ISSN: x-x Volume X. Nomor X. Bulan 20XX DOI XX-XX Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Kelurahan Gunung Anyar Surabaya Melalui Program Pengabdian Masyarakat Muhammad Haidarsyah Kasyfillah . Shoffi Ayu Wulandari . Abdul Muhid . Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Indonesia Email: 1haidarsyah61@gmail. com, 2shoffiayuw@gmail. abdulmuhid@uinsby. Abstract Motivation to learn is a driver that comes from outside and within the individual to foster enthusiasm in terms of learning. Motivation is very important for students to have which is used to foster students' enthusiasm for learning, which can increase students' learning motivation. Based on the results of observations and interviews, it was found that most of the children in the Gunung Anyar Surabaya village lacked motivation to learn, thus affecting the learning process which was less than optimal. Through community service conducted by the Faculty of Psychology and Health of UIN Sunan Ampel Surabaya in Gunung Anyar Surabaya Village, it helps students increase learning motivation in the "Sinau and Ngaji Bareng FPK UINSA" This program contains psychoeducation about motivation and enthusiasm for learning, learning activities together and reciting the Qur'an together in this case reading the holy verses of the Qur'an with alternating verses, memorizing short letters and daily prayers. With an exciting and fun learning process together and at the same time increasing children's learning motivation as well. This community service program can be used as an alternative so that children are excited and not easily bored in learning activities, because it is done together and we also insert motivational words and rewards so that children are enthusiastic about Keyword : Learning Motivation. Education. Community Service Abstrak Motivasi belajar adalah pendorong yang berasal dari luar maupun dalam diri individu untuk menumbuhkan semangat dalam hal belajar. Motivasi sangat penting dimiliki siswa yang mana digunakan untuk menumbuhkan semangat belajar siswa, yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan bahwa anak-anak kelurahan Gunung Anyar Surabaya Sebagian besar kurang memiliki motivasi belajar sehingga mempengaruhi proses pembelajaran yang kurang optimal. Melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya pada Kelurahan Gunung Anyar Surabaya ini membantu siswa meningkatkan motivasi belajar dalam program AuSinau dan Ngaji Bareng FPK UINSAAy. Dalam program ini berisi psikoedukasi tentang motivasi dan semangat belajar, kegiatan belajar bersama serta mengaji bersama dalam hal ini membaca ayat suci Al-QurAoan dengan sambung ayat secara bergantian, menghafal surat-surat pendek dan doa-doa harian. Dengan proses belajar yang seru dan menyenangkan secara bersama-sama dan sekaligus meningkatkan motivasi belajar anak juga. Pada program pengabdian masyarakat ini belajar secara bersama dapat digunakan sebagai alternatif agar anak bersemangat dan tidak mudah bosan dalam kegiatan pembelajaran, karena dilakukan secara bersama-sama dan juga kita sisipkan kata motivasi dan reward agar anak semangat dalam belajar. Kata Kunci : Motivasi Belajar. Pendidikan. Pengabdian Masyarakat Pendahuluan Pendidikan merupakan suatu proses pengalaman belajar pada siswa (Pratama et al. Bisa jiuga diartikan sebagai usaha yang sistematis untuk menerapkan Psikologi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Psycho Aksara Jurnal Psikologi pembelajaran yang aktif untuk meningkatkan potensi pada individu (Pristiwanti et al. Salah satu upaya untuk meningkatkan semangat belajar adalah dengan memberikan motivasi belajar yang komunikatif dan nyaman (Febrita & Ulfah, 2. Motivasi penting dimiliki oleh siswa. Adanya motivasi yang baik mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Motivasi adalah kondisi yang mendorong seseorang melakukan suatu aktivitas dengan tujuan tertentu (Winarni et al. , 2. Menurut Mc Donald dalam (Kompri, 2. Motivasi merupakan perubahan energi yang ada pada diri individu dengan perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Motivasi merupakan keinginan diri untuk melakukan suatu tujuan tertentu. Motivasi sangat penting dimiliki siswa yang mana digunakan untuk menumbuhkan semangat belajar siswa, yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa (Batubara et al. , 2. Pengabdian masyarakat adalah salah satu representasi tridarma perguruan tinggi yang wajib dilaksanakan yang ada di seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pengabdian masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai pihak yang mana akan memberikan dampak yang baik pada suatu kelompok. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Sunan Ampel Surabaya kepada kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Program ini ditujukan untuk membantu siswa dalam kegiatan belajar dan membantu meningkatkan motivasi belajar anak-anak kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Selain itu, juga digunakan sebagai pengenalan kepada masyarakat sekitar yakni kelurahan Gunung Anyar terdapat universitas baru di sekitarnya yakni UIN Sunan Ampel 2 khususnya Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Beberapa penelitian terdahulu yakni pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian (Yuningsih, & Pujilestari, 2. yakni melakukan pengabdian masyarakat kepada siswa SMPN dengan memberikan psikoedukasi tentang motivasi belajar. Lalu penelitian (Erwan Baharudin, 2. melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan motivasi belajar kepada anak SD melalui pengenalan potensi diri yang dimiliki. Setelah mengetahui potensi diri yang dimiliki siswa, bisa meningkatkan kesadaran bahwa penting belajar di sekolah karena di sekolah dapat mengembangkan potensi yang dimiliki lebih terarah. Selanjutnya penelitian (Wati et al. , 2. menyatakan bahwa untuk meningkatkan motivasi belajar siswa itu dapat menggunakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Menggunakan media pembelajaran yang menarik seperti menggunakan origami serta menggunakan berbagai warna warni yang mampu menarik perhatian anak. Serta menggunakan metode belajar yang menyenangkan misalnya ditambahkan dengan nyanyian, berdiskusi tanya jawab dengan anak-anak agar tidak mudah bosan dan memiliki semangat motivasi belajar yang tinggi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada kelurahan Gunung Anyar Surabaya bahwa terdapat kurangnya motivasi belajar anak-anak kelurahan Gunung Anyar. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya anak yang putus sekolah akibat dari berbagai macam Serta dilakukan wawancara pada masyarakat sekitar, bahwa anak-anak disana masih kurang bersemangat untuk masalah Pendidikan. Maka dari itu penulis melakukan pengabdian masyarakat kepada masyarakat kelurahan Gunung Anyar dalam bentuk Psikologi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Psycho Aksara Jurnal Psikologi kegiatan membantu belajar dan membantu memberikan dan meningkatkan motivasi belajar anak dalam bentuk psikoedukasi. Menurut Purwanto . motivasi adalah sesuatu hal yang mendorong individu untuk melakukan sesuatu. Dalam kegiatan belajar, motivasi adalah suatu penggerak diri siswa yang bisa menimbulkan keinginan untuk belajar dan mencapai arah dan tujuan yang Menurut Uno . motivasi dan belajar adalah hal yang saling mempengaruhi, belajar adalah perubahan perilaku dan secara potensial terjadi akibat dari hasil praktik yang dilandasi tujuan tertentu. Motivasi belajar adalah dorongan dari dalam maupun luar diri siswa yang mempnegaruhi keinginan belajar agar terdorong berperilaku melakukan sesuatu hingga mencapai suatu hasil belajar yang baik (Lestari, 2. Pada kegiatan pembelajaran, motivasi digunakan untuk dorongan dlam diri siswa yang menyebabkan siswa bertanggung jawab, keberlangsungan serta memberi masukan terhadap proses belajar (Muawanah & Muhid, 2. Motivasi belajar adalah pendorong yang berasal dari luar maupun dalam diri individu untuk menumbuhkan semangat dalam belajar (Monika & Adman, 2. Motivasi belajar terkandung keinginan untuk mengarahkan perilaku pada individu. Motivasi belajar bisa mempengaruhi hasil belajar siswa. Hasil belajar bisa menjadi lebih baik dan optimal apabila memiliki motivasi belajar yang baik. Motivasi belajar dapat menentukan intesnitas usaha belajar siswa (Andriani & Rasto, 2. Motivasi belajar dapat berfungsi sebagai pendorong siswa dalam kegiatan pembelajaran dan sebagai pengarah dalam melakukan pembelajaran (Emda, 2. Motivasi belajar adalah rangkaian usaha individu dalam memiliki keinginan melakukan sesuatu. Siswa yang memiliki motivasi yang tinggi akan mampu berhasil dalam proses belajarnya (Ulya & Muhid, 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar. Terdapat beberapa factor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa menurut (Kompri, 2. Cita-cita. Cita-cita masa depan siswa berpengaruh terhadap motivasi belajar yang ia Cita-cita akan membuat motivasi belajar siswa semakin kuat. Kemampuan siswa. Keampuan yang dimiliki siswa mampu membantu siswa dalam mencapai tujuan yang diinginkan Kondisi siswa. Kondisi siswa yakni kondisi fisik dan psikis mampu mempengaruhi motivasi belajar siswa. Kondisi yang baik mampu meningkatkan motivasi belajar Lingkungan sekitar siswa. Lingkungan yang kondusif dan baik mampu mempengaruhi motivasi belajar siswa Beberapa indikator yang dapat digunakan sebgaai indikator motivasi belajar menurut Uno . Adanya Hasrat dan keinginan berhasil. Adanya keinginan berhasil dalam kegiatan sekolahnya, mempunyai motif berprestasi tinggi. Dengan menyelesaikan tugas tanpa menundanya merupakan salah satu contoh keinginan berhasil. Adanya dorongan kebutuhan dalam belajar. Dorongan bahwa terdapat kebutuhan untuk belajar dengan tekun. Seperti adanya kebutuhan belajar atau menyelesaikan tugas agar tidak malu dari gurunya atau dihukum orang tua. Hal ini disebabkan dorongan dari luar dirinya. Psikologi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Psycho Aksara Jurnal Psikologi Adanya cita-cita masa depan. Siswa memiliki cita-cita masa depan yang cerah sehingga harus memiliki motivasi belajar yang tinggi agar memiliki kualitas Pendidikan yang baik sehingga akan mempengaruhi kinerja yang baik pula. Adanya penghargaan dalam belajar. Siswa memiliki penghargaan terhadap perlikau atau hasil belajar yang baik ini dapat digunakan sebagai cara meningkatkan motivasi belajar siswa. Adanya kegiatan menarik. Dalam proses pembelajaran ada kegiatan menarik seperti pembelajaran melalui eksperimen atau pembelajaran melalui video pembelajaran yang memiliki banyak gambar yang beragam. Adanya lingkungan belajar yang kondusif. Lingkungan belajar kondusif dapat membuat siswa focus dalam belajar dan mampu memiliki kualitas belajar yang baik Sehingga mendapatkan hasil belajar yang baik (Uno, 2014. Nasrah & Muafiah. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki nama program yakni AuSinau dan Ngaji Bareng FPK UINSAAy. Kegiatan pengabdian masyarakat ini Kegiatan pengabdian masayarakat dilaksanakan pada 27 November hingga 8 Desember 2022 di 3 RW kelurahan Gunung Anyar. Surabaya. Kegiatan pembelajaran yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa tahapan, yakni: Perencanaan dan Persiapan Tahap awal ini digunakan sebagai perencanaan dan persiapan dalam menjalankan kegiatan yang akan dijalankan. Merencanakan tim yang akan menjalankan kegiatan yang akan dijalankan. Menyiapkan materi yang akan diajarkan kepada anak-anak di kelurahan Gunung Anyar. Melakukan survey dan observasi kegiatan mengajar di kelurahan Gunung Anyar. Diskusi bersama dengan kepala lurah, kepala RW 1, kepala. RW 2, kepala RW 3, dan perwakilan warga kelurahan Gunung Anyar terkait dengan kegiatan atau program yang akan dilaksanakan. Diskusi meliputi pengenalan program yang akan diberikan, pembahasan tempat yang akan digunakan dalam menjalankan kegiatan Sosialisasi kepada masyarakat tentang adanya program. Dengan mengajak anak anak di kelurahan Gunung Anyar untuk mengikuti program kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan Kegiatan Tahapan ini merupakan bentuk implementasi dari program yang telah direncanakan. Pada tahap ini dilakukan dengan pemberian psikoedukasi tentang tata krama, sopan santun serta motivasi belajar untuk anak-anak kelurahan Gunung Anyar. Lalu kegiatan belajar Bersama dan dilanjut dengan mengaji bersama. Mengaji bersama dengan membaca ayat suci Al-QurAoan dan membaca doa harian bersama. Evaluasi Tahap terakhir yakni tahapan evaluasi yang digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan. Dapat mengetahui pula bagaimana semangat belajar anak-anak kelurahan Gunung Anyar. Evaluasi dilakukan dengan cara pemberian presensi kehadiran pada setiap kegiatan pembelajaran, observasi dan wawancara kepada anak-anak mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan. Psikologi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Psycho Aksara Jurnal Psikologi Hasil dan Pembahasan Pada tahap awal yakni tahap perencanaan dan persiapan. Dengan merencanakan tim pengabdian masyarakat yang berjumlah 37 mahasiswa. Yang mana terbagi dalam tiga tim yakni tim RW 1, tim RW 2, dan tim RW 3. Dalam tahap perencanaan ini juga digunakan untuk merancang program yang akan dijalankan. Merancang rancangan kegiatan pembelajaran kepada anak-anak kelurahan Gunung Anyar dan menyiapkan media pembelajarannya juga. Tahap persiapan dilakukan dengan berdiskusi kepada kepala lurah, kepala RW dan beberapa perwakilan warga kelurahan Gunung Anyar terkait dengan kegiatan belajar yang akan dilakukan. Hasil diskusi ini kepala lurah dan masyarakat sangat senang dengan adanya program belajar ini untuk membantu meningkatkan semangat belajar dan motivasi belajar anak di kelurahan Gunung Anyar. Kegiatan pembelajaran ini dilakukan pada 3 RW di kelurahan Gunung Anyar yakni RW 1. RW 2, dan RW 3. Selanjutnya setelah melakukan diskusi bersama, tim pengabdi melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat mengetahui adanya program AuSinau dan Ngaji Bareng FPK UINSAAy. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat selaku orang tua anak-anak kelurahan Gunung Anyar dan mengajak anakanak secara langsung untuk mengikuti program. Sosialisasi tersebut dilakukan dengan menjelaskan tujuan program, bagaimana pelaksanaan program dan apa saja yang akan didapatkan anak-anak dalam mengikuti kegiatan. Pada tahap pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada 27 November hingga 8 Desember 2022. Tim pengabdi melakukan pengabdian kegiatan pembelajaran bersama di masing-masing balai RW. Peserta yang datang yakni sekitar SD hinga SMP. Kegiatan pembelajaran dibagi menjadi tiga kegiatan. Pertama yakni pemberian psikoedukasi untuk anak-anak. Materi psikoedukasi yang diberikan adalah tentang tata krama dan sopan santun serta motivasi belajar. Dalam psikoedukasi tersebut disampaikan bahwa seperti apa tata krama yang baik, pentingnya tata krama dan sopan santun yang harus dimiliki seseorang serta memberikan contoh teladan yang baik. Materi psikoedukasi lainnya yakni motivasi belajar. Anak-anak diberikan pemahaman bagaimana motivasi belajar yang baik itu dapat tumbuh dan mengapa penting memiliki semangat serta motivasi belajar. Penyampaian psikoedukasi ini dilakukan sebagai bagian dari program Sinau dan Ngaji Bareng FPK UINSA agar anak-anak di kelurahanGunung Anyar mengerti dan paham bahwa tatat krama dna sopan santun itu sangat penting dimiliki setiap manusia. Serta membantu anak-anak dalam memahami semangat dan motivasi belajar di kala anak-anak masih senang bermain daripada Lalu kegiatan belajar bersama yakni belajar yang anak-anak inginkan atau ingin Belajar berbagai mata pelajaran mulai dari IPS. IPA. Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris. Matematika. Tematik dan lain sebagainya. Apabila anak-anak memiliki PR atau tugas dari sekolah bisa dibawa dan dibahas bersama untuk penyelesaiannya. Tim pengabdian telah memiliki beberapa SDM dengan keahlian yang beragam yakni tutor Bahasa Inggris. Bahasa Indonesia. IPA. IPS dan lain sebagainya. Selanjutnya yakni kegiatan mengaji bersama. Dilakukan dengan membaca Iqro atau Al-QurAoan bersama- Psikologi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Blitar Psycho Aksara Jurnal Psikologi Dilanjut dengan membaca doa-doa harian dan hafalan surat-surat pendek. Agar membantu anak-anak dalam hafalannya, dibuat kuis atau tebak-tebak an. Tim memberi soal atau pertanyaan mengenai surat pendek atau doa harian dan anak-anak yang Tahap terakhir yakni evaluasi. Tahap evaluasi dilakukan dengan mengetahui dari presensi kehadiran anak-anak, apakah semakin hari semakin meningkat atau menurun. Dalam hal ini, anak-anak yang ikut semakin banyak. Pada saat awal pertemuan, anakanak yang datang belum banyak karena belum semuanya tahu dan ada yang sibuk. Pada pertemuan selanjutnya banyak yang hadir karena anak-anak yang telah datang di pertemuan sebelumnya itu mengajak beberapa teman lain agar datang dan belajar Evaluasi lain juga dilakukan dengan observasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan mengobservasi keadaan pada saat awal pelaksanaan hingga akhir. Wawancara dilakukan dengan menanyakan kepada anak-anak bagaimana dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, apa yang harus dilakukan selanjutnya agar kegiatan menjadi lebih baik dan apa yang disukai anak-anak sehingga bisa dipertahankan pada pertemuan selanjutnya Evaluasi lain juga dilakukan dengan cara evaluasi tim. Setelah kegiatan pembelajaran selesai, tim berkumpul untuk evaluasi bagaimana proses pelaksanaannya apakah sudah sesuai rencana dan rancangan yang dibuat, bagaimana dengan hambatan dan kendala, serta apa yang harus dipertahankan untuk pertemuan selanjutnya Simpulan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu anak-anak dalam meningkatkan motivasi belajar serta membantu dalam proses belajarnya, khususnya pada anak-anak kelurahan Gunung Anyar Surabaya. Selama kegiatan anak-anak diberikan psikoedukasi yakni berupa materi pemaparan tata krama dan sopan santun serta motivasi belajar. Selanjutnya terdapat kegiatan belajar bersama. Serta mengaji bersama dengan membaca ayat suci Al-QurAoan, surat-surat pendek dan membaca doa Belajar bersama ini dapat digunakan sebagai alternatif agar anak bersemangat dan tidak mudah bosan dalam kegiatan pembelajaran karena dilakukan secara bersama-sama. Meningkatnya motivasi belajar anak-anak kelurahan Gunung Anyar akan membantu proses pembelajaran di sekolah ataupun pembelajaran lainnya. Referensi