Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Volume. Nomor. 3 September 2025 e-ISSN : 3032-3312, p-ISSN : 3026-3611. Hal 42-51 DOI: https://doi. org/10. 61132/ardhi. Tersedia : https://journal. id/index. php/Router Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba Meriana Malo1*. Vinsensius Aprila Kore Dima2. Agustina Purnami Setiawi2 Teknik Informatika. Universitas Stella Maris Sumba. Indonesia Korespondensi penulis: merianamalo292@gmail. Abstract. This research aims to develop a web-based e-learning application at Sekolah Dasar Masehi Tanggaba by applying the Waterfall software development model. The background of this study stems from the need for interactive, flexible, and easily accessible learning media in the digital era, considering that conventional faceto-face methods are still predominantly used in schools. The Waterfall model was chosen because it provides a systematic workflow through the stages of requirements analysis, system design, implementation, testing, and Data collection was carried out through observations, teacher interviews, and documentation studies to identify the actual needs of users. The results of this study produced an e-learning application with key features, including learning material management, interactive quizzes, discussion forums, and automated Teachers can upload structured materials and assignments, while students can access learning content, complete exercises, and interact through forums more flexibly. System testing was conducted using the black box method to ensure that each function runs according to user requirements and specifications. Based on the testing results, the application was proven to function properly, be practical to use, and effective in supporting the learning process. Teachers found it helpful in managing materials and assignments, while students experienced more independent and interactive learning that was not limited to the classroom. Therefore, the developed e-learning application can be considered valid, practical, and effective as a supporting learning medium in elementary schools and has the potential to improve learning quality in the digital era. Keywords: Black Box Testing. E-Learning. Elementary School. Learning Media. Waterfall Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi e-learning berbasis web di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba dengan menerapkan model pengembangan perangkat lunak Waterfall. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan media pembelajaran yang interaktif, fleksibel, serta mudah diakses di era digital, mengingat metode pembelajaran tatap muka konvensional masih sangat dominan digunakan di sekolah. Model Waterfall dipilih karena memberikan alur kerja sistematis melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara bersama guru, serta studi dokumentasi untuk menggali kebutuhan riil pengguna. Hasil penelitian menghasilkan sebuah aplikasi e-learning dengan fitur utama berupa pengelolaan materi pembelajaran, penyediaan latihan soal interaktif, forum diskusi, dan sistem penilaian otomatis. Guru dapat mengunggah materi dan tugas secara terstruktur, sementara siswa dapat mengakses konten pembelajaran, mengerjakan soal, serta berinteraksi melalui forum dengan lebih fleksibel. Uji coba sistem dilakukan dengan metode black box untuk memastikan setiap fungsi aplikasi berjalan sesuai spesifikasi dan kebutuhan pengguna. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi terbukti berjalan dengan baik, praktis digunakan, serta efektif mendukung proses pembelajaran. Guru merasa terbantu dalam mengelola materi dan penugasan, sedangkan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih mandiri, interaktif, dan tidak terbatas pada ruang kelas. Dengan demikian, aplikasi e-learning yang dikembangkan dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media pendukung pembelajaran di sekolah dasar, serta berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Kata Kunci: Black Box Testing. E-Learning. Media Pembelajaran. Sekolah Dasar. Waterfall LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan e-learning sebagai media pembelajaran berbasis E-learning memungkinkan proses belajar mengajar berlangsung lebih fleksibel, interaktif, dan dapat diakses kapan saja serta di mana saja. Hal ini sangat penting terutama di Naskah Masuk: Agustus 07, 2025. Revisi: Agustus 30, 2025. Diterima: September 27, 2025. Terbit: September 30, 2025. Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba tingkat sekolah dasar, di mana siswa memerlukan variasi media pembelajaran yang menarik agar motivasi belajar mereka meningkat. (Valiant et al. , 2. ,(Adiasti, 2. Sekolah Dasar Masehi Tanggaba hingga saat ini masih dominan menggunakan metode pembelajaran tatap muka konvensional. Metode ini memang efektif dalam interaksi langsung, namun memiliki keterbatasan, terutama ketika siswa membutuhkan akses mandiri terhadap materi pelajaran di luar jam sekolah. Selain itu, guru sering mengalami kendala dalam menyampaikan materi tambahan maupun melakukan evaluasi secara efisien. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem pembelajaran berbasis teknologi yang dapat mendukung proses belajar mengajar secara lebih optimal. (Amijoyo et al. , 2. Pengembangan aplikasi e-learning berbasis web menjadi salah satu solusi yang tepat, karena dapat diakses melalui perangkat komputer maupun smartphone dengan jaringan Aplikasi ini memungkinkan guru untuk mengunggah materi, memberikan tugas, serta melakukan evaluasi secara lebih terstruktur. Sementara itu, siswa dapat mengakses materi, berdiskusi, dan mengerjakan latihan soal secara mandiri. Untuk memastikan kualitas pengembangan, penelitian ini menggunakan model Waterfall yang sistematis melalui tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. (Ardhani et al. , 2. Dengan adanya aplikasi e-learning berbasis web ini, diharapkan Sekolah Dasar Masehi Tanggaba mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan era digital. (Septyanto et al. , 2. KAJIAN TEORITIS Menurut (Purnama et al. , 2. E-learning di pendidikan dasar semakin berkembang sejak pandemi. penelitian menunjukkan bahwa platform daring mampu meningkatkan aksesibilitas materi dan mendukung variasi metode pembelajaran . flipped learning, proyek berbasis we. terutama bila dirancang sesuai kebutuhan usia anak SD. Namun efektivitasnya sangat bergantung pada desain materi, interaktivitas, dan dukungan guru. Literatur terkini menyorot fitur kunci yang berdampak pada keberhasilan e-learning di SD: manajemen materi, latihan interaktif, forum/komunikasi, penilaian otomatis, dan pelacakan kemajuan siswa. Hasil-hasil SLR dan studi empiris menyatakan bahwa platform berbasis web memberi fleksibilitas akses . omputer & ponse. , tetapi desain antarmuka yang ramah anak dan mekanisme umpan balik yang jelas sangat menentukan keterlibatan siswa. Walau dalam beberapa konteks industri ada pergeseran ke metode agil. Waterfall tetap relevan untuk pengembangan sistem yang persyaratannya relatif stabil dan ketika langkah Router VOLUME 3. NO. SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 3032-3312, p-ISSN : 3026-3611. Hal 42-51 bertahap . nalisis Ie desain Ie implementasi Ie pengujian Ie pemeliharaa. diperlukan untuk dokumentasi dan validasi formal. Literatur terkini menggunakan Waterfall untuk proyek pengembangan media pembelajaran yang memerlukan spesifikasi jelas dan pengujian bertahap, terutama di institusi pendidikan yang mengutamakan kontrol kualitas dan keterlibatan pemangku kepentingan . uru, kepala sekola. (Saravanos & Curinga, 2. E-learning merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui media elektronik, khususnya internet, untuk mendukung proses belajar Menurut (Septyanto et al. , 2. , e-learning berbasis web mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran karena menyediakan akses materi, forum diskusi, tugas, dan evaluasi secara online yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Penelitian lain juga menegaskan bahwa e-learning dapat meningkatkan retensi materi hingga 25Ae60%, lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional . Ae10%). Penggunaan e-learning berbasis website semakin banyak diterapkan karena Penelitian pada SMK Pasundan . menunjukkan bahwa sistem berbasis web mampu mengelola kehadiran, materi, tugas, hingga nilai secara terintegrasi, dengan validitas sistem mencapai 86,6% dan efektivitas 93,2%. Hal ini menegaskan bahwa web-based e-learning tidak hanya berfungsi sebagai media distribusi materi, tetapi juga sebagai sistem manajemen pembelajaran. (Jamaludin et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan perangkat lunak Waterfall. Model ini dipilih karena memiliki tahapan sistematis dan terstruktur, sehingga sesuai untuk mengembangkan aplikasi e-learning yang membutuhkan dokumentasi rinci dan pengujian bertahap sebelum digunakan. (Masya et al. ,(Medikano et al. , 2. Gambar 1. Diagram Alur Pengembangan Model Waterfall (Ardhani et al. , 2. Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 2. Kerangka Kerja Penelitian (Septyanto et al. , 2. Keterangan: Analisis Kebutuhan Tahap awal adalah mengidentifikasi kebutuhan sistem. Pada bagian ini dilakukan: Wawancara dengan guru Ie untuk mengetahui kendala pembelajaran konvensional serta fitur yang diperlukan dalam e-learning. (Oktavianti et al. , 2. Tabel 1. Wawancara Peneliti dan Guru. PENELITI GURU Bagaimana cara sekolah Kami masih menggunakan pembelajaran tatap muka seperti biasa. Kadang ada tugas pembelajaran saat ini? lewat WhatsApp, tapi belum ada sistem khusus untuk pembelajaran daring Apakah sudah ada pemanfaatan Belum maksimal. Baru sebatas proyektor, teknologi dalam pembelajaran? Jika laptop guru, dan komunikasi lewat WA ya, teknologi apa saja yang grup orang tua murid. Menurut Bapak, apa kendala terbesar Kendala kami adalah keterbatasan sarana, dalam pembelajaran saat ini? seperti komputer di sekolah, juga keterampilan guru dalam menggunakan Apakah menurut Bapak sekolah ini Kalau menurut saya sangat perlu, karena memerlukan sistem pembelajaran bisa membantu guru menyusun materi, berbasis web . -learnin. ? Mengapa? mempermudah komunikasi, dan siswa juga bisa belajar dari rumah kalau dibutuhkan. Router VOLUME 3. NO. SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 3032-3312, p-ISSN : 3026-3611. Hal 42-51 Fitur seperti apa saja yang Bapak harapkan ada pada aplikasi elearning? Bagaimana tanggapan Bapak tentang kesiapan guru dan siswa dalam menggunakan aplikasi berbasis web? Apa harapan Bapak dengan adanya pengembangan aplikasi e-learning Menurut Bapak, apakah sekolah perlu pelatihan khusus untuk guru/siswa dalam penggunaan aplikasi? Minimal ada menu materi, tugas, nilai, jadwal pelajaran, sama fitur komunikasi antara guru dan siswa Mungkin awalnya agak kaku, karena belum Tapi kalau ada pelatihan, saya rasa semua bisa belajar Harapannya supaya pembelajaran jadi lebih modern, lebih mudah, dan anak-anak lebih semangat belajar. Iya, sangat perlu. Supaya semuanya mengerti cara pakainya dan tidak bingung. Pengumpulan data kurikulum Ie agar konten dalam aplikasi sesuai dengan kurikulum sekolah dasar. Guru G001 G002 G003 G004 G005 Nama Guru Maria Yulius Ester Aris Rini ID_Siswa S001 S002 S003 S004 S005 Tabel 2. Data Guru. Mata NIP Pelajaran 19780120 Bahasa Indonesia 19830517 Matematika 19860410 IPA 19870305 IPS 19890125 Bahasa Inggris Nama_Siswa Andi Londa Bunga Dapa Riko Ponda Sinta Mangu Deni Rato Mapel M001 M002 Nama Mapel Bahasa Indonesia Matematika M003 IPA M004 IPS M005 Bahasa Inggris Tabel 3. Data Siswa. NISN Kelas 112345 6A 112346 6A 112347 5B 112348 5B 112349 6A Username Password Username Password Tabel 4. Data Pelajaran. Kelas Deskripsi Guru G001 Membaca dan menulis teks narasi G002 Operasi hitung campuran dan pecahan Pengamatan makhluk hidup dan G003 Kehidupan sosial dan ekonomi G004 G005 Vocabulary and simple present tense Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba Tabel 5. Data Jadwal Pelajaran. ID_Jadwal Hari Jam_Mulai Jam_Selesai J001 J002 J003 J004 J005 Senin Senin Selasa Rabu Kamis 07:30 08:30 07:30 09:00 10:00 08:30 09:30 08:30 10:00 11:00 Kelas ID_Mapel ID_Guru M002 M001 M003 M004 M005 G002 G001 G003 G004 G005 Tabel 6. Data Nilai Siswa. Nilai N001 N002 N003 N004 N005 Siswa S001 S002 S003 S004 S005 Mapel M001 M002 M003 M005 M004 Tugas UTS UAS Nilai Akhir Keterangan Lulus Lulus Remedial Lulus Lulus Perancangan Sistem & Desain Tahap ini fokus pada pembuatan rancangan aplikasi, yang meliputi: Desain antarmuka UI/UX Ie membuat tampilan aplikasi yang ramah pengguna, terutama bagi siswa sekolah dasar. Gambar 3. use case diagram (Siregar & Arpan, 2. Gambar 4. Diagram Konteks (Andry & Stefanus, 2. Router VOLUME 3. NO. SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 3032-3312, p-ISSN : 3026-3611. Hal 42-51 . Perancangan database ERD (Entity Relationship Diagra. Ie mendesain struktur basis data agar dapat menyimpan materi, nilai, tugas, dan data pengguna secara Gambar 5. Entity Relationship Diagram (Syarifah & Abd Latif, 2. Implementasi & Pemrograman Tahap implementasi adalah proses membangun aplikasi sesuai rancangan, meliputi: Coding frontend & backend Ie membangun tampilan pengguna . dan logika sistem . Gambar 6. Tampilan Halaman Login. Gambar 7. Tampilan Halaman Login. Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba Gambar 8. Tampilan Halaman Dashboard. Gambar 9. Halaman data guru. Gambar 10. Halaman Data Siswa. Integrasi modul Ie menghubungkan berbagai fitur . ateri, soal, forum, nilai, absens. menjadi satu sistem utuh. Pengujian (Testin. Sebelum digunakan, sistem diuji untuk memastikan fungsinya berjalan sesuai kebutuhan. Pengujian meliputi: Uji fungsi & usability Ie memastikan setiap fitur dapat digunakan dengan mudah. Validasi & verifikasi Ie mengecek apakah aplikasi sudah sesuai dengan spesifikasi Pemeliharaan (Maintenanc. Tahap terakhir adalah pemeliharaan sistem setelah digunakan. Kegiatan meliputi: Perbaikan bug Ie memperbaiki kesalahan/error yang muncul setelah uji coba. Update konten & fitur Ie memperbarui materi pelajaran, menambah soal baru, atau mengembangkan fitur sesuai kebutuhan guru dan siswa. Router VOLUME 3. NO. SEPTEMBER 2025 e-ISSN : 3032-3312, p-ISSN : 3026-3611. Hal 42-51 KESIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini telah menghasilkan sebuah aplikasi e-learning berbasis web yang dikembangkan menggunakan model Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi ini dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba dengan fitur utama berupa manajemen materi, latihan soal, forum diskusi, absensi online, serta sistem penilaian. (Fauzan & Saprudin, 2. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan fungsional yang berarti. Validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, guru, dan siswa juga memperlihatkan hasil yang positif, di mana skor rata-rata berada pada kategori layak hingga sangat layak. Dengan demikian, aplikasi ini dapat dikatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar. Secara umum, penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan e-learning berbasis web mampu meningkatkan fleksibilitas dan kualitas pembelajaran. Guru lebih mudah dalam mengelola materi dan tugas, sedangkan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan dapat diakses kapan saja. Agar aplikasi ini semakin optimal, disarankan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan menambahkan fitur tambahan seperti learning analytics untuk memantau perkembangan belajar siswa secara lebih detail. Selain itu, integrasi gamifikasi juga penting dipertimbangkan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar melalui aplikasi. Pihak sekolah juga diharapkan menyediakan dukungan infrastruktur berupa perangkat komputer atau smartphone serta jaringan internet yang memadai, agar aplikasi dapat digunakan secara maksimal. Guru perlu diberikan pelatihan berkelanjutan terkait pemanfaatan e-learning sehingga dapat mengintegrasikan teknologi ini dengan kegiatan pembelajaran sehari-hari. Untuk penelitian selanjutnya, aplikasi ini dapat diuji coba pada sekolah lain dengan jumlah responden yang lebih luas guna mengukur efektivitasnya secara lebih komprehensif. Dengan demikian, aplikasi e-learning berbasis web ini dapat terus dikembangkan menjadi salah satu solusi pembelajaran digital yang berkelanjutan di era modern. DAFTAR REFERENSI Adiasti. Sitiannisah. Journal manager. Nindya . , 10, 42Ae57. Amijoyo. Santoso. Yana. Arifin. , & Saifudin. Pengembangan aplikasi e-learning berbasis web menggunakan model waterfall pada sekolah menengah kejuruan. Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3. , 11Ae21. http://pijarpemikiran. com/index. php/Scientia/article/view/481 Pengembangan Aplikasi E-Learning Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall di Sekolah Dasar Masehi Tanggaba Andry. , & Stefanus. Pengembangan aplikasi e-learning berbasis web menggunakan model waterfall pada SMK Strada 2 Jakarta. Jurnal Fasilkom, 10. , 1Ae10. https://doi. org/10. 37859/jf. Ardhani. Munir. , & Dawis. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi e-learning berbasis web pada Madrasah Tsanawiyah (MT. Al-Wusho Rumah Setia. Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH), 5. , 64Ae73. https://doi. org/10. 47080/iftech. Fauzan. , & Saprudin. Perancangan aplikasi e-learning berbasis web dengan metode waterfall di PT. Wellmagic Media Digital. Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, 2. , 558Ae575. Jamaludin. Henderi. , & Ladjamudin. -B. Bin. Pengembangan model aplikasi e-learning menggunakan metode rapid application development. Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI), 7. , 1166Ae1171. https://doi. org/10. 32672/jnkti. Masya. Nuryanto. , & Muzanil. Aplikasi e-learning. Firebase, learning virtual education. Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen, 10. Medikano. Sumartono. Agustina. Aisyah. , & Wirawan. Perancangan aplikasi Android E-Learn Armeta dengan pendekatan metode waterfall. Jurnal Sistem Informasi Aplikasi (JSIA), 34Ae49. https://doi. org/10. 52958/jsia. Oktavianti. Butsianto. , & Anshor. Sistem informasi e-learning berbasis web pada SMA Negeri 3 Cikarang Utara. REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 410Ae424. https://polgan. id/jurnal/index. php/remik/article/view/13423 Purnama. Wilujeng. , & Jabar. Web-based e-learning in elementary school: A systematic literature review. International Journal on Informatics Visualization, 7. , 749Ae759. https://doi. org/10. 30630/joiv. Saravanos. , & Curinga. Simulating the software development lifecycle: The waterfall model. Applied System Innovation, 6. https://doi. org/10. 3390/asi6060108 Septyanto. Hamid. , & Aribowo. Pengembangan e-learning berbasis website di Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektro. Elinvo (Electronics. Informatics, and Vocational Educatio. , 5. , 89Ae101. Siregar. , & Arpan. Rancangan bangun aplikasi pembelajaran online . -learnin. di SMK Tritech Informatika Medan berbasis web dengan metode waterfall. Jurnal Nasional Teknologi Komputer, 5. , 248Ae262. https://publikasi. id/index. php/jnastek/article/view/210 Syarifah. , & Abd Latif. Perancangan e-learning berbasis web di SMK Sidratul Munthaha Yapis Wamena Papua dengan metode blackbox. Rabit: Jurnal Teknologi Sistem Informasi Univrab, 9. , 343Ae354. https://doi. org/10. 36341/rabit. Valiant. Asriyanik, & Ridwan. Aplikasi e-learning berbasis web dengan metode waterfall . tudi kasus: SMA 1 Nagra. Informasi Interaktif: Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi, 7. , 156Ae199. https://doi. org/10. 37159/jii. Router VOLUME 3. NO. SEPTEMBER 2025