ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM BUDIDAYA PADI ORGANIK DI GAPOKTAN AL BAROKAH DESA LOMBUK KULON KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN BONDOWOSO Factors Influencing FarmersAo Decision Making in Organic Rice Cultivation at Al-Barokah Gapoktan. Lombuk Kulon Village. Wonosari District. Bondowoso Regency Ugik Romadi. Firman Adiyanto. Ainu Rahmi Politeknik Pembangunan Pertanian Malang Jl. DR. Cipto 144a Bedali Lawang Malang 65200 Indonesia Email: ugikromadi13@gmail. Diterima: 14 Februari 2023 Direvisi akhir: 03 Mei 2023 Disetujui terbit: 17 Mei 2023 ABSTRACT The demand for organic rice products in the Al Barokah Gapoktan until 2021 reaches 520 tons/year, while the availability of raw materials is only 430 tons/year so it is necessary to expand the land and recruit organic farmers. This study aims to find factors that influence the decision making of organic rice cultivation in the Al Barokah Gapoktan. Bondowoso Regency. This research is a descriptive quantitative study, with interview data collection techniques through questionnaires to 76 samples taken through simple random The data is then processed and analysed using multiple linear regression data analysis. The results of the analysis of the data obtained, the availability of services . arm credit, facilities & infrastructure, marketing guarantee. and the nature of innovation . elative profit, compatibility, complexity and observabilit. have a significant effect on decision making in organic rice cultivation. Meanwhile, the characteristics of farmers . ge, education, intensity of attending counselling, land area and incom. did not significantly influence the decision making of organic rice cultivation. Keyword: decision making, nature of innovation, organic rice, service availability ABSTRAK Permintaan produk beras organik di Gapoktan Al Barokah hingga pada tahun 2021 mencapai 520 ton/tahun, sementara ketersediaan bahan baku hanya 430 ton/tahun, sehingga diperlukan perluasan lahan dan perekrutan petani organik. Penelitian ini bertujuan mencari faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan budidaya padi organik di Gapoktan Al Barokah Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan metode wawancara melalui kuesioner kepada 76 sampel yang diambil melalui simple random sampling. Data kemudian diolah dan dianalisa menggunakan analisis data regresi linier berganda. Hasil analisis data yang diperoleh berupa ketersediaan layanan . redit usaha tani, sarana & prasarana, jaminan pemasara. dan sifat inovasi . euntungan relatif, kompabilitas, kompleksitas dan observabilita. berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Sedangkan pada karakteristik petani . mur, pendidikan, intensitas mengikuti penyuluhan, luas lahan dan pendapata. tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Kata kunci: ketersediaan layanan, padi organik, pengambilan keputusan, sifat inovasi Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 PENDAHULUAN Pertanian dinamika kemajuan yang sangat pesat, utamanya pada komoditas beras organik. Beras organik sangat diminati oleh kalangan masyarakat saat ini, atas dasar kepedulian terhadap aspek kesehatan. Pandemi Covid19 membawa dampak besar dalam perubahan pola konsumsi masyarakat dunia. Menurut data Kementerian Pertanian . Indonesia mampu mengekspor 252 ton beras organik ke berbagai negara (Jepang. Hongkong. German. Perancis. Malaysia. Singapura dan Amerika Serika. Kemudian peningkatan produk pangan organik dapat dilihat melalui data luas lahan organik di Indonesia, pada 2017-2018 perluasan lahan bersertifikasi organik mencapai 53. 000 ha. Kondisi pertanian organik di Indonesia sebenarnya sudah menyeluruh diberbagai daerah melalui program yang digencarkan guna mengembangkan basis pertanian Salah satunya adalah AuBotanikAy, merupakan program Bondowoso Pertanian Organik yang digencarkan oleh Bupati Bondowoso Bapak Amin Said Husni sejak Program ini memiliki tujuan menciptakan ikon beras organik sebagai hasil lokalita produksi pertanian di Kabupaten Bondowoso. Hingga pada saat penelitian ini dilakukan, 12 tahun berjalan Gapoktan Al Barokah masih belum memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi. Pada tahun 2021 permintaan pasar mencapai 520 ton per tahun sementara bahan baku beras organik yang ada hanya 430 ton. Sehingga untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar diperlukan perluasan lahan melalui pendekatan kepada petani setempat agar mau ikut melakukan budidaya padi organik. Sehingga topik dalam penelitian ini yaitu mencari faktor yang budidaya padi organik, guna menemukan cara terbaik dalam menarik perhatian petani setempat agar dapat berbudidaya padi oganik. Penelitian sebelumnya yang menjadi referensi dari penelitian ini adalah penelitian yang telah tujuan mencari faktor-faktor yang mempengaruhi pegambilan keputusan petani dalam penerapan pertanian padi organik. Menggunakan teknik survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, 60 orang sebagai sampel penelitian. Anlisis data menggunakan uji regresi linier berganda yang menghasilkan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani yaitu: umur, pendidikan, luas usahatani, tingkat pendapatan, lingkungan ekonomi, lingkungan sosial dan sifat inovasi. Sedangkan Penelitian oleh Romadi U dan Farid A . memiliki tujuan mengetahui faktor faktor yang mempengarhi tingkat kemandirian petani dalam pengelolaan budidaya padi. Metode yang digunakan eksplanatori, dengan metode survey dengan teknik anaisis deskriptif kualitatif dan Metode analisis yang digunakan adalah analisi deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan kemandirian petani dalam mengambil keputusan budidaya padi sangat dipengaruhi oleh karakteristik petani, sistem penyuluhan, akses informasi dan kapasitas diri petani. Menurut Eisenfuhr pengambilan keputusan adalah proses membuat pilihan dari sejumlah alternatif untuk mencapai hasil yang diinginkan. Pengambilan keputusan merupakan arti sesungguhnya dari sebuah perencenaan. Tiap keputusan atau ketetapan merupakan bagian dari rencana yang ada, umumnya yang mengambil keputusan dalam keluarga petani adalah ayah atau suami yang menjadi kepala keluarga. Mardikanto . Perbedaan sebelumnya adalah, dalam penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis kuantitatif deskriptif, dimana teknik pengambilan sampel menggunakan sampel random sampling serta penggunaan variabel independen karakteristik petani, ketersediaan layanan, dan sifat inovasi sebagai faktor lain yang akan dikaji terhadap pengaruhnya dalam pengambilan keputusan budidaya padi organik. Terdapat empat tahapan pengambilan keputusan yang Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 dijadikan indikator dalam analisis penelitian yaitu tahap pengenalan, tahap persuasi, tahap keputusan dan tahap konfirmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan petani dalam budidaya padi organik, dan mengetahui faktorfaktor yang memengaruhi petani dalam mengambil keputusan budidaya padi organik. METODE PENELITIAN Kegiatan penelitian dilaksanakan di Gapoktan AlBarokah Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive, melalui pertimbangan dimana padi organik Kabupaten Bondowoso, merupakan pusat pertanian organik satu satunya di wilayah tersebut, merupakan basis sumber informasi dan pendidikan secara nyata. Waktu penelitian dari bulan Maret hingga Mei 2022. Metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling. Populasi pada penelitian ini sebanyak 322 petani menghasilkan jumlah sempel sebanyak 76 Penggunaan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer ini didapat dengan wawancara kepada petani sasaran dan hasil pengisian kuisioner, sedangkan data sekunder berasal dari programa desa, rencana kegiatan tahunan penyuluh, buku, jurnal dan bahan pustaka lainnya. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, melalui uji asumsi klasik dan uji kelayakan model regresi berganda. Analisis ini yang akan menguji sumbangan pengaruh variabel independent terhadap variabel dependen secara simultan dan parsial. Pengujian dilakukan melalui program SPSS. Variabel yang diteliti pada penelitian ini adalah pengaruh variabel independent yang terdiri dari karakteristik petani . mur, pendidikan, intensitas penyuluhan, luas lahan dan pendapata. , ketersediaan layanan . redit usaha tani, sarana & prasarana serta jaminan pemasara. dan sifat inovasi . euntungan observabilita. terhadap variabel dependen yaitu tahap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Terdapat empat tahapan pengambilan keputusan yang dijadikan indikator dalam analisa penelitian yaitu tahap pengenalan, persuasi, keputusan dan konfirmasi dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. HASIL DAN PEMBAHASAN Tahap Pengambilan Keputusan Petani Organik Gapoktan Al Barokah Terdapat empat tahapan pengambilan keputusan yang dijadikan indikator dalam Tahap persuasi, tahap keputusan dan tahap konfirmasi diamati melalui respon jawaban petani organik terhadap inovasi padi organik di Gapoktan Al Barokah. Tahap pengenalan merupakan tahap awal petani responden mengenal dan memperoleh beberapa pengertian tentang budidaya padi organik. Diamati melalui sejauh mana petani responden mengetahui penyiapan benih, penanaman, pemupukan, panen dalam budidaya padi organik. Tahap pengenalan petani responden mengenai budidaya padi organik dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Distribusi Tahapan Pengenalan Pengambilan Keputusan Petani Organik Gapoktan Al Barokah Total Kategori Redah Sedang Tinggi Skor Frekuensi . Persentase (%) 21,05 78,95 100,00 Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 Berdasarkan Tabel 1 terkait tahap pengenalan petani responden cenderung dalam kategori tinggi dengan persentase 78,95%. Kondisi tersebut dipengaruhi langsung oleh intensitas mengikuti peyuluhan, pada kondisi dilapangan petani banyak menerima informasi terkait pengenalan budidaya padi organik melalui penyuluh dan juga stakeholder lainnya. Tahap persuasi juga diartikan sebagai tahap petani responden membentuk sikap berkenan atau tidak berkenan terhadap budidaya padi organik. Sikap tersebut diamati melalui ketertarikan petani terhadap budidaya dan sejauh mana petani berusaha mencari informasi terkait budidaya padi organik. Tahap persuasi petani responden terhadap budidaya padi organik dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Distribusi Tahapan Persuasi Terhadap Pengambilan Keputusan Petani Organik Gapoktan Al Barokah Kategori Redah Sedang Tinggi Total Skor Berdasarkan Tabel 2 diatas, distribusi menunjukan petani yang tertarik pada budidaya padi organik dan berusaha mencari informasi lebih lanjut mengenai budidaya padi organik sebanyak 59 petani dengan persentase 77,63%. Petani padi organik sudah dapat membandingkan kelebihan dan kekurangan antara budidaya padi organik dan padi non organik. Setelah mengetahui kelebihan dari budidaya padi organik sebagian besar petani tertarik pada budidaya padi organik, karena itu petani ini telah membentuk Frekuensi . Persentase (%) 22,36 77,63 100,00 sikap berkenan terhadap budidaya padi Tahap keputusan merupakan tahap keterlibatan petani dalam kegiatan yang menerapkan atau tidak menerapkan budidaya padi organik. Tahap keputusan diamati melalui indikator menerapkan budidaya padi organik dikarenakan mudah, kemudian Keputusan petani responden terhadap budidaya padi organik disajikan pada Tabel 3. Tabel 3. Distribusi Tahapan KeputusanTerhadap Pengambilan Keputusan Petani Organik Gapoktan Al Barokah Redah Sedang Tinggi Total Kategori Skor Berdasarkan Tabel 3 dapat dilihat bahwa petani responden sebagian besar masuk kategori tinggi dalam tahap keputusan budidaya padi organik, yaitu sebanyak 47 petani . ,85%). Hal ini berarti sebagian besar petani menerapkan budidaya padi organik karena tertarik melihat keberhasilan orang lain, atau karena pengaruh orang lain. Pada kesimpulannya petani responden mengenal budidaya padi organik kemudian membentuk sikap berkenan dalam mengambil keputusan Frekuensi . Persentase (%) 38,15 61,85 100,00 untuk menerapkan budidaya padi organik. Ada beberapa petani pada tahap persuasi tidak tertarik terhadap budidaya padi organik namun berusaha mencari informasi lebih mengenai budidaya padi organik. Setelah memperoleh informasi lebih mengenai budidaya padi organik petani mengambil keputusan penerapan budidaya padi organik. Tahap konfirmasi merupakan tahap mencari penguatan bagi keputusan tiap petani dalam budidaya padi organik, hal ini dapat Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 diamati melalui tindak lanjut sikap petani dalam menerapkan budidaya padi organik. Konfirmasi petani responden dalam budidaya padi oganik disajikan pada Tabel 4. Tabel 4 Distribusi Tahapan Konfirmasi Terhadap Pengambilan Keputusan Petani Organik Gapoktan Al Barokah Kategori Skor Redah Sedang Tinggi Total Frekuensi . Persentase (%) 21,05 78,95 100,00 Berdasarkan Tabel 4 menunjukan petani responden dominan masuk kategori tinggi sebanyak 60 orang dengan pesentase 78,95%. Usaha petani responden mencari informasi untuk menguatkan keputusan sebagian besar tinggi. Upaya nyata mencari informasi dari sumber informasi terkait budidaya padi organik melalui peran penyuluh pertanian, ketua kelompok tani dan anggota kelompok tani . Faktor Faktor Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Budidaya Padi Organik Terdapat banyak faktor yang menjadi pertimbangan bagi petani dalam mengambil keputusan untuk budidaya padi organik dalam usaha yang di jalankannya. Namun pada penelitian ini hanya dibatasi 12 faktor yang diduga berpengaruh terhadap petani yaitu umur pendidikan, intensitas mengikuti penyuluhan, luas lahan, ketersediaan kredit usaha tani, ketersediaan sarana dan Ketersediaan jaminan pemasaran, keuntungan relatif, kompabilitas, kompleksitas dan observabilitas. Kedua belas faktor tersebut dianalisis menggunakan Uji Koefisien Regresi (Uji T) dengan program SPSS, hal ini dimaksudkan untuk menguji kebenaran hipotesis faktor-faktor tersebut serta melihat bagaimana pengaruh masing-masing faktor terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Tabel 5 Hasil Uji Koefisien Regresi (Uji T) Model (Constan. X1. 1_Umur X1. 2_Pendidikan X1. 3_Intensitas Penyuluhan X1. 4_Luaslahan X1. 5_Pendapatan X2. 1_Kredit Usaha Tani X2. 2_Sarana dan Prasarana X2. 3_Jaminan Pemasaran X3. 1_Keuntungan Relatif X3. 2_Kompabilitas X3. 3_Kompleksitas X3. 4_Observabilitas *R Square Unstandardize d Coefficients Std. Error StandCoeffi Beta 20,077 -,018 3,863 ,043 -,031 5,197 -,413 ,054 ,003 -,671 ,357 ,396 ,538 ,499 ,383 ,739 ,184 ,177 ,170 ,520 ,152 ,175 ,188 ,161 ,222 ,181 ,261 ,142 ,024 ,001 -,087 ,167 ,108 ,106 ,252 ,239 ,163 ,223 ,189 ,305 ,015 -1,289 2,161 1,474 1,411 3,342 2,252 2,117 2,830 1,296 Sig. Collinearity Tolera VIF ,000 ,681ns ,761ns ,988ns ,202ns ,945ns ,046* ,033* ,001* ,028* ,038* ,006* ,002* ,488 2,049 ,438 ,509 ,607 ,384 ,508 ,487 ,480 ,243 ,462 ,442 ,587 2,282 1,963 1,646 2,601 1,968 2,053 2,082 4,122 2,163 2,260 1,704 ,827 Keterangan : = 0,05 * = Signifikan ns = Non Signifikan Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 Dari hasil pengolahan data pada Tabel 5, diperoleh nilai R-Square (R. sebesar Hal ini menunjukkan variabel-variabel independen yang dimasukkan kedalam model logit berpengaruh sebesar 85% variabelvariabel dependen. Sementara untuk 15% lainnya dipengaruhi oleh faktor diluar variabel yang diteliti. Berdasarkan Tabel 5 melalui uji koefisien regresi dapat diketahui variabel dependen secara parsial. Dasar yang digunakan dalam variabel yang berpengaruh adalah nilai Sig > 0,05. Oleh karena itu, variabel yang mempengaruhi pengambilan keputusan budidaya padi organik adalah ketersediaan kredit usaha tani, ketersediaan sarana dan prasarana, ketersdiaa pemasaran, kompleksitas, observabilitas. Sedangkan umur, pendidikan, intensitas mengikuti penyuluhan, luas lahan dan pendapatan tidak memiliki pengaruh signifikan. Umur Memiliki nilai Sig. 0,681 yang dapat diartikan >0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Variabel umur tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Karakteristik umur petani organik Gapoktan Al Barokah dominan pada kategori dewasa . ,73%) dan lansia . ,17%). Terdapat kecenderungan bahwa seseorang yang berumur dewasa cenderung lebih kuat secara fisik dari pada berumur lansia, namun secara psikis yang berumur lebih tua lebih matang dalam mengambil keputusan dan dalam pemikiran, dan juga lebih memiliki banyak pengalaman dari pada yang berumur muda. Dari kondisi tersebut umur tidak bisa menjadi indikator seseorang menerapkan sebuah inovasi. Sejalan dengan penelitian Lisana . umur tidak keputusan budidaya padi organik dikarenakan inovasi tersebut merupakan bagian dari warisan budaya sehingga disambut baik oleh petani dikalangan umur tua maupun muda. Pendidikan Formal Memiliki nilai Sig. 0,761 yang dapat diartikan > 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Variabel pendidikan formal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Petani organik di Gapoktan Al Barokah mayoritas pendidikan SMA dengan 51,31%, sedangkan pada kategori sarjana 21,05%. Terdapat kecenderungan semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan banyak pula pengalaman dan pengetahuan yang akan Berdasarkan hasil penelitian di Gapoktan Barokah mengusahakan padi organik rata-rata orang yang berpendidikan sedang, dimana petani tetap mengusahakan padi organik meskipun tidak berpendidikan tinggi. Intensitas Mengikuti Penyuluhan Memiliki nilai Sig. 0,988 yang dapat diartikan >0,05 sebagai batas ketentuan Uji T. Diartikan variabel intensitas mengikuti penyuluhan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Petani organik di Gapoktan Al Barokah cenderung dalam kategori sedang dalam mengikuti penyuluhan. Terdapat kecenderungan semakin giat petani mengikuti penyuluhan kursus atau pelatihan semakin membuka pola pikir dan wawasan dalam mengadopsi sebuah inovasi. Dengan kondisi tersebut banyaknya intensitas mengikuti penyuluhan tidak berpengaruh terhadap penerapan budidaya padi organik. Luas Lahan Memiliki nilai Sig. 0,202 yang dapat diartikan >0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Variabel luas lahan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Petani organik Gapoktan Al Barokah rata rata memilki lahan dalam kategori rendah, hal ini disebabkan juga Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 beberapa kategori lahan harus dekat dengan sumber mata air alami, jauh dari polusi dan ketidak sabaran petani dalam proses peralihan lahan organik. Sehingga luas lahan pengambilan keputusan budidaya padi Korelasi dengan penelitian Andriani, et al. , . luas lahan tidak berpengaruh terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik, dikarenakan petani cenderung takut gagal dalam luasan lahan yang besar. Pendapatan Memiliki nilai Sig. 0,945 yang dapat diartikan > 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Diartikan variabel pendapatan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Petani organik Gapoktan Al Barokah memiliki pendapatan sedang hingga tinggi. Terdapat kecenderungan semakin tinggi tingkat finansial seseorang maka akan semakin cepat dalam mengadopsi inovasi, namun petani gapoktan al Barokah merasa budidaya padi organik tidak membutuhkan permodalan yang besar sehingga pendapatan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan Ketersediaan kredit usaha tani Memiliki nilai Sig. 0,046 dari hasil analisa uji T yang dilakukan, nilai yang dihasilkan < 0,05 tetapi hampir mendekati batas ketentuan. Pada variabel ketersediaan layanan kredit usaha tani memilki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik di Gapoktan Al Barokah. Berdasarkan kondisi dilapangan, kredit usaha tani yang disediakan oleh Gapoktan sangat berguna bagi para petani yang memiliki keadaan finansial menengah kebawah, untuk itu layanan tersebut dianggap berguna untuk permodalan awal dalam budidaya padi organik di kelompok tani Al Barokah ini. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Yunus . akses terhadap kredit permodalan merupakan hak dasar manusia untuk meningkatkan taraf kehidupannya agar lebih baik. Ketersediaan Sarana dan Prasarana Memiliki nilai Sig 0,033 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan keputusan petani dalam budidaya padi Berdasarkan kondisi sasaran sarana dan prasarana yang diberikan oleh Gapoktan sangat berguna dan bermanfaat, fasilitas alat mesin pertanian serta pelatihan organik merupakan modal petani dalam mangambil keputusan budidaya padi organik. Sejalan Febrianti . keputusan petani salak dalam budidaya kelengkapan saprodi mempermudah dalam kebutuhan petani. Ketersediaan Jaminan Pemasaran Memiliki nilai Sig. 0,001 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Dapat disimpulkan ketersediaan jaminan pemasaran berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik, hal ini dikarenakan Gapoktan memberikan akses penjualan gabah, jaminan harga jual dan konsistensi harga. Melalui fasilitas yang diberikan petani tidak lagi ragu ragu dalam pengambilan keputusan untuk menerapkan budidaya padi organik. Sejalan dengan Lisana . petani dalam mengadopsi sebuah inovasi cenderung melihat output yang dihasilkan beserta jaminan keuntungan yang dihasilkan. Oleh karena itu kondisi ini membantah penelitian Febrianti . yang menyatakan tidak ada pengaruh antara jaminan pemasaran dengan Dikarenakan tidak ada fasilitas jelas serta terarah jaminan pemasaran. Keuntungan Relatif Memiliki nilai Sig 0,028 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Dapat disimpulkan keuntungan relatif sangat berpengaruh signifikan terhadap pengambilan Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 keputusan budidaya padi organik. Hal ini disebabkan petani sudah kompleks dalam pengetahuan perihal budidaya padi organik, beserta aspek keberlanjutannya. Sehingga para petani merasa kehadiran budidaya padi organik lebih bernilai ekonomis dan memiliki anorganik sebelumnya. Hal ini sejalan dengan penelitian Nurlaili . , petani lebih cepat mengambil keputusan mengadopsi inovasi jika lebih bernilai ekonomis dan mudah Kompabilitas Memiliki nilai Sig. 0,038 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan Uji T. Dapat disimpulkan kesesuaian berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Petani cenderung budidaya padi organik dikarenakan lahan yang dimiliki sudah masuk kategori sesuai dengan budidaya padi organik, kemudian juga bisa diterima oleh sosial budaya sekitar. Hal ini sejalan dengan penelitian Habibullah et al. semakin tinggi kesesuaian sebuah inovasi dengan lingkungannya maka semakin cepat proses pengambilan keputusan. Kompleksitas Memiliki nilai Sig. 0,006 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan Uji T. Nilai angka yang dihasilkan membuktikan adanya pengaruh antar kemudahan terhadap pengambilan keputusan petani dalam budidaya padi organik. Petani organik di daerah penelitian sangat merasakan tingkat kemudahan yang dirasakan dari budidaya padi organik. Hal ini dikarenakan dalam pembuatan pupuk dan pestisida mendapat kemudahan melalui bahan dasar yang tersedia oleh alam. Melalui kemudahan yang budidaya padi organik. Kondisi ini telah didukung oleh pendapat Indraningsih . bahwasanya petani akan lebih cepat dalam mengadopsi sebuah inovasi jika memiliki tingkat kerumitan yang rendah. Diperkuat kembali oleh penelitian Ginanjar, et al. , . pengambilan keputusan budidaya padi Observabilitas Memiliki nilai Sig. 0,002 yang dapat diartikan < 0,05 sebagai batas ketentuan uji T. Nilai angka yang dihasilkan membuktikan adanya pengaruh signifikan antar kemudahan terhadap pengambilan keputusan petani dalam budidaya padi organik. Kondisi dilapangan para petani organik dapat melihat dan membedakan dari kondisi tanaman hingga hasil produktifitas, sehingga petani tidak ragu-ragu dalam beralih budidaya padi Hasil penelitian yang dilakukan didukung oleh penelitian Harinta . semakin tinggi tingkat observabilitas akan mempercepat pengambilan keputusan adopsi SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat diambil kesimpulan, bahwa tingkat pengambilan keputusan petani organik Gapoktan Al Barokah terhadap inovasi budidaya padi organik yaitu pada tahap pengenalan masuk dalam kategori tinggi. tahap persuasi masuk dalam kategori tinggi. tahap keputusan masuk dalam kategori tinggi. tahap konfirmasi masuk dalam kategori tinggi. Variabel karakteristik petani, ketersdiaan layanan dan sifat inovasi secara simultan berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani dalam budidaya padi organik. Secara parsial faktorfaktor yang berpengaruh signifikan adalah ketersediaan layanan . redit usaha tani, pemasara. dan sifat inovasi . euntungan observabilita. , sedangkan karaktristik petani . mur, pendidikan, intensitas penyuluhan, berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan budidaya padi organik. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 18 No. 1, 31 Mei 2023 DAFTAR PUSTAKA