JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SOFTWARE-VENDITORE (PEMBAYARAN HUTANG DAGANG) TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Oleh : Tamy Damayanti Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Langlangbuana Email: tamydamayanty@gmail. ABSTRAK Sistem informasi akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan informasi yang dibutuhkan perusahaan. Aspek terpenting sistem informasi akuntansi adalah sistem ini berjalan dan saling mendukung dalam pencapaian tujuan pengendalian internal perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh sistem pengendalian internal dan software-venditore . embayaran hutang dagan. terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi di Toserba X. Analisis data melalui analisis regresi berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji asumsi klasik dan uji Berdasarkan hasil penelitian sistem pengendalian internal dan software-venditore berpengaruh secara signifikan. Dari uji hipotesis telsh membuktiksn bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi juga dengan Software-Venditore sangat berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal. Software-venditore. Kualitas Sistem Informasi Akuntansi ABSTRACT Accounting information system has a very important role in providing information required by the company. The most important aspect of accounting information system is the system is running and mutually support in achieving the objectives of internal control company. The purpose of this research is to know the influence of internal control system and software-venditore . ayment of trade payabl. to Accounting Information System Quality at Department Store Data analysis through multiple regression analysis, correlation coefficient, determination coefficient, classical assumption test and hypothesis test. Based on the results of research, internal control system and software-venditore significantly influence. From telsh hypothesis test membuktiksn that internal control system influence on Quality Accounting Information System also with Software-Venditore very influential on Quality Accounting Information System. Keywords: Internal Control System. Software-venditore. Quality Accounting Information System. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian Era digital merubah persaingan perusahaan mengalami perubahan yang sangat kompleks karena pengaruh teknologi yang kini tidak dapat dipisahkan lagi dari sebagian bagian dari perusahaan. Kebanyakan perusahaan membutuhkan informasi yang cepat, akurat juga mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan jadi teknologi informasi sangat membantu mempermudah cara kerja manajemen dalam melakukan tugasnya membuat suatu informasi. Sistem Informasi Akuntansi merupakan sebuah sistem yang mengubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi Tujuan dari Sistem Informasi Akuntansi adalah untuk mendukung operasi sehari-hari, mendukung pengambilan keputusan manajemen, dan memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan Dalam aktivitas pembelian barang terhadap supplier sudah tentu akan menimbulkan hutang usaha atau hutang dagang yang mana akan berhubungan dengan supplier langsung atau distributir. Jadi dengan Sistem Informasi Akuntansi dalam proses pembayaran dapat memudahkan dan membantu perusahaan juga bagi supplier atau distributoir untuk mengakses informasi yang dibutuhkan. Toserba X adalah sebuah perusahaan retail modern dengan konsep Department Store dan Supermarket (Pasar modern dengan menjual sayuran, buah, daging dan ikan segar seperti pasar tradisiona. Tingginya kebutuhan dan permintaan konsumen menjadikan bisnis retail mengalami perkembangan sehingga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Toserba X selalu berusaha meningkatkan mutu pelayanan serta menjaga ketersediaan produk dan kualitasnya. Maka perusahaan sangat menjaga hubungan baik dengan para pemasok barang atau disebut juga supplier, untuk menjaga kemudahan proses pengiriman barang dan penerimaan barang terutama dalam hal pembayaran hutang dagang. Dengan berpedoman terhadap prosedur baru yang telah berlaku, yaitu penggunaan sistem teknologi atau dikenal dengan software yang diciptakan oleh perusahaan yang dinamai Venditore. Ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dan mempermudah proses penagihan serta cepat dalam penggunaanya sehingga memberi kenyamanan dan kemudahan bagi supplier. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini tidak lain untuk mengetahui berapa besar pengaruh Sistem Pengendalian Internal dan Software-Venditore terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada Toserba X. TINJAUAN PUSTAKA Sistem Pengendalian Internal Atyanto . mengatakan bahwa sistem pengawasan dan Pengendalian Internal atau dikenal dengan internal control syste. Lazimnya terdiri atas berbagai langkah seperti kebijakan, prosedur dan praktiknya. Ketiga langkah tersebut diterapkan oleh perusahaan dalam upaya untuk mengawasi dan mengendalikan perusahaan, tujuannya adalah : JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Senantiasa menjaga aktiva perusahaan. Memastikan keakuratan dan keandalan segala informasi dan catatan Mendorong efisiensi dalam operasional perusahaan. Mengukur kesesuaian antara pelaksanaan dengan kebijakan serta prosedur yang ditetapkan oleh pihak manajemen. Software-Venditore Venditore adalah sebuah program yang diciptakan Toserba X untuk membuat suatu perubahan dalam proses pembayaran hutang dagang agar lebih efektif dan efisien. Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Menurut Mc. Leod dalam Azhar Susanto . 4 : . informasi dikatakan berkualitas apabila memiliki ciri - ciri yaitu seperti akurat, relevan, tepat waktu, dan lengkap. Sedangkan Bodnar dan Hopwood yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Jusuf dan Tambunan . kualitas informasi akuntansi adalah tingkat dimana sebuah data yang telah diproses oleh sistem informasi menjadi memiliki arti bagi penggunanya, yang bisa berupa fakta dan suatu nilai yang bermanfaat. KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS Kerangka Pemikiran Penelitian ini akan menganalisis bagaimana berapa besar pengaruh pengendalian internal terhadap proses kerja perusahaan hingga menghasilkan informasi yang berkualitas, mengukur efektivitas penerapan sistem dan program yang telah dirancang sedemikian rupa sesuai kebutuhan setiap divisi. Tujuan dari audit internal ini tidak lain untuk meminimalisasi risiko yang terjadi serta menilai efektivitas dan efisiensi atas sistem yang berjalan dalam perusahaan. Setiap aktivitas perusahaan dilakukan melalui program yang sudah dibuat, hal ini untuk mencapai target dan tujuan perusahaan dalam melayani rekan bisnis dan memberikan kemudahan dalam mengakses informas yang dibutuhkan juga menyediakan akses transaksi yang cepat dan mudah. PENGENDALIAN INTERNAL (X. KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Y) PENERAPAN PROGRAM VENDITORE DALAM PEMBAYARAN HUTANG DAGANG (X. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Hipotesis Berdasarkan kerangka pemikiran ini penulis mengemukakan hipotesis secara parsial sebagai berikut: Pengendalian Internal berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. PenerapanSoftware Venditore dalam Pembayaran Hutang Dagang berpengaruh tehadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu penelitian Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengungkap pengaruh antara hubungan beberapa variabel (Correlation Researc. , dengan objek penelitian adalah pengaruh pengendalian internal dan penerapan Software Venditore dalam proses pembayaran hutang dagang terhadap kualitas sistem informasi akuntansi pada Toserba X yang merupakan salah satu perusahaan ritel berkembang di Jawa Barat. Penulis menggunakan metode deskriptif agar mampu membantu membuat gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta - fakta sifat serta hubungan fenomena yang sedang diteliti, dan metode verifikatif yang bertujuan untukmenguji secara matematis dugaan mengenai adanya hubungan antar variabel dari masalah yang sedang diselidiki di dalam hipotesis. Populasi dan Sampel Populasi berjumlah 50 orang dan dijadikan sampel penelitian sebanyak 36 orang yaitu karyawan Toserba X. Metode Pengumpulan Data Studi lapangan (Field Researc. , penelitian dengan melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang penulis teliti berkaitan dengan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi yang diterapkan dalam perusahaan yaitu penggunaan software Venditore dalam proses pembayaran hutang dagang. Dengan cara melakukan wawancara . dan kuesioner (Quesione. Penelitian pustaka (Library Researc. , mempelajari, meneliti dan menelaah berbagai bahan informasi yang terdapat dalam beberapa referensi buku dan literatur serta jurnal. Metode Analisis Data Sebelum kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, akan dilakukan uji validitas terlebih dahulu kepada responden dengan menggunakan alat bantu Software Statistical Program For Science (SPSS) 23 For Windows. Analisis data menggunakan rumus teknik korelasi pearson. Umar . sebagai berikut : ya(Oc yaya. Oe (Oc ya Oc ya. yayayayayayaya = Oo. a(Oc ya ya Oe (Oc y. ya ). a(Oc yao ya Oe (Oc ya. ya ) Keterangan : r = Korelasi product moment / korelasi pearson X = Tiap item pertanyaan Y = Jumlah dari setiap pertanyaan n = Jumlah responden JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Analisis Data Metode analisi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh peneliti dalam mengolah data yang dihasilkan untuk menjawab setiap identifikasi masalah, ini dilakukan agar mampu mengetahui berapa besar pengaruh pengendalian internal dan penerapan sistem dalam pembayaran hutang dagang terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi dengan penggunaan teknik statistik yaitu teknik purposive sampling. HASI DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Variabel X1 (Penerapan Sistem Pengendalian Interna. Item rhitung rtabel Keputusan 16 0,633 0,329 valid 0,430 0,329 17 0,681 0,329 valid 0,380 0,329 18 0,444 0,329 valid 0,331 0,329 19 0,381 0,329 valid 0,336 0,329 20 0,548 0,329 valid 0,345 0,329 21 0,417 0,329 valid 0,393 0,329 22 0,340 0,329 valid 0,472 0,329 23 0,560 0,329 valid 0,630 0,329 24 0,362 0,329 valid 0,594 0,329 25 0,744 0,329 valid 10 0,414 0,329 26 0,421 0,329 valid 11 0,729 0,329 27 0,676 0,329 valid 12 0,433 0,329 28 0,632 0,329 valid 13 0,362 0,329 29 0,484 0,329 valid 14 0,385 0,329 30 0,372 0,329 valid 15 0,647 0,329 Sumber: Kuesioner diolah SPSS, 2017 Hasil pengujian validitas item kuesioner menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dalam setiap variabel Pengendalian Internal (X. memiliki nilai korelasi diatas 0,329 ssebagai nilai batas suatu item kuesioner penelitian dikatakan dapat digunakan. Maka dapat dikatakan variabel X1 valid dan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti. Uji Validitas Variabel X2 (Penerapan Software-Venditore (Pembayaran hutang dagan. ) Item 0,462 0,829 0,630 0,830 0,900 0,543 rtabel Keputusan 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 0,524 0,392 0,736 0,814 0,855 0,774 0,819 0,639 0,408 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 Sumber: Kuesioner diolah SPSS. Hasil pengujian validitas item kuesioner menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dalam setiap variabel X2 memiliki nilai korelasi diatas 0,329 sebagai nilai batas suatu item kuesioner penelitian dikatakan dapat digunakan . apat diterim. Sehingga dapat dikatakan dan dapat digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti. Dari pengujian diatas telah didapat kesimpulan bahwa seluruh item pernyataan dari variabel X berada dalam keadaan valid. Uji Validitasa Variabel Y (Kualitas Sistem Informasi Akuntans. Item 0,602 0,777 0,738 0,816 0,785 0,361 0,705 0,682 0,645 0,694 0,679 0,874 0,792 0,722 0,782 0,743 rtabel Keputusan 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 0,329 Sumber: Kuesioner diolah SPSS. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Berdasarkan hasil uji validitas menunjukkan bahwa nilai korelasi tiap item pernyataan dengan total skor yang diperoleh lebih besar dari 0,329 sehingga dapat disimpulkan bahwa item pernyataan yang digunakan adalah valid dan dapat digunakan dalam analisis data selanjutnya. C Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas Variabel X1 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based Cronbach's Standardize N of Alpha d Items Items ,888 ,888 Untuk variabel Pengendalian Internal (X. diperoleh CronbachAos AlphaI sebesar 0,888, maka kuesioner untuk variabel ini dinyatakan reliabel karena > 0,60. Uji Reliabilitas Variabel X2 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based Cronbach's Standardize N of Alpha d Items Items ,916 ,916 Untuk variabel Penerapan Software-Venditore (Pembayaran hutang dagan. (X. diperoleh CronbachAos AlphaI sebesar 0,916, maka kuesioner untuk variabel ini dinyatakan reliabel karena > 0,60. Uji Reliabilitas Variabel Y Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based Cronbach's Standardize N of Alpha d Items Items ,937 ,935 Untuk variabel Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (X. diperoleh CronbachAos AlphaI sebesar 0,937, maka kuesioner untuk variabel ini dinyatakan reliabel karena > 0,60. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Hasil uji Hipotesis Uji Hipotesis Pengaruh Penerapan Sistem Pengendalian Internal (X . Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) Coefficientsa Standardiz Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta Sig. (Consta 30,097 11,111 2,709 ,010 ,193 ,132 ,243 1,463 ,153 Dependent Variable: Y Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa thitung . < ttabel . ,0. Ho diterima. Dengam demikian variabel Penerapan sistem pengendalian internal (X. berpengaruh terhadap variabel Kualitas sistem informasi akuntansi (Y). Uji Hipotesis Pengaruh Penerapan Software-Venditore (X. Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi (Y) Coefficientsa Standardiz Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta Sig. (Consta 13,45 6,009 2,24 ,032 ,804 ,144 ,690 5,56 ,000 Dependent Variable: Y Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa thitung . < ttabel . ,0. Ho ditolak. Demgam demikian variabl Penerapan softwareVenditore (Pembayaran hutang dagan. (X. berpengaruh terhadap variabel Kualitas sistem informasi akuntansi (Y). JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. Maret 2017 Pengujian Hipotesis (Uji F) ANOVAa Sum of Squares 1708,406 Model Regressi Residual 1833,618 33 Total 3542,024 35 Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X2. X1 Mean Square 854,203 Sig. ,000b 55,564 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai F hitung . > Ftabel . maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama - sama dari variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan software-venditore berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi Toserba X Bandung. Saran