Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 111Oe115 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Power Point di MIS Al Hidayah Muhammad Syahrizal. Soeb Aripin*. Khairunnisa. Dwina Pri Indini Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi. Teknik Infromatika. Universitas Budi Darma. Medan. Indonesia Email: 1syahrizal83. budidarma@gmail. com, 2,*suefarifin@gmail. com, 3nisak030720@gmail. dwinapriindini03@gmail. AbstrakOePemanfaatan media pembelajaran sangat diperlukan oleh guru dalam proses mengajar, salah satunya yang mudah digunakan yaitu microsoft Power Point. Software Power Point dapat dimanfaatkan untuk mempresentasikan materi pembelajaran kepada peserta didik untuk membantu guru dalam menyampaikan materi yang lebih menarik dan mudah Saat ini guru MIS Al-Hidayah sebagian besar belum memahami Power Point, sehingga hanya menggunakan media pembelajaran konvesional. Dengan adanya kegiatan pengabdian di MIS Al-Hidayah dengan tema pemanfaatan media pembelajaran interaktif dengan power point di era new normal diharapkan dapat menjadi ilmu yang bermanfaat kepada guruguru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam membuat sarana media pembelajaran untuk proses mengajar. Kata Kunci: Media Pembelajaran Interaktif. Power Point. MIS Al Hidayah AbstractOeThe use of learning media is needed by teachers in the teaching process, one of which is easy to use, namely Microsoft Power Point. Power Point software can be used to present learning materials to students to assist teachers in delivering material that is more interesting and easy to understand. Currently, most of Al-Hidayah's MIS teachers do not understand Power Point, so they only use conventional learning media. With the service activities at MIS Al-Hidayah with the theme of using interactive learning media with power points in the new normal era, it is hoped that it can become useful knowledge for teachers to be more creative and innovative in making learning media facilities for the teaching process. Keywords: Interactive Learning Media. Power Point. MIS Al Hidayah PENDAHULUAN Menurut Undang Undang No 14 tahun 2005 mengenai Guru dan Dosen, terdapat 4 kompetensi . dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional dalam pendidikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa guru professional merupakan guru yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya menurut kriteria tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Empat kemampuan dasar tersebut ialah kemampuan profesional, kepribadian, sosial, dan kemampuan pedagogik(Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun & Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005, 2. Kompetensi professional merupakan kemampuan guru dalam mengelola Kemampuan dalam mengola pembelajaran yang didukung oleh penguasaan materi pelajaran, pengelolaan kelas, strategi mengajar maupun metode mengajar, dan penggunaan media belajar. Kompetensi pedagogik ini berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam memahami dinamika proses pembelajaran. Kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berinteraksi dan berkomunikasi sosial yang baik dengan warga sekolah maupun warga dimana guru berada. Kemampuan social ini dapat dilihat melalui pergaulan sosial guru dengan siswa, rekan sesama guru maupun dengan masyarakat dimana ia berada. Sedangkan kompetensi kepribadian adalah ketika menjalankan tugas dan fungsi keguruannya, seorang guru harus menunjukkan sikap dan kepribadian yang baik. Berdasarkan beberapa kompetensi yang telah dijelaskan sehingga menghasilkan pengajaran yang baik(Permadina Kanah Arieska, 2. Pengajaran dapat diartikan sebagai aktifitas interaksi antara tenaga pengajar . dan peserta didik dalam menyampaikan atau memberikan ilmu iyang bermanfaat, tanggung jawab dan tugas seorang guru ialah mengelola pembelajaran agar lebih efektif, efisien dan positif sehingga dapat menimbulkan suasana belajar yang aktif dan kondusif(Qasim & Maskiah, 2. Pengertian pendidikan di sekolah dasar merupakan usaha dalam mencerdaskan dan mencetak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti yang santun serta mampu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya. Pendidikan di sekolah dasar merupakan pendidikan anak yang berusia antara 7 sampai dengan 13 tahun sebagai pendidikan di tingkat dasar yang dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat bagi siswa. Disinilah siswa sekolah dasar ditempa berbagai bidang studi yang kesemuanya harus mampu dikuasai siswa. Tidaklah salah bila di sekolah dasar disebut sebagai pusat Bukan hanya di kelas saja proses pembelajaran itu terjadi akan tetapi di luar kelas pun juga termasuk ke dalam kegiatan pembelajaran(Amon et al. , 2. Berkaitan dengan kompetensi profesional seorang guru sekolah dasar dalam mendidik , upaya yang dapat dilakukan adalah peningkatan kemampuan guru dalam penguasaan materi dan pembuatan media belajar. Oleh karena itu sangat diperlukan pelatihan dalam hal pembuatan media pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran di kelas. Media pembelajaran merupakan suatu wadah atau media yang dapat digunakan untuk mempresentasikan pemebelajaran agar terlihat lebih kreatif dan inovatif(Azhar Arsyad, 2. Salah satu jenis software yang sering digunakan untuk membuat media pembelajaran adalah powerpoint. Meskipun demikian Muhammad Syahrizal. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 111 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 111Oe115 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. masih banyak tenaga pendidik yang masih belum memiliki kompetensi terkait penggunaan powerpoint untuk membuat media pembelajaran interaktif. MIS Al Hidayah merupakan salah satu yayasan yang concern dalam masalah pendidikan. MIS Al Hidayah bergerak dalam bidang pendidikan MI (Madrasah Ibtidaiya. Kegiatan belajar sudah berjalan baik di MIS Al Hidayah ini. Meskipun demikian, terdapat beberapa tenaga pendidik yang dipandang oleh pengurus MIS Al Hidayah masih kurang dalam penguasaan pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan powerpoint. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional guru MIS Al Hidayah sehingga dibutuhkan Workshop atau pelatihan dalam menambah skill guru untuk penguasaan media pembelajaran dengan powerpoint ini. Guru yang ada di MIS Al Hidayah ini masih mengalami kesulitan dalam penggunaan power point untuk presentasi. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan guru dalam pembuatan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didiknya. METODE PELAKSANAAN Metode Pelaksanaan dalam pengabdian yang dilakukan terdiri dari 6 (Ena. Adapun ke 6 (Ena. tahap tersebut yaitu: Melakukan koordinasi dengan kepala Pusat penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Universitas Budi Darma untuk mendapatkan persetujuan pelaksanaan kegiatan. Mengirimkan surat permohonan kepada kepala sekolah MIS Al Hidayah untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di sekolah tersebut. Jika ksurat permohonan tidak disetujui maka akan mengirimkan surat permohonan ke tempat lain, jika diterima maka melanjutkan ke tahap berikutnya. Menjadwalkan kegiatanpengabdian kepada masyarakat sesuai dengan waktu dan jumlah peserta yang telah Melakukan presentasi materi pengabdian yang diikuti oleh peserta dari sekolah MIS Al Hidayah. Membuat laporan pengabdian kepada masyarakat. Gambaran dari langkah-langkah tahapan diatas dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini: Gambar 1. Diagram alur pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat 1 MIS Al Hidayah MIS Al-Hidayah merupakan salah satu sekolah swasta jenjang pendidikan MI di Sari Rejo. Kecamatan Medan Polonia. Kota Medan. Sumatera Utara. MIS Al-Hidayah berada di bawah nauangan Kementerian Agama yang beramalat di Jalan Cinta Karya/Langgar No. Sari Rejo. Kecamatan Medan Polonia. Kota Medan. Sumatera Utara. Sarana dan Prasarana seperti sumber arus listrik dan akses internet sudah memadai. MIS Al-Hidayah memiliki akreditasi B berdasarkan sertifikat 696/BAP-SM/LL/IX/2014. 2 Power Point Microsoft power point sangatlah familiar di era digital saat ini, dengan menggunakan software ini seseorag dapat membuat serta menampilkan presentasi denga lebih baik dan menarik seseorang akan selalu mengandalkan software power point untuk membuat dokumen presentasi, baik untuk mengajar ataupun presentasi bisnis. penampilannya yang berbeda software ini juga menawarkan fasilitas-fasilitas baru yang makin menarik para user power point(Hafizd et al. , 2. Power point merupakan salah satu program aplikasi untuk presentasi yang Muhammad Syahrizal. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 112 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 111Oe115 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. merupakan salah satu bagian dari microsoft office. Software ini merupakan program aplikasi yang berbasis multimedia, yang artinya software ini dapat digunakan sebagai media presentasi yang dapat menggunakan teks, audio, maupun visual. Software ini dirancang khusus untuk mampu menampilkan program multimedia dengan menarik, dan dapat dengan mudah digunakan dalam proses pembuatan dan penggunaan serta dapat dengan mudah dipahami oleh banyak orang dikarenakan power point tidak membutuhkan bahan baku selain alat untuk menyimpan data(Humairah, 2. Software power point merupakan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu menarik perhatian pelajar saat proses belajar mengajar sehingga dapat diharapkan munculnya minat belajar peserta didik. pada software ini memiliki kemampuan yang sangat baik dalam penyajian materi dan sudah banyak yang digunakan dalam dunia pendidikan. penggunaan software power point bagi seorang praktisi akademis dalam upaya meningkatkan performanya untuk mempermudah penyampaian informasi. aksud dan tujua. (Muthoharoh, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Penjelasan Kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali diskusi dengan kepala sekolah MIS Al Hidayah. Diskusi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan yang perlu ditingkatkan pada guru yang ada di MIS Al Hidayah. Dari penjelasan kepala sekolah MIS Al Hidayah didapatkan bahwa kemampuan guru di MIS Al Hidayah sebagian besar belum memiliki kemampuan dalam membuat presentasi dengan powerpoint. Sehingga pembelajaran di kelas terkadang kurang optimal. Padahal kemampuan membuat presentasi dari powerpoint sangat dibutuhkan bagi guru. Peserta pelatihan adalah pembuatan media pembelajaran interaktif di sekolah MIS Al Hidayah Kecamatan Medan Polonia yang terdiri atas 16 orang guru dan operator Tata Usaha. Program pelatihan kepada masyarakat dilaksanakan di ruang belajar MIS Al Hidayah. Pada hari Sabtu 29 Januari 2022 dan dimulai pada pukul 10. 00 WIB sampai dengan selesai. 2 Tingkat Pemahaman Tentang Kegiatan Yang Berlangsung Untuk meningkatkan kemampuan guru di sekolah MIS Al Hidayah yang dimana sekolah ini umumnya para guru mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional sehingga membutuhkan bahan ajar yang kreatif dan inovatif dalam membuat media pembelajaran interaktif dimana guru guru di sekolah ini sebagian besar belum memahami pembuatan media pembelajaran dengan mengunakan Power Point. Sehingga pelatihan sangat membantu guru yang ada di sekolah MIS Al Hidayah yang awalnya para guru masih belum memahami bagaimana membuat media pembelajaran dengan Power Point ini, karena diadakan pelatihan pembuatan media pembelajran interkatif ini para guru yang dibimbing oleh seorang pelatih menghasilkan suatu media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan aplikasi Power Point sebagai sarana pembuatannya. Persentase Pemahaman Peserta Sebelum Melakukan Pelatihan Tidak Paham Sedikit Paham Paham Sangat Paham Pemahaman Terhadap Power Point Gambar 2. Statistik tingkat Pemahaman Sebelum Pelatihan Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif dengan Power Point maka menghasilkan produk seperti media pembelajaran interaktif dengan menggunakan aplikasi Power Point, maka secara umum para peserta telah memahami dasar-dasar penggunaan dan telah mamapu menerapkannya. Terbukti dengan nilai rata-rata peserta mencapai 85%. Muhammad Syahrizal. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 113 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 111Oe115 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Persentase Pemahaman Peserta Setelah Melakukan Pelatihan Tidak Paham Sedikit Paham Paham Sangat Paham Pemahaman Terhadap Power Point Gambar 3. Statistik tingkat Pemahaman Setelah Pelatihan Berdasarkan tabel penilaian diatas maka dapat dinyatakan bahwa rata-rata peserta pelatihan telah mampu menerapkan Power Point dalam membuat media pembelajaran interaktif, dengan penguasaan point-point dalam Power Point diantaranya: pengenalan Tools, mangubah Background, memasukkan Teks, memasukkan Gambar, memasukkan Suara dan Video, mengatur Effect, membuat Hyperlink antar Slide dan membuat media pembelajaran interaktif secara individu dengan dibimbing tim pengabdi. Bahkan terdapat 2 orang peserta yang mendapat penilaian 90% pada pelatihan ini. 3 Dokumentasi Kegiatan Berikut dokumentasi selama kegiatan pengabdian di laksanakan di sekolah MIS Al Hidayah Gambar 4. Pemberian Arahan Kepada Guru Sebelum Pelatihan Di Mulai Gambar 5. Proses Pelatihan Muhammad Syahrizal. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 114 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 111Oe115 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Gambar 6. Pemberian Cendra Mata Kepada Pihak Sekolah MIS Al Hidayah Gambar 7. Foto Bersama Dengan Para Guru Sekolah MIS Al Hidayah KESIMPULAN sKesimpulan dari kegiatan pelatihan pembuatan Media pembelajaran Interaktif dengan Power Point di MIS AL Hidayah adalah. Tim pelaksana telah berhasil melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan Media pembelajaran Interaktif dengan Power Point di MIS AL Hidayah. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dan memiliki respons yang positif dikarenakan pelatihan tersebut berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi. Para peserta pelatihan mampu memahami materi yang diberikan karena di kemas untuk dapat dengan mudah dipahami. Para peserta dapat membuat media pembelajaran dengan aplikasi Power Point. DAFTAR PUSTAKA