JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN TETAP PADA PT. PN IV TINJOWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS BERBASIS WEB Anisa Fitriani1. Aura Syakira Herniawan1. Miftahul Hanifa Anli1*. Ruspaliani Putri1. Afrisawati1 Sistem Informasi. STMIK Royal Kisaran *email: afrisawaty@gmail. Abstract: This research aims to determine the selection of permanent employees at PT. PN IV Tinjowan using several criteria including Attendance. Number of Harvests. Age, and Education by applying the Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) to provide a decision. TOPSIS is a decision making method using several criteria which are used to select the best alternative from several alternatives based on previously determined criteria. The results of the ranking of the selection of permanent employees at PT. PN IV Tinjowan who received rank 1 with a value of 0. 570 was an employee with the name Arditya, rank 2 with a value of 0. 553 was an employee with the name Juli Sundari, rank 3 with a value of 0. 547 was an employee with the name Indra Junanda, ranking 4th with a value of 0. 544 is an employee with the name Julfhan, 5th with a value of 0. 528 is an employee with the name Ranto Adi Irawan, 6th with a value of 0. 517 is an employee with the name Raju Kusuma Saputra, 7th with a value of 0. 478 is an employee with the name Roni Anggara, ranked 8th with a value of 0. 452 is an employee with the name Siswandi. Keywords: Alternatives. Decisions. Systems. Criteria. Employee. Company Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemilihan karyawan tetap pada PTPN IV Tinjowan dengan menggunakan beberapa kriteria diantaranya Absensi. Jumlah Panen. Usia, dan Pendidikan dengan menerapkan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk memberikan sebuah keputusan. TOPSIS merupakan suatu metode pengambilan keputusan dengan menggunakan beberapa kriteria yang digunakan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari beberapa alternatif berdasarkan kriteria yang telah di tentukan Hasil perangkingan pemilihan karyawan tetap pada PT. PN IV Tinjowan yang memperoleh rangking 1 dengan nilai sebesar 0,570 adalah karyawan dengan nama Arditya, rangking 2 dengan nilai sebesar 0,553 adalah karyawan dengan nama Juli Sundari, rangking 3 dengan nilai sebesar 0,547 adalah karyawan dengan nama Indra Junanda, rangking 4 dengan nilai sebesar 0,544 adalah karyawan dengan nama Julfhan, rangking 5 dengan nilai sebesar 0,528 adalah karyawan dengan nama Ranto Adi Irawan, rangking 6 dengan nilai sebesar 0,517 adalah karyawan dengan nama Raju Kusuma Saputra, rangking 7 dengan nilai sebesar 0,478 adalah karyawan dengan nama Roni Anggara, rangking 8 dengan nilai sebesar 0,452 adalah karyawan dengan nama Siswandi. Kata kunci: Alternatif. Keputusan. Kriteria. Sistem. Karyawan. Perusahaan JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 PENDAHULUAN Sistem Informasi merupakan sebuah rangkaian terintegrasi dari komponenkomponen yang saling berinteraksi untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan mengelola, dan menyampaikan informasi yang diperlukan dalam suatu organisasi atau lingkungan bisnis. Sistem informasi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah proses penggunaan data atau pemrosesan di suatu organisasi, institusi, atau badan usaha lainnya. Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) adalah perusahaan yang bergerak pada bidang usaha agroindustri. PT. PN IV mengusahakan perkebunan dan pengolahan komoditas kelapa sawit yang mencakup pengolahan areal dan tanaman, kebun bibit, dan pemeliharaan tanaman yang menghasilkan pengolahan komoditas menjadi bahan baku berbagai industri, pemasaran komoditas dihasilkan dan kegiatan pendukung lainnya. Sumber Daya Manusia (SDM) pada Sebuah perusaahaan merupakan faktor yang sangat penting, yaitu memegang peranan sebagai penggerak dari proses produksi, kemaujuan perusahaan, dan peningkatan kualias SDM itu sendiri umumnya tidak jauh dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyeleksian penerimaan karyawan tetap pada PTPN IV Tinjowan masih menggunakan cara yang manual sehingga untuk menentukan karyawan tetap masih memungkinkan terjadinya kesalahan dan kecurangan, untuk itu maka di perlukan sebuah Sistem Pendukung Keputusan atau Decision Support System untuk menentukan pemilihan karyawan tetap dengan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang bisa membantu dan meningkatkan kinerja seseorang dalam mengambil sebuah keputusan dengan cara memanfaatkan data dan model-model yang ada. SPK dirancang untuk dapat mendukung pengambilan keputusan manajerial untuk masalah semi terstruktur. Sehingga keputusan yang diberikan dapat meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan agar dapat lebih objektif. Dengan menggunakan Sistem Pedukung Keputusan perusahaan maupun instansi mampu mengambil keputusan dengan lebih akurat, efektif, serta proses pengambilan keputusan bisnis dapat lebih optimal. Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) merupakan suatu metode yang memiliki konsep dimana alternatif terpilih yang terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal terpendek, namun juga memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif. Kelebihan utama metode ini adalah kesederhanaan konsepnya, kemudahan pemahamannya, dan proses komputasinya yang terbilang sederhana, sehingga mampu memberikan solusi yang tepat dan ideal. Metode ini menjadi salah satu alat yang penting dalam berbagai bidang seperti bisnis, manajemen, teknik dan ilmu sosial, dengan pendekatan ini pemangku kepentingan dapat memperoleh pandangan yang lebih terstruktur mengenai alternatif-alternatif yang tersedia dan memprioritaskan Tindakan yang akan diambil. METODE Metode penelitian merupakan cara sistematis yang digunakan untuk menganalisis, dan menginterpretasi data dalam bentuk rangka mencapai tujuan Metode penelitian dapat membantu memastikan bahwa penelitian dilakukan JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 dengan cara terorganisir, efektif, dan kredibel sehingga penelitian dapat tersusun secara Tahapan penelitian ditunjukkan pada Gambar. Menetukan Kriteria dan Rating Kecocokan Normalisasi Matrik Keputusan Perkalian Antara Bobot dengan Matrik Keputusan Menentukan Matrik Solusi Ideal Positif dan Matrik Solusi Ideal Negatif Menghitung Jarak Matrik Solusi Ideal Positif dan Matrik Solusi Ideal Negatif Menghitung Nilai Preferensi Gambar 1. Tahapan Metode TOPSIS Berikut langkah penyelesaian dalam metode TOPSIS yaitu: Menetukan Kriteria dan Rating Kecocokan Langkah pertama adalah menentukan kriteria-kriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan, yaitu Ci dan sifat dari masing-masing kriteria. Kemudian membuat rating kecocokan dari alternatif untuk setiap kriteria. Normalisasi Matrik Keputusan Langkah kedua, membuat rating kinerja dari setiap kriteria pada tiap-tiap alternatif yang ternormalisasi dengan menggunakan rumus, yaitu: Perkalian Antara Bobot dengan Matrik Keputusan Langkah ketiga, melakukan perkalian bobot dengan matrik Keputusan untuk menentukan matrik Y, dapat ditentukan berdasarkan rangking bobot ternormalisasi dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Menghitung Matrik Solusi Ideal Positif dan Negatif Langkah keempaat, menentukan matrik solusi ideal positif dan negatif dengan JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 menggunakan perbandingan rumus sebagai berikut: Menghitung Jarak Matrik Solusi Ideal Positif Langkah kelima, menentukan jarak antara setiap nilai alternatif de gan matrik solusi ideal positif dengan rumus berikut: Menentukan jarak antara setiap nilai alternatif dengan matrik solusi ideal negatif dengan rumus berikut: Menghitung Nilai Preferensi Langkah keenam, menentukan nilai preferensi untuk seluruh alternatif dengan menggunakan rumus HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan maka didapat pemilihnan karyawan tetap pada PT. PN IV Tinjowan memiliki 4 kriteria yaitu Absensi. Jumlah Panen. Usia, dan Pendidikan. Bobot dari masing-masing kriteria yaitu absensi memiliki nilai bobot 5 dengan jenis kriteria benefit, jumlah panen memiliki nilai bobot 5 dengan jenis kriteria benefit, usia memiliki nilai bobot 4 dengan jenis kriteria benefit, dan Pendidikan memiliki nilai bobot 4 dengan jenis kriteria benefit. Berikut adalah tabel nilai karyawan berdasarkan kriteria. JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 Tabel 1. Data Nilai Kriteria Kriteria Spesifikasi Nilai >22 hari Absensi 20-22 hari <20 hari >40 kg Jl Panen 35-40 kg <35 kg >27 tahun Umur 25-27 tahun <25 tahun SMA Pendidikan SMP Data penilaian terhadap karyawan yang akan menjadi rekomendasi dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 2. Data Penilaian Karyawan Kontrak Kriteria Alternatif Jumlah Absensi Umur Pendidikan Panen JULI SUNDARI 22 hari 42 kg 23 tahun SMP ARDITYA 23 hari 45 kg 24 tahun SMA SISWANDI 17 hari 33 kg 22 tahun RONI 19 hari 45 kg 28 tahun SMP ANGGARA RANTO ADI 21 hari 41 kg 32 tahun SMP IRAWAN INDRA 21 hari 35 kg 24 tahun SMP JUANDA JULFHAN 23 hari 48 kg 29 tahun RAJU KUSUMA 17 hari 40 kg 29 tahun SAPUTRA Langkah-langkah penyelesaian dengan menggunakan metode TOPSIS sebagai berikut. Menentukan Kriteria dan Rating Kecocokan Pertama, menentukan kriteria-kriteria yang akan dijadikan acuan untuk mengambil keputusan, yaitu Ci dan sifat dari masing-masing kriteria. Berikut adalah data kriteria dan bobot dapat dilihat pada tabel di bawah ini. JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 Tabel 3. Data Kriteria(C. dan Bobot kriteria Kriteria (C. Bobot Sifat Absensi Benefit Jumlah Panen Benefit Umur Benefit Pendidikan Benefit Selanjutnya membuat rating kecocokan dengan mengkonversi terlebih dahulu data penilaian karyawan kontrak, hasil konversi data karyawan kontrak sebagai Tabel 4. Data Konversi Hasil Penilaian Matriks Keputusan (X) Kriteria Alternatif Jumlah Absen Panen Umur Pendidikan JULI SUNDARI ARDITYA SISWANDI RONI ANGGARA RANTO ADI IRAWAN INDRA JUANDA JULFHAN RAJU KUSUMA SAPUTRA Normalisasi Matrik Keputusan Selanjtnya, melakukan normalisasi matrik keputusan berdasarkan rating kecocokan, dengan menggunakan persamaan berikut ini. Tabel 5. Data Hasil Penilaian Matrik Keputusan Matriks Normalisasi (R) Kriteria Alternatif Jumlah Absen Panen Umur Pendidikan JULI SUNDARI ARDITYA SISWANDI RONI ANGGARA RANTO ADI IRAWAN 0. INDRA JUANDA JULFHAN RAJU KUSUMA SAPUTRA JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 Perkalian Antara Bobot Dengan Matrik Keputusan Selanjutya, melalukan perkalian matrik ternormalisasi dengan bobot dari masing-masing kriteria. Tabel 6. Data Hasil PerkalianMatrik dengan Bobot Matriks Normalisasi Terbobot (Y) Kriteria Alternatif Jumlah Absen Panen Umur Pendidikan JULI SUNDARI ARDITYA SISWANDI RONI ANGGARA RANTO ADI IRAWAN 1. INDRA JUANDA JULFHAN RAJU KUSUMA SAPUTRA Menghitung Matrik Solusi Ideal Positif dan Matrik Solusi Ideal Negatif Selanjutnya menentukan matrik solusi ideal positif dan matrik solusi ideal dengan menentukan nilai maximal dan minimal dari masing-masing kriteria. Tabel 7. Data Nilai Maximal dan Minimal Matriks Solusi Ideal (A) Kriteria JULI SUNDARI ARDITYA SISWANDI RONI ANGGARA RANTO ADI IRAWAN INDRA JUANDA JULFHAN RAJU KUSUMA SAPUTRA Solusi Ideal Max (A ) Min (A) Menghitung Jarak Matrik Solusi Ideal Positif dan Matrik Solusi Ideal Negatif Selanjutnya menentukan jarak antara nilai pada setiap alternatif dengan matrik solusi ideal positif dan matrik solusi ideal negatif. JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 Tabel 8. Data Nilai Jarak Solusi Ideal Positif dan Negatif Alternatif JULI SUNDARI ARDITYA SISWANDI RONI ANGGARA RANTO ADI IRAWAN INDRA JUANDA JULFHAN RAJU KUSUMA SAPUTRA Ideal Positif (D ) Ideal Negatif (D-) Menghitung Nilai Preferensi Selanjutnya, menghitung nilai preferensi untuk setiap alternatif. Hasil perhitungan nilai preferensi masing-masing alternatif dapat dilihat sebagai berikut ini. V1= = 0,553 V2= = 0,570 V3= = 0,452 V4= = 0,478 V5 = = 0,528 V6 = = 0,547 V7 = = 0,544 V8 = = 0,517 Setelah mendapatkan nilai preferensi dari masing-masing alternatif, langkah terakhir adalah membuat perangkingan untuk masing-masing alternatif yang JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 Tabel 6. Data Perangkingan Karyawan Kontrak Alternatif Nama Karyawan Nilai Rangking ARDITYA 0,570 1 (Sat. JULI SUNDARI 0,553 2 (Du. INDRA JUANDA 0,547 3 (Tig. JULFHAN 0,544 4 (Empa. RANTO ADI IRAWAN 0,528 5 (Lim. RAJU KUSUMA 0,517 6 (Ena. SAPUTRA RONI ANGGARA 0,478 7 (Tuju. SISWANDI 0,452 8 (Delapa. Berdasarkan data hasil perangkingan karyawan kontrak di dapatkan hasil bahwa rangking 1 yaitu karyawan dengan nama Arditya dengan nilai 0,570, rangking 2 yaitu karyawan dengan nama Juli Sundari dengan nilai 0,553, rangking 3 yaitu karyawan dengan nama Indra Juanda dengan nilai 0,547, rangking 4 yaitu karyawan dengan nama Julfhan dengan nilai 0,544, rangking 5 yaitu karyawan dengan nama Ranto Adi Irawan dengan nilai 0,528, rangking 6 yaitu karyawan dengan nama Raju Kusuma Saputra dengan nilai 0,517, rangking 7 yaitu karyawan dengan nama Roni Anggara dengan nilai 0,478, dan rangking 8 yaitu karyawan dengan nama Siswandi dengan nilai 0,452. SIMPULAN Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) merupakan salah satu metode yang efektif dalam memberikan rekomendasi untuk pemilihan karyawan tetap pada PT. PN IV Tinjowan. Penggunaan metode TOPSIS dapat membantu perusahaan dalam memilih kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kriterianya, sehingga meningkatkan peluang untuk mencapai kesuksesan dalam jangka panjang. Dengan menggunakan sebuah sistem pendukung keputusan dengan metode topsis dapat memberi kemudahan dan efisiensi perusahaan dalam proses pemilihan karyawan tetap. Sebab perusahaan dapat menghemat waktu dan meminimalisir terjadinya kesalahan atau kecurangan pada saat pemillihan karyawan tetap. JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi ISSN 2774-9029 . Vol 4. No 2. June 2024, hlm. 111 Ae 120 DOI: https://doi. org/10. 33330/jutsi. Available online at https://jurnal. id/index. php/jutsi/article/view/3255 DAFTAR PUSTAKA