Desa Sukosewu yang mengusung tema inovasi pendidikan berinisiatif melaksanakan program pelatihan pengembangan media pembelajaran bagi pendidik tingkat dasar yang ada di Desa Sukosewu. Pelaksanaan dilakukan dengan pemberian materi, latihan dan praktik membuat media pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi dan tindak lanjut menunjukkan bahwa pendidik mendapatkan pengetahuan terkait pengembangan media pembelajaran dan mampu mengimplementasikan media pembelajaran yang sudah dibuat dalam proses pembelajaran di sekolah. Kata Kunci: Media Pembelajaran. Inovasi Pendidikan. Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran. ABSTRACT Educators must be able to master technology and must be creative in creating various learning media according to the desired learning outcomes. Learning media innovation can stimulate students' thoughts, feelings and attention so that the learning process can encourage students to learn better. In Sukosewu Village there is 1 Sukosewu Elementary School, 2 Ibtidaiyah Madrasahs, namely MI Matlaul Islam and MI Fathul Ulum. The problem faced by educators in several schools is the ability to develop innovative learning media. The Sukosewu Village KKN group, which carries the theme of educational innovation, took the initiative to carry out a learning media development training program for elementary level educators in Sukosewu Village. Implementation is carried out by providing materials, exercises and practice in making learning media. Based on the results of the evaluation and follow-up, it shows that educators gain knowledge regarding the development of learning media and are able to implement the learning media that has been created in the learning process at school. Keywords: Learning Media. Educational Innovation. Learning Media Development Training Tanggal Masuk: 10 Oktober 2023 Tanggal Diterima: 21 Desember 2023 Halaman: 93-99 Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 PENDAHULUAN Dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi memandang proses pembelajaran sebagai komunikasi yang bertujuan untuk penyampaian pesan. Pesan yang tersampikan selama proses pembelajaran haruslah efektif serta efisien. Penggunaan media oleh pendidik dapat menjadi perangsang bagi peserta didik untuk meningkatkan minat belajar. Perlu diperhatikan juga oleh pendidik dalam penggunaan media perlu menyesuaikan dengan tujuan yang ditetapkan sebelumnya dalam Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan, sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, perasaan, sikap, dan kepercayaan peserta didik dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran (Mayer, 2. Dalam proses pembelajaran, media yang digunakan pendidikan menjadi unsur penting untuk pencapaian tujuan. Manfaat lain dari media pembelajaran yaitu sebagai alat komunikasi antara pendidik dan peserta didik yang Seorang pendidik dituntut mampu menggunakan media pembelajaran dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Sesuai yang diungkapkan oleh Wena . pendidik merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran, dengan demikian pendidik harus memahami media pembelajaran. Selain itu pendidik dituntut untuk dapat mengembangkan keterampilan dalam membuat media pembelajaran yang dapat digunakannya dalam proses pembelajaran. Akibatnya, pendidik harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran (Lesmana & Permana, 2. Penggunaan media pembelajaran oleh pendidik harus disesuaikan dengan materi maupun strategi dalam pembelajaran (Kharisma, 2. Media pembelajaran dapat menjadi sumber bagi peserta didik untuk belajar karena melalui media, peserta didik mendapatkan informasi serta pengetahuan baru yang akan menambah wawasan. Peran pendidik sebagai sumber informasi dan pengetahuan dapat tergantikan perannya dengan media pembelajaran. Dampak positifnya, melalui penggunaan media pembelajaran diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan juga minat siswa untuk belajar (Rahman, 2. Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Di Desa Sukosewu terdapat 1 SDN Sukosewu, 2 Madrasah Ibtidaiyah yaitu MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Pendidik pada jenjang sekolah tingkat dasar adalah fasilitator pembelajaran, sehingga harus mampu menjadi tenaga profesional yang memanfaatkan sumber daya yang ada dilingkungan sekitar. Pendidik harus mampu membekali diri dengan ilmu pengetahuan serta keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional. Observasi awal dan wawancara yang telah dilakukan diawal dengan 5 . pendidik dan 2 . kepala sekolah menunjukkan hasil bahwa pendidik masih kesulitan untuk bersikap profesional karena masih kesulitan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penggunaan media yang inovatif. Keadaan tersebut disebabkan pendidik belum mengoptimalkan sumber daya yang ada sebagai media dalam proses Dengan kondisi di atas, perlu suatu kegiatan yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pendidik dalam mengembangkan profesionalisme, khususnya dalam mendesain dan mengembangkan media pembelajaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan KKN yang dilaksanakan di Desa Sukosewu pembelajaran sebagai inovasi pendidikan bagi pendidik tingkat dasar. Kegiatan ini menekankan pada penguasaan terhadap teori dan praktek desain media pembelajaran. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini diberlokasi di Desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Adapun mitra sasaran dari program ini adalah para pendidik di SDN Sukosewu. MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 01 Agustus 2022 sampai dengan 22 Agustus 2022 dengan tahapan sebagai Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 Tabel 1. Tahapan Kegiatan Pengabdian Masyarakat No. Kegiatan Persiapan Uraian Waktu Pada tahap persiapan, melakukan 01-5 Agustus 2022 observasi, wawancara serta diskusi menyusun rancangan kegiatan yang menyelesaikan masalah, serta cara menyampaikan materi agar efektif dan tepat sasaran. Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan, peserta 10-20 Agustus 2022 pelatihan diberikan materi terkait . teori media pembelajaran, desain, aplikasi yang bisa digunakan dalam praktik di mana peserta berlatih sesuai dengan mata pelajaran yang Kemudian pembelajaran yang sudah dibuat Evaluasi Pada diadakan 21-22 Agutus 2022 refleksi dan diskusi dengan peserta terkait media pembelajaran yang telah dipraktikkan, dan menilai media yang berhasil dibuat oleh peserta pelatihan Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Sesuai dengan skema yang sudah direncanakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pelaksana melakukan diskusi dengan pihak terkait karena akan melibatkan tiga sekolah yaitu SDN Sukosewu. MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 pendidik dari tiga sekolah. Selain itu persiapan bahan administrasi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pelatihan, menyiapkan materi pelatihan, menyiapkan narasumber yang memiliki kompetensi sesuai dengan target dan tujuan pelatihan, dan menyiapkan jadwal pelatihan menyesuaikan dengan perencanaan kegiatan yang telah Pada tahap pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari pemaparan teori terkait pengembangan media pembelajaran, kemudian pendampingan kepada pendidik dalam mendesain dan mengembangkan media pembelajaran. Materi Pemaparan materi membahas tentang teori media pembelajaran, bagaimana mengembangkan sebuah media pembelajaran, mengenalkan aplikasi canva yang bisa digunakan untuk mendesain media pembelajaran. Beberapa contoh media pembelajaran yang bisa didesain melalui aplikasi canva yaitu media ular tangga dan monopoli. Gambar 1. Pemaparan Materi Setelah pendidik dibekali teori terkait media pembelajaran, kemudian pendidik melakukan praktik langsung untuk membuat media pembelajaran sesuai mata pelajaran Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 yang diampu. Para pendidik didampingi dan dibimbing untuk membuat media Pendidik membuat rancangan atau rencana media yang akan permasalahan pembelajaran yang dihadapi pada masing-masing sekolah. Pelatihan ini diharapkan mampu diaplikasikan diberbagai disiplin ilmu, yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sehingga hasil belajar siswa akan lebih Pada pembelajaran yang telah dikembangkan kepada tim fasilitator. Setelah diberikan masukan terkait rancangan dan kesesuaian media dengan permasalahan di kelasnya. Kemudian pendidik menyelesaikan tugasnya mengembangkan media pembelajaran. Setiap perwakilan diminta untuk mempresentasikan media yang sudah dibuat di depan Media pembelajaran yang dibuat oleh pendidik sangat menarik dan kreatif. Pada tahap evaluasi, diadakan refleksi dan diskusi dengan peserta terkait program yang sudah dilatihkan, dan memberikan penilaian terhadap media pembelajaran yang dihasilkan oleh peserta pelatihan. Kriteria dan indikator pencapaian tujuan dan tolak ukur yang digunakan untuk menjastifikasi tingkat keberhasilan kegiatan setelah diberikan pelatihan oleh tim pelaksana dari KKN Berdaya di Desa Sukosewu Universitas Muhammadiyah Surabaya, pendidik tingkat dasar di Desa Sukosewu dapat memahami dengan jelas materi pelatihan mengenai pengembangan media pembelajaran. Para peserta sangat antusias dalam kegiatan pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan 60% jumlah peserta telah berhasil membuat media pembelajaran pada mata pelajaran yang diampu. Pendidik juga mampu menjelaskan permasalahan yang dialami serta urgensi penggunaan media dalam Selain itu, pendidik juga menyampaikan ide-ide kreatif tentang rancangan atau rencana pengembangan media pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi tidak lanjut juga terekam, beberapa manfaat praktis yang diperoleh oleh pendidik setelah mengikuti pelatihan yaitu: . Pendidik mendapatkan informasi yang jelas mengenai pengembangan media pembelajaran . Pendidik mampu mengembangkan media pembelajaran . Pendidik mampu mengimplementasikan media yang sudah dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran. Puspitasari. Arifin. Solekah. Nadiya dan Maftuhah Volume 3 Nomor 2 Desember 2023 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan yang dapat diperoleh dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat KKN Berdaya Sukosewu AuPelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Sebagai Inovasi Pendidikan bagi Pendidik Tingkat Dasar Di Desa SukosewuAy adalah . tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program pelatihan, terlihat dari pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan media pembelajaran. pelaksanaan program pelatihan mampu menghasilkan media pembelajaran yang inovatif. pendidik mampu mengimplementasikan pengembangan media pembelajaran di sekolah. Saran sebaiknya ada pedampingan lebih lanjut tentang pembuatan media pembelajaran yang kreatif sehingga pendidik memiliki keterampilan dalam pengembangan media tersebut. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih kepada Kepala Sekolah. Guru. SDN Sukosewu. MI Matlaul Islam dan MI Fathul Ulum. Mahasiswa KKN Berdaya Sukosewu serta LPPM UMSurabaya DAFTAR PUSTAKA