Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Pranikah Terhadap Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Seks Pranikah di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Counseling on the Dangers of Premarital Sex on Adolescents Knowledge of the Dangers of Premarital Sex at Ma An-Nur Susupu. West Halmahera Regency North Maluku Province in 2024 Rohani Ajasan1*. Alfika Awatiszahro2. Sri Inti3. Halimatus Saidah4 Mahasiswa Program Studi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Kadiri 2,3,4 Dosen Program Studi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Kadiri *Corresponding: Rohani01@gmail. ABSTRAK Hubungan seks pranikah adalah perilaku yang dilakukan sepasang individu karena adanya dorongan seksual dalam bentuk penetrasi penis ke dalam vagina, ada juga penetrasi ke mulut . atau ke anus . yang dilakukan sebelum menikah. Di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 ditemukan masih banyaknya siswa yang belum mengetahui tentang bahaya seks pranikah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Pengaruh penyuluhan tetang Bahaya seks pranikah terhadap pengetahuan remaja tentang Bahaya seks pranikah pada Remaja. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan one group pretest-posttes design. Populasi seluruh Remaja di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024. Sampel dari penelitian ini berjumlah 40 dan uji statistic yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil Penelitian ini diperoleh p value sebesar 0,000 < ( = 0,. , maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada Pengaruh penyuluhan terhadap Pengetahuan Tentang Bahaya Seks Pranikah Pada Remaja. Dengan adanya Pengaruh penyuluhan terhadap Pengetahuan Tentang Bahaya Seks Pranikah Pada Remaja diharapkan pendidikan kesehatan tentang pencegahan seks pranikah terus dilaksanakan agar remaja tidak terjerumus dalam seks pranikah. Kata kunci: Seks pranikah, remaja, penyuluhan ABSTRACT Premarital sex is a behavior carried out by a pair of individuals because of sexual urges in the form of penetration of the penis into the vagina, there is also penetration into the mouth . or into the anus . which is carried out before marriage. In Ma An-Nur Susupu. West Halmahera Regency. North Maluku Province in 2024, it was found that many students still did not know about the dangers of premarital sex. The purpose of this study was to analyze the effect of counseling about the dangers of premarital sex on adolescents' knowledge about the dangers of premarital sex in adolescents. This study used a pre-experiment with one group pretest-posttest design. The population of all adolescents in Ma An-Nur Susupu. West Halmahera Regency. North Maluku Province in 2024. The sample of this study was 40 and the statistical test used was the Wilcoxon test. The results of this study obtained a p value of 0. 000 <( = 0. , so Ho was rejected and H1 was accepted, meaning that there was an effect of counseling on knowledge about the dangers of premarital sex in With the influence of counseling on knowledge about the dangers of premarital sex in adolescents, it is hoped that health education on preventing premarital sex will continue to be implemented so that adolescents do not fall into premarital sex. Keywords: Premarital sex, adolescents, counseling Article History: Received: January 12 ,2025. Revised: February 19, 2025. Accepted: March 14, 2025 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 PENDAHULUAN Berdasarkan survei dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, pada remaja usia 15-19 tahun proporsi terbesar mulai berpacaran pada saat mereka belum berusia 15 tahun, yaitu remaja perempuan sebanyak 33,3% dan remaja laki-laki sebanyak 34,5%. Pada usia tersebut remaja yang mengaku telah melakukan aktifitas berciuman bibir, pada remaja perempuan sebanyak 23,6% dan laki-laki 37,3%, meraba/merangsang, perempuan sebanyak 4,3% dan remaja lakilaki sebanyak 21,6%, dan yang telah melakukan hubungan intim pranikah, pada remaja perempuan sebanyak 0,7% dan remaja laki-laki sebanyak 4,5%. Beberapa perilaku tersebut bisa mengantar pada resiko kehamilan yang tidak diinginkan yang berlanjut pada aborsi atau pernikahan remaja, dan penularan penyakit menular seksual (Kemenkes RI, 2. Adapun beberapa faktor yang mendorong remaja melakukan seks salah satunya adalah berkembangnya naluri seks akibat matangnya alat-alat kelamin sekunder, kurangnya informasi seputar seks baik dari sekolah maupun media social yang tidak sesuai dengan norma yang dianut menyebabkan keputusankeputusan yang diambil mengenai masalah cinta dan seks begitu kompleks (Nugraha, 2. masa seperti ini remaja harus diperhatikan lebih agar tidak melakukan seks pranikah, salah satu cara untuk menekan perilaku memberikan penyuluhan seksualitas atau pendidikan seks dari sumber yang benar dan terpercaya. Penyuluhan tentang bahya seks pranikah merupakan salah satu cara untuk pencegahan seks pranikah (Haery. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 didapatkan dari 20 remaja 15 diantaranya mempunyai pengetahuan yang kurang tentang dampak bahaya seks pranikah, mereka mengaku belum pernah dilakukan penyuluhan tentang bahaya seks pranikah. Hal tersebut menunjukan bahwa masih tingginya remaja yang pengetahuanya kurang tentang bahaya seks pranikah Dalam hal ini bahaya seks pranikah dapat dicegah selama sebelum selama Untuk mencegah masih tingginya seks pranikah maka perlu peningkatan pengetahuan pada remaja tentang seks Salah satu c a r a peningkatan pengetahuan remaja adalah dengan diberikanya penyuluhan pada remaja. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik mengungkap tentang AuPengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya seks pranikah Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Bahaya seks pranikah di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan pendekatan crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 sebesar 40 Orang. Teknik Pengambilan Sample yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Peneliti membagikan kuesioner Pre Test kemudian melakukan Post Test. Kuesioner digunakan oleh peneliti untuk mengukur variabel tingkat pengetahuan. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Signed-Rank Test. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Berdasarkan Usia Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakteristik responden berdasarkan usia di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Usia 15 tahun 16 tahun 17 tahun Total Frekuensi Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Berdasarkan setengah yaitu 13 . ,3%) responden berusia 25 Ae 29 tahun. Karakteristik Orang Tua Responden Berdasarkan Pendidikan Karakteristik responden berdasarkan Pendidikan An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Pendidikan Dasar Menengah Tinggi Total Frekuensi Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Berdasarkan diinterpretasikan bahwa sebagian besar . ,5%) responden tamat SLTA. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Ibu Responden Tabel 5. 3 Distribusi Frekuensi Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan ibu di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Pekerjaan Frekuensi IRT Swasta Wiraswasta Petugas Total Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Berdasarkan diinterpretasikan bahwa sebagian besar yaitu 29 . ,5%) pekerjaan responden ibu rumah tangga. Karakteristik Responden Berdasarkan Sumber Informasi Tabel 5. 4 Distribusi Frekuensi Karakteristik responden berdasarkan sumber informasi di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Sumber Informasi Frekuensi Pernah Belum Pernah Total Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Berdasarkan tabel 5. 5 dapat diinterpretasikan bahwa seluruhnya yaitu 40 . %) responden mendapatkan sumber informasi dari media massa. Karakteristik Responden Berdasarkan Pengetahuan Tabel Distribusi Frekuensi Karakteristik responden berdasarkan Pengetahuan di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Kriteria Frekuensi Persentase Baik Cukup Kurang Jumlah Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Berdasarkan tabel 5. 6 dapat setengah yaitu 14 . ,7%) responden mempunyai pengetahuan cukup. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Siswa di MA AnNur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Tabel Distribusi Frekuensi Karakteristik responden berdasarkan motivasi di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024 Kriteria Pengetahuan Baik Cukup Kurang Jumlah Z : -3. Sebelum Penyuluhan Sesudah Penyuluhan P- Value 0,000 A = 5% Sumber: Data Primer Penelitian, 2024 Berdasarkan tabel 6 di atas diketahui bahwa Berdasar Uji statistik menggunakan wilcoxon diperoleh P Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Value sebesar 0,000 < ( = 0,. , maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada Pengaruh terhadap Pengetahuan Tentang Bahaya Seks Pranikah pada responden di Ma AnNur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun. Berdasarkan tabel 5. 5 diatas kurang sebelum diberikan penyuluhan yaitu ada 17 . ,5%) dari total 40 Berdasarkan tabel 5. 6 di atas diketahui sebagian besar dari Responden memiliki Pengetahuan baik sesudah diberikan penyuluhan yaitu ada 25 . ,5%) dari total 40 responden Menurut Notoatmodjo . , pengetahuan merupakan hasil tahu yang terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu dan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya Tingkat pengetahuan yang kurang tentang Bahaya Seks Pranikahmemang dikarenakan belum pernah mendapat Bahaya Seks Pranikah. Menurut peneliti pengetahuan dalam Bahaya Seks Pranikah Remaja masih kurang dikarenakan masih belum mendapat informsi tentang Bahaya Seks Pranikah, jadi jika Remaja belum mendapat informasi tentang Bahaya Seks Pranikah maka pengetaahuanya masih kurang maka perlu dilakukan pengetahuan remaja tentang Bahaya Seks Pranikah. Berdasarkan tabel 5. 7 di atas diketahui bahwa Berdasar Uji statistik menggunakan wilcoxon diperoleh P Value sebesar 0,000 < ( = 0,. , maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada Pengaruh pemberian penyuluhan terhadap Pengetahuan Tentang Bahaya Seks Pranikah pada responden di Ma An-Nur Susupu Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara Tahun 2024. Penyuluhan merupakan cara penyebaran pesan mengenai kesehatan reproduksi dalam hal ini pendidikan seks yang di pentingnya bahaya seks (Haery, 2. Pemberia n healt h educatio n dapat seseorang keara h yang lebi h bai k, healt h educatio n domina n penting dala m pengaru h pengetahua n da n sala h satu transformasi informasi yang muda h dipahami (Pragita, 2. Penyuluhan adalah kegiatan pendidikan dengan cara menyebarkan sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu, mengerti, tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada (Effendy. Penyuluhan merupakan alat yang sangat penting diharapakan dapat terjadi proses sikap/kemauan seseorang, sehingga dapat terbentuk sebuah perilaku yang diharapkan menimbulkan dampak positif pada orang tersebut. Ummah . menjelaskan bahwa pendidikan dapat mempengaruhi pengetahuan yang baik, suatu bimbingan yang diberikan seseorang dengan harapan terjadi suatu perubahan pada perkembangan orang lain menuju kearah cita-cita tertentu yang menentukan manusia untuk berbuat dan mengisi kehidupan untuk mencapai keselamatan dan Fakta mempengaruhi pengetahuan yang baik seseorang terhadap tindakan yang Hal ini sejalan dengan penelitian Andi Sastria A pada tahun 2019 dengan judul Pengaruh Penyuluhan Seks Pranikah Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja yang menyatakan ada pengaruh penyuluhan seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 2 | MARET 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 remaja di SMK Lamario Watansoppeng. Disarankan kepada pihak sekolah untuk pendidikan seksual ke dalam mata pelajaran kesehatan reproduksi untuk mencegah remaja melakukan seks pranikah (Andi Sastria A, 2. Menurut Tingkat pengetahuan yang baik tentang Bahaya Seks Pranikah akan membuat Remaja mengetahui hal hal yang berkaitan dengan Bahaya Seks Pranikah agar Remaja bisa mencegah kejadian Bahaya Seks Pranikah, jadi jika remaja Bahaya Seks Pranikah pengetahuanya meningkat sehingga remaja bisa mencegah terjadinya Bahaya Seks Pranikah KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian tersebut ada hubungan antara pengetahuan dengan Puskesmas Perawatan Moanemani Kabupaten Dogiyagi Provinsi Papua Tengah Tahun 2024, saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini untuk Lahan Penelitian adalah memberikan promosi kesehatan di Puskesmas untuk lebih meningkatkan penyuluhan 1 bulan sekali saat ada kegiatan rutinitas dalam masyarakat seperti PKK dan pengajian. Psikologinya. Jakarta: Kencana Fitriani. Sinta. Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu Notoatmodjo. Metodologi penelitian kesehatan (Cetakan VI). Jakarta: Penerbit PT. Rineka Cipta Setyaningrum. Pengaruh Penyuluhan tentang Seks Pranikah terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Pencegahan Seks Pranikah di SMK N 1 Sewon Bantul Yogyakarta Tahun 2014. Yogyakarta Setyorani. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Seks Pranikah terhadap Pengetahuan dan Sikap Seks Pranikah pada Siswa Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri Sumpiuh Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Udu. Pengaruh Intervensi Penyuluhan terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Kesehatan Reproduksi. Kendari. Nursalam. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi. Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika DAFTAR PUSTAKA