Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di Masyarakat Melayu Kota Jambi Expressions of Praise the Jambi Malay in the Melay Community of Jambi City Lerisa Ramadhea1. Ade Kusmana2. Julisah Izar3 1,2,3 Program Studi Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Jambi Lerisaramadhea0512@gmail. com , ade. kusmana@unja. ac , julisahizar@unja. INFORMASI ARTIKEL Riwayat Artikel Diterima: 2 Juli 2022 Direvisi: 28 Juli 2022 Disetujui: 15 Agustus 2022 Keywords Expressions of Praise Types of Compliments Language Jambi Malay Kata Kunci Ungkapan Pujian Jenis Pujian Bahasa Melayu Jambi ABSTRAK Abstract This study aims to classify and describe the types of expressions of praise and their responses, as well as the function of praise. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are expressions of praise and response in the Jambi Malay The source of data in this study is the Malay community in Jambi. Collecting data in this study using observation and documentation techniques. The results of this study are the types of expressions of praise belonging to Ability (Abilit. found there were 18 expressions of praise and 9 types of praise responses. Possession found there were 19 expressions of praise and praise responses as many as 8 types. Physical Appearance (Physical Appearanc. ) it was found that there were 20 expressions of praise and 5 types of praise responses. Personality (Personalit. was found to be as many as 20 expressions of praise and 5 types of praise responses, and Quality (Qualit. was found to be as many as 10 expressions of praise and 6 types of praise responses. Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x The function of giving praise to others is to express a sense of admiration or amazement that is conveyed sincerely for the achievements of others, appreciation of others, to keep verbal communication between the speaker and the speech partner running harmoniously, to express jealousy or envy. to one's accomplishments, to one's appearance, and to the possessions of From the results of the study it was concluded that the expression of praise is still often used by the Jambi Malay community, of the five types of praise the most frequently used is the Physical Appearance type, this shows that the Jambi Malay community often pays attention to each other's physical Abstrak Penelitian mendeskripsikan jenis-jenis ungkapan pujian dan responnya, sekaligus fungsi dari pujian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ungkapan pujian pujian dan responnya dalam bahasa melayu Jambi. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat melayu kota Jambi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah jenis ungkapan pujian yang tergolong dalam Kemampuan (Abilit. ditemukan ada sebanyak 18 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 9 jenis. Kepemilikan (Possessio. ditemukan ada sebanyak 19 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 8 jenis. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis. Kepribadian (Personalit. ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, dan Kualitas (Qualit. ditemukan ada sebanyak 10 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 6 jenis. Adapun fungsi dari memberikan pujian pada orang lain yakni untuk mengekspresikan rasa kagum maupun rasa takjub yang disampaikan secara tulus atas pencapaian orang lain, penghargaan orang lain, untuk menjaga agar komunikasi verbal antara penutur dan mitra tutur dapat berjalan harmonis, untuk mengekspresikan rasa cemburu ataupun rasa iri terhadap pencapaian seseorang, penampilan seseorang, dan terhadap barang yang miliki orang lain. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ungkapan pujian masih sering digunakan oleh masyarakat melayu Jambi, dari kelima jenis pujian tersebut yang paling sering digunakan adalah jenis pujian Penampilan Fisik (Physical Appearanc. , hal ini menujukkan masyarakat melayu Jambi sering memperhatikan penampilan fisik satu sama lainnya Pendahuluan Bahasa memiliki kaitan yang sangat erat dengan manusia, karena manusia merupakan mahkluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Sehingga bahasa dijadikan sebagai sarana dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar satu sama lainnya. Sejalan dengan pendapat Achmad . bahwa bahasa umumnya digunakan oleh manusia untuk saling berinteraksi, berkerja sama, dan lain sebagainya. Kemudian didukung oleh Martinet . yang Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x menyatakan bahasa merupakan sesuatu yang dipergunakan hingga kini oleh masyarakat untuk saling berkomunikasi antar satu sama lain. Bahasa kerap dijadikan sebagai identitas diri, sehingga orang lain bisa dengan mudah mengenali dari mana kita berasal melalui bahasa yang Dengan adanya bahasa dalam masyarakat membuat komunikasi antar masyarakat terjalin menjadi lebih baik. Dalam mempelajari bahasa secara mendetail, dapat mempelajarinya dalam linguistik. Linguistik merupakan ilmu ilmiah yang mengkaji tentang bahasa (Lyons,1975:. Linguistik memiliki banyak cabang dan bagian didalamnya salah satunya Pragmatik. Leech . berkata pragmatik ialah ilmu yang memepelajari mengenai makna dan kaitannya dengan situasi tutur. Tarigan . 9:32-. mengatakan bahwa pragmatik merupakan kajian yang membahas mengenai bagaimana cara konteks dapat mempengaruhi cara kita dalam menafsirkan suatu kalimat. Sedangkan menurut Yule . pragmatik ialah ilmu tentang penafsiran makna ujaran oleh pendengar atau pembaca, yang kemudian disampaikan oleh penutur atau penulis. Sehingga dapat dikatakan pragmatik adalah ilmu yang mengkaji mengenai tuturan tertentu pada situasisituasi tertentu yang memfokuskan pada konteks sosial bahasa yang bisa mempengaruhi makna atau tafsiran si mitra tutur. Pragmatik bisa digunakan dalam menelaah tentang makna yang disampaikan oleh penutur dan diartikan sipendengar ataupun sipembaca. Sehingga dapat dikatakan, pragmatik adalah ilmu yang tak terlepas dari bahasa dan konteks, oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa pragmatik merupakan bagian dari linguistik membahas mengenai susunan bahasa dan konteksnya yang dijadikan sebagai alat agar komunikasi bisa berjalan baik antar sipenutur dan mitra tutur, sekaligus lebih menekankan pada makna dan sutuasi ujaran. Dalam Pragmatik, ilmu ini mengkaji mengenai deiksis, praanggapan, implikatur percakapan, dan tindak tutur. Peneliti lebih menfokuskan pada tindak tutur, tindak tutur dapat membantu dalam menafsirkan pesan karena manusia umumnya dapat mengenali tindakan yang ditunjukkan oleh pembicara melalui tuturan. Dalam menjaga hubungan baik dalam masyarakat umumnya menggunakan perbuatan ataupun kelakuan, dengan maksud untuk menghasilkan kesejahteran pada masyarakat. Tindakan ini tak hanya tampak dari perilaku fisik, tapi dari perilaku tutur yang positif. Perilaku tutur positif merupakan suatu bentuk tuturan atau ujaran yang sejalan dengan norma kesopanan, maksudnya menciptakan rasa kenyaman antar pembicara agar terhindar dari kesalah pahaman dan menciptakan hubungan yang baik. Menurut Wolfson dan Manes . alam Narjes Ziaei, 2. menyatakan bahwa dengan memberikan pujian pada orang lain merupakan suatu bentuk perilaku atau sikap yang berfungsi untuk membangun dan menguatkan solidaritas pada kehidupan bermasyarakat. Pemberian pujian bisa dijadikan sebagai salah satu strategi kesopanan positif, yang masuk kedalam kategori menyadari akan keinginan ataupun kekaguman pada si lawan tutur. Sehingga dapat dikatakan bahwa pemberian pujian termasuk kedalam bagian penting dalam menjalin suatu keharmonisan antar masyarakat. Pujian biasanya Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x digunakan dalam mengekspresikan suatu kekaguman kepada personal, yang umumnya disampaikan secara langsung, namun bisa juga melalui perantara. Menurut Holmes . pujian merupakan bentuk tuturan yang menandakan adanya kesantunan positif didalamnya dan pujian sering dipakai oleh para wanita, karena umumnya para wanita lebih sering mendapatkan pujian sekaligus sering melontarkan pujian dikarenakan mereka lebih menghargai yang namanya pujian. Hal ini menunjukkan bahwa pujian menunjukkan sisi kesopanan seseorang yang digunakan untuk tujuan baik yaitu menghargai seseorang dengan cara mempererat jalinan melalui pujian antar satu sama lainnya. Holmes . mengatakan bahwa pemberian pujian merupakan suatu tindak tutur yang secara langsung maupun tidak langsung menyumbangkan pengakuan pada seorang selain penutur, umumnya sejumlah AukelebihanAy yang dipunyainya, misalnya kepemilikan, karakteristik, keahlian, dan lainnya sebegainya yang dinilai secara positif oleh penutur dan petutur. Kemudian. Holmes . alam Paulston dan Tucker, 2003:. mengelompokkan pujian kedalam lima jenis yakni, pujian tentang Kemampuan . Kepemilikan (Possessio. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. Kepribadian (Personalit. Kualitas (Qualit. Faktanya dilapangan kelima jenis ungkapan pujian ini masih sering terdengar dan terlihat digunakan oleh masyarakat sekitar, kelima jenis ungkapan ini bermaksud untuk menjalin hubungan baik antra masyarakat agar terciptanya nuansa yang aman, tentram, sekaligus nyaman. Berikut contoh ujaran pujian : : elok nian tas kau, jadi pengen aku . antik sekali tas milikmu, jadi ingin saya memilikny. : mokaseh . erima kasi. Berdasarkan kutipan diatas menurut teori holmes termasuk kedalam jenis pujian Kepemilikan (Possessio. , karena didalamnya terdapat ujaran yang menunjukkan suatu kekaguman atas apa yang dimiliki oleh si lawan tutur yang berbentuk benda, pada kutipan percakapan diatas yang menjadi fokus pujian adalah AuTasAy milik si lawan tutur. Berdasarkan penjabaran sebelumnya bahwasannya teori holmes ini terdapat beberapa jenis pujian yaitu pujian tentang penampilan petutur . pperance complimen. , pujian tentang kemampuan, prestasi atau perbuatan baik petutur . bility/performance complimen. , pujian tentang benda yang dimiliki petutur . ossesion complimen. , dan pujian tentang kepribadian atau keramahan petutur . ersonality/friendlines. Menurut Sri Wahyuni Sepriani Daromes . dalam penelitiannya yang berjudul AuUngkapan Pujian Dalam Film Me Before You Karya Jojo Moyes: Suatu Analisis PragmatikAy. Dalam penelitiannya terdapat 10 pujian yang tergolong kedalam pujian kepemilikian dan beberapa jenis pujian lainnya. Sehingga dapat dikatakan yang membedakan penelitian ini dibandingkan penelitian yang sedang dikaji ini yaitu berada pada objek penelitian, jika penelitian ini yang Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x dijadikan sebagai objek yakni film sedangkan penelitian yang akan dikaji yaitu ujaran pujian dalam bahasa daerah. Berdasarkan Summer Institute Of Linguistic . Indonesia berada di posisi kedua yang mempunyai bahasa daerah terbanyak di dunia yaitu sebanyak 741 bahasa . alam Nursiwan, 2. Hal ini menunjukkan bahwa indonesia memiliki bahasa yang sangat beragam yang memiliki keunikannya dan ciri khasnya tersendiri disetiap daerahnya, oleh sebab itu bahasa menjadi salah satu kekayaan dan aset negara yang perlu dijaga dan dilestarikan agar tidak musnah termakan waktu. Salah satu bahasa daerah yang masih digunakan sampai sekarang adalah bahasa Melayu Jambi. sehingga objek dalam peneltian ini yakni bentuk ujaran pujian dalam bahasa Melayu Jambi. Adapun urgansi dalam penelitian ini yakni, untuk melihat jenis-jenis ujaran pujian apa yang masih digunakan hingga sekarang dan melihat bagaimana respon dari pujian tersebut, sekaligus fungsi dari pujian tersebut guna membantu mengurangi kesalahpahaman melalui pendekatan seperti seringnya memberi pujian untuk mempererat tali persaudaraan dan keakraban antar si penutur dan mitra tutur agar terciptanya suasana yang nyaman antar Adapun tujuan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sekaligus mengklasifikasikan jenis-jenis ungkapan pujian dalam bahasa Melayu Jambi, untuk meneliti dan mendeskripsikan fungsi dari masing-masing jenis pujian dalam bahasa Melayu Jambi, dan untuk mengidentifikasi respon terhadap pujian dalam bahasa Melayu Jambi. Penelitian serupa yang berhubungan dengan penelitian ini adalah Warni, dkk . 9, 2. , dan Kusmana, dkk. , . Metode Dalam penelitian ini adapun jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memahami mengenai makna mendalam dari sekolompok atau sejumlah orang yang sedang mengalami masalah sosial, umumnya penelitian kualitatif ini digunakan dalam meneliti mengenai kehidupan bermasyarakat, perilaku, kejadian atau fenomena, sejarah, dan lain sebagainya. Bisa dikatakan bahwa penelitian kualitatif adalah suatu aturan dalam penelitian yang lebih memfokuskan pada kualitas penelitian yang bengacu pada konsep, teori, karakteristik, dan lain sebagainya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada pengamatan peneliti mengenai lingkungan sosial sekitarnya sehingga menghasilkan data deskriptif. Metode deskriptif hanya berdasarkan fakta, sehingga data yang didapatkan adalah data yang sebenarnya dan bukan berupa angka-angka (Moleong, 1998: . Data deskriptif didapatkan dalam sebuah penelitian kualitatif yang kemudian hasilnya akan dideskripsikan berdasarkan tujuan dari penelitian Dalam penelitian ini terdapat tiga jalur analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Miles dan Huberman, 1992: Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x Reduksi Data adalah suatu analisis data yang membantu dalam menajamkan, penyederhanaan, mengarahkan, menggolongkan, dan lain sebagainya. Pada tahapan ini data yang didapatkan di lapangan akan melalui tahapan reduksi, maksudnya data tersebut akan dipilah mana yang tergolong kedalam ungkapan pujian. Lalu membuat ringkasan yang berisi inti-inti pembahasan yang akan dimasukkan kedalam penelitian, kemudian menandai bagian- bagian yang penting untuk mempermudah proses penelitian. Penyajian data adalah suatu kegiatan analisis dalam proses pembuatan laporan dari hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya agar data yang telah didapat lebih mudah dipahami dan dianalisis sesuai kajian yang diinginkan oleh peneliti. Miles dan Huberman . membatasi suatu penyajian sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Data yang telah melalui tahap direduksi nantinya akan disajikan berdasarkan bagan-bagan tertentu, hal ini berguna untuk mempermudah agar data yang didapatkan akan lebih mudah dipahami. Penarikan kesimpulan adalah tahap akhir yang ada pada analisis data, berupa deskripsi ataupun gambaran suatu objek yang sebelumnya masih belum jelas atau abu-abu menjadi lebih jelas, dan dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori (Sugiyono, 2008:. Penarikan kesimpulan akan terus diteliti untuk memastikan kebenarannya mulai dari pengumpulan data, mencari arti benda, teoriteori, kejelasan Ae kejelasan, dan lain sebagainya. Hasil dan Pembahasan Pemberian pujian merupakan suatu tindak tutur yang secara langsung maupun tidak langsung menyumbangkan pengakuan pada seorang selain penutur, umumnya sejumlah AukelebihanAy yang dimilikinya. Holmes . alam Paulston dan Tucker, 2003:. mengelompokkan pujian kedalam lima jenis yakni, pujian tentang Kemampuan . Kepemilikan (Possessio. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. Kepribadian (Personalit. Kualitas (Qualit. Menurut Wolfson dan Manes . alam Paulston dan Tucker, 2003:. menyatakan bahwa dengan memberikan pujian pada orang lain merupakan suatu bentuk perilaku atau sikap yang berfungsi untuk untuk mengekspresikan rasa kagum maupun rasa takjub yang disampaikan secara tulus atas pencapaian orang lain, penghargaan orang lain, dan lain sebagainya yang patut diapresiasi dengan pujian, untuk menjaga agar komunikasi verbal antara penutur dan mitra tutur dapat berjalan harmonis dengan lancar tanpa hambatan, untuk mengekspresikan rasa hormat terhadap seseorang yang sedang diajak berbicara untuk menghindari kesalahpahaman antar satu sama lainnya, untuk mengekspresikan rasa cemburu ataupun rasa iri terhadap pencapaian seseorang, penampilan seseorang, dan terhadap barang yang miliki orang lain. Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x Saat dua orang saling berinteraksi tentunya akan menimbulkan efek timbal balik, begitu pula dengan pujian saat orang lain menuturkan pujian, maka pujian tersebut akan mendapatkan respon yang bermacam-macam pula. Herbert, 1990 . alam Nur Mukminatien dan Andhuna Wisnu Patriana, 2. telah merumuskan 12 macam respons dari pujian yakni. Menerima Pujian. Mengomentari Pujian. Meningkatkan Pujian. Menjelaskan Sejarah. Mengalihkan Pujian. Pengembalian Pujian. Merendahkan Diri, bertanya. Ditentang. Tidak Sepakat. Tidak Ada Respon, dan Permintaan. Setelah melalui beberapa tahapan sebelumnya diperolehlah hasil dari penelitian ungkapan pujian jenis Kemampuan (Abilit. ditemukan ada sebanyak 18 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 9 jenis. Kepemilikan (Possessio. ditemukan ada sebanyak 19 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 8 jenis. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 6 jenis. Kepribadian (Personalit. ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, dan Kualitas (Qualit. ditemukan ada sebanyak 10 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis. Kemampuan (Abilit. Pujian ini merupakan bentuk kekaguman akan kemampuan yang dimiliki si lawan tutur, seperti prestasi, perbuatan baik pada orang lain, kemampuan yang diperoleh secara natural, dan lain sebagainya. Pujian jenis ini bisa dihubungkan dengan kemampuan dari penerima pujian atau kinerja sipenerima pujian. A: fotoin dulu aku bentar . otokan dulu saya sebenta. B: yolah . A: mokaseh e, wih ini hasil fotoan awak tadi? keren, bebakat awak ni . erima kasih ya, waw ini hasil potret kamu tadi? Keren, berbakat kamu in. B: mokaseh yuk . erima kasih ka. A: iyo . konteks tuturan: perbincangan diatas terjadi saat acara pernikahan. A menuturkan pujian kepada B dengan memberitahukan bahwa hasil potretnya sangat mengagumkan untuknya, dan merasa bahwa B memiliki bakal dalam bidang tersebut. Analisis: dari kutipan bercetak tebal diatas merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur terlihat sedang bebincang-bincang kecil yang didalamnya Pujian memgekpresikan rasa kagum dalam diri A terhadap hasil potret dari si B, karena itulah A melontarkan pujian terhadap si B secara langsung. A: anak siapo tu yang ngaji? Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x . nak siapa itu yang mengaj. B : anak akulah, awak dk nengok mukonyo merep . nak saya lah, kamu tidak lihat muaknya miri. A: anak awak pintar nian ngajinyo, suaronyo enak pulo . nak kamu pintar sekali mengajinya, suaranya enak B: iyopo? . A: iyo besok anak aku nak kumasuin pesantrenlah biak biso padek kektu . ya besok anak saya mau dimasukkan ke pesantren lah biar bisa hebat seperti it. B: alhamdulilah, iyo masuinla bagos tu . lhamdulilah, iya masukin lah bagus it. Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat syukuran. A menuturkan pujian kepada B dengan mengatakan bahwa suara anaknya saat membacakan al-qurAoan sangat merdu dan mengagumkan. Analisis : dari kutipan bercetak tebal diatas merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut. A selaku penutur dan B selaku mitra tutur sedang membicarakan seorang anak kecil yang memiliki suaranya yang indah dan mengagumkan. Pujian ini timbul karena A merasa bahwa hal tersebut mengagumkan dan memang pantas untuk mendapatkan pujian, dengan adanya pujian tersebut membuat B merasa tersanjung dan bangga akan kemampuan yang dimiliki oleh anaknya. A : awak maren pas bagi rapot dapat rangking berapo? . amu kemarin saat bagi lapor dapat peringkat berapa?) B: dapat rangking satu bik . apat peringkat pertama tant. A: wis ebat jugo awak biso dapat rangking . ah hebat juga bisa kamu dapat rangkin. B: iyolah, aku kan pintar . yalah, saya kan pinta. A: sombongnyo . Situasi tutur: percakapan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga. menuturkan pujian kepada B dengan mengatakan rasa senang atas kemampuan B karena telah mendapatkan peringkat pertama dikelasnya. Analisis : dari kutipan bercetak tebal diatas merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur terlihat sedang berinterkasi satu sama lain membicarakan Pujian mengekspresikan rasa kagum A terhadp B karena dengan kerja kerasnya dirinya bisa mendapatkan peringkat teratas, dan terlontarlah ungkapan pujian karena A merasa hal tersebut perlu di apresiasi agar B merasa termotivasi dan lebih semangat dalam belajar A: lagi masak apo? wangi nian sampe kedepan bauknyo Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x . agi masak apa? Harum sekali sampai kedepan bauny. B: masak biasolah, ayam dicabein . asak biasalah, ayam dicabaika. A: nak makan dululah kalo kektu, boleh dak? . au makan dululah jika seperti itu, boleh tidak?) B: makanlah, pakek betanyo pulo . akanlah, pakai bertanya pul. A: wis enak nian, padek awak masak . ah enak sekali, pandai kamu masa. B: makanlah banyak-banyak kalo enak . akanlah banyak-banyak kalau ena. A: ok ( ok. Situasi tutur : perbincangan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga. menuturkan pujian secara langsung kepada B karena masakannya sangat menggugah selera dari bentuk dan wanginya. Analisis : berdasarkan percakapan diatas pada bagian yang bercetat tebal merupakan ungkapan pujian sekaligus respon dari pujian tersebut. sebagai penutur dan B sebagai mitra tutur saling beinteraksi satu sama lain dan terdapat ungkapan pujian dalam percakapan antar keduanya yang membahasa mengenai kepandaian B dalam hal memasak yang dirasa pantas untuk dipuji. Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum dan senang dengan kemampuan A khususnya dalam hal Kepemilikan (Possessio. Pujian jenis ini merupakan pujian yang dilontarkan si penutur kepada lawan tutur atas benda ataupun barang yang dimiliki si lawan tutur berujung sebagai rasa kekaguman. Pujian jenis ini dihubungkan dengan hal-hal kepemilikan dari penerima pujian dan semuanya bersifat nyata atau terlihat. A: harum nian minyak wangi awak sampe kesini . arum sekali parfum kamu sampai kesini bauny. B: iyopo? . A: iyo merek apo tu? . ya merk apa itu?) B: pengen tau be awakni . engen tau saja kamu in. Situasi tutur: perbincangan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga. Dari perbincangan diatas terlihat bahwa A melontarkan pujian kepada B karena memiliki parfum yang sangat harum. Analisis : berdasarkan kutipan percakapan diatas bagian yang bercetak tebal diatas merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur sedang membicarakan mengenai parfum yang dimiliki B karena baunya harum sehingga Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x menimbulkan rasa penasaran dalam di B mengenai merek tersebut. Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa penasaran akan barang yang dimiliki oleh B yakni AuparfumAy yang memiliki bau yang harum sehingga munculah ungkapan pujian tersebut. A: awak baru datang yo? . amu baru datang ya?) B : iyo, nunggu motor tadi lamo . ya, tunggu kendaraan tadi lam. A: ih tas awak elok nian, warnonyo jugo . h tas kamu bagus nian, warnanya jug. B: mokaseh . Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat acara pernikahan. menuturkan pujian kepada B dikarenakan barang yang dikenannya cukup menarik perhatiannya yakni AutasAy yang memiliki bentuk dan warna yang Analisis : berdasarkan percakapan diatas yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur sedang membicarakan mengenai barang yang dikenakan oleh B, karena A merasa bahwa barang tersebut sangat cantik dan menarik dimatanya sehingga keluarlah kata-kata pujian yang disampaikan secara tulus sebagai bentuk kagum sekaligus rasa iri akan barang tersebut dan ingin memilikinya juga. A: jilbab baru kayaknyo ni, cantek warnony samoan pulo dengan baju warnonyo . ijab baru sepertinya ini, cantik warnanya samaan pula dengan baju warnany. B: ayuk jugo keren harini . akak juga keren hari in. A: ah idaklah aku biasobe . h tidaklah saya biasa saj. B: ayuk keren jugo serius . akak keren juga seriu. Situasi tutur : kutipan percakapan diatas terjadi saat acara yasinan. menuturkan pujian kepada B karena barang miliknya terlihat menarik dari segi bentuk dan warna. Analisis: terlihat dari percakapan diatas yang bercetak tebal merupakan suatu ungkapan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur tampak sedang berbincang kecil saling melontarkan pujian antara satu sama lainnya. Ungkapan Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum A terhadap barang yang dimiliki B yang terlihat sangat cantik dari segi bentuk maupun warnanya. A: rok beli maren yo? . ok beli kemarin ya?) B: iyo bagos dak? . ya bagus tidak?) Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x A: bagos, pas nian rok tu samo awak . agus, cocok sekali rok itu dengan kam. A: mokaseh . erima kasi. B: iyo samo-samo . ya sama-sam. Situasi tutur : dialog tersebut terjadi saat acara yasinan. A melontarkan pujian kepada B sebagai bentuk rasa dukungan kepada A agar dirinya lebih percaya diri akan barang yang digunakannya saat itu. Analisis : berdasarkan percakapan diatas bagian yang bercetak tebal merupakan suatu tuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur sedang berbicara satu sama lain membahas mengenai rok yang dibaru dibeli dan dikenakan oleh si A. Pujian tersebut berfungsi untuk mengekpresikan rasa kagum sekaligus dukungan agar B lebih percaya diri dalam hal apapun terutama barang yang dimilikinya. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. Penutur memberikan pujian pada penerima pujian terhadap penampilan fisiknya, dan lebih memfokuskan pada apa yang dikenakan oleh si penutur. Penampilan fisiknya meliputi tentang fisik seperti wajah, kecantikan, bibir, hidung, mata, telinga, rambut, badan, bahu, alis, tangan, kulit, dan lain sebagainya. A: muko awak mulos nian,pake bedak apo? . ajah kamu mulus sekali, pakai skincare apa?) B: biso bae awakni . isa saja kamu in. A: pakek bedak apo? . akai skincare apa?) B: agekla kukasih tau . antilah saya kasih ta. A:yolah kalo kektu . yalah kalau seperti it. Situasi tutur : dialog diatas terjadi saat acara pernikahan. A menuturkan pujian kepada B karena memiliki kulit yang mulus, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai skincare apa yang digunakan oleh B Analisis : berdasarkan percakapan diatas yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur saling beinteraksi satu sama lain membahas mengenai penampilan fisik si B yakni AuwajahAy yang terlihat Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kecemburuan sekaligus rasa penasaran terhadap B tentang skincare apa yang digunakan oleh dia. A: mancung nian idong budak sekok ni, macam pelosotan be . ancung sekali hidung anak satu ini, seperti peluncuran saj. Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x B: turunannyo bagos, awak tengoklah idong emaknyo . eturunannya bagus, kamu lihatlah hidung ibuny. A: iyo jugosih awak jugo mancung . ya juga sih kamu juga mancun. B: iyo tau kau . ya kamu ta. A: youdah . a suda. Situasi tutur: percakapan diatas terjadi saat acara syukuran. menuturkan pujian kepada B karena anaknya memiliki hidung yang mancung yang membuatnya merasakan sedikit rasa iri. Analisis: terlihat dari percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur terlihat sedang berbincangbincang mengenai penampilan fisik anak B yang mancung. Pujian ini berfungsi untuk mengekpresikan rasa kagum dan rasa cemburu yang dialami oleh A terhadap hidung anak B. A: kekmano caro lebarin bahu . agaimana cara lebarin bah. B: tuk apo? . ntuk apa?) A: bahu awak lebar nian, jadi bagos badan nampaknyo . ahu kamu lebar sekali, jadi bagus badan B: mokaseh . A: kekmano? . B: banyain olahraga be awaktu, jangan tedok teros gawenyo . erbanyak olahraga saja kamu itu, jangan tidur terus kerjany. Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga. A memberikan pujian kepada B karena memiliki bahu yang lebar, hal ini dikarenakan kebanyaan orang khususnya laki-laki ingin memiliki bahu yang lebar. Analisis : berdasarkan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan ungkapan pujian dan respon dari pujian tersebut. sebagai menutur dan B sebagai mitra tutur sadang berbincang-bincang membahas mengenai penampilan fisik yang dimiliki oleh B yakni AubahuAy yang terlihat lebar, pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa penasaran sekaligus rasa iri terhadap penampilan fisik B. A: iri nian aku dengan awakni . ri sekali saya dengan kamu in. B: iri ngapo awak? . ri kenapa kamu?) A: badan awak enak tinggi, jadi make baju apobe bagos Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x . adan kamu enak tinggi, jadi pakai baju apa saja B: mokaseh pujiannyo . erimakasih pujianny. Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga, terlihat A menuturkan pujian kepada B karena memiliki penampilan fisik khususnya Autinggi badanAy yang terbilang tinggi. Analisis : terlihat melalui percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B mitra tutur saling berkomunikasi antar satu sam lainnya, mereka berdua membahas mengenai penampilan fisik yang cukup menarik perhatiannya yakni AuhidungAy. A memberi pujian kepada B karena anaknya memiliki hidung yang terbilang mancung, pujian ini muncul sebagai bentuk pengekspresian dari rasa kagum dan kecemburuannya mengenai hidung anak B yang terlihat mancung. Kepribadian (Personalit. Pujian ini mengacu pada diri si lawan tutur atas perlakuan yang baik dan sikap ramah yang dimilikinya, kepribadian biasanya ialah tentang penampilan non-fisik dari penerima pujian atau berupa karakteristik atau A: rajen nian awak ngerapiin bungo didepan tu . ajin sekali kamu merapikan bunga didepan it. B: iyolah, kalo dak mati dio . yalah, kalau tidak mati di. A: iyo jugo sih . ya juga si. B: kalo mati sayang . alau mati sayan. A: youdah . a suda. Situasi tutur : percakapan ini di terjadi saat acara kumpul keluarga. menuturkan pujian kepada B karena dirinya sangat rajin dalam hal menata dan merapikan tanaman. Analisis: pada bagian yang bercetak tebal diatas merupakan ungkapan pujian dan respon dari pujian tersebut. A sebagai penutur dan B sebagai mitra tutur. A memberikan pujian kepada B karena memiliki kepribadian yang rajin dalam hal merapikan tanaman, pujian tersebut berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum A terhadap B yang terbilang sangat rajin. A: anak awak rajen nian begawe kutengok . nak kamu rajin sekali bekerja kuliha. B: iyolah, dari sekarang diajarin biak dak malas . yalah, dari sekarang diajarkan biar tidak mala. A: iyosih bagos jugo . yasih bagus jug. B: iyolah harus . yalah haru. Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x Situasi tutur : perbincangan diatas terjadi saat acara yasinan. menuturkan pujian kepada B karena anaknya sangat rajin dalam mengerjakan sesuatu. Analisis : dari kutipan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan ungkapan pujian dan respon pujian. A menuturkan pujian karena timbulnya rasa kagum terhadap anak B yang sangat rajin bekerja, dan B mengatakan bahwa itu hal yang wajib diajarkan sedari sekarang agar terbiasa untuk kedepanya. A: abangni lucu nian orangnyo . bang ini lucu sekali orangny. B: biso bae awak ni . isa saja kamu in. A: iyo serius abangni enak diajak maen . ya serius abang ini enak diajak mai. B: besok kito pegi maen kalo kektu . esok kita pergi main kalau seperti it. A: ok kalo kektu . ke kalau seperti it. Situasi tutur: percakapan tersebut terjadi saat acara pernikahan. menuturkan pujian kepada B karena merasa bahwa B orang yang memiliki kepribadian yang lucu sekaligus ramah. Analisis: berdasarkan kutipan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal berisikan pujian dan respon pujian. A menuturkan pujian kepada B karena dirinya memiliki kepribadian yang lucu sehingga bisa membuat suasana yang saling nyaman antara satu sama lainnya. Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa senang karena lawan tutur memiliki kepribadian yang lucu. A: nambah banyak be kucing dirumah ni . ambah banyak saja kucing dirumah in. B: iyo bibik, maren beranak lagi dio . ya tante, kemarin melahirkan lagi di. A: bagi be ke orang dari pada banyak kekni . agi saja ke orang dari pada banyak seperti in. B: sayang, gek dak dirawat dio . ayang, nanti tidak dirawat di. A: awak ni orangnyo penyayang kucing nian . amu ini orangnya penyayang kucing nia. B: iyo bik, soalnyo lucu jugo kadang . ya te, soalnya lucu juga kadan. Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat acara kumpul keluarga. Terlihat A menuturkan pujian kepada B karena merasa bahwa B adalah orang yang penyayang khususnya pada kucing, terlihat dari semakin banyaknya kucing yang berkembang biak menunjukkan bahwa dirinya orang yang penyayang sekaligus teliti dalam hal merawat kucing. Analisis: berdasarkan pada kutipan percakapan diatas pada bagain yang bercetak tebal merupakan salah satu ungkapan pujian dan respon dari Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x pujian tersebut. A sebagai penutur dan B sebagai mitra tutur terlihat sedang berkomunikasi antar satu sama lainnya membahas mengenai hewan peliharaan yakni AukucingAy yang semakin bertambah banyak, hal ini menunjukkan bahwa B memiliki kepribadian penyayang terhadap mahkluk Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum terhadap B karena memiliki kepribadian yang penyayang terutama terhadap hewan yakni kucing. Kualitas (Qualit. Pujian ini lebih mengacu pada kualitas tingkat baik dan buruknya si mitra tutur atau lawan bicara. A: agek aku nak jaet tempat awak be . anti saya mau jahit tempat kamu saj. B: iyo bole . ya bole. A: emang jaetan baju awak dak diraguin lagi kualitasnyo . emang jahitan baju kamu tidak diragukan lagi kualitasny. B: daklah, biso bae ayuk ni . idaklah, bisa saja kakak in. Situasi tutur : perbincangan diatas terjadi saat acara yasinan. menuturkan pujian kepada B karena merasa bahwa dirinya bisa dipercaya dalam menjahit baju dalam segi jahitan, model, dan lain sebagainya. Analisis: berdasarkan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A selaku penutur dan B selaku mitra tutur sedang berbincang membahas mengenai jahitan bajunya yang rapi sehingga menimbulkan rasa percaya akan kualitas jahitan yang tidak perlu diragukan lagi. Pujian tersebut berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum A terhadap B karena kualitasnya saat menjahit baju sangat rapi. A: awak suda baco buku ini dk? . amu sudah baca buku ini tidak?) B: suda, bagos nian beda emng kualitas tulisannyo . udah, sekali beda memang kualitas tulisanny. A: diotu penulis terkenal, wajarbe isi bukunyo bekulitas . ia itu penulis terkenal, wajar saja isi bukunya berkualitas semu. B: iyo jugo sih . ya juga si. Situasi tutur : percakapan ddiatas terjadi saat acara kumpul keluarga. memberi pujian yang disetujui oleh B karena sama-sama merasa bahwa penulis ini memang berkuliatas dalam segi penulisan, isi, dan lain Analisis : berdasarkan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal merupakan suatu penuturan pujian dan respon dari pujian tersebut A sebagai penutur dan B sebagai mitra tutur saling berbincnag antar satu sama lain membahas mengenai buku salah satu penulis yang cukup Lerisa Ramadhea. Ade Kusmana. Julisah Izar: Ungkapan Pujian Bahasa Melayu Jambi di A. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra Volume 1. No. September 2022 https://online-journal. id/kal P-ISSN x-x E-ISSN x-x terkenal akan tulisannya sehingga tidak sedikit banyak penggemar yang turut membicarakannya. Pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum atas kualitas isi buku penulis tersebut. A: abang ni padek nian, besok jadi atlet be . bang ini hebat sekali, besok jadi atlit saj. B: iyopo? . enarkah?) A: iyo, terosin be kalo emang suko . ya, teruskan saja kalau memang suk. B: iyo gekla dicubo . ya nanti di cob. Situasi tutur : percakapan diatas terjadi saat acara kumpul keluarag. memberikan pujian kepada B karena melihat kehebatannya khususnya dalam bidang berolahraga sehingga disarakan untuk menjadi atlit saja. Analisis : berdasarkan kutipan percakapan diatas pada bagian yang bercetak tebal tersebut merupakan ungkapan pujian dan respon dari pujian tersebut. A sebagai penutur dan B sebagai mitra tutur sedang berinteraksi satu sama lain membahas mengenai kehebatan dalam hal berolahraga sehingga disarankan untuk menjadi atlit saja, ungkapan pujian ini berfungsi untuk mengekspresikan rasa kagum atas kehebatan B dan merasa besar kemungkinan bahwa dia bisa menjadi atlit berkualitas Simpulan Ungkapan pujian masih sering digunakan oleh masyarakat melayu Jambi, dari kelima jenis pujian tersebut yang paling sering digunakan adalah jenis pujian Penampilan Fisik (Physical Appearanc. , hal ini menujukkan masyarakat melayu Jambi sering memperhatikan penampilan fisik satu sama lainnya. Berdasarkan empat fungsi pujian menurut Wolfson dan Manes . alam Paulston dan Tucker, 2003:. , pada hasil penelitian terdapat satu fungsi yang tidak ditunjukkan yakni fungsi yang menujukkan rasa hormat. Sehingga bisa disimpulkan bahwa orang melayu Jambi tidak menunjukkan ungkapan pujian yang berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat. Dari hasil penelitian respon pujian (Herbert 1990, dalam Nur Mukminatien dan Andhuna Wisnu Patriana, 2. yang paling sering digunakan yaitu menerima pujian, mengomentari pujian, dan menjelaskan sejarah. Pada Kemampuan (Abilit. ditemukan respon pujian sebanyak 9 jenis. Kepemilikan (Possessio. ditemukan respon pujian sebanyak 8 jenis. Penampilan Fisik (Physical Appearanc. ditemukan respon pujian sebanyak 6 jenis. Kepribadian (Personalit. ditemukan respon pujian sebanyak 6 jenis, dan Kualitas (Qualit. ditemukan respon pujian sebanyak 6 jenis. Daftar Pustaka