J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 ANALISIS TEKNIK PERMAINAN BIOLA PADA LAGU PIE JESU KARYA ANDREW LLYOD WEBBER Eno Seylin Yosepin. Christanto Hadijaya. Martha Yuni Malau (Mahasiswa Prodi S1 Musik Gereja STT Kristus Alfa Omega: seylinyosepin05@gmail. christtofirrolio@gmail. yuni13@gmail. Abstract The results of research conducted by researchers on the analysis of the technique of playing violin song Pie Jesu by Andrew Llyod Webber. Violin playing techniques that generally implement violin playing techniques in general by understanding the original score in the vocal version of the song which is interpreted into violin playing techniques, this make it easier to analyze violin playing techniques including bowing, expression, dynamics, and articulation. A deep interpretation is needed in converting vocal music into instrumental music so that the meaning contained in the song is still conveyed. Keywords: Technique of playing violin. Pie Jesu. Andrew Llyod Webber PENDAHULUAN Di dalam Alkitab banyak menjelaskan keterkaitan atau hubungan musik dengan orang Kristen, sehingga musik dijadikan sebagai dasar untuk memuji dan memuliakan Allah. Misalnya, dalam kitab Mazmur 92 : 2 dan 4. Ayat 2, demikian AuAdalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,Ay dan ayat 4, demikian Audengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapiAy. Peneliti menggunakan salah satu lagu gereja sebagai contoh lagu untuk menerapkan permainan biola yaitu lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. Setelah peneliti mengamati lagu Pie Jesu yang dibawakan dengan vokal dan permainan biola lewat video YouTube, dan pada dasarnya lagu tersebut dibawakan dengan vokal maka peneliti menemukan hasil yang berbeda ketika lagu tersebut dibawakan dengan permainan biola. Berdasarkan karya pencipta, diamati melalui partitur aslinya dan terbukti bahwa perkataan Andrew sudah terwakilkan melalui partitur asli tersebut. Namun saat dibawakan ke dalam permainan biola yang merupakan musik instrumen maka perlu diketahui apakah maknanya juga tersampaikan atau tidak, oleh sebab itu peneliti menganalisis lagu Pie Jesu ke dalam teknik permainan Hasil dari analisis teknik permainan biola sangat membantu pemain biola untuk mengerti dan memahami bagaimana teknik permainan biola yang digunakan untuk menyampaikan dan mengekspresikan makna dari lagu tersebut. Pengertian Analisis Musik Menurut AuThe Norton/Grove Concise Encyclopedia of Music Revised and EnlargedAy, analisis adalah bagian dari belajar musik yang diambil dari bagian musik itu sendiri. Ini biasanya meliputi pemecahan dari sebuah susunan musik ke dalam elemen-elemen unsur pokok yang relatif sederhana, dan peranan-peranan penelitian pada elemen-elemen tersebut dalam susunannya terdapat J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 banyak perbedaan tipe-tipe dan metode-metode analisa, termasuk susunan pokok (Schenke. , dari tema, dari bentuk (Tove. , dari bagian susunan (Rieman. dan dari informasi teori. 1 Berdasarkan beberapa pengertian yang telah diuraikan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa analisis musik merupakan penguraian suatu pokok atas berbagai bagian dan pembahasan bagian-bagian paling sederhana dari sebuah susunan karya musik untuk mengurangi kekompleksan suatu pokok atas berbagai bagiannya sehingga dapat dimengerti dan dipahami arti keseluruhannya. Interpretasi dalam Musik Secara umum, interpretasi menurut Bahari adalah menafsirkan hal-hal yang terdapat di balik sebuah karya atau teks, dan menafsirkan makna, pesan, atau nilai yang dikandungnya dan Bahari mengungkapkan penafsiran merupakan salah satu cara untuk menjernihkan pesan, makna, dan nilai yang dikandung dalam sebuah karya atau teks, dengan cara mengungkapkan setiap detail proses interpretasi dengan bahasa yang tepat. 2 Dalam musik, interpretasi sangat erat terkait dengan musical perfomance . enyajian musi. Interpretasi musikal perlu dipersiapkan oleh seorang performer sebelum menyajikan karya musik yang akan dimainkan. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Reid Authe musician preparing for a perfomance has two primary objectives: first, the formulation of an interpretation of a musical work, and second, the development of sufficient technical expertise in order yo realize this interpretationAy. 3 Kemampuan baik dari sisi teknik keterampilan maupun dari sisi musikalitas perlu adanya keseimbangan yang dimiliki oleh seorang musik. Teknik Permainan Biola Biola dalam bahasa Inggris disebut Violin. Biolin adalah instrumen gesek terkecil dan memiliki wilayah nada tertinggi. Teknik legato atau slurs yaitu teknik memainkan dua nada atau lebih dengan menyambungkannya saat berpindah ke nada berikutnya, sehingga hilang kesan putus dari setiap perpindahan nadanya. Stanley Sadie. The New Grove Dictionary of Music and Musicians (New York: MacMilan, 2. , 1. Bahari Nooryan. Kritik Seni Wacana: Wacana Apresiasi Dan Kreasi (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2. , 12. Reid. Preparing for perfomance (London: Cambridge University Press, 2. , 104. Riqmadita Nawang. Cara Mudah Bermain Biola Untuk Pemula (Yogyakarta: Ekspresi, 2. , 71. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Notasi 1. Teknik Legato Teknik Detache, dalam jurnal AuPengetahuan Dasar Teknik Bermain Biola Secara SederhanaAy yang ditulis oleh Wiflihani5 mengatakan bahwa teknik menggesek secara detache yaitu teknik menggesek dengan naik turun. Notasi 2. Teknik Detache Teknik Vibra, memainkan biola dengan teknik vibra memiliki tujuan yaitu agar dapat menghasilkan efek getar pada nada dengan menggerakkan atau menggoyangkan jari secara naik turun pada saat menekan senar. METODOLOGI Teknik analisis data dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah menurut Moleong7 bahwa proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber. Peneliti menelaah data dari sumber hasil pengamatan partitur vokal dan partitur biola lagu Pie Jesu, hasil dari wawancara, dan hasil dari peneliti memainkan biola lagu Pie Jesu. Setelah ditelaah maka langkah selanjutnya adalah mengadakan apa yang dinamakan reduksi data yang dilakukan dengan jalan membuat rangkuman yang inti, proses dan pernyataan-pernyataan kunci yang perlu dijaga agar Wiflihani. Pengetahuan Dasar Teknik Bermain Biola Secara Sederhana, (Medan: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Meda. , 99. Sepni. Eka. Cendra. AuTeknik Bermain Biola Di Warna Harmoni Orchestra (WHO) Pekanbaru Provinsi Riau,Ay Koba 5 . , 29. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , 190. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 tetap berada di dalamnya. Peneliti hanya memerlukan partitur vokal dan partitur biola lagu Pie Jesu sebagai dasar yang utama untuk melakukan penelitian sehingga dapat menganalisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu. Langkah berikutnya adalah menyusunnya ke dalam satuan-satuan untuk kemudian dikategorisasikan. Peneliti menyusun hasil pengamatan pada partitur lagu Pie Jesu untuk dianalisis bagian bentuk lagu, struktur lagu, dan teknik permainan instrumen. Diakhiri dengan penafsiran data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif Artinya analisis ini bertujuan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh berupa hasil analisis teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu karya Andrew Llyod Webber. PEMBAHASAN Bagian pembahasan ini memberikan pembahasan tentang temuan hasil-hasil dalam Temuan-temuan yang diperoleh dari hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dan harus didukung oleh data-data yang memadai. Hasil-hasil penelitian dan temuan harus bisa menjawab pertanyaan penelitian atau hipotesis penelitian yang telah diuraikan di bagian pendahuluan. Jika pada bagian pembahasan dan hasil membutuhkan uraian sub-sub bagian, maka penulisan sub judulnya harus menggunakan format seperti ditunjukkan berikut ini. Analisis Lagu dan Teknik Permainan Biola Berikut adalah hasil analisis dari teknik permainan biola pada lagu Pie Jesu yang telah diteliti oleh peneliti: Notasi 3. Birama 1 sampai 3 ketukan ke dua partitur biola Pie Jesu Notasi 3 menunjukkan birama 1 sampai 3 ketukan ke dua merupakan introduksi lagu dalam tangga nada G mayor yang hanya dimainkan oleh piano. Menggunakan tempo Larghetto yang artinya tempo agak lambat namun lebih cepat dari tempo largo, yang pada partitur tertulis 60 bpm. Biola tidak dimainkan pada bagian intro karena dalam partitur tersebut biola menjadi melodi utama yang J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 dimainkan sebagai pengganti vokal, karena apabila biola memainkan bagian intro maka yang terjadi adalah akan kesulitan untuk mendengarkan atau memahami bagian awal lirik lagu. Notasi 4. Frase Anteseden birama 3 sampai 7 partitur biola Pie Jesu Notasi 4. menunjukkan frase anteseden yang adalah frase tanya atau frase depan dalam kalimat lagu Pie Jesu untuk membuka kalimat, yang ditandai dengan diakhiri kaden setengah atau akor dominan, pada gambar birama 7 ketukan ke 3 diakhiri dengan akor D mayor yaitu akor dominan dari tangga nada G mayor. Dalam permainan biola, pada birama 3 ketukan ke 4 ditandai dengan menggunakan tanda dinamik messo piano yang menunjukkan bahwa biola dimainkan dengan menghasilkan suara yang agak lembut. Ketukan pertama pada birama ke 3 ditandai dengan down bow, yaitu pemain biola harus menggesek dari atas ke bawah dan harus full bow, jangan sampai setengahsetengah. Diawali dengan down bow karena diamati dari partitur tersebut bahwa permainan biola jatuh pada nada B . tangga nada G mayor, digesek pada senar kedua dari biola. Pada birama 4 ketukan pertama sampai ketukan ke 3, birama 5 ketukan pertama sampai ke 3, dan birama 6 ketukan pertama sampai ketukan ke 3, permainan biola menggunakan teknik legato tiga karena nada pada setiap ketukan tidak terlalu jauh jarkanya sehingga lebih memudahkan pemain biola untuk menggunakan teknik legato tiga. Pada birama 4 ketukan ke 4 menggunakan permainan biola teknik legato 2 yang diawali dengan up bow karena nada yang dimainkan dari nada rendah ke nada tinggi yaitu nada F# ke nada C, supaya tidak berat saat menggesek bow dengan teknik legato dua. Begitu juga pada birama 6 ketukan ke 4, cara permainan biolanya sama. Pada birama 7 ketukan pertama sampai kedua menggunakan teknik legato dua. Perlu diperhatikan juga pada partitur, tanda arah bow, apakah itu down bow atau up bow. J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Notasi 5. Konsekuen birama 8 sampai 11 ketukan ke dua partitur biola Pie Jesu Notasi 5. birama 8 sampai 11 ketukan ke dua merupakan frase konsekuen yang adalah frase jawab atau frase kebalikan dari anteseden, yang umumnya jatuh pada akor tonika yang pada partitur tersebut menunjukkan akor G mayor pada birama 11 ketukan ke dua. Pada bagian ini, permainan biola lebih banyak menggunakan teknik legato dua pada birama 8 mulai ketukan ke dua, birama 9 mulai ketukan kedua, dan birama 10 menggunakan legato dua setelah tanda istirahat. Penggunaan teknik legato dua dipilih karena diamati dari nada-nada yang dimainkan dan nilai ketukan pada nada yaitu hampir keluruhan bernilai setengah, sehingga apabila menggunakan satu kali gesekan dengan full bow kurang cocok dengan nilai ketukan dan juga dinamiknya. Pada birama 8 ketukan pertama ditandai dengan tanda dinamik mezzo forte yang mengharuskan dalam permainan biola menghasilkan suara agak nyaring. Birama 9 ketukan pertama ditandai dengan perubahan tanda dinamik yaitu ke mezzo piano yang mengharuskan permainan biola dengan suara yang dihasilkan adalah agak lembut. Pada birama 11 mulai ketukan pertama, permainan biola dengan teknik legato tiga dengan down bow, karena dimulai dengan nada tinggi yaitu B ke nada G, yang jaraknya juga dekat, sehingga nada B-A-G dapat dimainkan menjadi satu dalam satu bow. Ketukan pertama pada birama 11 ditandai dengan tanda dinamik piano maka permainan biola yang dihasilkan menjadi lembut. Birama 8 dan 10 ketukan ke 3 dimulai dengan nada D, terdapat tanda dinamik decresendo yang betujuan untuk mengubah ritme lagu menjadi lebih lembut dan santai saat dimainkan. Birama 9 ketukan ke dua yang dimulai dengan nada D, terdapat tanda dinamik cresendo yang bertujuan untuk merubah dinamika lagu menjadi lebih nyaring dan keras. Notasi 6. birama 11 ketukan ke 4 sampai birama 19 partitur biola Pie Jesu J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 Notasi 6 menunjukkan tentang pengulangan kelima Anteseden dan konsekuen dengan merubah sekuen satu oktaf lebih tinggi dari pada melodi permainan biola. Tidak hanya melodi, namun tempo atau dinamikanya juga mengalami perubahan supaya lebih memperjelas modulasi melodi dan memberikan kesan yang sesuai dengan makna lirik lagu. Teknik permainan biola yang digunakan masih sama seperti pada birama 3 sampai 11 ketukan pertama. Pada birama 11 ketukan ke 4 ditandai dengan tanda dinamika mezzo forte, maka permainan biola yang dihasilkan harus agak nyaring. Terjadi perubahan tanda dinamika pada birama 16 ketukan pertama, yaitu menggunakan tanda dinamika forte yang menunjukkan bahwa permainan biola harus menghasilkan suara yang nyaring. Pada birama 19 ditandai dengan first ending dan terjadi pengulangan kembali ke birama pertama. Notasi 7. Coda pada birama 20 sampai 23 partitur biola Pie Jesu Setelah melakukan pengulangan dari birama pertama sampai 18, kemudian masuk ke birama Birama 20 ketukan ke empat sampai birama 23 merupakan coda yang artinya bagian akhir atau penutup dari lagu Pie Jesu, yang ditandai dengan 3 birama terakhir pada lagu. Pada birama 21 ketukan ke empat permainan biola menggunakan teknik legato dua dimulai dengan up down dan dilanjut ke birama 22 menggunakan teknik legato tiga dengan down bow. Tanda dinamika mezzo piano ditujukan pada birama 22 ketukan ke empat dan terjadi perubahan tempo pada birama 23 yaitu piano. Birama 23 yaitu birama terakhir, diakhir dengan tanda dinamika pianissimo bertujuan untuk menghasilkan suara yang sangat lembut, dan dengan teknik vibra. Interpretasi Pie Jesu Berdasarkan pengamatan partitur vokal Pie Jesu dan hasil analisis teknik permainan biola Pie Jesu, lagu ini memiliki makna yang mendalam tentang Reuqiem atau doa penghiburan memohon kedamaian abadi bagi seseorang yang berpulang ke rumah Bapa di Sorga. Dalam lagu ini Tuhan yang digambarkan sebagai Ayah atau Bapa, serta penggambaran Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia sebagai sentral dalam lagu ini. Penggunaan dinamika yang lembut dan teknik legato pada permainan biola menghasilkan permainan biola yang mengekspresikan tentang penyerahan penuh umat manusia kepada Yesus yang memberikan damai sejahtera bagi umat-Nya. Yesus yang telah wafat di atas kayu salib telah menyediakan tempat yang kekal bagi orang-orang yang J T S 2023 (JOURNAL OF THEOLOGICAL STUDENTS) VOLUME 12 NOMOR 1 percaya kepada Yesus. Karya ini terdiri dari dua buah prosa lirik yang hampir serupa, hal ini juga terekspresi dalam dua buah frase melodi . nteseden dan konsekue. yang diulang sebanyak dua kali, dengan satu buah coda. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data, yaitu analisis partitur vokal dan partitur biola Pie Jesu yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa dengan lagu yang sama namun bentuk penyampaiannya berbeda. Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi dalam analisis ini antara lain: . Adanya perbedaan dari karya musik asli Pie Jesu yang ditujukan untuk musik vokal menjadi musik instrumen biola, . Ketiadaan lirik dalam musik instrumental, . Hal-hal teknis permainan yang dimiliki pada instrumen biola berbeda dengan vokal. Diperlukan sebuah analisis mendalam mengenai konteks lagu dan syair sebelum diinterpretasikan ke dalam musik instrumental biola. Dari analisis tersebut maka pendalaman makna yang terkandung dalam lagu Pie Jesu yang menceritakan tentang Requiem yaitu doa meminta istirahat damai yang kekal bagi seseorang kepada Allah Bapa. Tuhan Yesus Sang Anak Domba yang berbelas kasih, dapat tersampaikan meski tidak menggunakan syair/lirik yang mudah dipahami secara verbal. Penerapan teknik pada biola dalam penelitian ini didesain sedemikian rupa agar tidak merubah kesan dan pesan dari lagu asli dengan memikirkan meliputi bowing, artikulasi, dinamika dan ekspresi dalam DAFTAR PUSTAKA